Fakta: Lebih dari 80% peserta gagal di tahap SKB bukan karena tidak pintar, tapi karena salah fokus belajar.
Kalau kamu sedang mempersiapkan SKB CPNS untuk jabatan Penilik, halaman ini akan jadi senjata utama kamu. 🔥
Banyak peserta CPNS gugur di tahap SKB karena kurang memahami materi jabatan yang diujikan. Untuk membantu kamu lebih siap, halaman ini menyajikan materi, contoh soal, dan tryout SKB CPNS khusus untuk jabatan Penilik, agar proses belajar jadi lebih fokus dan peluang lulus semakin besar.
Materi Pokok SKB CPNS Penilik
Materi pokok SKB CPNS untuk jabatan Penilik berikut merangkum ruang lingkup kompetensi, pengetahuan teknis, dan tugas jabatan yang menjadi fokus penilaian dalam seleksi SKB CPNS. Pelajari setiap bagian secara bertahap agar pemahaman lebih menyeluruh.
Kebijakan Nasional Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan Pendidikan Masyarakat (Dikmas)
Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional
Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara (dan perubahannya)
Peraturan Pemerintah Nomor 57 Tahun 2021 tentang Standar Nasional Pendidikan (dan perubahannya)
Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2010 tentang Pengelolaan dan Penyelenggaraan Pendidikan
Etika profesi dan kode etik jabatan fungsional Penilik
Prinsip dasar pengawasan, pengendalian mutu, dan evaluasi program pendidikan
Pemahaman mengenai 8 Standar Nasional Pendidikan (SNP) dalam lingkup nonformal
Wawasan kebangsaan dan integritas sebagai ASN di bidang pendidikan
Permenpan RB Nomor 14 Tahun 2010 tentang Jabatan Fungsional Penilik dan Angka Kreditnya
Permendikbud Nomor 38 Tahun 2013 tentang Petunjuk Teknis Jabatan Fungsional Penilik
Teknis perencanaan program pengendalian mutu pada satuan PAUD, LKP, dan PKBM
Prosedur pelaksanaan pemantauan program pada satuan pendidikan nonformal
Teknis dan instrumen penilaian dampak program pendidikan nonformal (Outcomes & Impacts)
Pemberian bimbingan dan konsultasi terhadap penyelenggara, pendidik, dan tenaga kependidikan PAUD dan Dikmas
Penyusunan laporan hasil penilikan dan pemberian rekomendasi perbaikan mutu
Evaluasi dan pemetaan mutu satuan pendidikan nonformal berdasarkan rapor pendidikan
Pengembangan profesi penilikan: penulisan karya tulis ilmiah (KTI) dan inovasi pengawasan
Regulasi akreditasi BAN PAUD dan PNF (Badan Akreditasi Nasional)
Manajemen berbasis masyarakat dalam pengelolaan PKBM dan LKP
Konsep andragogi (pendidikan orang dewasa) dalam pendidikan masyarakat
Teori perkembangan anak usia dini terkait pengawasan mutu layanan PAUD
Standar sarana dan prasarana minimal pada satuan pendidikan nonformal
Tata cara perhitungan dan pengusulan angka kredit (DUPAK) jabatan fungsional Penilik
Simulasi Tryout SKB CPNS Penilik
Melalui simulasi tryout SKB CPNS untuk jabatan Penilik, kamu bisa berlatih soal yang mendekati ujian sebenarnya sekaligus mengevaluasi kesiapan sebelum menghadapi tes SKB.
Tryout
Tryout untuk jabatan ini akan tersedia
Kami sedang menyiapkan paket tryout SKB khusus untuk
Penilik.
Nantinya kamu bisa latihan soal sesuai kisi-kisi resmi dan dapat pembahasan lengkap.
Soal sesuai materi pokok jabatan
Pembahasan detail & indikator kompetensi
Skor otomatis + pembanding nasional
Coming soon
Contoh Soal SKB CPNS Penilik
Berikut contoh soal SKB CPNS untuk jabatan Penilik.
Soal 1
Menurut Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, jalur pendidikan nonformal berfungsi sebagai...
A. Pengganti, penambah, dan/atau pelengkap pendidikan formal dalam rangka mendukung pendidikan sepanjang hayat.
B. Pendidikan yang hanya fokus pada usia dewasa untuk menuntaskan buta aksara.
C. Pilihan utama bagi masyarakat yang tidak mampu mengikuti pendidikan jalur formal.
D. Satu-satunya jalur pendidikan yang menyediakan sertifikasi kompetensi profesi.
E. Pendidikan yang dikelola khusus oleh masyarakat tanpa campur tangan pemerintah.
Jawaban: A
Berdasarkan Pasal 26 ayat (1) UU No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, pendidikan nonformal diselenggarakan bagi warga masyarakat yang memerlukan layanan pendidikan yang berfungsi sebagai pengganti, penambah, dan/atau pelengkap pendidikan formal.
Soal 2
Dalam struktur organisasi birokrasi, Jabatan Fungsional Penilik berada dalam rumpun jabatan...
A. Pakar
B. Teknis
C. Pendidikan
D. Pengawas
E. Manajemen
Jawaban: C
Berdasarkan Permenpan RB Nomor 14 Tahun 2010, Penilik adalah jabatan fungsional yang mempunyai ruang lingkup tugas, tanggung jawab, dan wewenang untuk melakukan kegiatan pengendalian mutu dan evaluasi dampak program PAUD, LKP, dan PKBM dalam rumpun jabatan pendidikan.
Soal 3
Manakah yang termasuk dalam 8 Standar Nasional Pendidikan (SNP) sesuai dengan PP No. 57 Tahun 2021?
A. Standar Akademik, Standar Sarana, Standar Etika, dan Standar Mutu.
B. Standar Kompetensi Lulusan, Standar Isi, Standar Proses, dan Standar Penilaian Pendidikan.
C. Standar Operasional Prosedur, Standar Pengelolaan, dan Standar Kelayakan.
D. Standar Kelulusan, Standar Kurikulum, dan Standar Pembiayaan.
E. Standar Kompetensi Guru, Standar Siswa, Standar Kelas, dan Standar Lingkungan.
Jawaban: B
PP Nomor 57 Tahun 2021 tentang Standar Nasional Pendidikan menetapkan 8 standar: SKL, Isi, Proses, Penilaian, PTK, Sarpras, Pengelolaan, dan Pembiayaan.
Soal 4
Prinsip 'Andragogi' yang harus dipahami oleh seorang Penilik dalam membina pendidik pada program Pendidikan Masyarakat adalah...
A. Pembelajaran yang hanya dilakukan di lingkungan formal persekolahan.
B. Metode indoktrinasi untuk mengubah perilaku masyarakat secara cepat.
C. Teknik pengajaran yang menggunakan teknologi digital sepenuhnya.
D. Seni mengajar anak-anak dengan metode bermain.
E. Pendekatan pembelajaran bagi orang dewasa yang berpusat pada pengalaman.
Jawaban: E
Andragogi secara harfiah berarti memimpin orang dewasa. Dalam konteks Dikmas, ini merujuk pada teori pembelajaran orang dewasa yang menekankan pada kemandirian dan pemanfaatan pengalaman sebagai sumber belajar.
Soal 5
Setiap ASN harus menerapkan nilai dasar 'BerAKHLAK'. Huruf 'K' dalam akronim tersebut merujuk pada...
A. Kompeten
B. Kolaboratif
C. Kritis
D. Kreatif
E. Komunikatif
Jawaban: B
Sesuai UU Nomor 20 Tahun 2023 (pengganti UU 5/2014), nilai dasar ASN BerAKHLAK adalah Berorientasi Pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif.
Soal 6
Penilik memiliki tugas utama dalam melakukan pengendalian mutu. Yang dimaksud dengan pengendalian mutu dalam satuan pendidikan nonformal adalah...
A. Serangkaian kegiatan pemantauan, penilaian, dan bimbingan untuk menjamin pemenuhan standar pendidikan.
B. Menghukum penyelenggara pendidikan yang tidak taat aturan.
C. Mengarahkan seluruh anggaran satuan pendidikan agar sesuai keinginan pemerintah.
D. Menyusun kurikulum tunggal untuk seluruh LKP dan PKBM di wilayahnya.
E. Mengambil alih pengelolaan operasional harian satuan pendidikan nonformal.
Jawaban: A
Pengendalian mutu dalam lingkup penilikan (sesuai Permenpan RB 14/2010) adalah upaya sistematis untuk memastikan standar nasional pendidikan terpenuhi melalui monitoring, evaluasi, dan pendampingan.
Soal 7
Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dapat diselenggarakan melalui jalur pendidikan...
A. Nonformal dan informal saja.
B. Hanya jalur formal melalui Taman Kanak-Kanak.
C. Formal dan nonformal saja.
D. Formal, nonformal, dan informal.
E. Hanya jalur informal melalui lingkungan keluarga.
Jawaban: D
Pasal 28 ayat (2) UU No. 20 Tahun 2003 menyatakan bahwa PAUD dapat diselenggarakan melalui jalur pendidikan formal, nonformal, dan/atau informal.
Soal 8
Dalam etika profesi, seorang Penilik dilarang melakukan hal berikut, kecuali...
A. Mengubah data hasil evaluasi dampak demi mencapai target kinerja pribadi.
B. Memberikan bimbingan teknis mengenai penyusunan kurikulum operasional satuan.
C. Menjadi pengurus aktif di salah satu PKBM yang menjadi wilayah binaannya.
D. Membocorkan instrumen penilaian akreditasi kepada pihak tertentu demi keuntungan.
E. Menerima gratifikasi dari penyelenggara LKP yang sedang dipantau.
Jawaban: B
Memberikan bimbingan teknis adalah tugas pokok Penilik yang sah, sedangkan opsi lainnya merupakan pelanggaran kode etik dan integritas ASN.
Soal 9
Salah satu komponen 8 SNP yang mengatur tentang kualifikasi minimum pendidik dan tenaga kependidikan adalah...
A. Standar Penilaian
B. Standar Isi
C. Standar Pengelolaan
D. Standar PTK (Pendidik dan Tenaga Kependidikan)
E. Standar Proses
Jawaban: D
Standar Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PTK) mengatur kualifikasi akademik dan kompetensi yang harus dimiliki oleh pengajar dan pengelola di satuan pendidikan.
Soal 10
Penilik dalam melaksanakan tugasnya harus berdasarkan pada program kerja tahunan. Prosedur awal dalam perencanaan program pengendalian mutu adalah...
A. Identifikasi dan pemetaan data satuan pendidikan nonformal.
B. Pengajuan kenaikan pangkat jabatan fungsional.
C. Pelaksanaan visitasi ke lapangan.
D. Penyusunan laporan akhir tahun.
E. Penyerahan sertifikat kompetensi kepada peserta didik.
Jawaban: A
Sesuai Permendikbud Nomor 38 Tahun 2013, langkah awal dalam teknis perencanaan pengendalian mutu adalah melakukan identifikasi dan pemetaan data di wilayah kerja sebagai dasar penyusunan instrumen.
Soal 11
Apa yang dimaksud dengan LKP dalam konteks pendidikan masyarakat?
A. Lembaga Koordinasi Program
B. Lembaga Keterampilan dan Pengajaran
C. Lembaga Kegiatan Pembelajaran
D. Lembaga Kurikulum dan Pendidikan
E. Lembaga Kursus dan Pelatihan
Jawaban: E
LKP adalah Lembaga Kursus dan Pelatihan, salah satu bentuk satuan pendidikan nonformal yang memberikan bekal keterampilan kerja atau usaha.
Soal 12
Dalam PP No. 17 Tahun 2010, pemerintah kabupaten/kota memiliki kewenangan untuk...
A. Membubarkan universitas negeri di daerahnya.
B. Menetapkan standar nasional pendidikan pusat.
C. Mengeluarkan izin tinggal bagi pendidik asing.
D. Membayar gaji ASN di tingkat provinsi.
E. Melakukan pengelolaan dan penyelenggaraan pendidikan nonformal di wilayahnya.
Jawaban: E
PP No. 17 Tahun 2010 mengatur tentang pembagian kewenangan, di mana pemerintah daerah kabupaten/kota bertanggung jawab atas pengelolaan PAUD dan pendidikan nonformal.
Soal 13
Wawasan kebangsaan bagi ASN Penilik penting untuk memastikan bahwa...
A. Semua materi di PKBM harus berisi hafalan nama pahlawan.
B. Kurikulum internasional dilarang sepenuhnya di Indonesia.
C. Anggaran pendidikan hanya digunakan untuk kegiatan upacara.
D. Layanan pendidikan nonformal tetap dalam koridor NKRI dan tidak menyebarkan paham radikal.
E. Penilik hanya bekerja untuk suku bangsa yang sama dengannya.
Jawaban: D
Integritas dan wawasan kebangsaan ASN bertujuan untuk menjaga persatuan, nasionalisme, dan memastikan layanan publik (pendidikan) netral serta berlandaskan ideologi negara.
Soal 14
Badan Akreditasi Nasional yang menangani satuan PAUD dan Pendidikan Nonformal disebut...
A. BAN PAUD dan PNF
B. BAN-S/M
C. Badan Standar Nasional Pendidikan
D. BAN-PT
E. Lembaga Akreditasi Mandiri
Jawaban: A
Regulasi akreditasi menetapkan BAN PAUD dan PNF (sekarang bertransformasi sesuai kebijakan terbaru) sebagai lembaga yang melakukan evaluasi mandiri terhadap kelayakan satuan pendidikan nonformal.
Soal 15
Salah satu ciri utama dari Manajemen Berbasis Masyarakat (MBM) dalam pengelolaan PKBM adalah...
A. Seluruh tenaga pengajar harus memiliki gelar profesor.
B. Pengelola PKBM wajib berasal dari pejabat struktural Pemda.
C. Keputusan hanya diambil oleh kepala dinas pendidikan.
D. Masyarakat terlibat aktif dalam perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi program.
E. PKBM harus dibiayai 100% oleh iuran masyarakat tanpa bantuan pemerintah.
Jawaban: D
Manajemen Berbasis Masyarakat menekankan kemandirian dan partisipasi aktif komunitas lokal dalam mengelola layanan pendidikan nonformal agar relevan dengan kebutuhan mereka.
Soal 16
Aspek perkembangan anak usia dini yang berkaitan dengan kemampuan bersosialisasi dan mengelola emosi disebut asfek...
A. Kognitif
B. Lingustik
C. Sosial-Emosional
D. Seni
E. Psikomotorik
Jawaban: C
Dalam teori perkembangan anak, domain sosial-emosional mencakup kemampuan anak dalam berinteraksi dengan orang lain dan mengenali serta mengendalikan emosi dirinya.
Soal 17
Seorang Penilik menemukan bahwa sebuah LKP tidak memiliki sarana praktik yang memadai sesuai standar. Tindakan yang tepat adalah...
A. Memberikan rekomendasi perbaikan mutu dan bimbingan teknis pemenuhan standar.
B. Meminta imbalan agar laporan pemantauan tetap terlihat bagus.
C. Membiarkannya karena itu urusan internal lembaga.
D. Segera menutup LKP tersebut tanpa memberikan penjelasan.
E. Mengambil sarana dari PKBM lain untuk diberikan kepada LKP tersebut.
Jawaban: A
Tugas utama Penilik adalah melakukan bimbingan dan memberikan rekomendasi perbaikan mutu berdasarkan hasil evaluasi di lapangan (Permenpan RB 14/2010).
Soal 18
Dalam penyusunan KTI (Karya Tulis Ilmiah), seorang Penilik dapat melakukan penelitian tindakan untuk...
A. Mempromosikan diri agar populer di media sosial.
B. Meningkatkan efektivitas metode pengawasan di wilayah binaan.
C. Menambah beban kerja administrasi dinas pendidikan.
D. Memperoleh keuntungan finansial dari penjualan buku bajakan.
E. Menyusun skripsi mahasiswa di universitas setempat.
Jawaban: B
KTI merupakan bagian dari pengembangan profesi yang bertujuan untuk inovasi dan perbaikan praktik kepenilikan di lapangan.
Soal 19
Yang dimaksud dengan 'Evaluasi Dampak' dalam program pendidikan nonformal adalah...
A. Menilai sejauh mana program telah terlaksana sesuai jadwal.
B. Memeriksa kehadiran tutor setiap hari di kelas.
C. Mengukur luas gedung satuan pendidikan.
D. Menilai perubahan perilaku atau peningkatan kesejahteraan lulusan setelah mengikuti program.
E. Menghitung jumlah alat tulis yang habis digunakan dalam pelatihan.
Jawaban: D
Evaluasi dampak (impact evaluation) berfokus pada hasil jangka panjang (outcomes) dan manfaat nyata yang dirasakan oleh sasaran program setelah masa pembelajaran selesai.
Soal 20
Instrumen pemantauan program pendidikan nonformal biasanya berisi...
A. Daftar hadir dan foto kegiatan saja.
B. Kuesioner tentang kepuasan politik masyarakat.
C. Indikator keberhasilan yang diukur berdasarkan kriteria SNP.
D. Data pribadi seluruh keluarga peserta didik.
E. Rincian saldo tabungan pengelola lembaga.
Jawaban: C
Instrumen pemantauan harus disusun secara teknis untuk mengukur kesesuaian antara pelaksanaan program dengan standar yang telah ditetapkan.
Soal 21 Premium
Seorang Penilik Madya memiliki tugas tambahan dalam pengembangan profesi yang tidak diwajibkan bagi Penilik Pertama, yaitu...
A. Melakukan evaluasi hasil belajar peserta didik.
B. Memberikan sanksi administratif kepada lembaga.
C. Melakukan pemantauan ke satuan pendidikan.
D. Membuat karya tulis/karya ilmiah di bidang pendidikan nonformal.
Pemetaan mutu satuan pendidikan nonformal kini didorong menggunakan instrumen 'Rapor Pendidikan'. Data utama yang dianalisis dalam Rapor Pendidikan untuk jenjang PAUD adalah...
A. Persentase lulusan yang diterima di sekolah favorit.
B. Jumlah modal usaha yang dimiliki pengelola.
C. Jumlah gedung bertingkat yang dimiliki satuan.
D. Indeks kualitas proses pembelajaran dan pengelolaan satuan.
Seorang Penilik memberikan konsultasi kepada pengelola PKBM tentang strategi pemasaran program kursus gratis. Tindakan ini masuk dalam kategori tugas...
Berdasarkan Permendikbud Nomor 38 Tahun 2013, berapa lama frekuensi pemantauan program dilakukan dalam satu tahun anggaran untuk satu satuan pendidikan?
Permendikbud Nomor 38 Tahun 2013 menjelaskan bahwa salah satu teknik bimbingan yang dilakukan Penilik adalah 'Supervision'. Tujuan utama supervisi adalah...
A. Mencari-cari kesalahan tutor untuk dilaporkan ke polisi.
B. Mengambil alih kelas dan mengajar sendiri selamanya.
C. Memaksa pendidik untuk mengundurkan diri.
D. Membantu pendidik meningkatkan kompetensi profesionalnya dalam mengajar.
E. Menilai gaya berpakaian pendidik sesuai selera Penilik.
Agar peluang lulus SKB CPNS untuk jabatan Penilik semakin besar, peserta perlu memahami karakter soal dan fokus pada kompetensi yang diuji. Berikut beberapa tips yang dapat diterapkan saat persiapan hingga pelaksanaan SKB CPNS.
Pahami materi pokok jabatan. Pelajari kompetensi teknis, tugas, dan fungsi jabatan secara menyeluruh agar jawaban tetap relevan.
Latihan soal SKB secara rutin. Biasakan menjawab soal esai atau studi kasus untuk melatih alur berpikir dan ketepatan jawaban.
Perhatikan konteks instansi. Sesuaikan jawaban dengan peran jabatan di instansi yang dilamar.
Susun jawaban secara sistematis. Gunakan poin atau langkah yang jelas agar mudah dipahami oleh penguji.
Ikuti tryout SKB. Tryout membantu mengukur kesiapan, mengatur waktu, dan mengenali pola penilaian.
Persiapan yang matang menjadi kunci utama dalam menghadapi SKB CPNS. Dengan mempelajari materi pokok, berlatih soal, dan mengikuti tryout SKB CPNS untuk jabatan Penilik, peserta dapat meningkatkan pemahaman dan kepercayaan diri sebelum ujian. Semoga panduan ini membantu perjalananmu menuju kelulusan CPNS.
Pertanyaan Seputar SKB CPNS Penilik
SKB CPNS Penilik adalah seleksi kompetensi bidang yang menguji kemampuan teknis sesuai jabatan yang dilamar.
Materi SKB CPNS Penilik meliputi materi teknis jabatan, regulasi terkait, serta tugas dan fungsi jabatan.
Jumlah soal SKB CPNS umumnya berkisar 80 hingga 100 soal dalam bentuk pilihan ganda, dengan durasi pengerjaan 90 menit. Soal berjumlah 100 diberikan jika materi tidak dominan hitungan, sementara 80 soal digunakan jika materi dominan hitungan.
Untuk lulus SKB CPNS Penilik, pelajari materi jabatan, latihan soal secara rutin, dan ikuti simulasi tryout.
SKB CPNS tidak memiliki passing grade tetap, namun nilai akan digabung dengan SKD dan diranking sesuai formasi.
Soal SKB CPNS Penilik tidak sama setiap tahun, namun pola materi dan kompetensi yang diujikan relatif serupa sesuai kebutuhan jabatan.
Tingkat kesulitan SKB CPNS Penilik tergantung pemahaman materi, namun dapat ditingkatkan dengan latihan yang konsisten.