Panduan komprehensif seleksi kompetensi bidang untuk formasi Penata Kelola Pengawasan Pemilihan Umum. Merangkum materi pokok teknis, indikator penilaian CAT BKN, bank soal studi kasus, serta simulasi tryout lengkap.
Materi Pokok SKB CPNS Penata Kelola Pengawasan Pemilihan Umum
Materi pokok SKB CPNS untuk jabatan Penata Kelola Pengawasan Pemilihan Umum berikut merangkum ruang lingkup kompetensi, pengetahuan teknis, dan tugas jabatan yang menjadi fokus penilaian dalam seleksi SKB CPNS. Pelajari setiap bagian secara bertahap agar pemahaman lebih menyeluruh.
Penata Kelola Pengawasan Pemilihan Umum Ahli Pertama
Ahli Pertama
Kemampuan Umum
4 Indikator
Teori Pemilihan Umum
Sistem-sistem Pemilihan Umum
Peran dan Fungsi Bawaslu, KPU, dan DKPP
Perkembangan Kelembagaan Pengawasan Pemilihan Umum
Pelaporan dan registrasi dugaan pelanggaran Pemilu
Persidangan pelanggaran Pemilu
Permohonan sengketa proses Pemilu
Pelaksanaan penyelesaian sengketa proses Pemilu
Tindak lanjut dan pemantauan putusan
Simulasi Tryout SKB CAT Penata Kelola Pengawasan Pemilihan Umum
Melalui simulasi tryout SKB CPNS untuk jabatan Penata Kelola Pengawasan Pemilihan Umum, kamu bisa berlatih soal yang mendekati ujian sebenarnya sekaligus mengevaluasi kesiapan sebelum menghadapi tes SKB.
Tryout CAT SKB Penata Kelola Pengawasan Pemilihan Umum Sedang Disiapkan
Tim akademik Belajarbro sedang menyusun paket simulasi ujian CAT resmi untuk formasi Penata Kelola Pengawasan Pemilihan Umum berdasarkan kisi-kisi dan materi pokok KemenPAN-RB terbaru. Paket ini akan dilengkapi timer sistem CAT standar BKN 90 menit, passing grade, kunci jawaban, dan pembahasan komprehensif.
Sistem CAT BKN
Durasi 90 menit & skema CAT resmi
Kisi-Kisi Terbaru
Sesuai materi pokok & tupoksi jabatan
Pembahasan Lengkap
Analisis jawaban & referensi regulasi
Ranking Nasional
Bandingkan skor se-Indonesia
Latihan Soal Interaktif
Contoh Soal SKB Penata Kelola Pengawasan Pemilihan Umum & Pembahasan
Kerjakan soal di bawah, lalu lihat kunci dan pembahasan lengkap.
50 Soal
Benar: 0
Salah: 0
Dijawab: 0/50
0%
Soal 1
Dalam teori demokrasi perwakilan, pemilihan umum dianggap sebagai instrumen utama untuk menerjemahkan kedaulatan rakyat. Menurut teori ini, fungsi utama dari pemilihan umum adalah...
Kunci Jawaban: D
Teori kedaulatan rakyat dan demokrasi perwakilan menyatakan bahwa rakyat tidak dapat memimpin secara langsung, sehingga pemilu berfungsi sebagai mekanisme pemberian legitimasi kekuasaan dari rakyat kepada para perwakilan yang akan mengurus pemerintahan.
Materi Terkait: Teori Pemilihan Umum
Soal 2
Salah satu asas penting dalam teori pemilihan umum di Indonesia adalah asas 'Bebas'. Makna dari asas bebas dalam konteks pelaksanaan pemilihan umum adalah...
Kunci Jawaban: E
Berdasarkan Pasal 2 UU Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum, asas LUBER JURDIL mencakup asas Bebas, yang berarti setiap warga negara yang berhak memilih bebas menentukan pilihannya tanpa tekanan dan paksaan dari siapa pun.
Materi Terkait: Teori Pemilihan Umum
Soal 3
Terdapat konsep keadilan pemilu (electoral justice) yang harus ditegakkan. Berikut ini yang merupakan elemen dasar dari keadilan pemilu adalah...
Kunci Jawaban: C
Keadilan pemilu (electoral justice) bertumpu pada adanya mekanisme hukum yang menjamin seluruh tahapan pemilu berjalan sesuai aturan, termasuk pencegahan pelanggaran serta penyelesaian sengketa secara cepat, imparsial, dan adil.
Materi Terkait: Teori Pemilihan Umum
Soal 4
Sistem pemilihan umum yang menetapkan bahwa calon terpilih ditentukan berdasarkan suara terbanyak yang diperoleh secara individu di dalam sebuah daerah pemilihan dinamakan...
Kunci Jawaban: E
Dalam sistem distrik (plurality/majority), kandidat yang memperoleh suara terbanyak di suatu distrik/daerah pemilihan akan menjadi pemenang dan mewakili distrik tersebut, berbeda dengan sistem proporsional yang membagi kursi berdasarkan persentase suara partai.
Materi Terkait: Sistem-sistem Pemilihan Umum
Soal 5
Indonesia menerapkan sistem pemilu proporsional dengan daftar terbuka untuk pemilihan anggota DPR dan DPRD. Karakteristik utama dari sistem proporsional daftar terbuka adalah...
Kunci Jawaban: D
Menurut UU No. 7 Tahun 2017, pemilu anggota DPR dan DPRD dilaksanakan dengan sistem proporsional terbuka, yang berarti pemilih mencoblos calon/partai dan calon terpilih ditetapkan berdasarkan suara terbanyak yang diperoleh oleh masing-masing calon.
Materi Terkait: Sistem-sistem Pemilihan Umum
Soal 6
Dalam sistem proporsional di Indonesia dikenal istilah ambang batas parlemen (parliamentary threshold). Tujuan utama penerapan kebijakan ini adalah...
Kunci Jawaban: A
Ambang batas parlemen (parliamentary threshold) adalah syarat minimal persentase perolehan suara sah nasional yang harus dipenuhi partai politik untuk diikutkan dalam penentuan perolehan kursi DPR, yang bertujuan untuk penyederhanaan sistem kepartaian di parlemen.
Materi Terkait: Sistem-sistem Pemilihan Umum
Soal 7
Menurut UU Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum, yang termasuk dalam satu kesatuan lembaga Penyelenggara Pemilu di Indonesia adalah...
Kunci Jawaban: E
Berdasarkan Pasal 1 Angka 7 UU Nomor 7 Tahun 2017, Penyelenggara Pemilu adalah lembaga yang menyelenggarakan Pemilu yang terdiri atas Komisi Pemilihan Umum (KPU), Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), dan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) sebagai satu kesatuan fungsi.
Materi Terkait: Peran dan Fungsi Bawaslu, KPU, dan DKPP
Soal 8
Tugas utama Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) dalam struktur penyelenggaraan pemilihan umum di Indonesia adalah...
Kunci Jawaban: B
Sesuai Pasal 155 UU Nomor 7 Tahun 2017, DKPP dibentuk untuk bertugas menangani pelanggaran kode etik yang dilakukan oleh Penyelenggara Pemilu (KPU beserta jajarannya dan Bawaslu beserta jajarannya).
Materi Terkait: Peran dan Fungsi Bawaslu, KPU, dan DKPP
Soal 9
Sejarah kelembagaan pengawas pemilu mengalami perkembangan. Lembaga pengawas pemilu tingkat Kabupaten/Kota baru diubah sifatnya dari ad hoc (sementara) menjadi lembaga permanen sejak diundangkannya...
Kunci Jawaban: A
Perkembangan kelembagaan Bawaslu mengalami titik penting melalui UU Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu, di mana kelembagaan pengawas pemilu di tingkat Kabupaten/Kota (Bawaslu Kabupaten/Kota) diubah sifatnya menjadi permanen dengan masa jabatan 5 tahun, yang sebelumnya bersifat ad hoc (Panwaslu).
Materi Terkait: Perkembangan Kelembagaan Pengawasan Pemilihan Umum
Soal 10
Pada era Orde Baru (Pemilu 1982), pertama kali dibentuk badan khusus pengawas pemilu yang menjadi cikal bakal Bawaslu saat ini. Lembaga tersebut dikenal dengan nama...
Kunci Jawaban: B
Dalam sejarah kelembagaan pengawasan, embrio pengawas pemilu muncul pada Pemilu 1982 dengan nama Panitia Pengawas Pelaksanaan Pemilu (Panwaslak) Pemilu yang dibentuk sebagai respon atas ketidakpuasan pelaksanaan pemilu sebelumnya.
Materi Terkait: Perkembangan Kelembagaan Pengawasan Pemilihan Umum
Soal 11
Dalam tugas pencegahan pelanggaran Pemilu, hal yang menjadi strategi Bawaslu untuk memetakan potensi pelanggaran dan sengketa pada setiap tahapan adalah melalui...
Kunci Jawaban: E
Sebagai strategi pencegahan, Bawaslu menyusun Indeks Kerawanan Pemilu (IKP) yang berfungsi sebagai alat untuk memetakan potensi kerawanan, pelanggaran, dan sengketa di setiap wilayah serta tahapan pemilu guna merancang langkah mitigasi yang tepat.
Materi Terkait: Pencegahan pelanggaran pemilu dan sengketa pemilu
Soal 12
Surat imbauan dari Bawaslu kepada partai politik peserta pemilu agar tidak melakukan kampanye di luar jadwal merupakan bentuk pengejawantahan dari fungsi Bawaslu di bidang...
Kunci Jawaban: D
Mengeluarkan surat imbauan, melakukan sosialisasi, dan koordinasi dengan pemangku kepentingan sebelum terjadinya pelanggaran adalah bentuk konkret dari tugas pencegahan yang dilakukan oleh Bawaslu sesuai UU 7/2017.
Materi Terkait: Pencegahan pelanggaran pemilu dan sengketa pemilu
Soal 13
Indeks Kerawanan Pemilu (IKP) memiliki beberapa dimensi pokok. Salah satu dimensi IKP yang mengukur tentang kualitas pelaksana pemilu, profesionalitas, dan integritas lembaga adalah dimensi...
Kunci Jawaban: E
Dalam pedoman penyusunan IKP Bawaslu, dimensi Penyelenggaraan Pemilu berkaitan erat dengan profesionalitas penyelenggara (KPU, Bawaslu), pemenuhan hak pilih, serta proses kampanye dan pungut hitung.
Dalam penyusunan Indeks Kerawanan Pemilu (IKP), data kerawanan yang dikumpulkan oleh Bawaslu didasarkan pada prinsip...
Kunci Jawaban: D
Penyusunan IKP harus metodologis dan dapat dipertanggungjawabkan (ilmiah), bersandar pada prinsip objektivitas, validitas, dan reliabilitas data historis tentang kejadian pelanggaran pemilu sebelumnya beserta faktor pendorong lainnya.
Salah satu fokus pengawasan Bawaslu pada tahapan pemutakhiran data dan penyusunan daftar pemilih adalah memastikan...
Kunci Jawaban: B
Tugas pengawasan tahapan pemutakhiran data pemilih adalah menjaga hak pilih warga negara dengan memastikan asas akurat, mutakhir, dan komprehensif, yakni WNI yang memenuhi syarat didata, dan yang tidak memenuhi syarat (meninggal, TNI/Polri aktif, dll) dicoret.
Materi Terkait: Pengawasan Pemilu
Soal 16
Pengawasan Pemilu yang melibatkan masyarakat sipil secara aktif, bukan sekadar datang ke TPS untuk memilih, melainkan juga melaporkan kecurangan disebut sebagai...
Kunci Jawaban: C
Pengawasan partisipatif adalah pelibatan aktif warga masyarakat dan elemen masyarakat sipil dalam memantau setiap tahapan pemilu, melakukan pencegahan, dan melaporkan dugaan pelanggaran kepada pengawas pemilu resmi.
Materi Terkait: Pengawasan partisipatif
Soal 17
Berdasarkan Peraturan Bawaslu, pihak yang memiliki *legal standing* (hak kedudukan hukum) untuk menyampaikan laporan dugaan pelanggaran Pemilu kepada Bawaslu adalah...
Kunci Jawaban: A
Menurut UU 7/2017 dan Perbawaslu tentang Temuan dan Laporan, pihak yang berhak melapor dugaan pelanggaran pemilu (syarat formil pelapor) adalah Warga Negara Indonesia (WNI) yang punya hak pilih, Pemantau Pemilu terakreditasi, dan Peserta Pemilu.
Materi Terkait: Pelaporan dan registrasi dugaan pelanggaran Pemilu
Soal 18
Batas waktu maksimal bagi pelapor untuk menyampaikan laporan dugaan pelanggaran Pemilu ke Bawaslu sejak diketahui dan/atau ditemukannya dugaan pelanggaran tersebut adalah...
Kunci Jawaban: D
Berdasarkan Pasal 454 ayat (6) UU Nomor 7 Tahun 2017, laporan pelanggaran Pemilu disampaikan paling lama 7 (tujuh) hari kerja sejak diketahui dan/atau ditemukannya dugaan pelanggaran Pemilu.
Materi Terkait: Pelaporan dan registrasi dugaan pelanggaran Pemilu
Soal 19
Apabila pelapor mendatangi kantor Bawaslu dan laporannya dinyatakan belum memenuhi syarat materiel, maka langkah yang diambil oleh Bawaslu adalah...
Kunci Jawaban: A
Sesuai Perbawaslu tentang Penanganan Temuan dan Laporan, jika syarat formal dan/atau materiel belum lengkap, pengawas pemilu memberitahukan kepada pelapor untuk memperbaiki atau melengkapi laporannya dalam waktu 2 (dua) hari kerja sejak diberitahukan.
Materi Terkait: Pelaporan dan registrasi dugaan pelanggaran Pemilu
Soal 20
Untuk memproses laporan dugaan pelanggaran administratif pemilu yang bersifat terstruktur, sistematis, dan masif (TSM), Bawaslu memprosesnya melalui...
Kunci Jawaban: B
Menurut UU 7/2017, Bawaslu menerima, memeriksa, dan memutus dugaan pelanggaran administratif pemilu yang terjadi secara Terstruktur, Sistematis, dan Masif (TSM) melalui mekanisme persidangan secara terbuka dan transparan.
Materi Terkait: Persidangan pelanggaran Pemilu
Soal 21
PRO
Penanganan dugaan pelanggaran pidana Pemilu dilakukan Bawaslu melalui koordinasi bersama Kepolisian dan Kejaksaan yang tergabung dalam suatu wadah bernama...
Kunci Jawaban: D
Berdasarkan Pasal 486 UU No. 7 Tahun 2017, untuk menyamakan pemahaman dan pola penanganan tindak pidana pemilu, Bawaslu, Kepolisian Negara Republik Indonesia, dan Kejaksaan Agung Republik Indonesia membentuk Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Sentra Gakkumdu).
Materi Terkait: Persidangan pelanggaran Pemilu
Soal Khusus Member Bromax
Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.
Putusan sengketa proses pemilu yang dikeluarkan oleh Bawaslu pada dasarnya bersifat...
Kunci Jawaban: B
Berdasarkan Pasal 469 UU No. 7 Tahun 2017, Putusan Bawaslu mengenai penyelesaian sengketa proses Pemilu bersifat final dan mengikat, KECUALI putusan terhadap sengketa proses pemilu yang berkaitan dengan verifikasi Parpol Peserta Pemilu, penetapan DCT Anggota DPR/DPD/DPRD, dan penetapan Pasangan Calon.
Materi Terkait: Pelaksanaan penyelesaian sengketa proses Pemilu
Soal Khusus Member Bromax
Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.
Sengketa proses Pemilu terjadi akibat dikeluarkannya Keputusan (SK) KPU atau Berita Acara (BA) KPU yang merugikan hak peserta Pemilu. Batas waktu bagi peserta pemilu untuk mengajukan permohonan sengketa tersebut ke Bawaslu adalah...
Kunci Jawaban: D
Menurut Perbawaslu tentang Penyelesaian Sengketa Proses Pemilu (dan Pasal 467 UU 7/2017), permohonan sengketa proses pemilu disampaikan kepada Bawaslu paling lama 3 (tiga) hari kerja sejak tanggal penetapan keputusan KPU atau Berita Acara KPU.
Materi Terkait: Permohonan sengketa proses Pemilu
Soal Khusus Member Bromax
Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.
Tahapan penyelesaian sengketa proses Pemilu di Bawaslu dilakukan melalui dua cara secara berurutan, yaitu...
Kunci Jawaban: E
Sesuai Pasal 468 UU No. 7 Tahun 2017, Bawaslu menyelesaikan sengketa proses pemilu melalui tahapan mediasi (mempertemukan pihak bersengketa untuk musyawarah mufakat). Jika mediasi tidak tercapai, dilanjutkan dengan proses ajudikasi (sidang terbuka).
Materi Terkait: Pelaksanaan penyelesaian sengketa proses Pemilu
Soal Khusus Member Bromax
Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.
Bawaslu memiliki kewenangan menyidangkan pelanggaran administratif Pemilu. Apa yang membedakan temuan dengan laporan dalam penanganan dugaan pelanggaran Pemilu?
Kunci Jawaban: B
Berdasarkan Perbawaslu, 'Temuan' adalah hasil pengawasan aktif dari jajaran Pengawas Pemilu itu sendiri yang menemukan indikasi pelanggaran, sedangkan 'Laporan' adalah pengaduan dugaan pelanggaran yang disampaikan oleh pihak luar yang memiliki legal standing (pemilih, pemantau, peserta).
Materi Terkait: Pelaporan dan registrasi dugaan pelanggaran Pemilu
Soal Khusus Member Bromax
Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.
Sebagai bagian dari strategi pengawasan partisipatif, Bawaslu sering membentuk desa binaan yang menolak praktik suap suara. Program ini dikenal dengan nama...
Kunci Jawaban: B
Desa Anti Politik Uang (APU) merupakan salah satu inovasi program Bawaslu untuk membumikan pengawasan partisipatif di tingkat akar rumput, menolak praktik transaksional atau politik uang selama pemilu/pilkada.
Materi Terkait: Pengawasan partisipatif
Soal Khusus Member Bromax
Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.
Jangka waktu yang diberikan oleh undang-undang kepada Bawaslu dalam memutus penyelesaian sengketa proses Pemilu sejak permohonan diregistrasi adalah...
Kunci Jawaban: A
Berdasarkan Pasal 468 ayat (3) UU Nomor 7 Tahun 2017, Bawaslu/Bawaslu Provinsi/Bawaslu Kabupaten/Kota wajib memutus penyelesaian sengketa proses Pemilu paling lama 12 (dua belas) hari kerja sejak diterimanya permohonan (diregistrasi).
Materi Terkait: Pelaksanaan penyelesaian sengketa proses Pemilu
Soal Khusus Member Bromax
Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.
Setelah Bawaslu mengeluarkan putusan terkait pelanggaran administratif Pemilu, maka Komisi Pemilihan Umum (KPU) wajib menindaklanjuti putusan tersebut paling lama...
Kunci Jawaban: E
Pasal 462 UU No. 7 Tahun 2017 menyatakan bahwa KPU, KPU Provinsi, dan KPU Kabupaten/Kota wajib menindaklanjuti putusan Bawaslu, Bawaslu Provinsi, dan Bawaslu Kabupaten/Kota paling lama 3 (tiga) hari kerja sejak putusan dibacakan.
Materi Terkait: Tindak lanjut dan pemantauan putusan
Soal Khusus Member Bromax
Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.
Apabila KPU mengabaikan dan tidak menindaklanjuti putusan sengketa Bawaslu yang mengikat, Bawaslu dapat melakukan langkah lanjutan berupa pelaporan pelanggaran kode etik kepada...
Kunci Jawaban: D
Tindakan KPU yang tidak mematuhi atau tidak melaksanakan putusan Bawaslu/Pengadilan yang berkekuatan hukum tetap merupakan pelanggaran berat kode etik penyelenggara pemilu. Oleh karena itu, Bawaslu dapat mengadukannya ke DKPP.
Materi Terkait: Tindak lanjut dan pemantauan putusan
Soal Khusus Member Bromax
Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.
Dimensi yang menilai mengenai ada tidaknya gangguan keamanan, intimidasi, kekerasan, dan relasi sosial antarkelompok masyarakat dalam Indeks Kerawanan Pemilu (IKP) termasuk pada dimensi...
Kunci Jawaban: D
Dalam IKP, dimensi Konteks Sosial Politik menitikberatkan pada faktor-faktor lingkungan eksternal pemilu seperti keamanan (konflik fisik/kekerasan), ancaman intimidasi, relasi sosial, serta netralitas aparatur sipil negara.
Pengawasan masa kampanye sangat krusial, salah satunya adalah pengawasan terhadap pelarangan pemberian uang atau materi lainnya kepada pemilih. Pelarangan ini bertujuan untuk...
Kunci Jawaban: A
Larangan memberikan uang/materi lainnya ditujukan untuk mencegah politik uang (money politic), guna memastikan pemilih memilih berdasarkan rekam jejak, visi, dan misi kandidat, bukan karena imbalan materi, sehingga kebebasan dan independensi pemilih terjaga.
Materi Terkait: Pengawasan Pemilu
Soal Khusus Member Bromax
Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.
Sebuah dokumen yang diisi oleh Pengawas Pemilu (Formulir Model A) untuk mencatat semua hasil pengawasan secara kronologis setiap harinya disebut...
Kunci Jawaban: A
Dalam sistem pelaporan dan registrasi pengawasan, setiap jajaran pengawas pemilu wajib menuangkan hasil kerja pengawasan lapangannya ke dalam Formulir Model A, yang lebih dikenal sebagai Laporan Hasil Pengawasan (LHP).
Materi Terkait: Pelaporan dan registrasi dugaan pelanggaran Pemilu
Soal Khusus Member Bromax
Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.
Sengketa proses pemilu memiliki subjek yang bersengketa. Sengketa ini dapat terjadi antara sesama Peserta Pemilu, atau terjadi antara...
Kunci Jawaban: D
Berdasarkan Pasal 466 UU Nomor 7 Tahun 2017, Sengketa Proses Pemilu meliputi sengketa yang terjadi antar-Peserta Pemilu dan sengketa yang terjadi antara Peserta Pemilu dengan Penyelenggara Pemilu (KPU) sebagai akibat dikeluarkannya keputusan KPU.
Materi Terkait: Permohonan sengketa proses Pemilu
Soal Khusus Member Bromax
Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.
Putusan ajudikasi penyelesaian sengketa proses di Bawaslu tidak bersifat final untuk objek sengketa tertentu (seperti penetapan daftar calon tetap). Terhadap putusan tersebut, peserta pemilu yang tidak puas dapat mengajukan upaya hukum ke...
Kunci Jawaban: A
Sesuai Pasal 469 dan 470 UU No. 7 Tahun 2017, untuk sengketa yang dikecualikan dari putusan final Bawaslu (seperti pembatalan peserta pemilu atau penetapan daftar calon), pihak yang dirugikan atas putusan ajudikasi Bawaslu dapat mengajukan gugatan ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN).
Materi Terkait: Tindak lanjut dan pemantauan putusan
Soal Khusus Member Bromax
Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.
Lembaga pemantau pemilu merupakan aktor penting dalam pengawasan partisipatif. Agar pemantau pemilu mendapatkan legalitas dan akses ke TPS, mereka harus terdaftar dan diakreditasi oleh...
Kunci Jawaban: E
Sesuai dengan UU 7/2017, Bawaslu berwenang mengeluarkan akreditasi bagi lembaga pemantau pemilu, baik dalam negeri maupun asing, sebagai syarat legalitas mereka memantau seluruh tahapan pelaksanaan Pemilu.
Materi Terkait: Pengawasan partisipatif
Soal Khusus Member Bromax
Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.
Dalam hukum acara persidangan pelanggaran administratif Pemilu, pihak yang melaporkan adanya dugaan pelanggaran administratif secara resmi disebut dengan kedudukan...
Kunci Jawaban: E
Dalam terminologi Perbawaslu tentang penanganan pelanggaran, pihak yang menyampaikan dugaan pelanggaran administratif disebut Pelapor, sedangkan pihak yang diduga melanggar disebut Terlapor. Istilah Pemohon dan Termohon digunakan untuk penyelesaian sengketa.
Materi Terkait: Persidangan pelanggaran Pemilu
Soal Khusus Member Bromax
Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.
Jika dalam mediasi penyelesaian sengketa proses pemilu tercapai kesepakatan antara pihak yang bersengketa, maka Majelis Bawaslu akan menuangkan kesepakatan tersebut ke dalam...
Kunci Jawaban: C
Sesuai Peraturan Bawaslu, jika proses mediasi berhasil mencapai kesepakatan antara Pemohon dan Termohon (misal peserta pemilu dan KPU), maka Bawaslu memutus dengan membuat Putusan Kesepakatan yang mengikat untuk dilaksanakan.
Materi Terkait: Pelaksanaan penyelesaian sengketa proses Pemilu
Soal Khusus Member Bromax
Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.
Pengawasan pemungutan dan penghitungan suara di tingkat Tempat Pemungutan Suara (TPS) merupakan ujung tombak pengawasan. Petugas yang dibentuk Bawaslu khusus mengawasi satu TPS disebut...
Kunci Jawaban: A
Berdasarkan UU Nomor 7 Tahun 2017, Panwaslu Kecamatan membentuk Pengawas TPS (PTPS) yang ditugaskan khusus mengawasi proses pemungutan dan penghitungan suara di setiap Tempat Pemungutan Suara (TPS).
Materi Terkait: Pengawasan Pemilu
Soal Khusus Member Bromax
Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.
Ketika menemukan dugaan pelanggaran kode etik penyelenggara pemilu di tingkat kecamatan (PPK), pelapor dapat meneruskan laporannya agar diproses sidang etik ke lembaga...
Kunci Jawaban: B
Segala bentuk pelanggaran kode etik dan pedoman perilaku penyelenggara pemilu (baik jajaran KPU maupun Bawaslu) menjadi kewenangan absolut dari Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) untuk menerima, memeriksa, dan memutus sanksi.
Materi Terkait: Peran dan Fungsi Bawaslu, KPU, dan DKPP
Soal Khusus Member Bromax
Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.
Bentuk dukungan aktif masyarakat dalam pengawasan partisipatif dapat difasilitasi oleh Bawaslu melalui sarana edukasi literasi demokrasi, salah satunya melalui program...
Kunci Jawaban: D
Sekolah Kader Pengawas Partisipatif (SKPP) adalah program unggulan Bawaslu untuk mendidik dan mencetak kader-kader muda dari unsur masyarakat sipil agar menjadi mata dan telinga pengawasan pemilu di daerahnya secara sukarela.
Materi Terkait: Pengawasan partisipatif
Soal Khusus Member Bromax
Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.
Pencegahan pelanggaran pemilu memerlukan identifikasi titik kerawanan secara matang. Di antara tahapan pemilu di bawah ini, yang dinilai sangat rawan terjadinya mobilisasi dana tidak sah atau _vote buying_ secara masif adalah tahapan...
Kunci Jawaban: A
Dalam Indeks Kerawanan Pemilu, Masa Tenang dan Hari Pemungutan Suara merupakan masa sangat kritis di mana potensi praktik politik uang (vote buying/serangan fajar) dan mobilisasi pemilih terjadi secara intens, sehingga pengawasan difokuskan di sana.
Materi Terkait: Pencegahan pelanggaran pemilu dan sengketa pemilu
Soal Khusus Member Bromax
Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.
Laporan pelanggaran pemilu yang teregistrasi wajib memenuhi syarat formal dan syarat materiel. Manakah di bawah ini yang merupakan syarat materiel suatu laporan?
Kunci Jawaban: C
Berdasarkan Perbawaslu tentang Temuan dan Laporan, Syarat Materiel meliputi: waktu dan tempat kejadian dugaan pelanggaran Pemilu; uraian kejadian; dan adanya bukti yang mendasari laporan tersebut.
Materi Terkait: Pelaporan dan registrasi dugaan pelanggaran Pemilu
Soal Khusus Member Bromax
Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.
Pemantauan terhadap tindak lanjut putusan DKPP yang menjatuhkan sanksi pemberhentian tetap kepada anggota KPU daerah merupakan bagian dari kerja kelembagaan. Pihak yang berwenang menindaklanjuti (mengeksekusi) putusan DKPP terhadap KPU Kabupaten/Kota adalah...
Kunci Jawaban: B
Berdasarkan undang-undang pemilu, Putusan DKPP bersifat final dan mengikat. Putusan DKPP untuk penyelenggara tingkat provinsi dan kabupaten/kota wajib dieksekusi (ditindaklanjuti) oleh lembaga di atasnya atau KPU/Bawaslu RI sesuai hierarkinya paling lambat 7 hari sejak dibacakan.
Materi Terkait: Tindak lanjut dan pemantauan putusan
Soal Khusus Member Bromax
Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.
Syarat untuk mengajukan permohonan sengketa proses pemilu ke Bawaslu mengharuskan objek sengketa yang riil. Jika objek sengketanya bukan Berita Acara atau Keputusan KPU, melainkan selisih perolehan suara hasil pemilu nasional, maka lembaga yang berwenang menyelesaikan sengketa ini adalah...
Kunci Jawaban: C
Sengketa Proses Pemilu (objek SK/BA KPU terkait tahapan) menjadi kewenangan Bawaslu dan PTUN. Namun, jika objeknya adalah penetapan hasil akhir perhitungan suara secara nasional (Perselisihan Hasil Pemilihan Umum / PHPU), kewenangan mutlak ada di Mahkamah Konstitusi (MK).
Materi Terkait: Permohonan sengketa proses Pemilu
Soal Khusus Member Bromax
Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.
Majelis Sidang dalam persidangan pelanggaran administratif Pemilu dan sengketa proses di tingkat Bawaslu RI, Bawaslu Provinsi, maupun Bawaslu Kabupaten/Kota terdiri dari unsur...
Kunci Jawaban: C
Mekanisme persidangan pelanggaran administratif dan sengketa proses pemilu di Bawaslu (pusat maupun daerah) dipimpin langsung oleh Ketua dan para Anggota Bawaslu (komisioner) yang bertindak sebagai Majelis Pemeriksa/Ajudikasi, dibantu oleh unit sekretariat.
Materi Terkait: Persidangan pelanggaran Pemilu
Soal Khusus Member Bromax
Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.
Penanganan pelanggaran terhadap aturan dana kampanye menjadi titik berat pengawasan karena memiliki implikasi hukum berat. Jika peserta pemilu terbukti menerima dana kampanye dari sumber terlarang (seperti pihak asing) dan tidak melaporkannya, sanksi administrasi terberat yang dapat direkomendasikan adalah...
Kunci Jawaban: A
Dalam UU Pemilu, sumbangan dana kampanye dari pihak asing, pemerintah, BUMN/BUMD bersifat mutlak dilarang. Pelanggaran berat dalam penerimaan dan pelaporan dana kampanye dapat berakibat sanksi pembatalan atau diskualifikasi dari penetapan calon/peserta pemilu.
Materi Terkait: Pencegahan pelanggaran pemilu dan sengketa pemilu
Soal Khusus Member Bromax
Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.
Penyelesaian sengketa proses pemilu memiliki azas cepat. Mediasi antara peserta pemilu dan KPU wajib dilaksanakan paling lama...
Kunci Jawaban: E
Dalam regulasi Perbawaslu tentang Penyelesaian Sengketa, proses mediasi dilaksanakan dalam waktu paling lama 2 (dua) hari berturut-turut. Apabila gagal, baru berlanjut ke sidang adjudikasi untuk mengejar batas penyelesaian utuh 12 hari kerja.
Materi Terkait: Pelaksanaan penyelesaian sengketa proses Pemilu
Soal Khusus Member Bromax
Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.
Koreksi terhadap Putusan Bawaslu Provinsi atau Putusan Bawaslu Kabupaten/Kota mengenai sengketa proses pemilu dapat dilakukan apabila putusan tersebut dinilai keliru. Pihak yang memiliki wewenang hukum melakukan koreksi atas putusan sengketa di daerah tersebut adalah...
Kunci Jawaban: C
Berdasarkan Perbawaslu Nomor 9 Tahun 2022, Bawaslu RI memiliki kewenangan untuk melakukan koreksi terhadap putusan Bawaslu Provinsi dan Bawaslu Kabupaten/Kota terkait Penyelesaian Sengketa Proses Pemilu guna menjamin kepastian hukum dan kesatuan tafsir pengawas pemilu.
Materi Terkait: Pelaksanaan penyelesaian sengketa proses Pemilu
Soal Khusus Member Bromax
Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.
Terkait Indeks Kerawanan Pemilu (IKP), sub-dimensi yang memetakan ketaatan penyelenggara pemilu terhadap regulasi teknis kampanye dan masa tenang adalah...
Kunci Jawaban: E
Dalam turunan dimensi Kontestasi atau Penyelenggaraan Pemilu pada IKP Bawaslu, aspek yang khusus menyoroti potensi kerawanan saat sosialisasi, iklan, rapat umum, dan ketertiban masa tenang dinilai pada sub-dimensi Pelaksanaan Kampanye.
Ketika Bawaslu menemukan adanya indikasi pelanggaran administratif terkait penempatan Alat Peraga Kampanye (APK) di tempat ibadah atau sekolah, tindakan rekomendasi perbaikan awal yang dilakukan adalah...
Kunci Jawaban: B
Dalam proses pengawasan, langkah preventif/korektif pertama atas pelanggaran tata cara atau administratif ringan (seperti zona pemasangan APK) adalah memberikan saran perbaikan atau rekomendasi penertiban kepada pihak terkait (KPU, Satpol PP, atau peserta pemilu) sebelum dijatuhi putusan administrasi berat.
Materi Terkait: Pengawasan Pemilu
Soal Khusus Member Bromax
Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.
Informasi mengenai jabatan Penata Kelola Pengawasan Pemilihan Umum pada halaman ini disusun dengan mengacu pada peraturan dan ketentuan resmi pemerintah yang berlaku sebagai referensi utama.
PermenPANRB Nomor 1 Tahun 2023 tentang Jabatan Fungsional
Dasar Acuan Sah
Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 41 Tahun 2022 tentang Jabatan Fungsional Penata Kelola Pengawasan Pemilihan Umum
Dasar Acuan Sah
Surat Menteri PANRB Nomor B/5457/M.SM.01.00/2024
Dasar Acuan Sah
Tips & Strategi Lolos SKB Penata Kelola Pengawasan Pemilihan Umum
Agar peluang lulus SKB CPNS untuk jabatan Penata Kelola Pengawasan Pemilihan Umum semakin besar, peserta perlu memahami karakter soal dan fokus pada kompetensi yang diuji. Berikut beberapa tips yang dapat diterapkan saat persiapan hingga pelaksanaan SKB CPNS.
Soal SKB masa kini berbasis analisis kasus terapan, bukan lagi hafalan definisi teoritis belaka.
3
Manajemen Waktu CAT
Waktu 90 menit untuk 100 soal berarti Anda hanya memiliki kurang dari 54 detik per butir soal.
4
Evaluasi Melalui Tryout Rutin
Uji akurasi dan ketahanan fokus melalui simulasi tryout berkala agar terbiasa dengan ritme CAT.
Persiapan yang matang menjadi kunci utama dalam menghadapi SKB CPNS. Dengan mempelajari materi pokok, berlatih soal, dan mengikuti tryout SKB CPNS untuk jabatan Penata Kelola Pengawasan Pemilihan Umum, peserta dapat meningkatkan pemahaman dan kepercayaan diri sebelum ujian. Semoga panduan ini membantu perjalananmu menuju kelulusan CPNS.
Pertanyaan Seputar SKB Penata Kelola Pengawasan Pemilihan Umum
Jawaban resmi atas hal yang paling sering ditanyakan para pejuang CPNS.
Materi SKB CPNS Penata Kelola Pengawasan Pemilihan Umum menguji kompetensi teknis jabatan dan kemampuan umum sesuai Keputusan MenPAN-RB, meliputi penguasaan regulasi, tugas pokok fungsi, etika profesi, serta studi kasus teknis sesuai bidang.
Ujian CAT BKN SKB umumnya berjumlah 80 hingga 100 soal pilihan ganda dengan durasi waktu 90 menit (soal 80 jika dominan hitungan teknis, 100 jika dominan analisis teks dan konsep).
SKB CAT CPNS tidak menerapkan nilai ambang batas (passing grade) mutlak seperti SKD, melainkan dinilai murni dengan bobot 60% dalam penentuan kelulusan akhir integrasi nilai SKD (40%) + SKB (60%).
Pelajari kisi-kisi resmi kompetensi umum & khusus jabatan, pahami regulasi dan dasar hukum terbaru yang mengatur formasi ini, serta lakukan latihan drill soal CAT secara konsisten di Belajarbro.
Pola soal dan kisi-kisi kompetensi mengacu pada standar jabatan yang sama, namun narasi studi kasus dan konteks kebijakan selalu disesuaikan dengan peraturan terkini pemerintah.
Kisi-Kisi Formasi SKB Terkait
Eksplorasi materi pokok jabatan serumpun atau formasi instansi lainnya untuk persiapan seleksi CPNS.