Panduan komprehensif seleksi kompetensi bidang untuk formasi Penata Kelola Perumahan. Merangkum materi pokok teknis, indikator penilaian CAT BKN, bank soal studi kasus, serta simulasi tryout lengkap.
Materi pokok SKB CPNS untuk jabatan Penata Kelola Perumahan berikut merangkum ruang lingkup kompetensi, pengetahuan teknis, dan tugas jabatan yang menjadi fokus penilaian dalam seleksi SKB CPNS. Pelajari setiap bagian secara bertahap agar pemahaman lebih menyeluruh.
Penata Kelola Perumahan Ahli Pertama
Ahli Pertama
Kompetensi Umum
8 Indikator
Penyusunan Kebijakan, Strategi, dan Program
Pemantauan Evaluasi
Pengelolaan Data dan Informasi
Penganggaran
Penyusunan Norma, Standar, Prosedur, dan Kriteria
Penyelenggaraan Pembinaan Teknis
Manajemen Risiko
Penyusunan Laporan Tindak Lanjut Hasil Pemeriksaan
Kompetensi Khusus
4 Indikator
Penyelenggaraan dan Stimulan Rumah Umum dan Komersial
Bantuan Pembangunan dan Pengelolaan Rumah Susun
Bantuan Pembangunan Rumah Swadaya
Penyediaan Rumah Khusus
Simulasi Tryout SKB CAT Penata Kelola Perumahan
Melalui simulasi tryout SKB CPNS untuk jabatan Penata Kelola Perumahan, kamu bisa berlatih soal yang mendekati ujian sebenarnya sekaligus mengevaluasi kesiapan sebelum menghadapi tes SKB.
Tryout CAT SKB Penata Kelola Perumahan Sedang Disiapkan
Tim akademik Belajarbro sedang menyusun paket simulasi ujian CAT resmi untuk formasi Penata Kelola Perumahan berdasarkan kisi-kisi dan materi pokok KemenPAN-RB terbaru. Paket ini akan dilengkapi timer sistem CAT standar BKN 90 menit, passing grade, kunci jawaban, dan pembahasan komprehensif.
Drill ratusan soal kompetensi bidang teknis lengkap dengan analisis pembahasan komprehensif untuk memaksimalkan peluang lulus ranking 1 di formasi Anda.
✓ Sesuai Kisi-kisi CAT BKN✓ Pembahasan Analisis Mendalam✓ Update Soal Rutin✓ Akses Aktif 1 Tahun
Kerjakan soal di bawah, lalu lihat kunci dan pembahasan lengkap.
50 Soal
Benar: 0
Salah: 0
Dijawab: 0/50
0%
Soal 1
Dalam penyusunan kebijakan penyelenggaraan perumahan dan kawasan permukiman, dokumen yang menjadi acuan utama di tingkat nasional adalah...
Kunci Jawaban: B
Berdasarkan UU No. 1 Tahun 2011 tentang Perumahan dan Kawasan Permukiman, penyelenggaraan perumahan dan kawasan permukiman dilakukan berlandaskan pada Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW), di mana untuk tingkat nasional mengacu pada RTRWN.
Materi Terkait: Penyusunan Kebijakan, Strategi, dan Program
Soal 2
Sasaran utama dari strategi penyediaan perumahan bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) adalah...
Kunci Jawaban: A
Strategi nasional dalam bidang perumahan bagi MBR difokuskan pada penanganan backlog (kesenjangan antara jumlah rumah terbangun dengan jumlah kebutuhan rumah) baik dari sisi kepemilikan maupun keterhunian.
Materi Terkait: Penyusunan Kebijakan, Strategi, dan Program
Soal 3
Indikator utama yang digunakan untuk mengukur keberhasilan program peningkatan kualitas rumah tidak layak huni (RTLH) adalah...
Kunci Jawaban: E
Sesuai pedoman Kementerian PUPR, indikator rumah layak huni mencakup 3 aspek utama: keselamatan bangunan (ketahanan struktur), kecukupan luas ruang (minimal 9 m2 per jiwa), dan kesehatan (pencahayaan, penghawaan, sanitasi).
Materi Terkait: Penyusunan Kebijakan, Strategi, dan Program
Soal 4
Sinergi program perumahan antara pemerintah pusat dan daerah diwujudkan melalui dokumen perencanaan yang disebut...
Kunci Jawaban: B
RP3KP adalah dokumen perencanaan perumahan dan kawasan permukiman di daerah yang disusun terintegrasi dengan rencana tata ruang dan RPJMD sebagai bentuk sinergi kebijakan pusat dan daerah (Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2011).
Materi Terkait: Penyusunan Kebijakan, Strategi, dan Program
Soal 5
Tujuan utama dari kegiatan pemantauan (monitoring) dalam pelaksanaan proyek pembangunan perumahan adalah...
Kunci Jawaban: C
Pemantauan (monitoring) adalah proses pengumpulan data secara rutin selama proyek berlangsung untuk mendeteksi deviasi/penyimpangan sejak dini sehingga tindakan perbaikan (corrective action) dapat segera dilakukan.
Materi Terkait: Pemantauan Evaluasi
Soal 6
Evaluasi yang dilakukan setelah suatu program perumahan selesai dilaksanakan secara keseluruhan untuk menilai dampaknya disebut...
Kunci Jawaban: E
Evaluasi sumatif (ex-post evaluation) dilakukan setelah program selesai untuk menilai capaian hasil akhir, efektivitas, dan dampak (impact) dari program tersebut terhadap masyarakat penerima manfaat.
Materi Terkait: Pemantauan Evaluasi
Soal 7
Dalam mengevaluasi kelayakan lokasi perumahan MBR, salah satu aspek teknis yang dinilai adalah daya dukung tanah. Apabila tidak dievaluasi dengan baik, risiko utama yang terjadi adalah...
Kunci Jawaban: A
Daya dukung tanah adalah aspek teknis geoteknik. Kegagalan mengevaluasi hal ini akan berisiko langsung pada keselamatan bangunan, seperti bangunan ambles atau fondasi patah (kegagalan struktur).
Materi Terkait: Pemantauan Evaluasi
Soal 8
Salah satu metode pengumpulan data yang efektif untuk memantau progres fisik pembangunan rumah susun secara periodik dan akurat adalah...
Kunci Jawaban: B
Kurva S memberikan representasi grafis antara rencana dan realisasi fisik maupun keuangan, didukung oleh dokumentasi visual (foto progres/drone) untuk memastikan akurasi data di lapangan.
Materi Terkait: Pemantauan Evaluasi
Soal 9
Kementerian PUPR menggunakan sistem informasi berbasis web untuk mengelola data calon penerima bantuan pembiayaan perumahan, yang dikenal dengan nama...
Kunci Jawaban: A
SiKasep (Sistem Informasi KPR Subsidi Perumahan) adalah aplikasi yang dirancang Kementerian PUPR untuk mempermudah masyarakat mengakses KPR subsidi dan mengelola data calon penerima bantuan pembiayaan perumahan.
Materi Terkait: Pengelolaan Data dan Informasi
Soal 10
Prinsip utama dalam pengelolaan data perumahan nasional agar dapat digunakan lintas kementerian/lembaga adalah...
Kunci Jawaban: D
Sesuai Peraturan Presiden Nomor 39 Tahun 2019 tentang Satu Data Indonesia, data harus memenuhi prinsip interoperabilitas, yaitu kemampuan data untuk dibagipakaikan antarsistem elektronik secara saling berinteraksi.
Materi Terkait: Pengelolaan Data dan Informasi
Soal 11
Sistem Informasi Kumpulan Pengembang (Sikumbang) difungsikan terutama untuk...
Kunci Jawaban: D
Sikumbang adalah aplikasi milik PPDPP (sekarang beralih ke BP Tapera) yang menyajikan data dan informasi mengenai lokasi dan ketersediaan rumah subsidi maupun komersial yang dibangun oleh pengembang terdaftar.
Materi Terkait: Pengelolaan Data dan Informasi
Soal 12
Dalam manajemen basis data RTLH (Rumah Tidak Layak Huni), pembaruan data (updating) penting dilakukan secara berkala. Hal ini terutama bertujuan untuk...
Kunci Jawaban: B
Pembaruan data RTLH secara berkala sangat krusial untuk memastikan akurasi data sasaran. Tujuannya menghindari inclusion error (salah sasaran ke yang tidak berhak) dan exclusion error (yang berhak malah tidak terdata).
Materi Terkait: Pengelolaan Data dan Informasi
Soal 13
Sumber pembiayaan untuk program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) yang dialokasikan oleh Pemerintah Pusat berasal dari...
Kunci Jawaban: D
Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) merupakan program nasional di bawah Kementerian PUPR yang sumber pendanaan utamanya berasal dari APBN untuk meningkatkan kualitas rumah MBR.
Materi Terkait: Penganggaran
Soal 14
Dalam penyusunan anggaran pembangunan perumahan, pendekatan yang menitikberatkan pada hasil atau capaian dari suatu alokasi dana disebut...
Kunci Jawaban: E
Anggaran Berbasis Kinerja (Performance Based Budgeting) adalah pendekatan penganggaran yang memperhatikan keterkaitan antara pendanaan dengan keluaran (output) dan hasil yang diharapkan (outcome) dari kegiatan.
Materi Terkait: Penganggaran
Soal 15
Dokumen yang memuat rincian kebutuhan dana untuk setiap komponen pekerjaan dalam pembangunan konstruksi rumah susun adalah...
Kunci Jawaban: B
Rencana Anggaran Biaya (RAB) adalah perhitungan banyaknya biaya yang diperlukan untuk bahan dan upah, serta biaya-biaya lain yang berhubungan dengan pelaksanaan suatu proyek bangunan.
Materi Terkait: Penganggaran
Soal 16
Bentuk dukungan dana dari pemerintah daerah untuk penyelenggaraan perumahan bagi MBR di daerahnya dapat diwujudkan melalui skema...
Kunci Jawaban: A
Pemerintah Daerah (Pemda) memiliki kewajiban dalam penyediaan rumah bagi MBR sesuai kewenangannya, yang pendanaannya dianggarkan melalui APBD masing-masing daerah (Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2011).
Materi Terkait: Penganggaran
Soal 17
Dokumen standar teknis bangunan gedung yang harus dipenuhi dalam pembangunan perumahan guna memastikan aspek keselamatan dan kesehatan diatur dalam...
Kunci Jawaban: E
Dalam penyelenggaraan perumahan, norma dan standar teknis seperti kekuatan struktur, kualitas material, dan ketahanan gempa mengacu pada Standar Nasional Indonesia (SNI) yang ditetapkan oleh BSN.
Materi Terkait: Penyusunan Norma, Standar, Prosedur, dan Kriteria
Soal 18
Penetapan Kriteria Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) yang berhak menerima subsidi perumahan diatur melalui peraturan...
Kunci Jawaban: A
Kriteria MBR dalam kaitannya dengan akses terhadap perumahan dan subsidi kepemilikan rumah (seperti batasan penghasilan) ditetapkan melalui Peraturan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).
Materi Terkait: Penyusunan Norma, Standar, Prosedur, dan Kriteria
Soal 19
Kewenangan penyusunan NSPK (Norma, Standar, Prosedur, dan Kriteria) terkait penyelenggaraan perumahan secara nasional berada pada...
Kunci Jawaban: D
Berdasarkan UU No. 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah dan UU No. 1 Tahun 2011, Pemerintah Pusat berwenang untuk menetapkan NSPK (Norma, Standar, Prosedur, dan Kriteria) secara nasional sebagai pedoman bagi pemerintah daerah.
Materi Terkait: Penyusunan Norma, Standar, Prosedur, dan Kriteria
Soal 20
Prosedur peralihan hak milik atas satuan rumah susun (sarusun) harus didaftarkan kepada instansi yang berwenang, yaitu...
Kunci Jawaban: A
Sesuai UU No. 20 Tahun 2011 tentang Rumah Susun, penerbitan dan peralihan Sertifikat Hak Milik atas Satuan Rumah Susun (SHMSRS) dicatat dan didaftarkan pada Kantor Pertanahan (BPN) setempat.
Materi Terkait: Penyusunan Norma, Standar, Prosedur, dan Kriteria
Soal 21
PRO
Kegiatan bimbingan teknis yang diberikan kepada Kelompok Kerja Perumahan dan Kawasan Permukiman (Pokja PKP) daerah bertujuan untuk...
Kunci Jawaban: A
Pembinaan teknis oleh pusat atau provinsi kepada Pokja PKP Kabupaten/Kota bertujuan memperkuat kapasitas kelembagaan (capacity building) agar daerah mampu merencanakan dan menyelesaikan isu perumahan secara mandiri dan sinergis.
Materi Terkait: Penyelenggaraan Pembinaan Teknis
Soal Khusus Member Bromax
Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.
Siapa yang menjadi sasaran utama dalam pembinaan teknis pengelolaan rumah susun sewa (Rusunawa) agar bangunan dapat dipelihara dengan baik?
Kunci Jawaban: B
Pasca pembangunan Rusunawa, pembinaan difokuskan kepada entitas pengelola (seperti UPTD atau BLUD) serta pengurus paguyuban penghuni agar mereka memiliki keterampilan manajerial dan teknis dalam memelihara rusun.
Materi Terkait: Penyelenggaraan Pembinaan Teknis
Soal Khusus Member Bromax
Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.
Bentuk pelaksanaan penyelenggaraan pembinaan teknis di sektor perumahan dapat berupa...
Kunci Jawaban: B
Sesuai UU No. 1 Tahun 2011, pembinaan perumahan dan kawasan permukiman dilakukan melalui pengaturan, pemberdayaan (termasuk sosialisasi, fasilitasi, bimbingan teknis, pendampingan), dan pengawasan.
Materi Terkait: Penyelenggaraan Pembinaan Teknis
Soal Khusus Member Bromax
Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.
Dalam pembinaan tenaga kerja konstruksi bidang perumahan, sertifikasi kompetensi kerja (SKK) bertujuan untuk...
Kunci Jawaban: B
Sertifikasi tenaga kerja konstruksi (seperti tukang bangunan) merupakan bentuk pembinaan untuk memastikan mereka memiliki standar keahlian tertentu, sehingga daya saing meningkat dan mutu infrastruktur (rumah) terjamin keamanannya sesuai UU Jasa Konstruksi.
Materi Terkait: Penyelenggaraan Pembinaan Teknis
Soal Khusus Member Bromax
Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.
Pendampingan kepada masyarakat penerima Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) dilakukan oleh tenaga ahli yang disebut...
Kunci Jawaban: D
Dalam program BSPS, pemerintah merekrut Tenaga Fasilitator Lapangan (TFL) untuk melakukan pembinaan dan pendampingan teknis serta administrasi langsung kepada masyarakat penerima bantuan.
Materi Terkait: Penyelenggaraan Pembinaan Teknis
Soal Khusus Member Bromax
Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.
Langkah pertama dalam tahapan manajemen risiko pada proyek penyediaan perumahan khusus adalah...
Kunci Jawaban: D
Berdasarkan standar manajemen risiko (seperti ISO 31000), tahapan dimulai dari penetapan konteks, kemudian Identifikasi Risiko, diikuti dengan Analisis, Evaluasi, dan Penanganan Risiko.
Materi Terkait: Manajemen Risiko
Soal Khusus Member Bromax
Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.
Salah satu risiko hukum dalam pengadaan lahan untuk proyek pembangunan rumah susun MBR adalah sengketa tanah. Upaya mitigasi yang paling tepat (risk mitigation) sebelum proyek dimulai adalah...
Kunci Jawaban: C
Mitigasi risiko hukum pertanahan paling preventif dan proaktif adalah memastikan status tanah 'clean and clear' (tidak dalam sengketa, alas hak jelas) melalui koordinasi dengan BPN sebelum tahapan konstruksi dimulai.
Materi Terkait: Manajemen Risiko
Soal Khusus Member Bromax
Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.
Apabila terjadi force majeure (keadaan kahar) seperti gempa bumi yang menghancurkan perumahan komersial yang sedang dibangun, maka strategi manajemen risiko yang umumnya diterapkan dengan menggunakan asuransi disebut...
Kunci Jawaban: A
Menggunakan polis asuransi (misalnya asuransi CAR - Contractor's All Risk) merupakan strategi pengalihan risiko (Risk Transfer), di mana kerugian finansial akibat risiko dialihkan kepada pihak ketiga (perusahaan asuransi).
Materi Terkait: Manajemen Risiko
Soal Khusus Member Bromax
Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.
Dalam manajemen risiko investasi perumahan, faktor eksternal yang paling berpengaruh terhadap risiko gagal bayar (default risk) masyarakat berpenghasilan rendah adalah...
Kunci Jawaban: A
Risiko gagal bayar (default risk/credit risk) bagi MBR sangat rentan terhadap guncangan makroekonomi eksternal, terutama inflasi (yang menaikkan harga kebutuhan pokok) dan kenaikan suku bunga pinjaman.
Materi Terkait: Manajemen Risiko
Soal Khusus Member Bromax
Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.
Rekomendasi dari temuan pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) terkait kekurangan volume pada pekerjaan pembangunan perumahan harus ditindaklanjuti selambat-lambatnya... sejak laporan hasil pemeriksaan diterima.
Kunci Jawaban: E
Sesuai UU No. 15 Tahun 2004 tentang Pemeriksaan Pengelolaan dan Tanggung Jawab Keuangan Negara Pasal 20, pejabat wajib menindaklanjuti rekomendasi laporan hasil pemeriksaan BPK selambat-lambatnya 60 (enam puluh) hari setelah laporan diterima.
Materi Terkait: Penyusunan Laporan Tindak Lanjut Hasil Pemeriksaan
Soal Khusus Member Bromax
Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.
Dokumen yang dilampirkan sebagai bukti telah dilakukannya pengembalian kerugian negara akibat kelebihan bayar pada proyek perumahan adalah...
Kunci Jawaban: A
Tindak lanjut yang bersifat finansial atas temuan kelebihan pembayaran atau kerugian negara wajib dibuktikan dengan penyetoran dana tersebut kembali ke Kas Negara menggunakan dokumen Surat Setoran Bukan Pajak (SSBP).
Materi Terkait: Penyusunan Laporan Tindak Lanjut Hasil Pemeriksaan
Soal Khusus Member Bromax
Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.
Jika temuan Inspektorat Jenderal (Itjen) menyebutkan adanya kelalaian administratif dalam pengadaan tanah rumah susun, tindak lanjut yang tepat adalah...
Kunci Jawaban: E
Temuan yang bersifat administratif (non-finansial) tindak lanjutnya berupa perbaikan sistem/SOP, pembinaan, atau pemberian sanksi administratif (teguran tertulis) kepada oknum yang lalai, bukan dengan pengembalian dana.
Materi Terkait: Penyusunan Laporan Tindak Lanjut Hasil Pemeriksaan
Soal Khusus Member Bromax
Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.
Laporan Tindak Lanjut Hasil Pemeriksaan (TLHP) harus disusun secara komprehensif dan dilaporkan oleh Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) kepada...
Kunci Jawaban: A
Secara hierarkis, PPK menyusun dan melaporkan dokumen bukti tindak lanjut kepada KPA/Pimpinan Satker/Instansi, yang selanjutnya di-review dan disampaikan secara resmi kepada badan pemeriksa (APIP internal/BPK) untuk mendapatkan status tuntas/selesai.
Materi Terkait: Penyusunan Laporan Tindak Lanjut Hasil Pemeriksaan
Soal Khusus Member Bromax
Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.
Salah satu bentuk kemudahan dan/atau bantuan pembiayaan perumahan dari pemerintah bagi MBR untuk membeli rumah umum (subsidi) adalah Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP). Keuntungan utama KPR FLPP adalah...
Kunci Jawaban: B
FLPP (Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan) memberikan kemudahan bagi MBR berupa suku bunga pinjaman (KPR) yang rendah (biasanya 5%) dan bersifat tetap hingga tenor pelunasan selesai.
Materi Terkait: Penyelenggaraan dan Stimulan Rumah Umum dan Komersial
Soal Khusus Member Bromax
Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.
Kewajiban pengembang perumahan komersial untuk turut serta menyediakan rumah umum (hunian berimbang) diatur dengan proporsi...
Kunci Jawaban: B
Berdasarkan Permenpera/PP mengenai Hunian Berimbang, konsep proporsinya adalah 1:2:3. Artinya, dalam satu hamparan/kawasan, pembangunan 1 rumah mewah wajib diimbangi dengan 2 rumah menengah dan 3 rumah sederhana (umum).
Materi Terkait: Penyelenggaraan dan Stimulan Rumah Umum dan Komersial
Soal Khusus Member Bromax
Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.
Subsidi Bantuan Uang Muka (SBUM) adalah bentuk stimulan yang diberikan pemerintah dengan tujuan utama...
Kunci Jawaban: B
SBUM merupakan bantuan pemerintah yang diberikan kepada MBR untuk meringankan beban sebagian atau seluruh uang muka (Down Payment/DP) dalam rangka perolehan rumah melalui skema KPR bersubsidi.
Materi Terkait: Penyelenggaraan dan Stimulan Rumah Umum dan Komersial
Soal Khusus Member Bromax
Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.
Penyelenggaraan rumah komersial diselenggarakan sepenuhnya untuk...
Kunci Jawaban: D
Sesuai definisi dalam UU No. 1/2011, rumah komersial adalah rumah yang diselenggarakan untuk mendapatkan keuntungan berdasarkan kebutuhan dan mekanisme pasar, yang biasanya dibangun oleh pihak swasta/pengembang komersial.
Materi Terkait: Penyelenggaraan dan Stimulan Rumah Umum dan Komersial
Soal Khusus Member Bromax
Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.
Syarat utama yang harus dipastikan oleh calon konsumen MBR sebelum membeli rumah umum dari pengembang melalui KPR Subsidi adalah rumah tersebut berstatus...
Kunci Jawaban: D
Regulasi KPR Subsidi (FLPP) mewajibkan rumah yang diakadkan KPR harus sudah terbangun sempurna (siap huni), layak huni, dan telah tersambung dengan utilitas dasar agar bisa langsung ditempati MBR.
Materi Terkait: Penyelenggaraan dan Stimulan Rumah Umum dan Komersial
Soal Khusus Member Bromax
Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.
Dalam undang-undang, satuan bagian dari rumah susun yang dapat dimiliki dan digunakan secara terpisah disebut...
Kunci Jawaban: E
Berdasarkan UU No. 20 Tahun 2011 tentang Rumah Susun, Satuan Rumah Susun (Sarusun) adalah unit rumah susun yang tujuan utamanya digunakan secara terpisah dengan fungsi utama sebagai tempat hunian.
Materi Terkait: Bantuan Pembangunan dan Pengelolaan Rumah Susun
Soal Khusus Member Bromax
Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.
Organisasi yang dibentuk oleh pemilik sarusun untuk mengatur dan mengelola benda, bagian, dan tanah bersama pada rumah susun disebut...
Kunci Jawaban: A
UU Rumah Susun mewajibkan pembentukan PPPSRS (Perhimpunan Pemilik dan Penghuni Satuan Rumah Susun) sebagai badan hukum yang beranggotakan para pemilik/penghuni untuk mengelola kepemilikan bersama (benda, bagian, tanah bersama).
Materi Terkait: Bantuan Pembangunan dan Pengelolaan Rumah Susun
Soal Khusus Member Bromax
Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.
Pemerintah pusat memberikan bantuan pembangunan Rumah Susun Sewa (Rusunawa) yang diperuntukkan khusus bagi kelompok tertentu, kecuali...
Kunci Jawaban: E
Program bantuan Rusunawa dari Kementerian PUPR ditujukan untuk MBR, Pekerja, Mahasiswa, Santri, serta ASN/TNI/Polri yang belum memiliki rumah. Bantuan ini tidak diperuntukkan bagi WNA pekerja profesional (ekspatriat).
Materi Terkait: Bantuan Pembangunan dan Pengelolaan Rumah Susun
Soal Khusus Member Bromax
Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.
Dokumen tanda bukti kepemilikan atas satuan rumah susun yang dibangun di atas tanah Hak Milik atau HGB disebut...
Kunci Jawaban: C
Kepemilikan atas satuan rumah susun dibuktikan dengan diterbitkannya SHMSRS (Sertifikat Hak Milik Satuan Rumah Susun), yang memuat hak atas unit sarusun sekaligus proporsi hak atas bagian bersama, benda bersama, dan tanah bersama.
Materi Terkait: Bantuan Pembangunan dan Pengelolaan Rumah Susun
Soal Khusus Member Bromax
Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.
Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) diberikan kepada MBR dalam bentuk...
Kunci Jawaban: C
BSPS atau bedah rumah adalah bantuan pemerintah kepada MBR berupa dana stimulan yang disalurkan dalam bentuk bahan bangunan dan sebagian untuk upah tukang, guna mendorong gotong royong dan keswadayaan masyarakat.
Materi Terkait: Bantuan Pembangunan Rumah Swadaya
Soal Khusus Member Bromax
Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.
Syarat legalitas tanah bagi calon penerima Bantuan Pembangunan Rumah Swadaya (BSPS) adalah...
Kunci Jawaban: C
Salah satu syarat mutlak penerima BSPS adalah kepemilikan atau penguasaan tanah yang sah (dibuktikan dengan alas hak/sertifikat/surat keterangan desa), tidak dalam sengketa, dan tidak berada di kawasan larangan membangun (seperti sempadan sungai/hutan lindung).
Materi Terkait: Bantuan Pembangunan Rumah Swadaya
Soal Khusus Member Bromax
Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.
Dalam pelaksanaan BSPS, proses perbaikan rumah harus mengacu pada konsep...
Kunci Jawaban: C
Tujuan BSPS adalah meningkatkan kualitas rumah MBR dari RTLH (Rumah Tidak Layak Huni) menjadi RLH (Rumah Layak Huni) dengan memperhatikan struktur/ketahanan bangunan, sanitasi, ventilasi udara, dan luas minimum ruang.
Materi Terkait: Bantuan Pembangunan Rumah Swadaya
Soal Khusus Member Bromax
Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.
Mekanisme pengadaan bahan bangunan pada program BSPS dilakukan oleh...
Kunci Jawaban: C
BSPS mengedepankan prinsip pemberdayaan, sehingga belanja/pengadaan bahan bangunan dilakukan oleh masyarakat penerima bantuan secara berkelompok di toko bangunan yang telah dipilih dan disepakati oleh kelompok itu sendiri.
Materi Terkait: Bantuan Pembangunan Rumah Swadaya
Soal Khusus Member Bromax
Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.
Penyediaan Rumah Khusus oleh pemerintah diperuntukkan guna memenuhi kebutuhan khusus. Berikut yang BUKAN merupakan sasaran penerima rumah khusus adalah...
Kunci Jawaban: D
Menurut UU No. 1/2011 dan Perpres terkait, Rumah Khusus diselenggarakan untuk kebutuhan khusus, seperti nelayan, masyarakat daerah perbatasan/pulau terluar, korban bencana, atau pemukiman kembali, bukan untuk pegawai swasta menengah di perkotaan.
Materi Terkait: Penyediaan Rumah Khusus
Soal Khusus Member Bromax
Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.
Penyerahan aset pembangunan Rumah Khusus dari Pemerintah Pusat (Kementerian PUPR) kepada Pemerintah Daerah untuk dikelola lebih lanjut dilakukan melalui mekanisme...
Kunci Jawaban: B
Aset perumahan khusus yang dibangun dengan dana APBN Kementerian PUPR awalnya berstatus BMN. Agar Pemda atau Kementerian/Lembaga lain dapat mengelolanya secara definitif, aset tersebut harus diserahterimakan melalui mekanisme Hibah BMN.
Materi Terkait: Penyediaan Rumah Khusus
Soal Khusus Member Bromax
Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.
Salah satu syarat utama lokasi untuk pembangunan rumah khusus bagi nelayan adalah...
Kunci Jawaban: A
Perencanaan rumah khusus selalu disesuaikan dengan mata pencaharian utama sasarannya. Bagi nelayan, lokasi harus memudahkan akses mereka ke tempat bekerja (pesisir laut/pantai) dengan aman dan memiliki tata ruang permukiman nelayan.
Materi Terkait: Penyediaan Rumah Khusus
Soal Khusus Member Bromax
Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.
Status kepenghunian pada Rumah Khusus yang diselenggarakan oleh pemerintah pada umumnya adalah...
Kunci Jawaban: A
Rumah Khusus dibangun sebagai solusi hunian khusus berbasis bantuan (state provision). Status kepenghuniannya diatur oleh instansi penerima aset (Pemda/KL), biasanya berupa hak pakai atau disewakan dengan tarif sangat terjangkau bagi kelompok sasaran.
Materi Terkait: Penyediaan Rumah Khusus
Soal Khusus Member Bromax
Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.
Informasi mengenai jabatan Penata Kelola Perumahan pada halaman ini disusun dengan mengacu pada peraturan dan ketentuan resmi pemerintah yang berlaku sebagai referensi utama.
PermenPANRB Nomor 1 Tahun 2023 tentang Jabatan Fungsional
Dasar Acuan Sah
Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 87 Tahun 2021 tentang Jabatan Fungsional Penata Kelola Perumahan
Dasar Acuan Sah
Surat Menteri PANRB Nomor B/5457/M.SM.01.00/2024
Dasar Acuan Sah
Tips & Strategi Lolos SKB Penata Kelola Perumahan
Agar peluang lulus SKB CPNS untuk jabatan Penata Kelola Perumahan semakin besar, peserta perlu memahami karakter soal dan fokus pada kompetensi yang diuji. Berikut beberapa tips yang dapat diterapkan saat persiapan hingga pelaksanaan SKB CPNS.
Soal SKB masa kini berbasis analisis kasus terapan, bukan lagi hafalan definisi teoritis belaka.
3
Manajemen Waktu CAT
Waktu 90 menit untuk 100 soal berarti Anda hanya memiliki kurang dari 54 detik per butir soal.
4
Evaluasi Melalui Tryout Rutin
Uji akurasi dan ketahanan fokus melalui simulasi tryout berkala agar terbiasa dengan ritme CAT.
Persiapan yang matang menjadi kunci utama dalam menghadapi SKB CPNS. Dengan mempelajari materi pokok, berlatih soal, dan mengikuti tryout SKB CPNS untuk jabatan Penata Kelola Perumahan, peserta dapat meningkatkan pemahaman dan kepercayaan diri sebelum ujian. Semoga panduan ini membantu perjalananmu menuju kelulusan CPNS.
Pertanyaan Seputar SKB Penata Kelola Perumahan
Jawaban resmi atas hal yang paling sering ditanyakan para pejuang CPNS.
Materi SKB CPNS Penata Kelola Perumahan menguji kompetensi teknis jabatan dan kemampuan umum sesuai Keputusan MenPAN-RB, meliputi penguasaan regulasi, tugas pokok fungsi, etika profesi, serta studi kasus teknis sesuai bidang.
Ujian CAT BKN SKB umumnya berjumlah 80 hingga 100 soal pilihan ganda dengan durasi waktu 90 menit (soal 80 jika dominan hitungan teknis, 100 jika dominan analisis teks dan konsep).
SKB CAT CPNS tidak menerapkan nilai ambang batas (passing grade) mutlak seperti SKD, melainkan dinilai murni dengan bobot 60% dalam penentuan kelulusan akhir integrasi nilai SKD (40%) + SKB (60%).
Pelajari kisi-kisi resmi kompetensi umum & khusus jabatan, pahami regulasi dan dasar hukum terbaru yang mengatur formasi ini, serta lakukan latihan drill soal CAT secara konsisten di Belajarbro.
Pola soal dan kisi-kisi kompetensi mengacu pada standar jabatan yang sama, namun narasi studi kasus dan konteks kebijakan selalu disesuaikan dengan peraturan terkini pemerintah.
Kisi-Kisi Formasi SKB Terkait
Eksplorasi materi pokok jabatan serumpun atau formasi instansi lainnya untuk persiapan seleksi CPNS.