SKB CPNS Pengawal Yustisial 2026: Materi, Soal & Tryout Lengkap

Fakta: Lebih dari 80% peserta gagal di tahap SKB bukan karena tidak pintar, tapi karena salah fokus belajar.

Kalau kamu sedang mempersiapkan SKB CPNS untuk jabatan Pengawal Yustisial, halaman ini akan jadi senjata utama kamu. 🔥

Banyak peserta CPNS gugur di tahap SKB karena kurang memahami materi jabatan yang diujikan. Untuk membantu kamu lebih siap, halaman ini menyajikan materi, contoh soal, dan tryout SKB CPNS khusus untuk jabatan Pengawal Yustisial, agar proses belajar jadi lebih fokus dan peluang lulus semakin besar.

Materi Pokok SKB CPNS Pengawal Yustisial

Materi pokok SKB CPNS untuk jabatan Pengawal Yustisial berikut merangkum ruang lingkup kompetensi, pengetahuan teknis, dan tugas jabatan yang menjadi fokus penilaian dalam seleksi SKB CPNS. Pelajari setiap bagian secara bertahap agar pemahaman lebih menyeluruh.

  • Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2021 tentang Perubahan atas UU Nomor 16 Tahun 2004 tentang Kejaksaan RI
  • Tugas, Fungsi, dan Wewenang Kejaksaan dalam Sistem Peradilan Pidana
  • Pengetahuan Dasar Hukum Pidana (KUHP) dan Hukum Acara Pidana (KUHAP)
  • Prinsip-Prinsip Hak Asasi Manusia (HAM) dalam Penegakan Hukum
  • Etika Profesi ASN dan Nilai-Nilai Dasar BerAKHLAK
  • Standar Operasional Prosedur (SOP) Pengawalan dan Pengamanan Tahanan (dari Rutan ke Pengadilan)
  • Teknik Pengamanan Personel (Jaksa dan Saksi) selama proses penuntutan dan persidangan
  • Manajemen Penjagaan dan Keamanan Barang Bukti (khususnya barang bukti bernilai tinggi/berbahaya)
  • Prosedur Pengamanan Area Persidangan dan Mitigasi Gangguan Ketertiban di Ruang Sidang
  • Sistem Keamanan Kantor (Physical Security) dan Pengawasan Fasilitas Vital di Lingkungan Kejaksaan
  • Teknik Dasar Bela Diri, Pelumpuhan Terbatas, dan Penggunaan Alat Pengamanan
  • Prosedur Penggunaan Alat Komunikasi Lapangan dan Sandi Komunikasi Keamanan
  • Manajemen Penanggulangan Keadaan Darurat: Penanganan Tahanan Kabur, Huru-Hara, dan Ancaman Bom
  • Tata Cara Penggeledahan Badan dan Barang terhadap Tahanan/Pengunjung
  • Koordinasi Lintas Instansi (Polri dan Lapas/Rutan) dalam pelaksanaan tugas pengawalan yustisial

Simulasi Tryout SKB CPNS Pengawal Yustisial

Melalui simulasi tryout SKB CPNS untuk jabatan Pengawal Yustisial, kamu bisa berlatih soal yang mendekati ujian sebenarnya sekaligus mengevaluasi kesiapan sebelum menghadapi tes SKB.

Tryout
Tryout untuk jabatan ini akan tersedia

Kami sedang menyiapkan paket tryout SKB khusus untuk Pengawal Yustisial. Nantinya kamu bisa latihan soal sesuai kisi-kisi resmi dan dapat pembahasan lengkap.

  • Soal sesuai materi pokok jabatan
  • Pembahasan detail & indikator kompetensi
  • Skor otomatis + pembanding nasional
Coming soon

Contoh Soal SKB CPNS Pengawal Yustisial

Berikut contoh soal SKB CPNS untuk jabatan Pengawal Yustisial.

Soal 1
Berdasarkan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2021, Kejaksaan memiliki wewenang untuk melakukan mediasi penal. Prinsip utama yang mendasari kewenangan ini dalam rangka pemulihan keadaan semula adalah...
A. Restorative Justice
B. Legal Certainty
C. Equality before the law
D. Retributive Justice
E. Deterrent Effect
Jawaban: A
Dalam UU No. 11 Tahun 2021, Kejaksaan mengedepankan keadilan restoratif (Restorative Justice) sebagai bagian dari penanganan perkara untuk memulihkan keadaan semula, bukan sekadar pembalasan.
Soal 2
Dalam nilai-nilai dasar ASN BerAKHLAK, sikap menjaga nama baik sesama ASN, pimpinan, instansi, dan negara merupakan perwujudan dari nilai...
A. Harmonis
B. Kompeten
C. Akuntabel
D. Loyal
E. Adaptif
Jawaban: D
Nilai 'Loyal' dalam BerAKHLAK mencakup menjaga nama baik sesama ASN, pimpinan, instansi, dan negara serta memegang teguh ideologi Pancasila dan UUD 1945.
Soal 3
Asas yang menyatakan bahwa penuntutan perkara pidana merupakan hak eksklusif Jaksa (Dominus Litis) berarti...
A. Jaksa dapat melakukan penangkapan tanpa surat perintah
B. Jaksa dapat menghentikan penyidikan kapan saja
C. Jaksa adalah pengendali perkara dan satu-satunya lembaga yang berhak melimpahkan perkara ke pengadilan
D. Jaksa berhak menentukan vonis akhir hakim
E. Jaksa memiliki kewenangan penuh dalam melakukan upaya paksa penggeledahan
Jawaban: C
Asas Dominus Litis menegaskan bahwa Jaksa adalah pemilik/pengendali perkara yang memiliki wewenang eksklusif untuk menentukan apakah suatu perkara layak dilimpahkan ke pengadilan atau tidak.
Soal 4
Sesuai KUHAP, masa penahanan yang dilakukan oleh Penuntut Umum untuk kepentingan penuntutan adalah paling lama...
A. 20 hari
B. 10 hari
C. 30 hari
D. 15 hari
E. 60 hari
Jawaban: A
Pasal 25 KUHAP menyebutkan bahwa jangka waktu penahanan oleh Penuntut Umum adalah paling lama 20 hari, dan dapat diperpanjang oleh Ketua Pengadilan Negeri paling lama 30 hari.
Soal 5
Seorang Pengawal Yustisial harus memperlakukan tahanan dengan tetap menghormati hak asasi mereka. Salah satu prinsip HAM dalam penegakan hukum adalah 'Presumption of Innocence' yang berarti...
A. Tahanan tidak boleh disiksa saat pemeriksaan
B. Hak tahanan untuk mengajukan banding
C. Setiap orang dianggap tidak bersalah sampai ada putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap
D. Tahanan berhak mendapatkan makan dan minum
E. Tahanan wajib didampingi oleh pengacara selama persidangan
Jawaban: C
Presumption of Innocence atau Asas Praduga Tak Bersalah adalah prinsip di mana seseorang dianggap tidak bersalah hingga dibuktikan sebaliknya oleh putusan pengadilan yang inkrah.
Soal 6
Sebelum membawa tahanan dari Rutan ke Pengadilan, tindakan pertama yang wajib dilakukan oleh Pengawal Yustisial sesuai SOP adalah...
A. Menyiapkan rute perjalanan alternatif
B. Menghubungi keluarga tahanan
C. Melakukan pengecekan identitas dan penggeledahan badan tahanan
D. Melakukan pemeriksaan kesehatan tahanan secara mendalam
E. Memberikan makan siang kepada tahanan
Jawaban: C
SOP pengawalan mewajibkan pemeriksaan identitas untuk memastikan tahanan yang dibawa sesuai, serta penggeledahan badan untuk memastikan tidak ada barang terlarang atau berbahaya yang dibawa.
Soal 7
Saat mengawal Jaksa di ruang sidang, posisi ideal seorang Pengawal Yustisial untuk mendeteksi ancaman adalah...
A. Duduk di kursi penonton baris paling depan
B. Berada di posisi yang dapat memantau seluruh area ruang sidang namun tetap dekat dengan personil yang dikawal
C. Berdiri tepat di depan pintu masuk ruang sidang
D. Duduk di sebelah kanan Jaksa
E. Menunggu di luar gedung pengadilan
Jawaban: B
Teknik pengamanan personel mengharuskan pengawal memiliki jarak pandang (visibility) yang luas untuk mendeteksi gangguan keamanan sambil tetap menjaga radius aman terhadap personel (Jaksa/Saksi).
Soal 8
Barang bukti yang berupa narkotika atau bahan kimia berbahaya harus disimpan di tempat yang memenuhi standar keamanan khusus. Hal ini bertujuan untuk...
A. Agar barang bukti tidak hilang saat dipinjam
B. Menghindari pemeriksaan dari atasan
C. Menjamin keselamatan petugas dan mencegah penyalahgunaan atau kontaminasi
D. Mempercepat proses pemusnahan tanpa izin
E. Memudahkan penjualan kembali
Jawaban: C
Manajemen keamanan barang bukti berbahaya bertujuan untuk melindungi keselamatan personil (petugas) serta menjaga integritas barang bukti agar tidak disalahgunakan atau rusak.
Soal 9
Jika terjadi keributan antar pengunjung di dalam ruang sidang, tindakan prioritas Pengawal Yustisial adalah...
A. Ikut berdebat dengan pengunjung
B. Menghentikan jalannya persidangan secara paksa
C. Memborgol semua pengunjung yang berteriak
D. Mengamankan Jaksa dan Majelis Hakim ke tempat yang aman dan menenangkan situasi
E. Meninggalkan ruang sidang untuk melapor ke pimpinan
Jawaban: D
Sesuai prosedur mitigasi gangguan di ruang sidang, keselamatan personil kunci (Jaksa dan Hakim) adalah prioritas utama sebelum melakukan tindakan pengendalian massa.
Soal 10
Sistem pengamanan fisik kantor (Physical Security) yang paling dasar di lingkungan Kejaksaan untuk membatasi akses orang yang tidak berkepentingan adalah...
A. Pemasangan poster tata tertib
B. Pemasangan lampu sorot di siang hari
C. Penggunaan sistem kartu akses (Access Control) dan CCTV
D. Penerimaan tamu di luar pagar
E. Penyediaan ruang tunggu yang luas
Jawaban: C
Access Control (kartu akses) dan pengawasan melalui CCTV merupakan komponen standar dalam physical security untuk memonitor dan membatasi mobilitas orang di area vital.
Soal 11
Dalam teknik pelumpuhan terbatas, penggunaan kekuatan harus mengikuti prinsip proporsionalitas. Hal ini berarti...
A. Semua tahanan wajib diborgol di bagian kaki dan tangan setiap saat
B. Kekuatan yang digunakan harus sebanding dengan ancaman yang dihadapi
C. Pelumpuhan dilakukan dengan cara yang paling menyakitkan agar tahanan jera
D. Petugas tidak boleh menggunakan alat pengamanan sama sekali
E. Petugas bebas menggunakan senjata api dalam situasi apapun
Jawaban: B
Prinsip proporsionalitas dalam penggunaan kekuatan (force) berarti tingkat tindakan yang diambil petugas harus setara dan tidak berlebihan dibandingkan tingkat ancaman yang diterima.
Soal 12
Dalam komunikasi radio menggunakan sandi, jika petugas ingin menyampaikan bahwa situasi dalam keadaan aman dan terkendali, sandi yang umum digunakan adalah...
A. 10-2 (Sepuluh Dua)
B. 8-1-3 (Delapan Satu Tiga)
C. 8-1-5 (Delapan Satu Lima)
D. 8-1 (Delapan Satu)
E. 8-1-0 (Delapan Satu Kosong)
Jawaban: B
Sandi 8-1-3 (Delapan Satu Tiga) dalam standar komunikasi keamanan sering digunakan untuk menyatakan pesan 'Selamat bertugas/Lanjutkan' atau secara kontekstual menandakan situasi aman/terkendali.
Soal 13
Apa tindakan pertama yang harus dilakukan Pengawal Yustisial jika mendapati tahanan mencoba melarikan diri saat turun dari mobil tahanan?
A. Menunggu bantuan dari kantor pusat
B. Mengejar tahanan tanpa memberikan peringatan
C. Membiarkan tahanan pergi demi keselamatan warga
D. Memberikan peringatan lisan yang tegas dan melakukan pengejaran sesuai prosedur pelumpuhan
E. Berteriak minta tolong ke warga sekitar
Jawaban: D
Prosedur penanganan tahanan kabur dimulai dengan peringatan lisan (Voice Command) diikuti tindakan pengejaran dan pelumpuhan terbatas sesuai aturan penggunaan kekuatan.
Soal 14
Tata cara penggeledahan badan terhadap tahanan wanita harus dilakukan oleh...
A. Petugas wanita (Polwan/Petugas Keamanan Wanita)
B. Siapa saja yang bertugas saat itu
C. Petugas pria yang paling senior
D. Keluarga tahanan dengan pengawasan petugas
E. Dokter yang bertugas di Rutan
Jawaban: A
Untuk menjaga martabat dan kesusilaan (HAM), penggeledahan badan harus dilakukan oleh petugas yang berjenis kelamin sama dengan orang yang digeledah.
Soal 15
Dalam pelaksanaan tugas pengawalan yustisial, koordinasi dengan Polri biasanya dilakukan untuk bantuan...
A. Pengamanan jalur (patwal) dan penebalan personel pengamanan jika risiko tinggi
B. Penentuan masa hukuman tahanan
C. Penyusunan surat dakwaan Jaksa
D. Wawancara saksi kunci
E. Penyediaan konsumsi tahanan
Jawaban: A
Koordinasi lintas instansi dengan Polri diperlukan untuk pengawalan lalu lintas (patwal) dan penambahan personel bersenjata jika perkara masuk kategori high risk.
Soal 16
UU Kejaksaan terbaru memberikan kewenangan kepada Kejaksaan untuk melakukan penyadapan pada tahap penuntutan. Hal ini harus dilakukan dengan memperhatikan...
A. Keinginan penyidik kepolisian
B. Ketentuan peraturan perundang-undangan dan perlindungan hak privasi
C. Berita yang beredar di media sosial
D. Persediaan anggaran kantor
E. Izin lisan dari pimpinan
Jawaban: B
UU No. 11 Tahun 2021 mengatur kewenangan penyadapan Kejaksaan yang harus dilaksanakan berdasarkan hukum dan tetap menghormati hak privasi.
Soal 17
Seorang Pengawal Yustisial yang menolak suap dari keluarga tahanan untuk memberikan fasilitas khusus telah mengamalkan nilai BerAKHLAK yaitu...
A. Adaptif
B. Berorientasi Pelayanan
C. Kompeten
D. Kolaboratif
E. Akuntabel
Jawaban: E
Nilai 'Akuntabel' mencakup integritas moral, jujur, dan bertanggung jawab, termasuk menolak segala bentuk gratifikasi atau suap.
Soal 18
Tahanan yang memiliki risiko tinggi (high risk) biasanya dikawal dengan prosedur...
A. Membawa tahanan menggunakan kendaraan pribadi petugas
B. Peningkatan jumlah personel dan penggunaan perlengkapan keamanan tambahan (seperti rompi antipeluru)
C. Dilepas tanpa pengawalan agar tidak memancing perhatian
D. Pengawalan standar tanpa borgol
E. Penitipan di polsek terdekat tanpa jadwal sidang
Jawaban: B
Tahanan high risk memerlukan pengamanan ekstra, baik dari sisi jumlah personel pengawal maupun perlengkapan taktis untuk mitigasi ancaman.
Soal 19
Kejaksaan dapat melakukan penuntutan perkara pelanggaran HAM berat berdasarkan UU Kejaksaan. Dalam hal ini, Jaksa berperan sebagai...
A. Mediator antara korban dan pelaku
B. Penyidik dan Penuntut Umum sekaligus
C. Penerjemah bahasa asing
D. Penasihat hukum korban
E. Hanya sebagai saksi ahli
Jawaban: B
Dalam perkara HAM berat, sesuai UU No. 26 Tahun 2000 dan UU Kejaksaan, Jaksa Agung memiliki wewenang sebagai penyidik sekaligus penuntut umum.
Soal 20
Alat komunikasi HT (Handy Talky) dalam tugas pengawalan digunakan untuk 'Reporting' yang artinya...
A. Merekam suara tahanan secara diam-diam
B. Memberikan laporan posisi dan kondisi terkini kepada pusat komando secara berkala
C. Mendengarkan musik saat bosan
D. Memesan makanan untuk tim pengawal
E. Menghubungi nomor telepon rumah
Jawaban: B
Reporting adalah fungsi vital komunikasi lapangan untuk memastikan pusat kendali mengetahui lokasi dan status keamanan pengawalan.
Soal 21 Premium
Menurut UU No. 11 Tahun 2021, Kejaksaan memiliki wewenang untuk turut serta dalam pengawasan peredaran barang cetakan. Hal ini merupakan bagian dari fungsi Kejaksaan dalam bidang...
A. Pidana Khusus
B. Pidana Umum
C. Ketertiban dan Ketentraman Umum
D. Perdata dan Tata Usaha Negara
E. Intelijen Kejaksaan
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 22 Premium
Dalam KUHAP, dikenal istilah 'Upaya Paksa'. Manakah dari tindakan berikut yang masuk dalam kategori upaya paksa yang harus diawasi keamanannya oleh Pengawal Yustisial saat pelaksanaan?
A. Pemberian bantuan hukum cuma-cuma
B. Mediasi antara pelapor dan terlapor
C. Penyitaan barang bukti dan penahanan
D. Pendaftaran perkara ke pengadilan
E. Pembuatan Berita Acara Pemeriksaan (BAP) Saksi
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 23 Premium
Jika seorang tahanan menunjukkan perilaku agresif dan mencoba menyerang petugas dengan tangan kosong, teknik pelumpuhan yang paling tepat sebelum menggunakan alat pengamanan adalah...
A. Penggunaan senjata api diarahkan ke kepala
B. Melarikan diri dari tempat kejadian
C. Teknik kuncian (joint lock) atau bantingan untuk mengontrol gerakan
D. Menyemprotkan gas air mata dari jarak dekat ke mata tanpa peringatan
E. Memanggil warga untuk membantu mengeroyok
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 24 Premium
Dalam manajemen pengamanan barang bukti bernilai tinggi seperti perhiasan emas atau uang tunai dalam jumlah besar, protokol 'Double Custody' berarti...
A. Barang bukti digandakan untuk cadangan
B. Barang bukti disimpan di dua kantor berbeda
C. Akses ke ruang penyimpanan harus melibatkan dua petugas berbeda dengan kunci/kode yang berbeda pula
D. Tersangka diperbolehkan membawa barang bukti pulang
E. Barang bukti dijaga oleh satu orang saja agar tidak bocor
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 25 Premium
Sandi komunikasi radio '10-8' dalam konteks tugas lapangan memiliki arti...
A. Sedang dalam tugas/On duty
B. Berhenti sejenak untuk makan
C. Terdapat gangguan frekuensi
D. Mohon bantuan tenaga medis
E. Menuju ke lokasi
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 26 Premium
Pada saat mengawal tahanan di dalam mobil, posisi duduk Pengawal Yustisial yang benar adalah...
A. Duduk di samping sopir
B. Duduk di kursi paling belakang membelakangi tahanan
C. Membirkan tahanan duduk sendiri di belakang
D. Duduk di bagasi mobil
E. Duduk di sebelah tahanan dengan posisi menghadap tahanan atau memperhatikan gerakan tahanan
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 27 Premium
Manakah yang merupakan wewenang baru Kejaksaan dalam UU No. 11 Tahun 2021 terkait upaya kesehatan?
A. Menjadi dokter pribadi tahanan
B. Menyelenggarakan kesehatan yustisial kejaksaan (seperti pusat rehabilitasi)
C. Melakukan pemeriksaan kesehatan masyarakat umum
D. Mengeluarkan izin praktik dokter
E. Membangun rumah sakit bagi pegawai Kejaksaan
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 28 Premium
Dalam prosedur penanganan ancaman bom di lingkungan kantor Kejaksaan, langkah 'Isolasi' dilakukan dengan cara...
A. Merendam benda yang dicurigai bom ke dalam air
B. Membongkar benda tersebut untuk melihat isinya
C. Mengosongkan area dalam radius aman dan melarang siapa pun mendekat hingga Tim Jihandak tiba
D. Membawa benda tersebut keluar gedung dengan tangan kosong
E. Menutup benda tersebut dengan kain basah
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 29 Premium
Penggeledahan terhadap pengunjung sidang yang membawa tas besar dilakukan di...
A. Dalam ruang sidang saat sidang berlangsung
B. Tempat parkir kendaraan
C. Pintu masuk utama (checkpoint) gedung pengadilan atau area pemeriksaan
D. Kamar mandi pengadilan
E. Setelah sidang selesai
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 30 Premium
Kejaksaan dapat memberikan pertimbangan hukum kepada instansi pemerintah lain. Hal ini merupakan perwujudan tugas Kejaksaan dalam bidang...
A. Pusat Pemulihan Aset
B. Reformasi Birokrasi
C. Intelijen
D. Penuntutan Pidana
E. Perdata dan Tata Usaha Negara (Datun)
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 31 Premium
Seorang Pengawal Yustisial harus memahami 'Catur Karsa Adhyaksa' sebagai landasan etika. Salah satu isinya adalah 'Satya', yang berarti...
A. Ketegasan dalam memimpin
B. Keberanian dalam membela kebenaran
C. Kesetiaan yang bersumber pada kejujuran
D. Keikhlasan dalam melayani
E. Kebijaksanaan dalam bertindak
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 32 Premium
Jika dalam persidangan saksi kunci menerima ancaman dari pengunjung, tindakan Pengawal Yustisial adalah...
A. Segera memberikan perlindungan fisik kepada saksi dan mengeluarkan pengunjung yang mengancam atas izin Hakim
B. Meminta saksi untuk berkelahi dengan pengunjung tersebut
C. Membatalkan kesaksian secara sepihak
D. Menunggu sampai sidang selesai baru bertindak
E. Menyuruh saksi untuk diam saja
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 33 Premium
Dalam manajemen pengawasan fasilitas vital, area 'Red Zone' di kantor Kejaksaan adalah area yang...
A. Area sangat terbatas (seperti ruang server atau gudang senjata/barang bukti) yang memerlukan otorisasi khusus
B. Boleh dimasuki oleh pedagang kaki lima
C. Kantin kantor
D. Area publik untuk berfoto
E. Area parkir tamu
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 34 Premium
Berdasarkan prinsip HAM, penggunaan borgol pada tahanan saat di depan persidangan/ruang sidang adalah...
A. Wajib setiap saat agar tahanan tidak lari
B. Tergantung permintaan keluarga tahanan
C. Dilarang sama sekali sejak dari Rutan
D. Hanya boleh jika tahanan adalah pejabat
E. Harus dilepas kecuali ditentukan lain oleh Hakim demi kehormatan martabat manusia
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 35 Premium
Sesuai regulasi terbaru, Kejaksaan berwenang melakukan pemulihan aset. Apa peran Pengawal Yustisial dalam proses ini?
A. Menggunakan aset untuk kepentingan pribadi
B. Menjual aset di pasar gelap
C. Melakukan pengamanan fisik terhadap aset yang disita agar tidak dirusak atau dipindahkan secara ilegal
D. Menjadi pengacara bagi pemilik aset
E. Menilai harga aset yang disita
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 36 Premium
Alat pengamanan 'Baton Command' (tongkat pemukul) digunakan oleh pengawal dengan tujuan utama untuk...
A. Menakut-nakuti masyarakat
B. Mencongkel pintu yang terkunci
C. Membunuh pelaku kejahatan
D. Menggantikan fungsi senjata api secara permanen
E. Alat pertahanan diri dan melumpuhkan sementara gerakan lawan yang menyerang
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 37 Premium
Dalam manajemen huru-hara di area pengadilan, teknik 'Formasi Barikade' digunakan untuk...
A. Memberikan ruang bagi massa untuk masuk
B. Menghancurkan fasilitas umum
C. Menyembunyikan tahanan di tengah massa
D. Menghalangi massa agar tidak merangsek masuk ke area sensitif/ruang sidang
E. Mengepung massa dan menangkap semuanya
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 38 Premium
BerAKHLAK: Adaptif. Seorang Pengawal Yustisial menunjukkan sikap adaptif ketika...
A. Bersikeras menggunakan cara lama yang tidak efektif
B. Cepat menyesuaikan diri dengan perubahan SOP keamanan yang menggunakan teknologi baru
C. Menolak menggunakan sistem laporan digital
D. Bekerja hanya jika diperintah pimpinan
E. Menghindari pergaulan dengan rekan kerja
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 39 Premium
SOP pengamanan tahanan yang menderita sakit selama perjalanan adalah...
A. Memberikan obat sembarangan yang ada di tas petugas
B. Membiarkannya sampai tiba di pengadilan
C. Segera berkoordinasi dengan pimpinan dan membawa tahanan ke fasilitas kesehatan terdekat dengan pengawalan melekat
D. Menyuruh tahanan untuk jalan kaki agar sehat
E. Melepaskan tahanan agar bisa pulang berobat
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 40 Premium
Dalam koordinasi dengan Lapas/Rutan, dokumen administrasi yang wajib dipastikan oleh Pengawal Yustisial saat serah terima tahanan adalah...
A. Surat Perintah Penahanan/Penetapan Hakim dan Berita Acara Pelaksanaan
B. Daftar menu makan tahanan
C. Surat pernyataan damai
D. Surat izin mengemudi tahanan
E. Kartu keluarga petugas
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 41 Premium
KUHP mengatur tentang tindak pidana terhadap ketertiban umum. Jika pengunjung sidang dengan sengaja menimbulkan kegaduhan yang mengganggu jalannya sidang, ia dapat dikenakan sanksi pidana 'Contempt of Court'. Peran pengawal di sini adalah...
A. Membubarkan sidang tanpa izin Hakim
B. Mengamankan pelaku atas perintah Hakim untuk diproses hukum lebih lanjut
C. Langsung memukul pengunjung tersebut
D. Meminta uang damai kepada pelaku
E. Ikut berteriak bersama pengunjung
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 42 Premium
Prinsip 'Strict Liability' dalam pengamanan barang bukti berbahaya berarti...
A. Petugas tidak bertanggung jawab jika barang hilang
B. Barang bukti boleh dibawa pulang oleh jaksa
C. Penyimpanan barang bukti tidak perlu dicatat
D. Tanggung jawab mutlak berada pada pengelola gudang barang bukti atas segala kerusakan/kehilangan akibat kelalaian
E. Barang bukti boleh ditukar dengan barang serupa
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 43 Premium
UU No. 11 Tahun 2021 menekankan bahwa Jaksa adalah 'Single Prosecution System'. Apa dampaknya terhadap tugas pengawalan?
A. Jaksa harus mengawal dirinya sendiri
B. Pengawalan tidak diperlukan lagi
C. Setiap Jaksa boleh memiliki aturan keamanan sendiri
D. Standar pengamanan harus seragam di seluruh wilayah Indonesia di bawah kendali Jaksa Agung
E. Pengawalan hanya dilakukan oleh satu orang
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 44 Premium
Pada pemeriksaan badan tahanan, bagian manakah yang paling sering menjadi tempat penyembunyian benda tajam kecil (seperti silet)?
A. Hanya di saku celana
B. Lipatan kerah baju, ikat pinggang, dan alas kaki (sepatu/sandal)
C. Tidak mungkin menyembunyikan silet di badan
D. Di topi yang dipakai tegak
E. Di tangan yang terbuka
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 45 Premium
Fungsi intelijen Kejaksaan dalam mendukung pengawalan yustisial adalah...
A. Melakukan pemetaan potensi gangguan keamanan (AGHT) sebelum pelaksanaan sidang
B. Menjadi sopir mobil tahanan
C. Menangkap jaksa yang terlambat
D. Mengatur kursi di ruang sidang
E. Menulis berita di koran
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 46 Premium
Dalam mitigasi kebakaran di gedung Kejaksaan, Pengawal Yustisial yang berada di dekat tahanan harus...
A. Membuka semua sel tanpa pengawasan
B. Mengevakuasi tahanan ke titik kumpul aman dengan tetap terborgol dan dalam pengawasan ketat
C. Langsung lari menyelamatkan diri sendiri
D. Meminta tahanan memadamkan api
E. Mengunci tahanan di dalam ruangan agar tidak mengganggu pemadam
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 47 Premium
Apa yang dimaksud dengan 'Sterilisasi Ruang Sidang'?
A. Pemeriksaan area dari benda berbahaya (bom, senjata, penyadap) sebelum sidang dimulai
B. Penyemprotan parfum di ruang sidang
C. Mengosongkan ruang sidang dari semua kursi
D. Pembersihan lantai dari debu
E. Melarang Jaksa masuk ke ruang sidang
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 48 Premium
Nilai 'Kolaboratif' dalam BerAKHLAK bagi Pengawal Yustisial diterapkan dengan cara...
A. Membangun kerja sama yang harmonis dengan petugas kepolisian dan petugas Rutan dalam pengawalan
B. Menyalahkan instansi lain jika terjadi kesalahan
C. Berbagi kunci gudang senjata kepada siapa saja
D. Mengambil alih seluruh tugas rekan kerja
E. Bekerja sendirian tanpa bantuan orang lain
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 49 Premium
Seorang Pengawal Yustisial mendeteksi adanya kamera tersembunyi ilegal di ruang konsultasi Jaksa-Saksi. Tindakan yang tepat adalah...
A. Mengambilnya untuk dijual
B. Mendiamkannya agar tidak ribut
C. Merusaknya segera
D. Memberitahukan kepada media massa
E. Melaporkan temuan kepada unit Intelijen/Keamanan dan menjaga status quo tempat kejadian
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 50 Premium
Dalam manajemen barang bukti senjata api, prosedur keamanan yang paling krusial sebelum disimpan adalah...
A. Mengecat ulang senjata
B. Mengisi peluru hingga penuh
C. Menyerahkan kepada tahanan untuk dicek
D. Menghapus nomor seri senjata
E. Mengosongkan magasin dan memastikan tidak ada peluru di kamar senjata (unloading)
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses

Tips Lulus SKB CPNS Pengawal Yustisial

Agar peluang lulus SKB CPNS untuk jabatan Pengawal Yustisial semakin besar, peserta perlu memahami karakter soal dan fokus pada kompetensi yang diuji. Berikut beberapa tips yang dapat diterapkan saat persiapan hingga pelaksanaan SKB CPNS.

  • Pahami materi pokok jabatan. Pelajari kompetensi teknis, tugas, dan fungsi jabatan secara menyeluruh agar jawaban tetap relevan.
  • Latihan soal SKB secara rutin. Biasakan menjawab soal esai atau studi kasus untuk melatih alur berpikir dan ketepatan jawaban.
  • Perhatikan konteks instansi. Sesuaikan jawaban dengan peran jabatan di instansi yang dilamar.
  • Susun jawaban secara sistematis. Gunakan poin atau langkah yang jelas agar mudah dipahami oleh penguji.
  • Ikuti tryout SKB. Tryout membantu mengukur kesiapan, mengatur waktu, dan mengenali pola penilaian.

Persiapan yang matang menjadi kunci utama dalam menghadapi SKB CPNS. Dengan mempelajari materi pokok, berlatih soal, dan mengikuti tryout SKB CPNS untuk jabatan Pengawal Yustisial, peserta dapat meningkatkan pemahaman dan kepercayaan diri sebelum ujian. Semoga panduan ini membantu perjalananmu menuju kelulusan CPNS.

Pertanyaan Seputar SKB CPNS Pengawal Yustisial

SKB CPNS Pengawal Yustisial adalah seleksi kompetensi bidang yang menguji kemampuan teknis sesuai jabatan yang dilamar.
Materi SKB CPNS Pengawal Yustisial meliputi materi teknis jabatan, regulasi terkait, serta tugas dan fungsi jabatan.
Jumlah soal SKB CPNS umumnya berkisar 80 hingga 100 soal dalam bentuk pilihan ganda, dengan durasi pengerjaan 90 menit. Soal berjumlah 100 diberikan jika materi tidak dominan hitungan, sementara 80 soal digunakan jika materi dominan hitungan.
Untuk lulus SKB CPNS Pengawal Yustisial, pelajari materi jabatan, latihan soal secara rutin, dan ikuti simulasi tryout.
SKB CPNS tidak memiliki passing grade tetap, namun nilai akan digabung dengan SKD dan diranking sesuai formasi.
Soal SKB CPNS Pengawal Yustisial tidak sama setiap tahun, namun pola materi dan kompetensi yang diujikan relatif serupa sesuai kebutuhan jabatan.
Tingkat kesulitan SKB CPNS Pengawal Yustisial tergantung pemahaman materi, namun dapat ditingkatkan dengan latihan yang konsisten.