Panduan komprehensif seleksi kompetensi bidang untuk formasi Penata Kelola Jalan dan Jembatan. Merangkum materi pokok teknis, indikator penilaian CAT BKN, bank soal studi kasus, serta simulasi tryout lengkap.
Materi Pokok SKB CPNS Penata Kelola Jalan dan Jembatan
Materi pokok SKB CPNS untuk jabatan Penata Kelola Jalan dan Jembatan berikut merangkum ruang lingkup kompetensi, pengetahuan teknis, dan tugas jabatan yang menjadi fokus penilaian dalam seleksi SKB CPNS. Pelajari setiap bagian secara bertahap agar pemahaman lebih menyeluruh.
Penata Kelola Jalan dan Jembatan Ahli Pertama
Ahli Pertama
Kompetensi Umum
2 Indikator
Kebijakan/Peraturan Perundang-undangan terkait Infrastruktur Jalan dan Jembatan
Teori - teori pada bidang keilmuan yang terkait pengelolaan dan pembangunan Infrastruktur Jalan dan Jembatan
Kompetensi Khusus
9 Indikator
Perencanaan Teknis Jalan, Jembatan dan Terowongan
Pelaksanaan Konstruksi Jalan
Pelaksanaan Konstruksi Jembatan dan Terowongan
Preservasi Jalan, Jembatan dan Terowongan
Lingkungan dan Keselamatan Jalan
Pengadaan Lahan dan Dampak Sosial
Pendanaan Jalan, Jembatan dan Terowongan
Pengoperasian Lalu Lintas
Bahan Uji Mutu
Simulasi Tryout SKB CAT Penata Kelola Jalan dan Jembatan
Melalui simulasi tryout SKB CPNS untuk jabatan Penata Kelola Jalan dan Jembatan, kamu bisa berlatih soal yang mendekati ujian sebenarnya sekaligus mengevaluasi kesiapan sebelum menghadapi tes SKB.
Tryout CAT SKB Penata Kelola Jalan dan Jembatan Sedang Disiapkan
Tim akademik Belajarbro sedang menyusun paket simulasi ujian CAT resmi untuk formasi Penata Kelola Jalan dan Jembatan berdasarkan kisi-kisi dan materi pokok KemenPAN-RB terbaru. Paket ini akan dilengkapi timer sistem CAT standar BKN 90 menit, passing grade, kunci jawaban, dan pembahasan komprehensif.
Sistem CAT BKN
Durasi 90 menit & skema CAT resmi
Kisi-Kisi Terbaru
Sesuai materi pokok & tupoksi jabatan
Pembahasan Lengkap
Analisis jawaban & referensi regulasi
Ranking Nasional
Bandingkan skor se-Indonesia
Latihan Soal Interaktif
Contoh Soal SKB Penata Kelola Jalan dan Jembatan & Pembahasan
Kerjakan soal di bawah, lalu lihat kunci dan pembahasan lengkap.
50 Soal
Benar: 0
Salah: 0
Dijawab: 0/50
0%
Soal 1
Berdasarkan Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2022 tentang Perubahan Kedua atas Undang-Undang Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan, wewenang penyelenggaraan jalan umum dibagi menjadi beberapa tingkatan. Siapakah yang memiliki wewenang dalam penyelenggaraan jalan nasional?
Kunci Jawaban: B
Menurut UU No. 2 Tahun 2022 tentang Jalan, wewenang penyelenggaraan jalan nasional berada pada Pemerintah Pusat, yang dalam pelaksanaannya diselenggarakan oleh kementerian yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang jalan (Kementerian PUPR).
Materi Terkait: Kebijakan/Peraturan Perundang-undangan terkait Infrastruktur Jalan dan Jembatan
Soal 2
Ruang jalan dibagi menjadi tiga bagian utama. Ruang yang meliputi ruang manfaat jalan dan sejalur tanah tertentu di luar ruang manfaat jalan yang diperuntukkan bagi ruang bebas jalan, pelebaran jalan, dan penambahan jalur lalu lintas di masa datang disebut...
Kunci Jawaban: D
Berdasarkan PP No. 34 Tahun 2006 tentang Jalan, Ruang Milik Jalan (Rumija) adalah sejalur tanah tertentu di luar ruang manfaat jalan yang dibatasi dengan tanda batas rumija yang diperuntukkan bagi ruang bebas, pelebaran jalan, dan penambahan jalur lalu lintas di masa datang.
Materi Terkait: Kebijakan/Peraturan Perundang-undangan terkait Infrastruktur Jalan dan Jembatan
Soal 3
Dalam teori mekanika tanah yang relevan untuk perencanaan pondasi infrastruktur jalan, parameter kuat geser tanah ditentukan oleh dua komponen utama yang dikemukakan dalam kriteria keruntuhan Mohr-Coulomb, yaitu...
Kunci Jawaban: D
Menurut teori keruntuhan Mohr-Coulomb, kuat geser tanah (shear strength) dipengaruhi oleh dua parameter utama, yaitu kohesi (c) dan sudut geser dalam (phi). Persamaannya adalah τ = c + σ tan(phi).
Materi Terkait: Teori - teori pada bidang keilmuan yang terkait pengelolaan dan pembangunan Infrastruktur Jalan dan Jembatan
Soal 4
Jarak yang diperlukan oleh pengemudi untuk menghentikan kendaraannya dengan aman setelah melihat adanya rintangan di depannya pada perencanaan geometrik jalan disebut...
Kunci Jawaban: B
Jarak Pandang Henti (JPH) adalah jarak minimum yang dibutuhkan oleh setiap pengemudi untuk menghentikan kendaraannya dengan aman setelah melihat adanya rintangan pada jalur jalannya, berdasarkan pedoman Perencanaan Geometrik Jalan.
Materi Terkait: Perencanaan Teknis Jalan, Jembatan dan Terowongan
Soal 5
Pada pelaksanaan konstruksi perkerasan lentur (flexible pavement), lapisan aspal cair yang disemprotkan di atas permukaan lapis pondasi agregat kelas A (base course) yang belum beraspal bertujuan untuk menutup pori dan memberikan ikatan disebut...
Kunci Jawaban: E
Prime Coat (Lapis Resap Pengikat) disemprotkan pada permukaan yang belum beraspal (misal: Lapis Pondasi Agregat) agar aspal meresap ke dalam pori, kedap air, dan mengikat lapisan agregat dengan lapisan aspal di atasnya.
Materi Terkait: Pelaksanaan Konstruksi Jalan
Soal 6
Metode pelaksanaan konstruksi jembatan bentang panjang sering menggunakan elemen beton pracetak yang dirakit bersegmen. Metode perakitan segmen yang dilakukan secara seimbang dari pilar menuju tengah bentang disebut...
Kunci Jawaban: C
Balanced Cantilever Method adalah metode konstruksi jembatan dimana segmen-segmen girder dicetak atau dipasang secara bertahap dan seimbang (kantilever) dari pilar utama ke arah kedua sisi secara bersamaan.
Materi Terkait: Pelaksanaan Konstruksi Jembatan dan Terowongan
Soal 7
Penanganan kerusakan jalan berupa lubang (pothole) kecil pada perkerasan lentur umumnya dilakukan dengan metode penambalan. Tindakan ini merupakan bagian dari kegiatan...
Kunci Jawaban: C
Pemeliharaan rutin jalan adalah kegiatan merawat serta memperbaiki kerusakan-kerusakan yang sifatnya lokal atau ringan, seperti penambalan lubang (patching), perbaikan tepi perkerasan, dan pembersihan drainase, yang dilakukan sepanjang tahun.
Materi Terkait: Preservasi Jalan, Jembatan dan Terowongan
Soal 8
Suatu pemeriksaan formal dan independen terhadap suatu ruas jalan, baik yang masih dalam tahap desain maupun yang sudah beroperasi, untuk mengidentifikasi potensi bahaya keselamatan lalu lintas disebut...
Kunci Jawaban: D
Audit Keselamatan Jalan (AKJ) adalah suatu pemeriksaan formal, komprehensif, dan independen pada tahapan perencanaan, desain, konstruksi, maupun operasional jalan untuk mengidentifikasi potensi masalah keselamatan lalu lintas.
Materi Terkait: Lingkungan dan Keselamatan Jalan
Soal 9
Berdasarkan UU Nomor 2 Tahun 2012 tentang Pengadaan Tanah Bagi Pembangunan untuk Kepentingan Umum, tahapan penyelenggaraan pengadaan tanah terdiri atas empat tahap yang berurutan, yaitu...
Kunci Jawaban: A
Pasal 13 UU No. 2 Tahun 2012 menyatakan bahwa pengadaan tanah untuk kepentingan umum diselenggarakan melalui 4 tahapan: Perencanaan, Persiapan, Pelaksanaan, dan Penyerahan Hasil.
Materi Terkait: Pengadaan Lahan dan Dampak Sosial
Soal 10
Dalam pendanaan infrastruktur melalui skema Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU), terdapat mekanisme pengembalian investasi berupa pembayaran berkala oleh pemerintah kepada Badan Usaha atas tersedianya layanan infrastruktur sesuai spesifikasi. Skema ini dikenal dengan...
Kunci Jawaban: B
Availability Payment (Pembayaran Ketersediaan Layanan) adalah mekanisme pembayaran berkala oleh Menteri/Kepala Lembaga/Kepala Daerah kepada Badan Usaha Pelaksana atas tersedianya layanan infrastruktur yang sesuai dengan kualitas atau kriteria dalam perjanjian KPBU.
Materi Terkait: Pendanaan Jalan, Jembatan dan Terowongan
Soal 11
Dalam pengoperasian lalu lintas dan perencanaan jalan, kinerja suatu ruas jalan salah satunya dinilai dari perbandingan antara volume lalu lintas dengan kapasitas jalan. Parameter ini disebut...
Kunci Jawaban: C
Degree of Saturation (Derajat Kejenuhan) atau rasio V/C adalah rasio antara volume arus lalu lintas terhadap kapasitas ruas jalan tersebut pada waktu tertentu, yang menjadi parameter penentu kinerja jalan menurut MKJI/PKJI.
Materi Terkait: Pengoperasian Lalu Lintas
Soal 12
Pengujian abrasi untuk mengetahui tingkat ketahanan agregat kasar terhadap keausan mekanis (tumbukan dan gesekan) dalam bahan uji perkerasan jalan umumnya menggunakan mesin uji...
Kunci Jawaban: B
Pengujian abrasi menggunakan Mesin Los Angeles (SNI 2417:2008) berfungsi untuk mengetahui tingkat keausan agregat kasar akibat proses mekanis, yang merupakan indikator keuletan bahan material perkerasan jalan.
Materi Terkait: Bahan Uji Mutu
Soal 13
Dalam perencanaan alinyemen horizontal jalan, bagian peralihan antara bagian jalan lurus ke bagian jalan berbentuk lingkaran penuh yang dirancang agar gaya sentrifugal bekerja secara bertahap disebut...
Kunci Jawaban: E
Lengkung peralihan (Transition Curve / Spiral) adalah lengkung yang disisipkan antara bagian jalan lurus dan lengkung lingkaran (circle) penuh untuk memberikan ruang bagi gaya sentrifugal agar berubah secara berangsur-angsur.
Materi Terkait: Perencanaan Teknis Jalan, Jembatan dan Terowongan
Soal 14
Pada pelaksanaan pekerjaan erection girder (pemasangan balok jembatan) di atas sungai yang lebar, jika akses crane dari bawah tidak memungkinkan, alat bantu khusus peluncur balok yang sering digunakan adalah...
Kunci Jawaban: B
Launcher Gantry atau girder launcher adalah struktur rangka baja khusus yang digunakan untuk mengangkat dan meluncurkan balok girder (precast) ke atas pilar/abutment jembatan tanpa membutuhkan penyangga dari bawah (sungai/lembah).
Materi Terkait: Pelaksanaan Konstruksi Jembatan dan Terowongan
Soal 15
Pekerjaan pelapisan ulang (overlay) dengan aspal pada permukaan jalan yang telah menurun tingkat layanannya tanpa adanya perubahan geometrik utama merupakan bentuk dari kegiatan...
Kunci Jawaban: B
Pelapisan ulang (overlay) diklasifikasikan sebagai pemeliharaan berkala atau rehabilitasi karena bertujuan mengembalikan nilai kondisi kemantapan struktural dan fungsional perkerasan jalan tanpa melakukan rekonstruksi total dari tanah dasar.
Materi Terkait: Preservasi Jalan, Jembatan dan Terowongan
Soal 16
Dalam teori hidrologi untuk perencanaan saluran samping jalan, waktu yang diperlukan oleh air limpasan permukaan dari titik terjauh di daerah tangkapan (catchment area) hingga mencapai titik kontrol penampang drainase disebut...
Kunci Jawaban: C
Waktu Konsentrasi (Time of concentration / Tc) adalah waktu tempuh yang dibutuhkan air untuk mengalir dari titik terjauh pada daerah aliran menuju ke titik kontrol / outlet saluran yang ditinjau.
Materi Terkait: Teori - teori pada bidang keilmuan yang terkait pengelolaan dan pembangunan Infrastruktur Jalan dan Jembatan
Soal 17
Dalam regulasi perlindungan lingkungan hidup, pembangunan infrastruktur berskala besar seperti Jalan Tol yang dipastikan memberikan dampak penting terhadap lingkungan hidup wajib menyusun...
Kunci Jawaban: C
AMDAL wajib disusun untuk usaha dan/atau kegiatan yang memiliki dampak penting terhadap lingkungan hidup, termasuk proyek berskala besar seperti pembangunan jalan tol baru, sesuai UU Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup.
Materi Terkait: Lingkungan dan Keselamatan Jalan
Soal 18
Menurut Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2022 tentang Jalan, untuk menjamin ketersediaan dana pemeliharaan agar kemantapan jalan selalu terjaga, pemerintah dimungkinkan membentuk instrumen pendanaan khusus yang disebut...
Kunci Jawaban: A
UU No. 2 Tahun 2022 Pasal 81A mengatur tentang Dana Preservasi Jalan, yaitu dana yang dihimpun, dikelola, dan disalurkan secara khusus untuk kegiatan preservasi jalan agar kemantapan jalan nasional dapat dipertahankan secara berkelanjutan.
Materi Terkait: Pendanaan Jalan, Jembatan dan Terowongan
Soal 19
Dalam manajemen lalu lintas berdasarkan PP No. 34 Tahun 2006 tentang Jalan, jalan arteri primer dirancang berdasarkan kecepatan rencana paling rendah adalah...
Kunci Jawaban: D
Berdasarkan Pasal 12 PP No. 34 Tahun 2006, jalan arteri primer didesain berdasarkan kecepatan rencana paling rendah 60 (enam puluh) kilometer per jam dengan lebar badan jalan paling sedikit 11 meter.
Materi Terkait: Pengoperasian Lalu Lintas
Soal 20
Dalam pembuatan campuran aspal panas (Hot Mix Asphalt), pengujian utama di laboratorium untuk menentukan Stabilitas dan Kelelehan (Flow) campuran dilakukan melalui...
Kunci Jawaban: C
Uji Marshall digunakan secara luas dalam desain campuran aspal panas untuk mengevaluasi stabilitas (kemampuan menerima beban) dan flow (kelelehan atau deformasi plastis) dari briket campuran aspal dan agregat.
Materi Terkait: Bahan Uji Mutu
Soal 21
PRO
Penanganan tebing di sisi jalan untuk mencegah longsor sering kali memanfaatkan perkuatan tanah menggunakan besi/baja penjangkar yang dimasukkan ke dalam lereng kemudian diinjeksi semen (grouting). Metode konstruksi ini disebut...
Kunci Jawaban: C
Soil Nailing adalah metode stabilisasi lereng/galian tanah secara in-situ dengan cara memasang baja tulangan (nails) ke dalam tanah dengan jarak tertentu lalu dilakukan injeksi campuran semen (grouting) agar lereng menjadi stabil.
Materi Terkait: Pelaksanaan Konstruksi Jalan
Soal Khusus Member Bromax
Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.
Perencanaan tebal perkerasan jalan lentur di Indonesia (contohnya berdasarkan Manual Desain Perkerasan) mempertimbangkan akumulasi beban lalu lintas rencana. Beban Standar Gandar (Standard Axle Load) yang digunakan sebagai ekuivalensi beban adalah gandar tunggal roda ganda sebesar...
Kunci Jawaban: C
Dalam perhitungan Equivalent Single Axle Load (ESAL), beban gandar standar yang digunakan secara konvensional (dari pedoman AASHTO dan Bina Marga) adalah gandar tunggal roda ganda seberat 18.000 lbs atau setara 8,16 ton.
Materi Terkait: Teori - teori pada bidang keilmuan yang terkait pengelolaan dan pembangunan Infrastruktur Jalan dan Jembatan
Soal Khusus Member Bromax
Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.
Nilai kemiringan melintang pada tikungan jalan yang bertujuan untuk mengimbangi gaya sentrifugal yang dialami kendaraan disebut...
Kunci Jawaban: B
Superelevasi (kemiringan melintang jalan pada tikungan) dirancang khusus agar sisi luar tikungan lebih tinggi dari sisi dalam untuk melawan/mengimbangi gaya sentrifugal kendaraan sehingga kendaraan tidak terlempar keluar jalur.
Materi Terkait: Perencanaan Teknis Jalan, Jembatan dan Terowongan
Soal Khusus Member Bromax
Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.
Tahapan pemadatan campuran aspal panas (Hot Mix Asphalt) di lapangan terdiri dari tiga fase utama: breakdown rolling, intermediate rolling, dan finish rolling. Alat berat yang umumnya disyaratkan untuk fase intermediate rolling adalah...
Kunci Jawaban: C
Pneumatic Tire Roller (PTR) umumnya digunakan untuk intermediate rolling karena ban karetnya mampu memberikan efek pengadukan (kneading action) yang merapatkan rongga aspal dan menutup celah rambut, sementara finish rolling menggunakan Tandem Roller tanpa vibrasi.
Materi Terkait: Pelaksanaan Konstruksi Jalan
Soal Khusus Member Bromax
Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.
Komponen jembatan yang terbuat dari bahan karet sintetis berlapis pelat baja, ditempatkan di antara gelagar (girder) dan kepala jembatan (abutment/pier), yang berfungsi untuk meneruskan beban serta mengakomodasi pergerakan dan rotasi struktur disebut...
Kunci Jawaban: D
Elastomeric Bearing Pad (Bantalan Elastomer) berfungsi sebagai tumpuan gelagar jembatan yang meneruskan beban ke bangunan bawah sekaligus meredam getaran dan mengakomodir deformasi akibat perubahan suhu atau susut regang.
Materi Terkait: Pelaksanaan Konstruksi Jembatan dan Terowongan
Soal Khusus Member Bromax
Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.
Dalam konstruksi terowongan modern, metode penggalian yang memanfaatkan kapasitas dukung intrinsik (tegangan in-situ) dari massa batuan di sekeliling terowongan dengan memberikan penyangga fleksibel (seperti shotcrete dan rockbolt) dikenal sebagai...
Kunci Jawaban: A
New Austrian Tunneling Method (NATM) mengandalkan prinsip membiarkan batuan di sekitar terowongan berdeformasi sedikit untuk memobilisasi kekuatan bawaan batuan, lalu menggunakan shotcrete dan rockbolt sebagai penyangga utama yang fleksibel.
Materi Terkait: Pelaksanaan Konstruksi Jembatan dan Terowongan
Soal Khusus Member Bromax
Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.
Parameter numerik skala 0 hingga 100 yang banyak digunakan dalam manajemen preservasi jalan untuk mengindikasikan kondisi kerusakan struktural dan fungsional permukaan perkerasan secara visual adalah...
Kunci Jawaban: E
Pavement Condition Index (PCI) adalah indeks kondisi perkerasan jalan berskala 0 (gagal) sampai 100 (sempurna) yang didasarkan pada survei visual jenis, tingkat keparahan, dan kuantitas kerusakan pada permukaan jalan.
Materi Terkait: Preservasi Jalan, Jembatan dan Terowongan
Soal Khusus Member Bromax
Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.
Pemasangan pita penggaduh (rumble strips) melintang pada permukaan jalan mendekati persimpangan atau perlintasan kereta api bertujuan untuk...
Kunci Jawaban: D
Rumble strips (pita penggaduh) dipasang melintang jalan yang menimbulkan efek getaran dan suara bising saat dilewati ban, berfungsi untuk memperingatkan pengemudi yang mengantuk atau lengah agar waspada dan mengurangi kecepatan.
Materi Terkait: Lingkungan dan Keselamatan Jalan
Soal Khusus Member Bromax
Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.
Berdasarkan Pasal 36 UU Nomor 2 Tahun 2012, pemberian ganti kerugian atas objek pengadaan tanah dapat diberikan dalam berbagai bentuk. Berikut ini yang BUKAN merupakan opsi bentuk ganti kerugian menurut UU tersebut adalah...
Kunci Jawaban: B
Menurut UU No. 2 Tahun 2012 Pasal 36, pemberian ganti kerugian dapat diberikan dalam bentuk uang, tanah pengganti, permukiman kembali, kepemilikan saham, atau bentuk lain yang disetujui oleh kedua belah pihak. Gelar kehormatan bukan merupakan bentuk ganti kerugian.
Materi Terkait: Pengadaan Lahan dan Dampak Sosial
Soal Khusus Member Bromax
Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.
Dalam pendanaan proyek KPBU Jalan Tol, apabila suatu proyek memiliki nilai kelayakan ekonomi yang tinggi (bermanfaat bagi publik) namun kelayakan finansialnya marginal bagi pihak swasta, maka Pemerintah dapat memberikan dukungan kelayakan berupa kontribusi dana tunai pembangunan sebagian konstruksi yang disebut...
Kunci Jawaban: B
Viability Gap Fund (VGF) atau Dukungan Kelayakan adalah porsi dukungan finansial dari Pemerintah dalam bentuk kontribusi sebagian biaya konstruksi proyek KPBU untuk meningkatkan kelayakan finansial (financial viability) proyek tersebut.
Materi Terkait: Pendanaan Jalan, Jembatan dan Terowongan
Soal Khusus Member Bromax
Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.
Dalam perhitungan kapasitas dan volume lalu lintas sesuai Manual Kapasitas Jalan Indonesia (MKJI) atau Pedoman Kapasitas Jalan Indonesia (PKJI), berbagai jenis kendaraan dikonversi menjadi satu nilai standar agar dapat dijumlahkan. Satuan konversi tersebut disebut...
Kunci Jawaban: E
Satuan Mobil Penumpang (SMP) atau Passenger Car Unit (PCU) adalah metrik penyetaraan dampak arus lalu lintas setiap jenis kendaraan (seperti motor, truk, bus) dibandingkan terhadap mobil penumpang standar.
Materi Terkait: Pengoperasian Lalu Lintas
Soal Khusus Member Bromax
Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.
Dalam tahap evaluasi mutu tanah dasar (subgrade) pada pembangunan jalan baru, uji geoteknik yang dilakukan dengan menusukkan piston silinder standar ke dalam sampel tanah untuk mengetahui nilai perbandingan beban penetrasinya terhadap batu pecah standar adalah...
Kunci Jawaban: D
CBR (California Bearing Ratio) Test adalah pengujian penetrasi untuk mengevaluasi kekuatan mekanik tanah dasar atau lapis pondasi jalan, dinyatakan sebagai persentase terhadap kekuatan material standar (batu pecah di California).
Materi Terkait: Bahan Uji Mutu
Soal Khusus Member Bromax
Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.
Menurut Undang-Undang, Jalan Tol dikategorikan sebagai jalan umum yang merupakan bagian dari sistem jaringan jalan dan sebagai jalan nasional. Syarat teknis paling utama yang membedakan jalan tol (jalan bebas hambatan) dengan jalan arteri primer biasa adalah...
Kunci Jawaban: B
Berdasarkan PP 15/2005 tentang Jalan Tol (serta perubahannya), spesifikasi jalan tol harus bebas dari persilangan sebidang, akses masuk/keluar diatur penuh pada tempat tertentu (interchange), dan dipagari penuh pada batas rumija.
Materi Terkait: Kebijakan/Peraturan Perundang-undangan terkait Infrastruktur Jalan dan Jembatan
Soal Khusus Member Bromax
Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.
Teori klasik yang menjelaskan model distribusi atau penyebaran tegangan (stress distribution) di dalam massa tanah yang homogen, isotropis, dan elastis akibat beban titik di permukaan (misalnya beban roda), adalah...
Kunci Jawaban: C
Teori Boussinesq (1885) sangat mendasar dalam mekanika tanah dan rekayasa perkerasan untuk memprediksi besarnya tegangan vertikal dan geser pada berbagai kedalaman di bawah permukaan tanah akibat aplikasi beban terpusat.
Materi Terkait: Teori - teori pada bidang keilmuan yang terkait pengelolaan dan pembangunan Infrastruktur Jalan dan Jembatan
Soal Khusus Member Bromax
Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.
Kelandaian memanjang (grade) maksimum suatu ruas jalan dibatasi dalam Perencanaan Teknis Jalan. Alasan utama pembatasan kelandaian vertikal, terutama pada jalan di pegunungan, adalah untuk...
Kunci Jawaban: A
Batasan kelandaian maksimum didesain dengan mempertimbangkan rasio berat terhadap tenaga (weight-to-power ratio) kendaraan berat (truk), sehingga mereka mampu mendaki tanpa menyebabkan kemacetan ekstrem, dan agar saat turun tidak over-heating pada sistem rem (rem blong).
Materi Terkait: Perencanaan Teknis Jalan, Jembatan dan Terowongan
Soal Khusus Member Bromax
Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.
Dalam pengecoran jalan beton (rigid pavement) atau struktur jembatan, uji slump (Slump Test) dilakukan segera setelah beton segar (fresh concrete) tiba di lapangan. Uji ini pada dasarnya bertujuan untuk mengetahui parameter...
Kunci Jawaban: D
Uji Slump (Kerucut Abrams) adalah tes empiris untuk mengukur konsistensi beton segar sebelum setting. Ini adalah indikator kelecakan (workability) yang menunjukkan apakah beton mudah dituang dan dipadatkan.
Materi Terkait: Bahan Uji Mutu
Soal Khusus Member Bromax
Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.
Struktur pembantu sementara dalam konstruksi jembatan beton cast-in-place yang berfungsi menyokong beban cetakan beton (bekisting) serta beton cair hingga beton mencapai kekuatan yang cukup untuk menyokong beratnya sendiri disebut...
Kunci Jawaban: E
Perancah (Falsework / Scaffolding) adalah struktur pendukung sementara di bawah struktur utama yang sedang dibangun, bertugas menahan beban mati dan hidup (termasuk cetakan dan beton basah) hingga beton mengeras dan mampu memikul bebannya secara mandiri.
Materi Terkait: Pelaksanaan Konstruksi Jembatan dan Terowongan
Soal Khusus Member Bromax
Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.
Kerusakan struktural pada perkerasan lentur yang ditandai dengan retak yang saling berhubungan membentuk poligon-poligon kecil yang menyerupai kulit buaya (Alligator Cracking) umumnya mengindikasikan masalah...
Kunci Jawaban: E
Retak buaya (Alligator cracking) adalah jenis retak lelah (fatigue cracking) yang berawal dari bagian bawah lapisan beraspal dan menjalar ke atas. Penyebab utamanya adalah beban lalu lintas berulang dan/atau kelemahan lapisan pondasi dan tanah dasar.
Materi Terkait: Preservasi Jalan, Jembatan dan Terowongan
Soal Khusus Member Bromax
Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.
Dokumen lingkungan sangat esensial pada masa prakonstruksi. Dalam dokumen AMDAL, selain dokumen ANDAL (Analisis Dampak Lingkungan), harus dilampirkan juga dokumen RKL dan RPL. Kepanjangan RKL adalah...
Kunci Jawaban: C
Dalam rangkaian dokumen AMDAL (Analisis Mengenai Dampak Lingkungan), terdapat ANDAL, RKL (Rencana Pengelolaan Lingkungan Hidup), dan RPL (Rencana Pemantauan Lingkungan Hidup).
Materi Terkait: Lingkungan dan Keselamatan Jalan
Soal Khusus Member Bromax
Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.
Dalam tahapan pelaksanaan pengadaan tanah untuk kepentingan umum (seperti jalan tol), pihak yang secara hukum memiliki kewenangan profesional untuk menghitung dan menetapkan besaran nilai ganti kerugian atas tanah milik masyarakat adalah...
Kunci Jawaban: B
Berdasarkan UU 2/2012, besaran nilai ganti kerugian dinilai secara independen dan profesional oleh Penilai Pertanahan (Kantor Jasa Penilai Publik/KJPP) yang ditunjuk oleh Ketua Pelaksana Pengadaan Tanah.
Materi Terkait: Pengadaan Lahan dan Dampak Sosial
Soal Khusus Member Bromax
Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.
Pembangunan jalan tol dimungkinkan dengan skema pendanaan yang mengandalkan prinsip pengembalian biaya investasi dari pengguna jalan secara langsung. Prinsip pendanaan tersebut dikenal sebagai...
Kunci Jawaban: B
Jalan tol menerapkan prinsip pengguna membayar (User Pay Principle), di mana mereka yang melintasi jalan tersebut (dan mendapatkan manfaat berupa penghematan BOK dan waktu tempuh) harus membayar tarif tol untuk mengembalikan biaya investasi, operasi, dan pemeliharaan.
Materi Terkait: Pendanaan Jalan, Jembatan dan Terowongan
Soal Khusus Member Bromax
Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.
Ukuran kualitatif yang mencerminkan persepsi pengemudi tentang kualitas arus lalu lintas (seperti kebebasan bermanuver, kecepatan, dan kenyamanan) disebut Tingkat Pelayanan (Level of Service/LoS). Jika V/C ratio mendekati atau melampaui 1,0 yang berarti terjadi kemacetan parah dan arus tertahan, maka jalan berada pada LoS tingkat...
Kunci Jawaban: B
Menurut standar rekayasa lalu lintas (HCM / MKJI), Level of Service (LoS) F mendeskripsikan kondisi terburuk di mana arus lalu lintas dipaksa (forced flow), kemacetan parah, kendaraan sering berhenti, dan volume kendaraan melebihi kapasitas (V/C ratio ≥ 1).
Materi Terkait: Pengoperasian Lalu Lintas
Soal Khusus Member Bromax
Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.
Spesifikasi aspal keras (asphalt cement) yang paling umum digunakan di Indonesia sebagai bahan pengikat perkerasan lentur biasanya diklasifikasikan berdasarkan nilai penetrasinya. Uji penetrasi aspal dilakukan pada suhu standar sebesar...
Kunci Jawaban: A
Uji penetrasi aspal (berdasarkan SNI 2456:2011) standar dilakukan pada penangas air dengan suhu terkontrol 25 derajat celcius, jarum seberat 100 gram, dan durasi penetrasi selama 5 detik.
Materi Terkait: Bahan Uji Mutu
Soal Khusus Member Bromax
Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.
Dalam konstruksi terowongan menembus batuan keras yang sangat panjang, metode konvensional (drill and blast) sering digantikan dengan metode pengeboran menggunakan mesin mekanis raksasa berbentuk silinder berputar karena lebih cepat dan aman. Alat tersebut disebut...
Kunci Jawaban: C
Tunnel Boring Machine (TBM) adalah mesin mekanis terintegrasi besar berbentuk silinder yang dilengkapi *cutterhead* memutar pada bagian depan, digunakan secara luas untuk menggali terowongan berpenampang bulat pada berbagai strata geologi.
Materi Terkait: Perencanaan Teknis Jalan, Jembatan dan Terowongan
Soal Khusus Member Bromax
Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.
Syarat kepadatan lapangan untuk Lapis Pondasi Agregat (LPA) Kelas A pada pelaksanaan konstruksi jalan harus memenuhi persentase tertentu terhadap Kepadatan Kering Maksimum (Maximum Dry Density/MDD) hasil pengujian laboratorium. Nilai yang disyaratkan umumnya minimal...
Kunci Jawaban: D
Berdasarkan Spesifikasi Umum Bina Marga untuk pekerjaan Lapis Pondasi Agregat Kelas A (dan B), tingkat pemadatan lapangan diwajibkan minimal 100% dari kepadatan kering maksimum laboratorium yang ditentukan oleh uji Modified Proctor.
Materi Terkait: Pelaksanaan Konstruksi Jalan
Soal Khusus Member Bromax
Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.
Suatu jembatan gantung (suspension bridge) telah mengalami keausan signifikan pada sambungan siar muainya (expansion joint) dan memerlukan penggantian secara menyeluruh namun struktur utama masih kokoh. Pekerjaan penggantian sambungan jembatan ini diklasifikasikan sebagai...
Kunci Jawaban: D
Penggantian komponen struktur sekunder yang vital seperti expansion joint, perletakan (elastomer pad), atau pengecatan ulang rangka baja dikategorikan sebagai pemeliharaan berkala atau rehabilitasi jembatan karena sifat perbaikannya besar namun terjadwal.
Materi Terkait: Preservasi Jalan, Jembatan dan Terowongan
Soal Khusus Member Bromax
Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.
Fasilitas pelengkap jalan yang dipasang di bahu jalan, berupa pagar dari baja bergelombang (corrugated steel) untuk menahan dan mengarahkan kendaraan yang kehilangan kendali agar tidak terperosok ke jurang adalah...
Kunci Jawaban: A
Guardrail (Pagar Pengaman Jalan) adalah sistem perintang dari rel baja bergelombang yang dirancang fleksibel untuk meredam energi kinetik kendaraan yang menabrak dan memantulkannya kembali sejajar jalan untuk mencegah kendaraan jatuh ke jurang.
Materi Terkait: Lingkungan dan Keselamatan Jalan
Soal Khusus Member Bromax
Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.
Dalam standar spesifikasi aspal, Berat Jenis (Specific Gravity) aspal keras merupakan informasi yang mutlak diperlukan dalam tahap mix design perkerasan aspal, terutama untuk menghitung...
Kunci Jawaban: B
Berat jenis aspal esensial untuk perhitungan analisis volumetrik campuran di laboratorium (Mix Design), yang mencakup persentase rongga dalam campuran (VIM), rongga di antara mineral agregat (VMA), dan rongga terisi aspal (VFA).
Materi Terkait: Bahan Uji Mutu
Soal Khusus Member Bromax
Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.
Parameter penting dari lapis tanah dasar (subgrade) dalam teori perencanaan perkerasan lentur modern (metode analitis-mekanistik) yang menggambarkan kekakuan (stiffness) tanah saat menerima pembebanan dinamis lalu lintas berulang tanpa mengalami keruntuhan (hanya regangan elastis) disebut...
Kunci Jawaban: D
Modulus Resilien (Resilient Modulus / Mr) adalah ukuran elastisitas material (terutama tanah dasar atau unbound material) yang menggambarkan perbandingan antara tegangan dinamis (deviator) berulang terhadap regangan elastis (recoverable strain) yang terjadi.
Materi Terkait: Teori - teori pada bidang keilmuan yang terkait pengelolaan dan pembangunan Infrastruktur Jalan dan Jembatan
Soal Khusus Member Bromax
Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.
Menurut PP No. 34 Tahun 2006, Ruang Pengawasan Jalan (Ruwasja) yang berada di luar Ruang Milik Jalan memiliki fungsi utama untuk memastikan bahwa...
Kunci Jawaban: A
Ruang Pengawasan Jalan (Ruwasja) adalah ruang tertentu di luar ruang milik jalan yang ada di bawah pengawasan penyelenggara jalan, yang diperuntukkan bagi pandangan bebas pengemudi dan pengamanan konstruksi jalan (mencegah bangunan/halangan yang mengganggu).
Materi Terkait: Kebijakan/Peraturan Perundang-undangan terkait Infrastruktur Jalan dan Jembatan
Soal Khusus Member Bromax
Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.
Informasi mengenai jabatan Penata Kelola Jalan dan Jembatan pada halaman ini disusun dengan mengacu pada peraturan dan ketentuan resmi pemerintah yang berlaku sebagai referensi utama.
PermenPANRB Nomor 1 Tahun 2023 tentang Jabatan Fungsional
Dasar Acuan Sah
Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 81 Tahun 2021 tentang Jabatan Fungsional Penata Kelola Jalan dan Jembatan
Dasar Acuan Sah
Surat Menteri PANRB Nomor B/5457/M.SM.01.00/2024
Dasar Acuan Sah
Tips & Strategi Lolos SKB Penata Kelola Jalan dan Jembatan
Agar peluang lulus SKB CPNS untuk jabatan Penata Kelola Jalan dan Jembatan semakin besar, peserta perlu memahami karakter soal dan fokus pada kompetensi yang diuji. Berikut beberapa tips yang dapat diterapkan saat persiapan hingga pelaksanaan SKB CPNS.
Soal SKB masa kini berbasis analisis kasus terapan, bukan lagi hafalan definisi teoritis belaka.
3
Manajemen Waktu CAT
Waktu 90 menit untuk 100 soal berarti Anda hanya memiliki kurang dari 54 detik per butir soal.
4
Evaluasi Melalui Tryout Rutin
Uji akurasi dan ketahanan fokus melalui simulasi tryout berkala agar terbiasa dengan ritme CAT.
Persiapan yang matang menjadi kunci utama dalam menghadapi SKB CPNS. Dengan mempelajari materi pokok, berlatih soal, dan mengikuti tryout SKB CPNS untuk jabatan Penata Kelola Jalan dan Jembatan, peserta dapat meningkatkan pemahaman dan kepercayaan diri sebelum ujian. Semoga panduan ini membantu perjalananmu menuju kelulusan CPNS.
Pertanyaan Seputar SKB Penata Kelola Jalan dan Jembatan
Jawaban resmi atas hal yang paling sering ditanyakan para pejuang CPNS.
Materi SKB CPNS Penata Kelola Jalan dan Jembatan menguji kompetensi teknis jabatan dan kemampuan umum sesuai Keputusan MenPAN-RB, meliputi penguasaan regulasi, tugas pokok fungsi, etika profesi, serta studi kasus teknis sesuai bidang.
Ujian CAT BKN SKB umumnya berjumlah 80 hingga 100 soal pilihan ganda dengan durasi waktu 90 menit (soal 80 jika dominan hitungan teknis, 100 jika dominan analisis teks dan konsep).
SKB CAT CPNS tidak menerapkan nilai ambang batas (passing grade) mutlak seperti SKD, melainkan dinilai murni dengan bobot 60% dalam penentuan kelulusan akhir integrasi nilai SKD (40%) + SKB (60%).
Pelajari kisi-kisi resmi kompetensi umum & khusus jabatan, pahami regulasi dan dasar hukum terbaru yang mengatur formasi ini, serta lakukan latihan drill soal CAT secara konsisten di Belajarbro.
Pola soal dan kisi-kisi kompetensi mengacu pada standar jabatan yang sama, namun narasi studi kasus dan konteks kebijakan selalu disesuaikan dengan peraturan terkini pemerintah.
Kisi-Kisi Formasi SKB Terkait
Eksplorasi materi pokok jabatan serumpun atau formasi instansi lainnya untuk persiapan seleksi CPNS.