Kisi-Kisi Resmi PermenPAN-RB 2026

SKB CPNS Penata Kependudukan dan Keluarga Berencana

Panduan komprehensif seleksi kompetensi bidang untuk formasi Penata Kependudukan dan Keluarga Berencana. Merangkum materi pokok teknis, indikator penilaian CAT BKN, bank soal studi kasus, serta simulasi tryout lengkap.

Instansi Pembina
K/L Terkait
Silabus Materi
1 Jenjang / Sub-bidang
Durasi Ujian
90 Menit CAT BKN
Bank Soal
443+ Soal Latihan

Materi Pokok SKB CPNS Penata Kependudukan dan Keluarga Berencana

Materi pokok SKB CPNS untuk jabatan Penata Kependudukan dan Keluarga Berencana berikut merangkum ruang lingkup kompetensi, pengetahuan teknis, dan tugas jabatan yang menjadi fokus penilaian dalam seleksi SKB CPNS. Pelajari setiap bagian secara bertahap agar pemahaman lebih menyeluruh.

Penata Kependudukan dan Keluarga Berencana Ahli Pertama

Ahli Pertama

Kompetensi Umum

3 Indikator
Kebijakan Pengendalian Penduduk
Konsep Dasar Keluarga
Kebijakan Pembangunan Keluarga

Kompetensi Khusus

6 Indikator
Penyusunan Kebijakan Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga
Advokasi Kebijakan Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga
Analisis Demografi
Penyusunan Program Kesehatan Reproduksi
Pembangunan Keluarga
Analisis Data dan Informasi Kependudukan Pembangunan Keluarga dan Keluarga Berencana

Simulasi Tryout SKB CAT Penata Kependudukan dan Keluarga Berencana

Melalui simulasi tryout SKB CPNS untuk jabatan Penata Kependudukan dan Keluarga Berencana, kamu bisa berlatih soal yang mendekati ujian sebenarnya sekaligus mengevaluasi kesiapan sebelum menghadapi tes SKB.

Katalog Semua Tryout
Sedang Disusun Tim Ahli

Tryout CAT SKB Penata Kependudukan dan Keluarga Berencana Sedang Disiapkan

Tim akademik Belajarbro sedang menyusun paket simulasi ujian CAT resmi untuk formasi Penata Kependudukan dan Keluarga Berencana berdasarkan kisi-kisi dan materi pokok KemenPAN-RB terbaru. Paket ini akan dilengkapi timer sistem CAT standar BKN 90 menit, passing grade, kunci jawaban, dan pembahasan komprehensif.

Sistem CAT BKN
Durasi 90 menit & skema CAT resmi
Kisi-Kisi Terbaru
Sesuai materi pokok & tupoksi jabatan
Pembahasan Lengkap
Analisis jawaban & referensi regulasi
Ranking Nasional
Bandingkan skor se-Indonesia
Bank Soal Drill SKB 2026

Akses 443 Soal SKB Penata Kependudukan dan Keluarga Berencana Lengkap

Drill ratusan soal kompetensi bidang teknis lengkap dengan analisis pembahasan komprehensif untuk memaksimalkan peluang lulus ranking 1 di formasi Anda.

✓ Sesuai Kisi-kisi CAT BKN ✓ Pembahasan Analisis Mendalam ✓ Update Soal Rutin ✓ Akses Aktif 1 Tahun
Harga Spesial
Rp25.000
Sekali bayar • Akses 365 hari
Lihat Bank Soal

Contoh Soal SKB Penata Kependudukan dan Keluarga Berencana & Pembahasan

Kerjakan soal di bawah, lalu lihat kunci dan pembahasan lengkap.

50 Soal
Benar: 0
Salah: 0
Dijawab: 0/50
0%
Soal 1
Berdasarkan Undang-Undang Nomor 52 Tahun 2009, yang dimaksud dengan Perkembangan Kependudukan adalah...
Kunci Jawaban: C
Menurut UU No. 52 Tahun 2009 Pasal 1 angka 1, Perkembangan kependudukan adalah kondisi yang berhubungan dengan perubahan keadaan kependudukan yang dapat berpengaruh dan dipengaruhi oleh keberhasilan pembangunan berkelanjutan.
Materi Terkait: Kebijakan Pengendalian Penduduk
Soal 2
Dalam konsep dasar yang dianut oleh BKKBN sesuai UU No. 52 Tahun 2009, definisi 'Keluarga' yang paling tepat adalah unit terkecil dalam masyarakat yang terdiri dari...
Kunci Jawaban: E
Berdasarkan UU No. 52 Tahun 2009 Pasal 1 angka 6, Keluarga adalah unit terkecil dalam masyarakat yang terdiri dari suami istri, atau suami, istri dan anaknya, atau ayah dan anaknya, atau ibu dan anaknya.
Materi Terkait: Konsep Dasar Keluarga
Soal 3
Program Bina Keluarga Balita (BKB) merupakan salah satu implementasi kebijakan pembangunan keluarga. Tujuan utama dari program BKB adalah...
Kunci Jawaban: B
BKB (Bina Keluarga Balita) bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan orang tua (ayah dan ibu) serta anggota keluarga lainnya dalam membina tumbuh kembang balita, bukan sekadar pemberian gizi atau imunisasi semata (Peraturan BKKBN terkait Pembangunan Keluarga).
Materi Terkait: Kebijakan Pembangunan Keluarga
Soal 4
Dokumen strategis yang memuat arahan kebijakan yang dituangkan dalam program 5 (lima) pilar pembangunan kependudukan, untuk mewujudkan target pembangunan kependudukan adalah...
Kunci Jawaban: C
Berdasarkan Perpres No. 153 Tahun 2014, Grand Design Pembangunan Kependudukan (GDPK) adalah arahan kebijakan yang dituangkan dalam program 5 pilar pembangunan kependudukan.
Materi Terkait: Penyusunan Kebijakan Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga
Soal 5
Dalam advokasi program Bangga Kencana, pendekatan yang paling strategis untuk mengubah kebijakan daerah agar mendukung pendanaan Keluarga Berencana adalah melakukan advokasi kepada...
Kunci Jawaban: B
Advokasi didefinisikan sebagai upaya meyakinkan penentu kebijakan (decision maker) dan pemangku kepentingan (Bupati, Walikota, DPRD) agar memberikan dukungan berupa kebijakan, anggaran, maupun instruksi terhadap suatu program.
Materi Terkait: Advokasi Kebijakan Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga
Soal 6
Indikator demografi yang menunjukkan rata-rata jumlah anak yang akan dilahirkan oleh seorang perempuan selama masa reproduksinya (usia 15-49 tahun) disebut...
Kunci Jawaban: A
Total Fertility Rate (TFR) atau Angka Kelahiran Total adalah perkiraan jumlah anak rata-rata yang dilahirkan oleh seorang perempuan selama masa reproduksinya (umur 15-49 tahun).
Materi Terkait: Analisis Demografi
Soal 7
BKKBN mengembangkan wadah kegiatan program Penyiapan Kehidupan Berkeluarga bagi Remaja (PKBR) yang dikelola dari, oleh, dan untuk remaja. Wadah tersebut dikenal dengan nama...
Kunci Jawaban: C
Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIK-R) adalah suatu wadah kegiatan program PKBR yang dikelola dari, oleh, dan untuk remaja guna memberikan pelayanan informasi dan konseling kesehatan reproduksi serta penyiapan kehidupan berkeluarga.
Materi Terkait: Penyusunan Program Kesehatan Reproduksi
Soal 8
Delapan fungsi keluarga sangat penting untuk diimplementasikan demi mewujudkan keluarga yang berkualitas. Fungsi yang mencakup pemenuhan kebutuhan pangan, sandang, dan papan adalah...
Kunci Jawaban: A
Fungsi ekonomi dalam 8 fungsi keluarga BKKBN adalah bagaimana keluarga dapat mencari sumber penghidupan, mengatur pengeluaran, serta memenuhi kebutuhan dasar hidup anggota keluarganya (sandang, pangan, papan).
Materi Terkait: Pembangunan Keluarga
Soal 9
Data kependudukan yang digunakan untuk intervensi program Bangga Kencana di tingkat desa diperoleh melalui pendataan keluarga. Berdasarkan UU No. 52 Tahun 2009, Pendataan Keluarga (PK) wajib dilakukan pemerintah secara serentak setiap...
Kunci Jawaban: E
Berdasarkan UU No. 52 Tahun 2009 Pasal 49 dan PP No. 87 Tahun 2014, Pendataan Keluarga diselenggarakan oleh BKKBN secara serentak setiap 5 (lima) tahun sekali.
Materi Terkait: Analisis Data dan Informasi Kependudukan Pembangunan Keluarga dan Keluarga Berencana
Soal 10
Fenomena dimana rasio ketergantungan (dependency ratio) berada pada titik terendah karena tingginya proporsi penduduk usia produktif (15-64 tahun) dibandingkan penduduk non-produktif disebut...
Kunci Jawaban: D
Bonus Demografi adalah potensi pertumbuhan ekonomi yang tercipta akibat perubahan struktur umur penduduk, dimana proporsi usia produktif lebih besar dibandingkan usia non-produktif (rasio ketergantungan rendah).
Materi Terkait: Kebijakan Pengendalian Penduduk
Soal 11
Salah satu ciri utama dari tahapan keluarga prasejahtera menurut indikator keluarga sejahtera yang ditetapkan BKKBN adalah...
Kunci Jawaban: B
Keluarga Prasejahtera adalah keluarga yang belum dapat memenuhi kebutuhan dasarnya secara minimal (Indikator 1-6), seperti makan minimal dua kali sehari, pakaian yang berbeda untuk berbagai keperluan, dan lantai rumah yang bukan dari tanah.
Materi Terkait: Konsep Dasar Keluarga
Soal 12
Dalam upaya percepatan penurunan stunting, BKKBN bertindak sebagai ketua pelaksana sesuai dengan peraturan perundang-undangan. Peraturan yang mengatur hal ini adalah...
Kunci Jawaban: D
Perpres No. 72 Tahun 2021 tentang Percepatan Penurunan Stunting menunjuk Kepala BKKBN sebagai Ketua Pelaksana Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) tingkat pusat.
Materi Terkait: Kebijakan Pembangunan Keluarga
Soal 13
Dalam penyusunan Grand Design Pembangunan Kependudukan (GDPK), terdapat 5 (lima) pilar utama. Di bawah ini yang BUKAN merupakan pilar GDPK adalah...
Kunci Jawaban: C
Lima pilar GDPK menurut Perpres No 153/2014 adalah: (1) Pengendalian Kuantitas Penduduk, (2) Peningkatan Kualitas Penduduk, (3) Pembangunan Keluarga, (4) Penataan Persebaran & Mobilitas Penduduk, (5) Penataan Administrasi Kependudukan. Pengendalian inflasi daerah tidak termasuk.
Materi Terkait: Penyusunan Kebijakan Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga
Soal 14
Komunikasi Informasi dan Edukasi (KIE) berbeda dengan Advokasi dalam program Bangga Kencana. Jika sasaran advokasi adalah pengambil kebijakan, maka sasaran utama dari KIE adalah...
Kunci Jawaban: C
Advokasi ditujukan kepada penentu kebijakan (decision makers) untuk mendapatkan dukungan politis dan sumber daya, sedangkan KIE ditujukan langsung kepada sasaran program (individu, keluarga, masyarakat) untuk mengubah pengetahuan, sikap, dan perilaku mereka.
Materi Terkait: Advokasi Kebijakan Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga
Soal 15
Ukuran kematian yang menunjukkan probabilitas atau peluang seorang anak yang lahir hidup akan meninggal sebelum mencapai usia tepat satu tahun disebut...
Kunci Jawaban: B
Infant Mortality Rate (IMR) atau Angka Kematian Bayi (AKB) adalah jumlah bayi yang meninggal sebelum mencapai usia 1 tahun yang dinyatakan dalam 1.000 kelahiran hidup pada tahun yang sama.
Materi Terkait: Analisis Demografi
Soal 16
Alat kontrasepsi yang sangat disarankan untuk ibu menyusui karena tidak mempengaruhi kuantitas maupun kualitas ASI adalah jenis kontrasepsi yang tidak mengandung hormon estrogen, yaitu...
Kunci Jawaban: C
IUD (Intra Uterine Device) berbahan tembaga (non-hormonal) sangat direkomendasikan bagi ibu menyusui karena sama sekali tidak mengandung hormon estrogen yang dapat menghambat produksi ASI.
Materi Terkait: Penyusunan Program Kesehatan Reproduksi
Soal 17
Indeks Pembangunan Keluarga (iBangga) yang dikembangkan oleh BKKBN diukur berdasarkan tiga dimensi utama, yaitu...
Kunci Jawaban: C
Indeks Pembangunan Keluarga (iBangga) diukur dengan menggunakan tiga dimensi utama, yaitu: Dimensi Ketenteraman (kegiatan beragama, legalitas, dll), Dimensi Kemandirian (kesehatan, ekonomi, pendidikan), dan Dimensi Kebahagiaan (interaksi dan keikutsertaan sosial).
Materi Terkait: Pembangunan Keluarga
Soal 18
Rumus untuk menghitung Contraceptive Prevalence Rate (CPR) atau Angka Prevalensi Kontrasepsi adalah...
Kunci Jawaban: B
CPR (Contraceptive Prevalence Rate) adalah persentase Pasangan Usia Subur (PUS) yang sedang menggunakan alat/obat kontrasepsi pada saat tertentu (peserta KB aktif) dibagi dengan total Pasangan Usia Subur (PUS) dikali 100%.
Materi Terkait: Analisis Data dan Informasi Kependudukan Pembangunan Keluarga dan Keluarga Berencana
Soal 19
Pendekatan keluarga sebagai sasaran utama dalam kebijakan pengendalian penduduk dilakukan karena keluarga merupakan tempat utama dalam menentukan...
Kunci Jawaban: C
Secara demografis, keluarga memegang peranan krusial karena keputusan-keputusan vital kependudukan (kapan menikah, kapan hamil, menggunakan kontrasepsi apa, dan berapa jumlah anak) ditentukan oleh pasangan suami istri dalam unit keluarga.
Materi Terkait: Kebijakan Pengendalian Penduduk
Soal 20
Konsep Kampung Keluarga Berkualitas (Kampung KB) yang dicanangkan pertama kali pada tahun 2016 bertujuan untuk...
Kunci Jawaban: E
Kampung KB (Keluarga Berkualitas) dibentuk untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat di tingkat desa/kelurahan dengan memadukan program Bangga Kencana (sebelumnya KKBPK) dan sektor pembangunan terkait.
Materi Terkait: Konsep Dasar Keluarga
Soal 21
PRO
Tim Pendamping Keluarga (TPK) dibentuk di tingkat desa/kelurahan untuk mengawal percepatan penurunan stunting. Unsur yang tergabung dalam TPK terdiri dari...
Kunci Jawaban: D
Berdasarkan pedoman pelaksanaan dari BKKBN dan Perpres 72/2021, Tim Pendamping Keluarga (TPK) terdiri dari 3 unsur yaitu: Bidan (atau tenaga kesehatan lain), Kader Tim Penggerak PKK, dan Kader Keluarga Berencana (KB).
Materi Terkait: Kebijakan Pembangunan Keluarga

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 22
PRO
Salah satu metode perumusan masalah dalam penyusunan kebijakan publik (termasuk kebijakan KB) adalah metode pohon masalah (Problem Tree). Bagian batang dari pohon masalah tersebut merepresentasikan...
Kunci Jawaban: E
Dalam analisis Pohon Masalah, akar (roots) merepresentasikan penyebab masalah, batang (trunk) merepresentasikan masalah utama/inti (core problem), dan cabang/daun merepresentasikan dampak/akibat (effects) dari masalah utama tersebut.
Materi Terkait: Penyusunan Kebijakan Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 23
PRO
Strategi kemitraan BKKBN dengan mitra kerja dalam penyebarluasan KIE dan advokasi Bangga Kencana mencakup berbagai lembaga non-pemerintah. Kerjasama BKKBN dengan Ikatan Bidan Indonesia (IBI) utamanya ditekankan pada...
Kunci Jawaban: C
Ikatan Bidan Indonesia (IBI) adalah mitra strategis pelayanan klinis BKKBN. Bidan merupakan ujung tombak pelayanan kontrasepsi di fasilitas kesehatan tingkat pertama (BPM/PMB, Puskesmas), sehingga kerja sama dengan IBI sangat krusial untuk kualitas dan akses layanan medis kontrasepsi.
Materi Terkait: Advokasi Kebijakan Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 24
PRO
Perbedaan antara umur harapan hidup (Life Expectancy) dan angka harapan hidup adalah...
Kunci Jawaban: E
Dalam literatur demografi, Angka Harapan Hidup (AHH) dan Umur Harapan Hidup (Life Expectancy/e0) merujuk pada konsep yang sama, yaitu perkiraan rata-rata tambahan tahun yang akan dijalani oleh seseorang pada usia tertentu berdasarkan tingkat kematian pada tahun tersebut.
Materi Terkait: Analisis Demografi

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 25
PRO
Program '1000 Hari Pertama Kehidupan' (1000 HPK) sangat ditekankan dalam penyusunan program kesehatan reproduksi ibu hamil dan balita. Hitungan 1000 HPK dimulai sejak...
Kunci Jawaban: D
1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) adalah masa emas tumbuh kembang otak yang dihitung sejak masa kehamilan (270 hari) hingga anak berusia 2 tahun (730 hari).
Materi Terkait: Penyusunan Program Kesehatan Reproduksi

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 26
PRO
Lansia Tangguh adalah salah satu sasaran pembinaan Bina Keluarga Lansia (BKL). Konsep Lansia Tangguh merujuk pada lansia yang...
Kunci Jawaban: E
Konsep Lansia Tangguh BKKBN difokuskan pada terwujudnya lanjut usia yang Sehat, Mandiri, Aktif, dan Produktif (SMART), baik secara fisik, mental/emosional, sosial, maupun spiritual.
Materi Terkait: Pembangunan Keluarga

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 27
PRO
Unmet need atau kebutuhan ber-KB yang tidak terpenuhi seringkali menjadi indikator kinerja BKKBN. Apa yang dimaksud dengan 'Unmet need'?
Kunci Jawaban: C
Unmet need (Kebutuhan KB yang tidak terpenuhi) adalah proporsi Pasangan Usia Subur (PUS) yang ingin menunda kehamilan atau tidak ingin tambahan anak lagi, namun tidak menggunakan alat maupun cara kontrasepsi apapun.
Materi Terkait: Analisis Data dan Informasi Kependudukan Pembangunan Keluarga dan Keluarga Berencana

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 28
PRO
Penataan persebaran penduduk tidak dapat lagi dilakukan melalui pemaksaan/pemindahan oleh negara. Kebijakan pengendalian mobilitas saat ini lebih ditekankan pada...
Kunci Jawaban: C
Sesuai paradigma baru pembangunan kependudukan dan otonomi daerah, persebaran penduduk dikendalikan melalui pendekatan pemerataan pembangunan, seperti menciptakan pusat pertumbuhan ekonomi baru di desa agar arus urbanisasi berkurang (desentralisasi pembangunan).
Materi Terkait: Kebijakan Pengendalian Penduduk

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 29
PRO
Menurut UU No. 52 Tahun 2009, kualitas keluarga salah satunya ditandai oleh ketahanan keluarga. Ketahanan dan kesejahteraan keluarga adalah kondisi dinamis suatu keluarga yang memiliki keuletan dan ketangguhan serta mengandung kemampuan fisik-materiil dan...
Kunci Jawaban: D
Pasal 1 angka 11 UU No 52 Tahun 2009 menyatakan bahwa Ketahanan dan Kesejahteraan Keluarga adalah kondisi dinamis keluarga yang memiliki keuletan dan ketangguhan serta mengandung kemampuan fisik materiil dan psikis mental spiritual guna hidup mandiri dan harmonis.
Materi Terkait: Konsep Dasar Keluarga

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 30
PRO
BKKBN telah meluncurkan program Elsimil. Apa fungsi utama dari aplikasi/program Elsimil tersebut dalam kerangka pembangunan keluarga?
Kunci Jawaban: A
Elsimil (Elektronik Siap Nikah dan Hamil) adalah aplikasi untuk skrining kesehatan calon pengantin serta edukasi gizi dan kespro sebagai upaya preventif dari hulu dalam percepatan penurunan stunting.
Materi Terkait: Kebijakan Pembangunan Keluarga

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 31
PRO
Evaluasi kebijakan kependudukan seringkali menggunakan Analisis SWOT. Jika BKKBN memiliki jejaring kader KB hingga ke tingkat desa, dalam SWOT ini disebut sebagai...
Kunci Jawaban: D
Keberadaan jejaring kader KB, PLKB, PKB (tenaga lini lapangan) yang sampai ke akar rumput merupakan faktor internal yang positif bagi organisasi, sehingga diklasifikasikan sebagai Strengths (Kekuatan).
Materi Terkait: Penyusunan Kebijakan Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 32
PRO
Teknik advokasi yang melibatkan penyampaian pesan kebijakan secara singkat, padat, dan meyakinkan kepada pengambil keputusan dalam waktu yang sangat terbatas (misalnya di sela-sela kegiatan) dikenal dengan istilah...
Kunci Jawaban: D
Elevator Pitch adalah teknik komunikasi singkat (sekitar 30-60 detik) untuk menyampaikan inti masalah, argumen, dan permintaan spesifik kepada decision maker di waktu yang sangat sempit layaknya saat berada di dalam lift.
Materi Terkait: Advokasi Kebijakan Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 33
PRO
Rasio Jenis Kelamin (Sex Ratio) di suatu wilayah adalah 105. Angka ini secara demografis memiliki arti...
Kunci Jawaban: D
Sex Ratio (Rasio Jenis Kelamin) didefinisikan sebagai jumlah penduduk laki-laki per 100 penduduk perempuan di suatu wilayah geografis pada waktu tertentu. Nilai 105 berarti ada 105 laki-laki per 100 perempuan.
Materi Terkait: Analisis Demografi

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 34
PRO
Kebijakan Pelayanan KB Pasca Persalinan (KBPP) ditujukan untuk menekan angka kematian ibu dan bayi. Jarak kehamilan ideal yang direkomendasikan secara medis setelah seorang ibu bersalin hidup adalah minimal...
Kunci Jawaban: B
WHO dan BKKBN merekomendasikan jarak antar kehamilan yang sehat pasca persalinan hidup minimal adalah 24 bulan (2 tahun). Hal ini memberi waktu bagi tubuh ibu untuk pulih sepenuhnya dan mengurangi risiko komplikasi pada ibu maupun bayi berikutnya.
Materi Terkait: Penyusunan Program Kesehatan Reproduksi

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 35
PRO
Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Akseptor (UPPKA) merupakan perwujudan dari fungsi keluarga yaitu...
Kunci Jawaban: B
UPPKA (Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Akseptor) adalah program pemberdayaan ekonomi keluarga melalui kegiatan kewirausahaan, sehingga implementasi utamanya adalah penerapan fungsi ekonomi.
Materi Terkait: Pembangunan Keluarga

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 36
PRO
Sistem Informasi Keluarga (SIGA) atau New SIGA merupakan aplikasi utama BKKBN. Apa manfaat utama dari integrasi data Pendataan Keluarga di dalam SIGA?
Kunci Jawaban: E
New SIGA berisi data mikro dari Pendataan Keluarga dan operasional KB yang bersifat by name by address untuk memetakan sasaran program dan menjadi dasar perencanaan intervensi spesifik keluarga secara tepat sasaran.
Materi Terkait: Analisis Data dan Informasi Kependudukan Pembangunan Keluarga dan Keluarga Berencana

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 37
PRO
Pendekatan Window of Opportunity (Jendela Peluang) dalam struktur demografi di Indonesia diperkirakan akan menutup seiring berjalannya waktu karena...
Kunci Jawaban: A
Jendela Peluang (Bonus Demografi) akan perlahan menutup ketika generasi usia produktif besar tersebut secara alamiah menua dan berpindah menjadi kelompok usia lanjut (Aging Population), sehingga dependency ratio lansia akan kembali meningkat.
Materi Terkait: Kebijakan Pengendalian Penduduk

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 38
PRO
Menurut Undang-Undang No. 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan yang telah diubah dengan UU No. 16 Tahun 2019, batas usia minimal perkawinan bagi laki-laki dan perempuan ditetapkan pada usia...
Kunci Jawaban: D
Berdasarkan UU No 16 Tahun 2019, batas minimal usia perkawinan disamakan antara laki-laki dan perempuan, yaitu menjadi 19 (sembilan belas) tahun untuk mencegah perkawinan anak.
Materi Terkait: Konsep Dasar Keluarga

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 39
PRO
Penetapan kebijakan Hari Keluarga Nasional (Harganas) yang diperingati setiap tanggal 29 Juni bertujuan untuk...
Kunci Jawaban: B
Harganas (29 Juni) diperingati untuk menumbuhkan kesadaran dan mengingatkan kembali masyarakat bahwa keluarga adalah fondasi awal dan kekuatan dalam pembangunan kualitas bangsa, diawali dari sejarah kembalinya tentara ke pangkuan keluarga setelah perang kemerdekaan selesai (1949).
Materi Terkait: Kebijakan Pembangunan Keluarga

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 40
PRO
Saat merumuskan Dokumen Perencanaan (Renstra), digunakan istilah Indikator Kinerja Utama (IKU). Salah satu IKU BKKBN dalam dimensi pembangunan keluarga adalah...
Kunci Jawaban: B
MUKP (Median Usia Kawin Pertama Perempuan) adalah salah satu IKU BKKBN untuk mengukur keberhasilan pendewasaan usia perkawinan dalam rangka penyiapan kehidupan berkeluarga dan menekan angka kelahiran di bawah 20 tahun (ASFR 15-19).
Materi Terkait: Penyusunan Kebijakan Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 41
PRO
Dokumen pendukung (evidence-based) yang paling vital dan sering digunakan oleh tenaga penyuluh saat melakukan advokasi anggaran program kepada legislatif (DPRD) di tingkat kabupaten/kota adalah...
Kunci Jawaban: E
Policy Brief (Ringkasan Kebijakan) dirancang khusus untuk advokasi karena menyajikan data/evidens masalah yang relevan secara lokal secara ringkas, berikut usulan opsi kebijakan/rekomendasi pendanaan yang bisa ditindaklanjuti oleh DPRD/pemangku kebijakan.
Materi Terkait: Advokasi Kebijakan Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 42
PRO
Dalam piramida penduduk Indonesia, apabila terjadi penurunan TFR yang signifikan dan terus menerus secara konsisten selama dua dekade, bentuk dasar piramida yang tadinya ekspansif (lebar di bawah) akan berubah menuju bentuk...
Kunci Jawaban: E
Penurunan angka kelahiran (TFR) mengurangi jumlah penduduk usia balita dan anak-anak, sehingga dasar piramida penduduk yang tadinya lebar (ekspansif/piramida muda) perlahan akan menyempit menuju bentuk konstruktif (granat) atau stasioner.
Materi Terkait: Analisis Demografi

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 43
PRO
Pendekatan Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) menjadi fokus penting pemerintah. Yang termasuk dalam kelompok MKJP adalah...
Kunci Jawaban: C
MKJP (Metode Kontrasepsi Jangka Panjang) didefinisikan sebagai metode yang memiliki efektivitas sangat tinggi dan waktu perlindungan lebih lama, yang mencakup IUD (spiral), Implan (susuk), serta kontrasepsi mantap (MOW/Tubektomi dan MOP/Vasektomi).
Materi Terkait: Penyusunan Program Kesehatan Reproduksi

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 44
PRO
Peranan pria dalam program Bangga Kencana dewasa ini ditekankan tidak hanya sebagai pencari nafkah, tetapi juga untuk turut berbagi peran di ruang domestik. Konsep ini secara sosiologis disebut pengarusutamaan...
Kunci Jawaban: E
Mendorong pelibatan pria dalam mengurus rumah tangga, pengasuhan anak (BKB), dan penggunaan KB (MOP/Kondom) merupakan wujud implementasi Kesetaraan dan Keadilan Gender di ranah keluarga yang didorong BKKBN.
Materi Terkait: Pembangunan Keluarga

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 45
PRO
Indikator ASFR (Age Specific Fertility Rate) 15-19 tahun di Indonesia digunakan sebagai _proxy_ (pendekatan) untuk mengukur keberhasilan program...
Kunci Jawaban: E
ASFR 15-19 (angka kelahiran spesifik pada perempuan usia 15-19 tahun) yang rendah berkorelasi langsung dengan tingginya usia perkawinan pertama. Jika perkawinan anak berhasil ditekan/dicegah, secara alamiah persentase perempuan yang melahirkan di usia remaja tersebut akan turun tajam.
Materi Terkait: Analisis Data dan Informasi Kependudukan Pembangunan Keluarga dan Keluarga Berencana

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 46
PRO
Di beberapa wilayah pedesaan yang padat penduduk, migrasi desa-kota (urbanisasi) sangat tinggi. Upaya pengendalian penduduk terkait mobilitas tersebut dapat dilakukan melalui program...
Kunci Jawaban: B
Dalam sistem yang demokratis, menahan laju urbanisasi tidak boleh dengan pembatasan hak mobilitas (seperti deportasi/larangan), melainkan dengan cara membangun pusat ekonomi/pemberdayaan dan infrastruktur di desa untuk menahan motif ekonomi kepindahan ke kota.
Materi Terkait: Kebijakan Pengendalian Penduduk

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 47
PRO
Keluarga yang salah satu anggotanya mengalami difabilitas (disabilitas) seringkali menghadapi tantangan stigma. Dalam pendekatan Bangga Kencana, sikap dasar yang dikembangkan melalui Bina Keluarga adalah...
Kunci Jawaban: A
BKKBN mengedepankan pendekatan keluarga yang inklusif, tangguh, dan harmonis, dimana akseptansi (penerimaan utuh) terhadap kondisi difabilitas adalah kunci membina kemandirian, perkembangan mental, dan kesejahteraan penyandang disabilitas di dalam keluarganya sendiri.
Materi Terkait: Konsep Dasar Keluarga

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 48
PRO
Sesuai regulasi terbaru tentang percepatan penurunan stunting, BKKBN menjalankan koordinasi Lintas Sektor dalam Rencana Aksi Nasional (RAN PASTI). Konvergensi penanganan dilakukan pada sasaran utama keluarga berisiko stunting yang meliputi...
Kunci Jawaban: C
Berdasarkan RAN PASTI (Rencana Aksi Nasional Percepatan Penurunan Angka Stunting Indonesia), sasaran dari program percepatan penurunan stunting adalah Remaja, Calon Pengantin/Calon PUS, Ibu Hamil, Ibu Menyusui, dan Anak usia 0 - 59 bulan.
Materi Terkait: Kebijakan Pembangunan Keluarga

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 49
PRO
Dalam memformulasikan kebijakan Kependudukan dan KB di era otonomi daerah, instrumen legal dari pemerintah daerah yang paling kuat tingkat pengikatnya terhadap penganggaran APBD adalah...
Kunci Jawaban: E
Peraturan Daerah (Perda) merupakan regulasi tertinggi di tingkat daerah yang diundangkan lewat persetujuan bersama antara Kepala Daerah dan DPRD, sehingga menjamin daya ikat paling kuat bagi keberlangsungan kelembagaan dan anggaran program di APBD (_mandatory funding_ dll).
Materi Terkait: Penyusunan Kebijakan Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 50
PRO
Monitoring hasil advokasi yang dilakukan Penyuluh KB terkait pembentukan Peraturan Desa mengenai larangan perkawinan anak dinyatakan berhasil apabila di desa tersebut diterbitkan...
Kunci Jawaban: E
Advokasi di tingkat desa diukur keberhasilannya dari adanya komitmen pengambil kebijakan, yang diwujudkan paling konkret dan formal dalam bentuk regulasi (produk hukum) tingkat desa seperti Perdes/Perkades yang mengatur alokasi dana desa atau kebijakan teknisnya.
Materi Terkait: Advokasi Kebijakan Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh

Dasar Hukum & Regulasi Jabatan

Informasi mengenai jabatan Penata Kependudukan dan Keluarga Berencana pada halaman ini disusun dengan mengacu pada peraturan dan ketentuan resmi pemerintah yang berlaku sebagai referensi utama.

PermenPANRB Nomor 1 Tahun 2023 tentang Jabatan Fungsional
Dasar Acuan Sah
Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 81 Tahun 2020 tentang Jabatan Fungsional Penata Kependudukan dan Keluarga Berencana
Dasar Acuan Sah
Surat Menteri PANRB Nomor B/5457/M.SM.01.00/2024
Dasar Acuan Sah

Tips & Strategi Lolos SKB Penata Kependudukan dan Keluarga Berencana

Agar peluang lulus SKB CPNS untuk jabatan Penata Kependudukan dan Keluarga Berencana semakin besar, peserta perlu memahami karakter soal dan fokus pada kompetensi yang diuji. Berikut beberapa tips yang dapat diterapkan saat persiapan hingga pelaksanaan SKB CPNS.

1

Kuasai Regulasi Pokok

Minimal 20-30% soal SKB menguji pemahaman peraturan perundangan dan tusi instansi pembina.

2

Simulasi Berbasis Studi Kasus

Soal SKB masa kini berbasis analisis kasus terapan, bukan lagi hafalan definisi teoritis belaka.

3

Manajemen Waktu CAT

Waktu 90 menit untuk 100 soal berarti Anda hanya memiliki kurang dari 54 detik per butir soal.

4

Evaluasi Melalui Tryout Rutin

Uji akurasi dan ketahanan fokus melalui simulasi tryout berkala agar terbiasa dengan ritme CAT.

Persiapan yang matang menjadi kunci utama dalam menghadapi SKB CPNS. Dengan mempelajari materi pokok, berlatih soal, dan mengikuti tryout SKB CPNS untuk jabatan Penata Kependudukan dan Keluarga Berencana, peserta dapat meningkatkan pemahaman dan kepercayaan diri sebelum ujian. Semoga panduan ini membantu perjalananmu menuju kelulusan CPNS.

Pertanyaan Seputar SKB Penata Kependudukan dan Keluarga Berencana

Jawaban resmi atas hal yang paling sering ditanyakan para pejuang CPNS.

Materi SKB CPNS Penata Kependudukan dan Keluarga Berencana menguji kompetensi teknis jabatan dan kemampuan umum sesuai Keputusan MenPAN-RB, meliputi penguasaan regulasi, tugas pokok fungsi, etika profesi, serta studi kasus teknis sesuai bidang.
Ujian CAT BKN SKB umumnya berjumlah 80 hingga 100 soal pilihan ganda dengan durasi waktu 90 menit (soal 80 jika dominan hitungan teknis, 100 jika dominan analisis teks dan konsep).
SKB CAT CPNS tidak menerapkan nilai ambang batas (passing grade) mutlak seperti SKD, melainkan dinilai murni dengan bobot 60% dalam penentuan kelulusan akhir integrasi nilai SKD (40%) + SKB (60%).
Pelajari kisi-kisi resmi kompetensi umum & khusus jabatan, pahami regulasi dan dasar hukum terbaru yang mengatur formasi ini, serta lakukan latihan drill soal CAT secara konsisten di Belajarbro.
Pola soal dan kisi-kisi kompetensi mengacu pada standar jabatan yang sama, namun narasi studi kasus dan konteks kebijakan selalu disesuaikan dengan peraturan terkini pemerintah.

Kisi-Kisi Formasi SKB Terkait

Eksplorasi materi pokok jabatan serumpun atau formasi instansi lainnya untuk persiapan seleksi CPNS.