Fakta: Lebih dari 80% peserta gagal di tahap SKB bukan karena tidak pintar, tapi karena salah fokus belajar.
Kalau kamu sedang mempersiapkan SKB CPNS untuk jabatan Pengembang Penilaian Pendidikan, halaman ini akan jadi senjata utama kamu. 🔥
Banyak peserta CPNS gugur di tahap SKB karena kurang memahami materi jabatan yang diujikan. Untuk membantu kamu lebih siap, halaman ini menyajikan materi, contoh soal, dan tryout SKB CPNS khusus untuk jabatan Pengembang Penilaian Pendidikan, agar proses belajar jadi lebih fokus dan peluang lulus semakin besar.
Materi Pokok SKB CPNS Pengembang Penilaian Pendidikan
Materi pokok SKB CPNS untuk jabatan Pengembang Penilaian Pendidikan berikut merangkum ruang lingkup kompetensi, pengetahuan teknis, dan tugas jabatan yang menjadi fokus penilaian dalam seleksi SKB CPNS. Pelajari setiap bagian secara bertahap agar pemahaman lebih menyeluruh.
Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional
Peraturan Pemerintah Nomor 57 Tahun 2021 jo. PP Nomor 4 Tahun 2022 tentang Standar Nasional Pendidikan
Permendikbudristek Nomor 21 Tahun 2022 tentang Standar Penilaian Pendidikan
Kebijakan Merdeka Belajar: Asesmen Nasional (AKM, Survei Karakter, dan Survei Lingkungan Belajar)
Etika dan Kode Etik Pengembang Penilaian (Integritas, Objektivitas, dan Kerahasiaan Dokumen Negara)
Pemahaman mengenai Platform Rapor Pendidikan dan Perencanaan Berbasis Data (PBD)
Penerapan Asesmen Diagnostik, Formatif, dan Sumatif dalam Kurikulum Merdeka
Pengembangan Asesmen Otentik: Portofolio, Penilaian Proyek, dan Unjuk Kerja (Performance Assessment)
Penyusunan Rubrik Penilaian (Holistik dan Analitik) serta Pedoman Penskoran
Analisis Butir Soal: Tingkat Kesukaran, Daya Pembeda, dan Efektivitas Pengecoh (Distraktor)
Teori Taksonomi Bloom (Revisi): Klasifikasi Kognitif (C1-C6), Afektif, dan Psikomotor
Teori Pengukuran Klasik (Classical Test Theory/CTT): Estimasi Validitas dan Reliabilitas instrumen
Teori Respons Butir (Item Response Theory/IRT) dan Model Rasch untuk kalibrasi soal
Konsep Assessment for Learning, Assessment as Learning, dan Assessment of Learning
Metodologi Evaluasi Program Pendidikan (Model CIPP: Context, Input, Process, Product)
Teknik Standardisasi Tes dan Penentuan Nilai Ambang Batas (Standard Setting)
Pemanfaatan Teknologi dalam Asesmen: Computer Based Test (CBT) dan Computerized Adaptive Testing (CAT)
Pengembangan Soal Berbasis Higher Order Thinking Skills (HOTS) dan Literasi-Numerasi
Analisis Data Hasil Penilaian untuk Umpan Balik Pembelajaran dan Rekomendasi Kebijakan
Simulasi Tryout SKB CPNS Pengembang Penilaian Pendidikan
Melalui simulasi tryout SKB CPNS untuk jabatan Pengembang Penilaian Pendidikan, kamu bisa berlatih soal yang mendekati ujian sebenarnya sekaligus mengevaluasi kesiapan sebelum menghadapi tes SKB.
Tryout
Tryout untuk jabatan ini akan tersedia
Kami sedang menyiapkan paket tryout SKB khusus untuk
Pengembang Penilaian Pendidikan.
Nantinya kamu bisa latihan soal sesuai kisi-kisi resmi dan dapat pembahasan lengkap.
Soal sesuai materi pokok jabatan
Pembahasan detail & indikator kompetensi
Skor otomatis + pembanding nasional
Coming soon
Contoh Soal SKB CPNS Pengembang Penilaian Pendidikan
Berikut contoh soal SKB CPNS untuk jabatan Pengembang Penilaian Pendidikan.
Soal 1
Menurut Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, evaluasi hasil belajar peserta didik dilakukan oleh pendidik untuk...
A. Memantau proses, kemajuan, dan perbaikan hasil belajar peserta didik secara berkesinambungan
B. Menentukan peringkat sekolah secara nasional
C. Menghapus ujian akhir di tingkat satuan pendidikan
D. Menyusun kurikulum baru yang lebih kompleks
E. Memberikan sanksi bagi peserta didik yang tidak mencapai kriteria minimal
Jawaban: A
Berdasarkan UU No. 20 Tahun 2003 Pasal 58 Ayat 1, evaluasi hasil belajar peserta didik dilakukan oleh pendidik untuk memantau proses, kemajuan, dan perbaikan hasil belajar peserta didik secara berkesinambungan.
Soal 2
Peraturan Pemerintah Nomor 57 Tahun 2021 jo. PP Nomor 4 Tahun 2022 menyatakan bahwa Standar Penilaian Pendidikan merupakan kriteria minimal mengenai...
A. Kualifikasi akademik pendidik dalam memberi skor
B. Mekanisme, prosedur, dan instrumen penilaian hasil belajar peserta didik
C. Sarana dan prasarana penunjang ujian
D. Anggaran biaya pelaksanaan asesmen nasional
E. Jumlah jam belajar efektif di sekolah
Jawaban: B
Sesuai PP No. 57 Tahun 2021 Pasal 9, Standar Penilaian Pendidikan adalah kriteria minimal mengenai mekanisme, prosedur, dan instrumen penilaian hasil belajar Peserta Didik.
Soal 3
Berdasarkan Permendikbudristek Nomor 21 Tahun 2022, prinsip penilaian yang berarti penilaian tidak menguntungkan atau merugikan peserta didik karena kebutuhan khusus serta perbedaan latar belakang adalah...
A. Adil
B. Edukatif
C. Akuntabel
D. Objektif
E. Valid
Jawaban: A
Permendikbudristek Nomor 21 Tahun 2022 menyebutkan prinsip 'Adil' berarti penilaian tidak menguntungkan atau merugikan peserta didik karena kebutuhan khusus serta perbedaan latar belakang agama, suku, budaya, adat istiadat, status sosial ekonomi, dan gender.
Soal 4
Dalam kebijakan Merdeka Belajar, komponen Asesmen Nasional yang bertujuan mengukur hasil belajar kognitif pada literasi membaca dan numerasi disebut...
A. Asesmen Kompetensi Minimum (AKM)
B. Survei Karakter
C. Ujian Sekolah Berstandar Nasional
D. Survei Lingkungan Belajar
E. Tes Intelegensia Umum
Jawaban: A
Asesmen Kompetensi Minimum (AKM) adalah bagian dari Asesmen Nasional yang mengukur literasi membaca dan numerasi sebagai hasil belajar kognitif.
Soal 5
Seorang Pengembang Penilaian Pendidikan harus menjaga kerahasiaan dokumen negara. Tindakan berikut yang melanggar etika integritas dan kerahasiaan adalah...
A. Membagikan draf soal kepada rekan guru untuk digunakan sebagai bahan latihan sebelum ujian resmi
B. Membatasi akses fisik ke ruang pencetakan soal
C. Memusnahkan draf soal yang tidak terpakai menggunakan penghancur kertas
D. Menyimpan file master soal di folder terenkripsi
E. Melakukan telaah soal bersama tim ahli di ruang tertutup
Jawaban: A
Membagikan draf soal yang seharusnya bersifat rahasia untuk kepentingan latihan sebelum ujian resmi melanggar prinsip integritas dan kerahasiaan dokumen negara dalam etika pengembang penilaian.
Soal 6
Platform Rapor Pendidikan menyediakan data hasil evaluasi sistem pendidikan. Data tersebut digunakan satuan pendidikan untuk melakukan...
A. Perencanaan Berbasis Data (PBD) untuk perbaikan kualitas pembelajaran
B. Penentuan kelulusan individu siswa
C. Perbandingan gaji antar guru di lingkungan sekolah
D. Pencitraan sekolah kepada calon wali murid baru
E. Pemberian bonus tunjangan bagi guru dengan nilai tertinggi
Jawaban: A
Data dalam Rapor Pendidikan digunakan sebagai dasar bagi satuan pendidikan dan pemerintah daerah untuk melakukan Perencanaan Berbasis Data (PBD) guna meningkatkan mutu pendidikan.
Soal 7
Dalam penyusunan instrumen penilaian, fungsi utama dari 'Kisi-kisi' adalah...
A. Menentukan siapa saja yang berhak mengikuti ujian
B. Menjadi pedoman bagi penulis soal agar soal yang dihasilkan representatif terhadap materi dan kompetensi
C. Mengatur jadwal pelaksanaan ujian di sekolah
D. Memberikan kunci jawaban kepada peserta didik
E. Menghitung validitas empiris setelah soal diujikan
Jawaban: B
Kisi-kisi berfungsi sebagai pedoman atau blueprint bagi penulis soal agar soal-soal yang disusun selaras dengan kompetensi yang ingin diukur dan mencakup representasi materi yang tepat.
Soal 8
Asesmen yang dilakukan pada awal tahun pelajaran untuk mengetahui kesiapan belajar, minat, dan profil belajar peserta didik disebut...
A. Asesmen Diagnostik
B. Asesmen Sumatif Akhir Semester
C. Asesmen Penempatan (Placement)
D. Asesmen Portofolio
E. Asesmen Formatif tengah materi
Jawaban: A
Asesmen Diagnostik dilakukan di awal pembelajaran atau secara berkala untuk mendiagnosis kemampuan awal dan kebutuhan belajar peserta didik.
Soal 9
Pengembangan asesmen otentik yang meminta peserta didik untuk mendemonstrasikan tugas nyata dalam situasi yang sebenarnya disebut...
A. Tes pilihan ganda kompleks
B. Inventori kepribadian
C. Wawancara terstruktur
D. Penilaian Unjuk Kerja (Performance Assessment)
E. Tes uraian objektif
Jawaban: D
Penilaian Unjuk Kerja (Performance Assessment) adalah bentuk asesmen otentik yang meminta peserta didik melakukan tugas atau tindakan yang dapat diamati secara langsung.
Soal 10
Pedoman penskoran yang memberikan kriteria penilaian secara terpisah untuk setiap dimensi atau kriteria pekerjaan disebut...
A. Rubrik Holistik
B. Catatan Anekdot
C. Skala Penilaian Global
D. Rubrik Analitik
E. Daftar Cek (Checklist)
Jawaban: D
Rubrik Analitik memberikan skor untuk tiap kriteria/aspek penilaian secara terpisah, sehingga memberikan gambaran detail kekuatan dan kelemahan peserta didik.
Soal 11
Berdasarkan Teori Taksonomi Bloom yang direvisi oleh Anderson & Krathwohl, kata kerja operasional 'Mengorganisasikan' termasuk ke dalam level kognitif...
A. C2 - Memahami
B. C6 - Mencipta
C. C4 - Menganalisis
D. C3 - Mengaplikasikan
E. C5 - Mengevaluasi
Jawaban: C
Dalam revisi Taksonomi Bloom, level C4 (Menganalisis) mencakup sub-proses membedakan, mengorganisasikan, dan mengatribusikan.
Soal 12
Dalam Teori Pengukuran Klasik (CTT), jika sebuah tes menghasilkan skor yang konsisten saat diujikan berkali-kali pada subjek yang sama, maka tes tersebut memiliki...
A. Daya pembeda yang baik
B. Indeks kesukaran yang sedang
C. Reliabilitas yang tinggi
D. Validitas isi yang tinggi
E. Efektivitas pengecoh yang optimal
Jawaban: C
Reliabilitas dalam CTT mengacu pada konsistensi atau kestabilan skor hasil pengukuran pada pengujian yang berulang.
Soal 13
Teori Respons Butir (IRT) memiliki keunggulan dibandingkan CTT dalam hal...
A. Dapat dilakukan tanpa menggunakan perangkat lunak komputer
B. Hanya memerlukan jumlah sampel yang sangat sedikit
C. Penghitungan skor lebih sederhana karena hanya menjumlahkan jawaban benar
D. Parameter butir soal tidak tergantung pada sampel peserta didik (sample invariant)
E. Hanya fokus pada total skor mentah
Jawaban: D
Salah satu keunggulan IRT adalah 'Sample Invariance', di mana parameter butir (seperti tingkat kesukaran) tidak bergantung pada kemampuan kelompok sampel yang mengerjakan soal tersebut.
Soal 14
Konsep penilaian di mana peserta didik dilibatkan dalam proses penilaian untuk memantau kemajuan belajarnya sendiri dan menyesuaikan strategi belajar disebut...
A. Assessment as Learning
B. Assessment by Learning
C. Assessment for Learning
D. Assessment with Learning
E. Assessment of Learning
Jawaban: A
Assessment as Learning melibatkan peserta didik secara aktif dalam penilaian, misalnya melalui penilaian diri (self-assessment) dan penilaian antar teman (peer-assessment).
Soal 15
Dalam Model Evaluasi CIPP oleh Stufflebeam, komponen yang mengevaluasi ketersediaan sumber daya, strategi, dan rencana prosedur untuk mencapai tujuan adalah...
A. Product
B. Outcome
C. Input
D. Context
E. Process
Jawaban: C
Evaluasi Input dalam model CIPP berfokus pada sumber daya, rencana, dan strategi yang diperlukan untuk mencapai tujuan program.
Soal 16
Metode standardisasi tes yang melibatkan panel ahli untuk menentukan probabilitas peserta didik kategori minimal (borderline) menjawab benar pada setiap butir soal disebut...
A. Metode Contrasting Groups
B. Metode Bookmark
C. Metode Ebel
D. Metode Angoff
E. Metode Nedelsky
Jawaban: D
Metode Angoff adalah teknik standar setting yang paling umum di mana ahli memperkirakan proporsi peserta tes minimal kompeten yang akan menjawab benar pada suatu butir soal.
Soal 17
Computerized Adaptive Testing (CAT) berbeda dengan Computer Based Test (CBT) konvensional karena pada CAT...
A. Hanya bisa digunakan untuk soal pilihan ganda sederhana
B. Tingkat kesulitan soal yang diberikan berikutnya menyesuaikan dengan kemampuan peserta (berdasarkan jawaban sebelumnya)
C. Semua peserta mendapatkan urutan soal yang sama persis
D. Hasil ujian hanya bisa dilihat 1 bulan kemudian
E. Peserta tidak diperbolehkan menggunakan keyboard
Jawaban: B
CAT bersifat adaptif, artinya sistem akan memilihkan soal berikutnya yang tingkat kesulitannya paling sesuai dengan estimasi kemampuan peserta berdasarkan respon terhadap soal-soal sebelumnya.
Soal 18
Karakteristik utama soal Higher Order Thinking Skills (HOTS) adalah...
A. Memiliki pertanyaan yang sangat panjang sehingga sulit dipahami
B. Hanya bisa dijawab jika peserta didik sudah membaca buku teks tertentu
C. Mengharuskan peserta didik menghafal definisi yang panjang
D. Menuntut kemampuan bernalar, menganalisis, dan memecahkan masalah dalam konteks baru
E. Mengukur kemampuan mengingat kembali fakta-fakta sejarah
Jawaban: D
Soal HOTS mengukur kemampuan berpikir tingkat tinggi seperti analisis, evaluasi, dan kreasi, seringkali menggunakan stimulus konteks dunia nyata.
Soal 19
Umpan balik (feedback) hasil penilaian yang efektif bagi peserta didik seharusnya bersifat...
A. Umum dan abstrak
B. Diberikan hanya pada akhir tahun pelajaran
C. Spesifik, deskriptif, dan memberikan arahan untuk perbaikan
D. Menghakimi kesalahan secara personal
E. Memberikan skor angka saja tanpa keterangan
Jawaban: C
Umpan balik yang efektif harus spesifik mengenai apa yang sudah baik dan apa yang perlu diperbaiki agar membantu proses belajar peserta didik.
Soal 20
Berikut ini merupakan contoh penerapan asesmen formatif dalam Kurikulum Merdeka, kecuali...
A. Kuis singkat di tengah pembelajaran
B. Diskusi kelompok untuk mengecek pemahaman
C. Observasi saat siswa melakukan praktik di laboratorium
D. Tiket keluar (exit ticket) di akhir sesi kelas
E. Ujian akhir semester yang hasilnya digunakan untuk mengisi nilai rapor
Jawaban: E
Ujian akhir semester yang hasilnya digunakan untuk pelaporan hasil belajar (nilai rapor) adalah fungsi dari asesmen sumatif, bukan formatif.
Soal 21 Premium
Dalam model IRT 3-Parameter Logistic (3PL), parameter 'c' merujuk pada...
Evaluasi program model CIPP yang bertujuan untuk mengukur, menafsirkan, dan menilai pencapaian program dibandingkan dengan tujuan yang ditetapkan adalah...
Metode penentuan nilai ambang batas (cut-score) yang menaruh semua butir soal dalam buku tes berdasarkan tingkat kesulitan dari yang termudah ke tersulit disebut...
Seorang Pengembang Penilaian menemukan adanya indikasi plagiarisme dalam pengembangan butir soal yang dilakukan oleh salah satu tim. Sikap yang paling sesuai dengan kode etik adalah...
A. Melaporkan penemuan tersebut kepada pimpinan dan meminta penggantian butir soal
B. Menyalahkan rekan tersebut di media sosial
C. Mengubah sedikit kalimatnya agar tidak terdeteksi
D. Tetap menggunakannya karena soal tersebut sangat bagus
Tips Lulus SKB CPNS Pengembang Penilaian Pendidikan
Agar peluang lulus SKB CPNS untuk jabatan Pengembang Penilaian Pendidikan semakin besar, peserta perlu memahami karakter soal dan fokus pada kompetensi yang diuji. Berikut beberapa tips yang dapat diterapkan saat persiapan hingga pelaksanaan SKB CPNS.
Pahami materi pokok jabatan. Pelajari kompetensi teknis, tugas, dan fungsi jabatan secara menyeluruh agar jawaban tetap relevan.
Latihan soal SKB secara rutin. Biasakan menjawab soal esai atau studi kasus untuk melatih alur berpikir dan ketepatan jawaban.
Perhatikan konteks instansi. Sesuaikan jawaban dengan peran jabatan di instansi yang dilamar.
Susun jawaban secara sistematis. Gunakan poin atau langkah yang jelas agar mudah dipahami oleh penguji.
Ikuti tryout SKB. Tryout membantu mengukur kesiapan, mengatur waktu, dan mengenali pola penilaian.
Persiapan yang matang menjadi kunci utama dalam menghadapi SKB CPNS. Dengan mempelajari materi pokok, berlatih soal, dan mengikuti tryout SKB CPNS untuk jabatan Pengembang Penilaian Pendidikan, peserta dapat meningkatkan pemahaman dan kepercayaan diri sebelum ujian. Semoga panduan ini membantu perjalananmu menuju kelulusan CPNS.
Pertanyaan Seputar SKB CPNS Pengembang Penilaian Pendidikan
SKB CPNS Pengembang Penilaian Pendidikan adalah seleksi kompetensi bidang yang menguji kemampuan teknis sesuai jabatan yang dilamar.
Materi SKB CPNS Pengembang Penilaian Pendidikan meliputi materi teknis jabatan, regulasi terkait, serta tugas dan fungsi jabatan.
Jumlah soal SKB CPNS umumnya berkisar 80 hingga 100 soal dalam bentuk pilihan ganda, dengan durasi pengerjaan 90 menit. Soal berjumlah 100 diberikan jika materi tidak dominan hitungan, sementara 80 soal digunakan jika materi dominan hitungan.
Untuk lulus SKB CPNS Pengembang Penilaian Pendidikan, pelajari materi jabatan, latihan soal secara rutin, dan ikuti simulasi tryout.
SKB CPNS tidak memiliki passing grade tetap, namun nilai akan digabung dengan SKD dan diranking sesuai formasi.
Soal SKB CPNS Pengembang Penilaian Pendidikan tidak sama setiap tahun, namun pola materi dan kompetensi yang diujikan relatif serupa sesuai kebutuhan jabatan.
Tingkat kesulitan SKB CPNS Pengembang Penilaian Pendidikan tergantung pemahaman materi, namun dapat ditingkatkan dengan latihan yang konsisten.