SKB CPNS Pengawas Pengamanan Parlemen 2026: Materi, Soal & Tryout Lengkap

Fakta: Lebih dari 80% peserta gagal di tahap SKB bukan karena tidak pintar, tapi karena salah fokus belajar.

Kalau kamu sedang mempersiapkan SKB CPNS untuk jabatan Pengawas Pengamanan Parlemen, halaman ini akan jadi senjata utama kamu. 🔥

Banyak peserta CPNS gugur di tahap SKB karena kurang memahami materi jabatan yang diujikan. Untuk membantu kamu lebih siap, halaman ini menyajikan materi, contoh soal, dan tryout SKB CPNS khusus untuk jabatan Pengawas Pengamanan Parlemen, agar proses belajar jadi lebih fokus dan peluang lulus semakin besar.

Materi Pokok SKB CPNS Pengawas Pengamanan Parlemen

Materi pokok SKB CPNS untuk jabatan Pengawas Pengamanan Parlemen berikut merangkum ruang lingkup kompetensi, pengetahuan teknis, dan tugas jabatan yang menjadi fokus penilaian dalam seleksi SKB CPNS. Pelajari setiap bagian secara bertahap agar pemahaman lebih menyeluruh.

  • Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2014 tentang MD3 (MPR, DPR, DPD, dan DPRD) dan perubahannya
  • Peraturan DPR RI tentang Tata Tertib DPR RI
  • Tugas, Fungsi, dan Struktur Organisasi Sekretariat Jenderal DPR RI
  • Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang Aparatur Sipil Negara
  • Etika Profesi Pengamanan dan Nilai-Nilai Dasar ASN BerAKHLAK
  • Teknik Pengawasan dan Monitoring Operasional Pengamanan Objek Vital Nasional
  • Inspeksi Rutin Fasilitas dan Peralatan Keamanan (CCTV, X-Ray, dan Sistem Perimeter)
  • Evaluasi Kinerja dan Kedisiplinan Personel Pengamanan di Lapangan
  • Pengawasan Implementasi Standar Operasional Prosedur (SOP) Keamanan Parlemen
  • Audit Keamanan Fisik dan Identifikasi Celah Kerawanan di Lingkungan Gedung DPR RI
  • Monitoring Prosedur Penerimaan dan Pengawalan Tamu VVIP/VIP serta Delegasi Asing
  • Supervisi Penanganan Aksi Unjuk Rasa dan Pengendalian Massa di Area Parlemen
  • Analisis Laporan Kejadian (Incident Report) dan Pemberian Rekomendasi Tindak Lanjut
  • Pengawasan Protokol Keamanan pada Pelaksanaan Sidang Paripurna dan Rapat Komisi
  • Koordinasi dan Supervisi Keselamatan Kerja (K3) serta Penanggulangan Keadaan Darurat

Simulasi Tryout SKB CPNS Pengawas Pengamanan Parlemen

Melalui simulasi tryout SKB CPNS untuk jabatan Pengawas Pengamanan Parlemen, kamu bisa berlatih soal yang mendekati ujian sebenarnya sekaligus mengevaluasi kesiapan sebelum menghadapi tes SKB.

Tryout
Tryout untuk jabatan ini akan tersedia

Kami sedang menyiapkan paket tryout SKB khusus untuk Pengawas Pengamanan Parlemen. Nantinya kamu bisa latihan soal sesuai kisi-kisi resmi dan dapat pembahasan lengkap.

  • Soal sesuai materi pokok jabatan
  • Pembahasan detail & indikator kompetensi
  • Skor otomatis + pembanding nasional
Coming soon

Contoh Soal SKB CPNS Pengawas Pengamanan Parlemen

Berikut contoh soal SKB CPNS untuk jabatan Pengawas Pengamanan Parlemen.

Soal 1
Berdasarkan UU Nomor 17 Tahun 2014 tentang MD3, dalam menjalankan tugas dan wewenangnya, DPR didukung oleh Sekretariat Jenderal yang merupakan...
A. Unit kerja di bawah Kementerian Sekretariat Negara
B. Lembaga pemerintah non-kementerian
C. Unsur pendukung DPR yang berkedudukan sebagai aparatur pemerintah
D. Unsur pembantu pimpinan DPR yang bersifat politis
E. Badan hukum mandiri di luar struktur birokrasi
Jawaban: C
Pasal 391 UU No. 17 Tahun 2014 menyatakan bahwa Sekretariat Jenderal DPR merupakan unsur pendukung DPR yang berkedudukan sebagai aparatur pemerintah.
Soal 2
Menurut Peraturan DPR RI tentang Tata Tertib, siapakah yang bertanggung jawab atas keamanan dan ketertiban di lingkungan gedung dan halaman DPR RI?
A. Sekretaris Jenderal DPR
B. Ketua Badan Urusan Rumah Tangga (BURT)
C. Komandan Pasukan Pengamanan Presiden
D. Kepala Kepolisian Resor Jakarta Pusat
E. Pimpinan DPR
Jawaban: A
Dalam Peraturan Tata Tertib DPR RI, Sekretaris Jenderal bertanggung jawab atas kelancaran pelaksanaan tugas dan wewenang DPR, termasuk di dalamnya pengelolaan keamanan gedung dan kompleks DPR.
Soal 3
Dalam struktur organisasi Sekretariat Jenderal DPR RI, unit kerja yang secara spesifik menangani urusan pengamanan adalah...
A. Biro Pemeliharaan Bangunan
B. Pusat Pengkajian Strategis
C. Biro Umum
D. Biro Protokol
E. Bagian Pengamanan Dalam (Pamdal)
Jawaban: E
Berdasarkan struktur Setjen DPR RI, tugas pengamanan fisik dan ketertiban lingkungan berada di bawah Bagian Pengamanan Dalam (Pamdal) yang berada dalam koordinasi Biro Umum.
Soal 4
Berdasarkan UU Nomor 20 Tahun 2023 tentang Aparatur Sipil Negara, salah satu asas penyelenggaraan kebijakan dan manajemen ASN adalah 'Netralitas', yang berarti...
A. ASN harus berpihak pada kepentingan penguasa
B. ASN boleh menjadi anggota partai politik asal tidak aktif
C. ASN bebas memberikan dukungan kepada calon legislatif secara tertutup
D. ASN tidak berpihak dari segala bentuk pengaruh manapun dan tidak memihak kepada kepentingan siapa pun
E. ASN wajib mengikuti arahan politik dari pimpinan lembaga
Jawaban: D
Asas Netralitas dalam UU No. 20 Tahun 2023 Pasal 2 huruf n berarti setiap Pegawai ASN tidak berpihak dari segala bentuk pengaruh manapun dan tidak memihak kepada kepentingan siapapun.
Soal 5
Nilai dasar ASN 'BerAKHLAK' yang menekankan pada kemampuan melaksanakan tugas dengan jujur, bertanggung jawab, cermat, disiplin, dan berintegritas tinggi adalah...
A. Harmonis
B. Akuntabel
C. Loyal
D. Berorientasi Pelayanan
E. Kompeten
Jawaban: B
Panduan perilaku Akuntabel meliputi melaksanakan tugas dengan jujur, bertanggung jawab, cermat, disiplin, dan berintegritas tinggi.
Soal 6
Langkah pertama yang harus dilakukan oleh seorang Pengawas Pengamanan saat memonitor adanya kerusakan pada pagar perimeter gedung DPR adalah...
A. Mematikan seluruh sistem CCTV di area tersebut
B. Melaporkan kejadian dan menempatkan personel statis di titik kerusakan tersebut
C. Menghubungi pihak media untuk meliput kerawanan
D. Memperbaiki sendiri pagar tersebut
E. Membiarkannya sampai jadwal audit bulanan
Jawaban: B
Dalam teknik pengawasan operasional, jika ditemukan celah keamanan fisik (perimeter), pengawas harus segera melakukan mitigasi risiko dengan penempatan personel (human guard) sementara sambil melaporkan untuk perbaikan.
Soal 7
Dalam inspeksi rutin mesin X-Ray di pintu masuk gedung DPR, apa indikator utama yang menunjukkan bahwa alat tersebut berfungsi optimal untuk mendeteksi ancaman?
A. Kemampuan membedakan material organik dan anorganik melalui gradasi warna
B. Kecepatan ban berjalan (conveyor belt) yang sangat tinggi
C. Warna monitor yang sangat terang
D. Suara mesin yang sangat kencang saat menyala
E. Ukuran mesin yang besar
Jawaban: A
Fungsi utama X-Ray keamanan adalah klasifikasi material. Material organik biasanya berwarna oranye, sedangkan logam/anorganik berwarna biru/hitam.
Soal 8
Seorang personel pengamanan meninggalkan pos tanpa izin saat jam tugas. Sebagai pengawas, tindakan evaluasi disiplin pertama yang paling tepat adalah...
A. Langsung memecat personel tersebut
B. Memberikan teguran lisan dan mencatat dalam buku laporan kinerja (logbook)
C. Membiarkan karena mungkin personel tersebut sedang lelah
D. Melaporkan langsung ke Ketua DPR
E. Meminta personel lain untuk melakukan hal yang sama
Jawaban: B
Evaluasi disiplin dimulai dengan tindakan preventif dan korektif tingkat pertama, yaitu teguran lisan dan dokumentasi pada catatan kinerja.
Soal 9
Pengawasan implementasi SOP Keamanan Parlemen bertujuan untuk memastikan bahwa...
A. Prosedur keamanan dilaksanakan secara konsisten dan terukur untuk meminimalisir risiko
B. Personel pengamanan bekerja lebih dari 24 jam tanpa istirahat
C. Aturan dapat diabaikan jika ada tamu yang merasa terburu-buru
D. Semua tamu dapat masuk tanpa pemeriksaan
E. Biaya operasional keamanan menjadi nol
Jawaban: A
Tujuan pengawasan SOP adalah konsistensi pelaksanaan prosedur demi menjaga standar keamanan yang telah ditetapkan.
Soal 10
Audit keamanan fisik di lingkungan Gedung DPR RI mencakup identifikasi 'Blind Spot', yang artinya...
A. Pintu masuk utama gedung
B. Area yang memiliki pencahayaan paling terang
C. Area yang tidak terjangkau oleh pantauan CCTV maupun pandangan personel
D. Ruang rapat yang tertutup untuk umum
E. Tempat parkir khusus pimpinan
Jawaban: C
Blind spot atau titik buta adalah celah kerawanan dimana sistem pemantauan (fisik/elektronik) tidak mampu menjangkau area tersebut.
Soal 11
Bagaimana prosedur dasar dalam pengawalan tamu VVIP dari delegasi asing saat memasuki area Parlemen?
A. Menutup seluruh akses gedung untuk tamu lain selama tamu asing ada
B. Melakukan pemeriksaan menyeluruh tanpa protokol khusus
C. Koordinasi dengan protokol luar negeri dan pendampingan melekat hingga ruang transit
D. Meminta mereka mengantre bersama tamu umum
E. Membiarkan tamu asing berjalan sendiri tanpa pendampingan
Jawaban: C
Penerimaan tamu VVIP/asing memerlukan koordinasi dengan bagian protokol dan pengawalan khusus (escort) sesuai standar operasional tamu negara.
Soal 12
Dalam supervisi pengendalian massa (dalmas) di depan gedung DPR, prinsip utama yang harus dipegang oleh pengawas pengamanan adalah...
A. Melarikan diri jika massa mulai banyak
B. Provokasi massa agar cepat bubar
C. Penggunaan kekuatan senjata api sebagai langkah pertama
D. Proporsionalitas, legalitas, dan penghormatan terhadap HAM
E. Menutup semua jalur komunikasi dengan koordinator lapangan unjuk rasa
Jawaban: D
Pengendalian massa di objek vital harus mengutamakan tindakan persuasif, proporsionalitas dalam penggunaan kekuatan, dan tetap menghargai hak asasi manusia.
Soal 13
Setelah terjadi insiden keamanan, seorang pengawas harus menyusun Incident Report. Komponen 'Rekomendasi' dalam laporan tersebut berfungsi untuk...
A. Menghapus bukti rekaman CCTV
B. Memberikan saran perbaikan sistem atau prosedur agar kejadian serupa tidak terulang
C. Menceritakan kronologis kejadian secara dramatis
D. Menyalahkan personel yang bertugas
E. Meminta kenaikan anggaran keamanan
Jawaban: B
Analisis laporan kejadian harus diakhiri dengan rekomendasi tindak lanjut sebagai upaya 'continuous improvement' keamanan.
Soal 14
Pada saat Sidang Paripurna DPR RI, protokol keamanan ditingkatkan menjadi status tertentu. Apa fokus utama pengawasan pada momen tersebut?
A. Hanya mengawasi pintu kantin
B. Mengurangi jumlah personel agar tidak terlihat mencolok
C. Sterilisasi ruang sidang dan pengetatan akses kontrol pada ring 1
D. Membiarkan semua pintu terbuka agar sirkulasi udara baik
E. Fokus pada parkir kendaraan staf saja
Jawaban: C
Sidang Paripurna adalah kegiatan high-profile yang membutuhkan sterilisasi area dan pengawasan ketat pada akses masuk pimpinan dan anggota (Ring 1).
Soal 15
Jika terjadi alarm kebakaran (fire alarm) di Gedung Nusantara, tindakan supervisi keselamatan (K3) yang paling tepat adalah...
A. Mematikan sistem alarm agar tidak berisik
B. Segera menggunakan lift untuk turun secepat mungkin
C. Mengarahkan personel untuk memandu evakuasi menuju titik kumpul (assembly point) melalui tangga darurat
D. Mengunci semua pintu agar tidak ada yang keluar
E. Meminta semua orang tetap tenang di dalam ruangan masing-masing
Jawaban: C
Prosedur keadaan darurat kebakaran mewajibkan evakuasi melalui jalur aman (tangga darurat) menuju titik kumpul yang telah ditentukan.
Soal 16
Berdasarkan UU MD3, anggota DPR memiliki hak imunitas. Apa implikasi hak ini terhadap petugas pengamanan parlemen?
A. Petugas dilarang memeriksa kendaraan anggota DPR sama sekali
B. Petugas tetap menjalankan SOP pengamanan tanpa mengganggu hak konstitusional anggota dalam menjalankan tugasnya
C. Petugas harus tunduk pada perintah pribadi anggota DPR di luar aturan keamanan
D. Petugas boleh menangkap anggota DPR tanpa izin Presiden jika melakukan pelanggaran lalu lintas di area DPR
E. Petugas tidak perlu mengamankan anggota DPR
Jawaban: B
Hak imunitas adalah hak tidak dapat dituntut karena pernyataan/pendapat dalam tugas. Pengamanan tetap berjalan sesuai SOP profesional untuk menjaga keselamatan anggota tanpa mengintervensi tugas politiknya.
Soal 17
Salah satu nilai ASN BerAKHLAK adalah 'Harmonis'. Contoh penerapan nilai ini oleh pengawas pengamanan di lapangan adalah...
A. Hanya bekerja sama dengan personel yang berasal dari daerah yang sama
B. Menyebarkan informasi rahasia keamanan kepada rekan kerja
C. Membangun lingkungan kerja yang kondusif dan saling menghargai antar personel tanpa memandang latar belakang
D. Menolak perintah pimpinan yang sah
E. Membantu personel lain melakukan kecurangan absensi
Jawaban: C
Nilai Harmonis diwujudkan dengan menghargai setiap orang dan membangun lingkungan kerja yang kondusif.
Soal 18
Objek Vital Nasional (Obvitnas) seperti kompleks Parlemen memiliki standar pengamanan sistem perimeter. Apa yang dimaksud dengan 'Physical Barrier' pada perimeter?
A. Sistem alarm suara
B. Peraturan tertulis tentang keamanan
C. Personel pengamanan yang berjaga
D. Sensor gerak infra merah
E. Rintangan fisik seperti pagar, tembok, atau kawat berduri
Jawaban: E
Physical barrier adalah penghalang fisik yang dirancang untuk mencegah atau menghambat akses orang/kendaraan yang tidak berwenang ke dalam suatu area.
Soal 19
Dalam manajemen ASN menurut UU 20/2023, pengembangan kompetensi bagi pegawai ASN merupakan...
A. Tanggung jawab pribadi dengan biaya mandiri
B. Hanya hak bagi pejabat pimpinan tinggi
C. Kewajiban bagi setiap pegawai ASN
D. Hadiah bagi pegawai yang sudah bekerja 20 tahun
E. Pilihan yang boleh diambil atau tidak
Jawaban: C
UU No. 20 Tahun 2023 mewajibkan setiap ASN untuk melakukan pengembangan kompetensi secara berkelanjutan.
Soal 20
Monitoring CCTV yang efektif pada area publik gedung DPR dilakukan dengan prinsip 'Active Monitoring', artinya...
A. Memperbanyak jumlah kamera tanpa ada yang melihat monitor
B. Menghapus rekaman setiap 24 jam
C. Mematikan kamera pada saat jam istirahat
D. Rekaman hanya dilihat jika sudah terjadi tindak kejahatan
E. Operator memantau layar secara real-time untuk mendeteksi perilaku mencurigakan sebelum insiden terjadi
Jawaban: E
Active monitoring berarti pengawasan dilakukan secara langsung dan terus-menerus untuk pencegahan dini (preventif).
Soal 21 Premium
Sesuai UU No. 17 Tahun 2014, jika terjadi perselisihan terkait tata tertib di dalam rapat komisi, siapakah yang memiliki wewenang untuk menjaga ketertiban jalannya rapat tersebut?
A. Kepala Bagian Pamdal
B. Ketua Rapat Komisi
C. Anggota tertua
D. Presiden
E. Sekretaris Jenderal
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 22 Premium
Dalam struktur Setjen DPR RI, pengawasan terhadap kinerja pegawai pengamanan internal secara administratif dilaporkan kepada...
A. Deputi Bidang Persidangan
B. Biro Umum melalui Kepala Bagian terkait
C. Komisi III DPR RI
D. Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD)
E. Sekretariat Fraksi
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 23 Premium
UU ASN Nomor 20 Tahun 2023 mengatur tentang pemberhentian tidak dengan hormat bagi ASN. Salah satu penyebabnya adalah...
A. Sakit yang berkepanjangan
B. Mencapai batas usia pensiun
C. Mengundurkan diri atas permintaan sendiri
D. Melakukan pengembangan kompetensi
E. Melakukan penyelewengan terhadap Pancasila dan UUD 1945
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 24 Premium
Nilai 'Kolaboratif' dalam BerAKHLAK menuntut seorang pengawas pengamanan parlemen untuk...
A. Hanya mengikuti perintah dari satu orang saja
B. Mengambil alih seluruh tugas bawahan
C. Menutup diri dari kritik masyarakat
D. Memberi kesempatan kepada berbagai pihak untuk berkontribusi dalam menjaga keamanan, termasuk koordinasi dengan Polri/TNI
E. Bekerja secara mandiri tanpa bantuan pihak luar
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 25 Premium
Dalam audit keamanan fisik, 'Access Control System' yang paling efektif untuk area ruang server atau penyimpanan dokumen rahasia di DPR adalah...
A. Membiarkan pintu terbuka agar mudah dipantau
B. Pintu kayu dengan kunci manual
C. Autentikasi dua faktor (biometrik dan kartu akses)
D. Hanya menggunakan kunci gembok biasa
E. Hanya dijaga oleh satu orang tanpa alat
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 26 Premium
Ketika melakukan evaluasi kinerja personel di lapangan, metode 'Spontaneous Inspection' atau sidak bertujuan untuk...
A. Mengurangi jatah uang makan personel
B. Menggantikan peran CCTV
C. Menambah beban kerja personel
D. Mencari-cari kesalahan personel untuk diberikan sanksi
E. Memastikan kesiapsiagaan personel dalam kondisi yang sebenarnya (asli) tanpa persiapan khusus
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 27 Premium
Jika seorang pengawas menemukan bahwa SOP pemeriksaan tamu tidak dijalankan karena alasan 'tamu tersebut adalah kenalan lama', maka tindakan yang harus diambil adalah...
A. Menghukum tamu tersebut
B. Memaklumi karena asas kekeluargaan
C. Mengingatkan personel bahwa SOP berlaku untuk semua orang tanpa pengecualian (Standardization)
D. Mendiamkan saja agar tidak terjadi konflik
E. Mengubah SOP agar memperbolehkan kenalan masuk tanpa periksa
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 28 Premium
Dalam prosedur penerimaan delegasi asing, koordinasi dengan pihak Intelijen atau Kepolisian dilakukan untuk mendapatkan...
A. Menu makanan delegasi
B. Daftar belanja delegasi
C. Uang saku tambahan
D. Prakiraan ancaman (Threat Assessment) dan tingkat risiko keamanan
E. Jumlah mobil yang digunakan delegasi saja
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 29 Premium
Strategi 'Human Barrier' dalam pengamanan unjuk rasa di area Parlemen melibatkan penggunaan...
A. Gas air mata
B. Kawat berduri (razor wire)
C. Mobil water cannon
D. Pagar besi yang tinggi
E. Formasi personel pengamanan (seperti barikade tangan) untuk menyekat massa
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 30 Premium
Analisis laporan kejadian (Incident Report) yang menggunakan metode 'Root Cause Analysis' bertujuan untuk...
A. Menemukan siapa yang paling bersalah
B. Membuat laporan terlihat sangat panjang
C. Menghukum semua personel yang terlibat
D. Menutupi kesalahan manajemen
E. Menemukan akar penyebab masalah agar tidak terulang
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 31 Premium
Pada saat rapat kerja Komisi dengan Menteri, pengawas pengamanan harus memastikan jalur evakuasi...
A. Penuh dengan tumpukan kursi tambahan
B. Bebas dari hambatan (obstruksi) dan mudah diakses
C. Hanya diketahui oleh pengawas saja
D. Digunakan sebagai tempat merokok personel
E. Tertutup rapat untuk menjaga kerahasiaan
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 32 Premium
Apa tindakan pertama dalam prosedur penanggulangan keadaan darurat jika terjadi gempa bumi saat sidang berlangsung?
A. Berlari secepat mungkin menuju pintu keluar
B. Berlindung di bawah meja atau struktur kuat (Drop, Cover, Hold On) hingga guncangan berhenti
C. Menaiki lift untuk mencapai lantai dasar
D. Berteriak sekencang mungkin agar semua orang panik
E. Tetap duduk dan melanjutkan rapat
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 33 Premium
Audit berkala terhadap sistem CCTV di lingkungan Parlemen harus memastikan 'Data Retention Policy'. Apa yang dimaksud dengan hal tersebut?
A. Merek kamera yang digunakan
B. Kualitas resolusi gambar kamera
C. Kebijakan mengenai durasi penyimpanan rekaman sebelum dihapus atau ditimpa
D. Harga perangkat CCTV
E. Jumlah personel yang memantau CCTV
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 34 Premium
Seorang Pengawas Pengamanan Parlemen harus memiliki nilai 'Adaptif'. Contoh tindakannya adalah...
A. Cepat menyesuaikan strategi pengamanan menghadapi dinamika modus ancaman baru
B. Menolak menggunakan teknologi baru dalam pengamanan
C. Menunggu perintah detail untuk setiap perubahan kecil
D. Hanya mau bekerja di zona nyaman
E. Mengabaikan perubahan peraturan perundang-undangan
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 35 Premium
Berdasarkan UU 20/2023, Pegawai ASN terdiri atas...
A. PNS dan PPPK
B. Hanya Pegawai Negeri Sipil
C. PNS dan Pegawai Swasta yang diperbantukan
D. PNS, PPPK, dan Staf Ahli
E. PNS dan Tenaga Honorer
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 36 Premium
Teknik monitoring 'Patroli Beranting' yang diawasi oleh pengawas pengamanan dilakukan dengan cara...
A. Hanya menggunakan drone tanpa personel fisik
B. Patroli dilakukan hanya satu kali dalam seminggu
C. Personel bergerak dari satu titik ke titik lain secara bersambung/estafet untuk memastikan seluruh area tercover
D. Personel diam di satu pos saja
E. Personel tidur bergantian
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 37 Premium
Dalam supervisi pengamanan, apa yang dimaksud dengan 'Social Engineering' sebagai celah kerawanan di Gedung DPR?
A. Penggunaan alat berat di area taman
B. Demonstrasi massa besar-besaran
C. Kerusakan pada konstruksi bangunan
D. Gangguan pada sistem kelistrikan
E. Manipulasi psikologis terhadap personel pengamanan agar memberikan akses atau informasi rahasia
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 38 Premium
Pengawas wajib memastikan personel memahami SOP 'Escalation of Force'. Apa urutan pertama dalam penggunaan kekuatan pengamanan?
A. Penggunaan gas air mata
B. Kontak fisik tangan kosong
C. Peringatan tembakan ke udara
D. Kehadiran personel berseragam (Presence)
E. Penggunaan senjata tumpul
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 39 Premium
Bagaimana tindakan pengawas jika melihat adanya penumpukan massa unjuk rasa yang mulai anarkis dengan mencoba merusak pagar DPR?
A. Menantang massa untuk berduel
B. Membubarkan massa sendirian tanpa bantuan
C. Mematikan seluruh lampu gedung
D. Memerintahkan personel mundur dan membiarkan massa masuk
E. Melaporkan eskalasi situasi kepada pimpinan dan berkoordinasi dengan kepolisian untuk tindakan pengendalian
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 40 Premium
Dalam manajemen K3 di area kerja pengamanan, penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) bagi personel saat bertugas di tengah konflik massa adalah...
A. Dilarang karena terlihat menakutkan
B. Hanya digunakan saat cuaca hujan
C. Hanya untuk pimpinan saja
D. Opsional (boleh dipakai boleh tidak)
E. Wajib (seperti helm, tameng, dan pelindung badan)
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 41 Premium
UU MD3 menyebutkan bahwa DPR merupakan lembaga perwakilan rakyat. Dalam konteks pengamanan, hal ini berarti...
A. Tidak perlu ada pengamanan karena rakyat tidak akan menyerang wakilnya
B. Pengamanan hanya untuk pimpinan, bukan untuk gedung
C. Setiap orang boleh masuk ke ruang rapat paripurna kapan saja
D. Gedung DPR harus tertutup rapat bagi seluruh rakyat
E. Pengamanan harus mampu menyeimbangkan aspek keamanan ketat dengan aspek pelayanan publik (akses rakyat ke wakilnya)
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 42 Premium
Penilaian kinerja ASN menurut UU No. 20 Tahun 2023 ditekankan pada...
A. Tingkat pendidikan saja
B. Latar belakang organisasi politik
C. Jumlah jam lembur yang dilakukan
D. Hasil kerja dan perilaku kerja
E. Kedekatan dengan pimpinan
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 43 Premium
Dalam inspeksi sistem perimeter, fungsi dari 'Intrusion Detection System' (IDS) adalah...
A. Mendeteksi secara otomatis adanya upaya penerobosan atau gerakan ilegal di area perimeter
B. Memberikan penerangan di malam hari
C. Menghitung jumlah kendaraan yang masuk
D. Merekam suara tamu
E. Mendinginkan suhu ruangan
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 44 Premium
Seorang personel pengamanan yang menunjukkan sikap 'Berorientasi Pelayanan' akan...
A. Hanya melayani tamu yang menggunakan mobil mewah
B. Memarahi tamu yang bertanya
C. Meminta imbalan atas bantuan yang diberikan
D. Memberikan bantuan informasi kepada tamu dengan ramah namun tetap waspada
E. Mengabaikan tamu yang kesulitan
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 45 Premium
Evaluasi kedisiplinan personel lapangan dilakukan melalui pengamatan 'Time Attendance'. Hal yang dievaluasi adalah...
A. Jenis kendaraan yang digunakan personel
B. Ketepatan waktu saat pergantian shift (serah terima pos)
C. Isi tas pribadi personel
D. Warna sepatu yang digunakan
E. Jumlah makanan yang dikonsumsi
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 46 Premium
SOP pemeriksaan kendaraan di pintu masuk utama DPR meliputi penggunaan 'Under Mirror Inspection'. Tujuannya adalah...
A. Mengecek kebocoran oli
B. Menghitung jumlah knalpot
C. Memeriksa kebersihan kolong mobil
D. Mendeteksi adanya benda berbahaya seperti bahan peledak yang ditempel di bagian bawah kendaraan
E. Melihat merk ban kendaraan
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 47 Premium
Identifikasi celah kerawanan di Gedung DPR juga mencakup 'Cyber-Physical Attack'. Apa contoh dari ancaman ini?
A. Massa yang berteriak di depan gerbang
B. Kaca jendela yang pecah karena angin
C. Peretasan sistem kendali CCTV atau akses kontrol pintu otomatis melalui jaringan internet
D. Kerusakan aspal di area parkir
E. Pencurian tanaman di taman
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 48 Premium
Laporan kejadian (Incident Report) yang berkualitas harus memenuhi unsur 5W+1H. Apa yang dimaksud dengan 'How' dalam konteks insiden keamanan?
A. Kapan waktu kejadian
B. Mengapa insiden itu terjadi
C. Bagaimana kronologis atau modus operandi kejadian tersebut berlangsung
D. Di mana lokasi kejadian
E. Siapa yang menjadi korban
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 49 Premium
Dalam protokol keamanan rapat komisi yang bersifat 'Tertutup', tugas pengawas pengamanan adalah...
A. Meninggalkan ruang rapat tanpa penjagaan
B. Membiarkan wartawan masuk
C. Membuka pintu lebar-lebar
D. Merekam pembicaraan rapat untuk disebarkan
E. Memastikan area sekitar ruang rapat steril dari orang yang tidak berkepentingan dan mencegah adanya penyadapan
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 50 Premium
Pengawas pengamanan berperan sebagai 'Safety Officer' dalam koordinasi K3. Jika ditemukan kabel listrik yang terkelupas di area publik, tindakannya adalah...
A. Membiarkannya karena bukan tugas keamanan
B. Menandai area tersebut dengan garis pembatas (safety line) dan segera menghubungi unit teknis pemeliharaan
C. Menunggu sampai ada yang tersengat
D. Menutupinya dengan kertas biasa
E. Memotong kabel tersebut tanpa mematikan listrik
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses

Tips Lulus SKB CPNS Pengawas Pengamanan Parlemen

Agar peluang lulus SKB CPNS untuk jabatan Pengawas Pengamanan Parlemen semakin besar, peserta perlu memahami karakter soal dan fokus pada kompetensi yang diuji. Berikut beberapa tips yang dapat diterapkan saat persiapan hingga pelaksanaan SKB CPNS.

  • Pahami materi pokok jabatan. Pelajari kompetensi teknis, tugas, dan fungsi jabatan secara menyeluruh agar jawaban tetap relevan.
  • Latihan soal SKB secara rutin. Biasakan menjawab soal esai atau studi kasus untuk melatih alur berpikir dan ketepatan jawaban.
  • Perhatikan konteks instansi. Sesuaikan jawaban dengan peran jabatan di instansi yang dilamar.
  • Susun jawaban secara sistematis. Gunakan poin atau langkah yang jelas agar mudah dipahami oleh penguji.
  • Ikuti tryout SKB. Tryout membantu mengukur kesiapan, mengatur waktu, dan mengenali pola penilaian.

Persiapan yang matang menjadi kunci utama dalam menghadapi SKB CPNS. Dengan mempelajari materi pokok, berlatih soal, dan mengikuti tryout SKB CPNS untuk jabatan Pengawas Pengamanan Parlemen, peserta dapat meningkatkan pemahaman dan kepercayaan diri sebelum ujian. Semoga panduan ini membantu perjalananmu menuju kelulusan CPNS.

Pertanyaan Seputar SKB CPNS Pengawas Pengamanan Parlemen

SKB CPNS Pengawas Pengamanan Parlemen adalah seleksi kompetensi bidang yang menguji kemampuan teknis sesuai jabatan yang dilamar.
Materi SKB CPNS Pengawas Pengamanan Parlemen meliputi materi teknis jabatan, regulasi terkait, serta tugas dan fungsi jabatan.
Jumlah soal SKB CPNS umumnya berkisar 80 hingga 100 soal dalam bentuk pilihan ganda, dengan durasi pengerjaan 90 menit. Soal berjumlah 100 diberikan jika materi tidak dominan hitungan, sementara 80 soal digunakan jika materi dominan hitungan.
Untuk lulus SKB CPNS Pengawas Pengamanan Parlemen, pelajari materi jabatan, latihan soal secara rutin, dan ikuti simulasi tryout.
SKB CPNS tidak memiliki passing grade tetap, namun nilai akan digabung dengan SKD dan diranking sesuai formasi.
Soal SKB CPNS Pengawas Pengamanan Parlemen tidak sama setiap tahun, namun pola materi dan kompetensi yang diujikan relatif serupa sesuai kebutuhan jabatan.
Tingkat kesulitan SKB CPNS Pengawas Pengamanan Parlemen tergantung pemahaman materi, namun dapat ditingkatkan dengan latihan yang konsisten.