SKB CPNS Pengevaluasi Pengujian dan Peneraan 2026: Materi, Soal & Tryout Lengkap

Fakta: Lebih dari 80% peserta gagal di tahap SKB bukan karena tidak pintar, tapi karena salah fokus belajar.

Kalau kamu sedang mempersiapkan SKB CPNS untuk jabatan Pengevaluasi Pengujian dan Peneraan, halaman ini akan jadi senjata utama kamu. 🔥

Banyak peserta CPNS gugur di tahap SKB karena kurang memahami materi jabatan yang diujikan. Untuk membantu kamu lebih siap, halaman ini menyajikan materi, contoh soal, dan tryout SKB CPNS khusus untuk jabatan Pengevaluasi Pengujian dan Peneraan, agar proses belajar jadi lebih fokus dan peluang lulus semakin besar.

Materi Pokok SKB CPNS Pengevaluasi Pengujian dan Peneraan

Materi pokok SKB CPNS untuk jabatan Pengevaluasi Pengujian dan Peneraan berikut merangkum ruang lingkup kompetensi, pengetahuan teknis, dan tugas jabatan yang menjadi fokus penilaian dalam seleksi SKB CPNS. Pelajari setiap bagian secara bertahap agar pemahaman lebih menyeluruh.

  • Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan
  • Peraturan Pemerintah Nomor 55 Tahun 2012 tentang Kendaraan
  • Peraturan Menteri Perhubungan tentang Tata Cara Pengujian Berkala Kendaraan Bermotor
  • Dasar-dasar Metrologi Legal dan Ketertelusuran Pengukuran
  • Etika ASN dan Manajemen Pemerintahan di lingkungan Kementerian Perhubungan
  • Evaluasi Hasil Pengujian Persyaratan Teknis dan Laik Jalan Kendaraan Bermotor
  • Monitoring dan Evaluasi Unjuk Kerja Peralatan Uji Berkala (Brake Tester, Side Slip, dll.)
  • Analisis Data dan Pelaporan Sistem Informasi Uji Berkala Kendaraan Bermotor (BLU-e)
  • Pengevaluasian Standar Akreditasi Unit Pelaksana Uji Berkala Kendaraan Bermotor (UPUBKB)
  • Prosedur Evaluasi Peneraan dan Kalibrasi Alat Ukur di Sektor Transportasi
  • Teknik Audit dan Pengawasan Terhadap Penyelenggaraan Pengujian Kendaraan
  • Analisis Kesesuaian Rancang Bangun dan Rekayasa Kendaraan Bermotor
  • Manajemen Mutu dan Standar Operasional Prosedur (SOP) Pengujian dan Peneraan
  • Evaluasi Ambang Batas Emisi Gas Buang dan Kebisingan Kendaraan secara Nasional
  • Identifikasi dan Penilaian Risiko pada Proses Pengujian dan Sertifikasi Kendaraan

Simulasi Tryout SKB CPNS Pengevaluasi Pengujian dan Peneraan

Melalui simulasi tryout SKB CPNS untuk jabatan Pengevaluasi Pengujian dan Peneraan, kamu bisa berlatih soal yang mendekati ujian sebenarnya sekaligus mengevaluasi kesiapan sebelum menghadapi tes SKB.

Tryout
Tryout untuk jabatan ini akan tersedia

Kami sedang menyiapkan paket tryout SKB khusus untuk Pengevaluasi Pengujian dan Peneraan. Nantinya kamu bisa latihan soal sesuai kisi-kisi resmi dan dapat pembahasan lengkap.

  • Soal sesuai materi pokok jabatan
  • Pembahasan detail & indikator kompetensi
  • Skor otomatis + pembanding nasional
Coming soon

Contoh Soal SKB CPNS Pengevaluasi Pengujian dan Peneraan

Berikut contoh soal SKB CPNS untuk jabatan Pengevaluasi Pengujian dan Peneraan.

Soal 1
Berdasarkan UU Nomor 22 Tahun 2009, pengujian berkala kendaraan bermotor wajib dilakukan untuk kendaraan berikut, kecuali...
A. Mobil barang
B. Kereta gandengan
C. Mobil bus
D. Kendaraan khusus
E. Sepeda motor pribadi
Jawaban: E
Berdasarkan Pasal 53 ayat (1) UU No. 22 Tahun 2009, pengujian berkala wajib dilakukan bagi mobil penumpang umum, mobil bus, mobil barang, kereta gandengan, dan kereta tempelan yang dioperasikan di jalan.
Soal 2
Menurut PP Nomor 55 Tahun 2012, sistem rem utama (service brake) pada kendaraan bermotor paling sedikit harus bekerja pada...
A. Satu roda depan
B. Satu roda kiri dan satu roda kanan
C. Roda penggerak saja
D. Semua roda
E. Roda belakang saja
Jawaban: D
Pasal 66 PP No. 55 Tahun 2012 menyatakan bahwa sistem rem utama harus bekerja pada semua roda kendaraan sesuai dengan beban yang didistribusikan.
Soal 3
Dalam metrologi legal, kemampuan untuk menghubungkan hasil pengukuran ke standar nasional atau internasional melalui rantai perbandingan yang tak terputus disebut...
A. Peneraan
B. Akurasi
C. Verifikasi
D. Ketertelusuran (Traceability)
E. Kalibrasi
Jawaban: D
Ketertelusuran (Traceability) adalah sifat hasil pengukuran yang dapat dihubungkan ke standar yang lebih tinggi (nasional/internasional) melalui rantai perbandingan yang tidak terputus.
Soal 4
Sesuai regulasi tentang tata cara pengujian berkala, masa berlaku kartu uji atau bukti lulus uji berkala kendaraan bermotor adalah selama...
A. 24 bulan
B. 6 bulan
C. 3 bulan
D. 12 bulan
E. 5 tahun
Jawaban: B
Berdasarkan Peraturan Menteri Perhubungan tentang Tata Cara Pengujian Berkala Kendaraan Bermotor, pengujian berkala dilakukan setiap 6 bulan sekali.
Soal 5
Nilai kincup roda depan (side slip) yang diizinkan dalam pengujian teknis kendaraan bermotor menurut standar yang berlaku tidak boleh melebihi...
A. 3 mm/m
B. 1 mm/m
C. 5 mm/m
D. 15 mm/m
E. 10 mm/m
Jawaban: C
Dalam evaluasi hasil pengujian persyaratan teknis, standar ambang batas side slip adalah maksimal +/- 5 mm per meter.
Soal 6
Sistem informasi yang digunakan untuk mengintegrasikan data hasil uji berkala secara nasional dan penerbitan bukti lulus uji elektronik di Indonesia disebut...
A. SITRANS
B. E-KIR
C. SIMPKB
D. SI-UJI
E. BLU-e
Jawaban: E
BLU-e (Bukti Lulus Uji elektronik) adalah sistem informasi terintegrasi untuk pelaporan dan validasi data hasil pengujian berkala kendaraan bermotor secara nasional.
Soal 7
Alat uji yang digunakan untuk mengukur gaya pengereman pada roda kendaraan dalam rangkaian pengujian berkala disebut...
A. Speedometer Tester
B. Brake Tester
C. Pit Lift
D. Side Slip Tester
E. Axle Load Tester
Jawaban: B
Brake Tester (alat uji rem) berfungsi untuk mengukur gaya rem, efisiensi rem, dan penyimpangan gaya rem (imbalance) antar roda dalam satu poros.
Soal 8
Salah satu prinsip etika ASN di lingkungan Kementerian Perhubungan yang menekankan pada kejujuran dan kepatuhan terhadap aturan adalah...
A. Responsif
B. Kerjasama
C. Inovasi
D. Integritas
E. Ketangkasan
Jawaban: D
Integritas merupakan pilar utama etika ASN yang mencakup kejujuran, keselarasan antara ucapan dan perbuatan, serta kepatuhan terhadap regulasi di Kemenhub.
Soal 9
Dalam manajemen mutu pengujian kendaraan, dokumen yang menjelaskan langkah-langkah kerja secara detail untuk memastikan konsistensi proses disebut...
A. Rencana Strategis
B. Standard Operating Procedure (SOP)
C. Pedoman Mutu
D. Logbook Alat
E. Instruksi Presiden
Jawaban: B
SOP (Standar Operasional Prosedur) adalah dokumen instruksi kerja yang menjamin standarisasi dan kualitas proses pengujian serta peneraan.
Soal 10
Evaluasi terhadap ambang batas emisi gas buang kendaraan bermotor bertujuan untuk mengendalikan...
A. Konsumsi bahan bakar
B. Keausan ban
C. Pencemaran udara
D. Kecepatan maksimal
E. Kekuatan mesin
Jawaban: C
Pengujian emisi gas buang (CO dan HC) dilakukan untuk memastikan kendaraan tidak melebihi ambang batas polusi demi menjaga kualitas udara nasional.
Soal 11
Unit Pelaksana Uji Berkala Kendaraan Bermotor (UPUBKB) harus mendapatkan akreditasi dari kementerian. Akreditasi tertinggi yang menunjukkan fasilitas dan SDM lengkap adalah...
A. Akreditasi Utama
B. Akreditasi C
C. Akreditasi A
D. Akreditasi Paripurna
E. Akreditasi B
Jawaban: C
Berdasarkan regulasi akreditasi UPUBKB, Akreditasi A adalah tingkatan tertinggi yang menunjukkan pemenuhan standar fasilitas, alat uji, dan kompetensi SDM paling lengkap.
Soal 12
Prosedur untuk membandingkan suatu alat ukur dengan standar yang telah diketahui ketelitiannya untuk menentukan besarnya kesalahan penunjukan disebut...
A. Peneraan
B. Verifikasi
C. Justifikasi
D. Sertifikasi
E. Kalibrasi
Jawaban: E
Kalibrasi adalah kegiatan untuk menentukan kebenaran konvensional nilai penunjukan alat ukur dengan cara membandingkannya terhadap standar ukur.
Soal 13
Dalam audit penyelenggaraan pengujian kendaraan, auditor melakukan pemeriksaan terhadap kesesuaian antara data di sistem dengan fisik kendaraan. Teknik ini disebut...
A. Wawancara
B. Observasi/Verifikasi fisik
C. Kuesioner
D. Simulasi
E. Studi dokumen
Jawaban: B
Verifikasi fisik atau observasi lapangan adalah teknik audit untuk memastikan data hasil uji benar-benar mencerminkan kondisi nyata kendaraan.
Soal 14
Rancang bangun kendaraan bermotor yang dimodifikasi harus mendapatkan pengesahan untuk menjamin...
A. Keindahan tampilan
B. Kapasitas muatan maksimal
C. Keselamatan dan persyaratan teknis
D. Kemudahan perawatan
E. Harga jual kendaraan
Jawaban: C
Analisis kesesuaian rancang bangun bertujuan memastikan modifikasi tidak mengurangi standar keselamatan dan tetap sesuai dengan regulasi teknis kendaraan.
Soal 15
Penilaian risiko pada proses pengujian kendaraan bertujuan untuk mengidentifikasi potensi bahaya di area uji. Contoh risiko keselamatan kerja di UPUBKB adalah...
A. Terpapar gas buang berlebih di ruang tertutup
B. Kurangnya anggaran
C. Keterlambatan laporan
D. Perubahan regulasi
E. Kegagalan sistem server
Jawaban: A
Identifikasi risiko mencakup aspek keselamatan personel, seperti paparan emisi gas buang selama proses pengujian yang memerlukan sistem sirkulasi udara baik.
Soal 16
Besaran yang digunakan untuk menyatakan tingkat kebisingan suara knalpot kendaraan bermotor dalam satuan desibel adalah...
A. RPM
B. Lux
C. dB (A)
D. Hz
E. Nm
Jawaban: C
Ambang batas kebisingan kendaraan diukur dalam satuan desibel dengan pembobotan frekuensi A, atau dB (A).
Soal 17
Peneraan alat ukur yang digunakan untuk kepentingan umum diatur dalam lingkup...
A. Metrologi Industri
B. Metrologi Ilmiah
C. Metrologi Kimia
D. Metrologi Fisika
E. Metrologi Legal
Jawaban: E
Metrologi Legal adalah metrologi yang mengelola satuan-satuan ukuran, metode pengukuran, dan alat ukur yang menyangkut persyaratan teknis dan peraturan untuk menjamin kepastian hukum.
Soal 18
Sesuai PP 55 Tahun 2012, persyaratan laik jalan kendaraan mencakup hal-hal berikut, kecuali...
A. Warna kendaraan sesuai tren
B. Efisiensi sistem rem
C. Kincup roda depan
D. Kebisingan suara
E. Emisi gas buang
Jawaban: A
Persyaratan laik jalan mencakup emisi, kebisingan, rem, lampu, kincup roda, dll. Warna kendaraan bukan merupakan bagian teknis kelaikan jalan selama tidak melanggar aturan identitas.
Soal 19
Monitoring unjuk kerja peralatan uji secara rutin bertujuan untuk...
A. Menghitung pendapatan retribusi
B. Mempercepat waktu pelayanan
C. Mengganti alat dengan merek terbaru
D. Memastikan alat memberikan hasil pengukuran yang akurat
E. Mengurangi jumlah penguji
Jawaban: D
Monitoring dan evaluasi unjuk kerja alat sangat penting agar hasil pengujian valid dan tidak merugikan pemilik kendaraan maupun keselamatan jalan.
Soal 20
UU Nomor 22 Tahun 2009 menetapkan bahwa pengawasan terhadap unit pelaksana pengujian berkala dilakukan oleh...
A. Kepolisian RI
B. Pemerintah (Pusat/Daerah sesuai kewenangan)
C. Lembaga Swadaya Masyarakat
D. Produsen Otomotif
E. Asosiasi Karoseri
Jawaban: B
Berdasarkan UU No. 22 Tahun 2009, pembinaan dan pengawasan teknis terhadap pengujian berkala dilakukan oleh Menteri, Gubernur, atau Bupati/Walikota.
Soal 21 Premium
Dalam mengevaluasi hasil uji rem, efisiensi rem utama untuk mobil barang dengan JBB lebih dari 3.500 kg minimal adalah...
A. 30%
B. 60%
C. 40%
D. 50%
E. 70%
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 22 Premium
Selisih gaya pengereman antara roda kiri dan kanan dalam satu poros (imbalance) tidak boleh melebihi...
A. 12%
B. 8%
C. 25%
D. 5%
E. 20%
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 23 Premium
Suatu UPUBKB yang memiliki peralatan uji otomatis yang terintegrasi dengan sistem komputer namun belum memiliki fasilitas uji untuk dimensi kendaraan tertentu kemungkinan besar terakreditasi...
A. D
B. Tidak Terakreditasi
C. B
D. C
E. A
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 24 Premium
Dalam prosedur kalibrasi, nilai 'ketidakpastian pengukuran' (uncertainty) sangat penting dievaluasi karena...
A. Menentukan merek standar yang digunakan
B. Menghilangkan kesalahan sistematis secara total
C. Merupakan instruksi cara menggunakan alat
D. Menunjukkan harga alat ukur
E. Menyatakan rentang nilai di mana nilai benar diperkirakan berada
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 25 Premium
Pengevaluasian terhadap data BLU-e menunjukkan adanya anomali di mana waktu pengujian satu kendaraan hanya 2 menit. Tindakan evaluasi yang tepat adalah...
A. Melakukan audit investigasi terhadap integritas proses pengujian
B. Memperbaiki server BLU-e
C. Membiarkan karena efisien
D. Menghapus data tersebut secara permanen
E. Memberikan penghargaan kepada penguji
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 26 Premium
Pada pengujian intensitas cahaya lampu utama, standar minimal untuk sistem lampu jauh adalah sebesar...
A. 10.000 candela
B. 12.000 candela
C. 8.000 candela
D. 24.000 candela
E. 15.000 candela
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 27 Premium
Metode evaluasi unjuk kerja Brake Tester dengan menggunakan beban statis yang diketahui beratnya untuk memverifikasi pembacaan alat disebut...
A. Benchmarking
B. Kalibrasi Lapangan
C. Uji Dinamis
D. Verifikasi Statis
E. Uji Cross-check
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 28 Premium
Manakah yang merupakan kompetensi wajib bagi penguji kendaraan bermotor menurut regulasi manajemen SDM di UPUBKB?
A. Sertifikat Kompetensi Penguji Kendaraan Bermotor
B. Sertifikat Keahlian Konstruksi
C. Sertifikat Auditor Keuangan
D. Ijazah Manajemen Transportasi Laut
E. Lisensi Pilot
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 29 Premium
Audit internal dalam manajemen mutu ISO 9001 atau standar pengujian bertujuan untuk...
A. Mengurangi biaya operasional
B. Memastikan sistem manajemen mutu dijalankan secara efektif dan berkelanjutan
C. Mengganti pimpinan unit
D. Mencari kesalahan personel untuk diberi sanksi
E. Menunda waktu akreditasi
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 30 Premium
Dalam analisis rancang bangun, jika sebuah mobil barang dimodifikasi menjadi mobil bus, dokumen apa yang wajib dimiliki?
A. STNK baru saja
B. Buku Kir lama
C. Faktur pembelian mesin
D. Surat Keputusan Pengesahan Rancang Bangun (SKPRB)
E. Izin Trayek
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 31 Premium
Ambang batas emisi gas buang untuk kendaraan bermotor kategori M Laju Tahun Pembuatan > 2007 (bensin) adalah...
A. CO: 4,5% dan HC: 1200 ppm
B. CO: 3,0% dan HC: 700 ppm
C. CO: 1,5% dan HC: 200 ppm
D. CO: 5,0% dan HC: 1500 ppm
E. CO: 0,5% dan HC: 100 ppm
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 32 Premium
Penerapan manajemen risiko dalam sertifikasi kendaraan membantu dalam hal...
A. Memitigasi kegagalan teknis kendaraan sebelum dioperasikan
B. Menghilangkan semua kecelakaan jalan raya
C. Menurunkan harga pajak kendaraan
D. Mempercepat proses administrasi tanpa cek fisik
E. Menghindari audit dari pusat
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 33 Premium
Ketertelusuran pengukuran alat uji Speedometer Tester di UPUBKB harus merujuk pada standar...
A. Standar waktu
B. Standar intensitas cahaya
C. Standar panjang dan waktu
D. Standar suhu
E. Standar massa
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 34 Premium
Sesuai etika ASN, apabila seorang pengevaluasi menemukan adanya gratifikasi dari unit uji agar laporan audit dibuat 'Baik', tindakan yang benar adalah...
A. Menyimpannya sebagai dana operasional kantor
B. Membaginya dengan rekan tim
C. Menolak dan melaporkan ke Unit Pengendalian Gratifikasi (UPG)
D. Menerima lalu melaporkannya belakangan
E. Menerima karena jumlahnya kecil
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 35 Premium
Dalam audit teknis, indikator 'Repeatability' pada peralatan uji Side Slip dievaluasi dengan cara...
A. Menggunakan alat dari merek berbeda
B. Membandingkan hasil dengan alat di kota lain
C. Mematikan dan menyalakan alat kembali
D. Mengukur kendaraan yang berbeda-beda
E. Melakukan pengukuran berulang pada kendaraan yang sama dalam kondisi yang sama
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 36 Premium
Evaluasi data BLU-e menunjukkan tingkat kelulusan kendaraan di suatu wilayah mencapai 100% secara konsisten. Hal ini patut dicurigai sebagai...
A. Adanya 'fraud' atau pengujian formalitas (tidak sesuai standar teknis)
B. Pencapaian target kinerja yang luar biasa
C. Kualitas kendaraan sangat baik
D. Proses pengujian yang sangat ketat
E. Kesalahan input data oleh pusat
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 37 Premium
Pengujian kendaraan yang dilakukan di luar gedung uji (mobile unit) harus memenuhi persyaratan...
A. Hanya untuk kendaraan pribadi
B. Boleh dilakukan oleh tenaga honorer tanpa sertifikat
C. Hanya dilakukan pada malam hari
D. Tidak perlu kalibrasi karena mobile
E. Tetap memiliki akreditasi dan alat uji yang terkalibrasi
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 38 Premium
Jika hasil evaluasi menunjukkan efisiensi rem parkir sebuah bus hanya 10%, maka bus tersebut dinyatakan...
A. Lulus dengan catatan
B. Diberi waktu 1 tahun untuk memperbaiki
C. Boleh beroperasi hanya di jalan datar
D. Lulus karena rem utama masih berfungsi
E. Tidak lulus (gagal uji)
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 39 Premium
Salah satu elemen penting dalam sistem manajemen mutu pengujian kendaraan adalah 'Pengendalian Rekaman'. Contoh rekaman dalam UPUBKB adalah...
A. Foto liburan kantor
B. Struk gaji pegawai
C. Data hasil uji (print-out alat uji)
D. Daftar hadir rapat RT
E. Kliping berita koran
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 40 Premium
Tujuan utama dari evaluasi 'ketidakbulatan' (out-of-roundness) pada drum atau piringan rem melalui alat uji rem adalah...
A. Menambah kecepatan kendaraan
B. Mengetahui merek rem
C. Mendeteksi getaran atau ketidakstabilan pengereman
D. Menentukan warna kampas rem
E. Mengukur keindahan velg
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 41 Premium
Pada identifikasi risiko, kegagalan dalam melakukan peneraan (tera ulang) secara rutin pada alat uji dapat mengakibatkan...
A. Pegawai menjadi bosan
B. Kesalahan vonis (kendaraan laik dinyatakan tidak laik atau sebaliknya)
C. Kerusakan mesin kendaraan
D. Antrean kendaraan menjadi pendek
E. Kehilangan pendapatan daerah
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 42 Premium
Standar audit yang mengharuskan auditor bersikap netral dan tidak memihak dalam memberikan penilaian disebut prinsip...
A. Lokalitas
B. Formalitas
C. Kreativitas
D. Subyektivitas
E. Obyektivitas
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 43 Premium
Berdasarkan PM tentang Akreditasi UPUBKB, rasio jumlah penguji terhadap jumlah kendaraan yang diuji harus dievaluasi untuk menjamin...
A. Popularitas unit uji
B. Kualitas dan kecermatan pengujian
C. Kesejahteraan penguji
D. Penghematan listrik
E. Jumlah kendaraan yang masuk
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 44 Premium
Analisis emisi gas buang pada mesin diesel menggunakan alat uji yang disebut Smoke Opacity Meter. Satuan yang diukur adalah...
A. Kilogram
B. Newton
C. Candela
D. Persentase (%) atau m-1
E. ppm
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 45 Premium
Metrologi legal mewajibkan penggunaan segel atau 'Tanda Tera' pada alat uji yang telah lulus verifikasi. Fungsi utama segel ini adalah...
A. Memudahkan pembersihan alat
B. Menandakan alat tersebut milik negara
C. Menutupi bagian alat yang rusak
D. Mencegah perubahan atau manipulasi pengaturan alat oleh pihak tidak berwenang
E. Hiasan alat
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 46 Premium
Dalam manajemen pemerintahan, prinsip 'Good Governance' di lingkungan perhubungan mewajibkan adanya saluran pengaduan masyarakat. Hal ini merupakan perwujudan dari...
A. Sentralisasi
B. Kerahasiaan negara
C. Otoriterisme
D. Eksklusivitas
E. Transparansi dan Akuntabilitas
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 47 Premium
Manakah pernyataan yang benar mengenai analisis data dalam sistem BLU-e?
A. Data BLU-e hanya bisa diakses oleh pemilik kendaraan
B. BLU-e hanya berlaku untuk kendaraan dinas
C. Sistem BLU-e tidak memerlukan koneksi internet
D. Data BLU-e digunakan untuk memonitor kepatuhan uji berkala secara real-time di seluruh Indonesia
E. BLU-e menghapus kewajiban pemeriksaan fisik
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 48 Premium
Pada pengevaluasian rancang bangun, 'Jarak Perpanjangan Belakang' (Rear Overhang/ROH) dievaluasi agar tidak melebihi...
A. 100% dari jarak sumbu roda
B. 62,5% dari jarak sumbu roda
C. 20% dari jarak sumbu roda
D. 50% dari panjang total kendaraan
E. 2 meter secara mutlak
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 49 Premium
Alat ukur yang digunakan untuk mengecek tingkat kegelapan kaca film kendaraan (VLT) dalam evaluasi teknis disebut...
A. Sound Level Meter
B. Pressure Gauge
C. Gas Analyzer
D. Micrometer
E. Tint Meter / Lux Meter
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 50 Premium
Monitoring terhadap kebersihan dan kondisi lingkungan di area pengujian (seperti tumpahan oli) termasuk dalam evaluasi...
A. Retribusi Daerah
B. Pemasaran Layanan
C. Manajemen Aset
D. Kapasitas Mesin
E. Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3)
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses

Tips Lulus SKB CPNS Pengevaluasi Pengujian dan Peneraan

Agar peluang lulus SKB CPNS untuk jabatan Pengevaluasi Pengujian dan Peneraan semakin besar, peserta perlu memahami karakter soal dan fokus pada kompetensi yang diuji. Berikut beberapa tips yang dapat diterapkan saat persiapan hingga pelaksanaan SKB CPNS.

  • Pahami materi pokok jabatan. Pelajari kompetensi teknis, tugas, dan fungsi jabatan secara menyeluruh agar jawaban tetap relevan.
  • Latihan soal SKB secara rutin. Biasakan menjawab soal esai atau studi kasus untuk melatih alur berpikir dan ketepatan jawaban.
  • Perhatikan konteks instansi. Sesuaikan jawaban dengan peran jabatan di instansi yang dilamar.
  • Susun jawaban secara sistematis. Gunakan poin atau langkah yang jelas agar mudah dipahami oleh penguji.
  • Ikuti tryout SKB. Tryout membantu mengukur kesiapan, mengatur waktu, dan mengenali pola penilaian.

Persiapan yang matang menjadi kunci utama dalam menghadapi SKB CPNS. Dengan mempelajari materi pokok, berlatih soal, dan mengikuti tryout SKB CPNS untuk jabatan Pengevaluasi Pengujian dan Peneraan, peserta dapat meningkatkan pemahaman dan kepercayaan diri sebelum ujian. Semoga panduan ini membantu perjalananmu menuju kelulusan CPNS.

Pertanyaan Seputar SKB CPNS Pengevaluasi Pengujian dan Peneraan

SKB CPNS Pengevaluasi Pengujian dan Peneraan adalah seleksi kompetensi bidang yang menguji kemampuan teknis sesuai jabatan yang dilamar.
Materi SKB CPNS Pengevaluasi Pengujian dan Peneraan meliputi materi teknis jabatan, regulasi terkait, serta tugas dan fungsi jabatan.
Jumlah soal SKB CPNS umumnya berkisar 80 hingga 100 soal dalam bentuk pilihan ganda, dengan durasi pengerjaan 90 menit. Soal berjumlah 100 diberikan jika materi tidak dominan hitungan, sementara 80 soal digunakan jika materi dominan hitungan.
Untuk lulus SKB CPNS Pengevaluasi Pengujian dan Peneraan, pelajari materi jabatan, latihan soal secara rutin, dan ikuti simulasi tryout.
SKB CPNS tidak memiliki passing grade tetap, namun nilai akan digabung dengan SKD dan diranking sesuai formasi.
Soal SKB CPNS Pengevaluasi Pengujian dan Peneraan tidak sama setiap tahun, namun pola materi dan kompetensi yang diujikan relatif serupa sesuai kebutuhan jabatan.
Tingkat kesulitan SKB CPNS Pengevaluasi Pengujian dan Peneraan tergantung pemahaman materi, namun dapat ditingkatkan dengan latihan yang konsisten.