SKB CPNS Juru Pugar Cagar Budaya 2026: Materi, Soal & Tryout Lengkap

Fakta: Lebih dari 80% peserta gagal di tahap SKB bukan karena tidak pintar, tapi karena salah fokus belajar.

Kalau kamu sedang mempersiapkan SKB CPNS untuk jabatan Juru Pugar Cagar Budaya, halaman ini akan jadi senjata utama kamu. 🔥

Banyak peserta CPNS gugur di tahap SKB karena kurang memahami materi jabatan yang diujikan. Untuk membantu kamu lebih siap, halaman ini menyajikan materi, contoh soal, dan tryout SKB CPNS khusus untuk jabatan Juru Pugar Cagar Budaya, agar proses belajar jadi lebih fokus dan peluang lulus semakin besar.

Materi Pokok SKB CPNS Juru Pugar Cagar Budaya

Materi pokok SKB CPNS untuk jabatan Juru Pugar Cagar Budaya berikut merangkum ruang lingkup kompetensi, pengetahuan teknis, dan tugas jabatan yang menjadi fokus penilaian dalam seleksi SKB CPNS. Pelajari setiap bagian secara bertahap agar pemahaman lebih menyeluruh.

  • Manajemen ASN Berdasarkan UU No. 20 Tahun 2023
  • UU No. 5 Tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan
  • Prinsip Dasar Pelayanan Publik dan Etika Pemerintahan
  • Integritas, Anti-Korupsi, dan Kode Etik Pegawai Negeri Sipil
  • Asas-Asas Umum Pemerintahan yang Baik (AAUPB)
  • Sejarah Perkembangan Kebudayaan dan Peradaban di Indonesia
  • UU No. 11 Tahun 2010 tentang Cagar Budaya
  • PP No. 1 Tahun 2022 tentang Registrasi Nasional dan Pelestarian Cagar Budaya
  • Teori dan Prinsip Restorasi: Keaslian Bentuk, Bahan, Pengerjaan, dan Tata Letak
  • International Charters for Conservation (Venice Charter, Burra Charter)
  • Teknik Pemugaran Bangunan, Struktur, dan Situs Cagar Budaya
  • Metode Konservasi Fisik dan Kimiawi pada Material Batu, Kayu, Bata, dan Logam
  • Teknik Pendokumentasian: Pemetaan, Fotogrametri, dan Gambar Arsitektur Cagar Budaya
  • Manajemen Perawatan Berkala dan Preventif Benda Cagar Budaya
  • Prosedur Ekskavasi Arkeologis dan Penanganan Temuan di Lapangan
  • Analisis Kerusakan dan Pelapukan (Fisik, Kimiawi, dan Biologis) pada Struktur Kuno
  • Teknik Stabilisasi Struktur dan Perkuatan Konstruksi Cagar Budaya
  • Etika Pemugaran: Menjaga Nilai Penting, Integritas, dan Autentisitas Cagar Budaya

Simulasi Tryout SKB CPNS Juru Pugar Cagar Budaya

Melalui simulasi tryout SKB CPNS untuk jabatan Juru Pugar Cagar Budaya, kamu bisa berlatih soal yang mendekati ujian sebenarnya sekaligus mengevaluasi kesiapan sebelum menghadapi tes SKB.

Tryout
Tryout untuk jabatan ini akan tersedia

Kami sedang menyiapkan paket tryout SKB khusus untuk Juru Pugar Cagar Budaya. Nantinya kamu bisa latihan soal sesuai kisi-kisi resmi dan dapat pembahasan lengkap.

  • Soal sesuai materi pokok jabatan
  • Pembahasan detail & indikator kompetensi
  • Skor otomatis + pembanding nasional
Coming soon

Contoh Soal SKB CPNS Juru Pugar Cagar Budaya

Berikut contoh soal SKB CPNS untuk jabatan Juru Pugar Cagar Budaya.

Soal 1
Berdasarkan UU No. 20 Tahun 2023 tentang Aparatur Sipil Negara, kebijakan dan manajemen ASN yang berdasarkan pada kualifikasi, kompetensi, dan kinerja secara adil dan wajar tanpa diskriminasi disebut sebagai...
A. Sistem jenjang karir terbuka
B. Sistem penilaian kinerja proporsional
C. Sistem integritas birokrasi
D. Sistem profesionalitas terpadu
E. Sistem merit
Jawaban: E
Menurut UU No. 20 Tahun 2023, Sistem Merit adalah kebijakan dan manajemen ASN yang berdasarkan pada kualifikasi, kompetensi, dan kinerja, yang diberlakukan secara adil dan wajar dengan tanpa diskriminasi.
Soal 2
UU No. 20 Tahun 2023 tentang Aparatur Sipil Negara secara resmi diundangkan untuk mencabut dan menggantikan undang-undang sebelumnya, yaitu...
A. UU No. 23 Tahun 2014
B. UU No. 5 Tahun 2014
C. UU No. 43 Tahun 1999
D. UU No. 8 Tahun 1974
E. UU No. 11 Tahun 2020
Jawaban: B
UU No. 20 Tahun 2023 tentang Aparatur Sipil Negara mencabut dan menggantikan UU No. 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara untuk menyesuaikan dengan dinamika dan kebutuhan manajemen kepegawaian yang baru.
Soal 3
Berdasarkan UU No. 5 Tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan, terdapat 10 Objek Pemajuan Kebudayaan (OPK). Berikut ini yang termasuk dalam OPK adalah...
A. Cagar alam dan satwa liar
B. Infrastruktur modern
C. Permainan rakyat dan olahraga tradisional
D. Sistem politik
E. Kawasan industri
Jawaban: C
Menurut UU No. 5 Tahun 2017 Pasal 5, Objek Pemajuan Kebudayaan meliputi: tradisi lisan, manuskrip, adat istiadat, ritus, pengetahuan tradisional, teknologi tradisional, seni, bahasa, permainan rakyat, dan olahraga tradisional.
Soal 4
Tujuan utama dari diundangkannya UU No. 5 Tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan adalah...
A. Menjadikan kebudayaan sebagai komoditas komersial utama negara
B. Meningkatkan ketahanan budaya dan kontribusi budaya Indonesia di tengah peradaban dunia
C. Menyeragamkan seluruh kebudayaan daerah menjadi satu kebudayaan nasional
D. Menghapus tradisi lokal yang tidak sesuai dengan modernisasi
E. Membatasi masuknya kebudayaan asing ke Indonesia secara mutlak
Jawaban: B
Sesuai Pasal 4 UU No. 5 Tahun 2017, salah satu tujuan pemajuan kebudayaan adalah meningkatkan ketahanan budaya dan kontribusi budaya Indonesia di tengah peradaban dunia.
Soal 5
Dalam memberikan pelayanan publik, seorang ASN harus melibatkan masyarakat dari tahap perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi. Hal ini sesuai dengan prinsip pelayanan publik yaitu...
A. Akuntabel
B. Aksesibel
C. Efisien
D. Transparan
E. Partisipatif
Jawaban: E
Prinsip partisipatif dalam pelayanan publik berarti pemerintah perlu melibatkan masyarakat dalam merencanakan, melaksanakan, dan mengevaluasi hasil pelayanan publik.
Soal 6
Seorang Juru Pugar Cagar Budaya harus memberikan pelayanan administrasi perizinan pemugaran kepada semua lapisan masyarakat tanpa membedakan suku, agama, ras, maupun status sosial. Sikap ini mencerminkan prinsip...
A. Responsif
B. Efektif
C. Berkeadilan
D. Tidak diskriminatif
E. Akuntabel
Jawaban: D
Prinsip tidak diskriminatif mengharuskan ASN memberikan layanan yang sama kepada semua warga negara tanpa memandang latar belakang SARA maupun status ekonomi dan sosial.
Soal 7
Bentuk pelanggaran integritas dan etika yang termasuk dalam kategori konflik kepentingan (conflict of interest) bagi seorang Juru Pugar Cagar Budaya adalah...
A. Mengikuti pelatihan sertifikasi keahlian pemugaran
B. Mengarahkan pengadaan material pemugaran kepada perusahaan milik anggota keluarga
C. Menolak hadiah dari kontraktor pemugaran
D. Mempublikasikan hasil ekskavasi pada jurnal ilmiah resmi
E. Melaporkan gratifikasi kepada KPK dalam waktu 30 hari
Jawaban: B
Konflik kepentingan terjadi ketika seorang pejabat publik menggunakan wewenangnya untuk memberikan keuntungan bagi diri sendiri, keluarga, atau kroninya, seperti mengarahkan tender ke perusahaan keluarga.
Soal 8
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) merumuskan 9 nilai integritas yang dibagi menjadi tiga kelompok inti, etos kerja, dan sikap. Yang termasuk dalam kelompok nilai 'Inti' adalah...
A. Peduli, sederhana, dan tanggung jawab
B. Kerja keras, sederhana, dan berani
C. Jujur, disiplin, dan tanggung jawab
D. Jujur, kerja keras, dan adil
E. Mandiri, adil, dan peduli
Jawaban: C
9 Nilai Integritas KPK adalah: Inti (Jujur, Disiplin, Tanggung Jawab); Etos Kerja (Kerja Keras, Sederhana, Mandiri); dan Sikap (Adil, Berani, Peduli).
Soal 9
Tindakan administrasi pemerintahan harus selalu berdasarkan peraturan perundang-undangan dan kepatutan. Hal ini merupakan perwujudan dari Asas-Asas Umum Pemerintahan yang Baik (AAUPB), yaitu asas...
A. Kepentingan Umum
B. Kepastian Hukum
C. Pelayanan yang baik
D. Ketidakberpihakan
E. Kemanfaatan
Jawaban: B
Asas Kepastian Hukum adalah asas dalam negara hukum yang mengutamakan landasan ketentuan peraturan perundang-undangan, kepatutan, dan keadilan dalam setiap kebijakan penyelenggaraan pemerintahan.
Soal 10
Dalam menetapkan zonasi sebuah situs cagar budaya, instansi pemerintah memberikan akses bagi masyarakat untuk mengetahui detail batas dan aturannya. Tindakan ini mencerminkan penerapan asas...
A. Proporsionalitas
B. Keterbukaan
C. Tertib penyelenggaraan negara
D. Kecermatan
E. Keseimbangan
Jawaban: B
Asas Keterbukaan adalah asas yang membuka diri terhadap hak masyarakat untuk memperoleh informasi yang benar, jujur, dan tidak diskriminatif tentang penyelenggaraan pemerintahan.
Soal 11
Salah satu peninggalan kebudayaan zaman prasejarah di Indonesia yang berfungsi sebagai tempat pemujaan roh nenek moyang dan merupakan cikal bakal arsitektur candi di Indonesia adalah...
A. Nekara
B. Punden berundak
C. Sarkofagus
D. Kapak genggam
E. Menhir
Jawaban: B
Punden berundak adalah bangunan megalitik bersusun tingkat yang berfungsi sebagai tempat pemujaan roh nenek moyang. Bentuk ini menjadi dasar arsitektur candi-candi di Nusantara, seperti Borobudur.
Soal 12
Masuknya pengaruh kebudayaan India ke Nusantara membawa perubahan signifikan pada seni arsitektur dan sistem kepercayaan, yang ditandai dengan berdirinya bangunan...
A. Gereja bergaya gotik
B. Candi dengan corak Hindu-Buddha
C. Benteng pertahanan kolonial
D. Masjid dengan atap tumpang
E. Keraton bernuansa Tiongkok
Jawaban: B
Pengaruh India (Hindu-Buddha) di Indonesia sangat kuat pada masa klasik, yang dibuktikan dengan banyaknya peninggalan candi beraliran Hindu (seperti Prambanan) dan Buddha (seperti Borobudur).
Soal 13
Sesuai dengan UU No. 11 Tahun 2010, salah satu syarat utama agar suatu benda, bangunan, atau struktur dapat diusulkan menjadi Cagar Budaya adalah...
A. Berusia 50 tahun atau lebih
B. Merupakan milik pribadi tokoh pahlawan nasional
C. Dibuat seluruhnya dari material batu alam
D. Belum pernah dipugar sama sekali
E. Memiliki nilai jual yang tinggi di pasar internasional
Jawaban: A
UU No. 11 Tahun 2010 Pasal 5 menyebutkan kriteria Cagar Budaya, salah satunya adalah berusia 50 (lima puluh) tahun atau lebih.
Soal 14
Dalam UU No. 11 Tahun 2010 tentang Cagar Budaya, ruang lingkup cagar budaya diklasifikasikan ke dalam 5 (lima) jenis, yaitu...
A. Barang kuno, naskah kuno, arca, prasasti, dan candi
B. Artefak, ekofak, fosil, monumen, dan situs
C. Benda bergerak, benda tidak bergerak, warisan budaya tak benda, cagar alam, dan taman nasional
D. Benda, bangunan, struktur, situs, dan kawasan
E. Kesenian, tradisi lisan, adat istiadat, pusaka, dan monumen
Jawaban: D
Menurut Pasal 1 UU No. 11 Tahun 2010, Cagar Budaya terdiri dari Benda Cagar Budaya, Bangunan Cagar Budaya, Struktur Cagar Budaya, Situs Cagar Budaya, dan Kawasan Cagar Budaya.
Soal 15
Berdasarkan PP No. 1 Tahun 2022, pihak yang berwenang memberikan rekomendasi penetapan status Cagar Budaya setelah melakukan pengkajian adalah...
A. Gubernur secara sepihak
B. Menteri Pariwisata
C. Kepala Kepolisian Republik Indonesia
D. Lembaga Swadaya Masyarakat Bidang Kebudayaan
E. Tim Ahli Cagar Budaya
Jawaban: E
Berdasarkan PP No. 1 Tahun 2022, Tim Ahli Cagar Budaya memiliki tugas melakukan pengkajian kelayakan dan memberikan rekomendasi penetapan, pemeringkatan, hingga penghapusan Cagar Budaya.
Soal 16
Menurut peraturan pelestarian cagar budaya di Indonesia, sistem zonasi yang ditetapkan untuk melindungi kawasan situs dari ancaman kerusakan terdiri dari...
A. Zona inti, zona penyangga, zona pengembangan, dan zona penunjang
B. Zona lindung, zona budidaya, dan zona pemukiman
C. Zona primer, sekunder, tersier, dan kuarter
D. Zona merah, zona kuning, dan zona hijau
E. Zona konservasi ketat, zona rehabilitasi, dan zona komersial
Jawaban: A
PP No. 1 Tahun 2022 mengatur bahwa sistem zonasi pelestarian cagar budaya terdiri atas: zona inti (perlindungan mutlak), zona penyangga, zona pengembangan, dan zona penunjang.
Soal 17
Dalam teori restorasi bangunan cagar budaya, proses menyusun atau membangun kembali struktur kuno yang telah runtuh dengan menggunakan material aslinya yang masih tersisa disebut dengan...
A. Anastilosis (Anastylosis)
B. Rekonstruksi (Reconstruction)
C. Replikasi (Replication)
D. Relokasi (Relocation)
E. Konsolidasi (Consolidation)
Jawaban: A
Anastilosis adalah istilah teknis dalam arkeologi dan konservasi arsitektur untuk membangun kembali struktur yang runtuh menggunakan elemen asli bangunan yang masih ada, dengan penambahan material baru seminimal mungkin.
Soal 18
Salah satu prinsip utama dalam pelestarian adalah menjaga autentisitas (keaslian). Manakah tindakan di bawah ini yang paling sesuai dengan prinsip tersebut saat memugar candi batu yang rusak ringan?
A. Mengukir ulang relief yang sudah aus agar terlihat jelas seperti sedia kala
B. Mengganti semua batu yang terlihat kusam dengan batu andesit baru yang lebih kuat
C. Mempertahankan material asli sebanyak mungkin dan hanya mengganti bagian yang secara struktural membahayakan candi
D. Melapisi permukaan candi dengan semen modern agar tahan terhadap hujan
E. Membongkar seluruh candi dan memindahkannya ke dalam museum
Jawaban: C
Prinsip utama restorasi adalah intervensi minimal dan maksimal mempertahankan bahan asli. Penggantian hanya diizinkan jika bagian tersebut gagal secara struktural dan membahayakan eksistensi cagar budaya secara keseluruhan.
Soal 19
Dokumen internasional yang ditetapkan pada tahun 1964 dan menjadi panduan utama mengenai konservasi dan restorasi monumen serta situs bersejarah di seluruh dunia adalah...
A. Nara Document on Authenticity
B. Athens Charter
C. Washington Charter
D. Venice Charter
E. Burra Charter
Jawaban: D
Venice Charter (Piagam Venesia) yang diadopsi pada tahun 1964 adalah piagam internasional yang menetapkan kerangka prinsip-prinsip konservasi dan restorasi monumen dan situs bersejarah.
Soal 20
Berbeda dengan Venice Charter yang fokus pada material kuno, Burra Charter (Piagam Burra) yang disusun oleh ICOMOS Australia sangat menekankan pada konsep...
A. Signifikansi budaya (Cultural Significance)
B. Komersialisasi benda arkeologi
C. Pembangunan ulang (rekonstruksi) skala penuh
D. Modernisasi struktur bersejarah
E. Relokasi monumen ke ruang publik
Jawaban: A
Burra Charter terkenal dengan pengenalan konsep 'Cultural Significance' (Nilai Penting Budaya), yang menilai tempat bersejarah berdasarkan nilai estetika, historis, ilmiah, sosial, dan spiritual bagi generasi masa lalu, sekarang, dan masa depan.
Soal 21 Premium
Langkah pertama yang paling krusial sebelum melakukan tindakan intervensi fisik pada bangunan cagar budaya adalah...
A. Melakukan studi kelayakan teknis dan pendokumentasian secara komprehensif
B. Membongkar atap bangunan agar mempermudah akses alat berat
C. Mengecat ulang bangunan dengan warna yang lebih terang
D. Membeli material bangunan pengganti yang modern
E. Membersihkan seluruh dinding dengan cairan asam keras
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 22 Premium
Apabila sebuah dinding kuno pada struktur bata ditemukan melenceng (out of plumb) dan berisiko runtuh sebelum dianalisis lebih lanjut, tindakan darurat yang dilakukan adalah...
A. Merobohkan dinding tersebut dengan segera demi keselamatan
B. Membangun dinding baru di sampingnya sebagai kamuflase
C. Meninggalkannya karena cagar budaya tidak boleh disentuh
D. Memasang sistem penyangga sementara (shoring/propping) untuk menstabilkan dinding
E. Menyuntikkan lem beton dalam jumlah besar
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 23 Premium
Metode konservasi yang aman untuk membersihkan permukaan candi batu dari pertumbuhan lumut dan mikroorganisme tanpa merusak struktur batu adalah...
A. Pembakaran permukaan batu menggunakan alat las
B. Penyikatan dengan sikat kawat baja kasar
C. Pembersihan mekanis secara manual dikombinasikan dengan aplikasi bahan biosida yang sesuai
D. Pencucian tekanan tinggi (sandblasting) pada jarak dekat
E. Pelapisan menggunakan cat minyak tebal
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 24 Premium
Pada balok kayu penyangga rumah adat yang telah mengalami pengeroposan akibat rayap namun harus tetap dipertahankan posisinya, teknik konsolidasi internal yang sering digunakan adalah...
A. Perendaman dengan air garam
B. Pembungkusan kayu menggunakan plastik kedap udara selamanya
C. Pembakaran permukaan kayu hingga hangus
D. Penggantian utuh dengan kayu lapis
E. Injeksi bahan kimia seperti resin epoksi ke dalam rongga kayu
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 25 Premium
Penyakit perunggu (bronze disease) merupakan korosi aktif pada artefak paduan tembaga yang ditandai dengan serbuk hijau. Bahan kimia yang paling umum digunakan untuk menghentikan reaksi klorida pada korosi ini adalah...
A. Kalsium karbonat (CaCO3)
B. Asam sulfat pekat (H2SO4)
C. Natrium klorida (NaCl)
D. Hidrogen peroksida (H2O2)
E. Benzotriazole (BTA)
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 26 Premium
Dalam pendokumentasian cagar budaya, metode memperoleh informasi geometri objek 3D secara presisi melalui pengukuran gambar fotografis yang saling tumpang tindih disebut...
A. Kartografi
B. Toponimi
C. Fotogrametri
D. Sondir
E. Stratigrafi
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 27 Premium
Gambar arsitektur yang dibuat secara akurat untuk merekam kondisi eksisting suatu bangunan cagar budaya sebelum dimulainya intervensi pemugaran disebut...
A. Gambar As-built / Gambar rekaman eksisting
B. Gambar pra-desain modernisasi
C. Gambar rendering masa depan
D. Gambar instalasi mekanikal
E. Gambar struktur baja
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 28 Premium
Konservasi preventif bertujuan untuk memperlambat laju kerusakan tanpa intervensi langsung pada benda. Contoh tindakan konservasi preventif pada koleksi benda cagar budaya organik di museum adalah...
A. Merendam koleksi di dalam alkohol murni
B. Mengontrol parameter iklim mikro seperti suhu dan kelembaban (RH) ruangan pamer secara stabil
C. Mengganti bagian yang rusak dengan replika resin
D. Mengecat ulang benda koleksi setahun sekali
E. Menyikat debu menggunakan sikat kawat setiap hari
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 29 Premium
Langkah perawatan berkala yang paling efektif dan efisien untuk mencegah pelapukan bata akibat naiknya air tanah (kapilaritas) pada bangunan kuno adalah...
A. Menghancurkan batu bata yang lembab
B. Membersihkan dan memperbaiki sistem drainase di sekeliling bangunan agar air tidak menggenang
C. Membongkar seluruh pondasi setiap 5 tahun
D. Menyemprotkan air bertekanan tinggi setiap minggu
E. Membangun tembok beton menutupi bata kuno
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 30 Premium
Dalam prosedur ekskavasi arkeologis, penggalian umumnya dilakukan dengan membagi area menjadi kotak-kotak (grid system). Tujuan utama dari metode ini adalah...
A. Memudahkan alat berat memindahkan tanah
B. Memudahkan pencatatan letak, kedalaman, dan koordinat temuan secara sistematis dan akurat
C. Mencegah pencuri masuk ke area penggalian
D. Membuat area galian terlihat lebih artistik
E. Menghitung jumlah tanah yang terbuang
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 31 Premium
Jika saat ekskavasi ditemukan artefak tembikar yang sangat rapuh dan hancur jika diangkat langsung, prosedur penanganan yang tepat di lapangan (in-situ) adalah...
A. Mengambilnya secara paksa karena tanah harus segera digali lebih dalam
B. Membiarkannya terpapar terik matahari agar cepat kering
C. Menghancurkannya karena artefak yang rapuh tidak ada nilai sejarahnya
D. Menyiramnya dengan air keras agar tanah di sekitarnya hancur
E. Melakukan konsolidasi atau stabilisasi sementara di lapangan sebelum artefak diangkat (misal block-lifting)
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 32 Premium
Analisis terhadap lapisan-lapisan tanah (layer) pada dinding kotak gali ekskavasi yang bertujuan untuk memahami kronologi pengendapan dan usia relatif temuan disebut...
A. Tipologi
B. Epigrafi
C. Stratigrafi
D. Ikonografi
E. Petrografi
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 33 Premium
Kerusakan dinding bata kuno seringkali ditandai dengan munculnya serbuk putih atau kristal di permukaan bata yang mengakibatkan bata menjadi rapuh. Fenomena kerusakan kimiawi-fisik ini disebut...
A. Kondensasi
B. Oksidasi
C. Efflorescence (Penggaraman)
D. Vulkanisasi
E. Karbonasi
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 34 Premium
Pelapukan mekanis (fisik) pada monumen batu di area terbuka yang terletak di daerah dengan perubahan suhu yang drastis antara siang dan malam utamanya disebabkan oleh...
A. Sarang serangga bersayap
B. Reaksi asam sulfat dari hujan
C. Siklus pemuaian dan penyusutan batuan akibat fluktuasi termal yang terus-menerus
D. Pertumbuhan akar pohon beringin
E. Paparan sinar ultraviolet memudarkan warna
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 35 Premium
Kayu penyangga atap bangunan kuno mengalami kerusakan berat berupa keropos di bagian dalam dan meninggalkan jejak saluran-saluran tanah. Berdasarkan agen perusaknya, jenis pelapukan ini diklasifikasikan sebagai pelapukan...
A. Galvanis
B. Mekanis
C. Kimiawi
D. Biologis
E. Fotokimiawi
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 36 Premium
Teknik yang digunakan untuk menstabilkan atau memperkuat pondasi bangunan cagar budaya yang telah mengalami penurunan tanah (subsidence) dengan cara menggali di bawah pondasi lama dan memasukkan struktur pendukung baru disebut...
A. Sandblasting
B. Tuckpointing
C. Underpinning
D. Waterproofing
E. Grouting
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 37 Premium
Dalam memberikan perkuatan struktural pada bangunan sejarah, prinsip 'Reversibilitas' (Reversibility) sangat dijunjung tinggi. Penerapan prinsip ini di lapangan berarti...
A. Merobohkan bagian bangunan dan menyusunnya terbalik
B. Mengganti seluruh sistem pondasi dengan tiang pancang permanen
C. Menggunakan elemen penguat (seperti tie-rod baja) yang dapat dibongkar pasang tanpa merusak material asli bangunan jika di masa depan ditemukan teknologi yang lebih baik
D. Membangun struktur beton bertulang di dalam seluruh dinding kuno
E. Melapisi seluruh permukaan bangunan dengan cat tahan cuaca yang mengikat pori-pori batu
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 38 Premium
Metode penyuntikan campuran mortar cair atau bahan perekat ke dalam retakan mikro atau rongga di dalam susunan bata (masonry) untuk mengikat kembali struktur yang terlepas disebut...
A. Cladding
B. Grouting
C. Excavating
D. Plastering
E. Fumigating
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 39 Premium
Etika pemugaran mewajibkan setiap juru pugar menjaga integritas cagar budaya. Konsep 'integritas' dalam konteks pelestarian merujuk pada...
A. Keutuhan fisik, sejarah, dan kesatuan komponen-komponen yang membentuk nilai penting objek tersebut
B. Keindahan warna cat yang disesuaikan dengan selera zaman
C. Sertifikat kepemilikan tanah yang diakui secara internasional
D. Nilai jual komersial dari bangunan tersebut di masa depan
E. Kemampuan bangunan menahan beban gempa minimal 8 Skala Richter
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 40 Premium
Jika ada bagian struktur candi yang hilang dan rekonstruksi terpaksa dilakukan demi alasan stabilitas struktural, etika pemugaran menetapkan aturan bahwa...
A. Elemen penambahan baru harus serasi namun tetap dapat dibedakan (distinguishable) dari bahan aslinya dari jarak dekat
B. Struktur baru diganti sepenuhnya dengan beton cetak beralur baja
C. Bagian yang hilang dibiarkan kosong meskipun menyebabkan keruntuhan total candi
D. Batu baru harus dicat dengan warna mencolok seperti merah atau kuning
E. Elemen baru harus dibuat semirip mungkin dengan yang asli hingga tak bisa dibedakan
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 41 Premium
Dalam manajemen ASN terbaru, Presiden RI menetapkan Core Values ASN yang diimplementasikan oleh seluruh kementerian dan lembaga. Core values tersebut dikenal dengan akronim...
A. PINTAR
B. BerINTEGRITAS
C. SMART-ASN
D. BerAKHLAK
E. PANCASILA
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 42 Premium
Pemerintah daerah mengumpulkan data tradisi lisan dan manuskrip kuno dari masyarakat untuk dicatat dalam Sistem Pendataan Kebudayaan Terpadu. Dalam UU Pemajuan Kebudayaan, langkah ini disebut tahap...
A. Komersialisasi
B. Eksploitasi
C. Akulturasi
D. Inventarisasi
E. Destruksi
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 43 Premium
Apabila seseorang tidak sengaja menemukan benda di dalam tanah yang diduga cagar budaya (ODCB), berdasarkan UU No. 11 Tahun 2010, kewajiban penemu adalah...
A. Mengekspor benda tersebut ke museum luar negeri
B. Melaporkan penemuan tersebut kepada instansi berwenang paling lama 30 hari
C. Menghancurkannya jika benda tersebut dianggap mengganggu proyek pembangunan
D. Menjualnya ke pasar barang antik secepat mungkin
E. Menyimpannya di rumah sebagai koleksi pribadi yang dirahasiakan
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 44 Premium
Terkait penemuan benda cagar budaya oleh masyarakat, jika benda tersebut kemudian ditetapkan sebagai Cagar Budaya milik negara, hak apa yang diperoleh penemu menurut undang-undang?
A. Tanda jasa berupa medali emas murni
B. Kompensasi atau imbalan yang layak dari Pemerintah
C. Hak waris atas situs tersebut
D. Sertifikat kepemilikan ganda
E. Pengecualian bayar pajak bumi bangunan seumur hidup
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 45 Premium
Berdasarkan PP No. 1 Tahun 2022, status Cagar Budaya dapat dihapuskan dari Register Nasional Cagar Budaya. Salah satu alasan sah penghapusan tersebut adalah...
A. Cagar Budaya musnah, hilang dan tidak ditemukan kembali dalam jangka waktu 6 tahun
B. Bentuk bangunan sudah tidak sesuai dengan selera modern
C. Cagar budaya tersebut berada di kawasan terpencil
D. Ada investor asing yang ingin membeli lahannya
E. Pemerintah daerah kekurangan anggaran perawatan
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 46 Premium
Seorang kurator mengamati adanya 'patina' (lapisan penuaan alami yang memberikan warna khas) pada permukaan patung perunggu kuno. Dalam teori restorasi pelestarian murni, patina ini seharusnya...
A. Dipertahankan sebagai bukti visual usia, keaslian, dan nilai historis benda
B. Dihancurkan dengan cairan asam pekat agar logam mengkilap kembali
C. Diganti dengan lapisan emas agar terlihat lebih bernilai
D. Dikerik habis karena dianggap kotoran biasa
E. Ditutup dengan cat warna perunggu sintetis
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 47 Premium
Pasal 9 pada Venice Charter secara tegas menyatakan prinsip mendasar mengenai batasan dalam melakukan rekonstruksi bangunan bersejarah. Prinsip tersebut menyatakan bahwa...
A. Semua bangunan kuno harus dikembalikan ke wujud abad pertengahan
B. Rekonstruksi harus meniru gaya aslinya meskipun secara fungsi berubah
C. Material modern tidak boleh digunakan sama sekali dalam keadaan apa pun
D. Pemugaran bebas menggunakan imajinasi seniman modern
E. Pemugaran (restoration) harus berhenti di titik di mana hipotesis atau dugaan (conjecture) dimulai
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 48 Premium
Ketika sebuah bangunan kayu tradisional harus dibongkar seluruhnya untuk memperbaiki pondasi di bawahnya (dismantling), prosedur mutlak yang harus dilakukan Juru Pugar agar dapat merakitnya kembali dengan akurat adalah...
A. Menggunakan paku besi modern pada setiap sambungan saat merakit
B. Menumpuk semua kayu secara acak di lapangan terbuka
C. Membuang kayu yang pudar warnanya dan memesan kayu baru dari pabrik
D. Membongkar secepat mungkin menggunakan alat berat berat
E. Memberikan penandaan (kode/nomor) pada setiap komponen sebelum dibongkar dan didokumentasikan dalam denah/potongan
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 49 Premium
Penanganan laju pelapukan akibat air tanah yang merambat naik di dalam struktur dinding bata (rising damp) tidak bisa diselesaikan hanya dengan mengecat ulang. Pendekatan perbaikan teknis yang umum adalah...
A. Membiarkan dinding bata direndam air asam
B. Mengebor lubang-lubang besar di atap agar ventilasi bertambah
C. Menutup dinding dengan ubin keramik kedap air hingga ke langit-langit
D. Menginjeksikan bahan penolak air (chemical damp-proof course / DPC) pada dasar dinding bata
E. Mengoleskan oli mesin di bagian luar bangunan
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 50 Premium
Pertumbuhan mikroorganisme pada permukaan candi tidak hanya menyebabkan masalah estetika (noda), tetapi juga merusak struktur pori-pori batuan. Mekanisme utama kerusakan tersebut adalah...
A. Mikroorganisme memantulkan cahaya matahari ke dalam inti batu
B. Spora mikroorganisme menarik petir untuk menyambar candi
C. Akar mikroorganisme menyerap seluruh air di dalam batu sehingga batu terbakar
D. Mikroorganisme (seperti lichenes) mengeluarkan asam organik yang melarutkan mineral pengikat batu
E. Lichenes mengubah batu andesit menjadi batu kapur secara genetik
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses

Tips Lulus SKB CPNS Juru Pugar Cagar Budaya

Agar peluang lulus SKB CPNS untuk jabatan Juru Pugar Cagar Budaya semakin besar, peserta perlu memahami karakter soal dan fokus pada kompetensi yang diuji. Berikut beberapa tips yang dapat diterapkan saat persiapan hingga pelaksanaan SKB CPNS.

  • Pahami materi pokok jabatan. Pelajari kompetensi teknis, tugas, dan fungsi jabatan secara menyeluruh agar jawaban tetap relevan.
  • Latihan soal SKB secara rutin. Biasakan menjawab soal esai atau studi kasus untuk melatih alur berpikir dan ketepatan jawaban.
  • Perhatikan konteks instansi. Sesuaikan jawaban dengan peran jabatan di instansi yang dilamar.
  • Susun jawaban secara sistematis. Gunakan poin atau langkah yang jelas agar mudah dipahami oleh penguji.
  • Ikuti tryout SKB. Tryout membantu mengukur kesiapan, mengatur waktu, dan mengenali pola penilaian.

Persiapan yang matang menjadi kunci utama dalam menghadapi SKB CPNS. Dengan mempelajari materi pokok, berlatih soal, dan mengikuti tryout SKB CPNS untuk jabatan Juru Pugar Cagar Budaya, peserta dapat meningkatkan pemahaman dan kepercayaan diri sebelum ujian. Semoga panduan ini membantu perjalananmu menuju kelulusan CPNS.

Pertanyaan Seputar SKB CPNS Juru Pugar Cagar Budaya

SKB CPNS Juru Pugar Cagar Budaya adalah seleksi kompetensi bidang yang menguji kemampuan teknis sesuai jabatan yang dilamar.
Materi SKB CPNS Juru Pugar Cagar Budaya meliputi materi teknis jabatan, regulasi terkait, serta tugas dan fungsi jabatan.
Jumlah soal SKB CPNS umumnya berkisar 80 hingga 100 soal dalam bentuk pilihan ganda, dengan durasi pengerjaan 90 menit. Soal berjumlah 100 diberikan jika materi tidak dominan hitungan, sementara 80 soal digunakan jika materi dominan hitungan.
Untuk lulus SKB CPNS Juru Pugar Cagar Budaya, pelajari materi jabatan, latihan soal secara rutin, dan ikuti simulasi tryout.
SKB CPNS tidak memiliki passing grade tetap, namun nilai akan digabung dengan SKD dan diranking sesuai formasi.
Soal SKB CPNS Juru Pugar Cagar Budaya tidak sama setiap tahun, namun pola materi dan kompetensi yang diujikan relatif serupa sesuai kebutuhan jabatan.
Tingkat kesulitan SKB CPNS Juru Pugar Cagar Budaya tergantung pemahaman materi, namun dapat ditingkatkan dengan latihan yang konsisten.