Kisi-Kisi Resmi PermenPAN-RB 2026

SKB CPNS Apoteker

Panduan komprehensif seleksi kompetensi bidang untuk formasi Apoteker. Merangkum materi pokok teknis, indikator penilaian CAT BKN, bank soal studi kasus, serta simulasi tryout lengkap.

Instansi Pembina
K/L Terkait
Silabus Materi
1 Jenjang / Sub-bidang
Durasi Ujian
90 Menit CAT BKN
Bank Soal
180+ Soal Latihan

Materi Pokok SKB CPNS Apoteker

Materi pokok SKB CPNS untuk jabatan Apoteker berikut merangkum ruang lingkup kompetensi, pengetahuan teknis, dan tugas jabatan yang menjadi fokus penilaian dalam seleksi SKB CPNS. Pelajari setiap bagian secara bertahap agar pemahaman lebih menyeluruh.

Apoteker Ahli Pertama

Ahli Pertama

Kemampuan Umum

5 Indikator
UU No.17 Tahun 2023 tentang Kesehatan
Kepmenkes No 13 tahun 2023 tentang Standar Profesi Apoteker
Permenkes No 72 tahun 2016 tentang Standar Pelayanan Kefarmasian di Rumah Sakit
Permenkes No 74 tahun 2016 tentang Standar Pelayanan Kefarmasian di Puskesmas
Kode Etik Apoteker

Kemampuan Khusus

5 Indikator
Penyusunan Rencana Praktik Kefarmasian
Pengelolaan Sediaan Farmasi, Alat Kesehatan, dan BMHP
Pelayanan Farmasi Klinik
Pelayanan Farmasi Khusus
Penerapan Farmakoekonomi

Simulasi Tryout SKB CAT Apoteker

Melalui simulasi tryout SKB CPNS untuk jabatan Apoteker, kamu bisa berlatih soal yang mendekati ujian sebenarnya sekaligus mengevaluasi kesiapan sebelum menghadapi tes SKB.

Katalog Semua Tryout
Sedang Disusun Tim Ahli

Tryout CAT SKB Apoteker Sedang Disiapkan

Tim akademik Belajarbro sedang menyusun paket simulasi ujian CAT resmi untuk formasi Apoteker berdasarkan kisi-kisi dan materi pokok KemenPAN-RB terbaru. Paket ini akan dilengkapi timer sistem CAT standar BKN 90 menit, passing grade, kunci jawaban, dan pembahasan komprehensif.

Sistem CAT BKN
Durasi 90 menit & skema CAT resmi
Kisi-Kisi Terbaru
Sesuai materi pokok & tupoksi jabatan
Pembahasan Lengkap
Analisis jawaban & referensi regulasi
Ranking Nasional
Bandingkan skor se-Indonesia
Bank Soal Drill SKB 2026

Akses 180 Soal SKB Apoteker Lengkap

Drill ratusan soal kompetensi bidang teknis lengkap dengan analisis pembahasan komprehensif untuk memaksimalkan peluang lulus ranking 1 di formasi Anda.

✓ Sesuai Kisi-kisi CAT BKN ✓ Pembahasan Analisis Mendalam ✓ Update Soal Rutin ✓ Akses Aktif 1 Tahun
Harga Spesial
Rp25.000
Sekali bayar • Akses 365 hari
Lihat Bank Soal

Contoh Soal SKB Apoteker & Pembahasan

Kerjakan soal di bawah, lalu lihat kunci dan pembahasan lengkap.

50 Soal
Benar: 0
Salah: 0
Dijawab: 0/50
0%
Soal 1
Berdasarkan Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan, yang dimaksud dengan Sediaan Farmasi adalah...
Kunci Jawaban: E
Pasal 1 angka 13 UU No. 17 Tahun 2023: Sediaan Farmasi adalah obat, bahan obat, obat bahan alam, dan kosmetika.
Materi Terkait: UU No.17 Tahun 2023 tentang Kesehatan
Soal 2
Kewajiban Apoteker dalam menjalankan praktik kefarmasian menurut UU No. 17 Tahun 2023 adalah...
Kunci Jawaban: C
Pasal 295 UU No. 17/2023: Apoteker wajib memberikan pelayanan kefarmasian sesuai standar profesi, standar prosedur operasional, dan kode etik, serta mengutamakan keselamatan pasien.
Materi Terkait: UU No.17 Tahun 2023 tentang Kesehatan
Soal 3
Menurut Keputusan Menteri Kesehatan Nomor 13 Tahun 2023 tentang Standar Profesi Apoteker, kompetensi utama apoteker meliputi...
Kunci Jawaban: B
Kepmenkes No. 13/2023 mengatur kompetensi apoteker meliputi pengelolaan sediaan farmasi, pelayanan farmasi klinis, komunikasi, etika, dan pengembangan profesional.
Materi Terkait: Kepmenkes No 13 tahun 2023 tentang Standar Profesi Apoteker
Soal 4
Berdasarkan Permenkes No. 72 Tahun 2016 tentang Standar Pelayanan Kefarmasian di Rumah Sakit, pelayanan farmasi klinik yang wajib dilakukan meliputi...
Kunci Jawaban: B
Permenkes 72/2016 Pasal 4: pelayanan farmasi klinik meliputi pengkajian dan pelayanan resep, penelusuran riwayat penggunaan obat, rekonsiliasi obat, PIO, konseling, visite, pemantauan terapi obat (PTO), monitoring efek samping obat (MESO), evaluasi penggunaan obat (EPO), dispensing sediaan steril, dan Pemantauan Kadar Obat dalam Darah (PKOD).
Materi Terkait: Permenkes No 72 tahun 2016 tentang Standar Pelayanan Kefarmasian di Rumah Sakit
Soal 5
Standar pelayanan kefarmasian di Puskesmas menurut Permenkes No. 74 Tahun 2016 mencakup kegiatan...
Kunci Jawaban: E
Permenkes 74/2016 Pasal 3: pengelolaan sediaan farmasi, alat kesehatan, dan BMHP serta pelayanan farmasi klinik di Puskesmas.
Materi Terkait: Permenkes No 74 tahun 2016 tentang Standar Pelayanan Kefarmasian di Puskesmas
Soal 6
Salah satu prinsip Kode Etik Apoteker Indonesia (Kode Etik Apoteker) adalah...
Kunci Jawaban: E
Kode Etik Apoteker yang dikeluarkan oleh IAI (Ikatan Apoteker Indonesia) memuat prinsip: apoteker wajib menjunjung tinggi martabat profesi, bertanggung jawab kepada pasien, dan menjaga kerahasiaan pasien.
Materi Terkait: Kode Etik Apoteker
Soal 7
Dalam penyusunan rencana praktik kefarmasian di apotek, hal pertama yang harus dilakukan adalah...
Kunci Jawaban: E
Penyusunan rencana praktik kefarmasian diawali dengan analisis kebutuhan pasien dan lingkungan (market analysis), kemudian menyusun visi, misi, dan tujuan pelayanan.
Materi Terkait: Penyusunan Rencana Praktik Kefarmasian
Soal 8
Dalam pengelolaan sediaan farmasi, metode FIFO (First In First Out) digunakan untuk...
Kunci Jawaban: B
FIFO (First In First Out) adalah metode penyimpanan dan pengeluaran barang berdasarkan waktu penerimaan; barang yang pertama kali masuk harus pertama kali keluar. Sedangkan metode yang didasarkan pada tanggal kedaluwarsa disebut FEFO (First Expired First Out).
Materi Terkait: Pengelolaan Sediaan Farmasi, Alat Kesehatan, dan BMHP
Soal 9
Pelayanan farmasi klinik yang berupa pemberian informasi obat secara langsung kepada pasien atau keluarganya untuk meningkatkan pemahaman dan kepatuhan disebut...
Kunci Jawaban: C
Konseling adalah komunikasi dua arah antara apoteker dan pasien/keluarga untuk memberikan informasi, memotivasi, dan memantau terapi obat.
Materi Terkait: Pelayanan Farmasi Klinik
Soal 10
Pelayanan farmasi khusus yang ditujukan untuk pasien dengan gangguan ginjal stadium akhir yang menjalani hemodialisis meliputi...
Kunci Jawaban: E
Pasien hemodialisis memerlukan pelayanan khusus seperti penyesuaian dosis obat berdasarkan fungsi ginjal, monitoring kadar obat, dan edukasi tentang obat yang nefrotoksik.
Materi Terkait: Pelayanan Farmasi Khusus
Soal 11
Farmakoekonomi adalah cabang ilmu yang membandingkan...
Kunci Jawaban: A
Farmakoekonomi menganalisis biaya dan konsekuensi (cost and consequence) dari terapi obat untuk membantu pengambilan keputusan yang efisien.
Materi Terkait: Penerapan Farmakoekonomi
Soal 12
Analisis farmakoekonomi yang hanya membandingkan biaya (cost) tanpa membandingkan outcomes disebut...
Kunci Jawaban: B
Analisis minimisasi biaya (cost-minimization analysis) digunakan jika outcome terapi dianggap setara, sehingga hanya biaya yang dibandingkan.
Materi Terkait: Penerapan Farmakoekonomi
Soal 13
Menurut UU No. 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan, apoteker yang melakukan praktik kefarmasian wajib memiliki...
Kunci Jawaban: B
Pasal 296 UU No. 17/2023: Apoteker yang menjalankan praktik kefarmasian wajib memiliki Surat Tanda Registrasi (STR) dan Surat Izin Praktik Apoteker (SIPA).
Materi Terkait: UU No.17 Tahun 2023 tentang Kesehatan
Soal 14
Standar Profesi Apoteker menurut Kepmenkes No. 13 Tahun 2023 mencakup standar...
Kunci Jawaban: A
Kepmenkes 13/2023 mengatur standar pendidikan, standar kompetensi, standar praktik, dan standar etik profesi apoteker.
Materi Terkait: Kepmenkes No 13 tahun 2023 tentang Standar Profesi Apoteker
Soal 15
Di rumah sakit, apoteker yang melakukan kunjungan ke pasien rawat inap bersama tim medis untuk memantau terapi obat disebut...
Kunci Jawaban: E
Visite adalah kegiatan apoteker bersama tim medis ke pasien rawat inap untuk mengevaluasi efektivitas dan keamanan terapi obat.
Materi Terkait: Permenkes No 72 tahun 2016 tentang Standar Pelayanan Kefarmasian di Rumah Sakit
Soal 16
Penerapan prinsip PIO (Pelayanan Informasi Obat) yang benar adalah...
Kunci Jawaban: D
PIO harus menjawab pertanyaan pasien/tenaga kesehatan berdasarkan evidence-based, akurat, tidak bias, dan terdokumentasi.
Materi Terkait: Pelayanan Farmasi Klinik
Soal 17
Salah satu komponen dalam pengelolaan sediaan farmasi adalah pengadaan (procurement) yang harus berdasarkan...
Kunci Jawaban: E
Pengadaan harus berdasarkan analisis kebutuhan (forecasting), pola penyakit, data penggunaan obat periode sebelumnya, dan anggaran yang tersedia.
Materi Terkait: Pengelolaan Sediaan Farmasi, Alat Kesehatan, dan BMHP
Soal 18
Pelayanan farmasi khusus untuk pasien asma meliputi...
Kunci Jawaban: A
Pasien asma memerlukan edukasi penggunaan inhaler, pemantauan kepatuhan, rencana aksi asma, dan monitoring efek samping kortikosteroid.
Materi Terkait: Pelayanan Farmasi Khusus
Soal 19
Metode farmakoekonomi yang menggunakan indikator QALY (Quality Adjusted Life Years) sebagai ukuran outcome adalah...
Kunci Jawaban: C
Cost-utility analysis menggunakan QALY untuk mengukur outcome dalam satuan kualitas hidup, berguna untuk membandingkan intervensi dengan outcome yang berbeda.
Materi Terkait: Penerapan Farmakoekonomi
Soal 20
Dalam kode etik apoteker, menjaga kerahasiaan pasien berarti...
Kunci Jawaban: D
Apoteker tidak boleh mengungkapkan informasi kesehatan pasien kepada pihak ketiga tanpa izin pasien, kecuali diwajibkan oleh undang-undang.
Materi Terkait: Kode Etik Apoteker
Soal 21
PRO
Berdasarkan UU No. 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan, sanksi administratif bagi apoteker yang melanggar ketentuan praktik kefarmasian dapat berupa...
Kunci Jawaban: C
Pasal 444 UU No. 17/2023: sanksi administratif meliputi teguran tertulis, denda administratif, penghentian sementara kegiatan, pencabutan izin, dan pencabutan STR.
Materi Terkait: UU No.17 Tahun 2023 tentang Kesehatan

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 22
PRO
Kepmenkes No. 13 Tahun 2023 tentang Standar Profesi Apoteker menggantikan peraturan sebelumnya yaitu...
Kunci Jawaban: B
Kepmenkes 13/2023 menggantikan Kepmenkes No. 428/Menkes/SK/IV/2009 tentang Standar Profesi Apoteker.
Materi Terkait: Kepmenkes No 13 tahun 2023 tentang Standar Profesi Apoteker

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 23
PRO
Menurut Permenkes No. 72 Tahun 2016, pengkajian resep wajib meliputi aspek...
Kunci Jawaban: B
Berdasarkan Lampiran Permenkes No. 72 Tahun 2016, pengkajian resep meliputi persyaratan administratif (nama, alamat, SIP dokter), kesesuaian farmasetik (bentuk, dosis, stabilitas), dan pertimbangan klinis (indikasi, alergi, interaksi).
Materi Terkait: Permenkes No 72 tahun 2016 tentang Standar Pelayanan Kefarmasian di Rumah Sakit

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 24
PRO
Di Puskesmas, apoteker bertanggung jawab dalam pelayanan farmasi klinik yang salah satunya adalah...
Kunci Jawaban: B
Berdasarkan Lampiran Permenkes No. 74 Tahun 2016, apoteker di Puskesmas melakukan Pemantauan Terapi Obat (PTO) untuk memastikan terapi yang aman, efektif, dan rasional bagi pasien, terutama pada penyakit kronis.
Materi Terkait: Permenkes No 74 tahun 2016 tentang Standar Pelayanan Kefarmasian di Puskesmas

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 25
PRO
Pelanggaran terhadap Kode Etik Apoteker dapat dikenakan sanksi oleh...
Kunci Jawaban: D
Majelis Kehormatan Etik Apoteker (MKEA) yang dibentuk oleh Ikatan Apoteker Indonesia (IAI) berwenang menjatuhkan sanksi etik bagi apoteker yang melanggar kode etik.
Materi Terkait: Kode Etik Apoteker

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 26
PRO
Dalam penyusunan rencana praktik kefarmasian di rumah sakit, dokumen yang memuat standar prosedur operasional (SPO) pelayanan farmasi harus...
Kunci Jawaban: E
SPO harus disusun secara tertulis, ditetapkan oleh kepala instalasi farmasi, dikaji ulang secara berkala (minimal 3 tahun sekali), dan disosialisasikan kepada seluruh staf.
Materi Terkait: Penyusunan Rencana Praktik Kefarmasian

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 27
PRO
Metode analisis ABC dalam pengelolaan sediaan farmasi mengelompokkan obat berdasarkan...
Kunci Jawaban: C
Analisis ABC mengklasifikasikan obat berdasarkan nilai investasi (nilai konsumsi): A (70% nilai, 10-20% item), B (20% nilai, 20% item), C (10% nilai, 60-70% item).
Materi Terkait: Pengelolaan Sediaan Farmasi, Alat Kesehatan, dan BMHP

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 28
PRO
Pelayanan farmasi klinik yang berupa monitoring efek samping obat (MESO) wajib dilaporkan ke...
Kunci Jawaban: E
MESO dilaporkan ke Komite Nasional MESO atau Badan POM melalui form yang tersedia, sebagai bagian dari farmakovigilans.
Materi Terkait: Pelayanan Farmasi Klinik

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 29
PRO
Pelayanan farmasi khusus untuk pasien paliatif (terminal illness) bertujuan...
Kunci Jawaban: D
Pelayanan paliatif bertujuan meningkatkan kualitas hidup pasien dan keluarga melalui manajemen nyeri, gejala lain, dan dukungan psikososial, bukan menyembuhkan penyakit.
Materi Terkait: Pelayanan Farmasi Khusus

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 30
PRO
Dalam analisis cost-effectiveness, outcome dinyatakan dalam satuan natural seperti...
Kunci Jawaban: A
Cost-effectiveness analysis menggunakan outcome natural seperti tahun kehidupan yang diselamatkan (life years gained), penurunan tekanan darah (mmHg), atau kesembuhan (cure rate).
Materi Terkait: Penerapan Farmakoekonomi

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 31
PRO
Berdasarkan UU No. 17 Tahun 2023, praktik kefarmasian dapat dilakukan di...
Kunci Jawaban: B
Pasal 295 UU No. 17/2023: praktik kefarmasian dapat dilakukan di fasilitas pelayanan kesehatan (rumah sakit, puskesmas, klinik) dan apotek.
Materi Terkait: UU No.17 Tahun 2023 tentang Kesehatan

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 32
PRO
Standar Profesi Apoteker menurut Kepmenkes No. 13 Tahun 2023 mewajibkan apoteker melakukan pengembangan profesional berkelanjutan (PKB) dengan jumlah kredit minimal yang harus dipenuhi adalah...
Kunci Jawaban: C
Berdasarkan regulasi terbaru pasca UU No. 17 Tahun 2023 dan ketentuan Kementerian Kesehatan (Satusehat SDMK), syarat kecukupan Satuan Kredit Partisipasi (SKP) untuk pemenuhan kompetensi dan perpanjangan izin bagi apoteker disesuaikan menjadi 50 SKP dalam kurun waktu 5 tahun.
Materi Terkait: Kepmenkes No 13 tahun 2023 tentang Standar Profesi Apoteker

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 33
PRO
Menurut Permenkes No. 72 Tahun 2016, apoteker di ruang rawat inap rumah sakit wajib melakukan pendokumentasian kegiatan pelayanan farmasi klinik dalam bentuk...
Kunci Jawaban: D
Berdasarkan Lampiran Permenkes No. 72 Tahun 2016, pendokumentasian pelayanan farmasi klinik harus dilakukan dalam Catatan Pengobatan Pasien (CPP) atau rekam medik pasien untuk menjamin kesinambungan pelayanan.
Materi Terkait: Permenkes No 72 tahun 2016 tentang Standar Pelayanan Kefarmasian di Rumah Sakit

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 34
PRO
Di Puskesmas yang menyelenggarakan rawat inap, apoteker bertanggung jawab melakukan pelayanan farmasi klinik berupa visite (kunjungan pasien) yang dilakukan minimal...
Kunci Jawaban: E
Berdasarkan Permenkes 74/2016 Lampiran bagian Pelayanan Farmasi Klinik, visite merupakan kegiatan kunjungan ke pasien rawat inap yang dilakukan minimal 1 kali seminggu atau sesuai kebutuhan untuk memantau terapi obat pasien.
Materi Terkait: Permenkes No 74 tahun 2016 tentang Standar Pelayanan Kefarmasian di Puskesmas

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 35
PRO
Sanksi etik yang paling berat menurut Kode Etik Apoteker adalah...
Kunci Jawaban: C
Sanksi etik dari MKEA: teguran lisan, teguran tertulis, skorsing, hingga pemberhentian sebagai anggota IAI dan rekomendasi pencabutan STR.
Materi Terkait: Kode Etik Apoteker

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 36
PRO
Dalam rencana praktik kefarmasian, analisis SWOT digunakan untuk...
Kunci Jawaban: A
SWOT (Strengths, Weaknesses, Opportunities, Threats) menganalisis kekuatan, kelemahan internal, serta peluang dan ancaman eksternal untuk perencanaan strategis.
Materi Terkait: Penyusunan Rencana Praktik Kefarmasian

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 37
PRO
Pengelolaan alat kesehatan di rumah sakit wajib memenuhi prinsip...
Kunci Jawaban: E
Permenkes No. 72/2016 jo Permenkes No. 34/2017: pengelolaan alat kesehatan harus tepat jenis, tepat jumlah, tepat mutu, tepat waktu, dan tepat harga (5 tepat).
Materi Terkait: Pengelolaan Sediaan Farmasi, Alat Kesehatan, dan BMHP

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 38
PRO
Pelayanan farmasi klinik yang berupa rekonsiliasi obat (medication reconciliation) dilakukan pada saat...
Kunci Jawaban: C
Rekonsiliasi obat dilakukan pada peralihan pelayanan (admission, transfer, discharge) untuk menghindari discrepancy obat.
Materi Terkait: Pelayanan Farmasi Klinik

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 39
PRO
Pelayanan farmasi khusus untuk pasien geriatri harus mempertimbangkan...
Kunci Jawaban: B
Pasien geriatri mengalami perubahan farmakokinetik (penurunan fungsi ginjal, hati) dan polifarmasi, sehingga perlu penyesuaian dosis dan monitoring interaksi.
Materi Terkait: Pelayanan Farmasi Khusus

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 40
PRO
Dalam farmakoekonomi, discounting dilakukan untuk...
Kunci Jawaban: E
Discounting menyesuaikan biaya dan outcome di masa depan ke nilai sekarang (present value), karena nilai uang saat ini lebih tinggi daripada masa depan.
Materi Terkait: Penerapan Farmakoekonomi

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 41
PRO
Sesuai UU No. 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan, tenaga kesehatan (termasuk apoteker) yang melakukan praktik tanpa memiliki STR atau SIP dapat dikenakan sanksi pidana berupa...
Kunci Jawaban: C
Pasal 441 UU No. 17 Tahun 2023 menyatakan bahwa setiap Tenaga Medis atau Tenaga Kesehatan yang berpraktik tanpa memiliki STR (ayat 1) atau tanpa memiliki SIP (ayat 2) dipidana dengan pidana denda paling banyak Rp50.000.000,00. UU ini mengutamakan sanksi denda dibandingkan pidana penjara untuk pelanggaran administratif tersebut.
Materi Terkait: UU No.17 Tahun 2023 tentang Kesehatan

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 42
PRO
Menurut Kepmenkes No. 13 Tahun 2023, apoteker wajib melakukan praktik berdasarkan bukti ilmiah terkini, yang disebut...
Kunci Jawaban: B
Evidence-based practice (EBP) atau praktik berbasis bukti adalah penggunaan bukti ilmiah terbaik dalam pengambilan keputusan klinis.
Materi Terkait: Kepmenkes No 13 tahun 2023 tentang Standar Profesi Apoteker

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 43
PRO
Di rumah sakit, apoteker wajib melaksanakan MESO (Monitoring Efek Samping Obat) dengan metode...
Kunci Jawaban: E
MESO dapat dilakukan secara pasif (melaporkan efek samping yang terjadi) atau aktif (proaktif mencari dengan trigger tool), keduanya wajib terdokumentasi.
Materi Terkait: Permenkes No 72 tahun 2016 tentang Standar Pelayanan Kefarmasian di Rumah Sakit

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 44
PRO
Standar pelayanan kefarmasian di Puskesmas mengharuskan adanya minimal...
Kunci Jawaban: C
Permenkes 74/2016 Pasal 4: Puskesmas harus memiliki apoteker minimal 1 orang untuk melakukan pelayanan kefarmasian, dan untuk rawat inap tambahan tenaga.
Materi Terkait: Permenkes No 74 tahun 2016 tentang Standar Pelayanan Kefarmasian di Puskesmas

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 45
PRO
Kode Etik Apoteker Indonesia mengatur tentang hubungan apoteker dengan...
Kunci Jawaban: D
Kode Etik mengatur hubungan apoteker dengan pasien, sejawat, profesi lain, dan masyarakat, serta tanggung jawab terhadap obat dan lingkungan.
Materi Terkait: Kode Etik Apoteker

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 46
PRO
Rencana praktik kefarmasian di apotek harus mencakup target pelayanan yang diukur dengan indikator...
Kunci Jawaban: B
Indikator kinerja (Key Performance Indicator) seperti waktu tunggu, kepuasan pasien, jumlah konseling, dan kepatuhan pengobatan digunakan untuk mengukur target.
Materi Terkait: Penyusunan Rencana Praktik Kefarmasian

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 47
PRO
Sistem penyimpanan obat yang menggunakan metode 'FEFO' (First Expiry First Out) bertujuan untuk...
Kunci Jawaban: E
FEFO mengutamakan obat dengan tanggal kedaluwarsa paling awal untuk dikeluarkan terlebih dahulu, sehingga meminimalkan kerugian akibat stok yang kedaluwarsa.
Materi Terkait: Pengelolaan Sediaan Farmasi, Alat Kesehatan, dan BMHP

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 48
PRO
Pelayanan farmasi klinik yang berupa penentuan dosis obat berdasarkan kadar obat dalam darah (Therapeutic Drug Monitoring) terutama penting untuk obat dengan...
Kunci Jawaban: B
TDM penting untuk obat dengan indeks terapi sempit (narrow therapeutic index) seperti digoxin, warfarin, fenitoin, aminoglikosida, karena rentang efektif dan toksik berdekatan.
Materi Terkait: Pelayanan Farmasi Klinik

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 49
PRO
Pelayanan farmasi khusus untuk pasien pediatri memerlukan perhatian khusus dalam hal...
Kunci Jawaban: E
Pada pediatri, perhitungan dosis berdasarkan berat badan (mg/kgBB), bentuk sediaan yang sesuai (sirup, drops), serta keamanan obat untuk usia anak.
Materi Terkait: Pelayanan Farmasi Khusus

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 50
PRO
Analisis budget impact (BIA) dalam farmakoekonomi digunakan untuk...
Kunci Jawaban: D
Budget impact analysis menghitung dampak finansial dari adopsi teknologi/intervensi baru terhadap anggaran penyedia layanan kesehatan (rumah sakit, BPJS, dll) dalam jangka pendek-menengah.
Materi Terkait: Penerapan Farmakoekonomi

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh

Dasar Hukum & Regulasi Jabatan

Informasi mengenai jabatan Apoteker pada halaman ini disusun dengan mengacu pada peraturan dan ketentuan resmi pemerintah yang berlaku sebagai referensi utama.

PermenPANRB Nomor 1 Tahun 2023 tentang Jabatan Fungsional
Dasar Acuan Sah
Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 13 Tahun 2021 tentang Jabatan Fungsional Apoteker
Dasar Acuan Sah
Surat Menteri PANRB Nomor B/5457/M.SM.01.00/2024
Dasar Acuan Sah

Tips & Strategi Lolos SKB Apoteker

Agar peluang lulus SKB CPNS untuk jabatan Apoteker semakin besar, peserta perlu memahami karakter soal dan fokus pada kompetensi yang diuji. Berikut beberapa tips yang dapat diterapkan saat persiapan hingga pelaksanaan SKB CPNS.

1

Kuasai Regulasi Pokok

Minimal 20-30% soal SKB menguji pemahaman peraturan perundangan dan tusi instansi pembina.

2

Simulasi Berbasis Studi Kasus

Soal SKB masa kini berbasis analisis kasus terapan, bukan lagi hafalan definisi teoritis belaka.

3

Manajemen Waktu CAT

Waktu 90 menit untuk 100 soal berarti Anda hanya memiliki kurang dari 54 detik per butir soal.

4

Evaluasi Melalui Tryout Rutin

Uji akurasi dan ketahanan fokus melalui simulasi tryout berkala agar terbiasa dengan ritme CAT.

Persiapan yang matang menjadi kunci utama dalam menghadapi SKB CPNS. Dengan mempelajari materi pokok, berlatih soal, dan mengikuti tryout SKB CPNS untuk jabatan Apoteker, peserta dapat meningkatkan pemahaman dan kepercayaan diri sebelum ujian. Semoga panduan ini membantu perjalananmu menuju kelulusan CPNS.

Pertanyaan Seputar SKB Apoteker

Jawaban resmi atas hal yang paling sering ditanyakan para pejuang CPNS.

Materi SKB CPNS Apoteker menguji kompetensi teknis jabatan dan kemampuan umum sesuai Keputusan MenPAN-RB, meliputi penguasaan regulasi, tugas pokok fungsi, etika profesi, serta studi kasus teknis sesuai bidang.
Ujian CAT BKN SKB umumnya berjumlah 80 hingga 100 soal pilihan ganda dengan durasi waktu 90 menit (soal 80 jika dominan hitungan teknis, 100 jika dominan analisis teks dan konsep).
SKB CAT CPNS tidak menerapkan nilai ambang batas (passing grade) mutlak seperti SKD, melainkan dinilai murni dengan bobot 60% dalam penentuan kelulusan akhir integrasi nilai SKD (40%) + SKB (60%).
Pelajari kisi-kisi resmi kompetensi umum & khusus jabatan, pahami regulasi dan dasar hukum terbaru yang mengatur formasi ini, serta lakukan latihan drill soal CAT secara konsisten di Belajarbro.
Pola soal dan kisi-kisi kompetensi mengacu pada standar jabatan yang sama, namun narasi studi kasus dan konteks kebijakan selalu disesuaikan dengan peraturan terkini pemerintah.

Kisi-Kisi Formasi SKB Terkait

Eksplorasi materi pokok jabatan serumpun atau formasi instansi lainnya untuk persiapan seleksi CPNS.