SKB CPNS Masinis I Kapal Kelas II 2026: Materi, Soal & Tryout Lengkap
Fakta: Lebih dari 80% peserta gagal di tahap SKB bukan karena tidak pintar, tapi karena salah fokus belajar.
Kalau kamu sedang mempersiapkan SKB CPNS untuk jabatan Masinis I Kapal Kelas II, halaman ini akan jadi senjata utama kamu. 🔥
Banyak peserta CPNS gugur di tahap SKB karena kurang memahami materi jabatan yang diujikan. Untuk membantu kamu lebih siap, halaman ini menyajikan materi, contoh soal, dan tryout SKB CPNS khusus untuk jabatan Masinis I Kapal Kelas II, agar proses belajar jadi lebih fokus dan peluang lulus semakin besar.
Materi Pokok SKB CPNS Masinis I Kapal Kelas II
Materi pokok SKB CPNS untuk jabatan Masinis I Kapal Kelas II berikut merangkum ruang lingkup kompetensi, pengetahuan teknis, dan tugas jabatan yang menjadi fokus penilaian dalam seleksi SKB CPNS. Pelajari setiap bagian secara bertahap agar pemahaman lebih menyeluruh.
Matematika Dasar
Bahasa Inggris Maritim
Teknologi Informatika
Kepedulian Lingkungan dan K3 (Kesehatan dan Keselamatan Kerja)
Sistem Manajemen Kapal
Peraturan Nasional dan Konvensi Internasional
Konstruksi dan Stabilitas Kapal
Mesin Penggerak Utama
Mesin Bantu
Sistem Kelistrikan Kapal, elektronika dan sistem kontrol
Ilmu Bahan
Perawatan dan Perbaikan Mesin Induk dan bantu
Simulasi Tryout SKB CPNS Masinis I Kapal Kelas II
Melalui simulasi tryout SKB CPNS untuk jabatan Masinis I Kapal Kelas II, kamu bisa berlatih soal yang mendekati ujian sebenarnya sekaligus mengevaluasi kesiapan sebelum menghadapi tes SKB.
Tryout
Tryout untuk jabatan ini akan tersedia
Kami sedang menyiapkan paket tryout SKB khusus untuk
Masinis I Kapal Kelas II.
Nantinya kamu bisa latihan soal sesuai kisi-kisi resmi dan dapat pembahasan lengkap.
Soal sesuai materi pokok jabatan
Pembahasan detail & indikator kompetensi
Skor otomatis + pembanding nasional
Coming soon
Contoh Soal SKB CPNS Masinis I Kapal Kelas II
Berikut contoh soal SKB CPNS untuk jabatan Masinis I Kapal Kelas II.
Soal 1
Sebuah kapal mengonsumsi bahan bakar sebanyak 24 ton per hari pada kecepatan 12 knot. Jika kecepatan kapal dikurangi menjadi 10 knot, berapakah perkiraan konsumsi bahan bakar per hari berdasarkan hukum proporsionalitas kubik?
A. 18,45 ton
B. 20,00 ton
C. 16,67 ton
D. 13,89 ton
E. 15,25 ton
Jawaban: D
Berdasarkan prinsip dasar propulsi kapal, konsumsi bahan bakar (F) berbanding lurus dengan pangkat tiga kecepatan (V). Rumusnya: (F1/F2) = (V1/V2)³. Maka F2 = F1 * (V2/V1)³ = 24 * (10/12)³ = 24 * (0,833)³ ≈ 13,89 ton.
Soal 2
Dalam Standard Marine Communication Phrases (SMCP), instruksi manakah yang paling tepat diberikan oleh KKM kepada Masinis Jaga ketika terjadi kegagalan sistem kontrol otomatis?
A. Switch to local control immediately
B. The system is broken, stop the engine
C. Change the system to auto-pilot
D. Please check the computer monitor
E. Wait for the bridge instructions
Jawaban: A
Dalam situasi kegagalan kontrol otomatis, prosedur standar sesuai SMCP dan praktik permesinan yang baik adalah mengalihkan operasi ke kontrol lokal (local control) untuk memastikan mesin tetap dapat dikendalikan secara manual.
Soal 3
Manakah dari komponen berikut yang berfungsi sebagai antarmuka utama antara operator dan sistem otomasi di ruang mesin berbasis komputer?
A. SCADA / HMI (Human Machine Interface)
B. Read Only Memory (ROM)
C. Programmable Logic Controller (PLC)
D. Random Access Memory (RAM)
E. Central Processing Unit (CPU)
Jawaban: A
HMI (Human Machine Interface) atau dalam sistem industri lebih luas disebut SCADA (Supervisory Control and Data Acquisition) adalah panel kontrol atau layar komputer yang digunakan operator untuk memantau dan mengendalikan proses otomasi permesinan.
Soal 4
Berdasarkan regulasi K3 di atas kapal, tindakan apa yang wajib dilakukan sebelum melakukan pekerjaan di dalam ruang tertutup (Enclosed Space)?
A. Melapor ke nakhoda secara lisan saja
B. Melakukan pengukuran kadar oksigen dan gas berbahaya menggunakan gas detector
C. Memastikan ventilasi alami sudah cukup
D. Membawa senter cadangan
E. Menyiapkan alat pemadam api ringan di depan pintu
Jawaban: B
Sesuai regulasi IMO Res. A.1050(27), prosedur memasuki ruang tertutup mewajibkan pengujian atmosfer (oksigen, gas mudah terbakar, dan gas beracun) menggunakan instrumen yang dikalibrasi serta penerbitan Enclosed Space Entry Permit.
Soal 5
Sertifikat manakah yang membuktikan bahwa perusahaan pemilik kapal telah memiliki Sistem Manajemen Keselamatan (SMS) yang memenuhi syarat ISM Code?
A. Document of Compliance (DOC)
B. International Oil Pollution Prevention (IOPP)
C. Cargo Ship Safety Equipment Certificate
D. Safety Construction Certificate
E. Safety Management Certificate (SMC)
Jawaban: A
Document of Compliance (DOC) diberikan kepada perusahaan (Company) yang memenuhi persyaratan ISM Code, sedangkan Safety Management Certificate (SMC) diberikan kepada kapalnya.
Soal 6
Berapakah jarak minimum dari daratan terdekat di mana pembuangan sisa makanan (comminuted/ground food waste) yang telah hancur diperbolehkan sesuai MARPOL Annex V?
A. 50 mil laut
B. Tidak boleh dibuang sama sekali
C. 25 mil laut
D. 3 mil laut
E. 12 mil laut
Jawaban: D
Berdasarkan MARPOL Annex V Regulation 4, pembuangan sisa makanan yang telah dihancurkan atau digiling (mampu melewati saringan maksimal 25mm) diperbolehkan pada jarak minimal 3 mil laut dari daratan terdekat.
Soal 7
Apa fungsi utama dari tangki sekat (Cofferdam) pada konstruksi kapal?
A. Untuk menyeimbangkan kapal saat trim
B. Sebagai tangki ballast tambahan
C. Sebagai ruang cadangan muatan
D. Sebagai ruang kosong pemisah antara dua tangki atau ruang untuk mencegah kebocoran silang
E. Untuk menampung limbah got mesin
Jawaban: D
Cofferdam adalah ruang isolasi kosong di antara dua sekat baja yang kedap air atau gas, berfungsi untuk memastikan tidak terjadi percampuran cairan (seperti minyak dan air tawar) atau gas antar kompartemen.
Soal 8
Pada mesin diesel penggerak utama, apa penyebab utama terjadinya 'Surging' pada Turbocharger?
A. Kelebihan pasokan bahan bakar
B. Mesin berputar pada beban penuh
C. Tekanan minyak lumas terlalu tinggi
D. Temperatur air pendingin terlalu rendah
E. Penyumbatan pada sisi hisap udara atau sisi gas buang yang menyebabkan gangguan aliran udara
Jawaban: E
Surging terjadi ketika tekanan udara di belakang kompresor lebih tinggi daripada tekanan keluar kompresor, menyebabkan aliran balik. Hal ini biasanya dipicu oleh penyumbatan di filter udara, scavenge port, atau nozzle ring gas buang.
Soal 9
Alat bantu manakah yang berfungsi untuk memisahkan kotoran dan air dari bahan bakar berat (HFO) secara sentrifugal?
A. Clarifier
B. Heat Exchanger
C. Purifier
D. Oily Water Separator (OWS)
E. Evaporator
Jawaban: C
Purifier adalah jenis alat pemisah sentrifugal yang digunakan khusus untuk memisahkan dua fase cair (minyak dan air) serta fase padat (sludge/kotoran) dari bahan bakar atau minyak lumas.
Soal 10
Apa kegunaan dari 'Circuit Breaker' pada papan hubung utama (Main Switchboard) kapal?
A. Melindungi rangkaian listrik dari arus lebih atau hubung singkat
B. Menurunkan frekuensi listrik
C. Mengatur tegangan generator
D. Menghubungkan generator secara manual
E. Mengubah arus AC menjadi DC
Jawaban: A
Circuit Breaker (CB) berfungsi sebagai sakelar otomatis yang memutuskan aliran listrik apabila terjadi beban lebih (overload) atau hubungan singkat (short circuit) untuk mencegah kerusakan pada peralatan kelistrikan.
Soal 11
Logam manakah yang paling sering digunakan sebagai 'Sacrificial Anode' pada badan kapal atau sistem pendingin untuk mencegah korosi galvanik?
A. Timbal
B. Seng (Zinc)
C. Baja Karbon
D. Nikel
E. Tembaga
Jawaban: B
Seng (Zinc) memiliki potensial elektrokimia yang lebih negatif dibandingkan baja, sehingga ia akan terkorosi terlebih dahulu (berkorban) untuk melindungi struktur logam utama kapal.
Soal 12
Apa tujuan utama dari dilakukannya 'Indicator Card Test' pada mesin induk?
A. Menghitung konsumsi bahan bakar harian
B. Menyetel kelonggaran katup
C. Mengukur keausan silinder liner
D. Mengetahui performa pembakaran, tekanan kompresi, dan tekanan maksimal dalam silinder
E. Memeriksa kebocoran minyak lumas
Jawaban: D
Indicator card test digunakan untuk mengambil diagram tekanan terhadap volume (P-V diagram) atau tekanan terhadap sudut kruk, guna menganalisis kualitas pembakaran dan distribusi beban antar silinder.
Soal 13
Berapakah volume silinder jika diameter piston (bore) adalah 500 mm dan langkah piston (stroke) adalah 1200 mm? (Gunakan π = 3,14)
A. 0,4710 m³
B. 0,1884 m³
C. 0,2355 m³
D. 0,3140 m³
E. 0,9420 m³
Jawaban: C
Volume = π * r² * L. r = 0,25 m, L = 1,2 m. Volume = 3,14 * (0,25)² * 1,2 = 3,14 * 0,0625 * 1,2 = 0,2355 m³.
Soal 14
Istilah maritim 'Finished with Engine' memiliki arti bahwa...
A. Mesin induk tidak lagi diperlukan untuk olah gerak dan bisa dimatikan/standby
B. Mesin induk sedang dalam perbaikan
C. Bahan bakar mesin induk telah habis
D. Mesin induk telah rusak total
E. Kapal baru saja berangkat dari pelabuhan
Jawaban: A
Finished with Engine (FWE) adalah perintah dari anjungan ke ruang mesin yang menyatakan bahwa kapal sudah sandar atau aman di jangkar, sehingga mesin induk tidak lagi digunakan untuk navigasi.
Soal 15
Dalam manajemen perawatan terencana, apa yang dimaksud dengan PMS (Planned Maintenance System)?
A. Sistem navigasi otomatis
B. Sistem untuk memecat kru mesin
C. Sistem untuk menghitung gaji kru
D. Sistem berbasis komputer atau manual untuk menjadwalkan perawatan berkala berdasarkan jam kerja atau interval waktu
E. Sistem komunikasi satelit
Jawaban: D
PMS adalah sistem yang digunakan untuk memastikan semua peralatan di atas kapal dirawat sesuai instruksi pabrik dan regulasi guna mencegah kerusakan mendadak (breakdown).
Soal 16
Alat Pemadam Api Ringan (APAR) jenis apa yang paling tepat untuk memadamkan kebakaran pada panel listrik?
A. Busa (Foam)
B. Pasir basah
C. Air
D. Selimut basah
E. CO2 atau Dry Chemical Powder
Jawaban: E
Kebakaran kelas C (listrik) membutuhkan media pemadam yang tidak menghantarkan arus listrik (non-konduktif) seperti CO2 atau bubuk kimia kering.
Soal 17
Sesuai regulasi STCW, berapa jamkah waktu istirahat minimum bagi kru kapal dalam periode 24 jam?
A. 8 jam
B. 6 jam
C. 12 jam
D. 10 jam
E. 14 jam
Jawaban: D
Berdasarkan STCW Manila Amendments 2010 (Regulation VIII/1), setiap personel yang diberi tugas jaga harus mendapatkan istirahat minimum 10 jam dalam periode 24 jam.
Soal 18
Apa yang dimaksud dengan 'Free Surface Effect' (Efek Permukaan Bebas) pada stabilitas kapal?
A. Gaya angkat air laut
B. Tekanan angin pada lambung kapal
C. Kenaikan berat kapal karena muatan
D. Pengaruh pergerakan cairan dalam tangki yang tidak penuh terhadap penurunan titik metasenter (GM)
E. Gesekan air pada lunas kapal
Jawaban: D
Cairan di tangki yang terisi sebagian (slack tank) akan berpindah saat kapal miring, yang secara virtual menaikkan titik berat kapal (G) dan mengurangi tinggi metasenter (GM), sehingga mengurangi stabilitas.
Soal 19
Pada mesin diesel 4 tak, kapan katup hisap (suction valve) mulai terbuka?
A. Tepat saat piston di Titik Mati Bawah (TMB)
B. Saat piston berada di tengah langkah kompresi
C. Hanya saat mesin dinyalakan
D. Sesaat setelah langkah usaha selesai
E. Sesaat sebelum piston mencapai Titik Mati Atas (TMA) pada langkah buang
Jawaban: E
Katup hisap biasanya terbuka sedikit sebelum TMA (valve overlap) untuk membantu proses pembilasan (scavenging) dan memastikan udara masuk secara maksimal saat langkah hisap dimulai.
Soal 20
Komponen mesin bantu mana yang berfungsi menjaga tekanan air tawar pendingin tetap stabil meskipun suhu berubah?
A. Hydrophore Tank
B. Cooling Tower
C. Condenser
D. Expansion Tank
E. Bilge Pump
Jawaban: D
Expansion tank memberikan ruang bagi air untuk memuai saat panas dan menyusut saat dingin, serta memberikan head pressure statis pada sistem pendingin.
Soal 21 Premium
Dalam sinkronisasi dua generator AC di kapal, parameter manakah yang TIDAK harus sama sebelum sakelar penghubung (breaker) ditutup?
Berdasarkan MARPOL Annex VI, berapakah batas maksimal kandungan sulfur dalam bahan bakar kapal yang digunakan di luar Area Kontrol Emisi (ECA) sejak 1 Januari 2020?
Jika terjadi kebakaran di ruang mesin yang melibatkan minyak dalam jumlah besar, sistem pemadam tetap (Fixed Fire Fighting System) yang paling umum digunakan adalah...
Agar peluang lulus SKB CPNS untuk jabatan Masinis I Kapal Kelas II semakin besar, peserta perlu memahami karakter soal dan fokus pada kompetensi yang diuji. Berikut beberapa tips yang dapat diterapkan saat persiapan hingga pelaksanaan SKB CPNS.
Pahami materi pokok jabatan. Pelajari kompetensi teknis, tugas, dan fungsi jabatan secara menyeluruh agar jawaban tetap relevan.
Latihan soal SKB secara rutin. Biasakan menjawab soal esai atau studi kasus untuk melatih alur berpikir dan ketepatan jawaban.
Perhatikan konteks instansi. Sesuaikan jawaban dengan peran jabatan di instansi yang dilamar.
Susun jawaban secara sistematis. Gunakan poin atau langkah yang jelas agar mudah dipahami oleh penguji.
Ikuti tryout SKB. Tryout membantu mengukur kesiapan, mengatur waktu, dan mengenali pola penilaian.
Persiapan yang matang menjadi kunci utama dalam menghadapi SKB CPNS. Dengan mempelajari materi pokok, berlatih soal, dan mengikuti tryout SKB CPNS untuk jabatan Masinis I Kapal Kelas II, peserta dapat meningkatkan pemahaman dan kepercayaan diri sebelum ujian. Semoga panduan ini membantu perjalananmu menuju kelulusan CPNS.
Pertanyaan Seputar SKB CPNS Masinis I Kapal Kelas II
SKB CPNS Masinis I Kapal Kelas II adalah seleksi kompetensi bidang yang menguji kemampuan teknis sesuai jabatan yang dilamar.
Materi SKB CPNS Masinis I Kapal Kelas II meliputi materi teknis jabatan, regulasi terkait, serta tugas dan fungsi jabatan.
Jumlah soal SKB CPNS umumnya berkisar 80 hingga 100 soal dalam bentuk pilihan ganda, dengan durasi pengerjaan 90 menit. Soal berjumlah 100 diberikan jika materi tidak dominan hitungan, sementara 80 soal digunakan jika materi dominan hitungan.
Untuk lulus SKB CPNS Masinis I Kapal Kelas II, pelajari materi jabatan, latihan soal secara rutin, dan ikuti simulasi tryout.
SKB CPNS tidak memiliki passing grade tetap, namun nilai akan digabung dengan SKD dan diranking sesuai formasi.
Soal SKB CPNS Masinis I Kapal Kelas II tidak sama setiap tahun, namun pola materi dan kompetensi yang diujikan relatif serupa sesuai kebutuhan jabatan.
Tingkat kesulitan SKB CPNS Masinis I Kapal Kelas II tergantung pemahaman materi, namun dapat ditingkatkan dengan latihan yang konsisten.