Kisi-Kisi Resmi PermenPAN-RB 2026

SKB CPNS Pengawas Barang Beredar dan Jasa

Panduan komprehensif seleksi kompetensi bidang untuk formasi Pengawas Barang Beredar dan Jasa. Merangkum materi pokok teknis, indikator penilaian CAT BKN, bank soal studi kasus, serta simulasi tryout lengkap.

Instansi Pembina
K/L Terkait
Silabus Materi
1 Jenjang / Sub-bidang
Durasi Ujian
90 Menit CAT BKN

Materi Pokok SKB CPNS Pengawas Barang Beredar dan Jasa

Materi pokok SKB CPNS untuk jabatan Pengawas Barang Beredar dan Jasa berikut merangkum ruang lingkup kompetensi, pengetahuan teknis, dan tugas jabatan yang menjadi fokus penilaian dalam seleksi SKB CPNS. Pelajari setiap bagian secara bertahap agar pemahaman lebih menyeluruh.

Kompetensi Umum

6 Indikator
Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2014 tentang Perdagangan
Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen
Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2014 tentang Standardisasi dan Penilaian Kesesuaian
Peraturan Pemerintah Nomor 29 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Bidang Perdagangan
Struktur Organisasi, Tugas, dan Fungsi Kementerian Perdagangan (khususnya Ditjen PKTN)
Etika ASN dan Nilai-Nilai Dasar BerAKHLAK

Kompetensi Khusus

12 Indikator
Pengawasan Standardisasi: Prosedur pengecekan SNI Wajib, Sertifikat Produk Penggunaan Tanda SNI (SPPT-SNI), dan tanda kesesuaian
Pengawasan Label: Ketentuan Label dalam Bahasa Indonesia dan Nomor Pendaftaran Barang (NPB)
Pengawasan MKG: Ketentuan penyertaan Manual dan Kartu Garansi Purna Jual untuk produk elektronika dan telematika
Metrologi Legal: Pengawasan Alat Ukur, Takar, Timbang, dan Perlengkapannya (UTTP) serta Barang Dalam Keadaan Terbungkus (BDKT)
Tata Cara Pengawasan: Tahapan pemeriksaan identitas pelaku usaha, pemeriksaan fisik barang, dan pengambilan contoh (sampling)
Manajemen Perlindungan Konsumen: Hak dan kewajiban konsumen/pelaku usaha serta peran Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen (BPSK)
Penanganan Pelanggaran: Prosedur pemberian sanksi administratif, penarikan barang dari peredaran, hingga pemusnahan barang
Pengawasan Perdagangan Melalui Sistem Elektronik (PMSE): Aturan main e-commerce dan perlindungan konsumen digital
Intelijen Pasar dan Pengolahan Data: Teknik deteksi dini terhadap peredaran barang ilegal atau tidak sesuai standar
Dasar-Dasar Penyidikan (PPNS): Pemahaman mengenai Berita Acara Pemeriksaan (BAP) dan koordinasi dengan aparat penegak hukum
Pengawasan Distribusi Barang Pokok dan Barang Penting (Bapokting) serta pengendalian harga pasar
Edukasi dan Pemberdayaan Konsumen: Strategi sosialisasi gerakan 'Konsumen Cerdas, Mandiri, dan Cinta Produk Dalam Negeri'

Simulasi Tryout SKB CAT Pengawas Barang Beredar dan Jasa

Melalui simulasi tryout SKB CPNS untuk jabatan Pengawas Barang Beredar dan Jasa, kamu bisa berlatih soal yang mendekati ujian sebenarnya sekaligus mengevaluasi kesiapan sebelum menghadapi tes SKB.

Katalog Semua Tryout
Sedang Disusun Tim Ahli

Tryout CAT SKB Pengawas Barang Beredar dan Jasa Sedang Disiapkan

Tim akademik Belajarbro sedang menyusun paket simulasi ujian CAT resmi untuk formasi Pengawas Barang Beredar dan Jasa berdasarkan kisi-kisi dan materi pokok KemenPAN-RB terbaru. Paket ini akan dilengkapi timer sistem CAT standar BKN 90 menit, passing grade, kunci jawaban, dan pembahasan komprehensif.

Sistem CAT BKN
Durasi 90 menit & skema CAT resmi
Kisi-Kisi Terbaru
Sesuai materi pokok & tupoksi jabatan
Pembahasan Lengkap
Analisis jawaban & referensi regulasi
Ranking Nasional
Bandingkan skor se-Indonesia

Contoh Soal SKB Pengawas Barang Beredar dan Jasa & Pembahasan

Kerjakan soal di bawah, lalu lihat kunci dan pembahasan lengkap.

50 Soal
Benar: 0
Salah: 0
Dijawab: 0/50
0%
Soal 1
Berdasarkan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen, hak konsumen yang paling mendasar terkait dengan pemakaian barang dan/atau jasa adalah...
Kunci Jawaban: D
Menurut UU No. 8 Tahun 1999 Pasal 4 huruf a, hak utama konsumen adalah hak atas kenyamanan, keamanan, dan keselamatan dalam mengonsumsi barang dan/atau jasa.
Materi Terkait: Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen
Soal 2
Dalam Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2014, kegiatan yang terkait dengan transaksi barang dan/atau jasa di dalam negeri dan melampaui batas wilayah negara dengan tujuan pengalihan hak atas barang dan/atau jasa untuk memperoleh imbalan atau kompensasi disebut...
Kunci Jawaban: E
Berdasarkan Pasal 1 angka 1 UU Nomor 7 Tahun 2014, Perdagangan adalah tatanan kegiatan yang terkait dengan transaksi Barang dan/atau Jasa di dalam negeri dan melampaui batas wilayah negara dengan tujuan pengalihan hak untuk memperoleh imbalan.
Materi Terkait: Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2014 tentang Perdagangan
Soal 3
Tujuan utama penyelenggaraan Standardisasi dan Penilaian Kesesuaian menurut Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2014 adalah...
Kunci Jawaban: A
UU No. 20 Tahun 2014 Pasal 3 menyatakan bahwa Standardisasi dan Penilaian Kesesuaian bertujuan meningkatkan jaminan mutu, efisiensi produksi, daya saing, persaingan usaha yang sehat, dan inovasi.
Materi Terkait: Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2014 tentang Standardisasi dan Penilaian Kesesuaian
Soal 4
Berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 29 Tahun 2021, Pemerintah Pusat dapat menetapkan Barang Kebutuhan Pokok. Salah satu kriteria Barang Kebutuhan Pokok adalah...
Kunci Jawaban: A
PP No. 29 Tahun 2021 menjelaskan bahwa Barang Kebutuhan Pokok adalah barang yang menyangkut hajat hidup orang banyak dengan skala pemenuhan kebutuhan yang tinggi serta menjadi faktor pendukung kesejahteraan masyarakat.
Materi Terkait: Peraturan Pemerintah Nomor 29 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Bidang Perdagangan
Soal 5
Dalam struktur organisasi Kementerian Perdagangan, unit eselon I yang memiliki tugas utama menyelenggarakan perumusan dan pelaksanaan kebijakan di bidang perlindungan konsumen dan tertib niaga adalah...
Kunci Jawaban: E
Ditjen PKTN (Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga) adalah unit di bawah Kementerian Perdagangan yang bertugas melaksanakan perumusan dan pelaksanaan kebijakan di bidang perlindungan konsumen, metrologi legal, dan pengawasan barang beredar.
Materi Terkait: Struktur Organisasi, Tugas, dan Fungsi Kementerian Perdagangan (khususnya Ditjen PKTN)
Soal 6
Seorang Pengawas Barang Beredar dan Jasa menemukan ketidaksesuaian label pada sebuah produk. Alih-alih menerima suap untuk menutupi temuan tersebut, ia tetap melaporkan temuan sesuai prosedur. Tindakan ini mencerminkan nilai dasar BerAKHLAK, yaitu...
Kunci Jawaban: D
Menolak suap dan melaksanakan tugas dengan jujur, bertanggung jawab, cermat, disiplin, dan berintegritas tinggi merupakan wujud nyata dari nilai Akuntabel dalam core values ASN BerAKHLAK.
Materi Terkait: Etika ASN dan Nilai-Nilai Dasar BerAKHLAK
Soal 7
Dokumen yang diterbitkan oleh Lembaga Sertifikasi Produk (LSPro) yang menyatakan bahwa suatu produk telah memenuhi persyaratan SNI disebut...
Kunci Jawaban: E
SPPT-SNI (Sertifikat Produk Penggunaan Tanda SNI) adalah dokumen yang dikeluarkan oleh LSPro kepada pelaku usaha yang produknya telah diuji dan terbukti memenuhi Standar Nasional Indonesia (SNI).
Materi Terkait: Pengawasan Standardisasi: Prosedur pengecekan SNI Wajib, Sertifikat Produk Penggunaan Tanda SNI (SPPT-SNI), dan tanda kesesuaian
Soal 8
Pencantuman label dalam Bahasa Indonesia diwajibkan bagi barang yang diperdagangkan di dalam negeri. Namun, terdapat pengecualian kewajiban pencantuman label Bahasa Indonesia, yaitu untuk...
Kunci Jawaban: C
Berdasarkan Permendag tentang Pencantuman Label, pengecualian diberikan untuk barang yang digunakan sebagai bahan baku/penolong dalam proses produksi (tidak diperdagangkan secara eceran ke konsumen akhir).
Materi Terkait: Pengawasan Label: Ketentuan Label dalam Bahasa Indonesia dan Nomor Pendaftaran Barang (NPB)
Soal 9
Setiap produk telematika dan elektronika yang diproduksi dan/atau diimpor untuk diperdagangkan di pasar dalam negeri wajib dilengkapi dengan...
Kunci Jawaban: E
Berdasarkan Permendag terkait, pelaku usaha wajib menyertakan petunjuk penggunaan (Manual) dan Kartu Garansi Purna Jual dalam Bahasa Indonesia untuk produk elektronika dan telematika.
Materi Terkait: Pengawasan MKG: Ketentuan penyertaan Manual dan Kartu Garansi Purna Jual untuk produk elektronika dan telematika
Soal 10
Dalam metrologi legal, alat yang digunakan untuk menentukan kuantitas atau ukuran suatu barang yang ditransaksikan agar terjamin kebenarannya disebut...
Kunci Jawaban: D
Menurut UU No. 2 Tahun 1981 tentang Metrologi Legal, alat yang digunakan dalam pengukuran untuk menentukan kuantitas dalam transaksi perdagangan disebut UTTP (Alat Ukur, Takar, Timbang, dan Perlengkapannya).
Materi Terkait: Metrologi Legal: Pengawasan Alat Ukur, Takar, Timbang, dan Perlengkapannya (UTTP) serta Barang Dalam Keadaan Terbungkus (BDKT)
Soal 11
Tahapan krusial dalam pemeriksaan fisik barang di gudang importir yang bertujuan untuk memastikan produk mewakili keseluruhan populasi barang sebelum dilakukan uji laboratorium adalah...
Kunci Jawaban: B
Pengambilan contoh (sampling) yang dilakukan dengan metode statistika atau acak yang tepat memastikan bahwa contoh (sampel) merepresentasikan populasi keseluruhan barang yang akan diuji mutunya.
Materi Terkait: Tata Cara Pengawasan: Tahapan pemeriksaan identitas pelaku usaha, pemeriksaan fisik barang, dan pengambilan contoh (sampling)
Soal 12
Lembaga non-struktural yang berkedudukan di tingkat Kabupaten/Kota yang bertugas menyelesaikan sengketa antara konsumen dan pelaku usaha di luar pengadilan adalah...
Kunci Jawaban: D
Berdasarkan UU No. 8 Tahun 1999 Pasal 49, BPSK (Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen) adalah lembaga yang bertugas menyelenggarakan penyelesaian sengketa konsumen di luar pengadilan melalui mediasi, konsiliasi, atau arbitrase.
Materi Terkait: Manajemen Perlindungan Konsumen: Hak dan kewajiban konsumen/pelaku usaha serta peran Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen (BPSK)
Soal 13
Jika dalam pengawasan ditemukan barang yang beredar tidak sesuai dengan ketentuan SNI Wajib, sanksi administratif tingkat pertama yang biasanya diberikan kepada pelaku usaha adalah...
Kunci Jawaban: C
Dalam hierarki sanksi administratif menurut UU Perdagangan maupun PP terkait, sanksi biasanya diterapkan secara bertahap, dimulai dari peringatan/teguran tertulis sebelum penarikan barang atau pencabutan izin.
Materi Terkait: Penanganan Pelanggaran: Prosedur pemberian sanksi administratif, penarikan barang dari peredaran, hingga pemusnahan barang
Soal 14
Perdagangan Melalui Sistem Elektronik (PMSE) menuntut pelaku usaha (merchant) untuk mematuhi regulasi. Salah satu bentuk pelindungan konsumen digital dalam PMSE adalah...
Kunci Jawaban: D
Menurut PP No. 80 Tahun 2019 tentang PMSE, pelaku usaha wajib memberikan informasi yang benar, jelas, dan jujur mengenai identitas subjek hukum, kondisi, serta jaminan barang/jasa.
Materi Terkait: Pengawasan Perdagangan Melalui Sistem Elektronik (PMSE): Aturan main e-commerce dan perlindungan konsumen digital
Soal 15
Dalam kegiatan intelijen pasar, tujuan utama pengolahan data terkait tren peredaran barang di suatu wilayah adalah...
Kunci Jawaban: E
Intelijen pasar dalam konteks pengawasan barang beredar difokuskan untuk mendapatkan informasi dan data awal (deteksi dini) guna mencegah masuk dan beredarnya barang ilegal atau tidak memenuhi standar (SNI, Label, dsb).
Materi Terkait: Intelijen Pasar dan Pengolahan Data: Teknik deteksi dini terhadap peredaran barang ilegal atau tidak sesuai standar
Soal 16
Pejabat Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Perdagangan memiliki wewenang khusus dalam melakukan penyidikan tindak pidana di bidang perdagangan. Salah satu wewenang tersebut adalah...
Kunci Jawaban: A
Berdasarkan KUHAP dan UU sektoral, PPNS berwenang menerima laporan, melakukan pemeriksaan atas laporan tersebut, memeriksa saksi/tersangka, dan menyita barang bukti terkait tindak pidana di bidangnya.
Materi Terkait: Dasar-Dasar Penyidikan (PPNS): Pemahaman mengenai Berita Acara Pemeriksaan (BAP) dan koordinasi dengan aparat penegak hukum
Soal 17
Untuk menjaga stabilitas harga dan ketersediaan Barang Kebutuhan Pokok, Pemerintah memiliki instrumen kebijakan berupa penetapan harga acuan atau harga eceran tertinggi (HET). Kewenangan menetapkan kebijakan ini berada pada...
Kunci Jawaban: A
Berdasarkan PP No. 29 Tahun 2021 dan UU Perdagangan, kebijakan penetapan harga acuan pembelian di petani maupun harga acuan penjualan (HET) di konsumen ditetapkan oleh Menteri Perdagangan.
Materi Terkait: Pengawasan Distribusi Barang Pokok dan Barang Penting (Bapokting) serta pengendalian harga pasar
Soal 18
Salah satu strategi edukasi konsumen yang digaungkan oleh Kementerian Perdagangan adalah menciptakan 'Konsumen Cerdas'. Indikator perilaku konsumen cerdas antara lain adalah...
Kunci Jawaban: B
Semboyan 'Konsumen Cerdas' meliputi tindakan teliti sebelum membeli, memperhatikan label, SNI, manual garansi, memperhatikan masa kedaluwarsa, serta mengutamakan produk dalam negeri.
Materi Terkait: Edukasi dan Pemberdayaan Konsumen: Strategi sosialisasi gerakan 'Konsumen Cerdas, Mandiri, dan Cinta Produk Dalam Negeri'
Soal 19
Selain hak, pelaku usaha juga memiliki kewajiban yang diatur dalam UU Perlindungan Konsumen. Kewajiban utama pelaku usaha dalam menawarkan barangnya adalah...
Kunci Jawaban: C
Menurut UU No. 8 Tahun 1999 Pasal 7, salah satu kewajiban pelaku usaha adalah memberikan informasi yang benar, jelas, dan jujur mengenai kondisi dan jaminan barang dan/atau jasa.
Materi Terkait: Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen
Soal 20
Barang yang telah diberlakukan SNI secara wajib, sebelum diedarkan di pasar, harus dibubuhi...
Kunci Jawaban: B
Berdasarkan UU No. 20 Tahun 2014 dan peraturan turunannya, produk yang telah memenuhi persyaratan SNI (khususnya SNI Wajib) wajib dibubuhi Tanda SNI atau Tanda Kesesuaian sebelum diedarkan.
Materi Terkait: Pengawasan Standardisasi: Prosedur pengecekan SNI Wajib, Sertifikat Produk Penggunaan Tanda SNI (SPPT-SNI), dan tanda kesesuaian
Soal 21
PRO
Berdasarkan UU Nomor 7 Tahun 2014, Pemerintah dapat melarang ekspor atau impor barang dengan alasan tertentu. Alasan yang dapat digunakan untuk melarang impor suatu barang adalah...
Kunci Jawaban: B
Pasal 54 UU No. 7 Tahun 2014 menyatakan larangan ekspor/impor dilakukan untuk melindungi keamanan nasional, kesehatan, keselamatan manusia, hewan, tumbuhan, lingkungan hidup, serta benda cagar budaya.
Materi Terkait: Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2014 tentang Perdagangan

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 22
PRO
Dalam PP Nomor 29 Tahun 2021, diatur ketentuan mengenai penyimpanan barang kebutuhan pokok. Pelaku usaha dilarang menyimpan barang kebutuhan pokok dan/atau barang penting dalam jumlah dan waktu tertentu pada saat...
Kunci Jawaban: E
Untuk mencegah penimbunan (hoarding), PP No. 29 Tahun 2021 melarang penyimpanan bapokting dalam jumlah dan waktu tertentu manakala terjadi kelangkaan barang, gejolak harga, atau hambatan lalu lintas perdagangan.
Materi Terkait: Peraturan Pemerintah Nomor 29 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Bidang Perdagangan

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 23
PRO
Jika produsen luar negeri ingin memasukkan produknya ke Indonesia, siapa yang paling bertanggung jawab untuk mencantumkan label berbahasa Indonesia pada barang tersebut sebelum diedarkan?
Kunci Jawaban: D
Berdasarkan Permendag mengenai pencantuman label, Importir wajib mencantumkan label dalam Bahasa Indonesia pada barang asal impor sebelum barang tersebut memasuki daerah pabean atau sebelum diedarkan.
Materi Terkait: Pengawasan Label: Ketentuan Label dalam Bahasa Indonesia dan Nomor Pendaftaran Barang (NPB)

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 24
PRO
Putusan majelis Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen (BPSK) pada prinsipnya bersifat...
Kunci Jawaban: A
Berdasarkan Pasal 54 ayat (3) UU No. 8 Tahun 1999, Putusan Majelis BPSK bersifat final dan mengikat (final and binding). Pihak yang tidak puas dapat mengajukan keberatan ke Pengadilan Negeri, namun hakikat putusan arbitrasenya adalah final.
Materi Terkait: Manajemen Perlindungan Konsumen: Hak dan kewajiban konsumen/pelaku usaha serta peran Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen (BPSK)

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 25
PRO
Pengawasan terhadap barang yang beredar dapat dilakukan secara berkala maupun khusus. Pengawasan khusus biasanya dilakukan apabila...
Kunci Jawaban: C
Pengawasan berkala adalah yang terencana (rutin), sedangkan pengawasan khusus (insidental) dipicu oleh adanya indikasi pelanggaran, kasus tertentu, atau pengaduan dari masyarakat/konsumen.
Materi Terkait: Tata Cara Pengawasan: Tahapan pemeriksaan identitas pelaku usaha, pemeriksaan fisik barang, dan pengambilan contoh (sampling)

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 26
PRO
Pusat pelayanan purna jual (service center) merupakan salah satu syarat dalam penyertaan MKG. Kewajiban ketersediaan suku cadang dari produsen/importir produk elektronika dijamin untuk minimal jangka waktu...
Kunci Jawaban: B
Pelaku usaha wajib memberikan garansi (minimal 1 tahun) dan menjamin ketersediaan suku cadang, serta fasilitas pemeliharaan purna jual selama umur ekonomis produk sesuai yang tercantum dalam Kartu Garansi.
Materi Terkait: Pengawasan MKG: Ketentuan penyertaan Manual dan Kartu Garansi Purna Jual untuk produk elektronika dan telematika

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 27
PRO
Barang Dalam Keadaan Terbungkus (BDKT) memiliki batas toleransi kekurangan kuantitas. Apabila saat pengawasan ditemukan BDKT dengan berat atau volume di bawah batas toleransi yang diizinkan (Toleransi Kekurangan - TK), maka...
Kunci Jawaban: B
Dalam Metrologi Legal (Permendag terkait BDKT), BDKT yang beredar tidak boleh memiliki kuantitas (berat/isi bersih) yang kekurangannya melampaui Batas Toleransi Kekurangan yang diperbolehkan. Jika melanggar, barang dilarang diedarkan dan dikenakan sanksi.
Materi Terkait: Metrologi Legal: Pengawasan Alat Ukur, Takar, Timbang, dan Perlengkapannya (UTTP) serta Barang Dalam Keadaan Terbungkus (BDKT)

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 28
PRO
Dalam hal suatu produk ditarik dari peredaran karena terbukti tidak memenuhi SNI secara wajib, segala biaya yang timbul akibat proses penarikan tersebut dibebankan kepada...
Kunci Jawaban: D
Seluruh biaya operasional terkait penarikan (recall) dan/atau pemusnahan barang yang melanggar ketentuan dibebankan kepada pelaku usaha (produsen/importir) yang bersangkutan.
Materi Terkait: Penanganan Pelanggaran: Prosedur pemberian sanksi administratif, penarikan barang dari peredaran, hingga pemusnahan barang

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 29
PRO
Untuk melindungi konsumen dalam Perdagangan Melalui Sistem Elektronik (PMSE), platform marketplace wajib memiliki mekanisme...
Kunci Jawaban: D
Sesuai PP No. 80 Tahun 2019, Penyelenggara PMSE diwajibkan menyediakan mekanisme layanan pengaduan konsumen yang mudah diakses dan responsif sebagai bentuk pelindungan konsumen.
Materi Terkait: Pengawasan Perdagangan Melalui Sistem Elektronik (PMSE): Aturan main e-commerce dan perlindungan konsumen digital

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 30
PRO
Dalam melaksanakan penyidikan, Pejabat Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Perdagangan wajib berkoordinasi dan berada di bawah pengawasan dari...
Kunci Jawaban: A
Berdasarkan Pasal 7 ayat (2) KUHAP, PPNS dalam melaksanakan tugas penyidikan berada di bawah koordinasi dan pengawasan (Korwas) Penyidik Kepolisian Negara Republik Indonesia.
Materi Terkait: Dasar-Dasar Penyidikan (PPNS): Pemahaman mengenai Berita Acara Pemeriksaan (BAP) dan koordinasi dengan aparat penegak hukum

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 31
PRO
Analisis intelijen pasar dilakukan dengan mengolah data sekunder dan primer. Contoh pengumpulan data primer dalam intelijen pasar terkait pengawasan barang beredar adalah...
Kunci Jawaban: B
Data primer diperoleh langsung dari sumber di lapangan. Observasi terselubung (pulbaket) di lapangan atau gudang adalah contoh pencarian data primer dalam operasi intelijen pengawasan.
Materi Terkait: Intelijen Pasar dan Pengolahan Data: Teknik deteksi dini terhadap peredaran barang ilegal atau tidak sesuai standar

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 32
PRO
Penetapan Harga Eceran Tertinggi (HET) Beras oleh Pemerintah diklasifikasikan berdasarkan zona wilayah dan jenis beras, yaitu...
Kunci Jawaban: D
Dalam Permendag tentang Penetapan Harga Eceran Tertinggi Beras, klasifikasi yang ditetapkan HET-nya adalah beras kualitas Medium dan beras kualitas Premium, dengan harga yang bervariasi antar zona wilayah di Indonesia.
Materi Terkait: Pengawasan Distribusi Barang Pokok dan Barang Penting (Bapokting) serta pengendalian harga pasar

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 33
PRO
Pemerintah menetapkan Hari Konsumen Nasional (Harkonas) sebagai momentum untuk meningkatkan kesadaran konsumen akan hak dan kewajibannya. Harkonas diperingati setiap tanggal...
Kunci Jawaban: A
Hari Konsumen Nasional (Harkonas) di Indonesia diperingati setiap tanggal 20 April, ditetapkan berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 13 Tahun 2012.
Materi Terkait: Edukasi dan Pemberdayaan Konsumen: Strategi sosialisasi gerakan 'Konsumen Cerdas, Mandiri, dan Cinta Produk Dalam Negeri'

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 34
PRO
Dalam melaksanakan pengawasan terpadu, Ditjen PKTN bekerja sama dengan BPOM, Ditjen Bea Cukai, dan Bareskrim Polri. Pendekatan ini merupakan perwujudan dari nilai dasar ASN BerAKHLAK, khususnya...
Kunci Jawaban: B
Kerja sama antar-instansi/lembaga (sinergi) untuk mencapai hasil pengawasan yang optimal dan menyeluruh mencerminkan nilai Kolaboratif (membangun kerja sama yang sinergis).
Materi Terkait: Etika ASN dan Nilai-Nilai Dasar BerAKHLAK

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 35
PRO
Direktorat yang berada di bawah Direktorat Jenderal Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga (Ditjen PKTN) yang secara khusus bertugas mengurus pembinaan dan pengawasan UTTP serta BDKT adalah...
Kunci Jawaban: D
Direktorat Metrologi adalah unit kerja di bawah Ditjen PKTN Kemendag yang berwenang atas kebijakan, pembinaan, dan pengawasan di bidang metrologi legal (UTTP dan BDKT).
Materi Terkait: Struktur Organisasi, Tugas, dan Fungsi Kementerian Perdagangan (khususnya Ditjen PKTN)

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 36
PRO
Berdasarkan UU Perlindungan Konsumen, pelaku usaha dilarang mencantumkan klausula baku pada setiap dokumen dan/atau perjanjian apabila...
Kunci Jawaban: D
Pasal 18 UU No. 8 Tahun 1999 melarang pelaku usaha mencantumkan klausula baku yang isinya mengalihkan tanggung jawab pelaku usaha atau menyatakan tunduk pada aturan baru yang dibuat sepihak oleh pelaku usaha.
Materi Terkait: Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 37
PRO
Jika LSPro (Lembaga Sertifikasi Produk) menemukan bahwa produk yang sebelumnya telah memiliki SPPT-SNI ternyata secara konsisten tidak lagi memenuhi syarat mutu saat surveilan, tindakan yang dapat dilakukan adalah...
Kunci Jawaban: B
Jika produk tidak lagi memenuhi kesesuaian standar saat proses surveilan (pengawasan berkala), LSPro berhak dan wajib membekukan (suspend) atau mencabut (withdraw) SPPT-SNI.
Materi Terkait: Pengawasan Standardisasi: Prosedur pengecekan SNI Wajib, Sertifikat Produk Penggunaan Tanda SNI (SPPT-SNI), dan tanda kesesuaian

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 38
PRO
Kewajiban pencantuman identitas pada label berbahasa Indonesia untuk barang impor setidaknya memuat...
Kunci Jawaban: C
Untuk barang impor, label wajib mencantumkan nama dan alamat importir/perwakilan resmi di Indonesia untuk mempermudah penelusuran jika terjadi sengketa atau pelanggaran produk.
Materi Terkait: Pengawasan Label: Ketentuan Label dalam Bahasa Indonesia dan Nomor Pendaftaran Barang (NPB)

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 39
PRO
Menurut peraturan mengenai Manual dan Kartu Garansi (MKG), produk elektronika dan telematika harus memiliki jaminan purna jual. Jika produk rusak bukan karena kelalaian konsumen di masa garansi, konsumen berhak atas...
Kunci Jawaban: C
Dalam jaminan purna jual (garansi), pelaku usaha menjamin perbaikan barang dan/atau penggantian suku cadang secara gratis selama masa garansi apabila kerusakan bukan akibat kelalaian pemakaian oleh konsumen.
Materi Terkait: Pengawasan MKG: Ketentuan penyertaan Manual dan Kartu Garansi Purna Jual untuk produk elektronika dan telematika

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 40
PRO
Alat ukur yang ada di SPBU (Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum) wajib diperiksa akurasinya secara berkala oleh instansi berwenang. Proses pengujian berkala terhadap UTTP yang sudah bertanda tera sah disebut...
Kunci Jawaban: E
Berdasarkan UU No. 2 Tahun 1981 tentang Metrologi Legal, pengujian dan pembubuhan cap tanda tera secara berkala pada UTTP yang sedang dipakai disebut Tera Ulang.
Materi Terkait: Metrologi Legal: Pengawasan Alat Ukur, Takar, Timbang, dan Perlengkapannya (UTTP) serta Barang Dalam Keadaan Terbungkus (BDKT)

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 41
PRO
Pemerintah sangat ketat mengawasi barang-barang yang berkaitan dengan aspek K3L. Apa kepanjangan dari K3L dalam konteks perlindungan konsumen?
Kunci Jawaban: A
Aspek K3L merupakan singkatan dari Keamanan, Keselamatan, Kesehatan, dan Lingkungan Hidup, yang menjadi dasar wajibnya SNI atau regulasi teknis lainnya pada produk tertentu.
Materi Terkait: Tata Cara Pengawasan: Tahapan pemeriksaan identitas pelaku usaha, pemeriksaan fisik barang, dan pengambilan contoh (sampling)

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 42
PRO
Tindakan Sanksi Administratif terberat bagi pelaku usaha yang membandel dan terus mengedarkan barang berbahaya atau tidak sesuai SNI Wajib setelah diberikan berbagai teguran adalah...
Kunci Jawaban: C
Sanksi administratif diterapkan secara berjenjang (teguran tertulis, penarikan barang dari peredaran, penghentian sementara kegiatan), dengan sanksi terberatnya (puncak administratif) adalah pencabutan perizinan berusaha.
Materi Terkait: Penanganan Pelanggaran: Prosedur pemberian sanksi administratif, penarikan barang dari peredaran, hingga pemusnahan barang

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 43
PRO
Sistem Elektronik yang digunakan dalam PMSE harus memenuhi standar keandalan. Siapa pihak yang wajib memastikan keandalan, keamanan, dan pengoperasian sistem elektronik dalam transaksi e-commerce?
Kunci Jawaban: D
Penyelenggara PMSE bertanggung jawab penuh atas penyelenggaraan sistem elektroniknya yang andal, aman, dan beroperasi sebagaimana mestinya sesuai ketentuan PP No. 80 Tahun 2019 dan UU ITE.
Materi Terkait: Pengawasan Perdagangan Melalui Sistem Elektronik (PMSE): Aturan main e-commerce dan perlindungan konsumen digital

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 44
PRO
Dalam proses penyidikan tindak pidana perdagangan, apabila PPNS melakukan penggeledahan di gudang pelaku usaha, dokumen resmi yang wajib dibuat dan ditandatangani segera setelah kegiatan tersebut selesai adalah...
Kunci Jawaban: D
Setiap tindakan paksa penegakan hukum dalam KUHAP (termasuk penggeledahan, penyitaan) harus didokumentasikan dalam bentuk Berita Acara yang dibuat oleh Penyidik dan ditandatangani oleh penyidik serta pihak yang tempatnya digeledah.
Materi Terkait: Dasar-Dasar Penyidikan (PPNS): Pemahaman mengenai Berita Acara Pemeriksaan (BAP) dan koordinasi dengan aparat penegak hukum

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 45
PRO
Salah satu instrumen pengendalian harga Bapokting di pasar saat terjadi lonjakan permintaan (misalnya saat hari besar keagamaan nasional) adalah melalui pelepasan stok pemerintah yang disebut...
Kunci Jawaban: B
Untuk mengendalikan harga Bapokting di pasar (mengatasi kelangkaan/gejolak harga), pemerintah sering melakukan Operasi Pasar atau program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) menggunakan Cadangan Pangan Pemerintah.
Materi Terkait: Pengawasan Distribusi Barang Pokok dan Barang Penting (Bapokting) serta pengendalian harga pasar

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 46
PRO
Pasal 19 UU No. 8 Tahun 1999 mengatur tanggung jawab pelaku usaha untuk memberikan ganti rugi. Berapa batas waktu maksimal ganti rugi harus dilaksanakan sejak tanggal transaksi apabila terdapat cacat produk?
Kunci Jawaban: C
Berdasarkan UU No. 8 Tahun 1999 Pasal 19 ayat (3), pemberian ganti rugi atas kerusakan, pencemaran, atau kerugian konsumen dilaksanakan dalam tenggang waktu 7 (tujuh) hari setelah tanggal transaksi.
Materi Terkait: Manajemen Perlindungan Konsumen: Hak dan kewajiban konsumen/pelaku usaha serta peran Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen (BPSK)

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 47
PRO
Pihak yang ditunjuk oleh pemerintah (Komite Akreditasi Nasional - KAN) untuk melakukan kegiatan penilaian kesesuaian (pengujian, inspeksi, sertifikasi) terhadap SNI adalah...
Kunci Jawaban: D
Lembaga Penilaian Kesesuaian (LPK), yang mencakup laboratorium uji, lembaga inspeksi, dan lembaga sertifikasi, memiliki kewenangan dari KAN untuk melakukan kegiatan penilaian kesesuaian produk terhadap SNI.
Materi Terkait: Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2014 tentang Standardisasi dan Penilaian Kesesuaian

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 48
PRO
Saat melakukan pemeriksaan fisik dan administrasi di lapangan, seorang Petugas Pengawas Barang Beredar dan Jasa (PPBJ) wajib melengkapi diri dengan...
Kunci Jawaban: B
Setiap pelaksanaan tugas pengawasan di lapangan, aparat pengawas wajib dibekali dan menunjukkan Surat Perintah Tugas dan Tanda Pengenal resmi untuk menjamin legalitas pengawasan di mata hukum dan pelaku usaha.
Materi Terkait: Tata Cara Pengawasan: Tahapan pemeriksaan identitas pelaku usaha, pemeriksaan fisik barang, dan pengambilan contoh (sampling)

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 49
PRO
Dalam teknik pengolahan data intelijen pasar, jika ditemukan lonjakan impor produk kabel listrik non-SNI melalui pelabuhan tidak resmi, langkah deteksi dini yang tepat bagi PPBJ adalah...
Kunci Jawaban: C
Data intelijen yang menunjukkan potensi masuknya barang ilegal harus segera diolah menjadi produk intelijen (seperti Laporan Informasi/Intelijen) untuk merekomendasikan tindakan preventif dan represif (operasi pengawasan khusus).
Materi Terkait: Intelijen Pasar dan Pengolahan Data: Teknik deteksi dini terhadap peredaran barang ilegal atau tidak sesuai standar

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 50
PRO
Keberhasilan edukasi dan pemberdayaan konsumen di Indonesia secara makro diukur oleh pemerintah melalui instrumen statistik yang disebut...
Kunci Jawaban: E
Indeks Keberdayaan Konsumen (IKK) adalah parameter yang digunakan oleh Kemendag untuk mengukur tingkat kesadaran dan keberdayaan konsumen Indonesia dalam memperjuangkan haknya.
Materi Terkait: Edukasi dan Pemberdayaan Konsumen: Strategi sosialisasi gerakan 'Konsumen Cerdas, Mandiri, dan Cinta Produk Dalam Negeri'

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh

Dasar Hukum & Regulasi Jabatan

Informasi mengenai jabatan Pengawas Barang Beredar dan Jasa pada halaman ini disusun dengan mengacu pada peraturan dan ketentuan resmi pemerintah yang berlaku sebagai referensi utama.

PermenPANRB Nomor 45 Tahun 2022 tentang Jabatan Pelaksana Pegawai Negeri Sipil di Lingkungan Instansi Pemerintah
Dasar Acuan Sah
KepmenPANRB Nomor 282 Tahun 2025 tentang Jabatan Pelaksana Aparatur Sipil Negara di Lingkungan Instansi Pemerintah
Dasar Acuan Sah

Tips & Strategi Lolos SKB Pengawas Barang Beredar dan Jasa

Agar peluang lulus SKB CPNS untuk jabatan Pengawas Barang Beredar dan Jasa semakin besar, peserta perlu memahami karakter soal dan fokus pada kompetensi yang diuji. Berikut beberapa tips yang dapat diterapkan saat persiapan hingga pelaksanaan SKB CPNS.

1

Kuasai Regulasi Pokok

Minimal 20-30% soal SKB menguji pemahaman peraturan perundangan dan tusi instansi pembina.

2

Simulasi Berbasis Studi Kasus

Soal SKB masa kini berbasis analisis kasus terapan, bukan lagi hafalan definisi teoritis belaka.

3

Manajemen Waktu CAT

Waktu 90 menit untuk 100 soal berarti Anda hanya memiliki kurang dari 54 detik per butir soal.

4

Evaluasi Melalui Tryout Rutin

Uji akurasi dan ketahanan fokus melalui simulasi tryout berkala agar terbiasa dengan ritme CAT.

Persiapan yang matang menjadi kunci utama dalam menghadapi SKB CPNS. Dengan mempelajari materi pokok, berlatih soal, dan mengikuti tryout SKB CPNS untuk jabatan Pengawas Barang Beredar dan Jasa, peserta dapat meningkatkan pemahaman dan kepercayaan diri sebelum ujian. Semoga panduan ini membantu perjalananmu menuju kelulusan CPNS.

Pertanyaan Seputar SKB Pengawas Barang Beredar dan Jasa

Jawaban resmi atas hal yang paling sering ditanyakan para pejuang CPNS.

Materi SKB CPNS Pengawas Barang Beredar dan Jasa menguji kompetensi teknis jabatan dan kemampuan umum sesuai Keputusan MenPAN-RB, meliputi penguasaan regulasi, tugas pokok fungsi, etika profesi, serta studi kasus teknis sesuai bidang.
Ujian CAT BKN SKB umumnya berjumlah 80 hingga 100 soal pilihan ganda dengan durasi waktu 90 menit (soal 80 jika dominan hitungan teknis, 100 jika dominan analisis teks dan konsep).
SKB CAT CPNS tidak menerapkan nilai ambang batas (passing grade) mutlak seperti SKD, melainkan dinilai murni dengan bobot 60% dalam penentuan kelulusan akhir integrasi nilai SKD (40%) + SKB (60%).
Pelajari kisi-kisi resmi kompetensi umum & khusus jabatan, pahami regulasi dan dasar hukum terbaru yang mengatur formasi ini, serta lakukan latihan drill soal CAT secara konsisten di Belajarbro.
Pola soal dan kisi-kisi kompetensi mengacu pada standar jabatan yang sama, namun narasi studi kasus dan konteks kebijakan selalu disesuaikan dengan peraturan terkini pemerintah.

Kisi-Kisi Formasi SKB Terkait

Eksplorasi materi pokok jabatan serumpun atau formasi instansi lainnya untuk persiapan seleksi CPNS.