Panduan komprehensif seleksi kompetensi bidang untuk formasi Penelaah Teknis Intelijen. Merangkum materi pokok teknis, indikator penilaian CAT BKN, bank soal studi kasus, serta simulasi tryout lengkap.
Materi pokok SKB CPNS untuk jabatan Penelaah Teknis Intelijen berikut merangkum ruang lingkup kompetensi, pengetahuan teknis, dan tugas jabatan yang menjadi fokus penilaian dalam seleksi SKB CPNS. Pelajari setiap bagian secara bertahap agar pemahaman lebih menyeluruh.
Kompetensi Umum
8 Indikator
Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2011 tentang Intelijen Negara beserta aturan pelaksanaannya
Kedudukan, struktur organisasi, tugas, fungsi, dan wewenang Badan Intelijen Negara (BIN)
Wawasan kebangsaan, nilai-nilai dasar Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika dalam konteks pertahanan dan keamanan negara
Konsep Ketahanan Nasional, Geopolitik, dan Geostrategi Indonesia (Pendekatan Asta Gatra)
Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Kode Etik Intelijen (Velox et Exactus)
Konsep dasar Hak Asasi Manusia (HAM) dan prinsip supremasi hukum dalam pelaksanaan operasional intelijen
Sistem Keamanan Nasional dan arsitektur kebijakan strategis keamanan dan ketertiban masyarakat
Hukum pidana dasar dan peraturan perundang-undangan terkait tindak pidana khusus (terorisme, pencucian uang, korupsi, dan kejahatan transnasional)
Kompetensi Khusus
14 Indikator
Konsep dasar operasi intelijen: Penyelidikan (Lidik), Pengamanan (Pam), dan Penggalangan (Gal)
Siklus Intelijen (Intelligence Cycle): Perencanaan dan Pengarahan, Pengumpulan, Pengolahan, Analisis, dan Diseminasi
Disiplin pengumpulan informasi intelijen: Open-Source Intelligence (OSINT), Human Intelligence (HUMINT), Signal Intelligence (SIGINT), Image/Geospatial Intelligence (IMINT/GEOINT)
Metodologi dan teknik analisis intelijen strategis dan taktis (Analisis Tautan/Link Analysis, Analisis Pola, SWOT, Red Teaming, dan Analisis Skenario)
Tata cara penyusunan, administrasi, dan penulisan produk intelijen (Laporan Informasi, Laporan Atensi, Telaahan Intelijen, dan Perkiraan Keadaan Intelijen)
Sistem Peringatan Dini (Early Warning System) dan Deteksi Dini untuk pemetaan ancaman, tantangan, hambatan, dan gangguan (ATHG)
Operasi Kontra-Intelijen (Counter-Intelligence): Teknik pengamanan personel, materiil, dokumen, dan kegiatan dari spionase dan sabotase
Analisis ancaman ideologi, politik, ekonomi, sosial, budaya, pertahanan, dan keamanan (Ipoleksosbudhankam)
Pemetaan jaringan kelompok radikal, terorisme, separatisme, dan penanganan konflik sosial
Dasar-dasar Intelijen Siber (Cyber Intelligence), kesadaran keamanan informasi (Security Awareness), dan pengantar kriptografi
Teknik operasi klandestin: Penyamaran (cover), cerita samaran (cover story), sistem komunikasi rahasia, dan pembinaan jaring/agen
Psikologi terapan dalam intelijen: Teknik elisitasi, wawancara, interogasi dasar, dan analisis perilaku/profiling sasaran
Manajemen risiko, manajemen krisis, dan protokol eskalasi penanganan ancaman keamanan nasional darurat
Pengelolaan pangkalan data (database) intelijen dan klasifikasi tingkat kerahasiaan informasi negara
Simulasi Tryout SKB CAT Penelaah Teknis Intelijen
Melalui simulasi tryout SKB CPNS untuk jabatan Penelaah Teknis Intelijen, kamu bisa berlatih soal yang mendekati ujian sebenarnya sekaligus mengevaluasi kesiapan sebelum menghadapi tes SKB.
Tryout CAT SKB Penelaah Teknis Intelijen Sedang Disiapkan
Tim akademik Belajarbro sedang menyusun paket simulasi ujian CAT resmi untuk formasi Penelaah Teknis Intelijen berdasarkan kisi-kisi dan materi pokok KemenPAN-RB terbaru. Paket ini akan dilengkapi timer sistem CAT standar BKN 90 menit, passing grade, kunci jawaban, dan pembahasan komprehensif.
Kerjakan soal di bawah, lalu lihat kunci dan pembahasan lengkap.
50 Soal
Benar: 0
Salah: 0
Dijawab: 0/50
0%
Soal 1
Berdasarkan Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2011, apakah yang dimaksud dengan Intelijen Negara?
Kunci Jawaban: A
Berdasarkan UU No. 17 Tahun 2011 tentang Intelijen Negara Pasal 1 ayat (2), Intelijen Negara adalah penyelenggara intelijen yang merupakan bagian integral dari sistem keamanan nasional yang memiliki wewenang untuk menyelenggarakan fungsi dan kegiatan intelijen.
Materi Terkait: Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2011 tentang Intelijen Negara beserta aturan pelaksanaannya
Soal 2
Ruang lingkup intelijen negara menurut UU Nomor 17 Tahun 2011 meliputi beberapa bidang. Bidang manakah yang termasuk dalam ruang lingkup tersebut?
Kunci Jawaban: B
Berdasarkan UU No. 17 Tahun 2011 Pasal 9, ruang lingkup Intelijen Negara meliputi: intelijen dalam negeri dan luar negeri, intelijen pertahanan dan/atau militer, intelijen kepolisian, intelijen penegakan hukum, dan intelijen kementerian/lembaga pemerintah nonkementerian.
Materi Terkait: Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2011 tentang Intelijen Negara beserta aturan pelaksanaannya
Soal 3
Sesuai dengan ketentuan perundang-undangan, kedudukan Badan Intelijen Negara (BIN) sebagai koordinator penyelenggara intelijen negara berada langsung di bawah dan bertanggung jawab kepada...
Kunci Jawaban: E
Berdasarkan UU No. 17 Tahun 2011 Pasal 27 dan Peraturan Presiden (Perpres) yang mengatur tentang BIN, Badan Intelijen Negara (BIN) berada di bawah dan bertanggung jawab langsung kepada Presiden Republik Indonesia.
Materi Terkait: Kedudukan, struktur organisasi, tugas, fungsi, dan wewenang Badan Intelijen Negara (BIN)
Soal 4
Dalam melaksanakan fungsinya, Badan Intelijen Negara (BIN) memiliki beberapa wewenang khusus. Manakah di bawah ini yang BUKAN merupakan wewenang dari BIN menurut regulasi yang berlaku?
Kunci Jawaban: C
Dalam UU No. 17 Tahun 2011, BIN memiliki wewenang penyadapan, penggalian informasi, dan kerjasama (Pasal 31). Namun, BIN tidak memiliki wewenang penindakan pro-justitia seperti melakukan penangkapan dan penahanan. Penegakan hukum tetap menjadi wewenang Kepolisian/Aparat Penegak Hukum.
Materi Terkait: Kedudukan, struktur organisasi, tugas, fungsi, dan wewenang Badan Intelijen Negara (BIN)
Soal 5
Implementasi wawasan kebangsaan dalam konteks pertahanan keamanan negara menuntut aparatur intelijen untuk memahami nilai-nilai Pancasila. Pengutamaan kepentingan bangsa di atas kepentingan golongan adalah cerminan dari sila...
Kunci Jawaban: A
Pengutamaan kepentingan bangsa dan negara di atas kepentingan pribadi atau golongan merupakan pengamalan Sila Ketiga Pancasila, yaitu Persatuan Indonesia, yang menjadi landasan kuat dalam menjaga keutuhan NKRI.
Materi Terkait: Wawasan kebangsaan, nilai-nilai dasar Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika dalam konteks pertahanan dan keamanan negara
Soal 6
Dalam konsep pertahanan dan keamanan negara, Wawasan Nusantara berfungsi sebagai...
Kunci Jawaban: E
Wawasan Nusantara adalah cara pandang dan sikap bangsa Indonesia mengenai diri dan lingkungannya yang serba beragam dan bernilai strategis dengan mengutamakan persatuan dan kesatuan bangsa serta kesatuan wilayah dalam penyelenggaraan kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
Materi Terkait: Wawasan kebangsaan, nilai-nilai dasar Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika dalam konteks pertahanan dan keamanan negara
Soal 7
Pendekatan Asta Gatra dalam Ketahanan Nasional membagi aspek kehidupan nasional menjadi Trigatra (aspek alamiah) dan Pancagatra (aspek sosial). Yang tidak termasuk dalam aspek Pancagatra adalah...
Kunci Jawaban: C
Asta Gatra terdiri dari Trigatra (Geografi, Demografi/Kependudukan, dan Sumber Kekayaan Alam) dan Pancagatra (Ideologi, Politik, Ekonomi, Sosial Budaya, serta Pertahanan Keamanan). Keadaan dan Kekayaan Alam termasuk dalam Trigatra.
Materi Terkait: Konsep Ketahanan Nasional, Geopolitik, dan Geostrategi Indonesia (Pendekatan Asta Gatra)
Soal 8
Geostrategi Indonesia pada hakikatnya dirumuskan dalam wujud...
Kunci Jawaban: C
Geostrategi Indonesia dirumuskan dalam wujud Ketahanan Nasional. Ketahanan Nasional merupakan kondisi dinamis suatu bangsa, berisi keuletan dan ketangguhan, yang mengandung kemampuan mengembangkan kekuatan nasional dalam menghadapi ATHG (Ancaman, Tantangan, Hambatan, Gangguan).
Materi Terkait: Konsep Ketahanan Nasional, Geopolitik, dan Geostrategi Indonesia (Pendekatan Asta Gatra)
Soal 9
Semboyan insan intelijen di Indonesia adalah 'Velox et Exactus'. Makna filosofis dari semboyan tersebut yang sejalan dengan kompetensi Penelaah Teknis Intelijen adalah...
Kunci Jawaban: C
Semboyan 'Velox et Exactus' berasal dari bahasa Latin yang memiliki arti Cepat dan Tepat. Intelijen dituntut untuk mengumpulkan, mengolah, dan menyajikan informasi dengan kecepatan tinggi namun tetap memiliki akurasi yang tepat agar pimpinan dapat mengambil keputusan dengan benar.
Materi Terkait: Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Kode Etik Intelijen (Velox et Exactus)
Soal 10
Berdasarkan UU Nomor 20 Tahun 2023 tentang ASN, seorang ASN intelijen harus memegang teguh nilai dasar (core values) BerAKHLAK. Sikap yang menunjukkan nilai 'Adaptif' dalam menghadapi ancaman asimetris adalah...
Kunci Jawaban: C
Nilai dasar 'Adaptif' dalam BerAKHLAK berarti ASN harus terus berinovasi dan antusias dalam menggerakkan ataupun menghadapi perubahan. Dalam intelijen, ini ditunjukkan dengan kemampuan menyesuaikan diri secara cepat dan berinovasi melawan bentuk ancaman modern atau asimetris.
Materi Terkait: Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Kode Etik Intelijen (Velox et Exactus)
Soal 11
Dalam melaksanakan penggalian informasi intelijen, insan intelijen tetap terikat pada prinsip Hak Asasi Manusia (HAM) non-derogable rights (hak yang tidak dapat dikurangi dalam keadaan apapun). Manakah yang termasuk hak tersebut?
Kunci Jawaban: D
Berdasarkan UUD 1945 Pasal 28I ayat (1) dan UU No. 39 Tahun 1999 tentang HAM, non-derogable rights adalah hak yang tidak dapat dikurangi dalam keadaan apapun, meliputi hak untuk hidup, tidak disiksa, kemerdekaan pikiran dan hati nurani, hak beragama, tidak diperbudak, diakui sebagai pribadi di hadapan hukum, dan tidak dituntut atas dasar hukum yang berlaku surut.
Materi Terkait: Konsep dasar Hak Asasi Manusia (HAM) dan prinsip supremasi hukum dalam pelaksanaan operasional intelijen
Soal 12
Pelaksanaan tugas intelijen sering bersinggungan dengan ranah privat warga negara, namun UU Intelijen membatasi penyalahgunaan wewenang melalui prinsip supremasi hukum. Apa bentuk jaminan supremasi hukum dalam operasional intelijen terkait penyadapan?
Kunci Jawaban: C
Sesuai UU No. 17 Tahun 2011 Pasal 32, wewenang penyadapan oleh intelijen negara dilaksanakan berdasarkan peraturan perundang-undangan, yaitu harus melalui penetapan dari ketua pengadilan negeri. Hal ini adalah bentuk supremasi hukum untuk menjamin HAM.
Materi Terkait: Konsep dasar Hak Asasi Manusia (HAM) dan prinsip supremasi hukum dalam pelaksanaan operasional intelijen
Soal 13
Arsitektur keamanan nasional mengintegrasikan berbagai elemen untuk menjaga kedaulatan negara. Dalam sistem Keamanan Nasional Indonesia, siapakah yang menjadi komponen utama untuk fungsi penegakan hukum dan ketertiban masyarakat?
Kunci Jawaban: D
Berdasarkan UUD 1945 Pasal 30 ayat (4) dan UU No. 2 Tahun 2002, Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) adalah alat negara yang berperan dalam memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat, menegakkan hukum, serta memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat.
Materi Terkait: Sistem Keamanan Nasional dan arsitektur kebijakan strategis keamanan dan ketertiban masyarakat
Soal 14
Peran intelijen dalam arsitektur keamanan nasional bersifat preventif dan strategis, yaitu memberikan pendeteksian dini. Di antara opsi berikut, mana yang paling menggambarkan fungsi early warning yang dijalankan intelijen?
Kunci Jawaban: E
Fungsi intelijen sebagai 'mata dan telinga negara' (early warning) adalah melakukan deteksi dini dan peringatan dini. Intelijen menyediakan produk intelijen berupa analisis dan perkiraan keadaan terkait ancaman kepada pengambil kebijakan, bukan melakukan penindakan langsung.
Materi Terkait: Sistem Keamanan Nasional dan arsitektur kebijakan strategis keamanan dan ketertiban masyarakat
Soal 15
Tindak pidana pencucian uang (TPPU) sering digunakan oleh kelompok kejahatan transnasional dan terorisme untuk menyembunyikan asal usul dana ilegal. Regulasi utama yang mengatur mengenai Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang di Indonesia adalah...
Kunci Jawaban: D
UU No. 8 Tahun 2010 adalah Undang-Undang tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang. UU ini menjadi dasar hukum dalam menangani uang hasil kejahatan (money laundering).
Materi Terkait: Hukum pidana dasar dan peraturan perundang-undangan terkait tindak pidana khusus (terorisme, pencucian uang, korupsi, dan kejahatan transnasional)
Soal 16
Sesuai dengan Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2018 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme, manakah pernyataan berikut yang paling tepat mendefinisikan Tindak Pidana Terorisme?
Kunci Jawaban: D
Berdasarkan UU No. 5 Tahun 2018 Pasal 1 angka 2, Terorisme adalah perbuatan yang menggunakan kekerasan atau ancaman kekerasan yang menimbulkan suasana teror atau rasa takut secara meluas... dengan motif ideologi, politik, atau gangguan keamanan.
Materi Terkait: Hukum pidana dasar dan peraturan perundang-undangan terkait tindak pidana khusus (terorisme, pencucian uang, korupsi, dan kejahatan transnasional)
Soal 17
Dalam konsep dasar operasional intelijen, dikenal istilah Penyelidikan, Pengamanan, dan Penggalangan (Lidik, Pam, Gal). Apa tujuan utama dari operasi Penggalangan (Gal)?
Kunci Jawaban: C
Penggalangan (Gal) adalah upaya untuk menciptakan atau mengubah kondisi, pandangan, atau sikap sasaran (baik individu maupun kelompok) agar mendukung atau setidaknya tidak menentang kepentingan dan sasaran intelijen negara.
Materi Terkait: Konsep dasar operasi intelijen: Penyelidikan (Lidik), Pengamanan (Pam), dan Penggalangan (Gal)
Soal 18
Perbedaan mendasar antara operasi Penyelidikan (Lidik) dan Pengamanan (Pam) adalah...
Kunci Jawaban: C
Penyelidikan (Lidik) bertugas mencari dan mengumpulkan informasi (bahan keterangan) yang belum diketahui. Pengamanan (Pam) bertugas menjaga aset, personel, materiil, dan informasi dari intaian atau serangan pihak lawan (sifatnya defensif/protektif).
Materi Terkait: Konsep dasar operasi intelijen: Penyelidikan (Lidik), Pengamanan (Pam), dan Penggalangan (Gal)
Soal 19
Operasi Pengamanan (Pam) memiliki tiga fungsi utama, yaitu Pengamanan Personel, Pengamanan Materiil/Fasilitas, dan Pengamanan Dokumen/Informasi. Tindakan memasang firewall jaringan untuk mencegah serangan hacker termasuk dalam kegiatan...
Kunci Jawaban: B
Memasang firewall bertujuan untuk melindungi data, dokumen digital, atau informasi penting dari pencurian, kebocoran, atau perusakan oleh peretas. Oleh karena itu, tindakan ini spesifik masuk ke dalam Pengamanan Dokumen/Informasi (dalam konteks digital).
Materi Terkait: Konsep dasar operasi intelijen: Penyelidikan (Lidik), Pengamanan (Pam), dan Penggalangan (Gal)
Soal 20
Dalam siklus intelijen (Intelligence Cycle), kegiatan yang mengawali seluruh proses dimana pimpinan menentukan kebutuhan informasi intelijen (Information Requirements) berada pada tahapan...
Kunci Jawaban: B
Siklus intelijen berawal dari tahapan Perencanaan dan Pengarahan (Planning and Direction), di mana pimpinan menetapkan kebutuhan informasi (EEI - Essential Elements of Information) yang akan menjadi panduan bagi pengumpul informasi di lapangan.
Materi Terkait: Siklus Intelijen (Intelligence Cycle): Perencanaan dan Pengarahan, Pengumpulan, Pengolahan, Analisis, dan Diseminasi
Soal 21
PRO
Setelah tahap pengumpulan, informasi mentah (raw data) harus diterjemahkan, dideskripsi, atau diubah ke dalam format yang dapat dipahami oleh analis. Tahapan ini dalam Siklus Intelijen disebut...
Kunci Jawaban: B
Tahap pengolahan (Processing and Exploitation) mengubah data mentah dari hasil pengumpulan menjadi informasi yang dapat dipahami oleh analis. Contohnya menerjemahkan sandi, menerjemahkan bahasa asing, atau mencetak citra satelit.
Materi Terkait: Siklus Intelijen (Intelligence Cycle): Perencanaan dan Pengarahan, Pengumpulan, Pengolahan, Analisis, dan Diseminasi
Soal Khusus Member Bromax
Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.
Tahap akhir dalam Siklus Intelijen adalah penyampaian produk intelijen (hasil analisis) kepada pihak yang berhak, seperti pembuat kebijakan atau presiden. Tahap ini dikenal dengan istilah...
Kunci Jawaban: D
Diseminasi (Dissemination/Penyebaran) adalah tahap menyalurkan produk intelijen final (finished intelligence) kepada konsumen yang berkepentingan secara tepat waktu dan aman agar dapat digunakan sebagai dasar pengambilan keputusan.
Materi Terkait: Siklus Intelijen (Intelligence Cycle): Perencanaan dan Pengarahan, Pengumpulan, Pengolahan, Analisis, dan Diseminasi
Soal Khusus Member Bromax
Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.
Metode pengumpulan informasi intelijen dari sumber-sumber publik dan terbuka, seperti berita media massa, publikasi akademis, forum publik, dan data pemerintah yang tidak diklasifikasikan disebut...
Kunci Jawaban: A
OSINT (Open-Source Intelligence) adalah proses pengumpulan, evaluasi, dan analisis informasi dari sumber yang tersedia untuk publik secara terbuka (open-source) seperti berita cetak, internet, laporan resmi, dan sejenisnya.
Materi Terkait: Disiplin pengumpulan informasi intelijen: Open-Source Intelligence (OSINT), Human Intelligence (HUMINT), Signal Intelligence (SIGINT), Image/Geospatial Intelligence (IMINT/GEOINT)
Soal Khusus Member Bromax
Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.
Seorang agen lapangan berhasil menyusup ke dalam kelompok radikal dan melakukan pendekatan dengan salah satu anggota kunci untuk menggali informasi terkait rencana aksi. Teknik pengumpulan informasi intelijen ini dikategorikan sebagai...
Kunci Jawaban: A
HUMINT (Human Intelligence) melibatkan pengumpulan informasi intelijen melalui kontak atau sumber manusia secara langsung, seperti agen lapangan, mata-mata, informan, tawanan, pelarian, hingga diplomat.
Materi Terkait: Disiplin pengumpulan informasi intelijen: Open-Source Intelligence (OSINT), Human Intelligence (HUMINT), Signal Intelligence (SIGINT), Image/Geospatial Intelligence (IMINT/GEOINT)
Soal Khusus Member Bromax
Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.
Informasi yang diperoleh dari penyadapan komunikasi elektronik target, intersepsi data seluler, atau penangkapan transmisi radio, merupakan bentuk dari disiplin intelijen...
Kunci Jawaban: B
SIGINT (Signal Intelligence) adalah intelijen yang dikumpulkan dengan menyadap dan menganalisis sinyal-sinyal baik itu komunikasi antar individu (COMINT) maupun radiasi elektromagnetik non-komunikasi (ELINT).
Materi Terkait: Disiplin pengumpulan informasi intelijen: Open-Source Intelligence (OSINT), Human Intelligence (HUMINT), Signal Intelligence (SIGINT), Image/Geospatial Intelligence (IMINT/GEOINT)
Soal Khusus Member Bromax
Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.
Untuk memetakan aliran dana dan komunikasi antar anggota sebuah sindikat narkoba internasional, alat analisis visual yang paling tepat digunakan untuk menggambarkan hubungan antar entitas (individu, rekening, alamat) adalah...
Kunci Jawaban: E
Analisis Tautan (Link Analysis) adalah metodologi analisis yang mengeksplorasi hubungan atau asosiasi antar banyak objek berbagai jenis (misal orang, organisasi, aliran dana, kendaraan) untuk menemukan pola struktural suatu jaringan.
Materi Terkait: Metodologi dan teknik analisis intelijen strategis dan taktis (Analisis Tautan/Link Analysis, Analisis Pola, SWOT, Red Teaming, dan Analisis Skenario)
Soal Khusus Member Bromax
Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.
Dalam proses analisis strategi keamanan, terdapat sebuah teknik di mana analis intelijen berperan sebagai musuh/lawan dan mencoba menguji kelemahan pertahanan atau rencana organisasi dari perspektif lawan. Teknik analitis terstruktur ini disebut...
Kunci Jawaban: C
Red Teaming adalah teknik analitis kompetitif dan terstruktur (Structured Analytic Techniques) di mana analis mencoba melihat masalah, ancaman, atau sistem pertahanan murni dari cara pandang lawan (adversary). Tujuannya untuk membongkar kelemahan sendiri.
Materi Terkait: Metodologi dan teknik analisis intelijen strategis dan taktis (Analisis Tautan/Link Analysis, Analisis Pola, SWOT, Red Teaming, dan Analisis Skenario)
Soal Khusus Member Bromax
Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.
Penyusunan proyeksi ancaman ke depan dengan membangun beberapa kemungkinan masa depan secara naratif, seperti 'Best Case', 'Worst Case', atau 'Most Likely', merupakan bentuk dari...
Kunci Jawaban: A
Analisis Skenario melibatkan perumusan narasi berbagai kemungkinan di masa depan berdasarkan variabel yang berkembang. Hal ini membantu pengambil kebijakan menyiapkan opsi antisipatif menghadapi ketidakpastian (worst, best, most likely).
Materi Terkait: Metodologi dan teknik analisis intelijen strategis dan taktis (Analisis Tautan/Link Analysis, Analisis Pola, SWOT, Red Teaming, dan Analisis Skenario)
Soal Khusus Member Bromax
Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.
Dalam administrasi dan penulisan produk intelijen, produk tertulis yang memberikan ulasan analitik mendalam atas suatu masalah spesifik berskala strategis beserta dampaknya dan opsi solusi bagi pimpinan disebut...
Kunci Jawaban: D
Telaahan Intelijen merupakan produk intelijen olahan (finished product) yang di dalamnya memuat analisis konseptual yang tajam dan komprehensif, mencakup perkiraan dampak ke depan serta saran tindak strategis kepada pengguna (end-user).
Materi Terkait: Tata cara penyusunan, administrasi, dan penulisan produk intelijen (Laporan Informasi, Laporan Atensi, Telaahan Intelijen, dan Perkiraan Keadaan Intelijen)
Soal Khusus Member Bromax
Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.
Produk intelijen yang sifatnya prediktif dan disajikan secara sistematis mengenai perkembangan situasi keamanan pada masa yang akan datang untuk mendukung perumusan kebijakan disebut...
Kunci Jawaban: A
Perkiraan Keadaan Intelijen (Kirka Intel) berorientasi ke masa depan, memuat proyeksi dan prediksi atas ancaman, hambatan, gangguan, dan tantangan (ATHG) di sebuah wilayah atau waktu tertentu untuk mengantisipasi kejadian.
Materi Terkait: Tata cara penyusunan, administrasi, dan penulisan produk intelijen (Laporan Informasi, Laporan Atensi, Telaahan Intelijen, dan Perkiraan Keadaan Intelijen)
Soal Khusus Member Bromax
Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.
Dalam konteks Sistem Peringatan Dini (Early Warning System), yang dimaksud dengan fungsi 'Deteksi Dini' adalah...
Kunci Jawaban: E
Deteksi dini dalam intelijen berfokus pada pengidentifikasian tanda-tanda awal atau embrio suatu ancaman dari dinamika lapangan yang terus berubah, jauh sebelum krisis atau kejadian nyata terjadi.
Materi Terkait: Sistem Peringatan Dini (Early Warning System) dan Deteksi Dini untuk pemetaan ancaman, tantangan, hambatan, dan gangguan (ATHG)
Soal Khusus Member Bromax
Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.
Komponen yang harus dimiliki oleh sebuah Sistem Peringatan Dini (Early Warning System) intelijen yang baik adalah...
Kunci Jawaban: C
Early Warning System (EWS) efektif terdiri dari pemantauan terus-menerus menggunakan indikator (watch-list), analisis penilaian risiko, sistem komunikasi peringatan/diseminasi informasi tepat waktu, serta kesiapsiagaan respons pihak terkait.
Materi Terkait: Sistem Peringatan Dini (Early Warning System) dan Deteksi Dini untuk pemetaan ancaman, tantangan, hambatan, dan gangguan (ATHG)
Soal Khusus Member Bromax
Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.
Operasi Kontra-Intelijen pada dasarnya diselenggarakan dengan tujuan utama untuk...
Kunci Jawaban: D
Kontra-intelijen adalah kegiatan, operasi, dan fungsi pelindungan organisasi (baik personel, materiil, operasi, maupun informasi) dari kegiatan intelijen pihak lawan (FIS - Foreign Intelligence Services), khususnya ancaman spionase, sabotase, dan penggalangan/subversi.
Materi Terkait: Operasi Kontra-Intelijen (Counter-Intelligence): Teknik pengamanan personel, materiil, dokumen, dan kegiatan dari spionase dan sabotase
Soal Khusus Member Bromax
Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.
Salah satu bentuk ancaman terhadap personel pemerintahan adalah subversi dari pihak lawan, yaitu merekrut staf domestik untuk menjadi mata-mata. Teknik pengamanan personel yang paling dasar untuk mencegah hal ini adalah dengan melakukan...
Kunci Jawaban: D
Penelitian Personel (Security Clearance atau Litsus) adalah teknik pengamanan paling dasar dalam kontra-intelijen personel. Proses vetting ini mengevaluasi kesetiaan, kerentanan (seperti hutang piutang, kelemahan ideologi), dan integritas calon pejabat/staf di posisi sensitif.
Materi Terkait: Operasi Kontra-Intelijen (Counter-Intelligence): Teknik pengamanan personel, materiil, dokumen, dan kegiatan dari spionase dan sabotase
Soal Khusus Member Bromax
Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.
Dalam analisis ancaman Ipoleksosbudhankam, serangan yang bertujuan merusak pasar keuangan nasional, melemahkan nilai tukar mata uang melalui manipulasi hedge fund asing, diklasifikasikan sebagai ancaman di bidang...
Kunci Jawaban: C
Ancaman di bidang Ekonomi mencakup segala tindakan baik internal maupun eksternal yang melemahkan kemandirian, stabilitas, dan kekuatan sistem ekonomi negara, termasuk inflasi ekstrim, boikot ekonomi, penjarahan sumber daya alam, dan manipulasi pasar keuangan.
Materi Terkait: Analisis ancaman ideologi, politik, ekonomi, sosial, budaya, pertahanan, dan keamanan (Ipoleksosbudhankam)
Soal Khusus Member Bromax
Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.
Kegiatan sekelompok masyarakat yang terorganisasi dan secara masif menyebarkan propaganda menolak pemerintahan sah, dengan tujuan akhir melepaskan wilayah dari kedaulatan NKRI, merupakan ancaman utama pada dimensi Ipoleksosbudhankam di bidang...
Kunci Jawaban: B
Separatisme dan makar, meski kadang melibatkan perlawanan bersenjata (Hankam), secara fundamental adalah ancaman Politik. Tujuannya adalah mendekonstruksi kedaulatan negara melalui pergerakan menolak pemerintahan yang sah.
Materi Terkait: Analisis ancaman ideologi, politik, ekonomi, sosial, budaya, pertahanan, dan keamanan (Ipoleksosbudhankam)
Soal Khusus Member Bromax
Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.
Salah satu tahapan penanggulangan terorisme (soft approach) yang dilakukan negara untuk mengubah pemahaman narapidana terorisme agar melepaskan ideologi kekerasannya dan kembali setia kepada NKRI disebut...
Kunci Jawaban: C
Deradikalisasi adalah proses terencana dan terpadu untuk menetralkan paham radikal melalui pendekatan interdisipliner seperti hukum, psikologi, agama, dan sosial budaya kepada pihak-pihak yang sudah terpapar paham terorisme.
Materi Terkait: Pemetaan jaringan kelompok radikal, terorisme, separatisme, dan penanganan konflik sosial
Soal Khusus Member Bromax
Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.
Fenomena dimana aksi terorisme dilakukan oleh pelaku tunggal yang merencanakan dan mengeksekusi serangan secara independen tanpa koordinasi taktis dari kelompok teror induk, meskipun terinspirasi oleh ideologi yang sama, dikenal dengan istilah...
Kunci Jawaban: B
Lone Wolf Terrorism merujuk kepada individu yang bertindak sendiri secara mandiri (lone wolf) dalam mempersiapkan, mendanai, dan mengeksekusi tindakan kekerasan tanpa bantuan material atau komando langsung dari jaringan teror.
Materi Terkait: Pemetaan jaringan kelompok radikal, terorisme, separatisme, dan penanganan konflik sosial
Soal Khusus Member Bromax
Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.
Berdasarkan Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2012 tentang Penanganan Konflik Sosial, pencegahan konflik di masyarakat dilakukan melalui upaya-upaya berikut, KECUALI...
Kunci Jawaban: B
Berdasarkan UU No 7 Tahun 2012 Pasal 6, pencegahan konflik meliputi memelihara kondisi damai, mengembangkan penyelesaian damai, meredam potensi konflik, dan peringatan dini. Membiarkan provokasi SARA jelas melanggar tujuan memelihara kondisi damai dan bertentangan dengan pencegahan konflik.
Materi Terkait: Pemetaan jaringan kelompok radikal, terorisme, separatisme, dan penanganan konflik sosial
Soal Khusus Member Bromax
Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.
Dalam keamanan siber, perilaku pengguna seringkali menjadi titik paling lemah (the weakest link). Kemampuan personel untuk mengenali, memahami, dan mematuhi praktik perlindungan data dari serangan siber disebut dengan...
Kunci Jawaban: D
Security Awareness (Kesadaran Keamanan) adalah pengetahuan dan sikap anggota sebuah organisasi terkait pelindungan aset fisik maupun aset informasi korporasi atau negara, utamanya menghadapi rekayasa sosial dan ancaman siber.
Materi Terkait: Dasar-dasar Intelijen Siber (Cyber Intelligence), kesadaran keamanan informasi (Security Awareness), dan pengantar kriptografi
Soal Khusus Member Bromax
Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.
Teknik yang digunakan dalam kriptografi intelijen untuk mengubah data yang dapat dibaca (plaintext) menjadi data yang acak dan tidak dapat dimengerti (ciphertext) agar informasi rahasia tidak bisa dibaca oleh pihak tak berwenang disebut...
Kunci Jawaban: B
Enkripsi adalah proses mengamankan informasi dengan membuat informasi tersebut tidak dapat dibaca (teracak) tanpa bantuan alat/kunci khusus (key). Berbeda dengan dekripsi (proses mengembalikan data acak menjadi terbaca).
Materi Terkait: Dasar-dasar Intelijen Siber (Cyber Intelligence), kesadaran keamanan informasi (Security Awareness), dan pengantar kriptografi
Soal Khusus Member Bromax
Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.
Teknik penyerangan rekayasa sosial di mana penyerang mengirimkan email palsu yang menyamar sebagai institusi resmi untuk mengelabui korban agar menyerahkan kredensial login intelijen (password) disebut...
Kunci Jawaban: B
Phishing adalah jenis serangan social engineering via komunikasi digital dimana penyerang menyamar sebagai entitas terpercaya dengan tujuan menipu korban untuk memberikan informasi sensitif, seperti username dan password.
Materi Terkait: Dasar-dasar Intelijen Siber (Cyber Intelligence), kesadaran keamanan informasi (Security Awareness), dan pengantar kriptografi
Soal Khusus Member Bromax
Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.
Dalam operasi klandestin, seorang agen operasi menggunakan profesi sebagai jurnalis wisata untuk menutupi misi intelijen utamanya. Latar belakang buatan yang digunakan untuk menjustifikasi keberadaan dan kegiatan agen di daerah operasi disebut...
Kunci Jawaban: D
Dalam teknik klandestin, 'Cover' adalah identitas samaran, sedangkan 'Cover Story' (Cerita Samaran) adalah latar belakang sejarah dan cerita rekayasa yang disusun rinci untuk membenarkan kehidupan identitas samaran tersebut (menjelaskan siapa agen itu, apa profesinya, tujuannya apa) jika diinterogasi musuh.
Materi Terkait: Teknik operasi klandestin: Penyamaran (cover), cerita samaran (cover story), sistem komunikasi rahasia, dan pembinaan jaring/agen
Soal Khusus Member Bromax
Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.
Rangkaian proses yang dilakukan oleh seorang perwira pengendali (handler) dalam mengelola, melatih, melindungi, mengarahkan, dan memutus hubungan dengan agen lapangan yang bekerja di lingkungan target, disebut dengan...
Kunci Jawaban: C
Agent Handling (Pembinaan Jaring/Agen) mencakup siklus pengelolaan aset manusia/sumber, mulai dari perekrutan (spotting & recruiting), pengujian, pelatihan, penugasan, hingga pemutusan hubungan (termination) jika operasi selesai.
Materi Terkait: Teknik operasi klandestin: Penyamaran (cover), cerita samaran (cover story), sistem komunikasi rahasia, dan pembinaan jaring/agen
Soal Khusus Member Bromax
Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.
Metode komunikasi tanpa tatap muka dalam operasi klandestin dimana agen meninggalkan dokumen rahasia di sebuah tempat tersembunyi untuk diambil oleh agen lain beberapa saat kemudian, dikenal dengan teknik...
Kunci Jawaban: C
Dead Drop adalah teknik spionase dan siskomrah (sistem komunikasi rahasia) untuk melewati barang atau informasi antar dua individu tanpa harus bertemu secara fisik di lokasi rahasia guna mencegah paparan/terdeteksi pihak lawan.
Materi Terkait: Teknik operasi klandestin: Penyamaran (cover), cerita samaran (cover story), sistem komunikasi rahasia, dan pembinaan jaring/agen
Soal Khusus Member Bromax
Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.
Dalam psikologi terapan intelijen, teknik menggali informasi atau opini penting dari seseorang melalui percakapan wajar secara tersembunyi tanpa membuat target sadar bahwa dirinya sedang diinterogasi disebut...
Kunci Jawaban: B
Elisitasi adalah seni mengumpulkan informasi melalui percakapan biasa dan informal yang terselubung. Tujuannya adalah membuat sumber secara sukarela dan tanpa sadar membocorkan informasi atau pendapat mengenai suatu masalah sensitif.
Materi Terkait: Psikologi terapan dalam intelijen: Teknik elisitasi, wawancara, interogasi dasar, dan analisis perilaku/profiling sasaran
Soal Khusus Member Bromax
Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.
Berbeda dengan wawancara (interview), karakteristik utama dari sebuah Interogasi Intelijen adalah...
Kunci Jawaban: B
Interogasi biasanya bersifat konfrontatif atau terstruktur tegas (formal) dan dilakukan terhadap individu yang enggan bekerjasama (resisten), tawanan, atau tersangka. Subjek umumnya tidak leluasa (dalam kontrol/penahanan) dibandingkan wawancara biasa yang lebih persuasif/koperatif.
Materi Terkait: Psikologi terapan dalam intelijen: Teknik elisitasi, wawancara, interogasi dasar, dan analisis perilaku/profiling sasaran
Soal Khusus Member Bromax
Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.
Proses psikologis analisis intelijen untuk mengidentifikasi ciri-ciri kepribadian, latar belakang, dan kebiasaan dari target penting (misal kepala negara asing atau gembong teroris) untuk memprediksi perilakunya di masa depan disebut...
Kunci Jawaban: D
Profiling atau Analisis Perilaku Sasaran adalah ilmu menganalisis psikologi kriminal atau psikologi pimpinan negara asing untuk memahami pola pikir, watak, motivasi, kecenderungan, dan kerentanan psikologis sasaran. Hasilnya (Profile) digunakan operasi selanjutnya.
Materi Terkait: Psikologi terapan dalam intelijen: Teknik elisitasi, wawancara, interogasi dasar, dan analisis perilaku/profiling sasaran
Soal Khusus Member Bromax
Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.
Dalam manajemen krisis keamanan nasional, apabila terjadi ancaman darurat (contoh: serangan teroris di objek vital), pimpinan intelijen mengaktifkan mekanisme eskalasi komando secara berjenjang. Protokol peningkatan derajat status ancaman ini disebut...
Kunci Jawaban: E
Protokol Eskalasi (Escalation Protocol) mengatur tata cara peningkatan status penanganan ancaman dari tingkat rutin/rendah ke tingkat darurat/kritis (misal dari Siaga 3 ke Siaga 1). Ini menyangkut percepatan pelaporan, pengerahan personil tambahan, dan otorisasi komando atas.
Materi Terkait: Manajemen risiko, manajemen krisis, dan protokol eskalasi penanganan ancaman keamanan nasional darurat
Soal Khusus Member Bromax
Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.
Pengelolaan pangkalan data intelijen mengharuskan dilakukannya klasifikasi tingkat kerahasiaan informasi negara. Berdasarkan regulasi dan kaidah intelijen, mana dari pilihan berikut yang dikategorikan tingkat klasifikasi paling tinggi yang apabila bocor dapat membahayakan keamanan negara secara fatal?
Kunci Jawaban: A
Berdasarkan peraturan terkait klasifikasi rahasia negara (seperti UU KIP maupun aturan persandian/BIN), tingkat kerahasiaan tertinggi adalah 'Sangat Rahasia' (Top Secret). Kebocoran dokumen jenis ini akan membahayakan kedaulatan, keamanan, dan keselamatan fatal bagi negara.
Materi Terkait: Pengelolaan pangkalan data (database) intelijen dan klasifikasi tingkat kerahasiaan informasi negara
Soal Khusus Member Bromax
Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.
Informasi mengenai jabatan Penelaah Teknis Intelijen pada halaman ini disusun dengan mengacu pada peraturan dan ketentuan resmi pemerintah yang berlaku sebagai referensi utama.
PermenPANRB Nomor 45 Tahun 2022 tentang Jabatan Pelaksana Pegawai Negeri Sipil di Lingkungan Instansi Pemerintah
Dasar Acuan Sah
KepmenPANRB Nomor 282 Tahun 2025 tentang Jabatan Pelaksana Aparatur Sipil Negara di Lingkungan Instansi Pemerintah
Agar peluang lulus SKB CPNS untuk jabatan Penelaah Teknis Intelijen semakin besar, peserta perlu memahami karakter soal dan fokus pada kompetensi yang diuji. Berikut beberapa tips yang dapat diterapkan saat persiapan hingga pelaksanaan SKB CPNS.
Soal SKB masa kini berbasis analisis kasus terapan, bukan lagi hafalan definisi teoritis belaka.
3
Manajemen Waktu CAT
Waktu 90 menit untuk 100 soal berarti Anda hanya memiliki kurang dari 54 detik per butir soal.
4
Evaluasi Melalui Tryout Rutin
Uji akurasi dan ketahanan fokus melalui simulasi tryout berkala agar terbiasa dengan ritme CAT.
Persiapan yang matang menjadi kunci utama dalam menghadapi SKB CPNS. Dengan mempelajari materi pokok, berlatih soal, dan mengikuti tryout SKB CPNS untuk jabatan Penelaah Teknis Intelijen, peserta dapat meningkatkan pemahaman dan kepercayaan diri sebelum ujian. Semoga panduan ini membantu perjalananmu menuju kelulusan CPNS.
Pertanyaan Seputar SKB Penelaah Teknis Intelijen
Jawaban resmi atas hal yang paling sering ditanyakan para pejuang CPNS.
Materi SKB CPNS Penelaah Teknis Intelijen menguji kompetensi teknis jabatan dan kemampuan umum sesuai Keputusan MenPAN-RB, meliputi penguasaan regulasi, tugas pokok fungsi, etika profesi, serta studi kasus teknis sesuai bidang.
Ujian CAT BKN SKB umumnya berjumlah 80 hingga 100 soal pilihan ganda dengan durasi waktu 90 menit (soal 80 jika dominan hitungan teknis, 100 jika dominan analisis teks dan konsep).
SKB CAT CPNS tidak menerapkan nilai ambang batas (passing grade) mutlak seperti SKD, melainkan dinilai murni dengan bobot 60% dalam penentuan kelulusan akhir integrasi nilai SKD (40%) + SKB (60%).
Pelajari kisi-kisi resmi kompetensi umum & khusus jabatan, pahami regulasi dan dasar hukum terbaru yang mengatur formasi ini, serta lakukan latihan drill soal CAT secara konsisten di Belajarbro.
Pola soal dan kisi-kisi kompetensi mengacu pada standar jabatan yang sama, namun narasi studi kasus dan konteks kebijakan selalu disesuaikan dengan peraturan terkini pemerintah.
Kisi-Kisi Formasi SKB Terkait
Eksplorasi materi pokok jabatan serumpun atau formasi instansi lainnya untuk persiapan seleksi CPNS.