Panduan komprehensif seleksi kompetensi bidang untuk formasi Pengawas Koperasi. Merangkum materi pokok teknis, indikator penilaian CAT BKN, bank soal studi kasus, serta simulasi tryout lengkap.
Materi pokok SKB CPNS untuk jabatan Pengawas Koperasi berikut merangkum ruang lingkup kompetensi, pengetahuan teknis, dan tugas jabatan yang menjadi fokus penilaian dalam seleksi SKB CPNS. Pelajari setiap bagian secara bertahap agar pemahaman lebih menyeluruh.
Pengawas Koperasi Ahli Pertama
Ahli Pertama
Kemampuan Umum
2 Indikator
Kebijakan pengawasan koperasi
Manajemen perkoperasian
Kemampuan Khusus
4 Indikator
Pemeriksaan koperasi
Penilaian kesehatan koperasi
Penyusunan laporan hasil pemeriksaan
Pemantauan tindak lanjut hasil pemeriksaan
Simulasi Tryout SKB CAT Pengawas Koperasi
Melalui simulasi tryout SKB CPNS untuk jabatan Pengawas Koperasi, kamu bisa berlatih soal yang mendekati ujian sebenarnya sekaligus mengevaluasi kesiapan sebelum menghadapi tes SKB.
Tim akademik Belajarbro sedang menyusun paket simulasi ujian CAT resmi untuk formasi Pengawas Koperasi berdasarkan kisi-kisi dan materi pokok KemenPAN-RB terbaru. Paket ini akan dilengkapi timer sistem CAT standar BKN 90 menit, passing grade, kunci jawaban, dan pembahasan komprehensif.
Sistem CAT BKN
Durasi 90 menit & skema CAT resmi
Kisi-Kisi Terbaru
Sesuai materi pokok & tupoksi jabatan
Pembahasan Lengkap
Analisis jawaban & referensi regulasi
Ranking Nasional
Bandingkan skor se-Indonesia
Bank Soal Drill SKB 2026
Akses 117 Soal SKB Pengawas Koperasi Lengkap
Drill ratusan soal kompetensi bidang teknis lengkap dengan analisis pembahasan komprehensif untuk memaksimalkan peluang lulus ranking 1 di formasi Anda.
✓ Sesuai Kisi-kisi CAT BKN✓ Pembahasan Analisis Mendalam✓ Update Soal Rutin✓ Akses Aktif 1 Tahun
Kerjakan soal di bawah, lalu lihat kunci dan pembahasan lengkap.
50 Soal
Benar: 0
Salah: 0
Dijawab: 0/50
0%
Soal 1
Berdasarkan Peraturan Menteri Koperasi dan UKM Nomor 9 Tahun 2020 tentang Pengawasan Koperasi, tujuan utama dilakukannya pengawasan terhadap koperasi adalah...
Kunci Jawaban: E
Sesuai dengan Permenkop UKM Nomor 9 Tahun 2020, pengawasan koperasi bertujuan untuk meningkatkan kepatuhan, akuntabilitas, dan kesehatan koperasi terhadap peraturan perundang-undangan agar dapat tumbuh dan berkembang secara sehat.
Materi Terkait: Kebijakan pengawasan koperasi
Soal 2
Dalam struktur manajemen koperasi menurut UU No. 25 Tahun 1992, kekuasaan tertinggi berada di tangan...
Kunci Jawaban: A
Berdasarkan UU No. 25 Tahun 1992 tentang Perkoperasian, kekuasaan tertinggi dalam koperasi adalah Rapat Anggota, yang berwenang menetapkan AD/ART, kebijakan umum, serta memilih pengurus dan pengawas.
Materi Terkait: Manajemen perkoperasian
Soal 3
Sebelum melakukan pemeriksaan lapangan (on-site), Pengawas Koperasi wajib melakukan tahapan persiapan yang salah satu kegiatannya adalah...
Kunci Jawaban: A
Tahapan persiapan sebelum pemeriksaan langsung ke lapangan (on-site) meliputi pengumpulan, penelaahan, dan analisis data dokumen sekunder atau yang dikenal sebagai pengawasan off-site.
Materi Terkait: Pemeriksaan koperasi
Soal 4
Dalam melakukan penilaian kesehatan koperasi, terutama KSP/USP, salah satu aspek krusial yang dinilai adalah kualitas aktiva produktif. Hal ini bertujuan untuk mengukur...
Kunci Jawaban: A
Aspek Kualitas Aktiva Produktif dinilai untuk mengukur seberapa besar dana yang disalurkan berpotensi macet atau bermasalah (Non-Performing Loan/NPL), sesuai dengan parameter penilaian kesehatan koperasi.
Materi Terkait: Penilaian kesehatan koperasi
Soal 5
Kertas Kerja Pemeriksaan (KKP) yang disusun oleh tim pengawas koperasi berfungsi sebagai...
Kunci Jawaban: D
KKP (Kertas Kerja Pemeriksaan) merupakan catatan yang dibuat oleh pemeriksa mengenai prosedur, bukti yang dikumpulkan, serta simpulan yang diambil selama pemeriksaan sebagai dasar penyusunan LHPK.
Materi Terkait: Penyusunan laporan hasil pemeriksaan
Soal 6
Langkah pertama yang harus dilakukan oleh Pengawas Koperasi dalam memantau tindak lanjut hasil pemeriksaan adalah...
Kunci Jawaban: A
Setelah Laporan Hasil Pemeriksaan disampaikan, koperasi wajib menindaklanjuti temuan. Langkah pertama pemantauan adalah meminta dokumen rencana tindak lanjut (action plan) berupa komitmen tertulis dari pengurus.
Materi Terkait: Pemantauan tindak lanjut hasil pemeriksaan
Soal 7
Pengawasan koperasi simpan pinjam (KSP) oleh pemerintah kini juga menggunakan pendekatan berbasis risiko (Risk Based Supervision). Pendekatan ini difokuskan pada...
Kunci Jawaban: B
Risk Based Supervision (RBS) atau pengawasan berbasis risiko bertujuan mengidentifikasi area yang memiliki risiko tinggi dan memastikan manajemen koperasi memiliki sistem mitigasi yang memadai (Permenkop UKM).
Materi Terkait: Kebijakan pengawasan koperasi
Soal 8
Prinsip koperasi yang menjadi dasar kemandirian manajemen adalah 'Dari Anggota, Oleh Anggota, dan Untuk Anggota'. Konsep 'Oleh Anggota' diwujudkan dalam bentuk...
Kunci Jawaban: B
'Oleh anggota' berarti tata kelola dan manajemen dikendalikan oleh anggota secara demokratis, yang diwujudkan dengan pemilihan pengurus oleh anggota melalui Rapat Anggota (UU No 25 Tahun 1992).
Materi Terkait: Manajemen perkoperasian
Soal 9
Saat melakukan pemeriksaan fisik, pengawas menemukan ketidaksesuaian antara saldo kas di buku besar dengan fisik kas di brankas. Tindakan yang paling tepat adalah...
Kunci Jawaban: D
Jika terjadi selisih kas (cash opname), pemeriksa wajib membuat Berita Acara Pemeriksaan Kas yang ditandatangani pemeriksa dan pihak koperasi, lalu meminta klarifikasi atas selisih tersebut.
Materi Terkait: Pemeriksaan koperasi
Soal 10
Rasio Likuiditas dalam penilaian kesehatan KSP/USP mengukur kemampuan koperasi dalam...
Kunci Jawaban: E
Rasio likuiditas (seperti cash ratio atau current ratio) digunakan untuk menilai kemampuan koperasi dalam memenuhi kewajiban jangka pendeknya (seperti penarikan tabungan anggota) secara tepat waktu.
Materi Terkait: Penilaian kesehatan koperasi
Soal 11
Bagian dalam Laporan Hasil Pemeriksaan Koperasi (LHPK) yang berisi ringkasan temuan-temuan krusial dan rekomendasi kebijakan untuk Rapat Anggota disebut...
Kunci Jawaban: C
Ikhtisar Eksekutif adalah bagian LHPK yang menyajikan simpulan ringkas dan padat tentang kondisi kesehatan koperasi, temuan signifikan, dan rekomendasi strategis bagi pihak manajemen/Rapat Anggota.
Materi Terkait: Penyusunan laporan hasil pemeriksaan
Soal 12
Apabila sebuah koperasi simpan pinjam tidak melaksanakan rencana tindak lanjut (action plan) sesuai batas waktu yang telah disepakati, sanksi administratif tahap awal yang dapat diberikan adalah...
Kunci Jawaban: B
Sesuai regulasi pengawasan (Permenkop UKM), sanksi administratif diberikan secara berjenjang. Tahap pertama atas ketidakpatuhan tindak lanjut adalah berupa teguran atau peringatan tertulis (Surat Peringatan 1, 2).
Materi Terkait: Pemantauan tindak lanjut hasil pemeriksaan
Soal 13
Ruang lingkup pengawasan koperasi menurut peraturan perundang-undangan terbaru tidak hanya mencakup aspek kelembagaan dan keuangan, tetapi juga...
Kunci Jawaban: C
Bagi Koperasi Simpan Pinjam dan Pembiayaan Syariah (KSPPS), ruang lingkup pengawasan juga mencakup kepatuhan syariah (Sharia Compliance) selain aspek kelembagaan, usaha, dan keuangan.
Materi Terkait: Kebijakan pengawasan koperasi
Soal 14
Dalam manajemen perkoperasian, pembagian Sisa Hasil Usaha (SHU) dilakukan secara adil sebanding dengan...
Kunci Jawaban: B
Berdasarkan prinsip koperasi pada UU No 25 Tahun 1992, pembagian SHU dilakukan secara adil sebanding dengan besarnya jasa usaha (transaksi) dan partisipasi modal masing-masing anggota.
Materi Terkait: Manajemen perkoperasian
Soal 15
Dalam prosedur pemeriksaan lapangan, metode pengumpulan bukti melalui wawancara (interview) dengan pengurus koperasi bertujuan untuk...
Kunci Jawaban: B
Wawancara dalam pemeriksaan merupakan teknik audit untuk melakukan klarifikasi, mendapatkan informasi tambahan, serta memahami secara mendalam sistem dan tata kelola yang tidak tertulis pada dokumen.
Materi Terkait: Pemeriksaan koperasi
Soal 16
Salah satu komponen dalam penilaian kesehatan koperasi berdasarkan parameter permodalan (Capital) adalah Rasio Modal Sendiri terhadap Total Aset. Apa indikasi jika rasio ini terlalu rendah?
Kunci Jawaban: B
Rasio modal sendiri terhadap total aset yang rendah mengindikasikan bahwa sebagian besar aset koperasi didanai oleh kewajiban/utang kepada pihak ketiga, yang dapat meningkatkan risiko solvabilitas (ketergantungan dana luar).
Materi Terkait: Penilaian kesehatan koperasi
Soal 17
Temuan yang dituangkan dalam Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) harus memenuhi unsur-unsur temuan audit yang baik, yaitu...
Kunci Jawaban: A
Unsur temuan pemeriksaan/audit yang baku dan profesional meliputi Kondisi (fakta di lapangan), Kriteria (standar/regulasi yang seharusnya ditaati), Sebab (mengapa penyimpangan terjadi), dan Akibat (dampak dari penyimpangan tersebut).
Materi Terkait: Penyusunan laporan hasil pemeriksaan
Soal 18
Apabila hasil pemeriksaan menyatakan suatu koperasi berstatus 'Dalam Pengawasan Khusus', tindak lanjut yang dapat direkomendasikan adalah...
Kunci Jawaban: E
Koperasi dengan status Dalam Pengawasan Khusus (DPK) harus dibatasi kegiatan ekspansinya dan diwajibkan membuat rencana penyehatan (recovery plan) yang diawasi dengan ketat oleh otoritas pengawas (Permenkop UKM).
Materi Terkait: Pemantauan tindak lanjut hasil pemeriksaan
Soal 19
Asas pengelolaan koperasi yang mengharuskan setiap transaksi dicatat dan dilaporkan secara jujur dan transparan kepada anggota merupakan implementasi dari prinsip tata kelola...
Kunci Jawaban: C
Akuntabilitas merupakan prinsip tata kelola yang baik (Good Cooperative Governance) di mana pengurus harus mempertanggungjawabkan pengelolaan koperasi secara jujur, akurat, dan transparan melalui laporan keuangan.
Materi Terkait: Manajemen perkoperasian
Soal 20
Penilaian rasio efisiensi operasi (BOPO) pada KSP bertujuan untuk mengevaluasi...
Kunci Jawaban: E
BOPO (Biaya Operasional terhadap Pendapatan Operasional) adalah rasio efisiensi. Rasio ini mengukur seberapa efisien manajemen koperasi mengelola dan meminimalkan biaya operasinya untuk menghasilkan pendapatan.
Materi Terkait: Penilaian kesehatan koperasi
Soal 21
PRO
Menurut regulasi Permenkop UKM tentang Pengawasan Koperasi, siapa yang berwenang menetapkan sanksi administratif penurunan tingkat kesehatan koperasi?
Kunci Jawaban: B
Penetapan sanksi administratif, termasuk penurunan tingkat kesehatan koperasi, merupakan wewenang regulator (Menteri/Deputi/Kadis sesuai kewenangan wilayah) berdasarkan laporan dan rekomendasi tim pengawas.
Materi Terkait: Kebijakan pengawasan koperasi
Soal Khusus Member Bromax
Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.
Salah satu perangkat organisasi koperasi adalah 'Pengawas'. Kewajiban utama dari Pengawas Koperasi internal (bukan fungsional kementerian) berdasarkan UU No. 25 Tahun 1992 adalah...
Kunci Jawaban: A
Pasal 39 UU No. 25 Tahun 1992 menyatakan bahwa Pengawas (internal koperasi) bertugas melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan kebijaksanaan dan pengelolaan koperasi, serta membuat laporan tertulis atas hasil pengawasannya.
Materi Terkait: Manajemen perkoperasian
Soal Khusus Member Bromax
Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.
Metode konfirmasi saldo pinjaman secara uji petik (sampling) kepada anggota saat melakukan pemeriksaan (on-site) bertujuan untuk memastikan...
Kunci Jawaban: A
Konfirmasi sampling saldo pinjaman anggota (uji petik) adalah prosedur analitis untuk memverifikasi keakuratan saldo yang tercatat di buku koperasi dan mencegah adanya risiko fraud (kredit fiktif).
Materi Terkait: Pemeriksaan koperasi
Soal Khusus Member Bromax
Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.
Berdasarkan Permenkop UKM Nomor 9 Tahun 2020 tentang Pengawasan Koperasi, Koperasi Simpan Pinjam dengan nilai komposit kesehatan 51,00 hingga 65,99 masuk dalam kategori...
Kunci Jawaban: C
Berdasarkan Permenkop UKM Nomor 9 Tahun 2020, klasifikasi tingkat kesehatan koperasi adalah: Sehat (80 s.d 100), Cukup Sehat (66 s.d <80), Kurang Sehat (51 s.d <66), dan Tidak Sehat (<51). Dengan demikian, rentang nilai 51,00 hingga 65,99 dikategorikan sebagai Kurang Sehat.
Materi Terkait: Penilaian kesehatan koperasi
Soal Khusus Member Bromax
Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.
Kesesuaian antara kertas kerja pemeriksaan (KKP) dengan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) harus melalui proses review secara berjenjang oleh...
Kunci Jawaban: C
Dalam standar pemeriksaan operasional, kualitas LHP dan KKP harus melalui proses reviu berjenjang oleh Ketua Tim (Team Leader) dan disetujui oleh Pengendali Teknis/Mutu untuk menjamin objektivitas dan validitas temuan.
Materi Terkait: Penyusunan laporan hasil pemeriksaan
Soal Khusus Member Bromax
Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.
Tujuan pemantauan tindak lanjut hasil pemeriksaan bukan sekadar memastikan sanksi diterapkan, melainkan untuk...
Kunci Jawaban: B
Sifat dasar pengawasan koperasi oleh kementerian/dinas adalah pembinaan (development). Pemantauan tindak lanjut diarahkan agar koperasi memperbaiki kekurangan/kelemahan manajemen sesuai rekomendasi agar tata kelola menjadi sehat.
Materi Terkait: Pemantauan tindak lanjut hasil pemeriksaan
Soal Khusus Member Bromax
Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.
Penetapan Koperasi Simpan Pinjam dengan Klasifikasi Usaha Koperasi (KUK) tingkat 3 atau 4 mewajibkan dilakukannya audit oleh...
Kunci Jawaban: E
Sesuai regulasi terbaru mengenai Klasifikasi Usaha Koperasi (KUK), Koperasi dengan KUK 3 dan 4 yang memiliki aset/omzet besar diwajibkan menyajikan laporan keuangan yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik (KAP).
Materi Terkait: Kebijakan pengawasan koperasi
Soal Khusus Member Bromax
Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.
Kewajiban menyelenggarakan Rapat Anggota Tahunan (RAT) tepat waktu selambat-lambatnya dilaksanakan dalam waktu...
Kunci Jawaban: B
Berdasarkan UU No 25 Tahun 1992 pasal 26, Rapat Anggota Tahunan wajib dilaksanakan paling lambat 6 (enam) bulan setelah tahun buku lampau (tutup buku).
Materi Terkait: Manajemen perkoperasian
Soal Khusus Member Bromax
Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.
Apabila tim pengawas tidak diberikan akses masuk oleh pengurus koperasi saat melakukan on-site inspection tanpa alasan yang sah, langkah prosedural pengawas adalah...
Kunci Jawaban: A
Dalam standar operasional pengawasan, jika terjadi penolakan atau penghalangan akses, tim pengawas wajib membuat Berita Acara Penolakan Pemeriksaan sebagai bukti otentik untuk memproses sanksi administratif lebih lanjut (misal: pencabutan izin).
Materi Terkait: Pemeriksaan koperasi
Soal Khusus Member Bromax
Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.
Dalam evaluasi kelangsungan usaha (going concern) koperasi simpan pinjam, aspek 'Manajemen' dinilai dengan memperhatikan parameter di bawah ini, kecuali...
Kunci Jawaban: E
Parameter penilaian aspek Manajemen meliputi manajemen umum, kelembagaan, kepatuhan, dan pengendalian intern. Suku bunga pesaing (eksternal) tidak menjadi parameter langsung dalam penilaian aspek kesehatan 'Manajemen' koperasi.
Materi Terkait: Penilaian kesehatan koperasi
Soal Khusus Member Bromax
Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.
Pengungkapan (disclosure) dalam LHPK harus memadai. Artinya laporan tersebut harus...
Kunci Jawaban: C
Prinsip pengungkapan memadai (adequate disclosure) mengharuskan pemeriksa menyajikan semua fakta dan informasi yang material (signifikan) agar pengguna LHP mendapat gambaran utuh dan tidak salah dalam mengambil keputusan.
Materi Terkait: Penyusunan laporan hasil pemeriksaan
Soal Khusus Member Bromax
Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.
Salah satu kendala umum dalam pemantauan tindak lanjut hasil pengawasan koperasi adalah pergantian pengurus (turnover). Strategi terbaik pengawas menghadapi hal ini adalah...
Kunci Jawaban: A
Tanggung jawab tindak lanjut hasil audit/pengawasan melekat pada badan hukum koperasi (institusi). Pergantian pengurus tidak menghapus kewajiban institusional untuk memperbaiki temuan pemeriksa.
Materi Terkait: Pemantauan tindak lanjut hasil pemeriksaan
Soal Khusus Member Bromax
Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.
Penempatan dana koperasi (idle fund) di instrumen investasi berisiko tinggi seperti saham fluktuatif tanpa persetujuan Rapat Anggota bertentangan dengan prinsip kehati-hatian. Pelanggaran ini termasuk dalam ranah risiko...
Kunci Jawaban: C
Melakukan investasi berisiko tanpa prosedur sah (keputusan RAT) merupakan bentuk risiko kepatuhan (pelanggaran regulasi) dan risiko investasi yang mengancam keamanan dana anggota.
Materi Terkait: Manajemen perkoperasian
Soal Khusus Member Bromax
Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.
Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Koperasi Bermasalah dibentuk oleh Kementerian Koperasi dan UKM dengan tujuan utama...
Kunci Jawaban: C
Satgas Koperasi Bermasalah dibentuk khusus untuk merespons kasus-kasus gagal bayar skala besar pada koperasi, dengan fokus mengawal tahapan PKPU (Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang) atau restrukturisasi demi mengamankan dana anggota.
Materi Terkait: Kebijakan pengawasan koperasi
Soal Khusus Member Bromax
Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.
Pemeriksaan terhadap Koperasi harus berpedoman pada Kode Etik Pengawas. Jika anggota tim pemeriksa memiliki hubungan keluarga dekat dengan Ketua Koperasi yang diperiksa, tindakan yang harus dilakukan adalah...
Kunci Jawaban: B
Berdasarkan prinsip objektivitas dan independensi, pengawas wajib menyatakan benturan kepentingan jika memiliki hubungan darah/finansial dengan pihak yang diperiksa dan harus digantikan oleh pemeriksa lain.
Materi Terkait: Pemeriksaan koperasi
Soal Khusus Member Bromax
Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.
Dalam menilai tingkat kesehatan koperasi, rumus yang digunakan untuk menghitung Rasio Non-Performing Loan (NPL) atau Pinjaman Bermasalah adalah...
Kunci Jawaban: E
Rasio NPL dihitung dengan membagi jumlah outstanding pinjaman dengan kualitas Kurang Lancar, Diragukan, dan Macet (NPL) dengan Total Pinjaman yang disalurkan.
Materi Terkait: Penilaian kesehatan koperasi
Soal Khusus Member Bromax
Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.
Rekomendasi yang disajikan dalam Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) harus memenuhi karakteristik 'SMART'. Huruf 'M' dalam akronim tersebut berarti...
Kunci Jawaban: A
Karakteristik rekomendasi yang baik adalah SMART: Specific (spesifik), Measurable (dapat diukur evaluasinya), Achievable (dapat dicapai/logis), Relevant (relevan dengan temuan), dan Time-bound (ada batas waktu penyelesaian).
Materi Terkait: Penyusunan laporan hasil pemeriksaan
Soal Khusus Member Bromax
Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.
Pemantauan (monitoring) pelaksanaan tindak lanjut secara berkala dapat dilakukan dengan pengumpulan bukti dokumen secara daring (online), metode ini dikenal sebagai pengawasan...
Kunci Jawaban: C
Pengawasan off-site adalah pemantauan secara tidak langsung melalui analisis pelaporan dokumen, data elektronik, atau pelaporan berkala tanpa harus berkunjung secara fisik ke kantor koperasi.
Materi Terkait: Pemantauan tindak lanjut hasil pemeriksaan
Soal Khusus Member Bromax
Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.
Salah satu hak anggota koperasi sebagai pemilik (owner) yang tidak dapat diwakilkan, kecuali diatur khusus dalam AD/ART berbasis sistem delegasi, adalah...
Kunci Jawaban: A
Dalam UU Perkoperasian (asas 1 anggota 1 suara), hak paling mendasar sebagai pemilik adalah hak suara dalam Rapat Anggota, yang pada prinsipnya bersifat personal dan demokratis.
Materi Terkait: Manajemen perkoperasian
Soal Khusus Member Bromax
Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.
Surat Persetujuan Prinsip pendirian Koperasi diterbitkan sebagai bagian dari tahap... yang diawasi kepatuhannya.
Kunci Jawaban: C
Persetujuan prinsip atau tahapan penyuluhan perkoperasian merupakan fase pra-pendirian untuk memastikan bahwa calon pendiri memahami regulasi sebelum Akta Pendirian disahkan oleh Kemenkumham/Kemenkop.
Materi Terkait: Kebijakan pengawasan koperasi
Soal Khusus Member Bromax
Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.
Dalam praktik pemeriksaan simpan pinjam, auditor menemukan bahwa koperasi mencatat pendapatan bunga pinjaman yang belum dibayar oleh anggota sebagai pendapatan tunai. Prinsip akuntansi apa yang dilanggar?
Kunci Jawaban: A
Mengakui bunga yang belum diterima secara tunai sebagai pendapatan riil (tunai) menyalahi standar akuntansi pengakuan pendapatan (baik accrual basis maupun cash basis) dalam pedoman akuntansi perkoperasian, yang dapat menyebabkan overstatement laba.
Materi Terkait: Pemeriksaan koperasi
Soal Khusus Member Bromax
Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.
Penilaian aspek 'Kemandirian dan Pertumbuhan' dalam komponen kesehatan koperasi digunakan untuk menilai...
Kunci Jawaban: A
Aspek Kemandirian dan Pertumbuhan menilai tren positif perkembangan koperasi (misalnya pertumbuhan aset, volume usaha, dan SHU bersih) yang menunjukkan stabilitas dan kemandirian finansial dari waktu ke waktu.
Materi Terkait: Penilaian kesehatan koperasi
Soal Khusus Member Bromax
Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.
Jika Koperasi Simpan Pinjam memiliki unit usaha sektor riil (misal minimarket) yang disatukan pelaporannya sehingga memicu kesulitan analisis kesehatan, saran terbaik dalam LHP adalah...
Kunci Jawaban: D
Berdasarkan regulasi (terutama Permenkop no 8/2023), KSP murni tidak boleh bercampur dengan sektor riil. Jika berupa Koperasi Serba Usaha (KSU) yang memiliki USP, maka pembukuannya wajib dipisah secara tegas (segmentasi/spin-off).
Materi Terkait: Penyusunan laporan hasil pemeriksaan
Soal Khusus Member Bromax
Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.
Bentuk sanksi terberat yang diusulkan oleh Pengawas Koperasi melalui laporan pemantauannya akibat fraud sistematis oleh pengurus dan koperasi tidak bisa diselamatkan adalah...
Kunci Jawaban: D
Dalam jenjang sanksi administratif (Permenkop Pengawasan Koperasi), jika penyimpangan/fraud sistematis gagal ditindaklanjuti dan membahayakan, sanksi pamungkas (ultimum remedium) adalah pencabutan izin usaha dan/atau pembubaran badan hukum.
Materi Terkait: Pemantauan tindak lanjut hasil pemeriksaan
Soal Khusus Member Bromax
Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.
Kebijakan penggabungan dua koperasi (amalgamasi) yang disarankan pengawas agar koperasi yang tidak efisien dapat bertahan, mensyaratkan keputusan tertinggi dari...
Kunci Jawaban: E
Penggabungan, peleburan, atau pembagian koperasi harus didasarkan pada keputusan Rapat Anggota dari masing-masing koperasi yang terkait, karena berdampak pada status hukum dan ekuitas (UU No 25 Th 1992).
Materi Terkait: Manajemen perkoperasian
Soal Khusus Member Bromax
Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.
Penyusutan (depresiasi) aset tetap koperasi yang terlalu kecil akan berdampak pada analisis Laporan Keuangan, yaitu...
Kunci Jawaban: C
Beban penyusutan yang dicatat terlalu kecil akan menyebabkan total biaya operasional rendah, sehingga Laba (SHU) tercatat tinggi secara artifisial (overstated) dan dapat membahayakan likuiditas jika dibagikan seluruhnya.
Materi Terkait: Pemeriksaan koperasi
Soal Khusus Member Bromax
Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.
Kriteria kepatuhan (Compliance) dalam sistem pengawasan meliputi pengecekan keberadaan izin usaha operasional. Jika KSP membuka kantor cabang pembantu tanpa izin, ini merupakan pelanggaran aspek...
Kunci Jawaban: B
Penyelenggaraan jaringan pelayanan (kantor cabang, cabang pembantu, kantor kas) yang tidak dilengkapi dengan izin pembukaan cabang yang sah merupakan pelanggaran administratif pada parameter kelembagaan dan legalitas perizinan.
Materi Terkait: Penilaian kesehatan koperasi
Soal Khusus Member Bromax
Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.
Dalam menyusun Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP), bagian 'Ruang Lingkup Pemeriksaan' menjelaskan mengenai...
Kunci Jawaban: B
Ruang lingkup pemeriksaan (Audit Scope) menegaskan batasan periode laporan keuangan yang diperiksa (misal tahun buku 2023), lokasi, dan jenis pemeriksaan agar pembaca memahami batasan tanggung jawab pengawas.
Materi Terkait: Penyusunan laporan hasil pemeriksaan
Soal Khusus Member Bromax
Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.
Pemantauan tindak lanjut memerlukan buku register / matrik tindak lanjut. Fungsi matrik ini adalah...
Kunci Jawaban: E
Matrik pemantauan tindak lanjut (Follow-up Matrix) digunakan pemeriksa untuk mengawasi status kepatuhan secara sistematis, memetakan mana temuan yang sudah 'Tuntas/Selesai' dan yang 'Belum Selesai'.
Materi Terkait: Pemantauan tindak lanjut hasil pemeriksaan
Soal Khusus Member Bromax
Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.
Sesuai dengan perkembangan kebijakan digitalisasi, kewajiban pelaporan koperasi kepada Kementerian/Dinas saat ini diwajibkan menggunakan platform...
Kunci Jawaban: A
Kebijakan pengawasan dan pelaporan koperasi yang berlaku saat ini mengadopsi digitalisasi. Koperasi wajib melaporkan data kelembagaan, usaha, dan keuangan melalui Sistem Data Online (ODS) atau sistem sejenis yang dikelola kementerian/pemerintah.
Materi Terkait: Kebijakan pengawasan koperasi
Soal Khusus Member Bromax
Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.
Informasi mengenai jabatan Pengawas Koperasi pada halaman ini disusun dengan mengacu pada peraturan dan ketentuan resmi pemerintah yang berlaku sebagai referensi utama.
PermenPANRB Nomor 1 Tahun 2023 tentang Jabatan Fungsional
Dasar Acuan Sah
Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 43 Tahun 2018 tentang Jabatan Fungsional Pengawas Koperasi
Dasar Acuan Sah
Surat Menteri PANRB Nomor B/5457/M.SM.01.00/2024
Dasar Acuan Sah
Tips & Strategi Lolos SKB Pengawas Koperasi
Agar peluang lulus SKB CPNS untuk jabatan Pengawas Koperasi semakin besar, peserta perlu memahami karakter soal dan fokus pada kompetensi yang diuji. Berikut beberapa tips yang dapat diterapkan saat persiapan hingga pelaksanaan SKB CPNS.
Soal SKB masa kini berbasis analisis kasus terapan, bukan lagi hafalan definisi teoritis belaka.
3
Manajemen Waktu CAT
Waktu 90 menit untuk 100 soal berarti Anda hanya memiliki kurang dari 54 detik per butir soal.
4
Evaluasi Melalui Tryout Rutin
Uji akurasi dan ketahanan fokus melalui simulasi tryout berkala agar terbiasa dengan ritme CAT.
Persiapan yang matang menjadi kunci utama dalam menghadapi SKB CPNS. Dengan mempelajari materi pokok, berlatih soal, dan mengikuti tryout SKB CPNS untuk jabatan Pengawas Koperasi, peserta dapat meningkatkan pemahaman dan kepercayaan diri sebelum ujian. Semoga panduan ini membantu perjalananmu menuju kelulusan CPNS.
Pertanyaan Seputar SKB Pengawas Koperasi
Jawaban resmi atas hal yang paling sering ditanyakan para pejuang CPNS.
Materi SKB CPNS Pengawas Koperasi menguji kompetensi teknis jabatan dan kemampuan umum sesuai Keputusan MenPAN-RB, meliputi penguasaan regulasi, tugas pokok fungsi, etika profesi, serta studi kasus teknis sesuai bidang.
Ujian CAT BKN SKB umumnya berjumlah 80 hingga 100 soal pilihan ganda dengan durasi waktu 90 menit (soal 80 jika dominan hitungan teknis, 100 jika dominan analisis teks dan konsep).
SKB CAT CPNS tidak menerapkan nilai ambang batas (passing grade) mutlak seperti SKD, melainkan dinilai murni dengan bobot 60% dalam penentuan kelulusan akhir integrasi nilai SKD (40%) + SKB (60%).
Pelajari kisi-kisi resmi kompetensi umum & khusus jabatan, pahami regulasi dan dasar hukum terbaru yang mengatur formasi ini, serta lakukan latihan drill soal CAT secara konsisten di Belajarbro.
Pola soal dan kisi-kisi kompetensi mengacu pada standar jabatan yang sama, namun narasi studi kasus dan konteks kebijakan selalu disesuaikan dengan peraturan terkini pemerintah.
Kisi-Kisi Formasi SKB Terkait
Eksplorasi materi pokok jabatan serumpun atau formasi instansi lainnya untuk persiapan seleksi CPNS.