Fakta: Lebih dari 80% peserta gagal di tahap SKB bukan karena tidak pintar, tapi karena salah fokus belajar.
Kalau kamu sedang mempersiapkan SKB CPNS untuk jabatan Penyelidik Geologi, halaman ini akan jadi senjata utama kamu. 🔥
Banyak peserta CPNS gugur di tahap SKB karena kurang memahami materi jabatan yang diujikan. Untuk membantu kamu lebih siap, halaman ini menyajikan materi, contoh soal, dan tryout SKB CPNS khusus untuk jabatan Penyelidik Geologi, agar proses belajar jadi lebih fokus dan peluang lulus semakin besar.
Materi Pokok SKB CPNS Penyelidik Geologi
Materi pokok SKB CPNS untuk jabatan Penyelidik Geologi berikut merangkum ruang lingkup kompetensi, pengetahuan teknis, dan tugas jabatan yang menjadi fokus penilaian dalam seleksi SKB CPNS. Pelajari setiap bagian secara bertahap agar pemahaman lebih menyeluruh.
Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2009 jo UU Nomor 3 Tahun 2020 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara
Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana
Struktur Organisasi, Tugas, dan Fungsi Badan Geologi di bawah Kementerian ESDM
Pengetahuan dasar mengenai kebijakan pengelolaan sumber daya geologi nasional
Etika Profesi ASN dan Nilai-Nilai Dasar BerAKHLAK
Pemetaan Geologi: Teknik pengambilan data lapangan, analisis stratigrafi, dan sedimentologi
Geologi Struktur: Analisis kekar, patahan (sesar), dan lipatan serta implikasinya terhadap sumber daya
Penyelidikan Mineral dan Batubara: Teknik prospeksi, eksplorasi, dan perhitungan cadangan
Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi: Pemantauan gunung api, gerakan tanah, serta zonasi kerawanan gempa bumi dan tsunami
Hidrogeologi: Manajemen Cekungan Air Tanah (CAT) dan penyelidikan kualitas serta kuantitas air tanah
Geologi Lingkungan: Analisis dampak geologi terhadap tata ruang dan daya dukung lingkungan
Penyelidikan Geothermal (Panas Bumi): Sistem hidrotermal, manifestasi permukaan, dan penilaian potensi energi
Geofisika dan Geokimia Terapan: Penggunaan metode seismik, gaya berat, geomagnetik, dan analisis kimia batuan
Petrologi dan Mineralogi: Identifikasi deskriptif batuan dan mineral secara megaskopis maupun mikroskopis
Sistem Informasi Geografis (SIG) dan Pemodelan Geologi Digital: Pengolahan data spasial dan interpretasi citra satelit
Simulasi Tryout SKB CPNS Penyelidik Geologi
Melalui simulasi tryout SKB CPNS untuk jabatan Penyelidik Geologi, kamu bisa berlatih soal yang mendekati ujian sebenarnya sekaligus mengevaluasi kesiapan sebelum menghadapi tes SKB.
Tryout
Tryout untuk jabatan ini akan tersedia
Kami sedang menyiapkan paket tryout SKB khusus untuk
Penyelidik Geologi.
Nantinya kamu bisa latihan soal sesuai kisi-kisi resmi dan dapat pembahasan lengkap.
Soal sesuai materi pokok jabatan
Pembahasan detail & indikator kompetensi
Skor otomatis + pembanding nasional
Coming soon
Contoh Soal SKB CPNS Penyelidik Geologi
Berikut contoh soal SKB CPNS untuk jabatan Penyelidik Geologi.
Soal 1
Berdasarkan UU No. 3 Tahun 2020, kewenangan pengelolaan pertambangan mineral dan batubara yang sebelumnya berada pada pemerintah daerah kini ditarik ke pemerintah pusat. Salah satu instrumen perizinan baru untuk komoditas tertentu seperti batuan jenis tertentu adalah...
A. Izin Pertambangan Rakyat (IPR)
B. Izin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK)
C. Izin Usaha Jasa Pertambangan (IUJP)
D. Surat Izin Penambangan Batuan (SIPB)
E. Izin Pengangkutan dan Penjualan
Jawaban: D
Berdasarkan UU Nomor 3 Tahun 2020 (Perubahan atas UU No. 4 Tahun 2009), Pasal 1 angka 13a memperkenalkan SIPB (Surat Izin Penambangan Batuan) sebagai izin untuk melaksanakan kegiatan usaha pertambangan batuan jenis tertentu atau untuk keperluan tertentu.
Soal 2
Dalam UU No. 24 Tahun 2007, serangkaian upaya untuk mengurangi risiko bencana, baik melalui pembangunan fisik maupun penyadaran dan peningkatan kemampuan menghadapi ancaman bencana disebut...
A. Rehabilitasi
B. Mitigasi
C. Tanggap Darurat
D. Rekonstruksi
E. Kesiapsiagaan
Jawaban: B
Menurut UU No. 24 Tahun 2007 Pasal 1 angka 9, Mitigasi adalah serangkaian upaya untuk mengurangi risiko bencana, baik melalui pembangunan fisik maupun penyadaran dan peningkatan kemampuan menghadapi ancaman bencana.
Soal 3
Unit organisasi di bawah Kementerian ESDM yang memiliki tugas menyelenggarakan penelitian, penyelidikan, dan pelayanan di bidang geologi adalah...
A. Pusat Data dan Teknologi Informasi ESDM
B. Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia ESDM
C. Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara
D. Badan Geologi
E. Direktorat Jenderal EBTKE
Jawaban: D
Badan Geologi merupakan unit eselon I di lingkungan Kementerian ESDM yang bertugas melaksanakan penelitian, penyelidikan, dan pelayanan di bidang geologi sesuai dengan struktur organisasi dan tata kerja kementerian.
Soal 4
Nilai dasar ASN 'BerAKHLAK' yang menekankan pada kemampuan melaksanakan tugas dengan jujur, bertanggung jawab, cermat, serta disiplin dan berintegritas tinggi adalah...
A. Kompeten
B. Harmonis
C. Berorientasi Pelayanan
D. Loyal
E. Akuntabel
Jawaban: E
Akuntabel dalam nilai BerAKHLAK berarti ASN bertanggung jawab atas kepercayaan yang diberikan, ditunjukkan dengan integritas, kejujuran, dan kedisiplinan dalam tugas.
Soal 5
Hukum Stratigrafi yang menyatakan bahwa dalam kondisi normal/belum terganggu, lapisan batuan yang berada di bawah lebih tua dibandingkan lapisan di atasnya adalah...
A. Law of Faunal Succession
B. Principle of Inclusion
C. Law of Original Horizontality
D. Law of Superposition
E. Law of Cross-Cutting Relationships
Jawaban: D
Hukum Superposisi (Steno, 1669) menyatakan bahwa dalam urutan batuan sedimen yang tidak terganggu, lapisan paling bawah adalah yang tertua dan yang paling atas adalah yang termuda.
Soal 6
Jenis patahan yang terjadi akibat gaya tarikan (extensional force) dimana hanging wall bergerak turun relatif terhadap footwall disebut...
A. Sesar Sungkup (Thrust Fault)
B. Sesar Normal (Normal Fault)
C. Sesar Mendatar (Strike-slip Fault)
D. Sesar Geser Sinistral
E. Sesar Naik (Reverse Fault)
Jawaban: B
Sesar normal terbentuk akibat tegasan tarikan (tension), ditandai dengan pergerakan blok gantung (hanging wall) ke arah bawah terhadap blok alas (footwall).
Soal 7
Tahapan eksplorasi mineral yang bertujuan untuk mempersempit daerah yang mengandung endapan mineral yang potensial disebut...
A. Reklamasi
B. Studi Kelayakan
C. Konstruksi
D. Prospeksi
E. Eksploitasi
Jawaban: D
Prospeksi adalah tahapan awal eksplorasi untuk mencari indikasi adanya endapan mineral dan membatasi area potensial untuk penyelidikan lebih lanjut.
Soal 8
Tingkat aktivitas gunung api di Indonesia yang menunjukkan ancaman akan segera meletus atau sedang meletus ditandai dengan status...
A. Level I (Normal)
B. Level IV (Awas)
C. Level V (Kritis)
D. Level III (Siaga)
E. Level II (Waspada)
Jawaban: B
Status Level IV (Awas) berarti gunung api dalam kondisi kritis yang menunjukkan ancaman letusan utama segera terjadi atau sedang berlangsung.
Soal 9
Cekungan Air Tanah (CAT) didefinisikan sebagai suatu wilayah yang dibatasi oleh batas hidrogeologis, tempat semua kejadian hidrogeologis terjadi. Batas ini diatur secara teknis dalam...
A. Peraturan Pemerintah
B. Undang-Undang Lingkungan Hidup
C. Keputusan Presiden
D. Peraturan Daerah
E. Keputusan Menteri ESDM
Jawaban: C
Penetapan Cekungan Air Tanah (CAT) di Indonesia diatur melalui Keputusan Presiden (Keppres), misalnya Keppres No. 26 Tahun 2011.
Soal 10
Manifestasi permukaan sistem panas bumi yang berupa semburan air panas dan uap air secara periodik akibat tekanan uap bawah permukaan disebut...
A. Mata air hangat
B. Mofet
C. Geyser
D. Solfatara
E. Fumarola
Jawaban: C
Geyser adalah pancaran air panas dan uap yang menyembur ke udara secara berkala karena adanya siklus pemanasan air di bawah permukaan.
Soal 11
Metode geofisika yang memanfaatkan perbedaan densitas batuan di bawah permukaan bumi untuk memetakan struktur geologi disebut...
A. Metode Gaya Berat (Gravity)
B. Metode Seismik
C. Metode Geomagnet
D. Metode Elektromagnetik
E. Metode Geolistrik
Jawaban: A
Metode Gaya Berat mengukur variasi medan gravitasi bumi akibat perbedaan rapat massa (densitas) batuan di bawah permukaan.
Soal 12
Batuan beku yang memiliki tekstur fanerik (butiran mineral terlihat jelas oleh mata) menunjukkan bahwa batuan tersebut terbentuk pada kondisi...
A. Pendinginan sangat cepat di permukaan
B. Pendinginan lambat di bawah permukaan
C. Proses metamorfisme kontak
D. Fragmentasi akibat letusan eksplosif
E. Hasil pengendapan arus turbidit
Jawaban: B
Tekstur fanerik mencirikan batuan beku plutonik/intrusi yang mendingin secara lambat di dalam kerak bumi, sehingga kristal memiliki waktu untuk tumbuh besar.
Soal 13
Sistem koordinat yang umum digunakan dalam pemetaan geologi di Indonesia menggunakan satuan meter dan membagi bumi menjadi zona-zona vertikal selebar 6 derajat adalah...
A. World Geodetic System (WGS 84)
B. Mercator
C. Geografis (Lintang/Bujur)
D. Polyeder
E. Universal Transverse Mercator (UTM)
Jawaban: E
UTM (Universal Transverse Mercator) membagi bumi menjadi 60 zona (tiap zona 6 derajat bujur) dan menggunakan koordinat Easting dan Northing dalam satuan meter.
Soal 14
Analisis dampak aspek geologi terhadap kemampuan lahan dalam menerima beban bangunan atau pengembangan wilayah disebut sebagai analisis...
A. Zonasi Bencana
B. Kerentanan Gempa
C. Kualitas Air Tanah
D. Potensi Mineral
E. Daya Dukung Lingkungan Geologi
Jawaban: E
Daya dukung lingkungan geologi adalah kemampuan lingkungan geologi (tanah/batuan) untuk mendukung beban bangunan dan aktivitas manusia tanpa menimbulkan kerusakan lingkungan.
Soal 15
Pusat vulkanologi dan mitigasi bencana geologi (PVMBG) berada di bawah struktur...
A. Sekretariat Jenderal Kementerian ESDM
B. Badan Geologi
C. Direktorat Jenderal Energi Baru Terbarukan
D. Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara
E. Badan Nasional Penanggulangan Bencana
Jawaban: B
PVMBG merupakan salah satu unit kerja di bawah naungan Badan Geologi, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral.
Soal 16
Mineral yang memiliki tingkat kekerasan 10 pada skala Mohs dan sering ditemukan dalam batuan peridotit atau kimberlit adalah...
A. Korundum
B. Ortoklas
C. Intan
D. Topas
E. Kuarsa
Jawaban: C
Intan (Diamond) adalah mineral paling keras alami dengan nilai 10 pada skala Mohs.
Soal 17
Komoditas tambang mineral logam yang pengelolaannya diutamakan untuk kepentingan nasional dan dapat ditetapkan sebagai wilayah pertambangan negara disebut...
A. Mineral Kritis
B. Mineral Utama
C. Mineral Strategis
D. Mineral Ekonomi
E. Mineral Vital
Jawaban: A
Dalam konteks kebijakan terbaru dan UU Minerba, pemerintah mulai menekankan pada 'Mineral Kritis' dan 'Mineral Strategis' untuk mendukung ketahanan industri nasional.
Soal 18
Dalam teknik pengambilan data lapangan geologi, simbol 'strike/dip' digunakan untuk mendeskripsikan...
A. Kedudukan bidang perlapisan atau struktur
B. Ketinggian titik koordinat
C. Arah aliran sungai
D. Jenis mineral penyusun batuan
E. Tebal lapisan batuan sedimen
Jawaban: A
Strike (jurus) dan dip (kemiringan) adalah parameter untuk mengukur orientasi atau kedudukan bidang datar dalam ruang geologi, seperti lapisan batuan, bidang sesar, atau kekar.
Soal 19
Berdasarkan UU No. 3 Tahun 2020, jangka waktu IUP untuk tahap kegiatan eksplorasi mineral logam diberikan selama...
A. 20 tahun
B. 10 tahun
C. 7 tahun
D. 5 tahun
E. 3 tahun
Jawaban: C
Menurut UU No. 3 Tahun 2020 Pasal 42, jangka waktu eksplorasi untuk pertambangan mineral logam adalah 7 tahun.
Soal 20
Nilai dasar ASN 'Kompeten' diimplementasikan melalui tindakan...
A. Membangun lingkungan kerja yang kondusif
B. Meningkatkan kompetensi diri untuk menjawab tantangan yang selalu berubah
C. Menjaga nama baik sesama ASN, pimpinan, dan instansi
D. Memberikan layanan secara jujur dan transparan
E. Menghargai setiap orang apa pun latar belakangnya
Jawaban: B
Kompeten berarti terus belajar dan mengembangkan kapabilitas, termasuk meningkatkan kompetensi diri menghadapi tantangan.
Soal 21 Premium
Dalam analisis sedimentologi, struktur sedimen 'Cross-bedding' (perlapisan silang-siur) sangat berguna untuk menentukan...
Anderson's Theory of Faulting menjelaskan hubungan antara arah tegasan utama (stress) dengan jenis sesar. Pada sesar naik (reverse fault), tegasan utama maksimum (sigma 1) berarah...
Metode estimasi cadangan mineral yang menggunakan pembobotan berdasarkan jarak dan mempertimbangkan korelasi spasial antar titik sampel (variogram) disebut...
Suatu akuifer yang bagian atas dan bawahnya dibatasi oleh lapisan kedap air (akuitar/akuifug) sehingga tekanan air di dalamnya lebih besar dari tekanan atmosfer disebut...
Operasi SIG yang digunakan untuk menggabungkan dua atau lebih lapisan data spasial untuk menghasilkan informasi baru (misal: tumpang susun peta lereng dan peta jenis tanah) disebut...
Fasies sedimen yang dicirikan oleh endapan material kasar, sortasi buruk, dan struktur sedimen massif yang terbentuk di lingkungan kipas aluvial adalah...
Koreksi dalam metode gaya berat yang dilakukan untuk menghilangkan pengaruh perbedaan ketinggian titik pengamatan terhadap muka air laut rata-rata (geoid) disebut...
Peraturan Pemerintah yang mengatur tentang pelaksanaan kegiatan usaha pertambangan mineral dan batubara sebagai turunan dari UU No. 3 Tahun 2020 adalah...
Komoditas geothermal di Indonesia masuk ke dalam kategori kekayaan negara yang diatur khusus dalam UU tentang Panas Bumi. Berdasarkan UU No. 21 Tahun 2014, Panas Bumi adalah...
Agar peluang lulus SKB CPNS untuk jabatan Penyelidik Geologi semakin besar, peserta perlu memahami karakter soal dan fokus pada kompetensi yang diuji. Berikut beberapa tips yang dapat diterapkan saat persiapan hingga pelaksanaan SKB CPNS.
Pahami materi pokok jabatan. Pelajari kompetensi teknis, tugas, dan fungsi jabatan secara menyeluruh agar jawaban tetap relevan.
Latihan soal SKB secara rutin. Biasakan menjawab soal esai atau studi kasus untuk melatih alur berpikir dan ketepatan jawaban.
Perhatikan konteks instansi. Sesuaikan jawaban dengan peran jabatan di instansi yang dilamar.
Susun jawaban secara sistematis. Gunakan poin atau langkah yang jelas agar mudah dipahami oleh penguji.
Ikuti tryout SKB. Tryout membantu mengukur kesiapan, mengatur waktu, dan mengenali pola penilaian.
Persiapan yang matang menjadi kunci utama dalam menghadapi SKB CPNS. Dengan mempelajari materi pokok, berlatih soal, dan mengikuti tryout SKB CPNS untuk jabatan Penyelidik Geologi, peserta dapat meningkatkan pemahaman dan kepercayaan diri sebelum ujian. Semoga panduan ini membantu perjalananmu menuju kelulusan CPNS.
Pertanyaan Seputar SKB CPNS Penyelidik Geologi
SKB CPNS Penyelidik Geologi adalah seleksi kompetensi bidang yang menguji kemampuan teknis sesuai jabatan yang dilamar.
Materi SKB CPNS Penyelidik Geologi meliputi materi teknis jabatan, regulasi terkait, serta tugas dan fungsi jabatan.
Jumlah soal SKB CPNS umumnya berkisar 80 hingga 100 soal dalam bentuk pilihan ganda, dengan durasi pengerjaan 90 menit. Soal berjumlah 100 diberikan jika materi tidak dominan hitungan, sementara 80 soal digunakan jika materi dominan hitungan.
Untuk lulus SKB CPNS Penyelidik Geologi, pelajari materi jabatan, latihan soal secara rutin, dan ikuti simulasi tryout.
SKB CPNS tidak memiliki passing grade tetap, namun nilai akan digabung dengan SKD dan diranking sesuai formasi.
Soal SKB CPNS Penyelidik Geologi tidak sama setiap tahun, namun pola materi dan kompetensi yang diujikan relatif serupa sesuai kebutuhan jabatan.
Tingkat kesulitan SKB CPNS Penyelidik Geologi tergantung pemahaman materi, namun dapat ditingkatkan dengan latihan yang konsisten.