SKB CPNS Penyuluh Perindustrian dan Perdagangan 2026: Materi, Soal & Tryout Lengkap
Fakta: Lebih dari 80% peserta gagal di tahap SKB bukan karena tidak pintar, tapi karena salah fokus belajar.
Kalau kamu sedang mempersiapkan SKB CPNS untuk jabatan Penyuluh Perindustrian dan Perdagangan, halaman ini akan jadi senjata utama kamu. 🔥
Banyak peserta CPNS gugur di tahap SKB karena kurang memahami materi jabatan yang diujikan. Untuk membantu kamu lebih siap, halaman ini menyajikan materi, contoh soal, dan tryout SKB CPNS khusus untuk jabatan Penyuluh Perindustrian dan Perdagangan, agar proses belajar jadi lebih fokus dan peluang lulus semakin besar.
Materi Pokok SKB CPNS Penyuluh Perindustrian dan Perdagangan
Materi pokok SKB CPNS untuk jabatan Penyuluh Perindustrian dan Perdagangan berikut merangkum ruang lingkup kompetensi, pengetahuan teknis, dan tugas jabatan yang menjadi fokus penilaian dalam seleksi SKB CPNS. Pelajari setiap bagian secara bertahap agar pemahaman lebih menyeluruh.
Penyuluh Perindustrian dan Perdagangan Ahli Pertama
Pengetahuan Umum Tentang Industri dan Kebijakan Industri
Pohon Industri
Klasifikasi Industri
Perizinan Usaha
Pengetahuan Umum Tentang ASN
Standar Industri
Kewirausahaan
Industri Kecil dan Menengah
Manajemen Operasional (Produksi)
Manajemen Pemasaran
Pengelolaan program penyuluhan usaha indag
Penyusunan dan Penerapan Metoda dan Materi Penyuluhan Usaha Indag
Pendampingan dan/atau konsultasi usaha indag
Monitoring dan evaluasi
Penyuluh Perindustrian dan Perdagangan Terampil
Pengetahuan Umum Tentang Industri dan Kebijakan Industri
Pohon Industri
Klasifikasi Industri
Perizinan Usaha
Pengetahuan Umum Tentang ASN
Standar Industri
Kewirausahaan
Industri Kecil dan Menengah
Manajemen Operasional (Produksi)
Manajemen Pemasaran
Pengelolaan program penyuluhan usaha indag
Penyusunan dan Penerapan Metoda dan Materi Penyuluhan Usaha Indag
Pendampingan dan/atau konsultasi usaha indag
Monitoring dan evaluasi
Simulasi Tryout SKB CPNS Penyuluh Perindustrian dan Perdagangan
Melalui simulasi tryout SKB CPNS untuk jabatan Penyuluh Perindustrian dan Perdagangan, kamu bisa berlatih soal yang mendekati ujian sebenarnya sekaligus mengevaluasi kesiapan sebelum menghadapi tes SKB.
Tryout
Tryout untuk jabatan ini akan tersedia
Kami sedang menyiapkan paket tryout SKB khusus untuk
Penyuluh Perindustrian dan Perdagangan.
Nantinya kamu bisa latihan soal sesuai kisi-kisi resmi dan dapat pembahasan lengkap.
Soal sesuai materi pokok jabatan
Pembahasan detail & indikator kompetensi
Skor otomatis + pembanding nasional
Coming soon
Contoh Soal SKB CPNS Penyuluh Perindustrian dan Perdagangan
Berikut contoh soal SKB CPNS untuk jabatan Penyuluh Perindustrian dan Perdagangan.
Soal 1
Berdasarkan Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2014 tentang Perindustrian, pembangunan industri bertujuan untuk mewujudkan industri nasional sebagai pilar dan penggerak ekonomi nasional. Salah satu prinsip utama yang ditekankan dalam kebijakan ini adalah...
A. Ketergantungan pada bahan baku impor
B. Liberalisasi industri tanpa batas
C. Fokus hanya pada industri skala besar
D. Sentralisasi industri di Pulau Jawa
E. Kedaulatan industri dan kemandirian
Jawaban: E
UU No. 3 Tahun 2014 menekankan kedaulatan industri dan kemandirian melalui pemanfaatan sumber daya alam secara optimal dan peningkatan daya saing.
Soal 2
Konsep 'Pohon Industri' sangat penting bagi penyuluh untuk memahami derivasi produk. Dalam pohon industri kelapa sawit, produk turunan dari Crude Palm Oil (CPO) yang termasuk dalam kelompok hilir adalah...
A. Inti Sawit (Kernel)
B. Minyak Goreng dan Margarin
C. Tandan Buah Segar
D. Tandan Kosong
E. Cangkang Sawit
Jawaban: B
Pohon industri menggambarkan alur dari hulu (TBS) ke antara (CPO) hingga hilir (Minyak goreng, margarin, sabun).
Soal 3
Sistem klasifikasi yang digunakan di Indonesia untuk menyeragamkan daftar klasifikasi bidang usaha adalah KBLI. Kepanjangan dari KBLI adalah...
A. Katalog Bisnis Lintas Indonesia
B. Klasifikasi Bidang Logistik Indonesia
C. Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia
D. Kategori Baku Lapangan Industri
E. Ketentuan Baku Layanan Industri
Jawaban: C
KBLI (Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia) mengacu pada standar internasional (ISIC) untuk mengelompokkan aktivitas ekonomi.
Soal 4
Sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 5 Tahun 2021, perizinan berusaha saat ini menggunakan pendekatan berbasis risiko (RBA). Legalitas utama yang wajib dimiliki oleh semua pelaku usaha sebagai identitas adalah...
A. Tanda Daftar Perusahaan (TDP)
B. Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP)
C. Surat Keterangan Domisili
D. Nomor Induk Berusaha (NIB)
E. Izin Usaha Industri (IUI)
Jawaban: D
Berdasarkan PP No. 5 Tahun 2021, NIB merupakan identitas tunggal pelaku usaha dan berlaku sebagai legalitas dasar.
Soal 5
Berdasarkan UU Nomor 20 Tahun 2023 tentang Aparatur Sipil Negara, nilai-nilai dasar ASN yang dikenal dengan core values 'BerAKHLAK' memiliki salah satu poin 'Adaptif'. Implementasi nyata dari poin tersebut adalah...
A. Menjaga kerahasiaan negara meskipun ada korupsi
B. Melakukan pekerjaan sesuai perintah atasan saja
C. Menolak penggunaan teknologi baru dalam pelayanan
D. Terus berinovasi dan antusias dalam menggerakkan ataupun menghadapi perubahan
E. Bekerja secara individu tanpa kolaborasi
Jawaban: D
Adaptif dalam core values BerAKHLAK berarti ASN harus cepat menyesuaikan diri, berinovasi, dan proaktif terhadap perubahan teknologi dan zaman.
Soal 6
Standar Nasional Indonesia (SNI) yang bersifat wajib diberlakukan untuk melindungi kepentingan umum, keamanan, dan kesehatan. Pihak yang menetapkan SNI di Indonesia adalah...
A. Badan Standardisasi Nasional (BSN)
B. Kementerian Perdagangan
C. Kementerian Perindustrian
D. Presiden Republik Indonesia
E. Lembaga Sertifikasi Produk
Jawaban: A
BSN adalah lembaga pemerintah non-kementerian yang bertanggung jawab penuh dalam perumusan dan penetapan SNI.
Soal 7
Seorang wirausaha harus memiliki kemampuan 'Risk Taking'. Maksud dari konsep tersebut dalam pengembangan usaha indag adalah...
A. Menghindari semua jenis tantangan
B. Hanya bergerak pada bisnis yang sudah pasti untung
C. Berani mengambil risiko yang telah diperhitungkan
D. Menyerahkan semua modal pada pihak ketiga
E. Mengambil keputusan tanpa data apa pun
Jawaban: C
Risk taking bukan spekulasi buta, melainkan kemampuan mengambil risiko yang terukur (calculated risk) setelah melakukan analisis.
Soal 8
Berdasarkan PP No. 7 Tahun 2021, kriteria Industri Kecil dan Menengah (IKM) saat ini lebih ditekankan pada modal usaha atau hasil penjualan tahunan. Manakah pernyataan yang benar mengenai kriteria Industri Kecil?
A. Penjualan tahunan maksimal Rp 100 juta
B. Memiliki karyawan minimal 500 orang
C. Boleh dimiliki oleh warga negara asing sepenuhnya
D. Modal usaha lebih dari Rp 1 miliar sampai dengan Rp 5 miliar (tidak termasuk tanah dan bangunan)
E. Hanya boleh dikelola oleh koperasi
Jawaban: D
Sesuai PP No. 7 Tahun 2021, usaha kecil memiliki modal usaha lebih dari Rp 1 miliar s.d Rp 5 miliar (eksklusif tanah/bangunan).
Soal 9
Dalam manajemen operasional, sistem pengadaan bahan baku yang dilakukan tepat pada saat dibutuhkan untuk meminimalkan biaya penyimpanan disebut...
A. Mass Production
B. Economic Order Quantity (EOQ)
C. Just In Time (JIT)
D. Safety Stock
E. First In First Out (FIFO)
Jawaban: C
JIT bertujuan menghilangkan pemborosan inventory dengan mendatangkan bahan baku hanya saat akan diproses.
Soal 10
Analisis pemasaran yang melibatkan segmentasi, targeting, dan positioning disebut dengan model...
A. STP Marketing
B. Product Life Cycle
C. Porter's Five Forces
D. Marketing Mix
E. SWOT Analysis
Jawaban: A
STP (Segmenting, Targeting, Positioning) adalah strategi inti untuk menentukan ke mana produk akan dipasarkan.
Soal 11
Tahap awal dalam pengelolaan program penyuluhan usaha indag adalah Identifikasi Kebutuhan Penyuluhan (IKP). Tujuan dari IKP adalah...
A. Mencetak sertifikat penyuluhan
B. Menghitung anggaran konsumsi
C. Memilih lokasi wisata untuk kunjungan lapangan
D. Menentukan materi yang relevan sesuai masalah yang dihadapi pelaku usaha
E. Menunjuk narasumber dari luar negeri
Jawaban: D
IKP dilakukan agar penyuluhan tepat sasaran (solving problem) berdasarkan gap kompetensi atau masalah teknis di lapangan.
Soal 12
Dalam metode penyuluhan kelompok, teknik 'Demonstrasi Cara' lebih efektif dibandingkan ceramah karena...
A. Tidak membutuhkan persiapan alat
B. Pelaku usaha dapat melihat dan mempraktikkan langsung suatu teknik produksi
C. Waktunya lebih singkat
D. Dapat dilakukan tanpa kehadiran penyuluh
E. Biayanya lebih murah
Jawaban: B
Demonstrasi cara memberikan pengalaman sensorik langsung (melihat/mencoba) sehingga proses adopsi teknologi lebih cepat.
Soal 13
Pendampingan usaha indag sering kali melibatkan konsultasi mengenai akses pembiayaan. Dokumen legal minimal yang sering ditanyakan perbankan bagi IKM adalah...
A. Daftar hadir penyuluhan
B. Kliping berita koran
C. Ijazah pemilik usaha
D. NIB dan NPWP
E. Foto bersama pejabat
Jawaban: D
NIB (identitas usaha) dan NPWP (kepatuhan pajak) adalah syarat administratif dasar untuk akses permodalan formal (Bank).
Soal 14
Monitoring dalam program penyuluhan dilakukan saat program sedang berjalan, sedangkan evaluasi dilakukan untuk...
A. Menambah beban kerja penyuluh
B. Menghukum peserta yang tidak hadir
C. Menilai efektivitas dan dampak program setelah dilaksanakan
D. Mengganti nama kementerian
E. Membatalkan program secara sepihak
Jawaban: C
Evaluasi bertujuan mengukur pencapaian tujuan (outcome) dan memberikan masukan untuk perbaikan program di masa depan.
Soal 15
Kebijakan Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN) bertujuan untuk mengurangi ketergantungan impor. Indikator yang digunakan untuk mengukur kandungan lokal adalah...
A. SNI (Standar Nasional Indonesia)
B. PDB (Produk Domestik Bruto)
C. TKDN (Tingkat Komponen Dalam Negeri)
D. KBLI (Klasifikasi Baku Lapangan Usaha)
E. GATT (General Agreement on Tariffs and Trade)
Jawaban: C
TKDN adalah persentase komponen produksi yang berasal dari dalam negeri, baik berupa barang, jasa, maupun gabungan keduanya.
Soal 16
Industri yang mengolah bahan mentah menjadi bahan baku atau barang setengah jadi disebut sebagai...
A. Industri Tersier
B. Industri Hilir
C. Industri Kreatif
D. Industri Jasa
E. Industri Hulu
Jawaban: E
Industri hulu (upstream) berfokus pada ekstraksi dan pengolahan awal bahan mentah.
Soal 17
Seorang ASN dilarang melakukan praktik Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme. Tindakan menerima pemberian dalam bentuk apa pun yang berkaitan dengan jabatan disebut...
A. Honorarium resmi
B. Donasi
C. Gratifikasi
D. Sponsorship
E. Royalti
Jawaban: C
Gratifikasi mencakup pemberian uang, barang, diskon, komisi, pinjaman tanpa bunga, tiket perjalanan, dan fasilitas lainnya.
Soal 18
Salah satu ciri IKM adalah keterbatasan modal. Upaya pemerintah dalam memfasilitasi sertifikasi Halal gratis bagi IKM bertujuan untuk...
A. Menyamakan rasa semua produk IKM
B. Menambah beban administrasi
C. Membatasi ekspor produk
D. Mewajibkan IKM menjadi usaha besar
E. Meningkatkan daya saing dan kepercayaan konsumen
Jawaban: E
Sertifikasi Halal memberikan nilai tambah (value added) bagi produk IKM terutama di pasar domestik yang mayoritas muslim dan pasar global.
Soal 19
Produk yang sudah melewati tahap kedewasaan (maturity) dalam siklus hidup produk (PLC) akan mengalami penurunan jika tidak dilakukan...
A. Kenaikan harga
B. Penutupan pabrik
C. Inovasi atau revitalisasi produk
D. Pembatasan distribusi
E. Pengurangan karyawan
Jawaban: C
Agar tidak masuk ke tahap decline, perusahaan harus melakukan inovasi produk atau mencari segmentasi baru.
Soal 20
Media penyuluhan yang berupa selebaran kertas berukuran kecil, biasanya berisi informasi singkat tentang teknik produksi, disebut...
A. Film dokumenter
B. Leaflet / Pamflet
C. Baliho
D. Podcast
E. Buku referensi
Jawaban: B
Leaflet adalah media cetak praktis yang mudah dibawa dan dibaca oleh pelaku usaha untuk informasi ringkas.
Soal 21
Berdasarkan UU No. 3 Tahun 2014 tentang Perindustrian, yang dimaksud dengan industri adalah...
A. Usaha perdagangan barang hasil produksi pabrik berskala besar.
B. Proses perakitan komponen mesin menjadi produk siap pakai.
C. Kegiatan jasa yang berkaitan dengan pendistribusian barang hasil olahan.
D. Kegiatan ekonomi yang mengolah bahan mentah menjadi barang jadi saja.
E. Seluruh bentuk kegiatan ekonomi yang mengolah bahan baku dan/atau memanfaatkan sumber daya industri.
Jawaban: E
Pasal 1 angka 2 UU No. 3 Tahun 2014 mendefinisikan Industri sebagai seluruh bentuk kegiatan ekonomi yang mengolah bahan baku dan/atau memanfaatkan sumber daya industri sehingga menghasilkan barang yang mempunyai nilai tambah atau manfaat lebih tinggi, termasuk jasa industri.
Soal 22
Dalam klasifikasi industri berdasarkan tenaga kerja, Industri Kecil merupakan industri yang mempekerjakan paling banyak...
A. 5 orang
B. 19 orang
C. 49 orang
D. 10 orang
E. 99 orang
Jawaban: B
Merujuk pada klasifikasi BPS dan umum digunakan dalam kebijakan industri, Industri Kecil memiliki tenaga kerja 5-19 orang, sedangkan Industri Mikro 1-4 orang.
Soal 23
Konsep 'Pohon Industri' sangat penting dalam perencanaan industri karena berfungsi untuk...
A. Menganalisis struktur organisasi perusahaan manufaktur.
B. Menentukan lokasi geografis pembangunan pabrik.
C. Mengetahui jenis tanaman yang bisa dijadikan bahan baku industri.
D. Memetakan produk turunan yang dihasilkan dari satu jenis bahan baku utama.
E. Menghitung jumlah limbah yang dihasilkan oleh satu siklus produksi.
Jawaban: D
Pohon industri adalah diagram yang menunjukkan keterkaitan antara bahan baku (akar), produk setengah jadi (batang), hingga berbagai produk jadi/turunan (ranting/daun) dalam suatu alur nilai tamba.
Soal 24
Sesuai UU No. 20 Tahun 2023 tentang Aparatur Sipil Negara, manakah yang merupakan salah satu nilai dasar (Core Values) ASN BerAKHLAK?
A. Inovatif
B. Mandiri
C. Berorientasi Komitmen
D. Kreatif
E. Akuntabel
Jawaban: E
Core Values ASN BerAKHLAK meliputi Berorientasi Pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif.
Soal 25
Penyuluhan perdagangan merupakan upaya untuk meningkatkan kapasitas pelaku usaha. Metode penyuluhan yang dilakukan dengan cara kunjungan tatap muka langsung ke tempat usaha disebut metode...
A. Metode Demonstrasi
B. Metode Klasikal
C. Metode Massa
D. Metode Individu
E. Metode Kelompok
Jawaban: D
Metode penyuluhan individu atau perorangan dilakukan melalui kontak langsung antara penyuluh dengan sasaran secara pribadi (door to door/kunjungan usaha).
Soal 26
Dalam manajemen produksi, sistem yang bertujuan untuk menghilangkan pemborosan (waste) dalam seluruh proses produksi disebut...
A. Lean Manufacturing
B. Total Quality Management
C. Mass Production
D. Six Sigma
E. Just In Case
Jawaban: A
Lean Manufacturing adalah praktik produksi yang mempertimbangkan pengeluaran sumber daya untuk tujuan apa pun selain penciptaan nilai bagi pelanggan akhir sebagai pemborosan.
Soal 27
SNI (Standar Nasional Indonesia) yang bersifat wajib diberlakukan oleh pemerintah dengan alasan utama...
A. Membatasi jumlah impor barang dari luar negeri secara sepihak.
B. Meningkatkan harga jual produk di pasar internasional.
C. Menyeragamkan seluruh desain produk industri dalam negeri.
D. Menambah pendapatan negara melalui biaya sertifikasi.
E. Melindungi kepentingan umum, keamanan, keselamatan, dan kesehatan lingkungan.
Jawaban: E
Berdasarkan regulasi standarisasi, SNI wajib diberlakukan untuk melindungi K3L (Keamanan, Keselamatan, Kesehatan, dan Fungsi Lingkungan Hidup).
Soal 28
Sistem perizinan berusaha yang berlaku saat ini di Indonesia berdasarkan PP No. 5 Tahun 2021 adalah...
A. Online Single Submission (OSS) berbasis Modal Usaha.
B. Izin Usaha Industri Otomatis (IUIO).
C. Sistem Perizinan Terpadu Berbasis Wilayah.
D. Sistem Informasi Industri Nasional (SIINas).
E. Online Single Submission (OSS) berbasis Risiko.
Jawaban: E
PP No. 5 Tahun 2021 mengatur tentang Penyelenggaraan Perizinan Berusaha Berbasis Risiko (OSS RBA).
Soal 29
Seorang wirausaha yang mampu melihat peluang dan berani mengambil risiko untuk memulai bisnis disebut memiliki karakteristik...
A. Defensif
B. Konsumtif
C. Statistik
D. Eksploitatif
E. Inovatif dan Risk-Taking
Jawaban: E
Karakteristik utama kewirausahaan adalah kemampuan berinovasi dan keberanian mengambil risiko (risk-taking) untuk mencapai keuntungan.
Soal 30
Langkah pertama dalam pengelolaan program penyuluhan usaha industri dan perdagangan adalah...
A. Penyusunan laporan bulanan.
B. Pelaksanaan demonstrasi cara.
C. Pengadaan sarana prasarana.
D. Identifikasi kebutuhan dan masalah sasaran (Identifikasi Wilayah).
E. Evaluasi dampak penyuluhan.
Jawaban: D
Siklus penyuluhan dimulai dengan identifikasi masalah/kebutuhan sasaran agar program yang disusun relevan dan efektif.
Soal 31
Salah satu strategi pemasaran yang fokus pada 4P. Apa kepanjangan dari 4P tersebut?
A. Product, Planning, Place, Packaging
B. Product, Price, Place, Promotion
C. Production, Price, Place, Promotion
D. People, Price, Place, Promotion
E. Product, Price, Power, Promotion
Jawaban: B
Marketing Mix tradisional (4P) terdiri dari Product (Produk), Price (Harga), Place (Tempat/Distribusi), dan Promotion (Promosi).
Soal 32
Berdasarkan PP No. 7 Tahun 2021, kriteria Usaha Mikro dilihat dari modal usaha (tidak termasuk tanah dan bangunan) adalah...
A. Lebih dari Rp 5 miliar
B. Paling banyak Rp 2 miliar
C. Antara Rp 1 miliar - Rp 5 miliar
D. Paling banyak Rp 1 miliar
E. Paling banyak Rp 500 juta
Jawaban: D
PP No. 7 Tahun 2021 Pasal 35 menyebutkan modal usaha Mikro paling banyak Rp 1 Miliar, Kecil > Rp 1 M - Rp 5 M, dan Menengah > Rp 5 M - Rp 10 M.
Soal 33
Kegiatan memberikan arahan, saran, dan bimbingan teknis kepada pelaku IKM untuk memecahkan masalah spesifik disebut...
A. Verifikasi Standar
B. Evaluasi
C. Inspeksi Industri
D. Pendampingan dan Konsultasi
E. Monitoring
Jawaban: D
Pendampingan dan konsultasi berfokus pada pemberian solusi dan bimbingan teknis secara langsung kepada pelaku usaha.
Soal 34
Alat monitoring yang digunakan untuk memantau kemajuan aktivitas proyek penyuluhan secara berkala adalah...
A. Analisis SWOT
B. Checklist dan Logbook
C. Kuesioner Kepuasan Pelanggan
D. Laporan Keuangan Akhir
E. Studi Kelayakan
Jawaban: B
Monitoring bersifat rutin, sehingga alat seperti checklist atau logbook (catatan harian) sangat efektif untuk melacak progress.
Soal 35
Penyusunan materi penyuluhan harus memperhatikan karakteristik sasaran. Materi yang berisi langkah-langkah praktis melakukan sesuatu disebut...
A. Materi Kognitif
B. Materi Regulatif
C. Materi Persuasif
D. Materi Instruksional/Teknis
E. Materi Informatif
Jawaban: D
Materi instruksional atau teknis berfokus pada panduan praktis (how-to) bagi pelaku usaha.
Soal 36
Dalam kebijakan industri nasional, penguatan struktur industri dilakukan melalui pendalaman pohon industri dari hulu ke hilir. Strategi ini disebut...
A. Liberalisasi Industri
B. Subsidi Input
C. Privatisasi Industri
D. Hilirisasi Industri
E. Diversifikasi Pasar
Jawaban: D
Hilirisasi adalah strategi untuk meningkatkan nilai tambah komoditas dengan mengolahnya menjadi produk jadi di dalam negeri.
Soal 37
ASN wajib menjaga rahasia jabatan dan hanya dapat mengemukakan rahasia jabatan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. Hal ini merupakan perwujudan kode etik...
A. Akuntabel
B. Adaptif
C. Loyal
D. Harmonis
E. Kompeten
Jawaban: C
Menjaga rahasia jabatan dan negara adalah salah satu panduan perilaku dari core value 'Loyal'.
Soal 38
Pengolahan bahan mentah menjadi bahan baku dalam pohon industri kelapa sawit menghasilkan produk utama berupa...
A. Minyak Goreng Kemasan
B. Crude Palm Oil (CPO)
C. Sabun Mandi
D. Biodiesel
E. Margarin
Jawaban: B
Dalam pohon industri sawit, CPO adalah produk antara (bahan baku/setengah jadi) hasil pengolahan awal buah sawit sebelum diproses lebih lanjut.
Soal 39
Pemberian label tanda SNI pada produk industri dilakukan setelah melalui proses...
A. Izin dari Dinas Perdagangan setempat.
B. Sertifikasi oleh Lembaga Sertifikasi Produk (LSPro).
C. Pendaftaran merek di HKI.
D. Pembayaran pajak ekspor.
E. Uji coba pasar selama 1 tahun.
Jawaban: B
Tanda SNI diberikan jika produk telah lulus uji dan audit oleh LSPro yang terakreditasi KAN.
Soal 40
Manakah di bawah ini yang merupakan contoh dari industri jasa industri?
A. Industri perakitan komputer.
B. Industri pembuatan komponen otomotif.
C. Industri penyamakan kulit.
D. Jasa pengujian laboratorium dan kalibrasi mesin industri.
E. Industri pengalengan ikan.
Jawaban: D
Jasa industri adalah kegiatan jasa yang menunjang kegiatan industri (seperti pengujian, desain, perekayasaan).
Soal 41
Premium
Rencana Induk Pembangunan Industri Nasional (RIPIN) 2015-2035 menetapkan sektor industri andalan. Sektor yang termasuk dalam industri andalan masa depan Indonesia adalah...
Seorang penyuluh menemukan IKM pengolahan kopi yang belum memiliki izin. Sesuai OSS RBA, jika risiko usaha tersebut termasuk 'Risiko Rendah', maka dokumen perizinannya cukup berupa...
Menurut UU ASN No. 20 Tahun 2023, ASN terdiri dari Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Manakah pernyataan yang benar mengenai hak dan penghargaan ASN?
A. PPPK tidak boleh menduduki jabatan fungsional
B. PNS dan PPPK memiliki hak yang setara dalam pengembangan talenta dan jaminan sosial
Konsep Lean Manufacturing dalam produksi industri bertujuan untuk menghilangkan 'waste'. Salah satu contoh waste (pemborosan) dalam IKM makanan adalah...
A. Melakukan quality control
B. Memberikan pelatihan karyawan
C. Memperbaiki mesin yang rusak
D. Overproduction (memproduksi lebih banyak dari pesanan)
Jika sebuah IKM ingin menjual produk kerajinan premium ke pasar luar negeri, strategi penentuan harga yang menetapkan harga tinggi untuk mencitrakan eksklusivitas disebut...
Penyusunan Rencana Kerja Penyuluhan (RKP) harus didasarkan pada data lapangan yang akurat. Metode pengumpulan data melalui diskusi terpimpin dengan sekelompok pelaku usaha disebut...
Program 'Making Indonesia 4.0' menetapkan 5 teknologi utama sebagai pilar. Salah satu teknologi tersebut adalah IoT, yang merupakan kepanjangan dari...
Istilah 'Pohon Industri' menunjukkan kaitan antara bahan baku dengan produk turunan. Jika pohon industrinya adalah Jagung, maka produk industri kimianya adalah...
Seorang Penyuluh Indag memberikan jasa konsultasi mengenai desain kemasan produk agar lebih menarik dan memenuhi regulasi. Kegiatan ini termasuk dalam fungsi...
Berdasarkan UU Perdagangan, kebijakan perlindungan pasar dalam negeri dari lonjakan produk impor yang menyebabkan kerugian serius bagi industri dalam negeri disebut...
Tips Lulus SKB CPNS Penyuluh Perindustrian dan Perdagangan
Agar peluang lulus SKB CPNS untuk jabatan Penyuluh Perindustrian dan Perdagangan semakin besar, peserta perlu memahami karakter soal dan fokus pada kompetensi yang diuji. Berikut beberapa tips yang dapat diterapkan saat persiapan hingga pelaksanaan SKB CPNS.
Pahami materi pokok jabatan. Pelajari kompetensi teknis, tugas, dan fungsi jabatan secara menyeluruh agar jawaban tetap relevan.
Latihan soal SKB secara rutin. Biasakan menjawab soal esai atau studi kasus untuk melatih alur berpikir dan ketepatan jawaban.
Perhatikan konteks instansi. Sesuaikan jawaban dengan peran jabatan di instansi yang dilamar.
Susun jawaban secara sistematis. Gunakan poin atau langkah yang jelas agar mudah dipahami oleh penguji.
Ikuti tryout SKB. Tryout membantu mengukur kesiapan, mengatur waktu, dan mengenali pola penilaian.
Persiapan yang matang menjadi kunci utama dalam menghadapi SKB CPNS. Dengan mempelajari materi pokok, berlatih soal, dan mengikuti tryout SKB CPNS untuk jabatan Penyuluh Perindustrian dan Perdagangan, peserta dapat meningkatkan pemahaman dan kepercayaan diri sebelum ujian. Semoga panduan ini membantu perjalananmu menuju kelulusan CPNS.
Pertanyaan Seputar SKB CPNS Penyuluh Perindustrian dan Perdagangan
SKB CPNS Penyuluh Perindustrian dan Perdagangan adalah seleksi kompetensi bidang yang menguji kemampuan teknis sesuai jabatan yang dilamar.
Materi SKB CPNS Penyuluh Perindustrian dan Perdagangan meliputi materi teknis jabatan, regulasi terkait, serta tugas dan fungsi jabatan.
Jumlah soal SKB CPNS umumnya berkisar 80 hingga 100 soal dalam bentuk pilihan ganda, dengan durasi pengerjaan 90 menit. Soal berjumlah 100 diberikan jika materi tidak dominan hitungan, sementara 80 soal digunakan jika materi dominan hitungan.
Untuk lulus SKB CPNS Penyuluh Perindustrian dan Perdagangan, pelajari materi jabatan, latihan soal secara rutin, dan ikuti simulasi tryout.
SKB CPNS tidak memiliki passing grade tetap, namun nilai akan digabung dengan SKD dan diranking sesuai formasi.
Soal SKB CPNS Penyuluh Perindustrian dan Perdagangan tidak sama setiap tahun, namun pola materi dan kompetensi yang diujikan relatif serupa sesuai kebutuhan jabatan.
Tingkat kesulitan SKB CPNS Penyuluh Perindustrian dan Perdagangan tergantung pemahaman materi, namun dapat ditingkatkan dengan latihan yang konsisten.