Fakta: Lebih dari 80% peserta gagal di tahap SKB bukan karena tidak pintar, tapi karena salah fokus belajar.
Kalau kamu sedang mempersiapkan SKB CPNS untuk jabatan Fisioterapis, halaman ini akan jadi senjata utama kamu. 🔥
Banyak peserta CPNS gugur di tahap SKB karena kurang memahami materi jabatan yang diujikan. Untuk membantu kamu lebih siap, halaman ini menyajikan materi, contoh soal, dan tryout SKB CPNS khusus untuk jabatan Fisioterapis, agar proses belajar jadi lebih fokus dan peluang lulus semakin besar.
Materi Pokok SKB CPNS Fisioterapis
Materi pokok SKB CPNS untuk jabatan Fisioterapis berikut merangkum ruang lingkup kompetensi, pengetahuan teknis, dan tugas jabatan yang menjadi fokus penilaian dalam seleksi SKB CPNS. Pelajari setiap bagian secara bertahap agar pemahaman lebih menyeluruh.
Fisioterapis Ahli Pertama
Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan
Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang ASN
Keputusan Pengurus Pusat Ikatan Fisioterapis Indonesia Nomor : 0314/KEP/PP-IFI/I/2023
PMK NOMOR 80 TAHUN 2013 Tentag Penyenggaraan Pekerjaan dan Praktik Fisioterapis
PMK NOMOR 65 TAHUN 2015 Tentang Standar Pelayanan Fisioterapi
Standar kompetensi Fisioterapi Indonesia
Identifikasi problematika Fisioterapi
Tindakan Fisioterapi
Penyusunan laporan hasil pemeriksaan
Penyusunan laporan kemajuan intervensi
Penyusunan laporan penghentian/kelanjutan terapi
Penyusunan laporan dan dokumentasi diagnosis Fisioterapi berdasarkan ICF
Fisioterapis Terampil
Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan
Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang ASN
Keputusan Pengurus Pusat Ikatan Fisioterapis Indonesia Nomor : 0314/KEP/PP-IFI/I/2023
PMK NOMOR 80 TAHUN 2013 Tentang Penyenggaraan Pekerjaan dan Praktik Fisioterapis
PMK NOMOR 65 TAHUN 2015 Tentang Standar Pelayanan Fisioterapi
Standar kompetensi Fisioterapi Indonesia
Identifikasi problematika Fisioterapi
Tindakan Fisioterapi
Penyusunan laporan hasil pemeriksaan
Penyusunan laporan kemajuan intervensi
Penyusunan laporan penghentian/kelanjutan terapi
Penyusunan laporan dan dokumentasi diagnosis Fisioterapi berdasarkan ICF
Simulasi Tryout SKB CPNS Fisioterapis
Melalui simulasi tryout SKB CPNS untuk jabatan Fisioterapis, kamu bisa berlatih soal yang mendekati ujian sebenarnya sekaligus mengevaluasi kesiapan sebelum menghadapi tes SKB.
Tryout
Tryout untuk jabatan ini akan tersedia
Kami sedang menyiapkan paket tryout SKB khusus untuk
Fisioterapis.
Nantinya kamu bisa latihan soal sesuai kisi-kisi resmi dan dapat pembahasan lengkap.
Soal sesuai materi pokok jabatan
Pembahasan detail & indikator kompetensi
Skor otomatis + pembanding nasional
Coming soon
Contoh Soal SKB CPNS Fisioterapis
Berikut contoh soal SKB CPNS untuk jabatan Fisioterapis.
Soal 1
Berdasarkan Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan, setiap Tenaga Kesehatan yang memberikan pelayanan kesehatan wajib memiliki Surat Tanda Registrasi (STR). Manakah pernyataan yang benar mengenai masa berlaku STR bagi tenaga kesehatan saat ini?
A. Berlaku selama 5 tahun dan wajib diperpanjang dengan syarat kecukupan Satuan Kredit Profesi (SKP).
B. Berlaku selama 2 tahun dan harus diperbarui setiap tahun melalui SKP.
C. Berlaku selama 5 tahun dan dapat diperpanjang satu kali.
D. Berlaku selama 3 tahun sesuai dengan rekomendasi organisasi profesi.
E. Berlaku seumur hidup selama tenaga kesehatan yang bersangkutan masih aktif.
Jawaban: E
Berdasarkan Pasal 260 ayat (4) Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan, STR berlaku seumur hidup. Hal ini merupakan perubahan signifikan dari regulasi sebelumnya yang mewajibkan perpanjangan setiap 5 tahun.
Soal 2
Menurut Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara, salah satu prinsip ASN adalah Profesionalitas. Manakah tindakan di bawah ini yang paling mencerminkan prinsip tersebut dalam konteks Fisioterapi?
A. Memberikan pelayanan berdasarkan instruksi atasan meskipun tidak sesuai kompetensi.
B. Melakukan intervensi berdasarkan bukti ilmiah terbaru (Evidence-Based Practice).
C. Membagikan data medis pasien di media sosial untuk tujuan edukasi tanpa izin.
D. Menerima gratifikasi dari pasien sebagai ucapan terima kasih atas kesembuhan.
E. Menjanjikan kesembuhan 100% kepada pasien demi meningkatkan motivasi.
Jawaban: B
Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 menekankan nilai dasar dan kode etik ASN, termasuk profesionalitas. Bagi fisioterapis, profesionalitas diwujudkan dengan bekerja sesuai standar kompetensi dan keilmuan terbaru atau Evidence-Based Practice.
Soal 3
PMK Nomor 80 Tahun 2013 mengatur tentang Penyelenggaraan Pekerjaan dan Praktik Fisioterapis. Apa yang dimaksud dengan Fisioterapi menurut peraturan tersebut?
A. Pelayanan kesehatan yang mengutamakan penggunaan ramuan herbal untuk pemulihan fisik.
B. Bentuk pelayanan kesehatan yang ditujukan kepada individu dan/atau kelompok untuk mengembangkan, memelihara, dan memulihkan gerak dan fungsi tubuh sepanjang rentang kehidupan.
C. Pelayanan kesehatan yang ditujukan untuk menyembuhkan penyakit dalam melalui obat-obatan.
D. Pelayanan rehabilitasi medik yang hanya dapat dilakukan di rumah sakit tipe A.
E. Tindakan medis yang berfokus pada pembedahan sistem muskuloskeletal.
Jawaban: B
Pasal 1 angka 1 PMK Nomor 80 Tahun 2013 mendefinisikan Fisioterapi sebagai bentuk pelayanan kesehatan yang ditujukan kepada individu dan/atau kelompok untuk mengembangkan, memelihara dan memulihkan gerak dan fungsi tubuh sepanjang rentang kehidupan dengan menggunakan penanganan secara manual, peningkatan gerak, peralatan (fisik, elektroterapeutis dan mekanis), pelatihan fungsi, dan komunikasi.
Soal 4
Dalam dokumentasi Fisioterapi berdasarkan International Classification of Functioning, Disability and Health (ICF), komponen yang mendeskripsikan masalah pada fungsi fisiologis sistem tubuh atau struktur anatomis disebut...
A. Environmental Factors
B. Body Functions and Structures
C. Personal Factors
D. Participation Restriction
E. Activity Limitation
Jawaban: B
Berdasarkan kerangka kerja ICF, Body Functions and Structures merujuk pada fungsi fisiologis sistem tubuh (termasuk fungsi psikologis) dan bagian anatomis tubuh seperti organ, anggota badan, dan komponennya. Masalah pada komponen ini disebut impairment.
Soal 5
Seorang fisioterapis melakukan pemeriksaan kekuatan otot menggunakan Manual Muscle Testing (MMT) dan mencatat hasilnya dalam laporan. Langkah ini termasuk dalam bagian penyusunan laporan hasil pemeriksaan yang bersifat...
A. Subjektif
B. Instruksi
C. Planning
D. Objektif
E. Assesmen
Jawaban: D
Dalam format SOAP, hasil pemeriksaan terukur seperti MMT, Range of Motion (ROM), dan tes provokasi masuk ke dalam data Objektif (O). Data subjektif berisi keluhan pasien, sedangkan objektif berisi hasil temuan pemeriksaan fisik.
Soal 6
Berdasarkan PMK Nomor 65 Tahun 2015, standar pelayanan fisioterapi harus memenuhi kriteria mutu. Apa dokumen yang menjadi panduan utama dalam pelaksanaan pelayanan fisioterapi di fasilitas kesehatan?
A. Rencana Anggaran Biaya (RAB) rumah sakit.
B. Panduan Praktik Klinis (PPK) atau Standar Prosedur Operasional (SPO).
C. Nota Kesepahaman (MoU) antar dokter.
D. Kurikulum pendidikan tinggi fisioterapi.
E. Daftar hadir pasien harian.
Jawaban: B
PMK Nomor 65 Tahun 2015 tentang Standar Pelayanan Fisioterapi menegaskan bahwa setiap fasilitas pelayanan kesehatan wajib menyusun dan menerapkan PPK dan SPO sebagai acuan dalam memberikan pelayanan yang aman dan bermutu.
Soal 7
Seorang pasien pasca stroke mengalami kesulitan untuk berjalan secara mandiri dan membutuhkan bantuan tongkat. Dalam terminologi ICF, kesulitan berjalan secara mandiri ini dikategorikan sebagai...
A. Participation Restriction
B. Personal Factor
C. Body Structure Impairment
D. Activity Limitation
E. Environmental Factor
Jawaban: D
Activity Limitation (Keterbatasan Aktivitas) adalah kesulitan yang dialami individu dalam melaksanakan tugas atau tindakan. Contohnya adalah kesulitan berjalan, berpindah tempat, atau berpakaian mandiri.
Soal 8
Seorang fisioterapis memberikan intervensi berupa latihan pernapasan (breathing exercise) pada pasien PPOK. Apa tujuan utama dari tindakan fisioterapi tersebut?
A. Meningkatkan pola napas yang efektif dan membersihkan jalan napas.
B. Mencegah terjadinya luka tekan (decubitus).
C. Mengurangi nyeri pada sendi lutut.
D. Meningkatkan massa otot biceps.
E. Memperbaiki koordinasi tangan dan mata.
Jawaban: A
Tindakan fisioterapi pada sistem respirasi (seperti latihan napas) ditujukan untuk mengoptimalkan gerak dan fungsi pernapasan, meningkatkan ekspansi paru, dan membantu pengeluaran sekret.
Soal 9
Dokumen yang memuat catatan mengenai perubahan kondisi pasien setelah menjalani beberapa kali sesi intervensi disebut...
A. Surat izin praktik fisioterapis.
B. Laporan kemajuan intervensi.
C. Laporan dokumentasi diagnosis ICF.
D. Laporan hasil pemeriksaan awal.
E. Laporan penghentian terapi.
Jawaban: B
Laporan kemajuan intervensi berisi evaluasi rutin untuk melihat apakah pasien menunjukkan kemajuan, menetap, atau justru mengalami penurunan kondisi setelah mendapatkan program terapi tertentu.
Soal 10
Sesuai standar kompetensi Fisioterapi Indonesia, fisioterapis harus mampu mengidentifikasi problematika yang mencakup participation restriction. Manakah contoh dari participation restriction?
A. Ketidakmampuan kembali bekerja sebagai supir bus akibat nyeri punggung bawah.
B. Penurunan kekuatan otot perut.
C. Kesulitan menyisir rambut secara mandiri.
D. Kekakuan pada sendi bahu (frozen shoulder).
E. Nyeri tekan pada otot trapezius.
Jawaban: A
Participation Restriction (Hambatan Partisipasi) merujuk pada masalah yang dialami individu dalam keterlibatannya dalam situasi kehidupan nyata, seperti pekerjaan, interaksi sosial, atau kegiatan keagamaan.
Soal 11
Keputusan Pengurus Pusat Ikatan Fisioterapis Indonesia Nomor: 0314/KEP/PP-IFI/I/2023 berkaitan dengan standar profesi. Apa peran penting organisasi profesi dalam pengawasan mutu fisioterapis?
A. Menentukan tarif rumah sakit swasta.
B. Menetapkan standar etika dan kompetensi profesi.
C. Menyelenggarakan ujian masuk pegawai negeri.
D. Mengatur jadwal piket perawat.
E. Memberikan obat resep kepada pasien.
Jawaban: B
Organisasi profesi seperti IFI melalui keputusannya berperan penting dalam menetapkan standar profesi, menjaga etika, dan memastikan kompetensi anggota tetap terjaga melalui pengembangan profesional berkelanjutan.
Soal 12
Berdasarkan PMK Nomor 80 Tahun 2013, setiap Fisioterapis yang melakukan praktik mandiri wajib memasang papan nama praktik. Apa informasi minimal yang harus ada pada papan nama tersebut?
A. Nama lengkap beserta gelar dari SD sampai perguruan tinggi.
B. Nama fisioterapis, nomor SIPF, dan waktu praktik.
C. Daftar harga layanan dan nomor STR.
D. Nama organisasi profesi dan logo rumah sakit.
E. Nama fisioterapis dan riwayat pendidikan.
Jawaban: B
PMK 80/2013 Pasal 21 menyatakan bahwa fisioterapis yang melakukan praktik mandiri wajib memasang papan nama yang mencantumkan nama fisioterapis, nomor SIPF, dan waktu praktik.
Soal 13
Langkah pertama yang dilakukan fisioterapis dalam mengidentifikasi problematika pasien sebelum menetapkan intervensi adalah...
A. Melakukan pemeriksaan fisik dan anamnesis.
B. Menyusun laporan penghentian terapi.
C. Memberikan sinar infra merah.
D. Memberikan rujukan ke dokter spesialis.
E. Menentukan biaya administrasi.
Jawaban: A
Identifikasi problematika dimulai dengan pengumpulan data melalui anamnesis (tanya jawab) dan pemeriksaan fisik (inspeksi, palpasi, tes fungsi) untuk mengetahui keluhan utama dan masalah fisik pasien.
Soal 14
Dalam penyusunan laporan penghentian/kelanjutan terapi, apa faktor utama yang menjadi pertimbangan fisioterapis untuk menghentikan program terapi?
A. Fisioterapis ingin mengambil cuti tahunan.
B. Tujuan terapi (goals) telah tercapai atau kondisi pasien sudah maksimal (plateau).
C. Pasien sudah membayar seluruh biaya.
D. Pasien tidak membawa anggota keluarga saat terapi.
E. Alat fisioterapi di klinik sedang rusak.
Jawaban: B
Terapi dihentikan (discharge) apabila tujuan yang ditetapkan pada rencana awal telah tercapai, pasien menolak terapi lebih lanjut, atau kemajuan pasien sudah mencapai batas maksimal sehingga tidak ada indikasi medis untuk melanjutkan sesi aktif.
Soal 15
Standar Kompetensi Fisioterapi Indonesia mencakup penguasaan teknologi. Apa kegunaan utama modalitas elektroterapi (seperti TENS) dalam tindakan fisioterapi?
A. Meningkatkan kecerdasan pasien.
B. Menggantikan kebutuhan akan asupan nutrisi.
C. Modulasi atau penurunan persepsi nyeri.
D. Meningkatkan penglihatan pasien.
E. Membersihkan infeksi bakteri pada luka.
Jawaban: C
Transcutaneous Electrical Nerve Stimulation (TENS) adalah salah satu modalitas elektroterapi yang digunakan secara luas dalam fisioterapi untuk manajemen nyeri melalui mekanisme gate control theory.
Soal 16
Menurut UU No. 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan, penyelenggaraan pelayanan kesehatan harus mengutamakan keselamatan pasien. Apa istilah untuk tindakan pencegahan cedera pada pasien selama perawatan?
A. Standard Operation
B. Clinical Pathway
C. Home Care
D. Universal Precaution
E. Patient Safety
Jawaban: E
Patient Safety (Keselamatan Pasien) adalah prioritas utama dalam UU Kesehatan terbaru, yang mewajibkan fasilitas kesehatan untuk menerapkan standar keselamatan demi mencegah terjadinya insiden keselamatan pasien.
Soal 17
Fisioterapis mencatat bahwa pasien merasa nyeri berkurang dari skala 7/10 menjadi 3/10 setelah 5 kali terapi. Informasi ini dimasukkan ke dalam...
A. Laporan hasil pemeriksaan awal.
B. Penyusunan rencana anggaran.
C. Laporan kemajuan intervensi (Evaluasi).
D. Identifikasi faktor lingkungan.
E. Diagnosis ICF struktur tubuh.
Jawaban: C
Perubahan parameter (seperti penurunan skala nyeri) merupakan indikator keberhasilan intervensi yang dicatat dalam laporan kemajuan atau evaluasi sesi terapi.
Soal 18
UU Nomor 5 Tahun 2014 tentang ASN menyatakan bahwa ASN dilarang menjadi anggota dan/atau pengurus partai politik. Hal ini berkaitan dengan asas...
A. Akuntabilitas
B. Efektivitas
C. Keadilan
D. Kesejahteraan
E. Netralitas
Jawaban: E
Asas netralitas ASN berarti setiap pegawai ASN tidak berpihak dari segala bentuk pengaruh manapun dan tidak memihak kepada kepentingan siapapun, termasuk partai politik.
Soal 19
Seorang fisioterapis yang bekerja di Puskesmas memberikan edukasi tentang posisi duduk yang benar untuk mencegah nyeri leher kepada karyawan kantor. Tindakan ini termasuk kategori pelayanan...
A. Kuratif
B. Rehabilitatif
C. Promotif dan Preventif
D. Gawat Darurat
E. Pembedahan
Jawaban: C
Edukasi untuk mencegah timbulnya masalah (nyeri leher) merupakan bagian dari pelayanan promotif (meningkatkan kesehatan) dan preventif (mencegah gangguan).
Soal 20
Dalam dokumentasi ICF, akses gedung yang tidak memiliki ramp bagi pengguna kursi roda termasuk dalam kategori...
A. Environmental Factors (Barriers)
B. Personal Factors
C. Activity Limitation
D. Body Structure
E. Participation Restriction
Jawaban: A
Environmental Factors dalam ICF mencakup lingkungan fisik, sosial, dan sikap di mana orang tinggal. Jika lingkungan tersebut menghambat gerak, maka disebut sebagai barrier (penghambat).
Soal 21
Berdasarkan Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan, setiap Tenaga Kesehatan dalam menjalankan praktik wajib memiliki Izin Praktik yang berupa...
A. Sertifikat Kompetensi
B. STR (Surat Tanda Registrasi)
C. Rekomendasi Organisasi Profesi
D. SIP (Surat Izin Praktik)
E. Surat Penugasan Klinis
Jawaban: D
Dalam UU Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan, Izin Praktik bagi tenaga medis dan tenaga kesehatan diberikan dalam bentuk SIP (Surat Izin Praktik) setelah memiliki STR.
Soal 22
Sesuai dengan PMK Nomor 80 Tahun 2013, Fisioterapis yang melakukan praktik pelayanan secara mandiri harus memiliki izin praktik yang disebut...
A. SIKF (Surat Izin Kerja Fisioterapis)
B. STRF (Surat Tanda Registrasi Fisioterapis)
C. Sertifikat Profesi
D. SIP (Surat Izin Praktik)
E. SIPF (Surat Izin Praktik Fisioterapis)
Jawaban: E
Berdasarkan PMK No. 80 Tahun 2013 Pasal 1 ayat 6, SIPF (Surat Izin Praktik Fisioterapis) adalah bukti tertulis untuk menjalankan praktik secara mandiri atau pada fasilitas pelayanan kesehatan. SIKF adalah izin untuk bekerja di fasilitas pelayanan kesehatan bagi fisioterapis yang tidak praktik mandiri.
Soal 23
Dalam klasifikasi ICF (International Classification of Functioning, Disability and Health), keterbatasan individu dalam melaksanakan tugas atau tindakan disebut sebagai...
A. Activity Limitation
B. Environmental Factors
C. Impairment
D. Participation Restriction
E. Body Structure Deficit
Jawaban: A
Berdasarkan konsep ICF, Activity Limitation adalah kesulitan yang dialami individu dalam melaksanakan aktivitas atau tugas.
Soal 24
Berdasarkan UU Nomor 20 Tahun 2023 tentang ASN, sistem merit adalah kebijakan dan manajemen ASN yang berdasarkan pada...
A. Lama masa kerja dan usia
B. Hubungan kekeluargaan dan loyalitas
C. Rekomendasi pimpinan politik
D. Kualifikasi, kompetensi, dan kinerja
E. Senioritas dan golongan
Jawaban: D
Pasal 1 angka 3 UU No. 20 Tahun 2023 menyatakan sistem merit adalah kebijakan dan manajemen ASN yang berdasarkan pada kualifikasi, kompetensi, dan kinerja secara adil dan wajar tanpa membedakan latar belakang politik, ras, warna kulit, agama, asal usul, jenis kelamin, status pernikahan, umur, atau kondisi kecacatan.
Soal 25
Menurut PMK Nomor 65 Tahun 2015, standar pelayanan fisioterapi meliputi tahapan-tahapan proses fisioterapi yang dimulai dari...
A. Anamnesis dan Edukasi
B. Pemeriksaan dan Evaluasi
C. Diagnosis dan Intervensi
D. Asesmen dan Diagnosis
E. Perencanaan dan Implementasi
Jawaban: D
PMK No. 65 Tahun 2015 menyebutkan bahwa pelayanan fisioterapi dilakukan melalui proses yang meliputi: asesmen, diagnosis, perencanaan, intervensi, dan evaluasi/re-evaluasi.
Soal 26
Keputusan Pengurus Pusat IFI Nomor 0314/KEP/PP-IFI/I/2023 berkaitan dengan standar etik. Salah satu kewajiban fisioterapis terhadap pasien adalah...
A. Menjaga rahasia pasien kecuali untuk kepentingan hukum/medis
B. Menjamin kesembuhan 100 persen
C. Melakukan intervensi berdasarkan keinginan pasien saja
D. Mempromosikan alat kesehatan tertentu
E. Memberikan terapi tanpa penjelasan biaya
Jawaban: A
Etika profesi fisioterapi (IFI) menekankan pada kerahasiaan informasi pasien sebagai bagian dari hak pasien dan kewajiban profesional.
Soal 27
Identifikasi problematika fisioterapi yang berkaitan dengan gangguan fungsi gerak pada tingkat jaringan otot disebut...
A. Gangguan koordinasi
B. Kekakuan sendi
C. Instabilitas
D. Atrofi otot
E. Nyeri alih
Jawaban: D
Atrofi otot merupakan salah satu problematika fisioterapi pada tingkat body function/structure (impairment) yang melibatkan jaringan otot.
Soal 28
Dokumen yang memuat catatan perkembangan kondisi pasien secara berkala selama pemberian intervensi fisioterapi disebut...
A. Diagnosis fisioterapi
B. Surat rujukan balik
C. Laporan pemeriksaan awal
D. Laporan penghentian terapi
E. Laporan kemajuan intervensi
Jawaban: E
Laporan kemajuan intervensi bertujuan mendokumentasikan respon pasien terhadap terapi yang diberikan dan perubahan status klinisnya.
Soal 29
Tindakan fisioterapi yang menggunakan media air sebagai alat terapi disebut...
A. Elektroterapi
B. Aktinoterapi
C. Termoterapi
D. Hidroterapi
E. Mekanoterapi
Jawaban: D
Hidroterapi adalah salah satu bentuk tindakan fisioterapi yang memanfaatkan sifat fisik air untuk tujuan rehabilitasi dan pengobatan.
Soal 30
Penyusunan laporan hasil pemeriksaan fisioterapi harus objektif. Manakah di bawah ini yang termasuk data objektif dalam pemeriksaan fisik?
A. Harapan pasien terhadap terapi
B. Hasil pengukuran Lingkup Gerak Sendi (LGS)
C. Keluhan nyeri pasien
D. Riwayat penyakit keluarga
E. Pekerjaan pasien
Jawaban: B
Data objektif adalah data yang dapat diukur atau diobservasi langsung oleh fisioterapis, seperti LGS menggunakan goniometer.
Soal 31
Bila tujuan terapi telah tercapai atau pasien tidak dapat melanjutkan terapi karena alasan medis tertentu, fisioterapis wajib menyusun...
A. Laporan keuangan praktik
B. Laporan diagnosis banding
C. Laporan absensi pasien
D. Laporan rencana intervensi baru
E. Laporan penghentian/kelanjutan terapi
Jawaban: E
Sesuai standar dokumentasi, laporan penghentian atau kelanjutan terapi disusun untuk merangkum hasil akhir dan menentukan tindak lanjut bagi pasien.
Soal 32
Standar Kompetensi Fisioterapi Indonesia mengharuskan fisioterapis mampu melakukan komunikasi efektif. Ini termasuk dalam area kompetensi...
A. Pengembangan diri
B. Komunikasi dan Etika
C. Landasan ilmiah
D. Keterampilan klinis
E. Pengelolaan masalah kesehatan
Jawaban: B
Komunikasi efektif merupakan bagian dari kompetensi interpersonal dan etika profesi yang harus dikuasai untuk menjalin hubungan terapeutik dengan pasien.
Soal 33
Dalam ICF, faktor eksternal seperti dukungan keluarga atau ketersediaan alat bantu jalan termasuk dalam komponen...
A. Participation
B. Body Functions
C. Environmental Factors
D. Activities
E. Personal Factors
Jawaban: C
Environmental factors dalam ICF mencakup lingkungan fisik, sosial, dan sikap di mana orang hidup dan menjalani kehidupannya.
Soal 34
Menurut UU Kesehatan No. 17 Tahun 2023, pengabdian profesi tenaga kesehatan dilakukan dengan mengutamakan...
A. Persaingan antar profesi
B. Keuntungan fasilitas kesehatan
C. Popularitas tenaga kesehatan
D. Kepentingan kemanusiaan
E. Imbalan jasa medis
Jawaban: D
Asas pelayanan kesehatan dalam UU No. 17 Tahun 2023 menekankan pada nilai kemanusiaan, etika, dan keselamatan pasien.
Soal 35
Seorang fisioterapis memberikan latihan jalan pada pasien pasca stroke. Latihan ini dalam domain tindakan fisioterapi termasuk kategori...
A. Massage
B. Fisioterapi dada
C. Injeksi sendi
D. Terapi manipulasi
E. Terapi latihan (Exercise therapy)
Jawaban: E
Latihan jalan (gait training) adalah bagian dari terapi latihan yang bertujuan meningkatkan kemandirian fungsional pasien.
Soal 36
Berdasarkan Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023, Surat Tanda Registrasi (STR) bagi Tenaga Kesehatan kini berlaku selama...
A. 1 tahun
B. 5 tahun
C. 10 tahun
D. 2 tahun
E. Seumur hidup
Jawaban: E
Pasal 260 UU No. 17 Tahun 2023 menetapkan bahwa STR (Surat Tanda Registrasi) berlaku seumur hidup. Hal ini menggantikan aturan lama (seperti PMK 80/2013) yang sebelumnya menetapkan masa berlaku selama 5 tahun.
Soal 37
Problematika fisioterapi yang ditandai dengan penurunan kapasitas aerobik pada pasien gangguan pernapasan diidentifikasi melalui...
A. Pemeriksaan refleks
B. Tes MMT
C. Tes 6 Minute Walk Test (6MWT)
D. Tes koordinasi
E. Palpasi
Jawaban: C
6MWT adalah alat ukur fungsional untuk mengidentifikasi problematika kapasitas aerobik/ketahanan jantung paru.
Soal 38
Diagnosis fisioterapi berbeda dengan diagnosis medis. Diagnosis fisioterapi lebih fokus pada...
A. Etiologi virus/bakteri
B. Penentuan jenis obat
C. Prosedur bedah
D. Gangguan gerak dan fungsi
E. Nama penyakit secara patologis
Jawaban: D
Sesuai Standar Kompetensi, diagnosis fisioterapi merumuskan masalah yang berkaitan dengan kapasitas fisik serta gerak dan fungsi fungsional.
Soal 39
Dalam penyusunan laporan, data subjektif diperoleh melalui...
A. Pengukuran antropometri
B. Inspeksi
C. Perkusi
D. Anamnesis
E. Auskultasi
Jawaban: D
Data subjektif adalah informasi yang diceritakan oleh pasien atau keluarga saat proses wawancara (anamnesis).
Soal 40
Pelaksanaan evaluasi dalam proses fisioterapi menurut PMK No. 65 Tahun 2015 bertujuan untuk...
A. Membuat janji temu baru
B. Menyusun struktur organisasi RS
C. Menagih biaya pasien
D. Menilai efektivitas intervensi yang telah diberikan
E. Memberikan rujukan medis
Jawaban: D
Evaluasi/re-evaluasi dilakukan untuk membandingkan kondisi pasien sebelum dan sesudah intervensi guna menilai keberhasilan terapi.
Soal 41
Premium
Menurut PMK No. 80 Tahun 2013, kewenangan Fisioterapis Ahli Madya dalam melakukan praktik di fasilitas kesehatan adalah...
A. Melakukan asesmen dan intervensi secara mandiri tanpa pengawasan.
B. Bekerja di bawah pengawasan atau konsultasi dengan Fisioterapis dengan jenjang pendidikan lebih tinggi.
C. Hanya diperbolehkan melakukan tindakan administrasi.
D. Memberikan suntikan obat antinyeri.
E. Melakukan diagnosis penyakit dalam sebagai pengganti dokter.
Dalam penyusunan diagnosis fisioterapi berdasarkan ICF, jika ditemukan 'penurunan Range of Motion (ROM) sendi bahu', maka kode diagnosis tersebut akan difokuskan pada...
Identifikasi problematika fisioterapi pada kondisi Low Back Pain (LBP) kronis seringkali menemukan adanya 'fear avoidance behavior'. Hal ini dalam ICF diklasifikasikan sebagai...
Seorang pasien menunjukkan tanda-tanda 'Red Flag' saat dilakukan anamnesis nyeri punggung (seperti penurunan berat badan drastis tanpa sebab dan nyeri malam hari yang konstan). Tindakan fisioterapi yang tepat adalah...
A. Memberikan latihan penguatan otot punggung secara intensif.
B. Menghentikan pemeriksaan dan segera merujuk pasien kembali ke dokter untuk investigasi lebih lanjut.
C. Memberikan terapi inframerah saja selama 10 kali sesi.
Penyusunan laporan hasil pemeriksaan fisioterapi harus menggunakan terminologi yang baku. Manakah di bawah ini yang merupakan data subjektif yang valid dalam laporan?
A. Hasil tes SLR (Straight Leg Raise) positif pada 45 derajat.
B. Pasien mengeluh kesemutan pada ujung jari tangan kanan sejak 2 hari yang lalu.
C. Tekanan darah pasien 130/80 mmHg.
D. Teraba adanya spasme pada otot erector spine.
E. Hasil rontgen menunjukkan adanya skoliosis derajat 15.
Berdasarkan UU Nomor 5 Tahun 2014, integritas moral merupakan syarat mutlak bagi ASN. Manakah perilaku yang melanggar integritas dalam praktik fisioterapi?
A. Mencatat hasil pemeriksaan secara jujur dalam rekam medis.
B. Mengarahkan pasien ke klinik pribadi secara paksa demi keuntungan finansial.
C. Menjelaskan risiko tindakan kepada pasien sebelum memulai terapi.
D. Mengikuti seminar ilmiah untuk memperbarui ilmu.
E. Bekerja sama dengan perawat dalam mobilisasi pasien.
Pada dokumentasi diagnosis fisioterapi berdasarkan ICF, hambatan akses transportasi publik bagi penyandang disabilitas fisik dikategorikan dalam komponen...
Identifikasi problematika fisioterapi meliputi analisis hambatan partisipasi. Manakah instrumen yang tepat untuk mengukur kualitas hidup terkait kesehatan?
Saat menyusun laporan kemajuan, fisioterapis menemukan bahwa pasien tidak menunjukkan perubahan meskipun sudah 12 kali sesi. Tindakan klinis yang tepat sesuai standar kompetensi adalah...
A. Meminta pasien mencari dukun pijat saja.
B. Mengabaikan hasil evaluasi dan mencatat pasien 'membaik' agar laporan terlihat bagus.
C. Terus melanjutkan program yang sama hingga 20 kali sesi.
D. Memberitahu pasien bahwa ia tidak akan bisa sembuh selamanya.
E. Melakukan evaluasi ulang (re-assessment) secara menyeluruh untuk mencari penyebab hambatan pemulihan.
Penyusunan laporan hasil pemeriksaan fisioterapi harus mencantumkan 'Diagnosis Fisioterapi'. Apa perbedaan utama diagnosis fisioterapi dengan diagnosis medis?
A. Diagnosis fisioterapi hanya boleh ditulis dalam bahasa Inggris.
B. Diagnosis medis berfokus pada biaya, diagnosis fisioterapi berfokus pada waktu.
C. Diagnosis fisioterapi ditentukan oleh perawat.
D. Tidak ada perbedaan, keduanya sama saja.
E. Diagnosis medis berfokus pada patologi penyakit, sedangkan diagnosis fisioterapi berfokus pada gangguan gerak dan fungsi.
Dalam ICF, faktor eksternal seperti ketersediaan alat bantu jalan (walker) yang disediakan oleh pemerintah untuk penyandang disabilitas termasuk dalam...
Fisioterapis dalam melakukan asuhan harus menghormati hak pasien untuk menentukan nasibnya sendiri (Self determination). Hal ini sesuai kode etik IFI prinsip...
Identifikasi problematika fisioterapi pada anak dengan Cerebral Palsy seringkali mencakup adanya 'Spastisitas'. Penilaian derajat spastisitas dilakukan menggunakan...
Agar peluang lulus SKB CPNS untuk jabatan Fisioterapis semakin besar, peserta perlu memahami karakter soal dan fokus pada kompetensi yang diuji. Berikut beberapa tips yang dapat diterapkan saat persiapan hingga pelaksanaan SKB CPNS.
Pahami materi pokok jabatan. Pelajari kompetensi teknis, tugas, dan fungsi jabatan secara menyeluruh agar jawaban tetap relevan.
Latihan soal SKB secara rutin. Biasakan menjawab soal esai atau studi kasus untuk melatih alur berpikir dan ketepatan jawaban.
Perhatikan konteks instansi. Sesuaikan jawaban dengan peran jabatan di instansi yang dilamar.
Susun jawaban secara sistematis. Gunakan poin atau langkah yang jelas agar mudah dipahami oleh penguji.
Ikuti tryout SKB. Tryout membantu mengukur kesiapan, mengatur waktu, dan mengenali pola penilaian.
Persiapan yang matang menjadi kunci utama dalam menghadapi SKB CPNS. Dengan mempelajari materi pokok, berlatih soal, dan mengikuti tryout SKB CPNS untuk jabatan Fisioterapis, peserta dapat meningkatkan pemahaman dan kepercayaan diri sebelum ujian. Semoga panduan ini membantu perjalananmu menuju kelulusan CPNS.
Pertanyaan Seputar SKB CPNS Fisioterapis
SKB CPNS Fisioterapis adalah seleksi kompetensi bidang yang menguji kemampuan teknis sesuai jabatan yang dilamar.
Materi SKB CPNS Fisioterapis meliputi materi teknis jabatan, regulasi terkait, serta tugas dan fungsi jabatan.
Jumlah soal SKB CPNS umumnya berkisar 80 hingga 100 soal dalam bentuk pilihan ganda, dengan durasi pengerjaan 90 menit. Soal berjumlah 100 diberikan jika materi tidak dominan hitungan, sementara 80 soal digunakan jika materi dominan hitungan.
Untuk lulus SKB CPNS Fisioterapis, pelajari materi jabatan, latihan soal secara rutin, dan ikuti simulasi tryout.
SKB CPNS tidak memiliki passing grade tetap, namun nilai akan digabung dengan SKD dan diranking sesuai formasi.
Soal SKB CPNS Fisioterapis tidak sama setiap tahun, namun pola materi dan kompetensi yang diujikan relatif serupa sesuai kebutuhan jabatan.
Tingkat kesulitan SKB CPNS Fisioterapis tergantung pemahaman materi, namun dapat ditingkatkan dengan latihan yang konsisten.