Kisi-Kisi Resmi PermenPAN-RB 2026

SKB CPNS Pengendali Ekosistem Hutan

Panduan komprehensif seleksi kompetensi bidang untuk formasi Pengendali Ekosistem Hutan. Merangkum materi pokok teknis, indikator penilaian CAT BKN, bank soal studi kasus, serta simulasi tryout lengkap.

Instansi Pembina
K/L Terkait
Silabus Materi
3 Jenjang / Sub-bidang
Durasi Ujian
90 Menit CAT BKN
Bank Soal
2,200+ Soal Latihan

Materi Pokok SKB CPNS Pengendali Ekosistem Hutan

Materi pokok SKB CPNS untuk jabatan Pengendali Ekosistem Hutan berikut merangkum ruang lingkup kompetensi, pengetahuan teknis, dan tugas jabatan yang menjadi fokus penilaian dalam seleksi SKB CPNS. Pelajari setiap bagian secara bertahap agar pemahaman lebih menyeluruh.

PILIH FORMASI JABATAN / JENJANG:

Kemampuan Umum

4 Indikator
Wawasan Umum Jabatan Pengendali Ekosistem Hutan
Wawasan Umum Terkait Lingkungan Hidup Dan Kehutanan
Peraturan, Data dan Informasi Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistem
Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan

Kemampuan Khusus

6 Indikator
Peraturan, Data dan Informasi Pengendali Ekosistem Hutan
Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup
Tata Hutan dan Penyusunan Rencana Pengelolaan Hutan
Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistem
Pengendalian Perubahan Iklim
Pengelolaan Kawasan Suaka Alam dan Kawasan Pelestarian Alam

Kemampuan Umum

5 Indikator
Wawasan regulasi terkait peraturan perundang-undangan lingkungan hidup dan kehutanan
Wawasan regulasi terkait peraturan perundang-undangan pelaksanaan kegiatan pengendali ekosistem hutan
Wawasan regulasi terkait peraturan perundangan jabatan fungsional PEH
Wawasan umum terkait lingkungan hidup dan kehutanan
Wawasan umum terkait pelaksanaan kegiatan pengendalian ekosistem hutan

Kemampuan Khusus

16 Indikator
Penyiapan Pengendalian Ekosistem Hutan bidang Planologi Kehutanan dan Tata Lingkungan
Pelaksanaan Pengendalian Ekosistem Hutan bidang Planologi Kehutanan dan Tata Lingkungan
Pengembangan Pengendalian Ekosistem Hutan bidang Planologi Kehutanan dan Tata Lingkungan
Penyiapan Pengendalian Ekosistem Hutan bidang Konservasi Sumber Daya
Pelaksanaan Pengendalian Ekosistem Hutan bidang Konservasi Sumber Daya
Pengembangan Pengendalian Ekosistem Hutan bidang Konservasi Sumber Daya
Penyiapan Pengendalian Ekosistem Hutan bidang Pengelolaan Daerah Aliran Sungai dan Rehabilitasi Hutan
Pelaksanaan Pengendalian Ekosistem Hutan bidang Pengelolaan Daerah Aliran Sungai dan Rehabilitasi Hutan
Pengembangan Pengendalian Ekosistem Hutan bidang Pengelolaan Daerah Aliran Sungai dan Rehabilitasi Hutan
Pelaksanaan Pengendalian Ekosistem Hutan bidang Pengelolaan Hutan Lestari
Penyiapan Pengendalian Ekosistem Hutan Bidang Pengendalian Perubahan Iklim
Pelaksanaan Pengendalian Ekosistem Hutan Bidang Pengendalian Perubahan Iklim
Pengembangan Pengendalian Ekosistem Hutan Bidang Pengendalian Perubahan Iklim
Penyiapan Pengendalian Ekosistem Hutan bidang Pengelolaan Perhutanan Sosial
Pelaksanaan Pengendalian Ekosistem Hutan bidang Pengelolaan Perhutanan Sosial
Pengembangan Pengendalian Ekosistem Hutan bidang Pengelolaan Perhutanan Sosial

Kemampuan Umum

4 Indikator
Regulasi Kebijakan dan regulasi pengelolaan hutan dan kehutanan di Indonesia
Pengetahuan dasar dan wawasan umum bidang hutan dan kehutanan
Dasar dasar kehutanan
Pengetahuan dasar bidang pengendalian ekosistem hutan

Kemampuan Khusus

1 Indikator
Pengetahuan dasar bidang pengendalian ekosistem hutan

Simulasi Tryout SKB CAT Pengendali Ekosistem Hutan

Melalui simulasi tryout SKB CPNS untuk jabatan Pengendali Ekosistem Hutan, kamu bisa berlatih soal yang mendekati ujian sebenarnya sekaligus mengevaluasi kesiapan sebelum menghadapi tes SKB.

Katalog Semua Tryout
Sedang Disusun Tim Ahli

Tryout CAT SKB Pengendali Ekosistem Hutan Sedang Disiapkan

Tim akademik Belajarbro sedang menyusun paket simulasi ujian CAT resmi untuk formasi Pengendali Ekosistem Hutan berdasarkan kisi-kisi dan materi pokok KemenPAN-RB terbaru. Paket ini akan dilengkapi timer sistem CAT standar BKN 90 menit, passing grade, kunci jawaban, dan pembahasan komprehensif.

Sistem CAT BKN
Durasi 90 menit & skema CAT resmi
Kisi-Kisi Terbaru
Sesuai materi pokok & tupoksi jabatan
Pembahasan Lengkap
Analisis jawaban & referensi regulasi
Ranking Nasional
Bandingkan skor se-Indonesia
Bank Soal Drill SKB 2026

Akses 2,200 Soal SKB Pengendali Ekosistem Hutan Lengkap

Drill ratusan soal kompetensi bidang teknis lengkap dengan analisis pembahasan komprehensif untuk memaksimalkan peluang lulus ranking 1 di formasi Anda.

✓ Sesuai Kisi-kisi CAT BKN ✓ Pembahasan Analisis Mendalam ✓ Update Soal Rutin ✓ Akses Aktif 1 Tahun
Harga Spesial
Rp25.000
Sekali bayar • Akses 365 hari
Lihat Bank Soal

Contoh Soal SKB Pengendali Ekosistem Hutan & Pembahasan

Kerjakan soal di bawah, lalu lihat kunci dan pembahasan lengkap.

150 Soal
Benar: 0
Salah: 0
Dijawab: 0/150
0%
Soal 1
Berdasarkan Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 74 Tahun 2020, yang dimaksud dengan Pengendali Ekosistem Hutan (PEH) adalah...
Kunci Jawaban: E
Menurut Permenpan RB No. 74 Tahun 2020, Jabatan Fungsional Pengendali Ekosistem Hutan adalah jabatan yang mempunyai ruang lingkup tugas, tanggung jawab, dan wewenang untuk melakukan pengendalian ekosistem hutan.
Materi Terkait: Wawasan regulasi terkait peraturan perundangan jabatan fungsional PEH
Soal 2
Dalam UU Nomor 41 Tahun 1999 tentang Kehutanan, kawasan hutan yang memiliki fungsi pokok perlindungan sistem penyangga kehidupan untuk mengatur tata air dan mencegah banjir disebut...
Kunci Jawaban: C
Berdasarkan Pasal 1 angka 7 UU No. 41 Tahun 1999, Hutan lindung adalah kawasan hutan yang mempunyai fungsi pokok sebagai perlindungan sistem penyangga kehidupan untuk mengatur tata air, mencegah banjir, mengendalikan erosi, mencegah intrusi air laut, dan memelihara kesuburan tanah.
Materi Terkait: Wawasan regulasi terkait peraturan perundang-undangan lingkungan hidup dan kehutanan
Soal 3
Instansi Pembina Jabatan Fungsional Pengendali Ekosistem Hutan adalah...
Kunci Jawaban: D
Sesuai dengan ketentuan dalam Permenpan RB No. 74 Tahun 2020, Instansi Pembina Jabatan fungsional PEH adalah Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.
Materi Terkait: Wawasan regulasi terkait peraturan perundangan jabatan fungsional PEH
Soal 4
Pengelolaan hutan lestari bertujuan untuk menjamin keberlanjutan fungsi hutan. Salah satu aspek utama dalam penilaian kinerja pengelolaan hutan produksi lestari adalah...
Kunci Jawaban: C
Dalam konsep Pengelolaan Hutan Lestari (PHL), kriteria dan indikator mencakup aspek prasyarat (kepastian hukum/kawasan), aspek produksi, aspek ekologi, dan aspek sosial ekonomi.
Materi Terkait: Pelaksanaan Pengendalian Ekosistem Hutan bidang Pengelolaan Hutan Lestari
Soal 5
Kegiatan penanaman pohon pada lahan di luar kawasan hutan untuk memperbaiki kondisi lingkungan disebut...
Kunci Jawaban: D
Berdasarkan PP No. 76 Tahun 2008 tentang Rehabilitasi dan Reklamasi Hutan, Penghijauan adalah upaya rehabilitasi lahan di luar kawasan hutan untuk memulihkan, mempertahankan, dan meningkatkan fungsi lahan.
Materi Terkait: Wawasan umum terkait pelaksanaan kegiatan pengendalian ekosistem hutan
Soal 6
Salah satu skema Perhutanan Sosial yang memberikan hak pengelolaan kepada lembaga desa untuk kesejahteraan masyarakat desa disebut...
Kunci Jawaban: B
Menurut Permen LHK No. 9 Tahun 2021 tentang Pengelolaan Perhutanan Sosial, Hutan Desa adalah hutan negara yang dikelola oleh desa dan dimanfaatkan untuk kesejahteraan desa.
Materi Terkait: Penyiapan Pengendalian Ekosistem Hutan bidang Pengelolaan Perhutanan Sosial
Soal 7
Kegiatan yang bertujuan untuk mengurangi emisi gas rumah kaca dari deforestasi dan degradasi hutan dikenal dengan istilah...
Kunci Jawaban: D
REDD+ (Reducing Emissions from Deforestation and Forest Degradation) adalah mekanisme internasional untuk memberikan insentif bagi negara berkembang dalam menjaga hutannya guna pengendalian perubahan iklim.
Materi Terkait: Wawasan umum terkait lingkungan hidup dan kehutanan
Soal 8
Kawasan yang memiliki ciri khas tertentu, baik di darat maupun di perairan yang mempunyai fungsi pokok pengawetan keanekaragaman tumbuhan dan satwa serta ekosistemnya disebut...
Kunci Jawaban: A
Sesuai UU No. 5 Tahun 1990, Kawasan suaka alam adalah kawasan dengan ciri khas tertentu, baik di daratan maupun di perairan yang mempunyai fungsi pokok pengawetan keanekaragaman tumbuhan dan satwa serta ekosistemnya.
Materi Terkait: Penyiapan Pengendalian Ekosistem Hutan bidang Konservasi Sumber Daya
Soal 9
Satuan wilayah daratan yang merupakan satu kesatuan dengan sungai dan anak-anak sungainya yang berfungsi menampung, menyimpan, dan mengalirkan air yang berasal dari curah hujan ke danau atau ke laut secara alami disebut...
Kunci Jawaban: C
Berdasarkan PP No. 37 Tahun 2012 tentang Pengelolaan DAS, DAS adalah suatu wilayah daratan yang merupakan satu kesatuan dengan sungai dan anak-anak sungainya yang berfungsi menampung, menyimpan, dan mengalirkan air.
Materi Terkait: Pelaksanaan Pengendalian Ekosistem Hutan bidang Pengelolaan Daerah Aliran Sungai dan Rehabilitasi Hutan
Soal 10
Dalam sistem klasifikasi PEH, jenjang jabatan PEH kategori keahlian dimulai dari jenjang...
Kunci Jawaban: D
Berdasarkan Permenpan RB No. 74 Tahun 2020, jenjang jabatan fungsional PEH keahlian terdiri dari: Ahli Pertama, Ahli Muda, Ahli Madya, dan Ahli Utama.
Materi Terkait: Wawasan regulasi terkait peraturan perundangan jabatan fungsional PEH
Soal 11
Inventarisasi hutan dilakukan untuk mengetahui kondisi kekayaan hutan. Inventarisasi hutan tingkat nasional dilakukan setiap...
Kunci Jawaban: D
Berdasarkan PP No. 23 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Kehutanan, inventarisasi hutan tingkat nasional dilaksanakan paling sedikit 1 kali dalam 5 tahun.
Materi Terkait: Penyiapan Pengendalian Ekosistem Hutan bidang Planologi Kehutanan dan Tata Lingkungan
Soal 12
Apa yang dimaksud dengan ekosistem hutan menurut teori dasar kehutanan?
Kunci Jawaban: E
Ekosistem hutan adalah satu kesatuan fungsional antara komponen biotik (tumbuhan, satwa, mikroorganisme) dan abiotik (tanah, air, iklim) yang saling berinteraksi di wilayah hutan.
Materi Terkait: Wawasan umum terkait lingkungan hidup dan kehutanan
Soal 13
Gas Rumah Kaca (GRK) yang paling dominan dihasilkan dari sektor kehutanan akibat kebakaran hutan dan lahan adalah...
Kunci Jawaban: A
Karbon dioksida (CO2) adalah gas rumah kaca utama yang dilepaskan ke atmosfer saat terjadi pembakaran biomassa hutan dan lahan gambut.
Materi Terkait: Pelaksanaan Pengendalian Ekosistem Hutan Bidang Pengendalian Perubahan Iklim
Soal 14
Tata hutan merupakan kegiatan pengaturan ruang hutan. Hasil dari kegiatan tata hutan adalah pembagian kawasan hutan ke dalam...
Kunci Jawaban: A
Sesuai PP No. 23 Tahun 2021, tata hutan dilakukan melalui pembagian kawasan hutan dalam blok-blok berdasarkan ekosistem, tipe, fungsi, dan rencana pemanfaatan, serta pembagian lebih lanjut dalam petak-petak.
Materi Terkait: Pelaksanaan Pengendalian Ekosistem Hutan bidang Planologi Kehutanan dan Tata Lingkungan
Soal 15
Upaya pengawetan keanekaragaman hayati secara ex-situ dilakukan di...
Kunci Jawaban: D
Konservasi ex-situ adalah pelestarian keanekaragaman hayati di luar habitat aslinya, seperti kebun raya, kebun binatang, dan bank benih.
Materi Terkait: Pelaksanaan Pengendalian Ekosistem Hutan bidang Konservasi Sumber Daya
Soal 16
Dalam skema Kemitraan Kehutanan, kerja sama dilakukan antara...
Kunci Jawaban: B
Kemitraan Kehutanan adalah kerja sama antara masyarakat setempat dengan pengelola hutan, pemegang perizinan berusaha pemanfaatan hutan, atau pemegang persetujuan penggunaan kawasan hutan.
Materi Terkait: Pelaksanaan Pengendalian Ekosistem Hutan bidang Pengelolaan Perhutanan Sosial
Soal 17
Penetapan indikator kinerja pengelolaan DAS meliputi aspek lahan, hidrologi, sosial ekonomi, investasi bangunan air, dan kelembagaan. Parameter kekeruhan air masuk dalam kriteria...
Kunci Jawaban: B
Parameter hidrologi dalam evaluasi DAS meliputi fluktuasi debit, koefisien regim sungai, muatan sedimen, dan kualitas air (termasuk kekeruhan).
Materi Terkait: Pelaksanaan Pengendalian Ekosistem Hutan bidang Pengelolaan Daerah Aliran Sungai dan Rehabilitasi Hutan
Soal 18
Salah satu bentuk adaptasi perubahan iklim di sektor kehutanan adalah...
Kunci Jawaban: C
Adaptasi perubahan iklim adalah upaya meningkatkan ketahanan terhadap dampak perubahan iklim, salah satunya melalui sistem peringatan dini untuk mengurangi risiko bencana.
Materi Terkait: Pelaksanaan Pengendalian Ekosistem Hutan Bidang Pengendalian Perubahan Iklim
Soal 19
Kegiatan yang dilakukan oleh PEH untuk memberikan informasi dan bimbingan teknis kepada masyarakat mengenai tata cara perlindungan ekosistem hutan disebut...
Kunci Jawaban: C
PEH melakukan bimbingan teknis atau sosialisasi sebagai bagian dari tugas pengendalian ekosistem hutan untuk memberdayakan masyarakat. Istilah penyuluhan dihindari agar tidak tertukar dengan tugas utama Jabatan Fungsional Penyuluh Kehutanan.
Materi Terkait: Pelaksanaan Pengendalian Ekosistem Hutan bidang Pengelolaan Daerah Aliran Sungai dan Rehabilitasi Hutan
Soal 20
Undang-Undang yang menjadi landasan utama mengenai Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup di Indonesia adalah...
Kunci Jawaban: D
UU No. 32 Tahun 2009 adalah peraturan payung (umbrella act) yang mengatur mengenai perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup.
Materi Terkait: Wawasan regulasi terkait peraturan perundang-undangan lingkungan hidup dan kehutanan
Soal 21
Berdasarkan Undang-Undang Nomor 41 Tahun 1999 tentang Kehutanan, kawasan hutan yang mempunyai fungsi pokok sebagai perlindungan sistem penyangga kehidupan untuk mengatur tata air, mencegah banjir, mengendalikan erosi, mencegah intrusi air laut, dan memelihara kesuburan tanah disebut...
Kunci Jawaban: B
Menurut UU No. 41 Tahun 1999 Pasal 1 angka 8, Hutan Lindung adalah kawasan hutan yang mempunyai fungsi pokok sebagai perlindungan sistem penyangga kehidupan untuk mengatur tata air, mencegah banjir, mengendalikan erosi, mencegah intrusi air laut, dan memelihara kesuburan tanah.
Materi Terkait: Regulasi Kebijakan dan regulasi pengelolaan hutan dan kehutanan di Indonesia
Soal 22
Kegiatan mengamati, mencatat, dan mengolah data mengenai kondisi fisik, biologis, dan sosial ekonomi di suatu kawasan hutan secara periodik merupakan bagian dari...
Kunci Jawaban: E
Pemantauan atau monitoring ekosistem adalah kegiatan pengumpulan data secara berkala untuk mengetahui perubahan kondisi hutan baik dari aspek biotik maupun abiotik guna pengambilan keputusan manajemen.
Materi Terkait: Pengetahuan dasar bidang pengendalian ekosistem hutan
Soal 23
Prinsip dasar silvikultur yang menekankan pada permudaan alam dengan menebang pohon-pohon yang sudah masak tebang namun tetap menjaga keberlanjutan tegakan sisa disebut...
Kunci Jawaban: E
Tebang Pilih Tanam Indonesia (TPTI) adalah sistem silvikultur yang mengatur penebangan pohon berdasarkan batas diameter tertentu dan mewajibkan penanaman/pemeliharaan tegakan sisa untuk menjamin kelestarian hutan.
Materi Terkait: Dasar dasar kehutanan
Soal 24
Kawasan pelestarian alam yang mempunyai ekosistem asli, dikelola dengan sistem zonasi yang dimanfaatkan untuk tujuan penelitian, ilmu pengetahuan, pendidikan, menunjang budidaya, pariwisata, dan rekreasi disebut...
Kunci Jawaban: A
Berdasarkan UU No. 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya, Pasal 1 angka 14 menegaskan definisi Taman Nasional sebagai kawasan pelestarian alam yang dikelola dengan sistem zonasi.
Materi Terkait: Regulasi Kebijakan dan regulasi pengelolaan hutan dan kehutanan di Indonesia
Soal 25
Cabang ilmu kehutanan yang mempelajari tentang cara identifikasi, penamaan, dan klasifikasi jenis-jenis pohon disebut...
Kunci Jawaban: A
Dendrologi berasal dari kata 'dendron' (pohon) dan 'logos' (ilmu), yang secara spesifik mempelajari identifikasi dan taksonomi jenis pohon dalam kehutanan.
Materi Terkait: Dasar dasar kehutanan
Soal 26
Kegiatan untuk memulihkan, mempertahankan, dan meningkatkan fungsi hutan dan lahan sehingga daya dukung, produktivitas, dan peranannya dalam mendukung sistem penyangga kehidupan tetap terjaga disebut...
Kunci Jawaban: A
Definisi Rehabilitasi Hutan dan Lahan (RHL) sesuai regulasi adalah upaya memulihkan fungsi hutan dan lahan yang rusak atau kritis.
Materi Terkait: Pengetahuan dasar bidang pengendalian ekosistem hutan
Soal 27
Status hutan yang berada pada tanah yang tidak dibebani hak atas tanah disebut...
Kunci Jawaban: B
Pasal 1 UU No. 41 Tahun 1999 menyatakan bahwa Hutan Negara adalah hutan yang berada pada tanah yang tidak dibebani hak atas tanah.
Materi Terkait: Regulasi Kebijakan dan regulasi pengelolaan hutan dan kehutanan di Indonesia
Soal 28
Interaksi antara komponen biotik (makhluk hidup) dan abiotik (lingkungan fisik) dalam suatu kawasan hutan membentuk suatu sistem yang disebut...
Kunci Jawaban: D
Ekosistem hutan adalah suatu kesatuan fungsional antara komponen biotik (flora, fauna, mikroorganisme) dan abiotik (tanah, air, iklim) di wilayah hutan.
Materi Terkait: Pengetahuan dasar dan wawasan umum bidang hutan dan kehutanan
Soal 29
Penanaman kembali kawasan hutan yang telah gundul atau rusak dengan jenis pohon hutan disebut...
Kunci Jawaban: D
Reboisasi secara spesifik merujuk pada kegiatan penanaman kembali pada kawasan hutan, sedangkan penghijauan dilakukan di luar kawasan hutan.
Materi Terkait: Dasar dasar kehutanan
Soal 30
Salah satu fungsi ekonomi hutan adalah menghasilkan 'Hasil Hutan Bukan Kayu' (HHBK). Manakah di bawah ini yang termasuk contoh HHBK?
Kunci Jawaban: D
HHBK adalah hasil hutan hayati baik nabati maupun hewani beserta produk turunan dan budidayanya kecuali kayu yang berasal dari hutan.
Materi Terkait: Pengetahuan dasar dan wawasan umum bidang hutan dan kehutanan
Soal 31
Peraturan Pemerintah nomor berapakah yang mengatur tentang Penyelenggaraan Kehutanan sebagai aturan pelaksana UU Cipta Kerja?
Kunci Jawaban: A
PP No. 23 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Kehutanan merupakan regulasi terbaru pasca UU Cipta Kerja yang mencabut beberapa aturan sebelumnya.
Materi Terkait: Regulasi Kebijakan dan regulasi pengelolaan hutan dan kehutanan di Indonesia
Soal 32
Upaya untuk mencegah dan membatasi kerusakan hutan, kawasan hutan, dan hasil hutan yang disebabkan oleh perbuatan manusia, ternak, kebakaran, daya alam, hama, serta penyakit disebut...
Kunci Jawaban: D
Perlindungan hutan bertujuan agar fungsi hutan (lindung, produksi, konservasi) dapat tercapai secara optimal dan lestari dengan meminimalkan gangguan.
Materi Terkait: Pengetahuan dasar bidang pengendalian ekosistem hutan
Soal 33
Hutan yang tumbuh di wilayah pesisir yang dipengaruhi oleh pasang surut air laut dan didominasi oleh spesies pohon seperti Avicennia dan Rhizophora disebut...
Kunci Jawaban: E
Hutan mangrove adalah tipe hutan yang khas di daerah litoral (pantai) yang terkena pasang surut dengan komposisi jenis pohon tertentu.
Materi Terkait: Pengetahuan dasar dan wawasan umum bidang hutan dan kehutanan
Soal 34
Satuan unit terkecil pengelolaan hutan di Indonesia yang memiliki kepastian hukum dan tata kelola yang jelas disebut...
Kunci Jawaban: D
KPH adalah wilayah pengelolaan hutan sesuai fungsi pokok dan peruntukannya, yang dapat dikelola secara efisien dan lestari.
Materi Terkait: Regulasi Kebijakan dan regulasi pengelolaan hutan dan kehutanan di Indonesia
Soal 35
Jenis tanah yang terbentuk dari akumulasi sisa-sisa tumbuhan yang belum terurai sempurna di lingkungan yang jenuh air disebut...
Kunci Jawaban: E
Tanah gambut terbentuk dari materi organik (sisa vegetasi) yang menumpuk selama ribuan tahun dalam kondisi anaerob/tergenang.
Materi Terkait: Dasar dasar kehutanan
Soal 36
Berikut ini yang merupakan tugas pokok seorang Pengendali Ekosistem Hutan (PEH) berdasarkan jabatan fungsionalnya adalah...
Kunci Jawaban: A
PEH berfokus pada penyiapan, pelaksanaan, pengembangan, pemantauan dan pengevaluasian di bidang pengendalian ekosistem hutan.
Materi Terkait: Pengetahuan dasar bidang pengendalian ekosistem hutan
Soal 37
Kemampuan hutan untuk menyerap gas karbondioksida (CO2) dari atmosfer dan menyimpannya dalam biomassa pohon disebut sebagai...
Kunci Jawaban: D
Sekuestrasi karbon adalah proses penangkapan dan penyimpanan CO2 dari atmosfer ke dalam penyerap karbon (seperti hutan) melalui fotosintesis.
Materi Terkait: Pengetahuan dasar dan wawasan umum bidang hutan dan kehutanan
Soal 38
Indikator kesehatan hutan yang diukur dari kerapatan tajuk, pertumbuhan diameter, dan tingkat kerusakan pohon secara visual disebut...
Kunci Jawaban: E
Vitalitas mencerminkan kondisi kesehatan individu pohon atau tegakan yang dilihat dari performa fisik dan pertumbuhannya.
Materi Terkait: Pengetahuan dasar bidang pengendalian ekosistem hutan
Soal 39
Alat yang umum digunakan oleh rimbawan untuk mengukur diameter pohon setinggi dada (DBH) adalah...
Kunci Jawaban: C
Pita diameter (phi-band) sudah dikalibrasi untuk membaca keliling sebagai diameter, sedangkan caliper mengukur diameter secara langsung.
Materi Terkait: Dasar dasar kehutanan
Soal 40
Sistem zonasi di Taman Nasional yang ditetapkan sebagai tempat tinggal bagi masyarakat tradisional yang sudah ada sebelum kawasan ditetapkan adalah...
Kunci Jawaban: A
Zona Tradisional diperuntukkan guna kepentingan pemanfaatan tradisional oleh masyarakat setempat yang memiliki ketergantungan sejarah terhadap kawasan tersebut.
Materi Terkait: Regulasi Kebijakan dan regulasi pengelolaan hutan dan kehutanan di Indonesia
Soal 41
Berdasarkan Peraturan Menteri PANRB Nomor 74 Tahun 2020, tugas pokok jabatan fungsional Pengendali Ekosistem Hutan adalah...
Kunci Jawaban: A
Berdasarkan Pasal 5 Permenpan RB Nomor 74 Tahun 2020 tentang Jabatan Fungsional Pengendali Ekosistem Hutan, tugas pokoknya adalah melaksanakan pengendalian ekosistem hutan yang meliputi penyiapan, pelaksanaan, evaluasi, dan pengembangan.
Materi Terkait: Wawasan Umum Jabatan Pengendali Ekosistem Hutan
Soal 42
Kedudukan Jabatan Fungsional Pengendali Ekosistem Hutan (PEH) merupakan jabatan fungsional kategori...
Kunci Jawaban: A
Berdasarkan Permenpan RB Nomor 74 Tahun 2020, Jabatan Fungsional Pengendali Ekosistem Hutan (PEH) terdiri dari kategori keterampilan (mulai dari Terampil hingga Penyelia) dan kategori keahlian (mulai dari Ahli Pertama hingga Ahli Utama).
Materi Terkait: Wawasan Umum Jabatan Pengendali Ekosistem Hutan
Soal 43
Dalam jenjang jabatan fungsional PEH kategori Keahlian, jenjang yang paling tinggi adalah...
Kunci Jawaban: B
Berdasarkan Permenpan RB No. 74 Tahun 2020 Pasal 6, jenjang jabatan fungsional PEH kategori Keahlian dari yang terendah sampai tertinggi adalah Ahli Pertama, Ahli Muda, Ahli Madya, dan Ahli Utama.
Materi Terkait: Wawasan Umum Jabatan Pengendali Ekosistem Hutan
Soal 44
Salah satu hasil kerja (output) dari seorang PEH Ahli Pertama dalam unsur pelaksanaan pengendalian ekosistem hutan adalah...
Kunci Jawaban: D
Menurut rincian kegiatan PEH dalam Permenpan RB No. 74 Tahun 2020, salah satu tugas PEH Ahli Pertama adalah mengumpulkan dan mengidentifikasi data potensi, yang outputnya berupa laporan hasil identifikasi potensi dan masalah ekosistem.
Materi Terkait: Wawasan Umum Jabatan Pengendali Ekosistem Hutan
Soal 45
Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK) yang memiliki kewenangan menetapkan pengangkatan dalam jabatan fungsional PEH di instansi daerah provinsi adalah...
Kunci Jawaban: B
Dalam manajemen Aparatur Sipil Negara sesuai UU ASN dan aturan pelaksanaannya, Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK) di tingkat instansi daerah provinsi adalah Gubernur.
Materi Terkait: Wawasan Umum Jabatan Pengendali Ekosistem Hutan
Soal 46
Menurut Undang-Undang Nomor 41 Tahun 1999 tentang Kehutanan, yang dimaksud dengan hutan adalah...
Kunci Jawaban: C
Pasal 1 angka 2 UU Nomor 41 Tahun 1999 mendefinisikan hutan sebagai suatu kesatuan ekosistem berupa hamparan lahan berisi sumber daya alam hayati yang didominasi pepohonan dalam persekutuan alam lingkungannya, yang satu dengan lainnya tidak dapat dipisahkan.
Materi Terkait: Wawasan Umum Terkait Lingkungan Hidup Dan Kehutanan
Soal 47
Berdasarkan fungsinya, kawasan hutan di Indonesia dibagi menjadi tiga fungsi pokok, yaitu...
Kunci Jawaban: C
Sesuai dengan Pasal 5 UU No. 41 Tahun 1999, berdasarkan fungsi pokoknya hutan dibagi menjadi tiga, yaitu hutan konservasi, hutan lindung, dan hutan produksi.
Materi Terkait: Wawasan Umum Terkait Lingkungan Hidup Dan Kehutanan
Soal 48
Undang-Undang yang mengatur tentang Cipta Kerja yang turut mengubah beberapa pasal dalam UU Kehutanan dan UU Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup adalah...
Kunci Jawaban: A
UU Cipta Kerja yang memuat perubahan regulasi di sektor kehutanan dan lingkungan hidup awalnya disahkan melalui UU No 11 Tahun 2020, kemudian digantikan oleh Perpu No 2 Tahun 2022 yang telah ditetapkan menjadi UU No 6 Tahun 2023.
Materi Terkait: Wawasan Umum Terkait Lingkungan Hidup Dan Kehutanan
Soal 49
Penyelenggaraan kehutanan bertujuan untuk kemakmuran rakyat yang berkeadilan dan berkelanjutan. Asas yang mendasari hal tersebut sesuai UU Kehutanan antara lain, kecuali...
Kunci Jawaban: B
Menurut UU No. 41 Tahun 1999 Pasal 2, penyelenggaraan kehutanan berasaskan manfaat dan lestari, kerakyatan, keadilan, kebersamaan, keterbukaan, dan keterpaduan. Monopoli bertentangan dengan asas ini.
Materi Terkait: Wawasan Umum Terkait Lingkungan Hidup Dan Kehutanan
Soal 50
Dalam konteks kehutanan, deforestasi diartikan sebagai...
Kunci Jawaban: D
Deforestasi didefinisikan secara umum (termasuk oleh KLHK) sebagai perubahan penutupan lahan dari kelas hutan menjadi kelas non-hutan yang bersifat permanen, biasanya akibat alih fungsi lahan atau penebangan tanpa reboisasi.
Materi Terkait: Wawasan Umum Terkait Lingkungan Hidup Dan Kehutanan
Soal 51
Regulasi utama yang menjadi payung hukum Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya di Indonesia adalah...
Kunci Jawaban: B
Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1990 mengatur tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya.
Materi Terkait: Peraturan, Data dan Informasi Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistem
Soal 52
Sistem pengelolaan pangkalan data (database) yang digunakan KLHK untuk memantau peredaran Tumbuhan dan Satwa Liar (TSL) secara elektronik dikenal dengan sistem...
Kunci Jawaban: A
Sistem aplikasi e-TSL digunakan oleh Direktorat Jenderal KSDAE Kementerian LHK untuk perizinan dan pendataan peredaran tumbuhan dan satwa liar, termasuk untuk penerbitan dokumen SATS-LN (CITES).
Materi Terkait: Peraturan, Data dan Informasi Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistem
Soal 53
Dokumen internasional yang meratifikasi perlindungan spesies langka agar perdagangan internasional spesimen hewan dan tumbuhan liar tidak mengancam kelestariannya adalah...
Kunci Jawaban: E
CITES adalah perjanjian internasional yang bertujuan memastikan bahwa perdagangan internasional spesimen satwa liar dan tumbuhan tidak mengancam kelangsungan hidup mereka.
Materi Terkait: Peraturan, Data dan Informasi Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistem
Soal 54
Berdasarkan Peraturan Menteri LHK mengenai jenis tumbuhan dan satwa yang dilindungi, daftar spesies yang dilindungi tersebut saat ini diatur secara rinci dalam...
Kunci Jawaban: A
Daftar terbaru dan rinci mengenai Jenis Tumbuhan dan Satwa yang Dilindungi diterbitkan dalam Permen LHK P.106/MENLHK/SETJEN/KUM.1/12/2018 yang merupakan perubahan dari P.20/2018.
Materi Terkait: Peraturan, Data dan Informasi Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistem
Soal 55
Status konservasi satwa Harimau Sumatera (Panthera tigris sumatrae) dalam daftar merah IUCN (International Union for Conservation of Nature) adalah...
Kunci Jawaban: C
Berdasarkan data IUCN Red List, Harimau Sumatera (Panthera tigris sumatrae) berstatus Critically Endangered (Kritis / Sangat Terancam Punah) karena populasinya yang terus menurun.
Materi Terkait: Peraturan, Data dan Informasi Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistem
Soal 56
Sistem peringatan dini (Early Warning System) dalam pengendalian kebakaran hutan dan lahan yang umum digunakan di Indonesia untuk memantau titik panas adalah...
Kunci Jawaban: D
Sistem pemantauan karhutla yang dioperasikan oleh KLHK adalah SiPongi. Sistem ini menyediakan informasi titik panas (hotspot) secara real-time yang bersumber dari berbagai satelit (seperti NOAA, Terra/Aqua MODIS, dan SNPP VIIRS).
Materi Terkait: Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan
Soal 57
Unsur utama yang menyebabkan terjadinya api dalam kejadian kebakaran hutan dan lahan dikenal dengan istilah 'Segitiga Api', yang terdiri atas...
Kunci Jawaban: B
Konsep Segitiga Api (Fire Triangle) menyatakan bahwa api dapat menyala jika terdapat tiga unsur yang berinteraksi: Bahan Bakar (fuel), Panas (heat), dan Oksigen (oxygen).
Materi Terkait: Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan
Soal 58
Dalam manajemen penanggulangan karhutla, upaya pembuatan sekat bakar (firebreak) termasuk dalam tahapan...
Kunci Jawaban: C
Sekat bakar (firebreak) dibuat sebagai upaya pencegahan untuk melokalisir atau menghentikan menjalarnya api jika sewaktu-waktu terjadi kebakaran, sehingga api tidak meluas ke area lain.
Materi Terkait: Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan
Soal 59
Satuan tugas khusus yang dibentuk oleh Kementerian LHK yang bertugas khusus dalam pemadaman kebakaran hutan dan lahan adalah...
Kunci Jawaban: E
Manggala Agni adalah brigade pengendalian kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang dibentuk oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.
Materi Terkait: Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan
Soal 60
Tingkat kemudahan terbakar di suatu kawasan hutan dapat dipantau menggunakan indeks cuaca kebakaran, salah satu sistem indeks yang sering digunakan secara internasional dan diadaptasi di Indonesia adalah...
Kunci Jawaban: E
FDRS (Fire Danger Rating System) atau Sistem Peringkat Bahaya Kebakaran digunakan untuk mendeteksi tingkat kerawanan/kemudahan lahan dan hutan terbakar berdasarkan kondisi cuaca harian.
Materi Terkait: Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan
Soal 61
PRO
Berdasarkan Permenpan RB Nomor 74 Tahun 2020, salah satu butir kegiatan Pengendali Ekosistem Hutan (PEH) jenjang Pemula dalam penyiapan pengendalian ekosistem hutan adalah...
Kunci Jawaban: A
Sesuai butir kegiatan dalam Permenpan RB No. 74 Tahun 2020, PEH jenjang Pemula bertugas melakukan identifikasi dan inventarisasi potensi ekosistem hutan, sedangkan identifikasi data rencana kehutanan adalah tugas jenjang Ahli.
Materi Terkait: Penyiapan Pengendalian Ekosistem Hutan bidang Planologi Kehutanan dan Tata Lingkungan

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 62
PRO
Dalam pelaksanaan RHL (Rehabilitasi Hutan dan Lahan), pemilihan jenis tanaman harus memperhatikan kriteria kecocokan tempat tumbuh (site matching). Hal ini merupakan bagian dari...
Kunci Jawaban: D
Site matching adalah penyesuaian antara persyaratan tumbuh jenis pohon dengan kondisi biofisik lahan agar tanaman dapat tumbuh optimal.
Materi Terkait: Penyiapan Pengendalian Ekosistem Hutan bidang Pengelolaan Daerah Aliran Sungai dan Rehabilitasi Hutan

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 63
PRO
Strategi pengendalian perubahan iklim sektor kehutanan dalam dokumen 'Indonesia's FOLU Net Sink 2030' berfokus pada...
Kunci Jawaban: B
FOLU Net Sink 2030 adalah komitmen ambisius Indonesia untuk menjadikan sektor hutan sebagai penyerap bersih karbon.
Materi Terkait: Pengembangan Pengendalian Ekosistem Hutan Bidang Pengendalian Perubahan Iklim

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 64
PRO
Pemanfaatan jasa lingkungan di kawasan konservasi, seperti jasa wisata alam, diatur melalui mekanisme...
Kunci Jawaban: A
Pemanfaatan jasa lingkungan wisata alam pada kawasan KPA (Kawasan Pelestarian Alam) memerlukan perizinan berusaha yang spesifik untuk jasa lingkungan.
Materi Terkait: Pelaksanaan Pengendalian Ekosistem Hutan bidang Konservasi Sumber Daya

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 65
PRO
Berdasarkan regulasi tata lingkungan, instrumen pencegahan pencemaran dan/atau kerusakan lingkungan hidup yang wajib dimiliki oleh usaha yang berdampak penting adalah...
Kunci Jawaban: B
AMDAL (Analisis Mengenai Dampak Lingkungan Hidup) adalah kajian dampak besar dan penting dari suatu rencana usaha/kegiatan.
Materi Terkait: Wawasan regulasi terkait peraturan perundang-undangan lingkungan hidup dan kehutanan

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 66
PRO
Dalam pengembangan perhutanan sosial, fasilitasi pembentukan Kelompok Usaha Perhutanan Sosial (KUPS) bertujuan untuk...
Kunci Jawaban: A
KUPS dibentuk untuk memperkuat aspek ekonomi masyarakat pemegang izin perhutanan sosial agar bisa mengelola potensi hutan (madu, buah, jasa wisata) secara mandiri.
Materi Terkait: Pengembangan Pengendalian Ekosistem Hutan bidang Pengelolaan Perhutanan Sosial

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 67
PRO
Metode pemantauan tutupan lahan menggunakan data penginderaan jauh (satelit) termasuk dalam lingkup kegiatan PEH bidang...
Kunci Jawaban: D
Planologi kehutanan mencakup kegiatan inventarisasi, pemetaan, dan pemantauan sumber daya hutan menggunakan teknologi GIS dan Remote Sensing.
Materi Terkait: Pelaksanaan Pengendalian Ekosistem Hutan bidang Planologi Kehutanan dan Tata Lingkungan

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 68
PRO
Evaluasi tingkat kerusakan hutan merupakan bagian dari kegiatan pengendalian ekosistem. Kerusakan hutan akibat hama dan penyakit disebut...
Kunci Jawaban: E
Kerusakan biotis adalah kerusakan yang disebabkan oleh organisme hidup seperti serangga, jamur, bakteri, atau virus.
Materi Terkait: Pelaksanaan Pengendalian Ekosistem Hutan bidang Pengelolaan Hutan Lestari

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 69
PRO
Penyusunan Rencana Pengelolaan Hutan Jangka Panjang (RPHJP) pada Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) dilakukan untuk masa waktu...
Kunci Jawaban: D
RPHJP disusun sebagai dokumen rencana makro pengelolaan hutan di wilayah KPH untuk periode 10 tahun.
Materi Terkait: Penyiapan Pengendalian Ekosistem Hutan bidang Planologi Kehutanan dan Tata Lingkungan

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 70
PRO
Dalam pengendalian kebakaran hutan, teknik 'Backfire' (pembakaran balik) digunakan untuk...
Kunci Jawaban: D
Backfire adalah teknik pemadaman api secara tidak langsung dengan melakukan pembakaran terkendali dari garis sekat bakar ke arah api utama.
Materi Terkait: Wawasan umum terkait pelaksanaan kegiatan pengendalian ekosistem hutan

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 71
PRO
Taman Nasional dikelola dengan sistem zonasi. Zona yang diperuntukkan bagi kegiatan rekreasi dan pariwisata alam adalah...
Kunci Jawaban: A
Berdasarkan Permen LHK No. P.76/MENLHK/SETJEN/KUM.1/10/2015, Zona Pemanfaatan adalah bagian dari taman nasional yang letak, kondisi, dan potensi alamnya dimanfaatkan untuk wisata alam.
Materi Terkait: Pelaksanaan Pengendalian Ekosistem Hutan bidang Konservasi Sumber Daya

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 72
PRO
Apa peran utama PEH dalam penyiapan pengendalian perubahan iklim tingkat daerah?
Kunci Jawaban: E
PEH bertugas mengidentifikasi dan mengumpulkan data terkait stok karbon serta potensi emisi GRK sebagai bahan perencanaan strategi pengendalian perubahan iklim.
Materi Terkait: Penyiapan Pengendalian Ekosistem Hutan Bidang Pengendalian Perubahan Iklim

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 73
PRO
Sertifikasi SVLK (Sistem Verifikasi Legalitas Kelestarian) diwajibkan bagi produk kayu Indonesia untuk...
Kunci Jawaban: B
SVLK adalah sistem untuk memastikan semua produk kayu yang beredar dan diekspor dari Indonesia memiliki status legalitas yang jelas.
Materi Terkait: Pelaksanaan Pengendalian Ekosistem Hutan bidang Pengelolaan Hutan Lestari

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 74
PRO
Dalam manajemen DAS, pembangunan terasering dan rorak merupakan teknik konservasi tanah dan air secara...
Kunci Jawaban: E
Konservasi mekanis adalah upaya mempertahankan kesuburan tanah dengan cara fisik/bangunan, seperti teras, rorak, gully plug, dan embung.
Materi Terkait: Pengembangan Pengendalian Ekosistem Hutan bidang Pengelolaan Daerah Aliran Sungai dan Rehabilitasi Hutan

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 75
PRO
Penyusunan Rencana Teknik Rehabilitasi (RTk-RHL) DAS didasarkan pada kriteria...
Kunci Jawaban: D
RTk-RHL disusun berdasarkan hasil identifikasi lahan kritis pada DAS prioritas agar kegiatan pemulihan tepat sasaran.
Materi Terkait: Penyiapan Pengendalian Ekosistem Hutan bidang Pengelolaan Daerah Aliran Sungai dan Rehabilitasi Hutan

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 76
PRO
Salah satu bentuk inovasi PEH dalam pengembangan pengendalian ekosistem hutan konservasi adalah...
Kunci Jawaban: E
SMART (Spatial Monitoring and Reporting Tool) adalah inovasi teknologi yang membantu petugas lapangan (termasuk PEH) melakukan patroli dan pemantauan secara efektif.
Materi Terkait: Pengembangan Pengendalian Ekosistem Hutan bidang Konservasi Sumber Daya

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 77
PRO
Verifikasi teknis permohonan persetujuan pengelolaan perhutanan sosial dilakukan untuk memastikan...
Kunci Jawaban: C
Verifikasi teknis bertujuan memvalidasi kelayakan pemohon dan lokasi agar pemberian izin perhutanan sosial tepat sasaran dan sesuai aturan.
Materi Terkait: Pelaksanaan Pengendalian Ekosistem Hutan bidang Pengelolaan Perhutanan Sosial

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 78
PRO
Apa yang dimaksud dengan koridor hidupan liar (wildlife corridor)?
Kunci Jawaban: B
Koridor penting untuk mencegah isolasi populasi satwa liar yang dapat berujung pada inbreeding dan kepunahan lokal.
Materi Terkait: Pengembangan Pengendalian Ekosistem Hutan bidang Konservasi Sumber Daya

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 79
PRO
Dalam analisis tata lingkungan, daya dukung lingkungan hidup didefinisikan sebagai...
Kunci Jawaban: B
Definisi ini tertuang dalam UU No. 32 Tahun 2009 sebagai landasan dalam perencanaan tata ruang dan wilayah.
Materi Terkait: Wawasan umum terkait lingkungan hidup dan kehutanan

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 80
PRO
Salah satu bentuk pengembangan metode dalam inventarisasi gas rumah kaca sektor kehutanan adalah...
Kunci Jawaban: C
Pengembangan metode inventarisasi GRK diarahkan pada pencapaian akurasi tingkat tinggi (Tier 2 atau Tier 3) dengan menggunakan data spesifik nasional.
Materi Terkait: Pengembangan Pengendalian Ekosistem Hutan Bidang Pengendalian Perubahan Iklim

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 81
PRO
Dalam tata lingkungan, KLHS merupakan instrumen wajib untuk memastikan prinsip pembangunan berkelanjutan. Apa kepanjangan dari KLHS?
Kunci Jawaban: C
KLHS adalah rangkaian analisis yang sistematis, menyeluruh, dan partisipatif untuk memastikan bahwa prinsip pembangunan berkelanjutan telah menjadi dasar dan terintegrasi dalam pembangunan suatu wilayah.
Materi Terkait: Pelaksanaan Pengendalian Ekosistem Hutan bidang Planologi Kehutanan dan Tata Lingkungan

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 82
PRO
Pelaksanaan reintroduksi satwa liar ke habitat aslinya harus melalui prosedur...
Kunci Jawaban: A
Proses reintroduksi memerlukan tahapan yang matang agar satwa dapat beradaptasi dan bertahan hidup secara mandiri di alam liar.
Materi Terkait: Pelaksanaan Pengendalian Ekosistem Hutan bidang Konservasi Sumber Daya

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 83
PRO
Penyiapan bahan pengembangan model pengelolaan DAS dilakukan PEH dengan cara...
Kunci Jawaban: B
Pengembangan model memerlukan input data yang valid dari lapangan untuk memprediksi dampak perubahan tutupan lahan terhadap tata air.
Materi Terkait: Pengembangan Pengendalian Ekosistem Hutan bidang Pengelolaan Daerah Aliran Sungai dan Rehabilitasi Hutan

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 84
PRO
Kegiatan pengembangan pengendalian ekosistem hutan bidang planologi kehutanan mencakup...
Kunci Jawaban: E
Pengembangan di bidang planologi berkaitan dengan metodologi perencanaan, sistem informasi, dan standardisasi pemetaan.
Materi Terkait: Pengembangan Pengendalian Ekosistem Hutan bidang Planologi Kehutanan dan Tata Lingkungan

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 85
PRO
Dokumen Rencana Kerja Tahunan (RKT) pada pemegang perizinan berusaha pemanfaatan hutan wajib mendapatkan persetujuan untuk menjamin...
Kunci Jawaban: C
RKT adalah instrumen kendali pemerintah agar pemegang perizinan tidak melakukan eksploitasi berlebihan yang merusak hutan.
Materi Terkait: Pelaksanaan Pengendalian Ekosistem Hutan bidang Pengelolaan Hutan Lestari

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 86
PRO
Salah satu tantangan dalam pengembangan perhutanan sosial adalah resolusi konflik. Peran PEH dalam hal ini adalah...
Kunci Jawaban: A
PEH bertugas sebagai fasilitator teknis untuk mencari solusi jalan tengah dalam konflik penguasaan lahan di kawasan hutan.
Materi Terkait: Pengembangan Pengendalian Ekosistem Hutan bidang Pengelolaan Perhutanan Sosial

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 87
PRO
Apa yang dimaksud dengan spesies alien invasif (Invasive Alien Species)?
Kunci Jawaban: A
Spesies invasif (seperti eceng gondok atau ikan red devil) dapat merusak keseimbangan ekosistem asli karena tidak memiliki predator alami di lokasi baru.
Materi Terkait: Wawasan umum terkait lingkungan hidup dan kehutanan

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 88
PRO
Dalam penyiapan pengendalian ekosistem hutan bidang konservasi, PEH melakukan inventarisasi flora dan fauna. Data yang dikumpulkan meliputi...
Kunci Jawaban: B
Data biofisik dan populasi sangat penting sebagai dasar penentuan status perlindungan dan strategi konservasi spesies.
Materi Terkait: Penyiapan Pengendalian Ekosistem Hutan bidang Konservasi Sumber Daya

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 89
PRO
Pengembangan sistem database kehutanan (SIPUHH, SIGAP, dll) bertujuan untuk meningkatkan...
Kunci Jawaban: E
Digitalisasi data memudahkan pemantauan aliran kayu, perizinan, dan kondisi hutan secara real-time.
Materi Terkait: Wawasan regulasi terkait peraturan perundang-undangan pelaksanaan kegiatan pengendali ekosistem hutan

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 90
PRO
Kegiatan penanaman pengayaan (enrichment planting) dilakukan pada hutan yang...
Kunci Jawaban: C
Penanaman pengayaan bertujuan meningkatkan kerapatan dan keanekaragaman jenis pada tegakan hutan yang ada tanpa menghilangkan pohon yang sudah tumbuh.
Materi Terkait: Pelaksanaan Pengendalian Ekosistem Hutan bidang Pengelolaan Hutan Lestari

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 91
PRO
Dalam tata kelola perizinan berusaha pemanfaatan hutan menurut PP No. 23 Tahun 2021, istilah yang menggantikan Izin Usaha Pemanfaatan Hasil Hutan Kayu (IUPHHK) adalah...
Kunci Jawaban: D
Berdasarkan PP No. 23 Tahun 2021, istilah izin diubah menjadi Perizinan Berusaha Pemanfaatan Hutan (PBPH) yang bersifat multiusaha.
Materi Terkait: Regulasi Kebijakan dan regulasi pengelolaan hutan dan kehutanan di Indonesia

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 92
PRO
Pada ekosistem hutan hujan tropis, terdapat lapisan vegetasi tempat tajuk pohon-pohon besar menyambung membentuk atap. Lapisan ini disebut...
Kunci Jawaban: E
Canopy atau kanopi adalah lapisan dominan di hutan hujan tropis yang menyerap sebagian besar cahaya matahari dan melindungi lapisan di bawahnya.
Materi Terkait: Pengetahuan dasar dan wawasan umum bidang hutan dan kehutanan

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 93
PRO
Metode penentuan sampel dalam inventarisasi hutan di mana setiap unit populasi memiliki peluang yang sama untuk dipilih secara acak disebut...
Kunci Jawaban: A
Simple Random Sampling (SRS) adalah teknik pengambilan sampel acak sederhana tanpa ada pertimbangan strata atau sistematika tertentu.
Materi Terkait: Dasar dasar kehutanan

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 94
PRO
Tindakan pengayaan tegakan (enrichment planting) dilakukan pada hutan yang...
Kunci Jawaban: A
Pengayaan adalah menanam jenis pohon di sela-sela tegakan yang ada untuk meningkatkan keanekaragaman atau kualitas tegakan.
Materi Terkait: Pengetahuan dasar bidang pengendalian ekosistem hutan

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 95
PRO
Dokumen rencana pengelolaan hutan jangka panjang (20 tahun) untuk suatu unit KPH disebut dengan...
Kunci Jawaban: C
Rencana Pengelolaan Hutan Jangka Panjang (RPHJP) memuat visi, misi, dan rencana strategis pengelolaan hutan untuk periode 20 tahun di wilayah KPH.
Materi Terkait: Regulasi Kebijakan dan regulasi pengelolaan hutan dan kehutanan di Indonesia

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 96
PRO
Hama 'Xystrocera festiva' atau penggerek batang sangat umum menyerang jenis pohon hutan...
Kunci Jawaban: D
Xystrocera festiva atau sering disebut ulat boktor adalah hama utama yang menyerang batang pohon sengon sehingga menurunkan kualitas kayu.
Materi Terkait: Dasar dasar kehutanan

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 97
PRO
Strategi pengendalian kebakaran hutan yang berfokus pada kegiatan sebelum terjadinya api, seperti penyuluhan dan pembuatan sekat bakar, disebut...
Kunci Jawaban: E
Langkah preventif bertujuan meminimalisir risiko terjadinya kebakaran melalui edukasi, patroli, dan rekayasa fisik lahan.
Materi Terkait: Pengetahuan dasar bidang pengendalian ekosistem hutan

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 98
PRO
Convention on International Trade in Endangered Species of Wild Fauna and Flora (CITES) mengatur perdagangan spesies yang terancam punah. Spesies yang dilarang total untuk diperdagangkan secara internasional termasuk dalam...
Kunci Jawaban: A
Appendix I CITES memuat daftar spesies yang terancam punah sehingga perdagangan komersial internasional dilarang.
Materi Terkait: Regulasi Kebijakan dan regulasi pengelolaan hutan dan kehutanan di Indonesia

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 99
PRO
Proses suksesi ekosistem hutan yang dimulai dari lahan yang benar-benar kosong/telanjang (seperti pasca letusan gunung berapi) disebut...
Kunci Jawaban: C
Suksesi primer terjadi pada substrat baru yang belum pernah ada vegetasi sebelumnya, dimulai dari organisme pionir.
Materi Terkait: Pengetahuan dasar dan wawasan umum bidang hutan dan kehutanan

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 100
PRO
Metode penanaman hutan dengan sistem baris bergantian antara tanaman kehutanan dan tanaman pangan disebut...
Kunci Jawaban: B
Sistem tumpangsari atau taungya memungkinkan petani menanam tanaman semusim di antara barisan pohon hutan pada masa awal pertumbuhan.
Materi Terkait: Dasar dasar kehutanan

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 101
PRO
Nilai Ekonomi Karbon (NEK) diatur dalam Peraturan Presiden Nomor 98 Tahun 2021. Salah satu mekanismenya adalah 'Carbon Offset' yang berarti...
Kunci Jawaban: D
Offset karbon adalah pengurangan emisi gas rumah kaca yang dilakukan untuk mengompensasi emisi yang dihasilkan di tempat lain.
Materi Terkait: Regulasi Kebijakan dan regulasi pengelolaan hutan dan kehutanan di Indonesia

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 102
PRO
Alat yang berfungsi untuk mengukur kelembaban relatif udara di dalam hutan guna memantau risiko kebakaran hutan adalah...
Kunci Jawaban: A
Sling Psychrometer digunakan untuk mengukur titik embun dan kelembaban relatif udara, data krusial untuk indeks bahaya kebakaran.
Materi Terkait: Pengetahuan dasar bidang pengendalian ekosistem hutan

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 103
PRO
Indeks Luas Daun (Leaf Area Index/LAI) digunakan dalam analisis hutan untuk mengetahui...
Kunci Jawaban: B
LAI adalah rasio luas daun terhadap luas permukaan tanah, yang berkaitan erat dengan intersepsi cahaya dan transpirasi.
Materi Terkait: Dasar dasar kehutanan

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 104
PRO
Berdasarkan UU No. 5 Tahun 1990, pengawetan jenis tumbuhan dan satwa dilakukan melalui kegiatan di dalam kawasan (in-situ) maupun di luar kawasan (ex-situ). Contoh konservasi ex-situ adalah...
Kunci Jawaban: C
Konservasi ex-situ adalah perlindungan spesies di luar habitat aslinya seperti Kebun Raya, arboretum, atau pusat penangkaran.
Materi Terkait: Pengetahuan dasar dan wawasan umum bidang hutan dan kehutanan

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 105
PRO
Istilah 'Social Forestry' atau Perhutanan Sosial di Indonesia mencakup 5 skema utama. Mana yang bukan merupakan bagian dari skema tersebut?
Kunci Jawaban: D
Perhutanan Sosial terdiri dari Hutan Desa, Hutan Kemasyarakatan, Hutan Tanaman Rakyat, Hutan Adat, dan Kemitraan Kehutanan. HPT adalah fungsi hutan, bukan skema pengelolaan sosial.
Materi Terkait: Regulasi Kebijakan dan regulasi pengelolaan hutan dan kehutanan di Indonesia

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 106
PRO
Proses pelapukan batuan induk menjadi tanah yang dipengaruhi oleh faktor iklim, organisme, topografi, dan waktu disebut...
Kunci Jawaban: C
Pedogenesis adalah proses pembentukan tanah dari bahan induk melalui interaksi faktor-faktor pembentuk tanah.
Materi Terkait: Dasar dasar kehutanan

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 107
PRO
Kegiatan pengendalian hama secara hayati (biological control) di hutan dapat dilakukan dengan...
Kunci Jawaban: B
Pengendalian hayati memanfaatkan organisme lain untuk menekan populasi hama agar tetap berada di bawah ambang ekonomi.
Materi Terkait: Pengetahuan dasar bidang pengendalian ekosistem hutan

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 108
PRO
Dalam klasifikasi iklim Schmidt-Ferguson yang sering digunakan di kehutanan, penentuan tipe iklim didasarkan pada rasio antara...
Kunci Jawaban: C
Schmidt-Ferguson menggunakan nilai Q (rata-rata bulan kering dibagi rata-rata bulan basah) untuk menentukan tipe iklim A sampai H.
Materi Terkait: Dasar dasar kehutanan

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 109
PRO
Jenis api yang membakar material organik di bawah permukaan tanah (seperti pada lahan gambut) dan sangat sulit dipadamkan disebut...
Kunci Jawaban: B
Api bawah membakar lapisan gambut atau serasah yang tebal di bawah permukaan tanah tanpa nyala api yang besar namun sangat persisten.
Materi Terkait: Pengetahuan dasar bidang pengendalian ekosistem hutan

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 110
PRO
Penetapan kawasan hutan dilakukan melalui beberapa tahapan. Urutan yang benar menurut regulasi adalah...
Kunci Jawaban: A
Sesuai regulasi (UU Kehutanan & PP 23/2021), pengukuhan kawasan hutan meliputi: penunjukan, penataan batas, pemetaan, dan penetapan.
Materi Terkait: Regulasi Kebijakan dan regulasi pengelolaan hutan dan kehutanan di Indonesia

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 111
PRO
Pohon yang memiliki sistem perakaran napas (pneumatofora) merupakan adaptasi untuk hidup di lingkungan...
Kunci Jawaban: D
Akar napas berfungsi untuk mengambil oksigen langsung dari udara karena tanah di daerah rawa/mangrove biasanya anaerob.
Materi Terkait: Pengetahuan dasar dan wawasan umum bidang hutan dan kehutanan

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 112
PRO
Dalam kegiatan rehabilitasi hutan, istilah 'Seedling' mengacu pada tingkat permudaan dengan kriteria...
Kunci Jawaban: C
Dalam inventarisasi, seedling (semai) adalah permudaan mulai dari kecambah sampai tinggi kurang dari 1,5 meter.
Materi Terkait: Dasar dasar kehutanan

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 113
PRO
Simbiosis mutualisme antara jamur dengan akar tanaman kehutanan yang membantu penyerapan unsur hara (terutama fosfor) disebut...
Kunci Jawaban: B
Mikoriza sangat penting bagi pertumbuhan pohon hutan karena memperluas jangkauan serapan akar terhadap air dan nutrisi.
Materi Terkait: Dasar dasar kehutanan

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 114
PRO
Berdasarkan PP No. 23 Tahun 2021, perubahan peruntukan kawasan hutan secara luas dan berdampak strategis ditetapkan oleh...
Kunci Jawaban: E
Perubahan peruntukan kawasan hutan yang berdampak strategis dan cakupan luas memerlukan persetujuan lembaga legislatif (DPR) sesuai usulan Pemerintah.
Materi Terkait: Regulasi Kebijakan dan regulasi pengelolaan hutan dan kehutanan di Indonesia

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 115
PRO
Metode rehabilitasi hutan yang dilakukan dengan cara membiarkan alam memperbaiki dirinya sendiri tanpa campur tangan manusia yang intensif disebut...
Kunci Jawaban: D
Suksesi alami mengandalkan bank benih di tanah atau penyebaran biji alami untuk memulihkan tegakan hutan.
Materi Terkait: Pengetahuan dasar bidang pengendalian ekosistem hutan

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 116
PRO
Hutan yang memiliki curah hujan sangat tinggi sepanjang tahun, tidak memiliki musim kemarau yang nyata, dan biodiversitas sangat tinggi adalah...
Kunci Jawaban: E
Hutan hujan tropis adalah bioma hutan yang paling kaya spesies dan selalu hijau sepanjang tahun di daerah khatulistiwa.
Materi Terkait: Pengetahuan dasar dan wawasan umum bidang hutan dan kehutanan

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 117
PRO
Fungsi hidrologis hutan yang berkaitan dengan kemampuan tajuk pohon dalam memecah butiran air hujan sehingga energi kinetiknya berkurang disebut...
Kunci Jawaban: C
Intersepsi adalah tertahannya air hujan pada tajuk vegetasi sebelum mencapai permukaan tanah, mencegah pemadatan tanah oleh tetesan air.
Materi Terkait: Dasar dasar kehutanan

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 118
PRO
Kegiatan monitoring kesehatan hutan dengan menggunakan plot contoh yang diukur secara berulang dalam periode tertentu menggunakan metode...
Kunci Jawaban: E
FHM adalah metode standar untuk memantau kondisi kesehatan hutan secara kontinu melalui pengukuran berbagai indikator biometrik.
Materi Terkait: Pengetahuan dasar bidang pengendalian ekosistem hutan

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 119
PRO
Berdasarkan PermenLHK No. 7 Tahun 2021, pelepasan kawasan hutan untuk kepentingan pembangunan di luar kegiatan kehutanan dapat dilakukan pada...
Kunci Jawaban: C
Pelepasan kawasan hutan (perubahan status menjadi non-hutan) secara regulasi hanya dimungkinkan pada Hutan Produksi Konversi.
Materi Terkait: Regulasi Kebijakan dan regulasi pengelolaan hutan dan kehutanan di Indonesia

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 120
PRO
Fenomena kematian pohon hutan secara massal dalam suatu kawasan yang disebabkan oleh faktor lingkungan yang ekstrem atau serangan patogen disebut...
Kunci Jawaban: D
Dieback adalah kondisi kesehatan hutan di mana pohon-pohon mengalami kematian mulai dari bagian pucuk hingga ke bawah secara progresif.
Materi Terkait: Pengetahuan dasar bidang pengendalian ekosistem hutan

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 121
PRO
Dalam tata naskah dan dokumentasi pelaporan kinerja, capaian Angka Kredit bagi seorang PEH dihitung berdasarkan...
Kunci Jawaban: E
Sesuai regulasi JF (seperti Permenpan RB No. 74/2020 dan Permenpan RB No. 1/2023), Angka Kredit diperoleh dari hasil penilaian kinerja berdasarkan sasaran kinerja pegawai (SKP) dan tugas pokok jabatan fungsional yang dilaksanakan.
Materi Terkait: Peraturan, Data dan Informasi Pengendali Ekosistem Hutan

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 122
PRO
Salah satu bentuk dokumentasi informasi pengelolaan ekosistem hutan yang digunakan oleh PEH untuk memetakan jenis dan kerapatan tegakan adalah...
Kunci Jawaban: D
Data informasi teknis pengelolaan hutan seperti pemetaan jenis dan kerapatan tegakan didapatkan dari pengolahan citra satelit dan pelaksanaan inventarisasi hutan (cruising). PEH mengolah data tersebut untuk perencanaan.
Materi Terkait: Peraturan, Data dan Informasi Pengendali Ekosistem Hutan

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 123
PRO
Untuk mendukung tugas teknis, seorang PEH wajib menyusun laporan hasil pelaksanaan tugas. Standar pelaporan ini diatur agar...
Kunci Jawaban: C
Laporan hasil pelaksanaan tugas PEH merupakan dokumen akuntabilitas yang berfungsi sebagai dasar pengambilan keputusan, evaluasi kegiatan, rencana tindak lanjut pengelolaan hutan, dan bukti dukung penilaian kinerja (angka kredit).
Materi Terkait: Peraturan, Data dan Informasi Pengendali Ekosistem Hutan

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 124
PRO
Berdasarkan pedoman pengelolaan data spasial kehutanan, sistem proyeksi peta yang menjadi standar resmi secara nasional dalam pemetaan tematik kehutanan di Indonesia umumnya menggunakan sistem koordinat...
Kunci Jawaban: E
Dalam pemetaan tematik kehutanan dan standar informasi geospasial dasar di Indonesia yang dikoordinir oleh BIG, sistem proyeksi yang standar dan umum digunakan untuk peta skala besar dan menengah adalah UTM (Universal Transverse Mercator) dengan datum WGS 84.
Materi Terkait: Peraturan, Data dan Informasi Pengendali Ekosistem Hutan

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 125
PRO
Informasi tutupan lahan (land cover) kehutanan Indonesia diperbarui oleh KLHK secara periodik. Salah satu tujuan pembaruan data ini adalah untuk...
Kunci Jawaban: B
Data tutupan lahan sangat krusial dalam monitoring kondisi ekosistem, termasuk menghitung luasan deforestasi, degradasi lahan, upaya rehabilitasi/reforestasi, serta mengukur baseline emisi GRK (karbon) dari sektor FREL.
Materi Terkait: Peraturan, Data dan Informasi Pengendali Ekosistem Hutan

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 126
PRO
Undang-Undang yang menjadi payung hukum utama dalam Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup di Indonesia adalah...
Kunci Jawaban: A
Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 mengatur tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup (PPLH).
Materi Terkait: Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 127
PRO
Kajian mengenai dampak penting suatu usaha dan/atau kegiatan yang direncanakan pada lingkungan hidup yang diperlukan bagi proses pengambilan keputusan penyelenggaraan usaha, disebut...
Kunci Jawaban: D
Sesuai Pasal 1 angka 11 UU No 32 Tahun 2009, AMDAL (Analisis Mengenai Dampak Lingkungan Hidup) adalah kajian mengenai dampak penting pada lingkungan hidup dari suatu usaha/kegiatan yang direncanakan.
Materi Terkait: Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 128
PRO
Instrumen ekonomi lingkungan hidup yang mengedepankan prinsip bahwa siapa yang mencemari lingkungan harus membayar biaya pemulihannya dikenal dengan asas...
Kunci Jawaban: E
Asas pencemar membayar (polluter pays principle) berarti bahwa setiap penanggung jawab usaha dan/atau kegiatan yang menimbulkan pencemaran dan/atau kerusakan lingkungan hidup wajib menanggung biaya pemulihan lingkungan.
Materi Terkait: Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 129
PRO
Dalam hukum lingkungan, tanggung jawab mutlak yang dibebankan kepada pihak yang kegiatannya menggunakan bahan B3 atau menimbulkan ancaman serius tanpa perlu pembuktian unsur kesalahan disebut...
Kunci Jawaban: B
Pasal 88 UU 32 Tahun 2009 mengatur asas tanggung jawab mutlak (strict liability), di mana setiap pihak yang tindakannya, usahanya, atau menggunakan B3 yang menimbulkan ancaman serius terhadap lingkungan bertanggung jawab mutlak atas kerugian tanpa perlu pembuktian unsur kesalahan.
Materi Terkait: Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 130
PRO
Setiap perencanaan tata ruang wilayah (RTRW) wajib mengintegrasikan pertimbangan lingkungan untuk memastikan pembangunan berkelanjutan. Instrumen yang wajib disusun oleh pemerintah daerah untuk hal tersebut adalah...
Kunci Jawaban: D
Sesuai Pasal 15 UU 32 Tahun 2009, Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah wajib membuat KLHS (Kajian Lingkungan Hidup Strategis) untuk memastikan bahwa prinsip pembangunan berkelanjutan telah menjadi dasar dan terintegrasi dalam pembangunan suatu wilayah, termasuk dalam RTRW.
Materi Terkait: Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 131
PRO
Berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 23 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Kehutanan, kegiatan Tata Hutan dilakukan dalam rangka...
Kunci Jawaban: A
Tata hutan bertujuan untuk mewujudkan pengelolaan hutan yang efektif dan efisien dengan membagi kawasan hutan ke dalam blok-blok dan petak-petak pengelolaan sesuai dengan fungsi, kondisi, dan tujuannya (PP 23/2021).
Materi Terkait: Tata Hutan dan Penyusunan Rencana Pengelolaan Hutan

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 132
PRO
Kawasan pengelola hutan di tingkat tapak yang dibentuk untuk melaksanakan pengelolaan hutan konservasi, hutan lindung, maupun hutan produksi secara lestari disebut...
Kunci Jawaban: B
Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) adalah wilayah pengelolaan hutan sesuai fungsi pokok dan peruntukannya, yang dapat dikelola secara efisien dan lestari di tingkat tapak.
Materi Terkait: Tata Hutan dan Penyusunan Rencana Pengelolaan Hutan

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 133
PRO
Rencana Pengelolaan Hutan (RPH) yang berjangka waktu 10 (sepuluh) tahun di tingkat KPH disebut...
Kunci Jawaban: B
Dalam sistem pengelolaan KPH (sesuai PP terkait Kehutanan), Rencana Pengelolaan Hutan Jangka Panjang (RPHJP) umumnya disusun untuk jangka waktu 10 tahun (berdasarkan regulasi terbaru KPH), yang kemudian dijabarkan ke dalam Rencana Pengelolaan Jangka Pendek/Tahunan.
Materi Terkait: Tata Hutan dan Penyusunan Rencana Pengelolaan Hutan

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 134
PRO
Salah satu blok dalam pembagian ruang di Kesatuan Pengelolaan Hutan Konservasi (KPHK) berupa Taman Nasional yang dikhususkan untuk melindungi kekhasan flora, fauna, dan tidak boleh ada campur tangan manusia yang mengubah bentang alam adalah...
Kunci Jawaban: C
Dalam sistem zonasi Taman Nasional, Zona/Blok Inti adalah area yang mutlak dilindungi, tempat kehidupan flora dan fauna asli tidak boleh diintervensi oleh kegiatan manusia kecuali untuk ilmu pengetahuan.
Materi Terkait: Tata Hutan dan Penyusunan Rencana Pengelolaan Hutan

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 135
PRO
Penyusunan Rencana Pengelolaan Hutan harus berdasarkan data inventarisasi hutan. Inventarisasi hutan tingkat nasional diselenggarakan oleh...
Kunci Jawaban: A
Sesuai UU 41/1999 dan PP 23/2021, inventarisasi hutan tingkat nasional merupakan wewenang Pemerintah Pusat yang dilaksanakan oleh Menteri yang menangani urusan kehutanan.
Materi Terkait: Tata Hutan dan Penyusunan Rencana Pengelolaan Hutan

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 136
PRO
Tiga pilar utama dalam Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya berdasarkan UU No. 5 Tahun 1990 adalah...
Kunci Jawaban: A
Pasal 5 UU No 5 Tahun 1990 menyebutkan tiga pilar konservasi: (1) perlindungan sistem penyangga kehidupan; (2) pengawetan keanekaragaman jenis tumbuhan dan satwa beserta ekosistemnya; (3) pemanfaatan secara lestari sumber daya alam hayati dan ekosistemnya.
Materi Terkait: Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistem

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 137
PRO
Upaya konservasi flora dan fauna yang dilakukan di luar habitat aslinya disebut konservasi...
Kunci Jawaban: E
Konservasi ex-situ adalah metode pelestarian sumber daya genetik dan keanekaragaman hayati yang dilakukan di luar habitat aslinya, contohnya kebun raya, kebun binatang, dan bank benih.
Materi Terkait: Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistem

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 138
PRO
Salah satu spesies endemik mamalia dari Pulau Sulawesi yang juga dilindungi berdasarkan peraturan perundangan di Indonesia adalah...
Kunci Jawaban: C
Anoa (Bubalus spp.) adalah mamalia endemik pulau Sulawesi dan masuk dalam daftar satwa yang dilindungi (Permen LHK P.106/2018).
Materi Terkait: Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistem

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 139
PRO
Kawasan suaka alam yang karena keadaan alamnya mempunyai kekhasan tumbuhan, satwa, dan ekosistemnya atau ekosistem tertentu yang perlu dilindungi dan perkembangannya berlangsung secara alami adalah...
Kunci Jawaban: C
Pasal 1 angka 10 UU No 5 Tahun 1990 mendefinisikan Cagar Alam sebagai kawasan suaka alam karena keadaan alamnya mempunyai kekhasan tumbuhan, satwa, dan ekosistemnya atau ekosistem tertentu yang perlu dilindungi dan perkembangannya berlangsung secara alami.
Materi Terkait: Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistem

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 140
PRO
Setiap orang dilarang menangkap, melukai, membunuh, menyimpan, memiliki, memelihara, mengangkut, dan memperniagakan satwa yang dilindungi. Pelanggaran terhadap larangan ini diatur sanksi pidananya dalam...
Kunci Jawaban: A
Larangan terkait satwa dilindungi diatur secara tegas dalam Pasal 21 ayat (2) UU No 5 Tahun 1990, dan sanksi pidananya diatur dalam Pasal 40 dengan ancaman pidana penjara paling lama 5 tahun dan denda paling banyak 100 juta rupiah.
Materi Terkait: Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistem

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 141
PRO
Indonesia menargetkan penurunan emisi Gas Rumah Kaca (GRK) dalam komitmen iklim global yang dituangkan dalam dokumen...
Kunci Jawaban: B
Nationally Determined Contribution (NDC) adalah dokumen komitmen setiap negara (termasuk Indonesia) di bawah Perjanjian Paris untuk mengurangi emisi GRK dan beradaptasi terhadap perubahan iklim.
Materi Terkait: Pengendalian Perubahan Iklim

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 142
PRO
Sektor penyumbang penurunan emisi GRK terbesar berdasarkan target NDC Indonesia adalah dari sektor...
Kunci Jawaban: E
Dalam dokumen NDC Indonesia, sektor Kehutanan dan Penggunaan Lahan (FOLU) memiliki target kontribusi penurunan emisi yang paling besar (lebih dari 50% dari total target penurunan emisi nasional) melalui program FOLU Net Sink 2030.
Materi Terkait: Pengendalian Perubahan Iklim

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 143
PRO
Penyelenggaraan Nilai Ekonomi Karbon (NEK) di Indonesia diatur dalam peraturan perundangan terbaru yaitu...
Kunci Jawaban: C
Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 98 Tahun 2021 mengatur tentang Penyelenggaraan Nilai Ekonomi Karbon untuk Pencapaian Target Kontribusi yang Ditetapkan Secara Nasional dan Pengendalian Emisi GRK dalam Pembangunan Nasional.
Materi Terkait: Pengendalian Perubahan Iklim

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 144
PRO
Bentuk adaptasi dan mitigasi perubahan iklim yang melibatkan partisipasi masyarakat secara langsung di tingkat tapak yang dicanangkan oleh KLHK dikenal dengan program...
Kunci Jawaban: E
Program Kampung Iklim (ProKlim) adalah program berlingkup nasional dari KLHK dalam rangka meningkatkan keterlibatan masyarakat dan pemangku kepentingan untuk melakukan aksi adaptasi dan mitigasi perubahan iklim di tingkat lokal.
Materi Terkait: Pengendalian Perubahan Iklim

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 145
PRO
Gas rumah kaca yang dihasilkan dari proses dekomposisi anaerobik di lahan gambut terdegradasi dan memiliki peran signifikan dalam pemanasan global adalah...
Kunci Jawaban: A
Metana (CH4) adalah gas rumah kaca yang dihasilkan dari proses dekomposisi anaerobik (seperti di rawa/gambut basah) dan memiliki Global Warming Potential (GWP) yang jauh lebih kuat daripada CO2. Dalam konteks lahan gambut, emisi CH4 menjadi salah satu perhatian utama.
Materi Terkait: Pengendalian Perubahan Iklim

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 146
PRO
Kawasan Pelestarian Alam (KPA) yang dikelola dengan sistem zonasi dan dimanfaatkan untuk tujuan penelitian, ilmu pengetahuan, pendidikan, menunjang budidaya, pariwisata, dan rekreasi disebut...
Kunci Jawaban: E
Berdasarkan Pasal 1 angka 14 UU No 5 Tahun 1990, Taman Nasional adalah kawasan pelestarian alam yang mempunyai ekosistem asli, dikelola dengan sistem zonasi yang dimanfaatkan untuk tujuan penelitian, ilmu pengetahuan, pendidikan, menunjang budidaya, pariwisata, dan rekreasi.
Materi Terkait: Pengelolaan Kawasan Suaka Alam dan Kawasan Pelestarian Alam

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 147
PRO
Perbedaan mendasar antara Kawasan Suaka Alam (KSA) dan Kawasan Pelestarian Alam (KPA) berdasarkan undang-undang adalah...
Kunci Jawaban: C
Kawasan Suaka Alam (Cagar Alam, Suaka Margasatwa) fungsi utamanya adalah perlindungan dan pengawetan secara mutlak (tidak untuk wisata massal). Sedangkan Kawasan Pelestarian Alam (Taman Nasional, Tahura, TWA) mengakomodasi fungsi pemanfaatan lestari seperti ekowisata, penelitian, dan pendidikan alam.
Materi Terkait: Pengelolaan Kawasan Suaka Alam dan Kawasan Pelestarian Alam

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 148
PRO
Kawasan pelestarian alam untuk tujuan koleksi tumbuhan dan/atau satwa yang alami atau buatan, jenis asli dan atau bukan asli, yang dimanfaatkan bagi kepentingan penelitian, ilmu pengetahuan, pendidikan, menunjang budidaya, budaya, pariwisata, dan rekreasi adalah pengertian dari...
Kunci Jawaban: E
Definisi tersebut merujuk pada Taman Hutan Raya (Tahura) menurut Pasal 1 angka 15 UU Nomor 5 Tahun 1990 tentang Konservasi SDA Hayati dan Ekosistemnya.
Materi Terkait: Pengelolaan Kawasan Suaka Alam dan Kawasan Pelestarian Alam

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 149
PRO
Kewenangan pengelolaan Taman Hutan Raya (Tahura) yang berada di dalam wilayah satu kabupaten/kota diselenggarakan oleh...
Kunci Jawaban: D
Sesuai UU Kehutanan dan peraturan tentang Pemerintahan Daerah, pengelolaan Tahura yang berada di wilayah daratan satu kabupaten/kota merupakan kewenangan Pemerintah Kabupaten/Kota tersebut.
Materi Terkait: Pengelolaan Kawasan Suaka Alam dan Kawasan Pelestarian Alam

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 150
PRO
Penetapan suatu kawasan menjadi Kawasan Suaka Alam (KSA) atau Kawasan Pelestarian Alam (KPA) merupakan wewenang dari...
Kunci Jawaban: C
Berdasarkan UU 41/1999 dan regulasi pelaksananya, penunjukan dan penetapan kawasan hutan, termasuk fungsi KSA dan KPA, adalah kewenangan Pemerintah Pusat, secara khusus oleh Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan.
Materi Terkait: Pengelolaan Kawasan Suaka Alam dan Kawasan Pelestarian Alam

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh

Dasar Hukum & Regulasi Jabatan

Informasi mengenai jabatan Pengendali Ekosistem Hutan pada halaman ini disusun dengan mengacu pada peraturan dan ketentuan resmi pemerintah yang berlaku sebagai referensi utama.

PermenPANRB Nomor 1 Tahun 2023 tentang Jabatan Fungsional
Dasar Acuan Sah
Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 74 Tahun 2020 tentang Jabatan Fungsional Pengendali Ekosistem Hutan
Dasar Acuan Sah
Surat Menteri PANRB Nomor B/5457/M.SM.01.00/2024
Dasar Acuan Sah

Tips & Strategi Lolos SKB Pengendali Ekosistem Hutan

Agar peluang lulus SKB CPNS untuk jabatan Pengendali Ekosistem Hutan semakin besar, peserta perlu memahami karakter soal dan fokus pada kompetensi yang diuji. Berikut beberapa tips yang dapat diterapkan saat persiapan hingga pelaksanaan SKB CPNS.

1

Kuasai Regulasi Pokok

Minimal 20-30% soal SKB menguji pemahaman peraturan perundangan dan tusi instansi pembina.

2

Simulasi Berbasis Studi Kasus

Soal SKB masa kini berbasis analisis kasus terapan, bukan lagi hafalan definisi teoritis belaka.

3

Manajemen Waktu CAT

Waktu 90 menit untuk 100 soal berarti Anda hanya memiliki kurang dari 54 detik per butir soal.

4

Evaluasi Melalui Tryout Rutin

Uji akurasi dan ketahanan fokus melalui simulasi tryout berkala agar terbiasa dengan ritme CAT.

Persiapan yang matang menjadi kunci utama dalam menghadapi SKB CPNS. Dengan mempelajari materi pokok, berlatih soal, dan mengikuti tryout SKB CPNS untuk jabatan Pengendali Ekosistem Hutan, peserta dapat meningkatkan pemahaman dan kepercayaan diri sebelum ujian. Semoga panduan ini membantu perjalananmu menuju kelulusan CPNS.

Pertanyaan Seputar SKB Pengendali Ekosistem Hutan

Jawaban resmi atas hal yang paling sering ditanyakan para pejuang CPNS.

Materi SKB CPNS Pengendali Ekosistem Hutan menguji kompetensi teknis jabatan dan kemampuan umum sesuai Keputusan MenPAN-RB, meliputi penguasaan regulasi, tugas pokok fungsi, etika profesi, serta studi kasus teknis sesuai bidang.
Ujian CAT BKN SKB umumnya berjumlah 80 hingga 100 soal pilihan ganda dengan durasi waktu 90 menit (soal 80 jika dominan hitungan teknis, 100 jika dominan analisis teks dan konsep).
SKB CAT CPNS tidak menerapkan nilai ambang batas (passing grade) mutlak seperti SKD, melainkan dinilai murni dengan bobot 60% dalam penentuan kelulusan akhir integrasi nilai SKD (40%) + SKB (60%).
Pelajari kisi-kisi resmi kompetensi umum & khusus jabatan, pahami regulasi dan dasar hukum terbaru yang mengatur formasi ini, serta lakukan latihan drill soal CAT secara konsisten di Belajarbro.
Pola soal dan kisi-kisi kompetensi mengacu pada standar jabatan yang sama, namun narasi studi kasus dan konteks kebijakan selalu disesuaikan dengan peraturan terkini pemerintah.

Kisi-Kisi Formasi SKB Terkait

Eksplorasi materi pokok jabatan serumpun atau formasi instansi lainnya untuk persiapan seleksi CPNS.