SKB CPNS Penata Laksana Bangunan Gedung Dan Kawasan Permukiman 2026: Materi, Soal & Tryout Lengkap

Fakta: Lebih dari 80% peserta gagal di tahap SKB bukan karena tidak pintar, tapi karena salah fokus belajar.

Kalau kamu sedang mempersiapkan SKB CPNS untuk jabatan Penata Laksana Bangunan Gedung Dan Kawasan Permukiman, halaman ini akan jadi senjata utama kamu. 🔥

Banyak peserta CPNS gugur di tahap SKB karena kurang memahami materi jabatan yang diujikan. Untuk membantu kamu lebih siap, halaman ini menyajikan materi, contoh soal, dan tryout SKB CPNS khusus untuk jabatan Penata Laksana Bangunan Gedung Dan Kawasan Permukiman, agar proses belajar jadi lebih fokus dan peluang lulus semakin besar.

Materi Pokok SKB CPNS Penata Laksana Bangunan Gedung Dan Kawasan Permukiman

Materi pokok SKB CPNS untuk jabatan Penata Laksana Bangunan Gedung Dan Kawasan Permukiman berikut merangkum ruang lingkup kompetensi, pengetahuan teknis, dan tugas jabatan yang menjadi fokus penilaian dalam seleksi SKB CPNS. Pelajari setiap bagian secara bertahap agar pemahaman lebih menyeluruh.

Penata Laksana Bangunan Gedung dan Kawasan Permukiman Pemula

  • Kebijakan/Peraturan Perundang-undangan terkait Infrastruktur Bangunan Gedung dan Kawasan Permukiman
  • Teori - teori pada bidang keilmuan yang terkait pengelolaan Infrastruktur Bangunan Gedung dan Kawasan Permukiman
  • Perencanaan Bangunan Gedung dan Kawasan Permukiman
  • Penyelenggaraan Bangunan Gedung
  • Penyelenggaraan Bangunan Gedung Negara dan Gedung Hijau
  • Penataan Bangunan dan Lingkungan
  • Penyelenggaraan Kawasan Permukiman

Penata Laksana Bangunan Gedung dan Kawasan Permukiman Terampil

  • Kebijakan/Peraturan Perundang-undangan terkait Infrastruktur Bangunan Gedung dan Kawasan Permukiman
  • Teori - teori pada bidang keilmuan yang terkait pengelolaan Infrastruktur Bangunan Gedung dan Kawasan Permukiman
  • Perencanaan Bangunan Gedung dan Kawasan Permukiman
  • Penyelenggaraan Bangunan Gedung
  • Penyelenggaraan Bangunan Gedung Negara dan Gedung Hijau
  • Penataan Bangunan dan Lingkungan
  • Penyelenggaraan Kawasan Permukiman

Simulasi Tryout SKB CPNS Penata Laksana Bangunan Gedung Dan Kawasan Permukiman

Melalui simulasi tryout SKB CPNS untuk jabatan Penata Laksana Bangunan Gedung Dan Kawasan Permukiman, kamu bisa berlatih soal yang mendekati ujian sebenarnya sekaligus mengevaluasi kesiapan sebelum menghadapi tes SKB.

Tryout
Tryout untuk jabatan ini akan tersedia

Kami sedang menyiapkan paket tryout SKB khusus untuk Penata Laksana Bangunan Gedung Dan Kawasan Permukiman. Nantinya kamu bisa latihan soal sesuai kisi-kisi resmi dan dapat pembahasan lengkap.

  • Soal sesuai materi pokok jabatan
  • Pembahasan detail & indikator kompetensi
  • Skor otomatis + pembanding nasional
Coming soon

Contoh Soal SKB CPNS Penata Laksana Bangunan Gedung Dan Kawasan Permukiman

Berikut contoh soal SKB CPNS untuk jabatan Penata Laksana Bangunan Gedung Dan Kawasan Permukiman.

Soal 1
Berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 16 Tahun 2021, dokumen yang berfungsi sebagai izin yang diberikan kepada pemilik bangunan gedung untuk membangun baru, mengubah, memperluas, atau mengurangi bangunan gedung sesuai standar teknis disebut...
A. Sertifikat Laik Fungsi (SLF)
B. Rencana Tata Bangunan dan Lingkungan (RTBL)
C. Surat Bukti Kepemilikan Bangunan Gedung (SBKBG)
D. Izin Mendirikan Bangunan (IMB)
E. Persetujuan Bangunan Gedung (PBG)
Jawaban: E
Menurut PP No. 16 Tahun 2021 tentang Peraturan Pelaksanaan UU No. 28 Tahun 2002 tentang Bangunan Gedung, IMB telah digantikan oleh Persetujuan Bangunan Gedung (PBG).
Soal 2
Persyaratan teknis bangunan gedung yang mengatur tentang luas lantai dasar bangunan terhadap luas lahan atau tapak disebut dengan...
A. Koefisien Lantai Bangunan (KLB)
B. Koefisien Dasar Hijau (KDH)
C. Koefisien Tapak Basement (KTB)
D. Garis Sempadan Bangunan (GSB)
E. Koefisien Dasar Bangunan (KDB)
Jawaban: E
KDB (Koefisien Dasar Bangunan) adalah angka persentase perbandingan antara luas lantai dasar bangunan gedung terhadap luas lahan pertapakan.
Soal 3
Sesuai dengan UU Nomor 1 Tahun 2011, satuan lingkungan permukiman yang terdiri atas satu atau lebih kelompok rumah yang memiliki prasarana, sarana, dan utilitas umum disebut...
A. Kawasan Perkotaan
B. Kawasan Megapolitan
C. Kawasan Lindung
D. Permukiman
E. Perumahan
Jawaban: D
Berdasarkan UU No. 1 Tahun 2011 tentang Perumahan dan Kawasan Permukiman, permukiman adalah bagian dari lingkungan hunian yang terdiri atas lebih dari satu satuan perumahan yang mempunyai prasarana, sarana, utilitas umum, serta mempunyai penunjang kegiatan fungsi lain.
Soal 4
Dokumen rencana teknik yang menjadi dasar pelaksanaan penataan suatu lingkungan/kawasan untuk mengendalikan pemanfaatan ruang adalah...
A. Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW)
B. Rencana Detail Tata Ruang (RDTR)
C. Rencana Tata Bangunan dan Lingkungan (RTBL)
D. Rencana Teknik Ruang Kota (RTRK)
E. Masterplan Infrastruktur
Jawaban: C
RTBL adalah panduan rancang bangun suatu lingkungan/kawasan yang dimaksudkan untuk mengendalikan pemanfaatan ruang, penataan bangunan dan lingkungan.
Soal 5
Persyaratan bangunan gedung yang meliputi persyaratan tata bangunan dan persyaratan keandalan bangunan gedung harus memenuhi standar...
A. Standar Teknis Bangunan Gedung
B. Standar Sertifikasi Hijau
C. Standar Operasional Prosedur (SOP)
D. Standar Akreditasi Internasional
E. Standar Nasional Indonesia (SNI)
Jawaban: A
Dalam PP No. 16 Tahun 2021, seluruh penyelenggaraan bangunan gedung harus mengacu pada Standar Teknis yang telah ditetapkan oleh Pemerintah Pusat.
Soal 6
Berapakah nilai perbandingan antara luas seluruh lantai bangunan gedung terhadap luas lahan pertapakan dalam perencanaan bangunan?
A. KDB
B. KDM
C. KDH
D. KTB
E. KLB
Jawaban: E
KLB (Koefisien Lantai Bangunan) adalah angka perbandingan antara luas seluruh lantai bangunan gedung terhadap luas lahan pertapakan. Istilah 'luas seluruh lantai' lebih tepat digunakan sesuai dengan standar teknis PP No. 16 Tahun 2021.
Soal 7
Bangunan gedung yang difungsikan untuk kepentingan dinas luar negeri atau lembaga negara tertentu dan dibiayai dari APBN disebut...
A. Bangunan Gedung Sosial
B. Bangunan Gedung Khusus
C. Bangunan Gedung Umum
D. Bangunan Gedung Negara
E. Bangunan Gedung Swasta
Jawaban: D
Sesuai PP No. 16 Tahun 2021, Bangunan Gedung Negara adalah bangunan gedung untuk keperluan dinas yang menjadi barang milik negara/daerah dan diadakan dengan sumber pembiayaan APBN/APBD.
Soal 8
Aspek keandalan bangunan gedung yang mengatur tentang kemampuan bangunan gedung untuk mendukung beban muatan serta mencegah terjadinya keruntuhan disebut aspek...
A. Keselamatan
B. Kesehatan
C. Keindahan
D. Kemudahan
E. Kenyamanan
Jawaban: A
Persyaratan keselamatan meliputi kemampuan struktur bangunan dalam mendukung beban muatan dan proteksi bahaya kebakaran serta petir.
Soal 9
Prasarana dasar pada kawasan permukiman yang berfungsi mengalirkan air hujan dan limbah cair rumah tangga agar tidak terjadi genangan disebut...
A. Retensi
B. Pipa transmisi
C. Tandon air
D. Drainase
E. Sanitasi
Jawaban: D
Drainase adalah prasarana yang berfungsi untuk mengalirkan air permukaan ke badan air penerima atau ke bangunan resapan buatan.
Soal 10
Dalam perencanaan Bangunan Gedung Hijau (BGH), efisiensi energi difokuskan pada...
A. Penggunaan material impor
B. Penyediaan ruang parkir luas
C. Pengecatan dinding warna gelap
D. Sistem tata udara dan pencahayaan
E. Peninggian elevasi lantai
Jawaban: D
BGH menekankan pada efisiensi pemanfaatan sumber daya, terutama energi melalui optimasi sistem pencahayaan alami dan buatan serta tata udara (HVAC).
Soal 11
Sertifikat yang diterbitkan oleh Pemerintah Daerah untuk menyatakan bahwa sebuah bangunan gedung telah memenuhi standar teknis dan siap digunakan adalah...
A. SLF
B. PBG
C. IMB
D. HGB
E. SBKBG
Jawaban: A
Sertifikat Laik Fungsi (SLF) diterbitkan setelah bangunan selesai dibangun dan dinyatakan memenuhi persyaratan administratif serta teknis sebelum dimanfaatkan.
Soal 12
Jarak minimum antara garis batas lahan dengan dinding luar bangunan gedung pada sisi depan disebut...
A. Garis Sempadan Bangunan (GSB)
B. Garis Sempadan Jalan
C. RoW Jalan
D. Batas Tapak Maksimal
E. Sempadan Sungai
Jawaban: A
GSB adalah batas dinding terluar bangunan gedung pada sisi depan, samping, dan belakang yang tidak boleh dilewati.
Soal 13
Kawasan permukiman yang mengalami penurunan kualitas fungsi hunian dan tidak layak huni diklasifikasikan sebagai...
A. Kawasan Tertinggal
B. Kampung Deret
C. Permukiman Kumuh
D. Kawasan Elit
E. Lahan Terbuka Biru
Jawaban: C
Berdasarkan UU 1/2011, permukiman kumuh adalah permukiman yang tidak layak huni karena ketidakteraturan bangunan, tingkat kepadatan bangunan yang tinggi, serta kualitas bangunan serta sarana dan prasarana yang tidak memenuhi syarat.
Soal 14
Penyediaan fasilitas bagi penyandang disabilitas dan lanjut usia dalam bangunan gedung merupakan perwujudan persyaratan...
A. Keindahan
B. Keamanan
C. Kesehatan
D. Kemandirian
E. Kemudahan
Jawaban: E
Persyaratan kemudahan mencakup fasilitas dan aksesibilitas bagi semua orang, termasuk penyandang disabilitas dan lansia (akomodasi yang layak).
Soal 15
Dalam RTBL, elemen estetika dan karakter fisik suatu kawasan yang diatur untuk memberikan kenyamanan pejalan kaki adalah...
A. Penyediaan ruang terbuka hijau
B. Kepadatan bangunan
C. Sirkulasi dan jalur penghubung
D. Sistem utilitas lingkungan
E. Sistem tanda (signage)
Jawaban: C
Sirkulasi dan jalur penghubung (pedestrian) merupakan salah satu elemen fisik penataan bangunan dan lingkungan.
Soal 16
Perencanaan teknis bangunan gedung negara harus didasarkan pada standar luas bangunan dan standar harga satuan per meter persegi yang ditetapkan oleh...
A. Menteri Keuangan
B. Presiden
C. Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat
D. Gubernur/Bupati setempat
E. Kepala Bappenas
Jawaban: C
Berdasarkan Permen PUPR No. 22 Tahun 2018, pengaturan teknis pembangunan Bangunan Gedung Negara dilakukan oleh Kementerian PUPR.
Soal 17
Masjid, gereja, pura, vihara, dan klenteng merupakan contoh bangunan gedung yang diklasifikasikan ke dalam...
A. Fungsi Usaha
B. Fungsi Sosial Budaya
C. Fungsi Hunian
D. Fungsi Khusus
E. Fungsi Keagamaan
Jawaban: E
Berdasarkan UU Bangunan Gedung, klasifikasi fungsi terdiri dari fungsi hunian, keagamaan, usaha, sosial budaya, dan khusus. Contoh bangunan ibadah masuk dalam kategori fungsi keagamaan.
Soal 18
Persentase luas area terbuka di luar bangunan yang diperuntukkan bagi pertamanan dan resapan air disebut...
A. GSB
B. KDB
C. KDH
D. KLB
E. KTM
Jawaban: C
KDH (Koefisien Dasar Hijau) adalah angka persentase perbandingan antara luas area terbuka yang berfungsi sebagai resapan air terhadap luas lahan pertapakan.
Soal 19
Kegiatan pemeliharaan, perawatan, dan pemeriksaan secara berkala bangunan gedung merupakan bagian dari tahapan...
A. Pendataan
B. Pembongkaran
C. Pemanfaatan
D. Pembangunan
E. Perencanaan
Jawaban: C
Tahap pemanfaatan bangunan gedung meliputi kegiatan operasional, pemeliharaan, dan perawatan untuk memastikan keandalan bangunan tetap terjaga.
Soal 20
Prasarana, Sarana, dan Utilitas umum (PSU) yang telah selesai dibangun oleh pengembang perumahan harus...
A. Dijual kepada penghuni
B. Diserahkan kepada Pemerintah Daerah
C. Dikelola sendiri selamanya
D. Dibiarkan tanpa perawatan
E. Dialihkan fungsinya menjadi ruko
Jawaban: B
Sesuai regulasi, PSU perumahan harus diserahkan kepada Pemda untuk menjamin keberlanjutan pemeliharaan dan pelayanan publik.
Soal 21
Berdasarkan UU No. 28 Tahun 2002 tentang Bangunan Gedung, setiap bangunan gedung harus memiliki fungsi yang ditetapkan. Manakah yang termasuk dalam klasifikasi fungsi bangunan gedung?
A. Fungsi hunian, keagamaan, usaha, sosial dan budaya, serta khusus
B. Fungsi primer, fungsi sekunder, dan fungsi tersier
C. Fungsi publik, fungsi privat, dan fungsi semi-publik
D. Fungsi tetap dan fungsi sementara
E. Fungsi komersial, fungsi industri, dan fungsi militer
Jawaban: A
Sesuai Pasal 5 UU No. 28 Tahun 2002, fungsi bangunan gedung meliputi fungsi hunian, fungsi keagamaan, fungsi usaha, fungsi sosial dan budaya, serta fungsi khusus.
Soal 22
Peraturan Pemerintah (PP) terbaru yang mengatur tentang penyelenggaraan bangunan gedung sebagai tindak lanjut dari UU Cipta Kerja adalah...
A. PP Nomor 27 Tahun 2020
B. PP Nomor 14 Tahun 2016
C. PP Nomor 11 Tahun 2021
D. PP Nomor 36 Tahun 2005
E. PP Nomor 16 Tahun 2021
Jawaban: E
PP Nomor 16 Tahun 2021 merupakan peraturan pelaksanaan UU Nomor 28 Tahun 2002 tentang Bangunan Gedung yang mencabut PP Nomor 36 Tahun 2005.
Soal 23
Dokumen yang menyatakan kelaikan fungsi sebuah bangunan gedung sebelum dapat dimanfaatkan adalah...
A. Surat Izin Penunjukkan Penggunaan Tanah (SIPPT)
B. Rencana Tata Bangunan dan Lingkungan (RTBL)
C. Sertifikat Laik Fungsi (SLF)
D. Persetujuan Bangunan Gedung (PBG)
E. Izin Mendirikan Bangunan (IMB)
Jawaban: C
Sesuai PP No. 16 Tahun 2021, SLF adalah sertifikat yang diterbitkan oleh Pemerintah Daerah untuk menyatakan kelaikan fungsi bangunan gedung sebelum dimanfaatkan.
Soal 24
Dalam perencanaan kawasan permukiman, aspek PSU sangat krusial. Apa kepanjangan dari PSU?
A. Perencanaan Struktur dan Utilitas
B. Pengelolaan Sanitasi Utama
C. Pembangunan Sarana Umum
D. Penyediaan Sumber Unit
E. Prasarana, Sarana, dan Utilitas umum
Jawaban: E
PSU adalah Prasarana, Sarana, dan Utilitas umum yang merupakan kelengkapan fisik untuk mendukung fungsi kawasan permukiman sesuai UU No. 1 Tahun 2011.
Soal 25
Angka persentase perbandingan antara luas seluruh lantai bangunan gedung dan luas lahan dikaveling disebut...
A. Koefisien Tapak Basement (KTB)
B. Garis Sempadan Bangunan (GSB)
C. Koefisien Dasar Bangunan (KDB)
D. Koefisien Lantai Bangunan (KLB)
E. Koefisien Dasar Hijau (KDH)
Jawaban: D
KLB adalah angka persentase perbandingan antara luas seluruh lantai bangunan gedung terhadap luas lahan (zoning regulation).
Soal 26
Berapakah masa berlaku Sertifikat Laik Fungsi (SLF) untuk bangunan gedung bukan hunian?
A. 20 tahun
B. 10 tahun
C. 3 tahun
D. 5 tahun
E. 2 tahun
Jawaban: D
Berdasarkan PP No. 16 Tahun 2021, SLF untuk bangunan gedung bukan hunian berlaku selama 5 tahun, sedangkan untuk hunian tetap berlaku 20 tahun.
Soal 27
Dalam konsep Bangunan Gedung Hijau (BGH), efisiensi energi merupakan salah satu kriteria utama. Regulasi yang mengatur teknis BGH saat ini adalah...
A. Permen PUPR Nomor 1 Tahun 2022
B. Permen PUPR Nomor 14 Tahun 2017
C. Permen PUPR Nomor 9 Tahun 2021
D. Permen PUPR Nomor 21 Tahun 2021
E. Permen PUPR Nomor 2 Tahun 2015
Jawaban: C
Permen PUPR Nomor 9 Tahun 2021 mengatur tentang Pedoman Penyelenggaraan Bangunan Gedung Hijau.
Soal 28
Rencana Tata Bangunan dan Lingkungan (RTBL) merupakan dokumen panduan rancang kota. Siapakah yang berwenang menetapkan dokumen RTBL?
A. Presiden
B. Kepala Dinas Tata Ruang
C. Ketua DPRD
D. Gubernur atau Bupati/Wali Kota
E. Menteri PUPR saja
Jawaban: D
RTBL ditetapkan dengan Peraturan Kepala Daerah (Peraturan Gubernur/Bupati/Walikota) sebagai pedoman teknis penataan kawasan.
Soal 29
Mana yang merupakan kriteria rumah layak huni menurut standar penyelenggaraan kawasan permukiman?
A. Dibangun dengan material impor
B. Terletak di kawasan elit
C. Memenuhi syarat keselamatan bangunan, kecukupan luas minimum, dan kesehatan
D. Memiliki fasilitas AC dan parkir luas
E. Luas minimal 100 m2 per orang
Jawaban: C
Rumah layak huni harus memenuhi kriteria keselamatan struktur, kecukupan luas (min. 9m2/orang), serta kesehatan (pencahayaan, penghawaan, sanitasi).
Soal 30
Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) diberikan kepada pemilik bangunan untuk...
A. Membangun baru, mengubah, memperluas, mengurangi, dan/atau merawat bangunan gedung
B. Menghuni gedung
C. Mendapatkan subsidi listrik
D. Menjual gedung kepada pihak lain
E. Asuransi kebakaran
Jawaban: A
Sesuai PP 16/2021, PBG adalah perizinan yang diberikan untuk membangun baru, mengubah, memperluas, mengurangi, dan/atau merawat bangunan sesuai standar teknis.
Soal 31
Batas ruang luar bangunan yang merupakan jarak minimum antara bidang luar bangunan dengan garis jalan atau batas lahan disebut...
A. Koefisien Tapak
B. Garis Sempadan Bangunan (GSB)
C. Jarak Bebas Samping
D. Ketinggian Bangunan
E. Sempadan Pantai
Jawaban: B
GSB adalah garis yang membatasi jarak minimum bidang terluar bangunan terhadap batas lahan atau as jalan (Garis Sempadan Jalan).
Soal 32
Sistem informasi elektronik yang digunakan untuk proses penyelenggaraan bangunan gedung secara nasional adalah...
A. SI-PUPR
B. Satu Data Indonesia
C. SIMBG
D. E-Katalog
E. OSS RBA
Jawaban: C
SIMBG (Sistem Informasi Manajemen Bangunan Gedung) adalah aplikasi berbasis web untuk memproses PBG, SLF, SBKBG, dan RTBL.
Soal 33
Salah satu komponen utama dalam drainase permukiman untuk mencegah banjir adalah...
A. Atap pelana
B. Septic tank
C. Paving block
D. Kolam retensi dan sumur resapan
E. Tiang pancang
Jawaban: D
Sistem drainase ramah lingkungan (eco-drainage) mengutamakan peresapan dan penampungan air seperti kolam retensi agar tidak membebani saluran makro.
Soal 34
Siapakah yang bertanggung jawab atas pengawasan teknis pembangunan Bangunan Gedung Negara?
A. Konsultan Pengawas atau Manajemen Konstruksi
B. Kepala Daerah setempat
C. Badan Pemeriksa Keuangan
D. Kontraktor pelaksana
E. Warga sekitar
Jawaban: A
Sesuai Permen PUPR No. 22/PRT/M/2018 (dan pemutakhirannya), pengawasan teknis dilakukan oleh penyedia jasa pengawasan atau MK.
Soal 35
Penyediaan prasarana air minum di kawasan permukiman harus memenuhi standar kualitas '4K'. Apa itu 4K?
A. Kualitas, Kuantitas, Kontinuitas, Keterjangkauan
B. Kecepatan, Kekuatan, Ketahanan, Kerapihan
C. Ketersediaan, Kelengkapan, Keaslian, Kemurnian
D. Kemudahan, Keindahan, Ketepatan, Keamanan
E. Keras, Keruh, Kuning, Kotor
Jawaban: A
Standar pelayanan air minum adalah memenuhi aspek Kualitas (layak minum), Kuantitas (cukup), Kontinuitas (24 jam), dan Keterjangkauan (harga).
Soal 36
Komponen RTBL yang mengatur tentang pergerakan kendaraan dan pejalan kaki di dalam kawasan adalah...
A. Rencana Umum dan Panduan Rancangan
B. Sistem Sirkulasi dan Jalur Penghubung
C. Ketentuan Pengendalian Rencana
D. Program Bangunan dan Lingkungan
E. Rencana Investasi
Jawaban: B
Sistem sirkulasi dan jalur penghubung merupakan salah satu dari 8 komponen materi pokok RTBL menurut Permen PUPR No. 06/PRT/M/2007.
Soal 37
Berdasarkan aspek keselamatan, lebar minimum ramp untuk pengguna kursi roda dalam bangunan gedung adalah...
A. 95 cm
B. 120 cm
C. 80 cm
D. 60 cm
E. 150 cm
Jawaban: A
Standar teknis kemudahan bangunan gedung menyebutkan lebar efektif ramp minimum adalah 95 cm untuk satu arah kursi roda.
Soal 38
Penanganan permukiman kumuh melalui perbaikan infrastruktur tanpa melakukan pembongkaran total bangunan disebut...
A. Pusat pertumbuhan
B. Pemugaran
C. Land consolidation
D. Peremajaan
E. Peningkatan Kualitas (Upgrade)
Jawaban: E
Peningkatan kualitas permukiman (upgrading) dilakukan melalui perbaikan sarana dan prasarana lingkungan tanpa mengganti seluruh hunian.
Soal 39
Salah satu syarat administrasi untuk mendapatkan PBG bagi bangunan gedung di atas tanah milik orang lain adalah...
A. Izin dari ketua RT
B. Surat pernyataan damai
C. Sertifikat tanah dan surat perjanjian pemanfaatan tanah
D. KTP pemilik tanah saja
E. Bukti pembayaran PBB 10 tahun terakhir
Jawaban: C
Pemohon harus melampirkan bukti kepemilikan tanah dan jika bukan miliknya, harus menyertakan perjanjian tertulis dengan pemilik tanah.
Soal 40
Pada Bangunan Gedung Negara (BGN), klasifikasi bangunan 'Sederhana' diperuntukkan bagi gedung dengan kriteria...
A. Terletak di Ibu Kota Negara
B. Lebih dari 8 lantai
C. Memiliki teknologi tinggi
D. Digunakan oleh Presiden
E. Maksimal 2 lantai dengan luas sampai dengan 500 m2
Jawaban: E
Bangunan Sederhana adalah BGN dengan karakter fisik sederhana, standar, maksimal 2 lantai, dan luas tidak lebih dari 500 m2.
Soal 41 Premium
Berdasarkan PP No. 16 Tahun 2021, Bangunan Gedung yang memiliki risiko tinggi, tinggi bangunan di atas 8 lantai, atau luas di atas 5.000 m2 wajib diperiksa oleh...
A. Kepala Desa
B. Dinas Pemadam Kebakaran
C. Menteri PUPR langsung
D. Pengawas Konstruksi Swasta
E. Tim Profesi Ahli (TPA)
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 42 Premium
Aspek keandalan kesehatan dalam bangunan gedung mencakup hal-hal berikut, kecuali...
A. Sistem sanitasi
B. Sistem penghawaan
C. Sistem proteksi petir
D. Penggunaan bahan bangunan yang aman
E. Sistem pencahayaan
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 43 Premium
Penerapan sistem Ventilasi Mekanik pada Bangunan Gedung Hijau bertujuan utama untuk...
A. Menjaga kualitas udara dalam ruang dengan konsumsi energi minimal
B. Memperindah desain fasad
C. Meningkatkan konsumsi listrik
D. Mengurangi luas area hijau
E. Menghilangkan kebutuhan akan jendela
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 44 Premium
Siapakah yang bertanggung jawab menerbitkan Surat Bukti Kepemilikan Bangunan Gedung (SBKBG)?
A. Notaris
B. Badan Pertanahan Nasional (BPN)
C. Kementerian Hukum dan HAM
D. Camat setempat
E. Pemerintah Daerah
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 45 Premium
Dalam teori struktur, beban yang bekerja secara terus-menerus pada bangunan akibat berat sendiri elemen struktur dan non-struktur disebut...
A. Beban Hidup
B. Beban Impak
C. Beban Angin
D. Beban Mati
E. Beban Gempa
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 46 Premium
Tahapan Penyelenggaraan Bangunan Gedung Negara terdiri dari tahapan berikut, kecuali...
A. Pemanfaatan
B. Penghapusan
C. Pembangunan
D. Pelelangan aset pribadi
E. Pembongkaran
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 47 Premium
Penentuan lokasi perumahan dan kawasan permukiman harus sesuai dengan...
A. Ketersediaan lahan murah
B. Kepadatan penduduk saat ini saja
C. Jumlah permintaan pasar
D. Keinginan pengembang
E. Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW)
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 48 Premium
Dalam penetapan intensitas bangunan, angka persentase perbandingan antara luas area terbuka yang berfungsi sebagai resapan air terhadap luas lahan pertapakan disebut...
A. Garis Sempadan Bangunan (GSB)
B. Koefisien Dasar Bangunan (KDB)
C. Koefisien Dasar Hijau (KDH)
D. Koefisien Lantai Bangunan (KLB)
E. Koefisien Tapak Basement (KTB)
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 49 Premium
Berdasarkan Permen PUPR No. 21 Tahun 2021, BGH dikategorikan menjadi BGH Pratama, Madya, dan Utama berdasarkan...
A. Jumlah lantai
B. Luas bangunan
C. Pencapaian poin penilaian kinerja
D. Besarnya anggaran pembangunan
E. Lokasi geografis
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 50 Premium
Prinsip 'Mixed-use Development' dalam penataan kawasan bertujuan untuk...
A. Memisahkan zona hunian dan komersial secara tegas
B. Mengurangi kepadatan bangunan
C. Memperbanyak lahan kosong
D. Meningkatkan penggunaan kendaraan pribadi
E. Mengintegrasikan berbagai fungsi kegiatan dalam satu kawasan
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 51 Premium
Dalam RTBL, pengaturan mengenai tampilan bangunan yang berkaitan dengan material, warna, dan karakter fasad disebut...
A. Kepadatan bangunan
B. Intensitas Pemanfaatan Ruang
C. Sistem Prasarana Lingkungan
D. Karakter Visual Bangunan
E. Rencana Perpetakan
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 52 Premium
Dokumen yang memuat spesifikasi teknis, gambar rencana, dan Rencana Anggaran Biaya (RAB) dalam pembangunan bangunan gedung disebut...
A. Laporan Struktur
B. Buku Tanah
C. Dokumen Rencana Teknis
D. Dokumen Amdal
E. Manual Pengoperasian
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 53 Premium
Standar teknis air minum yang harus tersedia di kawasan permukiman menurut kriteria minimal adalah...
A. 150 liter/orang/hari
B. 60 liter/orang/hari
C. 10 liter/orang/hari
D. 5 liter/orang/hari
E. 200 liter/orang/hari
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 54 Premium
Pemeriksaan berkala bangunan gedung untuk mendapatkan perpanjangan SLF dilakukan setiap berapa tahun sekali untuk bangunan gedung umum?
A. 5 tahun
B. 2 tahun
C. 10 tahun
D. 20 tahun
E. 1 tahun
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 55 Premium
Salah satu kriteria Bangunan Gedung Hijau adalah pengelolaan air (Water Conservation). Contoh penerapannya adalah...
A. Memperkecil diameter pipa distribusi
B. Pengaliran air langsung ke selokan
C. Meniadakan sistem drainase
D. Pemasangan pompa kapasitas besar
E. Penggunaan keran dengan sensor otomatis dan sistem recycle air kotor
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 56 Premium
Pada perencanaan struktur, komponen 'Core' pada bangunan tinggi berfungsi utama untuk...
A. Memberikan kekakuan lateral terhadap beban angin dan gempa
B. Mengurangi beban mati total
C. Menjadi tempat parkir
D. Sebagai area hijau vertikal
E. Memperluas pandangan penghuni
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 57 Premium
Program pencegahan dan peningkatan kualitas permukiman kumuh dilakukan melalui tiga pola, yaitu...
A. Penghancuran, Penjualan, Pembangunan kembali
B. Renovasi, Reboisasi, Redesain
C. Relokasi, Rehabilitasi, Restitusi
D. Pembangunan, Pengawasan, Pengendalian
E. Pemugaran, Peremajaan, Pemukiman Kembali
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 58 Premium
Manakah pernyataan yang paling tepat mengenai fungsi utama penerapan Koefisien Dasar Hijau (KDH) pada sebuah tapak bangunan?
A. Menentukan batas ketinggian maksimal sebuah gedung
B. Mengatur jarak bangunan terhadap jalan di depannya
C. Menyediakan area resapan air hujan untuk mencegah banjir di tingkat tapak
D. Membatasi luas lantai dasar yang boleh dibangun di atas lahan
E. Menghitung total luas lantai yang boleh dibangun secara vertikal
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 59 Premium
Persyaratan keandalan bangunan gedung yang mengatur tentang ketersediaan pencahayaan alami dan buatan disebut persyaratan...
A. Kesehatan
B. Kemudahan
C. Kenyamanan
D. Keselamatan
E. Efisiensi
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 60 Premium
Penataan bangunan dan lingkungan pada kawasan cagar budaya harus memperhatikan prinsip...
A. Peningkatan kepadatan
B. Penyeragaman desain
C. Komersialisasi lahan
D. Pelestarian (Konservasi)
E. Modernisasi total
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 61 Premium
Berdasarkan PP No. 16 Tahun 2021, pembongkaran bangunan gedung dilakukan apabila...
A. Bangunan sudah berusia 10 tahun
B. Bangunan tidak laik fungsi dan tidak dapat diperbaiki
C. Warna bangunan tidak sesuai selera warga
D. Pemilik ingin mengganti cat
E. Pemilik bangunan pindah ke luar negeri
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 62 Premium
Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) atau UKL-UPL dalam pembangunan gedung diperlukan untuk memenuhi persyaratan...
A. Sosial
B. Biaya
C. Teknis
D. Administratif
E. Keindahan
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 63 Premium
Elemen RTBL yang mengatur tentang penempatan utilitas umum seperti jaringan kabel listrik dan pipa air di bawah tanah disebut...
A. Rencana Ruang Terbuka
B. Sistem Prasarana dan Utilitas
C. Karakter Visual
D. Rencana Perpetakan
E. Intensitas Pemanfaatan
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 64 Premium
Suatu kawasan permukiman dikatakan layak huni apabila memiliki aksesibilitas terhadap...
A. Lahan parkir pribadi yang sangat luas
B. Transportasi umum dan sarana pelayanan publik
C. Toko barang mewah
D. Kawasan industri berat
E. Pusat hiburan malam
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 65 Premium
Sertifikat Bangunan Gedung Hijau (BGH) untuk tahap konstruksi diberikan apabila...
A. Anggaran pembangunan habis
B. Gedung sudah dihuni selama 10 tahun
C. Pemerintah memberikan subsidi
D. Pelaksanaan konstruksi memenuhi standar hijau yang direncanakan
E. Rencana teknis sudah selesai
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 66 Premium
Pengaturan kepadatan bangunan dalam suatu kawasan permukiman dilakukan untuk...
A. Meningkatkan harga tanah
B. Menjamin sirkulasi udara dan cahaya serta ketersediaan ruang publik
C. Membatasi jumlah warga pendatang
D. Membuat kawasan terlihat sepi
E. Mewajibkan penggunaan lift
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 67 Premium
Dalam penyelenggaraan perumahan, 'Rumah Swadaya' adalah...
A. Rumah yang dibangun atas prakarsa dan upaya masyarakat
B. Rumah yang dibangun oleh pengembang besar
C. Rumah yang digunakan untuk usaha
D. Rumah susun mewah
E. Rumah yang disewa dari pemerintah
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 68 Premium
Apa kepanjangan dari KTB dalam intensitas bangunan?
A. Kriteria Teknik Bangunan
B. Koefisien Tapak Basement
C. Kawasan Terpadu Bangunan
D. Koefisien Taman Belakang
E. Koefisien Tinggi Bangunan
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 69 Premium
Audit energi pada bangunan gedung pemerintah dilakukan untuk mendapatkan rekomendasi mengenai...
A. Pengadaan kendaraan dinas
B. Efisiensi penggunaan listrik dan bahan bakar
C. Perekrutan tenaga keamanan baru
D. Perubahan fungsi gedung menjadi hotel
E. Penambahan jumlah pegawai
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 70 Premium
Tahapan perencanaan RTBL harus melibatkan...
A. Pemilik modal paling besar
B. Hanya pejabat dinas terkait
C. Konsultan asing saja
D. Hanya arsitek ternama
E. Partisipasi masyarakat dan pemangku kepentingan
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 71 Premium
Prinsip 'Universal Design' dalam penyelenggaraan bangunan gedung bertujuan untuk...
A. Menghemat biaya pembangunan
B. Memperindah estetika eksterior
C. Mengikuti tren gaya bangunan luar negeri
D. Menciptakan bangunan yang hanya bisa digunakan ahli
E. Aksesibilitas bagi semua orang termasuk lansia, anak-anak, dan disabilitas
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 72 Premium
Berdasarkan Permen PUPR No. 21 Tahun 2021, standar luas ruang kantor untuk pejabat setingkat Eselon I adalah...
A. 100 m2
B. 32 m2
C. 64 m2
D. 20 m2
E. 48 m2
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 73 Premium
Penetapan lokasi perumahan dan permukiman kumuh dilakukan oleh Bupati/Wali Kota dengan mempertimbangkan...
A. Kondisi kekumuhan fisik dan legalitas tanah
B. Harga lahan yang paling murah
C. Jumlah penduduk miskin saja
D. Kepentingan politik daerah
E. Usulan dari pihak pengembang (developer)
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 74 Premium
Sertifikat yang diterbitkan pemerintah sebagai bukti pemenuhan standar teknis Bangunan Gedung Hijau disebut...
A. Sertifikat Ramah Lingkungan
B. Sertifikat Laik Fungsi (SLF)
C. Sertifikat BGH
D. Sertifikat Bangunan Hemat Energi
E. Label BGH
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 75 Premium
Yang dimaksud dengan 'Infrastruktur Permukiman Skala Kawasan' adalah...
A. Penyediaan fasilitas internet di kantor lurah
B. Pembangunan gedung pencakar langit
C. Pembangunan jalan tol antar provinsi
D. Infrastruktur yang hanya melayani satu rumah
E. Infrastruktur yang melayani luasan area minimal 15-50 hektar
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 76 Premium
Dalam RTBL, pengaturan tentang fasad bangunan, orientasi, dan tinggi bangunan masuk dalam bagian...
A. Intensitas pemanfaatan lahan
B. Tata kualitas lingkungan
C. Panduan rancangan (Design Guidelines)
D. Struktur peruntukan lahan
E. Kualitas visual bangunan
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 77 Premium
Penyelenggaraan bangunan gedung dilakukan melalui tahapan yang sistematis. Urutan tahapan yang benar adalah...
A. Pondasi - Dinding - Atap
B. Pembangunan - Pemanfaatan - Pelestarian - Pembongkaran
C. Perencanaan - Pembangunan - Penjualan
D. Pemanfaatan - Renovasi - Penghapusan
E. Konstruksi - Perencanaan - Pemanfaatan
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 78 Premium
Sesuai standar teknis aksesibilitas, berapakah kemiringan maksimal ramp di dalam bangunan untuk penyandang disabilitas?
A. 1:2
B. 1:8
C. 1:20
D. 1:5
E. 1:12
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 79 Premium
Dalam manajemen konstruksi Bangunan Gedung Negara, biaya untuk konsultan pengawas disebut sebagai...
A. Biaya komponen kegiatan
B. Biaya konstruksi
C. Biaya operasional
D. Biaya non-standar
E. Biaya fisik
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 80 Premium
Rencana pembangunan dan pengembangan perumahan dan kawasan permukiman di tingkat daerah disebut...
A. RDTR
B. RPJMD
C. RKA-SKPD
D. RTRW
E. RP3KP
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 81 Premium
Kriteria kekumuhan permukiman mencakup 7 indikator. Mana di antara berikut yang merupakan salah satu indikator tersebut?
A. Kondisi proteksi kebakaran
B. Ketersediaan sinyal seluler
C. Kepadatan penduduk per km2
D. Jumlah kendaraan bermotor
E. Tingkat pendidikan warga
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 82 Premium
Penentuan nilai GSB (Garis Sempadan Bangunan) biasanya ditetapkan berdasarkan...
A. Tahun berdirinya bangunan
B. Jumlah penghuni
C. Keinginan pemilik rumah
D. Lebar jalan (ROW) di depan lahan tersebut
E. Luas tanah total
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 83 Premium
Pada bangunan gedung bertingkat, sarana evakuasi utama yang harus tersedia dan tahan api dalam waktu tertentu adalah...
A. Tangga monyet
B. Lift penumpang
C. Eskalator
D. Jendela nako
E. Tangga darurat dengan pintu kebakaran (Fire Door)
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 84 Premium
Aspek tata bangunan dalam penyelenggaraan bangunan gedung meliputi...
A. Gaji buruh bangunan
B. Persyaratan peruntukan dan intensitas bangunan gedung
C. Kesehatan dan kenyamanan
D. Kekuatan beton dan baja
E. Izin gangguan (HO)
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 85 Premium
Apa yang dimaksud dengan 'Green Roof' dalam konteks Bangunan Gedung Hijau?
A. Atap yang terbuat dari plastik daur ulang
B. Atap transparan
C. Atap yang berbentuk kerucut
D. Atap yang dicat warna hijau
E. Atap yang ditanami vegetasi/tanaman untuk mengurangi panas (heat island)
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 86 Premium
Berapakah jarak minimal septic tank ke sumur air minum untuk mencegah kontaminasi bakteri E. coli?
A. 15 meter
B. 5 meter
C. 25 meter
D. 10 meter
E. 2 meter
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 87 Premium
Dokumen rencana yang berisi arahan pembangunan infrastruktur di kawasan kumuh secara detail disebut...
A. Proposal CSR
B. SI-Kumuh
C. Laporan Tahunan Dinas PUPR
D. Rencana Kawasan Permukiman (RKP)
E. Rencana Pencegahan dan Peningkatan Kualitas Permukiman Kumuh Perkotaan (RP2KPKP)
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 88 Premium
Audit energi pada bangunan gedung bertujuan untuk...
A. Mengukur kekuatan gempa
B. Mengevaluasi penggunaan energi dan mencari peluang penghematan
C. Menghitung jumlah karyawan
D. Membayar tagihan listrik ke PLN
E. Memasang panel surya baru
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 89 Premium
Penataan bangunan dan lingkungan dilakukan untuk menciptakan ruang yang...
A. Sama persis antar satu kota dengan kota lain
B. Paling mewah di Asia Tenggara
C. Fungsional, estetis, berkelanjutan, dan bermakna
D. Eksklusif dan tertutup
E. Penuh dengan baliho iklan
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 90 Premium
Dalam proses PBG, jika dokumen teknis belum memenuhi standar, maka Dinas PUPR akan menerbitkan...
A. Informasi Konsultasi (berisi saran perbaikan)
B. Izin sementara
C. Surat perintah bongkar
D. Denda administratif
E. Surat penolakan permanen
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 91 Premium
Penyediaan prasarana jalan di perumahan harus memungkinkan akses untuk...
A. Kendaraan pemadam kebakaran dan ambulans
B. Pedagang kaki lima
C. Pesawat helikopter
D. Hanya pejalan kaki
E. Truk pengangkut alat berat
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 92 Premium
Koefisien Dasar Hijau (KDH) minimal pada sebuah tapak bangunan gedung biasanya diatur sebesar...
A. 0%
B. 75%
C. 50%
D. 5%
E. 10% - 30% (tergantung zonasi daerah)
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 93 Premium
Apa kepanjangan dari KOTAKU, sebuah program nasional di bawah KemenPUPR untuk permukiman?
A. Kota Tanpa Kumuh
B. Kolaborasi Tata Kota Umum
C. Konstruksi Tabung Khusus Umum
D. Koordinasi Tata Kuasa
E. Komunitas Tangguh Kulonprogo
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 94 Premium
Sesuai regulasi, pembongkaran bangunan gedung dapat dilakukan jika...
A. Pemilik lupa membayar PBB setahun
B. Pemilik ingin mengganti warna cat
C. Bangunan sudah tidak layak fungsi dan membahayakan keselamatan umum
D. Gedung tidak ada penghuninya
E. Tetangga merasa terganggu dengan bentuk bangunan
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 95 Premium
Standar Bangunan Gedung Negara (SBGN) menetapkan bahwa umur konstruksi bangunan gedung permanen minimal adalah...
A. 10 tahun
B. 20 tahun
C. 5 tahun
D. 100 tahun
E. 50 tahun
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 96 Premium
Penyediaan RTH (Ruang Terbuka Hijau) publik di suatu kawasan perkotaan minimal sebesar...
A. 40%
B. 20%
C. 10%
D. 50%
E. 30%
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 97 Premium
Faktor keandalan bangunan gedung yang menjamin kesehatan penghuni meliputi...
A. Ketahanan terhadap api
B. Kekuatan struktur beton
C. Ketersediaan tempat ibadah
D. Ventilasi, pencahayaan, sanitasi, dan penggunaan bahan bangunan
E. Kecepatan lift
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 98 Premium
Landasan filosofis penataan bangunan dan lingkungan di Indonesia harus mencerminkan...
A. Pemusatan pembangunan hanya di pusat kota
B. Keseimbangan antara kepentingan ekonomi dan lingkungan (Sustainable)
C. Dominasi beton dan aspal
D. Gaya arsitektur modern minimalis saja
E. Penghapusan seluruh bangunan tua
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 99 Premium
Tipe rumah deret dalam penyelenggaraan perumahan didefinisikan sebagai...
A. Beberapa rumah yang bergandengan satu sama lain pada satu atau dua sisi dinding
B. Dua rumah yang dipisahkan oleh taman
C. Rumah panggung
D. Gedung apartemen
E. Rumah yang berdiri sendiri di lahan luas
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 100 Premium
Apa fungsi dari 'Zoning Map' (Peta Zonasi) dalam perencanaan kawasan?
A. Menetapkan batas area peruntukan lahan tertentu (misal: pemukiman, komersial, hijau)
B. Menunjukkan lokasi harta karun
C. Menghitung jumlah pohon
D. Menentukan rute bus sekolah
E. Mencatat nama seluruh pemilik tanah
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses

Tips Lulus SKB CPNS Penata Laksana Bangunan Gedung Dan Kawasan Permukiman

Agar peluang lulus SKB CPNS untuk jabatan Penata Laksana Bangunan Gedung Dan Kawasan Permukiman semakin besar, peserta perlu memahami karakter soal dan fokus pada kompetensi yang diuji. Berikut beberapa tips yang dapat diterapkan saat persiapan hingga pelaksanaan SKB CPNS.

  • Pahami materi pokok jabatan. Pelajari kompetensi teknis, tugas, dan fungsi jabatan secara menyeluruh agar jawaban tetap relevan.
  • Latihan soal SKB secara rutin. Biasakan menjawab soal esai atau studi kasus untuk melatih alur berpikir dan ketepatan jawaban.
  • Perhatikan konteks instansi. Sesuaikan jawaban dengan peran jabatan di instansi yang dilamar.
  • Susun jawaban secara sistematis. Gunakan poin atau langkah yang jelas agar mudah dipahami oleh penguji.
  • Ikuti tryout SKB. Tryout membantu mengukur kesiapan, mengatur waktu, dan mengenali pola penilaian.

Persiapan yang matang menjadi kunci utama dalam menghadapi SKB CPNS. Dengan mempelajari materi pokok, berlatih soal, dan mengikuti tryout SKB CPNS untuk jabatan Penata Laksana Bangunan Gedung Dan Kawasan Permukiman, peserta dapat meningkatkan pemahaman dan kepercayaan diri sebelum ujian. Semoga panduan ini membantu perjalananmu menuju kelulusan CPNS.

Pertanyaan Seputar SKB CPNS Penata Laksana Bangunan Gedung Dan Kawasan Permukiman

SKB CPNS Penata Laksana Bangunan Gedung Dan Kawasan Permukiman adalah seleksi kompetensi bidang yang menguji kemampuan teknis sesuai jabatan yang dilamar.
Materi SKB CPNS Penata Laksana Bangunan Gedung Dan Kawasan Permukiman meliputi materi teknis jabatan, regulasi terkait, serta tugas dan fungsi jabatan.
Jumlah soal SKB CPNS umumnya berkisar 80 hingga 100 soal dalam bentuk pilihan ganda, dengan durasi pengerjaan 90 menit. Soal berjumlah 100 diberikan jika materi tidak dominan hitungan, sementara 80 soal digunakan jika materi dominan hitungan.
Untuk lulus SKB CPNS Penata Laksana Bangunan Gedung Dan Kawasan Permukiman, pelajari materi jabatan, latihan soal secara rutin, dan ikuti simulasi tryout.
SKB CPNS tidak memiliki passing grade tetap, namun nilai akan digabung dengan SKD dan diranking sesuai formasi.
Soal SKB CPNS Penata Laksana Bangunan Gedung Dan Kawasan Permukiman tidak sama setiap tahun, namun pola materi dan kompetensi yang diujikan relatif serupa sesuai kebutuhan jabatan.
Tingkat kesulitan SKB CPNS Penata Laksana Bangunan Gedung Dan Kawasan Permukiman tergantung pemahaman materi, namun dapat ditingkatkan dengan latihan yang konsisten.