Kisi-Kisi Resmi PermenPAN-RB 2026

SKB CPNS Pembina Mutu Hasil Kelautan dan Perikanan

Panduan komprehensif seleksi kompetensi bidang untuk formasi Pembina Mutu Hasil Kelautan dan Perikanan. Merangkum materi pokok teknis, indikator penilaian CAT BKN, bank soal studi kasus, serta simulasi tryout lengkap.

Instansi Pembina
K/L Terkait
Silabus Materi
1 Jenjang / Sub-bidang
Durasi Ujian
90 Menit CAT BKN

Materi Pokok SKB CPNS Pembina Mutu Hasil Kelautan dan Perikanan

Materi pokok SKB CPNS untuk jabatan Pembina Mutu Hasil Kelautan dan Perikanan berikut merangkum ruang lingkup kompetensi, pengetahuan teknis, dan tugas jabatan yang menjadi fokus penilaian dalam seleksi SKB CPNS. Pelajari setiap bagian secara bertahap agar pemahaman lebih menyeluruh.

Pembina Mutu Hasil Kelautan dan Perikanan Ahli Pertama

Ahli Pertama

Kemampuan Umum

1 Indikator
Pengetahuan umum terkait bidang kelautan dan perikanan

Kemampuan Khusus

5 Indikator
Pengembangan usaha dan diversifikasi usaha kelautan dan perikanan
Proses perumusan standar produk kelautan dan perikanan
Penerapan standar mutu dan keamanan hasil kelautan dan perikanan
Uji terap teknik produk kelautan dan perikanan
Pengelolaan sarana dan prasarana hasil perikanan

Simulasi Tryout SKB CAT Pembina Mutu Hasil Kelautan dan Perikanan

Melalui simulasi tryout SKB CPNS untuk jabatan Pembina Mutu Hasil Kelautan dan Perikanan, kamu bisa berlatih soal yang mendekati ujian sebenarnya sekaligus mengevaluasi kesiapan sebelum menghadapi tes SKB.

Katalog Semua Tryout
Sedang Disusun Tim Ahli

Tryout CAT SKB Pembina Mutu Hasil Kelautan dan Perikanan Sedang Disiapkan

Tim akademik Belajarbro sedang menyusun paket simulasi ujian CAT resmi untuk formasi Pembina Mutu Hasil Kelautan dan Perikanan berdasarkan kisi-kisi dan materi pokok KemenPAN-RB terbaru. Paket ini akan dilengkapi timer sistem CAT standar BKN 90 menit, passing grade, kunci jawaban, dan pembahasan komprehensif.

Sistem CAT BKN
Durasi 90 menit & skema CAT resmi
Kisi-Kisi Terbaru
Sesuai materi pokok & tupoksi jabatan
Pembahasan Lengkap
Analisis jawaban & referensi regulasi
Ranking Nasional
Bandingkan skor se-Indonesia

Contoh Soal SKB Pembina Mutu Hasil Kelautan dan Perikanan & Pembahasan

Kerjakan soal di bawah, lalu lihat kunci dan pembahasan lengkap.

50 Soal
Benar: 0
Salah: 0
Dijawab: 0/50
0%
Soal 1
Menurut Undang-Undang Nomor 31 Tahun 2004 tentang Perikanan sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 45 Tahun 2009, apakah yang dimaksud dengan Perikanan?
Kunci Jawaban: E
Berdasarkan Pasal 1 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 2004, Perikanan adalah semua kegiatan yang berhubungan dengan pengelolaan dan pemanfaatan sumber daya ikan dan lingkungannya mulai dari praproduksi, produksi, pengolahan sampai dengan pemasaran, yang dilaksanakan dalam suatu sistem bisnis perikanan.
Materi Terkait: Pengetahuan umum terkait bidang kelautan dan perikanan
Soal 2
Prinsip pertama dari 7 Prinsip dalam penerapan sistem Hazard Analysis and Critical Control Point (HACCP) pada industri pengolahan hasil perikanan adalah...
Kunci Jawaban: C
HACCP memiliki 7 prinsip utama. Prinsip pertama adalah melaksanakan analisis bahaya (Hazard Analysis) untuk mengidentifikasi potensi bahaya biologis, kimia, dan fisik pada setiap tahapan proses produksi.
Materi Terkait: Penerapan standar mutu dan keamanan hasil kelautan dan perikanan
Soal 3
Lembaga Pemerintah Non Kementerian yang berwenang menetapkan Standar Nasional Indonesia (SNI) terkait dengan produk kelautan dan perikanan di Indonesia adalah...
Kunci Jawaban: A
Badan Standardisasi Nasional (BSN) adalah lembaga pemerintah non-kementerian di Indonesia yang memiliki tugas dan wewenang di bidang standardisasi, termasuk menetapkan dan menerbitkan SNI untuk berbagai produk, termasuk perikanan.
Materi Terkait: Proses perumusan standar produk kelautan dan perikanan
Soal 4
Upaya diversifikasi untuk meningkatkan nilai tambah ikan bernilai ekonomis rendah sering dilakukan dengan pembuatan produk lumatan daging ikan yang telah dicuci (mengekstrak protein sarkoplasma). Produk antara (intermediate product) ini dikenal luas dengan nama...
Kunci Jawaban: B
Surimi adalah produk antara (intermediate product) berupa lumatan daging ikan yang telah mengalami proses pencucian (washing) untuk menghilangkan darah, pigmen, dan protein larut air (sarkoplasma), sehingga memiliki kemampuan pembentukan gel yang baik.
Materi Terkait: Pengembangan usaha dan diversifikasi usaha kelautan dan perikanan
Soal 5
Pengujian parameter mutu ikan segar yang dilakukan secara langsung oleh panelis dengan menggunakan panca indera manusia (penglihatan, penciuman, dan perabaan) disebut pengujian...
Kunci Jawaban: C
Uji organoleptik atau uji sensori adalah metode pengujian mutu bahan pangan yang menggunakan indera manusia sebagai alat pengukur utama, seperti melihat kecerahan mata ikan, mencium bau, dan meraba tekstur daging ikan.
Materi Terkait: Uji terap teknik produk kelautan dan perikanan
Soal 6
Penerapan sistem rantai dingin (cold chain) mulai dari kapal penangkap ikan hingga ke tangan konsumen sangat vital. Tujuan utama penerapan sistem ini pada hasil perikanan adalah...
Kunci Jawaban: A
Rantai dingin (cold chain) diterapkan untuk menjaga suhu ikan tetap rendah mendekati 0 derajat Celcius. Hal ini bertujuan memperlambat reaksi enzimatis biokimia dan menekan laju pertumbuhan bakteri pembusuk, sehingga mutu ikan tetap terjaga.
Materi Terkait: Pengelolaan sarana dan prasarana hasil perikanan
Soal 7
Wilayah Pengelolaan Perikanan Negara Republik Indonesia (WPPNRI) ditetapkan berdasarkan ekologi, karakteristik wilayah, dan sumber daya ikan yang ada. Kewenangan untuk menetapkan WPPNRI berada pada...
Kunci Jawaban: C
Berdasarkan Undang-Undang Nomor 31 Tahun 2004, Menteri Kelautan dan Perikanan memiliki kewenangan untuk menetapkan Wilayah Pengelolaan Perikanan Republik Indonesia (WPPNRI) sebagai basis pengelolaan sumber daya kelautan.
Materi Terkait: Pengetahuan umum terkait bidang kelautan dan perikanan
Soal 8
Sanitation Standard Operating Procedure (SSOP) mencakup 8 kunci pokok sanitasi. Berikut ini yang BUKAN merupakan salah satu dari 8 kunci pokok sanitasi tersebut adalah...
Kunci Jawaban: E
8 kunci pokok SSOP meliputi: (1) Keamanan air, (2) Kondisi alat yang kontak dengan pangan, (3) Pencegahan kontaminasi silang, (4) Menjaga fasilitas cuci tangan/toilet, (5) Perlindungan dari bahan cemaran, (6) Pelabelan/penyimpanan bahan toksin, (7) Kesehatan karyawan, dan (8) Pengendalian hama. Pengembangan resep bukan bagian dari SSOP.
Materi Terkait: Penerapan standar mutu dan keamanan hasil kelautan dan perikanan
Soal 9
Dalam hierarki proses perumusan Standar Nasional Indonesia (SNI), komite yang secara teknis bertugas membahas, menyusun, dan merumuskan rancangan SNI (RSNI) produk kelautan dan perikanan adalah...
Kunci Jawaban: A
Komite Teknis (Panitia Teknis) Perumusan SNI adalah kelompok kerja yang beranggotakan pakar dari pemerintah, akademisi, produsen, dan konsumen yang dibentuk untuk menyusun dan merumuskan Rancangan SNI secara teknis sebelum diajukan ke BSN.
Materi Terkait: Proses perumusan standar produk kelautan dan perikanan
Soal 10
Penerapan konsep nir-limbah (zero waste) pada industri pengolahan fillet ikan sangat ditekankan. Salah satu caranya adalah dengan memanfaatkan limbah tulang dan kulit ikan untuk diekstraksi lebih lanjut menjadi bahan aditif yang bernilai tinggi, yaitu...
Kunci Jawaban: A
Kulit dan tulang ikan kaya akan kolagen yang apabila dihidrolisis dan diekstraksi melalui proses tertentu dapat diubah menjadi gelatin. Gelatin memiliki nilai ekonomis tinggi sebagai bahan penstabil dan pengental pada industri pangan maupun farmasi.
Materi Terkait: Pengembangan usaha dan diversifikasi usaha kelautan dan perikanan
Soal 11
Uji Total Plate Count (TPC) merupakan pengujian dasar mikrobiologi pada laboratorium hasil perikanan yang memiliki tujuan spesifik untuk...
Kunci Jawaban: A
Total Plate Count (TPC) atau Angka Lempeng Total (ALT) merupakan parameter untuk menentukan batas maksimal cemaran mikroba dengan menghitung estimasi jumlah total populasi bakteri aerob mesofilik yang tumbuh pada media agar.
Materi Terkait: Uji terap teknik produk kelautan dan perikanan
Soal 12
Kriteria air bersih yang digunakan dalam Unit Pengolahan Ikan (UPI) diwajibkan memenuhi spesifikasi air minum yang aman. Parameter mikrobiologi utama yang mensyaratkan toleransi nol (0/100 ml) pada air tersebut adalah cemaran dari...
Kunci Jawaban: B
Menurut standar persyaratan air minum (Permenkes), air yang kontak dengan produk pangan harus bebas (0/100 ml) dari indikator sanitasi yang buruk dan fekal, yaitu bakteri Escherichia coli dan kelompok koliform patogen.
Materi Terkait: Pengelolaan sarana dan prasarana hasil perikanan
Soal 13
Ikan yang memiliki habitat di permukaan air laut hingga kolom air bagian tengah, umumnya bergerombol dalam jumlah besar, dan bermigrasi jarak jauh secara morfologis dikenal dengan nama ikan...
Kunci Jawaban: B
Ikan pelagis adalah kelompok ikan yang hidup dan berenang bebas di daerah permukaan laut sampai dengan pertengahan kolom air, tidak bergantung pada dasar laut. Contohnya tuna, cakalang, dan sarden.
Materi Terkait: Pengetahuan umum terkait bidang kelautan dan perikanan
Soal 14
Setiap Unit Pengolahan Ikan (UPI) diwajibkan memiliki Sertifikat Kelayakan Pengolahan (SKP) sebagai bukti memenuhi persyaratan dasar. Berdasarkan regulasi di Indonesia, instansi yang menerbitkan SKP ini adalah...
Kunci Jawaban: D
Sertifikat Kelayakan Pengolahan (SKP) yang menyatakan UPI telah menerapkan GMP dan SSOP secara baik diterbitkan oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan sebagai otoritas kompeten pengawasan mutu hasil perikanan.
Materi Terkait: Penerapan standar mutu dan keamanan hasil kelautan dan perikanan
Soal 15
Standar pangan internasional yang diakui oleh WTO (World Trade Organization) dan menjadi acuan utama proses perumusan SNI pangan di Indonesia guna menembus pasar global adalah...
Kunci Jawaban: A
Codex Alimentarius adalah himpunan standar keamanan pangan internasional yang ditetapkan oleh FAO dan WHO. Codex menjadi landasan harmonisasi dan acuan wajib dalam perumusan SNI di Indonesia agar dapat diterima dalam perdagangan global tanpa hambatan teknis.
Materi Terkait: Proses perumusan standar produk kelautan dan perikanan
Soal 16
Diversifikasi rumput laut Eucheuma cottonii melalui teknologi proses ekstraksi dengan bantuan larutan alkali akan menghasilkan produk turunan yang bernilai tinggi sebagai bahan pembentuk gel, yaitu...
Kunci Jawaban: B
Rumput laut jenis Eucheuma cottonii adalah penghasil kappa-karaginan. Karaginan merupakan hidrokoloid yang diekstraksi dari rumput laut merah (Rhodophyceae) dengan fungsi sebagai gelling agent, pengental, dan penstabil pada industri makanan.
Materi Terkait: Pengembangan usaha dan diversifikasi usaha kelautan dan perikanan
Soal 17
Dalam mengkarakterisasi nilai nutrisi produk perikanan, pengujian komposisi dasar kimia (proksimat) wajib dilakukan. Parameter yang termasuk di dalam uji proksimat meliputi...
Kunci Jawaban: B
Analisis proksimat adalah metode analisis makronutrien standar dalam industri pangan yang berfungsi menentukan kandungan utama komponen gizi, yaitu persentase kadar air, abu (mineral total), lemak kasar, protein kasar, dan karbohidrat.
Materi Terkait: Uji terap teknik produk kelautan dan perikanan
Soal 18
Konstruksi bangunan Unit Pengolahan Ikan (UPI) mensyaratkan desain area basah memiliki drainase yang lancar. Untuk mencegah terjadinya genangan air bekas cucian, lantai UPI harus dibuat dengan kemiringan yang tepat sebesar...
Kunci Jawaban: E
Berdasarkan pedoman GMP dan SSOP, lantai pada ruang pengolahan yang basah harus memiliki elevasi atau kemiringan minimal 1-2% (atau 1:100 hingga 1:50) mengarah ke selokan drainase untuk mencegah penumpukan air yang bisa menjadi sarang bakteri.
Materi Terkait: Pengelolaan sarana dan prasarana hasil perikanan
Soal 19
Untuk menjamin asal-usul ikan dan mencegah praktik Illegal, Unreported, and Unregulated (IUU) Fishing, diterapkan suatu sistem informasi komprehensif pada rantai suplai perikanan yang dinamakan...
Kunci Jawaban: A
Traceability atau ketertelusuran merupakan kemampuan menelusuri riwayat (siapa yang menangkap, di mana, dan kapan), proses aplikasi, atau lokasi pergerakan produk perikanan pada tahapan produksi, pengolahan, hingga distribusi untuk transparansi.
Materi Terkait: Pengetahuan umum terkait bidang kelautan dan perikanan
Soal 20
Penanganan suhu yang tidak tepat pada keluarga ikan scombroidae seperti tuna dan tongkol dapat menyebabkan asam amino histidin terdekarboksilasi oleh bakteri menjadi senyawa toksik yang menyebabkan reaksi alergi parah, yaitu...
Kunci Jawaban: A
Keracunan scombroid terjadi akibat konsumsi ikan famili Scombroidae yang mengalami peningkatan histamin. Histamin ini terbentuk secara masif ketika enzim dekarboksilase dari bakteri pembusuk memecah asam amino histidin bebas karena ikan tidak segera didinginkan.
Materi Terkait: Penerapan standar mutu dan keamanan hasil kelautan dan perikanan
Soal 21
PRO
Salah satu tahapan penting dalam perumusan Standar Nasional Indonesia (SNI) produk perikanan adalah jajak pendapat (e-balloting). Esensi utama dari tahapan ini adalah...
Kunci Jawaban: E
Jajak pendapat atau e-balloting adalah tahapan konsultasi publik dimana draf RSNI dibagikan kepada publik selama periode tertentu agar masyarakat dan seluruh pemangku kepentingan dapat meninjau, memberi saran, dan menyatakan kesetujuannya terhadap draf standar tersebut secara terbuka.
Materi Terkait: Proses perumusan standar produk kelautan dan perikanan

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 22
PRO
Pendekatan 'Ekonomi Biru' (Blue Economy) menjadi grand strategy pembangunan kelautan dan perikanan yang diusung oleh Kementerian. Prinsip fundamental dari pendekatan ini adalah...
Kunci Jawaban: C
Blue economy bertumpu pada optimalisasi sumber daya ekonomi lautan yang mendorong kesejahteraan sosial, namun secara simultan menjaga daya dukung ekosistem laut tetap lestari, tidak merusak lingkungan, dan mengutamakan kesehatan laut.
Materi Terkait: Pengembangan usaha dan diversifikasi usaha kelautan dan perikanan

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 23
PRO
Penilaian organoleptik ikan segar didasarkan pada panduan lembar skor (score sheet) SNI. Karakteristik parameter yang dinilai meliputi...
Kunci Jawaban: D
Sesuai SNI 2729:2013 tentang Ikan Segar, penilaian uji sensori/organoleptik dilakukan dengan lembar penilaian yang memuat spesifikasi kenampakan mata, insang, lendir permukaan, kondisi daging (warna/kenampakan sayatan), bau, dan tekstur kekenyalan.
Materi Terkait: Uji terap teknik produk kelautan dan perikanan

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 24
PRO
Suhu penyimpanan dalam ruang beku (Cold Storage) memiliki peran vital agar komoditas hasil perikanan yang telah dibekukan tidak mengalami fluktuasi yang merusak jaringan daging ikan. Berdasarkan standar sanitasi UPI, suhu operasi Cold Storage setidaknya dijaga pada...
Kunci Jawaban: D
Standar kelayakan pengolahan menetapkan bahwa gudang beku (Cold storage) untuk menyimpan produk perikanan beku wajib beroperasi dan mampu mempertahankan suhu pusat produk pada angka maksimal -18 derajat Celsius (-18°C) secara stabil.
Materi Terkait: Pengelolaan sarana dan prasarana hasil perikanan

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 25
PRO
Hukum laut internasional yang diratifikasi menjadi dasar batas negara menempatkan Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE). Berdasarkan UNCLOS 1982, ZEE Republik Indonesia berada pada batas...
Kunci Jawaban: E
Zona Ekonomi Eksklusif Indonesia (ZEEI) membentang sejauh 200 mil laut yang diukur dari garis pangkal laut teritorial (titik terluar kepulauan). Di zona ini, Indonesia memiliki hak berdaulat untuk mengeksplorasi dan mengeksploitasi sumber daya perikanan.
Materi Terkait: Pengetahuan umum terkait bidang kelautan dan perikanan

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 26
PRO
Salah satu tantangan dalam keamanan hasil laut adalah penyalahgunaan Bahan Tambahan Pangan (BTP). Zat kimia berbahaya ini sering digunakan secara ilegal oleh pedagang nakal untuk membuat ikan bertekstur kaku, awet, dan lalat tidak mau hinggap, yaitu...
Kunci Jawaban: C
Formalin (Formaldehida) adalah desinfektan dan pengawet mayat yang bereaksi mendenaturasi dan mengikat silang protein sehingga ikan tampak kaku dan tidak membusuk. Penggunaan formalin pada makanan dilarang keras karena sangat karsinogenik dan beracun bagi manusia.
Materi Terkait: Penerapan standar mutu dan keamanan hasil kelautan dan perikanan

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 27
PRO
Standar Nasional Indonesia (SNI) produk perikanan bersifat dinamis. Untuk menyesuaikan dengan perubahan IPTEK dan kebutuhan pasar, regulasi menetapkan bahwa setiap SNI harus dilakukan peninjauan ulang (kaji ulang) dalam jangka waktu...
Kunci Jawaban: A
Sesuai Peraturan Badan Standardisasi Nasional (BSN), SNI harus dievaluasi kelayakannya melalui kaji ulang standar selambat-lambatnya 5 (lima) tahun sekali setelah tanggal penetapannya, untuk memutuskan apakah SNI tersebut dipertahankan, direvisi, atau diabolisi.
Materi Terkait: Proses perumusan standar produk kelautan dan perikanan

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 28
PRO
Pengolahan limbah udang dan rajungan untuk mengekstraksi bahan polimer aminopolisakarida memiliki prospek bisnis besar. Zat yang diproduksi melalui tahap deasetilasi kitin dari kulit krustasea tersebut dinamakan...
Kunci Jawaban: E
Kitosan diproduksi dengan menghilangkan gugus asetil (deasetilasi) dari kitin yang banyak terkandung pada limbah kulit udang, rajungan, dan kepiting. Kitosan luas digunakan di bidang biomedik, kosmetik, penjernih air, dan bahan pengawet alami.
Materi Terkait: Pengembangan usaha dan diversifikasi usaha kelautan dan perikanan

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 29
PRO
Indikator kimia objektif untuk menentukan tingkat kemunduran mutu (kebusukan) ikan dapat diketahui dengan menguji akumulasi senyawa basa mudah menguap seperti amonia dan trimetilamin. Parameter pengujian ini dikenal dengan...
Kunci Jawaban: B
TVB-N (Total Volatile Base Nitrogen) merupakan indikator yang sangat luas digunakan untuk mengukur tingkat kesegaran/kebusukan daging ikan. Semakin tinggi nilai TVB-N (kandungan nitrogen basa volatil dari perombakan protein), semakin rendah tingkat kesegaran ikan.
Materi Terkait: Uji terap teknik produk kelautan dan perikanan

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 30
PRO
Material atau permukaan alat yang kontak langsung dengan pangan hasil perikanan (food contact surface) di dalam Unit Pengolahan Ikan harus memenuhi persyaratan khusus, yaitu...
Kunci Jawaban: A
Prinsip utama desain sarana pengolahan sesuai standar GMP adalah permukaan benda yang kontak langsung dengan makanan (seperti meja filleting berbahan stainless steel atau plastik HDPE) harus tidak berpori, halus, aman dari cemaran kimia, dan gampang dicuci agar bakteri tidak bisa bersembunyi.
Materi Terkait: Pengelolaan sarana dan prasarana hasil perikanan

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 31
PRO
Pemanfaatan spesies laut terancam punah diatur secara ketat. Perdagangan internasional hiu martil atau pari manta mengharuskan eksportir memiliki dokumen spesifik karena spesies tersebut tercantum dalam Appendix internasional pada perjanjian...
Kunci Jawaban: C
CITES merupakan konvensi yang mengatur perdagangan satwa dan tumbuhan liar yang terancam punah secara global. Komoditas laut seperti jenis hiu dan pari tertentu masuk dalam apendiks CITES yang mewajibkan prosedur dan izin khusus agar perdagangannya tidak merusak populasi di alam.
Materi Terkait: Pengetahuan umum terkait bidang kelautan dan perikanan

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 32
PRO
Siklus pengalengan ikan (canning) dan daging rajungan pasteurisasi memiliki risiko tinggi karena pengemasan bersifat anaerobik, tempat tumbuhnya bakteri patogen pembentuk spora. Tahapan pengolahan yang menjadi Critical Control Point (CCP) dominan untuk memusnahkan spora bakteri tersebut adalah...
Kunci Jawaban: B
Clostridium botulinum merupakan bakteri pembentuk spora berbahaya yang tahan panas dan tumbuh di lingkungan tanpa oksigen (seperti kaleng). Satu-satunya cara mengeliminasinya dan mengamankan produk adalah sterilisasi termal komersial (retorting/pasteurisasi) pada nilai F0 yang presisi, yang menjadi titik CCP absolut pengalengan.
Materi Terkait: Penerapan standar mutu dan keamanan hasil kelautan dan perikanan

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 33
PRO
Di bidang standardisasi nasional, ada suatu keadaan di mana sebuah SNI harus dibatalkan penerapannya (abolisi). Alasan paling rasional yang memicu Komite Teknis mengusulkan abolisi terhadap suatu SNI produk perikanan adalah...
Kunci Jawaban: E
Abolisi (pencabutan/pembatalan) suatu SNI dilakukan ketika standar tersebut dipandang sudah usang (obsolete), bertentangan dengan hukum regulasi terbaru, atau parameter mutu dan keamanannya membahayakan karena sudah tidak sesuai dengan perkembangan IPTEK terkini.
Materi Terkait: Proses perumusan standar produk kelautan dan perikanan

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 34
PRO
Penambahan bahan aditif yang disebut krioprotektan (contoh: campuran sukrosa, sorbitol, dan polifosfat) pada produk *surimi* sebelum proses pembekuan sangat krusial. Peran krioprotektan pada diversifikasi pangan jenis ini adalah untuk...
Kunci Jawaban: A
Krioprotektan ditambahkan ke dalam lumatan daging ikan (surimi) untuk melindungi struktur jaring-jaring protein miofibrilar (terutama aktomiosin) agar tidak rusak (mengalami denaturasi beku/freeze denaturation) yang akan menghilangkan daya bentuk gel (*gel forming ability*) saat penyimpanan suhu minus.
Materi Terkait: Pengembangan usaha dan diversifikasi usaha kelautan dan perikanan

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 35
PRO
Bioakumulasi pencemaran perairan berdampak pada keamanan hasil tangkap perikanan. Batas cemaran logam berat sangat diatur dalam parameter mutu. Senyawa logam berat yang termetilasi dan sering menumpuk pada ikan predator puncak (seperti hiu dan todak) sehingga berdampak merusak sistem saraf otak jika terkonsumsi adalah...
Kunci Jawaban: A
Merkuri (metilmerkuri) di perairan bersifat toksik dan persisten. Melalui rantai makanan lautan, ia berakumulasi (*biomagnification*) terutama pada ikan pelagis predator raksasa. Kelebihan paparan merkuri memicu gangguan perkembangan syaraf saraf (Penyakit Minamata).
Materi Terkait: Uji terap teknik produk kelautan dan perikanan

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 36
PRO
Sarana mesin pembekuan di pabrik perikanan memiliki berbagai tipe sesuai fungsi. Mesin pendingin yang beroperasi membekukan ikan di atas plat aluminium berisi refrigeran di dalam mesin pres, cocok untuk produk blok udang atau ikan fillet pipih adalah...
Kunci Jawaban: E
Contact Plate Freezer adalah sarana pembekuan presisi yang membekukan produk berbentuk blok/kotak seragam dengan cara menjepitnya menggunakan pelat logam yang di dalamnya mengalir zat pendingin (refrigeran). Prosesnya cepat dan kontak fisiknya langsung.
Materi Terkait: Pengelolaan sarana dan prasarana hasil perikanan

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 37
PRO
Dampak lingkungan yang destruktif akibat praktik *Destructive Fishing* menjadi isu serius. Aktivitas mana di bawah ini yang dikategorikan *destructive fishing* karena merusak substrat dasar terumbu karang secara masif?
Kunci Jawaban: A
Trawl dasar (bottom trawl / pukat harimau) yang ditarik secara mekanis menyapu dasar laut akan menghancurkan habitat benthos, mengaduk substrat, dan meluluhlantakkan terumbu karang yang membutuhkan ratusan tahun untuk tumbuh. Ini diharamkan di zona-zona konservasi.
Materi Terkait: Pengetahuan umum terkait bidang kelautan dan perikanan

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 38
PRO
Sebagai persyaratan ekspor ke negara tujuan yang mempersyaratkan jaminan keamanan pangan, setiap kontainer produk perikanan yang dikapalkan harus disertai dengan dokumen yang diterbitkan oleh Badan Pengendalian dan Pengawasan Mutu Hasil Kelautan dan Perikanan, yaitu...
Kunci Jawaban: B
Health Certificate (HC) adalah dokumen formal kenegaraan yang diterbitkan otoritas kompeten (saat ini BPPMHKP) yang menyatakan bahwa satu lot komoditas perikanan ekspor aman dikonsumsi manusia dan memenuhi persyaratan sanitary/phytosanitary.
Materi Terkait: Penerapan standar mutu dan keamanan hasil kelautan dan perikanan

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 39
PRO
Dokumen Standar Nasional Indonesia (SNI) produk memiliki ruang lingkup tertentu. Secara umum, SNI produk hasil perikanan (misal SNI Ikan Kaleng) mencakup pasal-pasal standar yang mengatur tentang...
Kunci Jawaban: A
Format standar suatu SNI produk hasil perikanan terdiri atas batang tubuh yang mencakup: Ruang lingkup, Istilah dan definisi, Syarat bahan baku dan bahan penolong, Syarat mutu (organoleptik, kimia, mikroba, logam berat), Pengambilan contoh, Metode cara uji, Syarat lulus uji, serta Higiene dan pengemasan.
Materi Terkait: Proses perumusan standar produk kelautan dan perikanan

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 40
PRO
Dalam pendistribusian produk unggulan diversifikasi seperti olahan frozen seafood kepada segmen end-user melalui e-commerce, resiko produk meleleh (*thawing*) di tengah jalan saat pengantaran logistik (*last-mile delivery*) sangat tinggi. Mitigasi sarana termurah dan efektif yang digunakan adalah...
Kunci Jawaban: A
Mempertahankan kondisi dingin/beku pada distribusi jarak dekat dan volume kecil untuk pembelian online (e-commerce) biasanya dimitigasi dengan wadah penahan kalor (insulator) seperti styrofoam, ditambahkan pendingin tambahan (coolant) berupa ice gel/blue ice agar rantai dingin tidak terputus sampai tiba di konsumen.
Materi Terkait: Pengembangan usaha dan diversifikasi usaha kelautan dan perikanan

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 41
PRO
Indikator sanitasi pekerja yang buruk pada area filleting ikan di pabrik dapat diuji menggunakan metode *swab test* meja maupun tangan. Bakteri patogen gram-positif berbentuk kokus (anggur) yang flora normalnya berada di rongga hidung, tenggorokan, dan luka bernanah pekerja adalah...
Kunci Jawaban: B
Staphylococcus aureus adalah bakteri patogen pencemar utama yang masuk ke pangan hasil perikanan melalui pekerja (human host). Bakteri ini hidup di hidung, telinga, kulit kepala, dan infeksi luka bernanah pada tangan karyawan, menghasilkan toksin mematikan jika terinokulasi pada makanan karena sanitasi tangan yang buruk.
Materi Terkait: Uji terap teknik produk kelautan dan perikanan

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 42
PRO
Penataan denah (layout) ruangan pada sebuah Unit Pengolahan Ikan yang memproduksi udang kupas beku harus didesain untuk mencegah *cross contamination* (kontaminasi silang). Aturan paling baku dalam desain lay-out pergerakan produk adalah...
Kunci Jawaban: D
Sanitasi desain pabrik mensyaratkan One Way Flow. Bahan makanan harus mengalir searah dari bagian paling kotor (penerimaan bahan mentah) menuju area dengan kebersihan paling tinggi (produk matang/pengemasan) tanpa saling silang arus untuk mencegah kontaminasi dari raw material ke produk yang sudah bersih.
Materi Terkait: Pengelolaan sarana dan prasarana hasil perikanan

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 43
PRO
Penjabaran kebijakan terintegrasi penataan wilayah pesisir, perizinan, dan pemanfaatan sumberdaya laut yang diterbitkan pemerintah pasca terbitnya UU Cipta Kerja tertuang secara operasional pada payung regulasi khusus sektor ini, yaitu...
Kunci Jawaban: C
Dalam turunan UU Cipta Kerja yang memangkas kendala berinvestasi, sektor perikanan diregulasi dan disatukan pada PP Nomor 27 Tahun 2021 yang mengatur Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang Laut (KKPRL), perizinan berusaha perikanan, serta pengelolaan kapal penangkap ikan.
Materi Terkait: Pengetahuan umum terkait bidang kelautan dan perikanan

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 44
PRO
Pada monitoring rencana HACCP, manajer Quality Control mencatat suhu minyak goreng (fryer) pada proses pembuatan ikan breaded tepung berada di suhu 145°C. Padahal batas kritis (Critical Limit) ditetapkan minimum harus 160°C. Langkah SSOP/HACCP yang langsung dijalankan selanjutnya adalah...
Kunci Jawaban: E
Dalam 7 Prinsip HACCP, bila hasil pemantauan menunjukkan Titik Kendali Kritis keluar/menyimpang dari Batas Kritis (suhu di bawah standar), tim mutu wajib melaksanakan Tindakan Koreksi. Ini terdiri dari mengoreksi penyebab akar penyimpangan dan mengamankan status produk tersebut (karantina/pengerjaan ulang).
Materi Terkait: Penerapan standar mutu dan keamanan hasil kelautan dan perikanan

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 45
PRO
Proses persetujuan hingga pengesahan Rancangan Standar Nasional Indonesia (RSNI) produk perikanan yang telah disepakati dilakukan di pusat standardisasi. Siapakah pejabat atau institusi yang menetapkan secara sah RSNI menjadi SNI yang berlaku nasional?
Kunci Jawaban: D
Seluruh RSNI yang telah final, tanpa memandang kementerian teknis mana yang merumuskan, penetapan finalnya dan penerbitan nomor SNI merupakan kewenangan absolut dari Kepala Badan Standardisasi Nasional (BSN).
Materi Terkait: Proses perumusan standar produk kelautan dan perikanan

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 46
PRO
Fish Protein Concentrate (FPC) adalah salah satu jenis pengawetan diversifikasi protein. FPC Tipe A memiliki karakteristik standar mutu yang dirancang untuk asupan suplemen protein tinggi yang aman, yang dicirikan dengan wujud...
Kunci Jawaban: D
Konsentrat Protein Ikan (FPC) Tipe A dihasilkan melalui pengekstraksian lemak ikan besar-besaran menggunakan pelarut sehingga wujud akhirnya seperti serbuk susu tepung halus yang tidak berbau amis dan tidak memiliki rasa spesifik, sehingga sangat mudah disuplementasikan pada biskuit, bubur, atau susu balita penderita stunting.
Materi Terkait: Pengembangan usaha dan diversifikasi usaha kelautan dan perikanan

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 47
PRO
Pengujian filth assay (uji filth) pada produk makanan perikanan, utamanya yang diolah dan dijemur secara tradisional seperti ebi atau ikan asin, memiliki fungsi untuk mendeteksi kontaminasi kotoran tak kasat mata akibat sanitasi jelek, seperti...
Kunci Jawaban: E
Uji filth adalah metode mikroskopik untuk mendeteksi benda asing mikroskopis (filth) menjijikkan yang menjadi indikator tingkat higienitas bahan makanan selama penanganan. Potongan sayap lalat, larva serangga, helaian bulu tikus, debu, dan potongan jaring terdeteksi menggunakan uji ini.
Materi Terkait: Uji terap teknik produk kelautan dan perikanan

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 48
PRO
Penanganan ikan segar di atas kapal dan di pabrik membutuhkan es dalam jumlah banyak. Tipe mesin produksi es yang menghasilkan kepingan tipis berpendingin merata, sangat lunak sehingga tidak menyebabkan mata atau kulit ikan rusak tertusuk adalah tipe...
Kunci Jawaban: E
Flake ice (es serpih/pecahan tipis) adalah tipe es yang paling direkomendasikan untuk menutupi ikan berlapis-lapis dalam palka karena areanya mendinginkan sangat luas (thin flake) dan tidak bersudut tajam bongkahan besar (seperti block ice yang dipecah kasar) yang berpotensi merusak dan menyayat kulit ikan bermutu tinggi.
Materi Terkait: Pengelolaan sarana dan prasarana hasil perikanan

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 49
PRO
Setiap UPI diwajibkan memiliki mekanisme dan SOP Penarikan Produk (Product Recall). Apa pemicu utama diaktifkannya sistem product recall secara masif pada produk pangan perikanan?
Kunci Jawaban: A
Product Recall (Penarikan Pangan) adalah mandat darurat apabila pasca-distribusi tiba-tiba didapati data (misalnya ada komplain luar biasa atau outbreak mikroba) bahwa produk kode tertentu berbahaya untuk kesehatan konsumen, sehingga seluruh lot tersebut harus segera ditarik dari peredaran rak toko untuk menghindari jatuhnya korban jiwa.
Materi Terkait: Penerapan standar mutu dan keamanan hasil kelautan dan perikanan

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 50
PRO
Indonesia memiliki komoditas sumber daya ikan hias yang bernilai ekspor fantastis dan dilindungi, salah satunya ikan endemik air tawar famili Osteoglossidae yang persebaran alaminya di perairan Sumatra dan Kalimantan Barat, yaitu...
Kunci Jawaban: D
Ikan Arwana Asia / Siluk Merah (*Scleropages formosus*) adalah spesies ikan purba yang mempesona sebagai ikan hias berharga tinggi. Ikan ini endemik Indonesia (Kalimantan dan Sumatra) dan perlindungannya masuk dalam Appendiks I CITES, yang perdagangannya hanya diizinkan dari hasil penangkaran F2 (Budidaya) yang bersertifikat resmi.
Materi Terkait: Pengetahuan umum terkait bidang kelautan dan perikanan

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh

Dasar Hukum & Regulasi Jabatan

Informasi mengenai jabatan Pembina Mutu Hasil Kelautan dan Perikanan pada halaman ini disusun dengan mengacu pada peraturan dan ketentuan resmi pemerintah yang berlaku sebagai referensi utama.

PermenPANRB Nomor 1 Tahun 2023 tentang Jabatan Fungsional
Dasar Acuan Sah
Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 7 Tahun 2018 tentang Jabatan Fungsional Pembina Mutu Hasil Kelautan dan Perikanan
Dasar Acuan Sah
Surat Menteri PANRB Nomor B/5457/M.SM.01.00/2024
Dasar Acuan Sah

Tips & Strategi Lolos SKB Pembina Mutu Hasil Kelautan dan Perikanan

Agar peluang lulus SKB CPNS untuk jabatan Pembina Mutu Hasil Kelautan dan Perikanan semakin besar, peserta perlu memahami karakter soal dan fokus pada kompetensi yang diuji. Berikut beberapa tips yang dapat diterapkan saat persiapan hingga pelaksanaan SKB CPNS.

1

Kuasai Regulasi Pokok

Minimal 20-30% soal SKB menguji pemahaman peraturan perundangan dan tusi instansi pembina.

2

Simulasi Berbasis Studi Kasus

Soal SKB masa kini berbasis analisis kasus terapan, bukan lagi hafalan definisi teoritis belaka.

3

Manajemen Waktu CAT

Waktu 90 menit untuk 100 soal berarti Anda hanya memiliki kurang dari 54 detik per butir soal.

4

Evaluasi Melalui Tryout Rutin

Uji akurasi dan ketahanan fokus melalui simulasi tryout berkala agar terbiasa dengan ritme CAT.

Persiapan yang matang menjadi kunci utama dalam menghadapi SKB CPNS. Dengan mempelajari materi pokok, berlatih soal, dan mengikuti tryout SKB CPNS untuk jabatan Pembina Mutu Hasil Kelautan dan Perikanan, peserta dapat meningkatkan pemahaman dan kepercayaan diri sebelum ujian. Semoga panduan ini membantu perjalananmu menuju kelulusan CPNS.

Pertanyaan Seputar SKB Pembina Mutu Hasil Kelautan dan Perikanan

Jawaban resmi atas hal yang paling sering ditanyakan para pejuang CPNS.

Materi SKB CPNS Pembina Mutu Hasil Kelautan dan Perikanan menguji kompetensi teknis jabatan dan kemampuan umum sesuai Keputusan MenPAN-RB, meliputi penguasaan regulasi, tugas pokok fungsi, etika profesi, serta studi kasus teknis sesuai bidang.
Ujian CAT BKN SKB umumnya berjumlah 80 hingga 100 soal pilihan ganda dengan durasi waktu 90 menit (soal 80 jika dominan hitungan teknis, 100 jika dominan analisis teks dan konsep).
SKB CAT CPNS tidak menerapkan nilai ambang batas (passing grade) mutlak seperti SKD, melainkan dinilai murni dengan bobot 60% dalam penentuan kelulusan akhir integrasi nilai SKD (40%) + SKB (60%).
Pelajari kisi-kisi resmi kompetensi umum & khusus jabatan, pahami regulasi dan dasar hukum terbaru yang mengatur formasi ini, serta lakukan latihan drill soal CAT secara konsisten di Belajarbro.
Pola soal dan kisi-kisi kompetensi mengacu pada standar jabatan yang sama, namun narasi studi kasus dan konteks kebijakan selalu disesuaikan dengan peraturan terkini pemerintah.

Kisi-Kisi Formasi SKB Terkait

Eksplorasi materi pokok jabatan serumpun atau formasi instansi lainnya untuk persiapan seleksi CPNS.