SKB CPNS Pengelola Teknik Televisi dan Radio 2026: Materi, Soal & Tryout Lengkap
Fakta: Lebih dari 80% peserta gagal di tahap SKB bukan karena tidak pintar, tapi karena salah fokus belajar.
Kalau kamu sedang mempersiapkan SKB CPNS untuk jabatan Pengelola Teknik Televisi dan Radio, halaman ini akan jadi senjata utama kamu. 🔥
Banyak peserta CPNS gugur di tahap SKB karena kurang memahami materi jabatan yang diujikan. Untuk membantu kamu lebih siap, halaman ini menyajikan materi, contoh soal, dan tryout SKB CPNS khusus untuk jabatan Pengelola Teknik Televisi dan Radio, agar proses belajar jadi lebih fokus dan peluang lulus semakin besar.
Materi Pokok SKB CPNS Pengelola Teknik Televisi dan Radio
Materi pokok SKB CPNS untuk jabatan Pengelola Teknik Televisi dan Radio berikut merangkum ruang lingkup kompetensi, pengetahuan teknis, dan tugas jabatan yang menjadi fokus penilaian dalam seleksi SKB CPNS. Pelajari setiap bagian secara bertahap agar pemahaman lebih menyeluruh.
Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2014 tentang MD3 (MPR, DPR, DPD, dan DPRD) dan perubahannya
Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2002 tentang Penyiaran
Peraturan Komisi Penyiaran Indonesia tentang Pedoman Perilaku Penyiaran dan Standar Program Siaran (P3SPS)
Tugas, Fungsi, dan Struktur Organisasi Sekretariat Jenderal DPR RI (khususnya Bagian TVR Parlemen)
Etika ASN dan Nilai-Nilai Dasar BerAKHLAK dalam pelayanan informasi publik
Sistem Teknik Penyiaran Televisi dan Radio: Arsitektur Studio, Master Control Room (MCR), dan Headend
Teknologi Penyiaran Digital: Pemahaman DVB-T2, Digital Radio, dan Standar Penyiaran Internasional
Manajemen Operasional Peralatan Produksi: Kamera Studio/EFP, Video Switcher, Vision Mixer, dan CCU
Teknik Audio Penyiaran: Pengaturan Audio Mixer, Mikrofon, Akustik Ruang, dan Standar Loudness
Sistem Alur Kerja Produksi (Workflow): Ingest, Editing (NLE), Playout, dan Archiving (Media Asset Management)
Teknologi Live Streaming dan IP-Broadcasting: Konfigurasi Encoder, Protokol RTMP/SRT, dan Distribusi Konten Digital
Teknik Pencahayaan (Lighting): Teori Dasar Three Point Lighting dan Operasional Console Lighting Studio
Pemeliharaan dan Troubleshooting Perangkat Keras: Perawatan rutin pemancar, antena, dan infrastruktur kabel (SDI/HDMI/Fiber)
Sistem Komunikasi Satelit dan SNG (Satellite News Gathering) untuk peliputan luar studio
Standardisasi Teknis Video dan Audio: Format Kompresi (H.264/H.265), Resolusi, Aspect Ratio, dan Bitrate
Simulasi Tryout SKB CPNS Pengelola Teknik Televisi dan Radio
Melalui simulasi tryout SKB CPNS untuk jabatan Pengelola Teknik Televisi dan Radio, kamu bisa berlatih soal yang mendekati ujian sebenarnya sekaligus mengevaluasi kesiapan sebelum menghadapi tes SKB.
Tryout
Tryout untuk jabatan ini akan tersedia
Kami sedang menyiapkan paket tryout SKB khusus untuk
Pengelola Teknik Televisi dan Radio.
Nantinya kamu bisa latihan soal sesuai kisi-kisi resmi dan dapat pembahasan lengkap.
Soal sesuai materi pokok jabatan
Pembahasan detail & indikator kompetensi
Skor otomatis + pembanding nasional
Coming soon
Contoh Soal SKB CPNS Pengelola Teknik Televisi dan Radio
Berikut contoh soal SKB CPNS untuk jabatan Pengelola Teknik Televisi dan Radio.
Soal 1
Menurut UU Nomor 17 Tahun 2014, alat kelengkapan DPR yang bersifat tetap dan bertugas menangani urusan rumah tangga DPR serta dukungan operasional adalah...
A. Badan Urusan Rumah Tangga (BURT)
B. Badan Legislasi
C. Badan Kerjasama Antar-Parlemen
D. Sekretariat Jenderal
E. Badan Anggaran
Jawaban: A
Berdasarkan UU No. 17 Tahun 2014 tentang MD3, BURT merupakan alat kelengkapan DPR yang bertugas merencanakan dan menyusun kebijakan rumah tangga DPR.
Soal 2
Dalam UU Nomor 32 Tahun 2002 tentang Penyiaran, spektrum frekuensi radio didefinisikan sebagai...
A. Hak mutlak KPI untuk mengaturnya tanpa campur tangan pemerintah
B. Sumber daya alam terbatas dan merupakan kekayaan nasional yang dikuasai negara
C. Media transmisi tanpa batas bagi siapa saja
D. Infrastruktur milik Sekretariat Jenderal DPR
E. Milik swasta yang dapat diperjualbelikan
Jawaban: B
Sesuai Pasal 6 UU No. 32 Tahun 2002, spektrum frekuensi radio adalah sumber daya alam terbatas dan merupakan kekayaan nasional yang harus dikuasai oleh negara.
Soal 3
Pedoman Perilaku Penyiaran (P3) menetapkan bahwa lembaga penyiaran wajib menghormati privasi dalam kehidupan pribadi. Manakah yang termasuk pengecualian atas aturan ini?
A. Kehidupan asmara pejabat publik yang tidak berdampak pada kinerja
B. Informasi medis tanpa persetujuan subjek
C. Kegiatan harian artis di rumah
D. Hal-hal yang berkaitan dengan kepentingan publik yang luas
E. Masalah rumah tangga tokoh publik
Jawaban: D
Berdasarkan P3SPS, privasi dapat dikesampingkan jika menyangkut kepentingan publik yang luas atau atas dasar perintah hukum.
Soal 4
Unit kerja di Sekretariat Jenderal DPR RI yang memiliki tugas utama dalam produksi dan penyiaran informasi kegiatan DPR RI melalui kanal TVR Parlemen adalah...
A. Biro Pemberitaan Parlemen
B. Pusat Data dan Informasi
C. Biro Keuangan
D. Biro Protokol
E. Biro Umum
Jawaban: A
Bagian TVR Parlemen berada di bawah naungan Biro Pemberitaan Parlemen Sekretariat Jenderal DPR RI yang bertugas mengelola informasi visual dan audio kegiatan dewan.
Soal 5
Nilai dasar ASN 'BerAKHLAK' yang menekankan pada keinginan memberikan pelayanan prima demi kepuasan masyarakat adalah...
A. Akuntabel
B. Harmonis
C. Berorientasi Pelayanan
D. Kompeten
E. Adaptif
Jawaban: C
Berorientasi Pelayanan adalah komitmen memberikan pelayanan prima demi kepuasan masyarakat sesuai panduan perilaku core values ASN.
Soal 6
Dalam arsitektur studio televisi, ruangan yang menjadi pusat kendali teknis seluruh proses produksi siaran langsung disebut...
A. Production Control Room (PCR)
B. Dubbing Room
C. Dressing Room
D. Master Control Room (MCR)
E. Server Room
Jawaban: A
PCR (Production Control Room) adalah pusat kendali teknis saat produksi berlangsung di studio. Sedangkan MCR mengendalikan keluaran akhir seluruh kanal siaran ke pemancar.
Soal 7
Indonesia menggunakan standar penyiaran televisi digital terestrial jenis...
A. DTMB
B. ISDB-T
C. DVB-T2
D. ATSC
E. DVB-T
Jawaban: C
Pemerintah Indonesia telah menetapkan standar penyiaran televisi digital terestrial Digital Video Broadcasting-Terrestrial 2 (DVB-T2).
Soal 8
Perangkat yang berfungsi untuk memilih dan mencampur beberapa sumber video (kamera, grafis, video tape) dalam sebuah produksi televisi adalah...
A. Video Switcher / Vision Mixer
B. Waveform Monitor
C. Audio Mixer
D. Camera Control Unit (CCU)
E. Teleprompter
Jawaban: A
Video Switcher atau Vision Mixer digunakan oleh Vision Mixer/Switcher operator untuk memotong atau mencampur berbagai sumber video.
Soal 9
Standar normalisasi audio penyiaran internasional (EBU R128) menggunakan satuan pengukuran...
A. Volt
B. Hertz
C. Watt
D. LUFS (Loudness Units relative to Full Scale)
E. Decibel (dB)
Jawaban: D
Standar EBU R128 dan ITU-R BS.1770 menggunakan LUFS (atau LKFS) untuk mengukur tingkat kenyaringan (loudness) secara konsisten.
Soal 10
Dalam workflow produksi digital, proses pemindahan data video dari kartu memori kamera ke sistem penyimpanan editing disebut...
A. Encoding
B. Playout
C. Archiving
D. Rendering
E. Ingest
Jawaban: E
Ingest adalah proses memasukkan materi mentah (raw material) ke dalam sistem produksi atau server agar dapat diolah lebih lanjut.
Soal 11
Protokol yang umum digunakan untuk pengiriman data video secara real-time dari encoder ke platform media sosial atau server streaming adalah...
A. RTMP (Real-Time Messaging Protocol)
B. SNMP
C. FTP
D. SMTP
E. HTTP
Jawaban: A
RTMP adalah standar de facto untuk mengirimkan stream video dan audio dari encoder ke server CDN atau media sosial seperti YouTube/Facebook.
Soal 12
Teori 'Three Point Lighting' terdiri dari tiga penempatan lampu utama, yaitu...
A. Primary, Secondary, Tertiary Light
B. Spot, Flood, Ambient Light
C. Key, Fill, Back Light
D. High, Medium, Low Light
E. Front, Side, Bottom Light
Jawaban: C
Three point lighting menggunakan Key Light (lampu utama), Fill Light (pengisi bayangan), dan Back Light (pemisah objek dari latar).
Soal 13
Kabel yang digunakan untuk mentransmisikan sinyal video digital tanpa kompresi dengan kecepatan tinggi dalam industri penyiaran profesional adalah...
A. S-Video
B. VGA
C. RCA
D. UTP Cat 5
E. SDI (Serial Digital Interface)
Jawaban: E
SDI adalah standar kabel koaksial profesional yang digunakan untuk mengirimkan video digital tanpa kompresi di lingkungan studio.
Soal 14
Perangkat yang digunakan dalam peliputan luar studio untuk mengirimkan sinyal video ke satelit secara mobile disebut...
A. WiFi Router
B. Handy Talky
C. Master Control
D. SNG (Satellite News Gathering) Van
E. Fiber Optic Converter
Jawaban: D
SNG menggunakan kendaraan yang dilengkapi dengan pemancar satelit untuk mengirimkan laporan langsung dari lapangan ke stasiun TV.
Soal 15
Format kompresi video yang paling umum digunakan untuk distribusi video digital dengan efisiensi tinggi namun kualitas tetap terjaga adalah...
A. H.264 (AVC)
B. MP3
C. FLAC
D. TIFF
E. WAV
Jawaban: A
H.264 atau Advanced Video Coding (AVC) adalah standar kompresi video yang sangat populer digunakan dalam broadcasting dan internet streaming.
Soal 16
Setiap anggota DPR memiliki kewajiban untuk mendahulukan kepentingan negara di atas kepentingan pribadi, kelompok, dan golongan. Hal ini diatur dalam...
A. Kode Etik Jurnalistik
B. P3SPS
C. UU MD3
D. UU Penyiaran
E. UUD 1945 Pasal 1
Jawaban: C
Kewajiban anggota DPR diatur dalam UU No. 17 Tahun 2014 Pasal 81, salah satunya adalah mendahulukan kepentingan negara.
Soal 17
Lembaga Penyiaran Publik (LPP) menurut UU 32/2002 bersifat...
A. Independen, netral, tidak komersial, dan berfungsi memberikan layanan untuk kepentingan masyarakat
B. Komersial dan mencari keuntungan
C. Hanya menyiarkan berita pemerintah saja
D. Berada di bawah kontrol partai politik pemenang pemilu
E. Milik individu warga negara
Jawaban: A
Berdasarkan Pasal 14 UU No. 32 Tahun 2002, LPP adalah lembaga penyiaran yang berbentuk badan hukum yang didirikan oleh negara, bersifat independen, netral, tidak komersial, dan berfungsi memberikan layanan untuk kepentingan masyarakat.
Soal 18
Menurut SPS (Standar Program Siaran), program siaran dilarang menyajikan muatan yang mendorong remaja untuk...
A. Berolahraga secara rutin
B. Menghormati orang tua
C. Belajar kelompok
D. Mengikuti kompetisi sains
E. Melakukan perilaku seks di luar nikah
Jawaban: E
SPS melarang penayangan muatan yang mempromosikan atau mendorong perilaku seks bebas/di luar nikah, terutama dalam klasifikasi program R (Remaja).
Soal 19
Dalam struktur Setjen DPR RI, Bagian TVR Parlemen bertugas menyediakan infrastruktur teknis untuk menyiarkan rapat-rapat dewan. Siaran ini merupakan bentuk implementasi dari...
A. Keterbukaan informasi publik dan akuntabilitas DPR RI
B. Promosi wisata parlemen
C. Hiburan semata
D. Bisnis media
E. Kerahasiaan negara
Jawaban: A
Penyediaan layanan TVR Parlemen bertujuan agar masyarakat dapat memantau kinerja DPR secara transparan, sebagai bentuk akuntabilitas publik.
Soal 20
Seorang teknisi TVR Parlemen menolak pemberian uang dari narasumber setelah membantu proses wawancara. Tindakan ini mencerminkan nilai BerAKHLAK...
A. Harmonis
B. Kolaboratif
C. Akuntabel
D. Adaptif
E. Loyal
Jawaban: C
Menolak gratifikasi adalah bentuk integritas dan tanggung jawab terhadap jabatan, yang merupakan inti dari nilai Akuntabel.
Soal 21 Premium
Perangkat yang berfungsi untuk menyesuaikan parameter teknis kamera studio (seperti iris, black level, dan color balance) secara remote dari ruang kontrol adalah...
Di bagian TVR Parlemen, tim yang bertugas melakukan penyuntingan gambar hasil rekaman rapat dewan menggunakan software Non-Linear Editing (NLE) adalah...
Tips Lulus SKB CPNS Pengelola Teknik Televisi dan Radio
Agar peluang lulus SKB CPNS untuk jabatan Pengelola Teknik Televisi dan Radio semakin besar, peserta perlu memahami karakter soal dan fokus pada kompetensi yang diuji. Berikut beberapa tips yang dapat diterapkan saat persiapan hingga pelaksanaan SKB CPNS.
Pahami materi pokok jabatan. Pelajari kompetensi teknis, tugas, dan fungsi jabatan secara menyeluruh agar jawaban tetap relevan.
Latihan soal SKB secara rutin. Biasakan menjawab soal esai atau studi kasus untuk melatih alur berpikir dan ketepatan jawaban.
Perhatikan konteks instansi. Sesuaikan jawaban dengan peran jabatan di instansi yang dilamar.
Susun jawaban secara sistematis. Gunakan poin atau langkah yang jelas agar mudah dipahami oleh penguji.
Ikuti tryout SKB. Tryout membantu mengukur kesiapan, mengatur waktu, dan mengenali pola penilaian.
Persiapan yang matang menjadi kunci utama dalam menghadapi SKB CPNS. Dengan mempelajari materi pokok, berlatih soal, dan mengikuti tryout SKB CPNS untuk jabatan Pengelola Teknik Televisi dan Radio, peserta dapat meningkatkan pemahaman dan kepercayaan diri sebelum ujian. Semoga panduan ini membantu perjalananmu menuju kelulusan CPNS.
Pertanyaan Seputar SKB CPNS Pengelola Teknik Televisi dan Radio
SKB CPNS Pengelola Teknik Televisi dan Radio adalah seleksi kompetensi bidang yang menguji kemampuan teknis sesuai jabatan yang dilamar.
Materi SKB CPNS Pengelola Teknik Televisi dan Radio meliputi materi teknis jabatan, regulasi terkait, serta tugas dan fungsi jabatan.
Jumlah soal SKB CPNS umumnya berkisar 80 hingga 100 soal dalam bentuk pilihan ganda, dengan durasi pengerjaan 90 menit. Soal berjumlah 100 diberikan jika materi tidak dominan hitungan, sementara 80 soal digunakan jika materi dominan hitungan.
Untuk lulus SKB CPNS Pengelola Teknik Televisi dan Radio, pelajari materi jabatan, latihan soal secara rutin, dan ikuti simulasi tryout.
SKB CPNS tidak memiliki passing grade tetap, namun nilai akan digabung dengan SKD dan diranking sesuai formasi.
Soal SKB CPNS Pengelola Teknik Televisi dan Radio tidak sama setiap tahun, namun pola materi dan kompetensi yang diujikan relatif serupa sesuai kebutuhan jabatan.
Tingkat kesulitan SKB CPNS Pengelola Teknik Televisi dan Radio tergantung pemahaman materi, namun dapat ditingkatkan dengan latihan yang konsisten.