SKB CPNS Pengendali Dampak Lingkungan 2026: Materi, Soal & Tryout Lengkap

Fakta: Lebih dari 80% peserta gagal di tahap SKB bukan karena tidak pintar, tapi karena salah fokus belajar.

Kalau kamu sedang mempersiapkan SKB CPNS untuk jabatan Pengendali Dampak Lingkungan, halaman ini akan jadi senjata utama kamu. 🔥

Banyak peserta CPNS gugur di tahap SKB karena kurang memahami materi jabatan yang diujikan. Untuk membantu kamu lebih siap, halaman ini menyajikan materi, contoh soal, dan tryout SKB CPNS khusus untuk jabatan Pengendali Dampak Lingkungan, agar proses belajar jadi lebih fokus dan peluang lulus semakin besar.

Materi Pokok SKB CPNS Pengendali Dampak Lingkungan

Materi pokok SKB CPNS untuk jabatan Pengendali Dampak Lingkungan berikut merangkum ruang lingkup kompetensi, pengetahuan teknis, dan tugas jabatan yang menjadi fokus penilaian dalam seleksi SKB CPNS. Pelajari setiap bagian secara bertahap agar pemahaman lebih menyeluruh.

Pengendali Dampak Lingkungan Ahli Pertama

  • Regulasi tentang pengendalian pencemaran dan kerusakan air, udara, lahan, ekosistem gambut, pesisir, laut, dan pengelolaan bahan dan limbah B3
  • Pengendalian Pencemaran dan Pemulihan Kerusakan Lingkungan

Pengendali Dampak Lingkungan Terampil

  • Regulasi tentang pengendalian pencemaran dan kerusakan air, udara, lahan, ekosistem gambut, pesisir, laut, dan pengelolaan bahan dan limbah B3
  • Pengendalian Pencemaran dan Pemulihan Kerusakan Lingkungan

Simulasi Tryout SKB CPNS Pengendali Dampak Lingkungan

Melalui simulasi tryout SKB CPNS untuk jabatan Pengendali Dampak Lingkungan, kamu bisa berlatih soal yang mendekati ujian sebenarnya sekaligus mengevaluasi kesiapan sebelum menghadapi tes SKB.

Tryout
Tryout untuk jabatan ini akan tersedia

Kami sedang menyiapkan paket tryout SKB khusus untuk Pengendali Dampak Lingkungan. Nantinya kamu bisa latihan soal sesuai kisi-kisi resmi dan dapat pembahasan lengkap.

  • Soal sesuai materi pokok jabatan
  • Pembahasan detail & indikator kompetensi
  • Skor otomatis + pembanding nasional
Coming soon

Contoh Soal SKB CPNS Pengendali Dampak Lingkungan

Berikut contoh soal SKB CPNS untuk jabatan Pengendali Dampak Lingkungan.

Soal 1
Berdasarkan PP No. 22 Tahun 2021, ukuran batas atau kadar makhluk hidup, zat, energi, atau komponen yang ada atau harus ada dan/atau unsur pencemar yang ditenggang keberadaannya dalam air disebut...
A. Baku Mutu Air
B. Kriteria Kerusakan Lingkungan
C. Status Mutu Air
D. Baku Mutu Air Limbah
E. Ambang Batas Emisi
Jawaban: A
Menurut Pasal 1 angka 13 PP No. 22 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup, Baku Mutu Air adalah ukuran batas atau kadar makhluk hidup, zat, energi, atau komponen yang ada atau harus ada dan/atau unsur pencemar yang ditenggang keberadaannya dalam air.
Soal 2
Klasifikasi mutu air yang diperuntukkan bagi prasarana/sarana rekreasi air, pembudidayaan ikan air tawar, peternakan, dan air untuk mengairi pertanaman menurut regulasi terbaru termasuk dalam...
A. Kelas 3
B. Kelas 2
C. Kelas Khusus
D. Kelas 4
E. Kelas 1
Jawaban: B
Berdasarkan Lampiran VI PP No. 22 Tahun 2021, air Kelas 2 merupakan air yang peruntukannya dapat digunakan untuk prasarana/sarana rekreasi air, pembudidayaan ikan air tawar, peternakan, dan air untuk mengairi pertanaman. Sedangkan Kelas 3 tidak mencakup peruntukan rekreasi air yang membutuhkan kontak langsung.
Soal 3
Dokumen yang menyatakan pemenuhan Standar Teknis pembuangan Air Limbah ke Badan Air Permukaan disebut...
A. Persetujuan Teknis (Pertek)
B. Izin Pembuangan Limbah Cair (IPLC)
C. Sertifikat Laik Operasi (SLO)
D. Surat Kelayakan Operasional (SLO)
E. Rekomendasi Lingkungan
Jawaban: D
Berdasarkan PP No. 22 Tahun 2021 Pasal 1 angka 45, Surat Kelayakan Operasional (SLO) adalah surat yang memuat pernyataan pemenuhan Standar Teknis. Persetujuan Teknis (Pertek) adalah persetujuan atas standar teknisnya, sementara SLO adalah bukti bahwa standar tersebut telah dipenuhi setelah dilakukan verifikasi.
Soal 4
Parameter udara ambien yang diukur secara rutin untuk menentukan Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) menurut Permen LHK No. 14 Tahun 2020 meliputi, kecuali...
A. Karbon Dioksida (CO2)
B. Ozon (O3)
C. Karbon Monoksida (CO)
D. Sulfur Dioksida (SO2)
E. PM10 dan PM2.5
Jawaban: A
Berdasarkan Permen LHK No. 14 Tahun 2020, parameter ISPU meliputi PM10, PM2.5, SO2, CO, O3, NO2, dan HC. Karbon Dioksida (CO2) bukan merupakan parameter ISPU meskipun merupakan gas rumah kaca.
Soal 5
Setiap orang yang menghasilkan Limbah B3 wajib melakukan penyimpanan Limbah B3. Jangka waktu penyimpanan Limbah B3 untuk limbah kategori 1 adalah maksimal...
A. 180 hari
B. 365 hari
C. 30 hari
D. 90 hari
E. 720 hari
Jawaban: D
Berdasarkan PP No. 22 Tahun 2021 Pasal 285, penghasil limbah B3 dapat menyimpan Limbah B3 kategori 1 paling lama 90 (sembilan puluh) hari sejak Limbah B3 dihasilkan.
Soal 6
Upaya untuk mengembalikan fungsi lingkungan hidup yang meliputi pembersihan unsur pencemar, remediasi, rehabilitasi, dan restorasi disebut...
A. Pencegahan Pencemaran
B. Pemulihan Fungsi Lingkungan Hidup
C. Pemanfaatan Lingkungan
D. Mitigasi Bencana Lingkungan
E. Adaptasi Lingkungan
Jawaban: B
Menurut UU No. 32 Tahun 2009 Pasal 54, pemulihan fungsi lingkungan hidup dilakukan dengan tahapan: pembersihan unsur pencemar, remediasi, rehabilitasi, dan restorasi.
Soal 7
Kriteria Kerusakan Ekosistem Gambut dinyatakan rusak apabila muka air tanah di lahan gambut berada pada kedalaman lebih dari...
A. 0,5 meter
B. 0,2 meter
C. 0,4 meter
D. 0,6 meter
E. 1,0 meter
Jawaban: C
Berdasarkan PP No. 71 Tahun 2014 sebagaimana telah diubah dengan PP No. 57 Tahun 2016, salah satu kriteria kerusakan ekosistem gambut untuk fungsi budidaya adalah muka air tanah lebih dari 0,4 meter di bawah permukaan gambut.
Soal 8
Prinsip dalam pengelolaan limbah B3 yang menekankan bahwa pencemar wajib membayar biaya pemulihan lingkungan akibat pencemaran yang dilakukannya disebut...
A. Precautionary Principle
B. Sustainable Development
C. Cradle to Grave
D. Cradle to Cradle
E. Polluter Pays Principle
Jawaban: E
Polluter Pays Principle atau Prinsip Pencemar Membayar adalah prinsip di mana penanggung jawab usaha/kegiatan yang menimbulkan pencemaran wajib menanggung biaya pemulihan.
Soal 9
Bahan yang karena sifat, konsentrasi, dan/atau jumlahnya, baik secara langsung maupun tidak langsung, dapat mencemarkan dan/atau merusak lingkungan hidup, dan/atau membahayakan kesehatan disebut...
A. Bahan Berbahaya dan Beracun (B3)
B. Polutan Fisik
C. Bahan Organik Terlarut
D. Limbah Domestik
E. Materi Partikulat
Jawaban: A
Berdasarkan Pasal 1 angka 21 PP No. 22 Tahun 2021, B3 adalah bahan yang karena sifat, konsentrasi, dan/atau jumlahnya dapat mencemarkan, merusak lingkungan, atau membahayakan manusia.
Soal 10
Instrumen pencegahan pencemaran lingkungan hidup yang wajib dimiliki oleh usaha/kegiatan yang berdampak penting terhadap lingkungan hidup adalah...
A. Audit Lingkungan
B. DELH
C. Amdal
D. UKL-UPL
E. SPPL
Jawaban: C
Berdasarkan Pasal 22 UU No. 32 Tahun 2009, setiap usaha dan/atau kegiatan yang memiliki dampak penting terhadap lingkungan hidup wajib memiliki Amdal.
Soal 11
Dalam pengendalian pencemaran laut, ukuran batas kadar unsur pencemar yang ditenggang keberadaannya di air laut disebut...
A. Baku Mutu Air Sungai
B. Indeks Pencemaran Laut
C. Baku Mutu Air Laut
D. Kriteria Kerusakan Pesisir
E. Status Ekosistem Laut
Jawaban: C
Pasal 1 angka 15 PP No. 22 Tahun 2021 mendefinisikan Baku Mutu Air Laut sebagai ukuran batas atau kadar makhluk hidup, zat, energi, atau komponen yang ada atau harus ada dan/atau unsur pencemar yang ditenggang keberadaannya dalam Air Laut.
Soal 12
Penanggung jawab usaha yang melakukan pembuangan emisi wajib memiliki...
A. Izin Gangguan
B. Sertifikat Registrasi
C. Dokumen Evaluasi Lingkungan
D. Persetujuan Teknis Emisi
E. Izin Lingkungan
Jawaban: D
Pasal 163 PP No. 22 Tahun 2021 menyebutkan bahwa setiap Penanggung Jawab usaha yang melakukan kegiatan Pembuangan Emisi wajib memiliki Persetujuan Teknis.
Soal 13
Alat yang digunakan untuk memantau kualitas air secara kontinu dan otomatis di sungai disebut...
A. AQMS
B. CEMS
C. ISPU
D. ONLIM
E. SPARING
Jawaban: D
ONLIM (Online Monitoring) adalah sistem pemantauan kualitas air secara kontinu dan otomatis. Sedangkan SPARING adalah sistem pemantauan air limbah secara terus menerus untuk industri.
Soal 14
Manakah di bawah ini yang merupakan simbol Limbah B3 untuk karakteristik 'Infeksius'?
A. Ledakan
B. Lingkaran dengan tiga buah bulan sabit
C. Tanda seru
D. Tengkorak dan tulang silang
E. Nyala api
Jawaban: B
Berdasarkan Permen LHK No. 6 Tahun 2021, simbol limbah B3 karakteristik infeksius adalah lingkaran dengan tiga buah bulan sabit (Biohazard).
Soal 15
Pengelolaan Limbah B3 dilakukan melalui tahapan berikut, kecuali...
A. Pengangkutan
B. Pengurangan
C. Pencampuran seluruh jenis limbah
D. Pemanfaatan
E. Penyimpanan
Jawaban: C
Limbah B3 dilarang dicampur (Pasal 284 PP 22/2021). Tahapan pengelolaan meliputi pengurangan, penyimpanan, pengumpulan, pengangkutan, pemanfaatan, pengolahan, dan/atau penimbunan.
Soal 16
Kegiatan remediasi dalam pemulihan lahan terkontaminasi limbah B3 yang dilakukan di lokasi lahan tersebut (tanpa memindahkan tanah) disebut...
A. Landfill
B. Remediasi In-situ
C. Remediasi Ex-situ
D. Insinerasi
E. Vitrifikasi
Jawaban: B
Remediasi In-situ adalah pembersihan atau pemulihan lahan terkontaminasi yang dilakukan tepat di lokasi tanpa pemindahan media terkontaminasi.
Soal 17
Berdasarkan PP No. 22 Tahun 2021, dokumen yang wajib disusun jika suatu usaha/kegiatan tidak memiliki Amdal atau UKL-UPL namun telah beroperasi adalah...
A. SPPL
B. DELH atau DPLH
C. Andal Lalin
D. RKL-RPL
E. Addendum Amdal
Jawaban: B
DELH (Dokumen Evaluasi Lingkungan Hidup) atau DPLH (Dokumen Pengelolaan Lingkungan Hidup) merupakan dokumen lingkungan bagi kegiatan yang sudah berjalan namun belum memiliki izin/dokumen lingkungan.
Soal 18
Kriteria baku kerusakan lingkungan hidup akibat pertambangan batubara pada lahan kering dinilai dari...
A. Kedalaman air sumur
B. Jumlah tenaga kerja
C. Nilai ekonomi lahan
D. Kerapatan vegetasi dan erosi tanah
E. Tingkat kebisingan
Jawaban: D
Berdasarkan regulasi teknis, kerusakan lahan untuk kegiatan pertambangan dinilai dari parameter fisik seperti kedalaman galian, relief permukaan, erosi, dan penutupan vegetasi.
Soal 19
Warna biru pada Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) menunjukkan kategori...
A. Berbahaya
B. Baik
C. Sedang
D. Tidak Sehat
E. Sangat Tidak Sehat
Jawaban: C
Berdasarkan Permen LHK No. 14 Tahun 2020: Hijau (Baik), Biru (Sedang), Kuning (Tidak Sehat), Merah (Sangat Tidak Sehat), dan Hitam (Berbahaya).
Soal 20
Penanggung jawab usaha/kegiatan yang membuang air limbah ke laut wajib memenuhi...
A. Baku Mutu Air Limbah dan Baku Mutu Air Laut
B. Baku Mutu Udara Ambien
C. Standar Air Minum
D. Baku Mutu Air Sungai
E. Kriteria Kerusakan Hutan Mangrove
Jawaban: A
Setiap kegiatan pembuangan limbah ke laut wajib memiliki Persetujuan Teknis yang menjamin pemenuhan Baku Mutu Air Limbah sehingga tidak melampaui Baku Mutu Air Laut (Pasal 133 PP 22/2021).
Soal 21
Peraturan Pemerintah (PP) terbaru yang mencabut PP No. 101 Tahun 2014 tentang Pengelolaan Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) serta mengintegrasikan persetujuan lingkungan adalah...
A. PP Nomor 101 Tahun 2020
B. PP Nomor 82 Tahun 2001
C. PP Nomor 46 Tahun 2017
D. PP Nomor 27 Tahun 2012
E. PP Nomor 22 Tahun 2021
Jawaban: E
PP Nomor 22 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup merupakan regulasi komprehensif (omnibus law turunan UU Cipta Kerja) yang mencabut berbagai PP sebelumnya, termasuk PP 101/2014 tentang Pengelolaan Limbah B3.
Soal 22
Metode pemulihan lahan tercemar dengan menggunakan mikroorganisme untuk mendegradasi zat pencemar organik menjadi senyawa yang lebih sederhana dan tidak beracun disebut...
A. Insinerasi
B. Elektrokoagulasi
C. Solidifikasi
D. Fitoremediasi
E. Bioremediasi
Jawaban: E
Bioremediasi adalah pemanfaatan mikroorganisme (seperti bakteri atau jamur) untuk mendegradasi, mengurai, atau menetralkan bahan pencemar menjadi bahan yang kurang beracun atau tidak beracun di lingkungan.
Soal 23
Berdasarkan PP Nomor 57 Tahun 2016 tentang Perubahan atas PP Nomor 71 Tahun 2014, ekosistem gambut dengan fungsi budidaya dinyatakan rusak apabila muka air tanah di lahan gambut lebih dalam dari...
A. 0,6 meter di bawah permukaan gambut
B. 0,8 meter di bawah permukaan gambut
C. 0,4 meter di bawah permukaan gambut
D. 1,0 meter di bawah permukaan gambut
E. 0,2 meter di bawah permukaan gambut
Jawaban: C
Sesuai Pasal 23 ayat (3) PP No. 57 Tahun 2016, kriteria baku kerusakan ekosistem gambut dengan fungsi budidaya salah satunya diukur jika muka air tanah lebih dari 0,4 meter (40 cm) di bawah permukaan gambut.
Soal 24
Alat pengendalian pencemaran udara yang memanfaatkan gaya sentrifugal untuk memisahkan partikulat padat dari aliran gas buang industri adalah...
A. Catalytic Converter
B. Baghouse Filter
C. Wet Scrubber
D. Electrostatic Precipitator (ESP)
E. Cyclone Separator
Jawaban: E
Cyclone Separator beroperasi menggunakan prinsip gaya sentrifugal untuk memisahkan partikel debu/padat yang memiliki massa jenis lebih besar dari gas buang yang mengalir berputar di dalamnya.
Soal 25
Dalam proses pengolahan air limbah, proses lumpur aktif (activated sludge) merupakan metode pengolahan secara...
A. Mekanis
B. Kimiawi
C. Termal
D. Biologis
E. Fisika
Jawaban: D
Proses lumpur aktif (activated sludge) adalah metode pengolahan limbah cair secara biologis aerobik, di mana mikroorganisme (lumpur aktif) digunakan untuk mendegradasi bahan organik dalam air limbah dengan bantuan aerasi.
Soal 26
Dalam hierarki pengelolaan limbah B3, tindakan yang menempati prioritas pertama dan paling utama untuk dilakukan oleh penghasil limbah adalah...
A. Reduksi (Pengurangan) limbah
B. Pengolahan limbah
C. Penimbunan limbah (Landfill)
D. Penyimpanan sementara
E. Pemanfaatan limbah
Jawaban: A
Berdasarkan prinsip pengelolaan lingkungan (termasuk UU 32/2009 dan PP 22/2021), hierarki paling atas dan prioritas utama adalah reduksi/pengurangan limbah pada sumbernya (source reduction).
Soal 27
Parameter pencemaran air yang menunjukkan jumlah oksigen yang dibutuhkan oleh mikroorganisme untuk mengoksidasi bahan organik secara biologis adalah...
A. Total Suspended Solid (TSS)
B. Biochemical Oxygen Demand (BOD)
C. Dissolved Oxygen (DO)
D. Chemical Oxygen Demand (COD)
E. Total Dissolved Solid (TDS)
Jawaban: B
Biochemical Oxygen Demand (BOD) mengukur kebutuhan oksigen biologis, yakni jumlah oksigen terlarut yang dibutuhkan mikroorganisme aerobik untuk mendegradasi bahan organik dalam air.
Soal 28
Sesuai dengan PP Nomor 22 Tahun 2021, dokumen lingkungan hidup yang diwajibkan bagi Usaha dan/atau Kegiatan yang tidak memiliki Dampak Penting namun tetap wajib memenuhi standar pengelolaan adalah...
A. SPPL
B. UKL-UPL
C. AMDAL
D. DPLH
E. DELH
Jawaban: B
Usaha/kegiatan yang tidak berdampak penting diwajibkan memiliki Upaya Pengelolaan Lingkungan Hidup dan Upaya Pemantauan Lingkungan Hidup (UKL-UPL). SPPL ditujukan untuk yang dampaknya sangat kecil dan tidak wajib UKL-UPL.
Soal 29
Penggunaan tanaman tertentu, seperti eceng gondok atau akar wangi, untuk menyerap, menguraikan, atau mengimobilisasi kontaminan pada tanah dan air dikenal dengan istilah...
A. Landfarming
B. Bioslurry
C. Fitoremediasi
D. Biostimulasi
E. Bioaugmentasi
Jawaban: C
Fitoremediasi adalah teknologi pemulihan lingkungan yang menggunakan tumbuhan/tanaman (phyto) untuk menghilangkan, memindahkan, atau menghancurkan zat pencemar di tanah maupun air.
Soal 30
Istilah 'Asas Tanggung Jawab Mutlak' (Strict Liability) dalam UU Nomor 32 Tahun 2009 tentang PPLH diterapkan terutama pada...
A. Perusahaan yang belum memiliki dokumen AMDAL
B. Kegiatan perumahan yang belum memiliki sumur resapan
C. Kegiatan yang menggunakan, menghasilkan, dan/atau mengelola B3 yang menimbulkan ancaman serius
D. Masyarakat adat yang menebang pohon di hutan produksi
E. Industri rumah tangga yang membuang limbah domestik
Jawaban: C
Pasal 88 UU No 32 Tahun 2009 mengatur Strict Liability (Tanggung Jawab Mutlak), di mana setiap orang yang tindakannya, usahanya menggunakan B3, menghasilkan limbah B3, dan/atau menimbulkan ancaman serius bertanggung jawab mutlak atas kerugian tanpa perlu pembuktian unsur kesalahan.
Soal 31
Sebuah industri semen ingin mengendalikan partikulat halus yang keluar dari cerobong emisinya agar memenuhi baku mutu. Alat pengendali emisi yang paling efisien menangkap partikulat sub-mikron dengan menggunakan medan listrik adalah...
A. Biofilter
B. Venturi Scrubber
C. Electrostatic Precipitator (ESP)
D. Cyclone
E. Gravity Settling Chamber
Jawaban: C
Electrostatic Precipitator (ESP) sangat efisien dalam menangkap partikel debu yang sangat halus (sub-mikron) dengan memberikan muatan listrik statis pada partikel, kemudian menariknya ke pelat bermuatan berlawanan.
Soal 32
Penentuan karakteristik limbah B3 dapat dilakukan melalui uji toksisitas untuk mengetahui kadar racunnya. Prosedur laboratorium yang standar digunakan untuk mengekstrak bahan yang dapat melindi (leaching) dari limbah adalah...
A. Uji Organoleptik
B. Toxicity Characteristic Leaching Procedure (TCLP)
C. Uji Nyala (Flammability test)
D. Uji LC50
E. Uji LD50
Jawaban: B
Toxicity Characteristic Leaching Procedure (TCLP) adalah metode analisis laboratorium untuk menyimulasikan pelindian (leaching) dari limbah B3 ke dalam air tanah ketika ditimbun, sesuai standar regulasi lingkungan.
Soal 33
Lembaga pemantauan kualitas udara di Indonesia menggunakan parameter Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU). Berdasarkan Peraturan Menteri LHK P.14/2020, nilai ISPU yang berada pada rentang 51 - 100 masuk ke dalam kategori...
A. Sedang
B. Tidak Sehat
C. Baik
D. Berbahaya
E. Sangat Tidak Sehat
Jawaban: A
Berdasarkan PermenLHK P.14/MENLHK/SETJEN/KUM.1/7/2020 tentang ISPU, kategori rentang nilai adalah: 0-50 (Baik), 51-100 (Sedang), 101-200 (Tidak Sehat), 201-300 (Sangat Tidak Sehat), dan >300 (Berbahaya).
Soal 34
Pemulihan ekosistem gambut difokuskan pada prinsip '3R' dari Badan Restorasi Gambut dan Mangrove. Kepanjangan dari '3R' tersebut adalah...
A. Reduce, Reuse, Recycle
B. Rewetting, Revegetation, Revitalization
C. Remediation, Restitution, Rehabilitation
D. Rewetting, Reactivation, Recovery
E. Replace, Replant, Restore
Jawaban: B
Strategi pemulihan gambut oleh BRGM (Badan Restorasi Gambut dan Mangrove) mengacu pada 3R: Rewetting (pembasahan kembali), Revegetation (penanaman kembali), dan Revitalization (revitalisasi ekonomi masyarakat lokal).
Soal 35
Pencemaran laut akibat tumpahan minyak (oil spill) dapat ditangani menggunakan bahan kimia yang berfungsi memecah lapisan minyak menjadi butiran kecil agar mudah terdegradasi secara alami. Bahan ini disebut...
A. Katalisator
B. Dispersan
C. Koagulan
D. Absorben
E. Flokulan
Jawaban: B
Dispersan adalah zat kimia penyebar/pemecah yang digunakan pada tumpahan minyak di laut. Zat ini menurunkan tegangan permukaan minyak sehingga terpecah menjadi tetesan kecil (droplet) yang membaur dalam kolom air dan lebih mudah didegradasi oleh bakteri.
Soal 36
Persetujuan Lingkungan merupakan prasyarat penerbitan Perizinan Berusaha. Bagi kegiatan yang wajib AMDAL, bentuk persetujuan lingkungannya berupa...
A. Keputusan Kelayakan Lingkungan Hidup
B. Sertifikat Bebas Pencemaran
C. Rekomendasi UKL-UPL
D. Izin Pembuangan Limbah Cair
E. Surat Pernyataan Kesanggupan Pengelolaan
Jawaban: A
Berdasarkan PP 22/2021, untuk kegiatan wajib AMDAL, dokumen yang dikeluarkan sebagai bentuk Persetujuan Lingkungan adalah Keputusan Kelayakan Lingkungan Hidup (SKKL).
Soal 37
Penipisan lapisan ozon di stratosfer berdampak pada meningkatnya radiasi UV-B ke bumi. Senyawa utama yang diatur dalam Protokol Montreal karena merusak lapisan ozon adalah...
A. Metana (CH4)
B. Klorofluorokarbon (CFC)
C. Sulfur dioksida (SO2)
D. Karbon dioksida (CO2)
E. Dinitrogen oksida (N2O)
Jawaban: B
Klorofluorokarbon (CFC) atau Bahan Perusak Ozon (BPO) adalah senyawa kimia yang sangat stabil di troposfer namun akan terurai oleh sinar UV di stratosfer menjadi atom klorin yang merusak molekul ozon (O3). Ini diatur dalam Protokol Montreal.
Soal 38
Kegiatan dumping (pembuangan) limbah ke laut sangat dilarang kecuali untuk limbah tertentu dan dengan izin menteri. Aturan mengenai larangan dan syarat dumping di laut secara spesifik diatur dalam regulasi tentang...
A. Baku Mutu Emisi
B. Baku Mutu Air Laut
C. Pengelolaan Daerah Aliran Sungai
D. Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup (PP 22/2021 Bagian Pembuangan di Laut)
E. Rencana Tata Ruang Laut
Jawaban: D
Ketentuan mengenai Dumping (pembuangan limbah/bahan ke laut) diatur ketat dalam PP No. 22 Tahun 2021 (yang sebelumnya juga diatur dalam PP 101/2014 & Perpres). Hanya limbah spesifik (seperti material keruk non-B3, sisa penambangan lepas pantai tertentu) yang diizinkan dengan persetujuan ketat.
Soal 39
Eutrofikasi di perairan tawar maupun pesisir disebabkan oleh pengayaan nutrisi yang berlebihan. Dua unsur utama penyebab eutrofikasi dari limbah pertanian dan domestik adalah...
A. Sulfur dan Besi
B. Karbon dan Oksigen
C. Nitrogen dan Fosfor
D. Kalsium dan Magnesium
E. Kalium dan Klorida
Jawaban: C
Nitrogen (N) dan Fosfor (P) adalah unsur hara makro utama (sering berasal dari pupuk pertanian dan deterjen domestik) yang memicu ledakan populasi alga (algal bloom) dan menyebabkan eutrofikasi di perairan.
Soal 40
Berdasarkan karakteristik limbah B3, limbah cair atau campuran cairan yang memiliki titik nyala (flash point) kurang dari atau sama dengan 60°C diklasifikasikan sebagai limbah yang memiliki karakteristik...
A. Korosif (Corrosive)
B. Infeksius (Infectious)
C. Reaktif (Reactive)
D. Mudah Menyala (Ignitable)
E. Beracun (Toxic)
Jawaban: D
Sesuai dengan ketentuan PP No. 22 Tahun 2021, karakteristik limbah mudah menyala (ignitable/flammable) diberikan pada cairan yang memiliki titik nyala ≤ 60°C berdasarkan metode uji standar.
Soal 41 Premium
Sistem informasi yang digunakan untuk pelaporan manifest limbah B3 secara elektronik di Indonesia adalah...
A. SIRAJA
B. FESTRONIK
C. SILK
D. SIMPEL
E. AMDALNET
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 42 Premium
Setelah mendapatkan Persetujuan Teknis (Pertek) dan membangun sarana instalasi pengolahan limbah, pelaku usaha wajib mengajukan verifikasi untuk mendapatkan...
A. NIB
B. Izin Lingkungan Baru
C. Penghargaan PROPER
D. Surat Kelayakan Operasional (SLO)
E. Sertifikat ISO 14001
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 43 Premium
Kriteria 'Berbahaya' pada ISPU (Indeks Standar Pencemar Udara) ditetapkan apabila angka ISPU berada di atas...
A. 200
B. 300
C. 100
D. 500
E. 400
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 44 Premium
Metode pengolahan limbah B3 dengan cara pemanasan suhu tinggi menggunakan alat insinerator disebut...
A. Termal
B. Fitoremediasi
C. Solidifikasi
D. Stabilisasi
E. Bioremediasi
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 45 Premium
Dalam penentuan status mutu air, metode yang membandingkan parameter mutu air dengan baku mutu air dengan menjumlahkan skor parameter yang memenuhi atau melampaui baku mutu disebut...
A. Metode Storet
B. Metode Biomonitoring
C. Metode Gravimetri
D. Indeks Pencemaran (IP)
E. Metode Analitis
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 46 Premium
Penanganan tumpahan minyak di laut menggunakan bahan kimia untuk memecah molekul minyak menjadi butiran halus disebut penggunaan...
A. Dispersan
B. Skimmer
C. Absorben
D. Sorben
E. Oil Boom
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 47 Premium
Salah satu syarat tempat penyimpanan limbah B3 adalah memiliki sistem tanggul dan saluran pengumpul ceceran yang bertujuan untuk...
A. Sebagai hiasan estetika
B. Memudahkan akses truk
C. Menjaga suhu ruangan
D. Menurunkan biaya operasional
E. Mencegah limbah meluap ke lingkungan saat terjadi kebocoran
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 48 Premium
Pemanfaatan mikroorganisme (bakteri/jamur) untuk mendekontaminasi lahan yang tercemar minyak bumi disebut...
A. Fitoremediasi
B. Vitrifikasi
C. Solidifikasi
D. Landfarming
E. Bioremediasi
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 49 Premium
Kewenangan penerbitan SLO (Surat Kelayakan Operasional) pembuangan air limbah bagi usaha yang berdampak nasional berada pada...
A. Menteri LHK
B. Kepala Desa
C. Gubernur
D. Direktur Perusahaan
E. Bupati
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 50 Premium
Parameter dominan yang menyebabkan terjadinya eutrofikasi di perairan tawar adalah...
A. Klorida
B. Logam Berat
C. Nitrogen dan Fosfor
D. Minyak dan Lemak
E. Bakteri Coliform
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 51 Premium
Berikut ini adalah kriteria Limbah B3 dari sumber tidak spesifik menurut PP No. 22 Tahun 2021, yaitu...
A. Limbah dari proses produksi utama
B. Limbah dari kegiatan pemeliharaan alat, pencucian, atau pengemasan
C. Limbah pertanian
D. Limbah yang berasal dari rumah tangga
E. Limbah yang berasal dari produk kedaluwarsa
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 52 Premium
Status ekosistem laut yang menunjukkan kondisi padang lamun dikatakan 'Rusak' apabila persentase penutupan lamun adalah...
A. < 10%
B. < 75%
C. < 50%
D. < 60%
E. < 29%
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 53 Premium
Penanggung jawab usaha yang dengan sengaja melakukan pembuangan limbah tanpa izin atau melampaui baku mutu dapat dikenakan sanksi pidana menurut UU PPLH. Hal ini merupakan perwujudan dari...
A. Teguran Tertulis
B. Pencabutan Izin
C. Ganti Rugi Perdata
D. Penegakan Hukum Pidana
E. Sanksi Administrasi
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 54 Premium
Limbah B3 kategori 2 dari sumber spesifik umum memiliki jangka waktu penyimpanan paling lama...
A. 720 hari
B. 30 hari
C. 90 hari
D. 180 hari
E. 365 hari
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 55 Premium
Gas yang bersifat korosif dan dapat menyebabkan hujan asam akibat pembakaran bahan bakar fosil adalah...
A. Sulfur Dioksida (SO2) dan Nitrogen Oksida (NOx)
B. Metana (CH4)
C. Neon
D. Oksigen (O2)
E. Argon
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 56 Premium
Program penilaian peringkat kinerja perusahaan dalam pengelolaan lingkungan yang diselenggarakan oleh Kementerian LHK disebut...
A. NIRWASITA TANTRA
B. KALPATARU
C. PROPER
D. AMDAL
E. ADIPURA
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 57 Premium
Dalam pengelolaan limbah B3, dokumen 'Manifest' berfungsi untuk...
A. Sebagai bukti pembayaran pajak
B. Sebagai brosur perusahaan
C. Sebagai sertifikat keahlian personil
D. Sebagai izin mendirikan bangunan
E. Sebagai dokumen pelacak (tracking) rantai perjalanan limbah B3 dari penghasil ke penerima
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 58 Premium
Parameter kimia dalam pemeriksaan kualitas air yang menunjukkan jumlah oksigen terlarut yang dibutuhkan mikroba untuk menguraikan bahan organik disebut...
A. COD (Chemical Oxygen Demand)
B. TDS (Total Dissolved Solids)
C. TSS (Total Suspended Solids)
D. DO (Dissolved Oxygen)
E. BOD (Biological Oxygen Demand)
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 59 Premium
Pengawasan lingkungan hidup yang dilakukan oleh Pejabat Pengawas Lingkungan Hidup (PPLH) dapat berupa pengawasan...
A. Hanya laporan tertulis
B. Pengawasan rahasia
C. Langsung dan Tidak Langsung
D. Hanya wawancara
E. Pengawasan melalui media sosial
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 60 Premium
Alat pengendali pencemaran udara yang bekerja menggunakan prinsip gaya elektrostatik untuk menangkap partikulat halus pada cerobong industri disebut...
A. Adsorber
B. Electrostatic Precipitator (ESP)
C. Cyclone
D. Bag Filter
E. Wet Scrubber
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 61 Premium
Penimbunan limbah B3 kategori 1 wajib dilakukan di fasilitas penimbusan akhir (landfill) dengan kelas...
A. Kelas 1
B. Kelas Umum
C. Kelas Domestik
D. Kelas 2
E. Kelas 3
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 62 Premium
Berdasarkan PP No. 22 Tahun 2021, apa yang dimaksud dengan 'Status Mutu Air'?
A. Debit air sungai per detik
B. Kandungan mineral air
C. Warna air permukaan
D. Kedalaman sungai
E. Kondisi kualitas air yang menunjukkan tingkat pencemaran atau tingkat kesuburan suatu sumber air
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 63 Premium
Penanganan kerusakan lahan gambut dengan cara menutup saluran (dam) untuk menaikkan kembali muka air tanah disebut...
A. Relokasi
B. Remediasi
C. Rewetting (Pembasahan Kembali)
D. Revegetasi
E. Revitalisasi
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 64 Premium
Manakah jenis limbah di bawah ini yang termasuk dalam Limbah B3 Kategori Bahaya 1?
A. Limbah domestik rumah tangga
B. Slag besi
C. Fly Ash (Abu terbang) dari pembangkit listrik PLTU
D. Pupuk organik
E. Asam Sulfat bekas
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 65 Premium
Instansi yang berwenang melakukan penetapan Kedaruratan Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) skala nasional adalah...
A. Gubernur
B. Presiden
C. Menteri LHK
D. Kepala Polisi
E. BNPB
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 66 Premium
Pengolahan limbah B3 secara biologi dengan teknik menanam tanaman tertentu yang mampu menyerap logam berat dari tanah disebut...
A. Bioventing
B. Fitoremediasi
C. Windrow Composting
D. Vitrifikasi
E. Biopile
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 67 Premium
Parameter udara 'Particulate Matter' (PM2.5) dianggap lebih berbahaya bagi kesehatan manusia dibandingkan PM10 karena...
A. Hanya dihasilkan oleh kendaraan mewah
B. Warna asapnya lebih gelap
C. Harganya lebih mahal untuk dipantau
D. Ukurannya lebih besar
E. Dapat menembus hingga ke alveolus paru-paru dan masuk ke aliran darah
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 68 Premium
Penanggung jawab usaha/kegiatan wajib melakukan pemulihan lahan terkontaminasi limbah B3. Jika pemulihan tidak dilakukan, pemerintah dapat melakukan tindakan...
A. Tindakan hukum berupa eksekusi paksa atau pemulihan oleh pihak ketiga atas biaya pencemar
B. Penghapusan pajak
C. Pemberian sertifikat apresiasi
D. Pemberian subsidi
E. Teguran lisan saja
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 69 Premium
Alat bantu yang digunakan untuk mencegah penyebaran tumpahan minyak di permukaan air agar tidak meluas disebut...
A. Oil Boom
B. Tanggul
C. Insinerator
D. Absorben
E. Pompa Vakum
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 70 Premium
Kegiatan pemantauan kualitas lingkungan wajib dilaporkan oleh pelaku usaha kepada instansi lingkungan hidup secara berkala setiap...
A. 6 bulan sekali (per semester)
B. 1 bulan sekali
C. 5 tahun sekali
D. 1 tahun sekali
E. 3 bulan sekali
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 71 Premium
Kebijakan mengenai Fly Ash dan Bottom Ash (FABA) dari Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) mengalami perubahan signifikan dalam PP Nomor 22 Tahun 2021. FABA dari PLTU saat ini ditetapkan sebagai...
A. Limbah B3 Kategori 2
B. Limbah B3 Kategori 1
C. Bahan Baku Radioaktif Terbatas
D. Limbah Non-B3 Terdaftar
E. Limbah Padat Domestik
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 72 Premium
Kriteria kerusakan terumbu karang diatur untuk pemantauan pesisir. Salah satu metode survei kuantitatif standar yang digunakan untuk mengukur persentase tutupan karang hidup adalah...
A. Metode Titrasi Kompleksometri
B. Metode Winkler
C. Metode Gravimetri
D. Metode Line Intercept Transect (LIT)
E. Metode Cawan Petri
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 73 Premium
Sistem pelaporan elektronik yang diwajibkan oleh Kementerian LHK untuk melacak pergerakan limbah B3 dari penghasil (generator), pengangkut (transporter), hingga penerima (receiver) disebut...
A. Festronik
B. Amdalnet
C. SIMLHK
D. PROPER
E. SIPSN
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 74 Premium
Gas pencemar sekunder tidak diemisikan langsung dari sumbernya, melainkan terbentuk melalui reaksi fotokimia di atmosfer. Contoh utama dari gas pencemar udara sekunder adalah...
A. Karbon monoksida (CO)
B. Timbal (Pb)
C. Nitrogen monoksida (NO)
D. Ozon permukaan (O3)
E. Sulfur dioksida (SO2)
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 75 Premium
Teknik pengelolaan kualitas udara di area pabrik cat atau pencetakan yang banyak menghasilkan Volatile Organic Compounds (VOCs) paling tepat menggunakan metode pemusnahan termal yang disebut...
A. Sedimentation Tank
B. Bag Filter
C. Thermal Oxidizer (Insinerator Gas)
D. Magnetic Separator
E. Centrifuge
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 76 Premium
Uji letalitas akut untuk menentukan kategori toksisitas limbah B3 sering menggunakan nilai LD50 (Lethal Dose 50). LD50 mendefinisikan dosis zat beracun yang...
A. Dilarutkan dalam 50 liter air murni
B. Dapat menginfeksi 50 macam spesies yang berbeda
C. Dapat membunuh 50 hewan uji dari 100 hewan dalam 24 jam
D. Membutuhkan 50 hari untuk menampakkan efek racun
E. Dapat mematikan 50% dari populasi hewan uji akibat paparan akut
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 77 Premium
Berdasarkan PP 22 Tahun 2021, batas waktu penyimpanan limbah B3 Kategori 1 yang dihasilkan dengan volume 50 kg per hari atau lebih adalah...
A. 365 hari
B. Tidak ada batas waktu asalkan aman
C. 30 hari
D. 90 hari
E. 180 hari
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 78 Premium
Penumpukan atau peningkatan konsentrasi bahan pencemar (seperti logam berat merkuri) secara bertahap di dalam jaringan tubuh organisme melalui rantai makanan, dari tingkat trofik rendah ke tinggi, disebut...
A. Biokonsentrasi
B. Biosorpsi
C. Biomagnifikasi
D. Bioreaktor
E. Biodegradasi
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 79 Premium
Sifat korosif pada limbah B3 ditentukan berdasarkan pH limbah. Suatu limbah cair dikatakan korosif apabila memiliki pH...
A. Hanya pH di atas 14
B. pH antara 5 hingga 9
C. pH < 5 atau pH > 10
D. Hanya pH di bawah 2
E. pH ≤ 2 atau pH ≥ 12,5
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 80 Premium
Keasaman air laut (Ocean Acidification) meningkat seiring penyerapan emisi gas rumah kaca berlebih. Gas apa yang melarut dalam air laut membentuk asam karbonat yang merusak struktur kalsium karbonat pada karang?
A. Karbon Dioksida (CO2)
B. Klorofluorokarbon (CFC)
C. Metana (CH4)
D. Nitrogen Dioksida (NO2)
E. Sulfur Dioksida (SO2)
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 81 Premium
Sistem pengendalian tingkat air lindi (leachate) di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) sampah dirancang untuk mencegah pencemaran terhadap...
A. Udara ambien
B. Kebisingan lingkungan
C. Lapisan ozon
D. Air tanah dangkal dan dalam
E. Vegetasi tajuk tinggi
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 82 Premium
Penyisihan fosfat dalam Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) domestik berskala besar umumnya menggunakan bahan kimia pembentuk flok (koagulan). Salah satu bahan kimia yang sering digunakan adalah...
A. Asam sulfat pekat
B. Tawas (Aluminium sulfat)
C. Aseton
D. Karbon aktif murni
E. Natrium klorida (NaCl)
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 83 Premium
Program penilaian peringkat kinerja perusahaan dalam pengelolaan lingkungan yang dikembangkan oleh KLHK, yang menggunakan kode warna (Emas, Hijau, Biru, Merah, Hitam) disebut...
A. ISO 14001
B. ADIPURA
C. ECOLABEL
D. PROPER
E. AMDAL
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 84 Premium
Pada ekosistem pesisir, pengukuran parameter baku mutu kerusakan mangrove mencakup persentase tutupan tajuk dan...
A. Ketinggian maksimal pohon
B. Panjang akar napas
C. Warna daun mangrove
D. Jumlah spesies burung migran
E. Kerapatan pohon (pohon/hektar)
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 85 Premium
Pembuangan air bahang (cooling water) bersuhu tinggi dari kondensor PLTU ke perairan laut pesisir secara langsung tanpa pendinginan diatur dalam PP 22/2021 karena dapat menyebabkan fenomena...
A. Asidifikasi pesisir
B. Upwelling raksasa
C. Pencemaran termal (Thermal pollution)
D. Red Tide
E. Intrusi air laut
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 86 Premium
Baku Mutu Emisi Kendaraan Bermotor untuk kendaraan baru di Indonesia mengacu pada standar internasional yang bertujuan menurunkan emisi CO, HC, dan NOx. Standar emisi gas buang terkini yang diterapkan pemerintah secara bertahap adalah...
A. Tier 1 dan Tier 2
B. EURO 1 dan EURO 2
C. ISPU 100
D. Standar EPA 1990
E. EURO 4 dan EURO 6
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 87 Premium
Teknik fitoremediasi di mana tanaman menyerap polutan dari tanah atau air lalu mentranslokasi dan menyimpannya di bagian daun atau batang yang dapat dipanen disebut...
A. Rizofiltrasi
B. Fitovolatilisasi
C. Fitoekstraksi
D. Fitodegradasi
E. Fitostabilisasi
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 88 Premium
Dalam regulasi persetujuan lingkungan, suatu usaha yang dokumen AMDAL-nya telah dinilai dan disetujui, jika melakukan penambahan kapasitas produksi yang mengubah dampak lingkungan harus...
A. Cukup melapor secara lisan kepada dinas setempat
B. Membayar denda administrasi tanpa merevisi dokumen
C. Menyusun Adendum Andal RKL-RPL atau UKL-UPL baru sesuai skala perubahan
D. Menutup pabrik selama proses penilaian
E. Membuat AMDAL baru dari awal
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 89 Premium
Limbah infeksius dari rumah sakit, seperti alat suntik dan jaringan tubuh, diklasifikasikan sebagai Limbah B3 dari sumber...
A. Sumber tidak spesifik
B. Sumber spesifik umum
C. Limbah domestik khusus
D. Sumber spesifik khusus
E. Bahan Kimia Kedaluwarsa
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 90 Premium
Dalam perancangan insinerator limbah medis/B3, faktor '3T' sangat menentukan efisiensi penghancuran patogen dan senyawa organik beracun (seperti dioksin/furan). Faktor '3T' tersebut adalah...
A. Toxicity, Treatment, Tolerance
B. Time, Thermocline, Toxicity
C. Turbulence, Traction, Thermometer
D. Thickness, Temperature, Total-volume
E. Temperature, Time, Turbulence
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 91 Premium
Pengawasan terhadap kualitas tanah pertanian yang terkontaminasi tumpahan bahan bakar hidrokarbon dapat dipulihkan secara in-situ menggunakan teknik mencampur tanah dengan pupuk organik dan membajaknya secara berkala untuk aerasi. Teknik ini disebut...
A. Landfarming
B. Pump and treat
C. Solidification
D. Vitrification
E. Soil washing
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 92 Premium
Dalam regulasi Pengelolaan Limbah B3, pemanfaatan limbah B3 sebagai bahan bakar alternatif pada tanur semen suhu tinggi (rotary kiln) dikenal dengan istilah...
A. Co-processing
B. Composting
C. Open burning
D. Landfilling
E. Pyrolysis
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 93 Premium
Sesuai regulasi tentang kualitas air limbah (Permen LHK No. 68 Tahun 2016 terkait Limbah Domestik), parameter mikroba indikator pencemaran feses yang menjadi acuan baku mutu air limbah domestik adalah...
A. Staphylococcus aureus
B. Vibrio cholerae
C. Lactobacillus
D. Salmonella typhi
E. Total Coliform
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 94 Premium
Mekanisme pengelolaan limbah B3 jenis Elektronik (e-waste) mulai menerapkan konsep di mana produsen bertanggung jawab penuh terhadap barang elektronik purna pakainya. Konsep ini disebut...
A. End of Pipe Treatment
B. Extended Producer Responsibility (EPR)
C. Green Accounting
D. Corporate Social Responsibility (CSR)
E. Cleaner Production
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 95 Premium
Penurunan muka air tanah yang berlebihan akibat ekstraksi air tanah untuk industri tidak hanya memicu intrusi air laut tetapi juga pemadatan akuifer yang berujung pada...
A. Likuefaksi masif
B. Tsunami pesisir
C. Gempa tektonik dangkal
D. Land subsidence (Penurunan muka tanah)
E. Letusan gunung lumpur
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 96 Premium
Label kemasan limbah B3 sangat penting untuk identifikasi bahaya. Warna dasar label untuk mengidentifikasi limbah beracun (Toxic) berdasarkan Permen LHK tentang pengemasan limbah B3 adalah...
A. Putih
B. Hitam
C. Kuning
D. Hijau
E. Merah
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 97 Premium
Dalam pengukuran Kualitas Udara Ambien Nasional (PP 22/2021), ada partikulat yang diukur berdasarkan diameternya yang sangat halus sehingga dapat menembus alveolus paru-paru. Parameter tersebut adalah...
A. VOC dan PAH
B. TSS
C. CO2 dan CO
D. PM 10 dan PM 2.5
E. NOx dan SOx
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 98 Premium
Pada IPAL industri pabrik tekstil yang warna air limbahnya sangat pekat, metode fisika-kimia yang sering digunakan sebelum pengolahan biologi untuk menggumpalkan zat warna (dye) adalah...
A. Ion Exchange
B. Reverse Osmosis
C. Grit Chamber
D. Koagulasi-Flokulasi
E. UV Sterilization
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 99 Premium
Pemulihan lahan bekas tambang yang rusak akibat logam berat sering meninggalkan lubang (void) dan tanah asidik (Acid Mine Drainage). Upaya teknis pertama untuk menetralkan keasaman tanah/air asam tambang sebelum revegetasi biasanya dilakukan dengan penambahan...
A. Klorin (Cl2)
B. Nitrat
C. Asam Sitrat
D. Kapur (Kalsium Karbonat / CaCO3)
E. Garam Dapur (NaCl)
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 100 Premium
Berdasarkan PP 22 Tahun 2021, Pemerintah Daerah tidak berwenang untuk memberikan perizinan lingkungan jika jenis kegiatan usahanya merupakan...
A. Pembangunan jalan lingkungan desa
B. Kegiatan Penanaman Modal Asing (PMA) dan proyek strategis nasional
C. Gedung perkantoran tingkat kabupaten
D. Pabrik roti rumahan
E. Kegiatan rumah makan lokal
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses

Tips Lulus SKB CPNS Pengendali Dampak Lingkungan

Agar peluang lulus SKB CPNS untuk jabatan Pengendali Dampak Lingkungan semakin besar, peserta perlu memahami karakter soal dan fokus pada kompetensi yang diuji. Berikut beberapa tips yang dapat diterapkan saat persiapan hingga pelaksanaan SKB CPNS.

  • Pahami materi pokok jabatan. Pelajari kompetensi teknis, tugas, dan fungsi jabatan secara menyeluruh agar jawaban tetap relevan.
  • Latihan soal SKB secara rutin. Biasakan menjawab soal esai atau studi kasus untuk melatih alur berpikir dan ketepatan jawaban.
  • Perhatikan konteks instansi. Sesuaikan jawaban dengan peran jabatan di instansi yang dilamar.
  • Susun jawaban secara sistematis. Gunakan poin atau langkah yang jelas agar mudah dipahami oleh penguji.
  • Ikuti tryout SKB. Tryout membantu mengukur kesiapan, mengatur waktu, dan mengenali pola penilaian.

Persiapan yang matang menjadi kunci utama dalam menghadapi SKB CPNS. Dengan mempelajari materi pokok, berlatih soal, dan mengikuti tryout SKB CPNS untuk jabatan Pengendali Dampak Lingkungan, peserta dapat meningkatkan pemahaman dan kepercayaan diri sebelum ujian. Semoga panduan ini membantu perjalananmu menuju kelulusan CPNS.

Pertanyaan Seputar SKB CPNS Pengendali Dampak Lingkungan

SKB CPNS Pengendali Dampak Lingkungan adalah seleksi kompetensi bidang yang menguji kemampuan teknis sesuai jabatan yang dilamar.
Materi SKB CPNS Pengendali Dampak Lingkungan meliputi materi teknis jabatan, regulasi terkait, serta tugas dan fungsi jabatan.
Jumlah soal SKB CPNS umumnya berkisar 80 hingga 100 soal dalam bentuk pilihan ganda, dengan durasi pengerjaan 90 menit. Soal berjumlah 100 diberikan jika materi tidak dominan hitungan, sementara 80 soal digunakan jika materi dominan hitungan.
Untuk lulus SKB CPNS Pengendali Dampak Lingkungan, pelajari materi jabatan, latihan soal secara rutin, dan ikuti simulasi tryout.
SKB CPNS tidak memiliki passing grade tetap, namun nilai akan digabung dengan SKD dan diranking sesuai formasi.
Soal SKB CPNS Pengendali Dampak Lingkungan tidak sama setiap tahun, namun pola materi dan kompetensi yang diujikan relatif serupa sesuai kebutuhan jabatan.
Tingkat kesulitan SKB CPNS Pengendali Dampak Lingkungan tergantung pemahaman materi, namun dapat ditingkatkan dengan latihan yang konsisten.