Kisi-Kisi Resmi PermenPAN-RB 2026

SKB CPNS Juru Pugar Cagar Budaya

Panduan komprehensif seleksi kompetensi bidang untuk formasi Juru Pugar Cagar Budaya. Merangkum materi pokok teknis, indikator penilaian CAT BKN, bank soal studi kasus, serta simulasi tryout lengkap.

Instansi Pembina
K/L Terkait
Silabus Materi
1 Jenjang / Sub-bidang
Durasi Ujian
90 Menit CAT BKN
Bank Soal
336+ Soal Latihan

Materi Pokok SKB CPNS Juru Pugar Cagar Budaya

Materi pokok SKB CPNS untuk jabatan Juru Pugar Cagar Budaya berikut merangkum ruang lingkup kompetensi, pengetahuan teknis, dan tugas jabatan yang menjadi fokus penilaian dalam seleksi SKB CPNS. Pelajari setiap bagian secara bertahap agar pemahaman lebih menyeluruh.

Kompetensi Umum

6 Indikator
Manajemen ASN Berdasarkan UU No. 20 Tahun 2023
UU No. 5 Tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan
Prinsip Dasar Pelayanan Publik dan Etika Pemerintahan
Integritas, Anti-Korupsi, dan Kode Etik Pegawai Negeri Sipil
Asas-Asas Umum Pemerintahan yang Baik (AAUPB)
Sejarah Perkembangan Kebudayaan dan Peradaban di Indonesia

Kompetensi Khusus

12 Indikator
UU No. 11 Tahun 2010 tentang Cagar Budaya
PP No. 1 Tahun 2022 tentang Registrasi Nasional dan Pelestarian Cagar Budaya
Teori dan Prinsip Restorasi: Keaslian Bentuk, Bahan, Pengerjaan, dan Tata Letak
International Charters for Conservation (Venice Charter, Burra Charter)
Teknik Pemugaran Bangunan, Struktur, dan Situs Cagar Budaya
Metode Konservasi Fisik dan Kimiawi pada Material Batu, Kayu, Bata, dan Logam
Teknik Pendokumentasian: Pemetaan, Fotogrametri, dan Gambar Arsitektur Cagar Budaya
Manajemen Perawatan Berkala dan Preventif Benda Cagar Budaya
Prosedur Ekskavasi Arkeologis dan Penanganan Temuan di Lapangan
Analisis Kerusakan dan Pelapukan (Fisik, Kimiawi, dan Biologis) pada Struktur Kuno
Teknik Stabilisasi Struktur dan Perkuatan Konstruksi Cagar Budaya
Etika Pemugaran: Menjaga Nilai Penting, Integritas, dan Autentisitas Cagar Budaya

Simulasi Tryout SKB CAT Juru Pugar Cagar Budaya

Melalui simulasi tryout SKB CPNS untuk jabatan Juru Pugar Cagar Budaya, kamu bisa berlatih soal yang mendekati ujian sebenarnya sekaligus mengevaluasi kesiapan sebelum menghadapi tes SKB.

Katalog Semua Tryout
Sedang Disusun Tim Ahli

Tryout CAT SKB Juru Pugar Cagar Budaya Sedang Disiapkan

Tim akademik Belajarbro sedang menyusun paket simulasi ujian CAT resmi untuk formasi Juru Pugar Cagar Budaya berdasarkan kisi-kisi dan materi pokok KemenPAN-RB terbaru. Paket ini akan dilengkapi timer sistem CAT standar BKN 90 menit, passing grade, kunci jawaban, dan pembahasan komprehensif.

Sistem CAT BKN
Durasi 90 menit & skema CAT resmi
Kisi-Kisi Terbaru
Sesuai materi pokok & tupoksi jabatan
Pembahasan Lengkap
Analisis jawaban & referensi regulasi
Ranking Nasional
Bandingkan skor se-Indonesia
Bank Soal Drill SKB 2026

Akses 336 Soal SKB Juru Pugar Cagar Budaya Lengkap

Drill ratusan soal kompetensi bidang teknis lengkap dengan analisis pembahasan komprehensif untuk memaksimalkan peluang lulus ranking 1 di formasi Anda.

✓ Sesuai Kisi-kisi CAT BKN ✓ Pembahasan Analisis Mendalam ✓ Update Soal Rutin ✓ Akses Aktif 1 Tahun
Harga Spesial
Rp25.000
Sekali bayar • Akses 365 hari
Lihat Bank Soal

Contoh Soal SKB Juru Pugar Cagar Budaya & Pembahasan

Kerjakan soal di bawah, lalu lihat kunci dan pembahasan lengkap.

50 Soal
Benar: 0
Salah: 0
Dijawab: 0/50
0%
Soal 1
Berdasarkan UU No. 20 Tahun 2023 tentang Aparatur Sipil Negara, kebijakan dan manajemen ASN yang berdasarkan pada kualifikasi, kompetensi, dan kinerja secara adil dan wajar tanpa diskriminasi disebut sebagai...
Kunci Jawaban: E
Menurut UU No. 20 Tahun 2023, Sistem Merit adalah kebijakan dan manajemen ASN yang berdasarkan pada kualifikasi, kompetensi, dan kinerja, yang diberlakukan secara adil dan wajar dengan tanpa diskriminasi.
Materi Terkait: Manajemen ASN Berdasarkan UU No. 20 Tahun 2023
Soal 2
UU No. 20 Tahun 2023 tentang Aparatur Sipil Negara secara resmi diundangkan untuk mencabut dan menggantikan undang-undang sebelumnya, yaitu...
Kunci Jawaban: B
UU No. 20 Tahun 2023 tentang Aparatur Sipil Negara mencabut dan menggantikan UU No. 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara untuk menyesuaikan dengan dinamika dan kebutuhan manajemen kepegawaian yang baru.
Materi Terkait: Manajemen ASN Berdasarkan UU No. 20 Tahun 2023
Soal 3
Berdasarkan UU No. 5 Tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan, terdapat 10 Objek Pemajuan Kebudayaan (OPK). Berikut ini yang termasuk dalam OPK adalah...
Kunci Jawaban: C
Menurut UU No. 5 Tahun 2017 Pasal 5, Objek Pemajuan Kebudayaan meliputi: tradisi lisan, manuskrip, adat istiadat, ritus, pengetahuan tradisional, teknologi tradisional, seni, bahasa, permainan rakyat, dan olahraga tradisional.
Materi Terkait: UU No. 5 Tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan
Soal 4
Tujuan utama dari diundangkannya UU No. 5 Tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan adalah...
Kunci Jawaban: B
Sesuai Pasal 4 UU No. 5 Tahun 2017, salah satu tujuan pemajuan kebudayaan adalah meningkatkan ketahanan budaya dan kontribusi budaya Indonesia di tengah peradaban dunia.
Materi Terkait: UU No. 5 Tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan
Soal 5
Dalam memberikan pelayanan publik, seorang ASN harus melibatkan masyarakat dari tahap perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi. Hal ini sesuai dengan prinsip pelayanan publik yaitu...
Kunci Jawaban: E
Prinsip partisipatif dalam pelayanan publik berarti pemerintah perlu melibatkan masyarakat dalam merencanakan, melaksanakan, dan mengevaluasi hasil pelayanan publik.
Materi Terkait: Prinsip Dasar Pelayanan Publik dan Etika Pemerintahan
Soal 6
Seorang Juru Pugar Cagar Budaya harus memberikan pelayanan administrasi perizinan pemugaran kepada semua lapisan masyarakat tanpa membedakan suku, agama, ras, maupun status sosial. Sikap ini mencerminkan prinsip...
Kunci Jawaban: D
Prinsip tidak diskriminatif mengharuskan ASN memberikan layanan yang sama kepada semua warga negara tanpa memandang latar belakang SARA maupun status ekonomi dan sosial.
Materi Terkait: Prinsip Dasar Pelayanan Publik dan Etika Pemerintahan
Soal 7
Bentuk pelanggaran integritas dan etika yang termasuk dalam kategori konflik kepentingan (conflict of interest) bagi seorang Juru Pugar Cagar Budaya adalah...
Kunci Jawaban: B
Konflik kepentingan terjadi ketika seorang pejabat publik menggunakan wewenangnya untuk memberikan keuntungan bagi diri sendiri, keluarga, atau kroninya, seperti mengarahkan tender ke perusahaan keluarga.
Materi Terkait: Integritas, Anti-Korupsi, dan Kode Etik Pegawai Negeri Sipil
Soal 8
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) merumuskan 9 nilai integritas yang dibagi menjadi tiga kelompok inti, etos kerja, dan sikap. Yang termasuk dalam kelompok nilai 'Inti' adalah...
Kunci Jawaban: C
9 Nilai Integritas KPK adalah: Inti (Jujur, Disiplin, Tanggung Jawab); Etos Kerja (Kerja Keras, Sederhana, Mandiri); dan Sikap (Adil, Berani, Peduli).
Materi Terkait: Integritas, Anti-Korupsi, dan Kode Etik Pegawai Negeri Sipil
Soal 9
Tindakan administrasi pemerintahan harus selalu berdasarkan peraturan perundang-undangan dan kepatutan. Hal ini merupakan perwujudan dari Asas-Asas Umum Pemerintahan yang Baik (AAUPB), yaitu asas...
Kunci Jawaban: B
Asas Kepastian Hukum adalah asas dalam negara hukum yang mengutamakan landasan ketentuan peraturan perundang-undangan, kepatutan, dan keadilan dalam setiap kebijakan penyelenggaraan pemerintahan.
Materi Terkait: Asas-Asas Umum Pemerintahan yang Baik (AAUPB)
Soal 10
Dalam menetapkan zonasi sebuah situs cagar budaya, instansi pemerintah memberikan akses bagi masyarakat untuk mengetahui detail batas dan aturannya. Tindakan ini mencerminkan penerapan asas...
Kunci Jawaban: B
Asas Keterbukaan adalah asas yang membuka diri terhadap hak masyarakat untuk memperoleh informasi yang benar, jujur, dan tidak diskriminatif tentang penyelenggaraan pemerintahan.
Materi Terkait: Asas-Asas Umum Pemerintahan yang Baik (AAUPB)
Soal 11
Salah satu peninggalan kebudayaan zaman prasejarah di Indonesia yang berfungsi sebagai tempat pemujaan roh nenek moyang dan merupakan cikal bakal arsitektur candi di Indonesia adalah...
Kunci Jawaban: B
Punden berundak adalah bangunan megalitik bersusun tingkat yang berfungsi sebagai tempat pemujaan roh nenek moyang. Bentuk ini menjadi dasar arsitektur candi-candi di Nusantara, seperti Borobudur.
Materi Terkait: Sejarah Perkembangan Kebudayaan dan Peradaban di Indonesia
Soal 12
Masuknya pengaruh kebudayaan India ke Nusantara membawa perubahan signifikan pada seni arsitektur dan sistem kepercayaan, yang ditandai dengan berdirinya bangunan...
Kunci Jawaban: B
Pengaruh India (Hindu-Buddha) di Indonesia sangat kuat pada masa klasik, yang dibuktikan dengan banyaknya peninggalan candi beraliran Hindu (seperti Prambanan) dan Buddha (seperti Borobudur).
Materi Terkait: Sejarah Perkembangan Kebudayaan dan Peradaban di Indonesia
Soal 13
Sesuai dengan UU No. 11 Tahun 2010, salah satu syarat utama agar suatu benda, bangunan, atau struktur dapat diusulkan menjadi Cagar Budaya adalah...
Kunci Jawaban: A
UU No. 11 Tahun 2010 Pasal 5 menyebutkan kriteria Cagar Budaya, salah satunya adalah berusia 50 (lima puluh) tahun atau lebih.
Materi Terkait: UU No. 11 Tahun 2010 tentang Cagar Budaya
Soal 14
Dalam UU No. 11 Tahun 2010 tentang Cagar Budaya, ruang lingkup cagar budaya diklasifikasikan ke dalam 5 (lima) jenis, yaitu...
Kunci Jawaban: D
Menurut Pasal 1 UU No. 11 Tahun 2010, Cagar Budaya terdiri dari Benda Cagar Budaya, Bangunan Cagar Budaya, Struktur Cagar Budaya, Situs Cagar Budaya, dan Kawasan Cagar Budaya.
Materi Terkait: UU No. 11 Tahun 2010 tentang Cagar Budaya
Soal 15
Berdasarkan PP No. 1 Tahun 2022, pihak yang berwenang memberikan rekomendasi penetapan status Cagar Budaya setelah melakukan pengkajian adalah...
Kunci Jawaban: E
Berdasarkan PP No. 1 Tahun 2022, Tim Ahli Cagar Budaya memiliki tugas melakukan pengkajian kelayakan dan memberikan rekomendasi penetapan, pemeringkatan, hingga penghapusan Cagar Budaya.
Materi Terkait: PP No. 1 Tahun 2022 tentang Registrasi Nasional dan Pelestarian Cagar Budaya
Soal 16
Menurut peraturan pelestarian cagar budaya di Indonesia, sistem zonasi yang ditetapkan untuk melindungi kawasan situs dari ancaman kerusakan terdiri dari...
Kunci Jawaban: A
PP No. 1 Tahun 2022 mengatur bahwa sistem zonasi pelestarian cagar budaya terdiri atas: zona inti (perlindungan mutlak), zona penyangga, zona pengembangan, dan zona penunjang.
Materi Terkait: PP No. 1 Tahun 2022 tentang Registrasi Nasional dan Pelestarian Cagar Budaya
Soal 17
Dalam teori restorasi bangunan cagar budaya, proses menyusun atau membangun kembali struktur kuno yang telah runtuh dengan menggunakan material aslinya yang masih tersisa disebut dengan...
Kunci Jawaban: A
Anastilosis adalah istilah teknis dalam arkeologi dan konservasi arsitektur untuk membangun kembali struktur yang runtuh menggunakan elemen asli bangunan yang masih ada, dengan penambahan material baru seminimal mungkin.
Materi Terkait: Teori dan Prinsip Restorasi: Keaslian Bentuk, Bahan, Pengerjaan, dan Tata Letak
Soal 18
Salah satu prinsip utama dalam pelestarian adalah menjaga autentisitas (keaslian). Manakah tindakan di bawah ini yang paling sesuai dengan prinsip tersebut saat memugar candi batu yang rusak ringan?
Kunci Jawaban: C
Prinsip utama restorasi adalah intervensi minimal dan maksimal mempertahankan bahan asli. Penggantian hanya diizinkan jika bagian tersebut gagal secara struktural dan membahayakan eksistensi cagar budaya secara keseluruhan.
Materi Terkait: Teori dan Prinsip Restorasi: Keaslian Bentuk, Bahan, Pengerjaan, dan Tata Letak
Soal 19
Dokumen internasional yang ditetapkan pada tahun 1964 dan menjadi panduan utama mengenai konservasi dan restorasi monumen serta situs bersejarah di seluruh dunia adalah...
Kunci Jawaban: D
Venice Charter (Piagam Venesia) yang diadopsi pada tahun 1964 adalah piagam internasional yang menetapkan kerangka prinsip-prinsip konservasi dan restorasi monumen dan situs bersejarah.
Materi Terkait: International Charters for Conservation (Venice Charter, Burra Charter)
Soal 20
Berbeda dengan Venice Charter yang fokus pada material kuno, Burra Charter (Piagam Burra) yang disusun oleh ICOMOS Australia sangat menekankan pada konsep...
Kunci Jawaban: A
Burra Charter terkenal dengan pengenalan konsep 'Cultural Significance' (Nilai Penting Budaya), yang menilai tempat bersejarah berdasarkan nilai estetika, historis, ilmiah, sosial, dan spiritual bagi generasi masa lalu, sekarang, dan masa depan.
Materi Terkait: International Charters for Conservation (Venice Charter, Burra Charter)
Soal 21
PRO
Langkah pertama yang paling krusial sebelum melakukan tindakan intervensi fisik pada bangunan cagar budaya adalah...
Kunci Jawaban: A
Dalam prosedur teknis pemugaran, dokumentasi (sebelum, selama, dan sesudah) serta studi/analisis kelayakan sangat wajib dilakukan sebelum ada sentuhan fisik terhadap objek cagar budaya.
Materi Terkait: Teknik Pemugaran Bangunan, Struktur, dan Situs Cagar Budaya

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 22
PRO
Apabila sebuah dinding kuno pada struktur bata ditemukan melenceng (out of plumb) dan berisiko runtuh sebelum dianalisis lebih lanjut, tindakan darurat yang dilakukan adalah...
Kunci Jawaban: D
Pemasangan shoring atau propping adalah teknik menahan dan menopang struktur bangunan sementara waktu agar tidak runtuh, sambil menunggu rencana konservasi definitif.
Materi Terkait: Teknik Pemugaran Bangunan, Struktur, dan Situs Cagar Budaya

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 23
PRO
Metode konservasi yang aman untuk membersihkan permukaan candi batu dari pertumbuhan lumut dan mikroorganisme tanpa merusak struktur batu adalah...
Kunci Jawaban: C
Pembersihan biologis pada batu (seperti candi) umumnya dilakukan secara hati-hati menggunakan sikat halus, air (basah), dan aplikasi biosida/herbisida khusus (seperti AC-322 pada konsentrasi tertentu) yang tidak merusak mineral batu.
Materi Terkait: Metode Konservasi Fisik dan Kimiawi pada Material Batu, Kayu, Bata, dan Logam

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 24
PRO
Pada balok kayu penyangga rumah adat yang telah mengalami pengeroposan akibat rayap namun harus tetap dipertahankan posisinya, teknik konsolidasi internal yang sering digunakan adalah...
Kunci Jawaban: E
Injeksi resin epoksi berfungsi mengkonsolidasi dan memperkuat struktur kayu yang telah keropos di bagian dalam akibat serangan serangga tanpa harus memotong atau mengubah bentuk luar kayu asli.
Materi Terkait: Metode Konservasi Fisik dan Kimiawi pada Material Batu, Kayu, Bata, dan Logam

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 25
PRO
Penyakit perunggu (bronze disease) merupakan korosi aktif pada artefak paduan tembaga yang ditandai dengan serbuk hijau. Bahan kimia yang paling umum digunakan untuk menghentikan reaksi klorida pada korosi ini adalah...
Kunci Jawaban: E
Benzotriazole (BTA) membentuk ikatan kompleks pelindung dengan ion tembaga yang menghentikan reaksi korosi aktif klorida yang menyebabkan bronze disease.
Materi Terkait: Metode Konservasi Fisik dan Kimiawi pada Material Batu, Kayu, Bata, dan Logam

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 26
PRO
Dalam pendokumentasian cagar budaya, metode memperoleh informasi geometri objek 3D secara presisi melalui pengukuran gambar fotografis yang saling tumpang tindih disebut...
Kunci Jawaban: C
Fotogrametri adalah teknik pengukuran dan interpretasi objek fisik serta lingkungannya dari gambar fotografis terukur (foto udara maupun terestrial) untuk menghasilkan model 3D atau pemetaan presisi tinggi.
Materi Terkait: Teknik Pendokumentasian: Pemetaan, Fotogrametri, dan Gambar Arsitektur Cagar Budaya

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 27
PRO
Gambar arsitektur yang dibuat secara akurat untuk merekam kondisi eksisting suatu bangunan cagar budaya sebelum dimulainya intervensi pemugaran disebut...
Kunci Jawaban: A
Gambar As-built atau eksisting drawing dalam konteks pelestarian adalah rekaman teknis mendetail mengenai kondisi aktual bangunan saat didata, lengkap dengan deformasi, kerusakan, dan material aslinya.
Materi Terkait: Teknik Pendokumentasian: Pemetaan, Fotogrametri, dan Gambar Arsitektur Cagar Budaya

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 28
PRO
Konservasi preventif bertujuan untuk memperlambat laju kerusakan tanpa intervensi langsung pada benda. Contoh tindakan konservasi preventif pada koleksi benda cagar budaya organik di museum adalah...
Kunci Jawaban: B
Konservasi preventif berfokus pada pengendalian lingkungan (suhu, RH, cahaya, polutan, hama) agar benda tidak cepat rusak, tanpa memberikan perlakuan kimiawi/fisik langsung pada objek tersebut.
Materi Terkait: Manajemen Perawatan Berkala dan Preventif Benda Cagar Budaya

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 29
PRO
Langkah perawatan berkala yang paling efektif dan efisien untuk mencegah pelapukan bata akibat naiknya air tanah (kapilaritas) pada bangunan kuno adalah...
Kunci Jawaban: B
Manajemen air tanah yang buruk adalah penyebab utama naiknya kelembaban melalui kapilaritas (rising damp). Memastikan sistem drainase berfungsi baik adalah tindakan preventif dan perawatan berkala yang esensial.
Materi Terkait: Manajemen Perawatan Berkala dan Preventif Benda Cagar Budaya

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 30
PRO
Dalam prosedur ekskavasi arkeologis, penggalian umumnya dilakukan dengan membagi area menjadi kotak-kotak (grid system). Tujuan utama dari metode ini adalah...
Kunci Jawaban: B
Sistem grid (kotak gali) digunakan sebagai sistem referensi spasial. Setiap artefak yang diangkat dapat dipetakan koordinat X, Y, dan Z-nya secara akurat untuk menganalisis konteks situs.
Materi Terkait: Prosedur Ekskavasi Arkeologis dan Penanganan Temuan di Lapangan

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 31
PRO
Jika saat ekskavasi ditemukan artefak tembikar yang sangat rapuh dan hancur jika diangkat langsung, prosedur penanganan yang tepat di lapangan (in-situ) adalah...
Kunci Jawaban: E
Benda rapuh harus distabilkan in-situ. Teknik seperti konsolidasi dengan pelarut ringan atau pengangkatan blok tanah beserta artefaknya (block-lifting) dilakukan untuk mencegah disintegrasi artefak.
Materi Terkait: Prosedur Ekskavasi Arkeologis dan Penanganan Temuan di Lapangan

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 32
PRO
Analisis terhadap lapisan-lapisan tanah (layer) pada dinding kotak gali ekskavasi yang bertujuan untuk memahami kronologi pengendapan dan usia relatif temuan disebut...
Kunci Jawaban: C
Stratigrafi adalah studi tentang pelapisan tanah (strata). Dalam arkeologi, hukum superposisi menyatakan bahwa lapisan tanah terbawah lebih tua dari lapisan di atasnya, sehingga membantu menentukan penanggalan relatif.
Materi Terkait: Prosedur Ekskavasi Arkeologis dan Penanganan Temuan di Lapangan

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 33
PRO
Kerusakan dinding bata kuno seringkali ditandai dengan munculnya serbuk putih atau kristal di permukaan bata yang mengakibatkan bata menjadi rapuh. Fenomena kerusakan kimiawi-fisik ini disebut...
Kunci Jawaban: C
Efflorescence atau penggaraman adalah proses keluarnya garam-garam terlarut dari dalam bata ke permukaan saat air menguap, meninggalkan kristal garam yang dapat merusak struktur kapiler material karena tekanan kristalisasinya.
Materi Terkait: Analisis Kerusakan dan Pelapukan (Fisik, Kimiawi, dan Biologis) pada Struktur Kuno

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 34
PRO
Pelapukan mekanis (fisik) pada monumen batu di area terbuka yang terletak di daerah dengan perubahan suhu yang drastis antara siang dan malam utamanya disebabkan oleh...
Kunci Jawaban: C
Perbedaan suhu yang ekstrim menyebabkan mineral dalam batu memuai (siang) dan menyusut (malam). Siklus ini (thermal shock/fatigue) lambat laun menciptakan retakan mikro yang berujung pada pelapukan fisik.
Materi Terkait: Analisis Kerusakan dan Pelapukan (Fisik, Kimiawi, dan Biologis) pada Struktur Kuno

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 35
PRO
Kayu penyangga atap bangunan kuno mengalami kerusakan berat berupa keropos di bagian dalam dan meninggalkan jejak saluran-saluran tanah. Berdasarkan agen perusaknya, jenis pelapukan ini diklasifikasikan sebagai pelapukan...
Kunci Jawaban: D
Kerusakan oleh organisme hidup, dalam hal ini rayap tanah (subterranean termites), diklasifikasikan sebagai kerusakan/pelapukan biologis (biodeterioration).
Materi Terkait: Analisis Kerusakan dan Pelapukan (Fisik, Kimiawi, dan Biologis) pada Struktur Kuno

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 36
PRO
Teknik yang digunakan untuk menstabilkan atau memperkuat pondasi bangunan cagar budaya yang telah mengalami penurunan tanah (subsidence) dengan cara menggali di bawah pondasi lama dan memasukkan struktur pendukung baru disebut...
Kunci Jawaban: C
Underpinning adalah teknik stabilisasi pondasi bangunan yang ada dengan cara menempatkan pondasi baru atau elemen struktur penahan beban di bawah pondasi yang lama, guna mencegah penurunan lebih lanjut.
Materi Terkait: Teknik Stabilisasi Struktur dan Perkuatan Konstruksi Cagar Budaya

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 37
PRO
Dalam memberikan perkuatan struktural pada bangunan sejarah, prinsip 'Reversibilitas' (Reversibility) sangat dijunjung tinggi. Penerapan prinsip ini di lapangan berarti...
Kunci Jawaban: C
Prinsip reversibilitas berarti intervensi konservasi atau perkuatan teknis harus dirancang sedemikian rupa agar dapat dilepas/dikembalikan ke kondisi semula di kemudian hari tanpa merusak benda cagar budaya tersebut.
Materi Terkait: Teknik Stabilisasi Struktur dan Perkuatan Konstruksi Cagar Budaya

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 38
PRO
Metode penyuntikan campuran mortar cair atau bahan perekat ke dalam retakan mikro atau rongga di dalam susunan bata (masonry) untuk mengikat kembali struktur yang terlepas disebut...
Kunci Jawaban: B
Grouting adalah teknik penyuntikan adukan encer (cairan mortar atau resin) ke dalam celah, rongga, atau retakan pada struktur bangunan untuk mengikat kembali material yang longgar dan mengkonsolidasi dinding.
Materi Terkait: Teknik Stabilisasi Struktur dan Perkuatan Konstruksi Cagar Budaya

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 39
PRO
Etika pemugaran mewajibkan setiap juru pugar menjaga integritas cagar budaya. Konsep 'integritas' dalam konteks pelestarian merujuk pada...
Kunci Jawaban: A
Integritas cagar budaya merujuk pada keutuhan (wholeness/intactness) bukti fisik dan sejarah objek, yang mencakup proporsi, elemen struktural, material, dan konteks lingkungan aslinya.
Materi Terkait: Etika Pemugaran: Menjaga Nilai Penting, Integritas, dan Autentisitas Cagar Budaya

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 40
PRO
Jika ada bagian struktur candi yang hilang dan rekonstruksi terpaksa dilakukan demi alasan stabilitas struktural, etika pemugaran menetapkan aturan bahwa...
Kunci Jawaban: A
Sesuai dengan piagam pelestarian internasional, elemen baru yang dipasang dalam pemugaran harus harmonis secara estetika namun memiliki tanda (seperti patina berbeda atau ukiran penanda tahun) agar pemirsa dapat membedakan mana material asli dan mana intervensi baru.
Materi Terkait: Etika Pemugaran: Menjaga Nilai Penting, Integritas, dan Autentisitas Cagar Budaya

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 41
PRO
Dalam manajemen ASN terbaru, Presiden RI menetapkan Core Values ASN yang diimplementasikan oleh seluruh kementerian dan lembaga. Core values tersebut dikenal dengan akronim...
Kunci Jawaban: D
Core Values ASN yang resmi diluncurkan berdasarkan pedoman Manajemen ASN saat ini adalah BerAKHLAK (Berorientasi Pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, Kolaboratif).
Materi Terkait: Manajemen ASN Berdasarkan UU No. 20 Tahun 2023

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 42
PRO
Pemerintah daerah mengumpulkan data tradisi lisan dan manuskrip kuno dari masyarakat untuk dicatat dalam Sistem Pendataan Kebudayaan Terpadu. Dalam UU Pemajuan Kebudayaan, langkah ini disebut tahap...
Kunci Jawaban: D
Menurut UU No. 5 Tahun 2017, upaya pelindungan dilakukan salah satunya melalui inventarisasi, yang meliputi pencatatan dan pendokumentasian objek pemajuan kebudayaan.
Materi Terkait: UU No. 5 Tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 43
PRO
Apabila seseorang tidak sengaja menemukan benda di dalam tanah yang diduga cagar budaya (ODCB), berdasarkan UU No. 11 Tahun 2010, kewajiban penemu adalah...
Kunci Jawaban: B
Pasal 23 ayat (1) UU No. 11 Tahun 2010 mewajibkan setiap orang yang menemukan benda diduga cagar budaya melaporkannya kepada instansi terkait paling lama 30 (tiga puluh) hari sejak penemuan.
Materi Terkait: UU No. 11 Tahun 2010 tentang Cagar Budaya

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 44
PRO
Terkait penemuan benda cagar budaya oleh masyarakat, jika benda tersebut kemudian ditetapkan sebagai Cagar Budaya milik negara, hak apa yang diperoleh penemu menurut undang-undang?
Kunci Jawaban: B
Berdasarkan Pasal 24 UU No. 11 Tahun 2010, setiap orang yang menemukan ODCB dan menyerahkannya kepada negara berhak mendapatkan kompensasi atau imbalan yang layak.
Materi Terkait: UU No. 11 Tahun 2010 tentang Cagar Budaya

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 45
PRO
Berdasarkan PP No. 1 Tahun 2022, status Cagar Budaya dapat dihapuskan dari Register Nasional Cagar Budaya. Salah satu alasan sah penghapusan tersebut adalah...
Kunci Jawaban: A
Sesuai PP No. 1 Tahun 2022, penghapusan cagar budaya dilakukan jika mengalami musnah, hilang dan tidak ditemukan kembali dalam waktu 6 tahun, atau kehilangan nilai pentingnya akibat kerusakan berat yang tak terpulihkan.
Materi Terkait: PP No. 1 Tahun 2022 tentang Registrasi Nasional dan Pelestarian Cagar Budaya

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 46
PRO
Seorang kurator mengamati adanya 'patina' (lapisan penuaan alami yang memberikan warna khas) pada permukaan patung perunggu kuno. Dalam teori restorasi pelestarian murni, patina ini seharusnya...
Kunci Jawaban: A
Patina merupakan bagian dari sejarah objek (age-value/autentisitas usia). Dalam prinsip konservasi konservatif, patina dipertahankan dan dilindungi karena membuktikan jejak perjalanan waktu dan tidak merusak material (jika itu patina pasif/baik).
Materi Terkait: Teori dan Prinsip Restorasi: Keaslian Bentuk, Bahan, Pengerjaan, dan Tata Letak

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 47
PRO
Pasal 9 pada Venice Charter secara tegas menyatakan prinsip mendasar mengenai batasan dalam melakukan rekonstruksi bangunan bersejarah. Prinsip tersebut menyatakan bahwa...
Kunci Jawaban: E
Venice Charter Artikel 9 sangat terkenal dengan kalimat 'its restoration must stop at the point where conjecture begins' (pemugaran harus dihentikan ketika dugaan/tebakan dimulai), mengutamakan dokumen dan fakta material dibandingkan spekulasi.
Materi Terkait: International Charters for Conservation (Venice Charter, Burra Charter)

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 48
PRO
Ketika sebuah bangunan kayu tradisional harus dibongkar seluruhnya untuk memperbaiki pondasi di bawahnya (dismantling), prosedur mutlak yang harus dilakukan Juru Pugar agar dapat merakitnya kembali dengan akurat adalah...
Kunci Jawaban: E
Pembongkaran total (dismantling/knock-down) mewajibkan setiap komponen diberi label atau kode yang dipetakan pada as-built drawing, agar saat dipasang kembali, posisinya tepat dan otentisitas susunan terjaga.
Materi Terkait: Teknik Pemugaran Bangunan, Struktur, dan Situs Cagar Budaya

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 49
PRO
Penanganan laju pelapukan akibat air tanah yang merambat naik di dalam struktur dinding bata (rising damp) tidak bisa diselesaikan hanya dengan mengecat ulang. Pendekatan perbaikan teknis yang umum adalah...
Kunci Jawaban: D
Chemical DPC (Damp Proof Course) diinjeksikan pada baris bata terbawah. Bahan silikon/resin akan membentuk penghalang hidrofobik yang memutus jalur kapiler air tanah naik ke atas dinding.
Materi Terkait: Metode Konservasi Fisik dan Kimiawi pada Material Batu, Kayu, Bata, dan Logam

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 50
PRO
Pertumbuhan mikroorganisme pada permukaan candi tidak hanya menyebabkan masalah estetika (noda), tetapi juga merusak struktur pori-pori batuan. Mekanisme utama kerusakan tersebut adalah...
Kunci Jawaban: D
Organisme seperti lichenes dan moss tumbuh di permukaan batu dan menghasilkan eksudat asam organik (seperti asam oksalat). Asam ini melarutkan mineral batu (khususnya yang berkapur) yang berujung pada deteriorasi kimiawi dan fisik (biodeterioration).
Materi Terkait: Analisis Kerusakan dan Pelapukan (Fisik, Kimiawi, dan Biologis) pada Struktur Kuno

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh

Dasar Hukum & Regulasi Jabatan

Informasi mengenai jabatan Juru Pugar Cagar Budaya pada halaman ini disusun dengan mengacu pada peraturan dan ketentuan resmi pemerintah yang berlaku sebagai referensi utama.

PermenPANRB Nomor 45 Tahun 2022 tentang Jabatan Pelaksana Pegawai Negeri Sipil di Lingkungan Instansi Pemerintah
Dasar Acuan Sah
KepmenPANRB Nomor 282 Tahun 2025 tentang Jabatan Pelaksana Aparatur Sipil Negara di Lingkungan Instansi Pemerintah
Dasar Acuan Sah

Tips & Strategi Lolos SKB Juru Pugar Cagar Budaya

Agar peluang lulus SKB CPNS untuk jabatan Juru Pugar Cagar Budaya semakin besar, peserta perlu memahami karakter soal dan fokus pada kompetensi yang diuji. Berikut beberapa tips yang dapat diterapkan saat persiapan hingga pelaksanaan SKB CPNS.

1

Kuasai Regulasi Pokok

Minimal 20-30% soal SKB menguji pemahaman peraturan perundangan dan tusi instansi pembina.

2

Simulasi Berbasis Studi Kasus

Soal SKB masa kini berbasis analisis kasus terapan, bukan lagi hafalan definisi teoritis belaka.

3

Manajemen Waktu CAT

Waktu 90 menit untuk 100 soal berarti Anda hanya memiliki kurang dari 54 detik per butir soal.

4

Evaluasi Melalui Tryout Rutin

Uji akurasi dan ketahanan fokus melalui simulasi tryout berkala agar terbiasa dengan ritme CAT.

Persiapan yang matang menjadi kunci utama dalam menghadapi SKB CPNS. Dengan mempelajari materi pokok, berlatih soal, dan mengikuti tryout SKB CPNS untuk jabatan Juru Pugar Cagar Budaya, peserta dapat meningkatkan pemahaman dan kepercayaan diri sebelum ujian. Semoga panduan ini membantu perjalananmu menuju kelulusan CPNS.

Pertanyaan Seputar SKB Juru Pugar Cagar Budaya

Jawaban resmi atas hal yang paling sering ditanyakan para pejuang CPNS.

Materi SKB CPNS Juru Pugar Cagar Budaya menguji kompetensi teknis jabatan dan kemampuan umum sesuai Keputusan MenPAN-RB, meliputi penguasaan regulasi, tugas pokok fungsi, etika profesi, serta studi kasus teknis sesuai bidang.
Ujian CAT BKN SKB umumnya berjumlah 80 hingga 100 soal pilihan ganda dengan durasi waktu 90 menit (soal 80 jika dominan hitungan teknis, 100 jika dominan analisis teks dan konsep).
SKB CAT CPNS tidak menerapkan nilai ambang batas (passing grade) mutlak seperti SKD, melainkan dinilai murni dengan bobot 60% dalam penentuan kelulusan akhir integrasi nilai SKD (40%) + SKB (60%).
Pelajari kisi-kisi resmi kompetensi umum & khusus jabatan, pahami regulasi dan dasar hukum terbaru yang mengatur formasi ini, serta lakukan latihan drill soal CAT secara konsisten di Belajarbro.
Pola soal dan kisi-kisi kompetensi mengacu pada standar jabatan yang sama, namun narasi studi kasus dan konteks kebijakan selalu disesuaikan dengan peraturan terkini pemerintah.

Kisi-Kisi Formasi SKB Terkait

Eksplorasi materi pokok jabatan serumpun atau formasi instansi lainnya untuk persiapan seleksi CPNS.