Kisi-Kisi Resmi PermenPAN-RB 2026

SKB CPNS Nutrisionis

Panduan komprehensif seleksi kompetensi bidang untuk formasi Nutrisionis. Merangkum materi pokok teknis, indikator penilaian CAT BKN, bank soal studi kasus, serta simulasi tryout lengkap.

Instansi Pembina
K/L Terkait
Silabus Materi
2 Jenjang / Sub-bidang
Durasi Ujian
90 Menit CAT BKN

Materi Pokok SKB CPNS Nutrisionis

Materi pokok SKB CPNS untuk jabatan Nutrisionis berikut merangkum ruang lingkup kompetensi, pengetahuan teknis, dan tugas jabatan yang menjadi fokus penilaian dalam seleksi SKB CPNS. Pelajari setiap bagian secara bertahap agar pemahaman lebih menyeluruh.

PILIH FORMASI JABATAN / JENJANG:

Kompetensi Umum

3 Indikator
Keputusan Menkes RI No. HK.01.07/Menkes/1910/2022 tentang Standar Profesi Dietisien dan Permenkes No. 26 Tahun 2013 tentang Penyelenggaraan Pekerjaan dan Praktik Tenaga Gizi
Asuhan gizi klinik (clinical nutrition)
Kebijakan kesehatan spesifik yang merupakan prioritas daerah masing-masing di Indonesia

Kompetensi Khusus

6 Indikator
Pengelolaan masalah gizi
Pemantauan/surveilans gizi
Pemberdayaan dan kolaborasi dengan masyarakat dalam upaya meningkatkan derajat gizi dan kesehatan
Asuhan gizi individu, kelompok dan masyarakat
Pengelolaan sistem penyelenggaraan makanan (food service)
Pengelolaan sumber daya lokal, bisnis gizi (nutripreneurship)

Keterampilan Umum

3 Indikator
Konsep dasar, teknik metode, peraturan dan mekanisme, tata cara prosedur pengelolaan asuhan gizi
Konsep dasar, teknik, metode, peraturan dan mekanisme, serta tata cara prosedur pengelolaan gizi masyarakat
Konsep dasar, teknik metode, peraturan dan mekanisme, tata cara prosedur penyelenggaraan makanan

Keterampilan Khusus

8 Indikator
Pengelolaan asuhan gizi sesuai pedoman kerja/petunjuk teknis
Penyelenggaraan, pembimbingan pelaksanaan atau penyusunan peta jalan penyusunan/pemanfaatan/penggunaan
Konsep dasar, teknik, metode, peraturan dan mekanisme, serta tata cara prosedur pengelolaan gizi masyarakat
Pengelolaan asuhan gizi sesuai pedoman kerja/petunjuk teknis
Penyelenggaraan dan pembimbingan pelaksanaan gizi masyarakat atau penyusunan, pemanfaatan, atau penggunaan peta jalan
Konsep dasar, teknik metode, peraturan dan mekanisme, tata cara prosedur penyelenggaraan makanan
Pengelolaan asuhan gizi sesuai pedoman kerja/petunjuk teknis
Penyelenggaraan dan pembimbingan penyelenggaraan makanan atau penyusunan, pemanfaatan, atau penggunaan peta jalan

Simulasi Tryout SKB CAT Nutrisionis

Melalui simulasi tryout SKB CPNS untuk jabatan Nutrisionis, kamu bisa berlatih soal yang mendekati ujian sebenarnya sekaligus mengevaluasi kesiapan sebelum menghadapi tes SKB.

Katalog Semua Tryout
Sedang Disusun Tim Ahli

Tryout CAT SKB Nutrisionis Sedang Disiapkan

Tim akademik Belajarbro sedang menyusun paket simulasi ujian CAT resmi untuk formasi Nutrisionis berdasarkan kisi-kisi dan materi pokok KemenPAN-RB terbaru. Paket ini akan dilengkapi timer sistem CAT standar BKN 90 menit, passing grade, kunci jawaban, dan pembahasan komprehensif.

Sistem CAT BKN
Durasi 90 menit & skema CAT resmi
Kisi-Kisi Terbaru
Sesuai materi pokok & tupoksi jabatan
Pembahasan Lengkap
Analisis jawaban & referensi regulasi
Ranking Nasional
Bandingkan skor se-Indonesia

Contoh Soal SKB Nutrisionis & Pembahasan

Kerjakan soal di bawah, lalu lihat kunci dan pembahasan lengkap.

100 Soal
Benar: 0
Salah: 0
Dijawab: 0/100
0%
Soal 1
Dalam Proses Asuhan Gizi Terstandar (PAGT), langkah pertama yang harus dilakukan oleh seorang Nutrisionis untuk mengidentifikasi masalah gizi adalah...
Kunci Jawaban: E
Berdasarkan PMK No. 78 Tahun 2013 tentang Pelayanan Gizi Rumah Sakit, langkah awal PAGT adalah Asesmen Gizi untuk mengumpulkan dan menginterpretasi data agar masalah gizi dapat diidentifikasi.
Materi Terkait: Konsep dasar, teknik metode, peraturan dan mekanisme, tata cara prosedur pengelolaan asuhan gizi
Soal 2
Indikator antropometri yang digunakan untuk menentukan klasifikasi 'Stunting' pada balita menurut standar terbaru adalah...
Kunci Jawaban: D
Sesuai PMK No. 2 Tahun 2020 tentang Standar Antropometri Anak, stunting ditentukan berdasarkan indeks Tinggi Badan menurut Umur (TB/U) dengan ambang batas (Z-score) < -2 SD.
Materi Terkait: Konsep dasar, teknik, metode, peraturan dan mekanisme, serta tata cara prosedur pengelolaan gizi masyarakat
Soal 3
Dalam manajemen penyelenggaraan makanan massal, suhu penyimpanan yang tepat untuk daging segar dalam jangka waktu pendek (kurang dari 3 hari) adalah...
Kunci Jawaban: C
Penyimpanan bahan makanan hewani segar seperti daging untuk jangka waktu pendek memerlukan suhu chiller antara 0°C hingga 5°C guna menghambat pertumbuhan bakteri patogen.
Materi Terkait: Konsep dasar, teknik metode, peraturan dan mekanisme, tata cara prosedur penyelenggaraan makanan
Soal 4
Komponen 'Etiology' dalam penulisan Diagnosis Gizi (PES) berfungsi untuk...
Kunci Jawaban: B
Dalam format PES (Problem, Etiology, Signs/Symptoms), Etiology adalah faktor penyebab atau faktor risiko yang berkontribusi terhadap masalah gizi, yang menjadi dasar penentuan intervensi.
Materi Terkait: Pengelolaan asuhan gizi sesuai pedoman kerja/petunjuk teknis
Soal 5
Pemberian Kapsul Vitamin A dosis tinggi (200.000 IU) pada balita di Indonesia dilaksanakan secara rutin pada bulan...
Kunci Jawaban: D
Program nasional suplementasi Vitamin A di Indonesia dilakukan dua kali setahun pada bulan Februari dan Agustus untuk mencegah kekurangan Vitamin A pada balita.
Materi Terkait: Konsep dasar, teknik, metode, peraturan dan mekanisme, serta tata cara prosedur pengelolaan gizi masyarakat
Soal 6
Manakah dari berikut ini yang merupakan prinsip pertama dalam sistem Hazard Analysis Critical Control Point (HACCP)?
Kunci Jawaban: D
Prinsip pertama HACCP adalah melakukan analisis bahaya untuk mengidentifikasi potensi bahaya biologi, kimia, atau fisik yang mungkin terjadi pada setiap tahapan produksi pangan.
Materi Terkait: Konsep dasar, teknik metode, peraturan dan mekanisme, tata cara prosedur penyelenggaraan makanan
Soal 7
Seorang pasien menunjukkan tanda klinis edema pada kedua punggung kaki. Dalam asesmen gizi, data ini dikategorikan ke dalam...
Kunci Jawaban: B
Edema merupakan temuan fisik yang diperoleh melalui pemeriksaan fisik terkait gizi untuk mengevaluasi status hidrasi atau kekurangan zat gizi tertentu.
Materi Terkait: Konsep dasar, teknik metode, peraturan dan mekanisme, tata cara prosedur pengelolaan asuhan gizi
Soal 8
Suplementasi Tablet Tambah Darah (TTD) pada ibu hamil bertujuan untuk mencegah anemia defisiensi besi. Jumlah minimal pemberian selama masa kehamilan adalah...
Kunci Jawaban: A
Sesuai standar pelayanan kehamilan (ANC), ibu hamil diwajibkan mengonsumsi minimal 90 tablet tambah darah selama masa kehamilan untuk mencegah anemia.
Materi Terkait: Konsep dasar, teknik, metode, peraturan dan mekanisme, serta tata cara prosedur pengelolaan gizi masyarakat
Soal 9
Metode perencanaan kebutuhan bahan makanan yang didasarkan pada jumlah konsumen yang dilayani sesuai dengan standar porsi disebut metode...
Kunci Jawaban: A
Metode standar porsi digunakan untuk menghitung kebutuhan bahan makanan dengan mengalikan jumlah konsumen dengan berat bersih bahan makanan per porsi.
Materi Terkait: Konsep dasar, teknik metode, peraturan dan mekanisme, tata cara prosedur penyelenggaraan makanan
Soal 10
Dalam terminologi Diagnosis Gizi, domain yang mencakup masalah gizi yang berkaitan dengan kondisi fisik atau medis disebut domain...
Kunci Jawaban: A
Domain Klinis (Clinical Domain) mencakup masalah gizi yang berkaitan dengan kondisi medis atau fisik pasien seperti gangguan fungsi saluran cerna atau perubahan nilai laboratorium.
Materi Terkait: Pengelolaan asuhan gizi sesuai pedoman kerja/petunjuk teknis
Soal 11
Penyusunan 'Roadmap' percepatan penurunan stunting di tingkat daerah harus mengacu pada regulasi nasional utama yaitu...
Kunci Jawaban: E
Perpres No. 72 Tahun 2021 tentang Percepatan Penurunan Stunting merupakan landasan utama dalam penyusunan strategi dan peta jalan (roadmap) penanganan stunting di Indonesia.
Materi Terkait: Penyelenggaraan dan pembimbingan pelaksanaan gizi masyarakat atau penyusunan, pemanfaatan, atau penggunaan peta jalan
Soal 12
Berapakah batas ambang (Cut-off point) IMT untuk kategori 'Kelebihan Berat Badan (Overweight)' pada orang dewasa di Indonesia menurut Kemenkes?
Kunci Jawaban: D
Menurut klasifikasi nasional (Kemenkes RI), IMT 25,0 - 27,0 dikategorikan sebagai gemuk (Overweight/Kelebihan Berat Badan Tingkat Ringan).
Materi Terkait: Konsep dasar, teknik, metode, peraturan dan mekanisme, serta tata cara prosedur pengelolaan gizi masyarakat
Soal 13
Dalam distribusi makanan di rumah sakit, sistem 'Centralized' berarti...
Kunci Jawaban: C
Sistem distribusi sentralisasi (Centralized) adalah sistem di mana pemorsian makanan dilakukan di dapur utama sebelum didistribusikan ke pasien.
Materi Terkait: Konsep dasar, teknik metode, peraturan dan mekanisme, tata cara prosedur penyelenggaraan makanan
Soal 14
Istilah 'Nutrition Monitoring and Evaluation' bertujuan untuk...
Kunci Jawaban: A
Monitoring dan Evaluasi Gizi dilakukan untuk memantau perkembangan dan menentukan apakah tujuan intervensi tercapai serta menilai hasil akhir asuhan gizi.
Materi Terkait: Pengelolaan asuhan gizi sesuai pedoman kerja/petunjuk teknis
Soal 15
Data prevalensi gizi buruk di suatu wilayah diperoleh melalui survei yang dilakukan secara berkala. Survei kesehatan nasional terbaru yang mencakup data status gizi di Indonesia dikenal dengan nama...
Kunci Jawaban: E
SKI (Survei Kesehatan Indonesia) adalah survei terbaru yang menggantikan SSGI dalam memantau prevalensi stunting dan masalah gizi nasional lainnya.
Materi Terkait: Konsep dasar, teknik, metode, peraturan dan mekanisme, serta tata cara prosedur pengelolaan gizi masyarakat
Soal 16
Apa yang dimaksud dengan 'Food Specifications' dalam penyelenggaraan makanan?
Kunci Jawaban: E
Spesifikasi bahan makanan adalah standar kualitas yang tertulis dan jelas mengenai karakteristik bahan makanan yang diinginkan oleh institusi saat melakukan pengadaan.
Materi Terkait: Konsep dasar, teknik metode, peraturan dan mekanisme, tata cara prosedur penyelenggaraan makanan
Soal 17
Tindakan gizi yang bertujuan untuk mengubah perilaku dan pengetahuan pasien terkait gizi disebut...
Kunci Jawaban: C
Edukasi gizi adalah proses formal untuk melatih atau memberikan pengetahuan agar pasien/klien mampu mengelola masalah gizinya secara mandiri.
Materi Terkait: Konsep dasar, teknik metode, peraturan dan mekanisme, tata cara prosedur pengelolaan asuhan gizi
Soal 18
Dalam pengukuran tinggi badan anak di atas 2 tahun yang belum bisa berdiri tegak, maka pengukuran dilakukan secara telentang dan hasilnya dikurangi...
Kunci Jawaban: E
Menurut standar antropometri, jika anak >2 tahun diukur secara telentang (length), maka hasilnya harus dikurangi 0,7 cm untuk mendapatkan estimasi tinggi berdiri (height).
Materi Terkait: Konsep dasar, teknik, metode, peraturan dan mekanisme, serta tata cara prosedur pengelolaan gizi masyarakat
Soal 19
Penerapan sistem FIFO (First In First Out) dalam penyimpanan bahan makanan di gudang bertujuan untuk...
Kunci Jawaban: C
FIFO menjamin bahan makanan yang lebih dulu masuk/datang akan digunakan lebih dulu, sehingga mencegah adanya bahan makanan yang rusak atau melewati batas kedaluwarsa.
Materi Terkait: Konsep dasar, teknik metode, peraturan dan mekanisme, tata cara prosedur penyelenggaraan makanan
Soal 20
Parameter biokimia yang sering digunakan untuk menilai status protein visceral dalam jangka pendek karena waktu paruhnya yang singkat adalah...
Kunci Jawaban: D
Prealbumin memiliki waktu paruh (half-life) sekitar 2 hari, menjadikannya parameter yang lebih sensitif terhadap perubahan asupan protein jangka pendek dibandingkan albumin.
Materi Terkait: Konsep dasar, teknik metode, peraturan dan mekanisme, tata cara prosedur pengelolaan asuhan gizi
Soal 21
Menurut Permenkes No. 26 Tahun 2013, setiap Tenaga Gizi yang menjalankan pekerjaan di fasilitas pelayanan kesehatan wajib memiliki surat izin kerja yang disebut...
Kunci Jawaban: B
Berdasarkan Permenkes No. 26 Tahun 2013, Tenaga Gizi yang bekerja di fasilitas pelayanan kesehatan wajib memiliki SIKGZ (Surat Izin Kerja Tenaga Gizi), sedangkan SIPGZ diperlukan untuk praktik mandiri.
Materi Terkait: Keputusan Menkes RI No. HK.01.07/Menkes/1910/2022 tentang Standar Profesi Dietisien dan Permenkes No. 26 Tahun 2013 tentang Penyelenggaraan Pekerjaan dan Praktik Tenaga Gizi
Soal 22
Berdasarkan Kepmenkes RI No. HK.01.07/Menkes/1910/2022, seorang Dietisien memiliki kewenangan klinis dalam asuhan gizi spesifik. Salah satu standar kompetensi yang harus dimiliki adalah mampu melakukan Proses Asuhan Gizi Terstandar (PAGT) pada pasien dengan kondisi...
Kunci Jawaban: E
Sesuai Kepmenkes RI No. HK.01.07/Menkes/1910/2022, Standar Profesi Dietisien mencakup penanganan asuhan gizi klinik yang kompleks, kritis, dan berisiko tinggi di fasilitas pelayanan kesehatan.
Materi Terkait: Keputusan Menkes RI No. HK.01.07/Menkes/1910/2022 tentang Standar Profesi Dietisien dan Permenkes No. 26 Tahun 2013 tentang Penyelenggaraan Pekerjaan dan Praktik Tenaga Gizi
Soal 23
Dalam asuhan gizi klinik pada pasien Diabetes Melitus, intervensi diet utama berfokus pada pengendalian glukosa darah melalui prinsip 3J. Manakah dari pilihan berikut yang merupakan penerapan prinsip 'J' yang berkaitan dengan pengaturan frekuensi atau waktu makan?
Kunci Jawaban: D
Prinsip 3J dalam diet DM meliputi Jumlah, Jenis, dan Jadwal. Jadwal makan yang teratur (3 kali makan utama, 2-3 kali selingan) bertujuan untuk mencegah fluktuasi glukosa darah yang drastis.
Materi Terkait: Asuhan gizi klinik (clinical nutrition)
Soal 24
Seorang pasien didiagnosis Penyakit Ginjal Kronik (PGK) stadium 3 dan belum menjalani hemodialisis. Modifikasi diet utama yang paling tepat diberikan oleh nutrisionis adalah...
Kunci Jawaban: A
Pada pasien PGK pre-dialisis, asupan protein dibatasi (rendah protein sekitar 0.6-0.8 g/kgBB) untuk memperlambat perburukan fungsi ginjal, namun energi harus cukup (30-35 kkal/kgBB) untuk mencegah katabolisme protein.
Materi Terkait: Asuhan gizi klinik (clinical nutrition)
Soal 25
Banyak pemerintah daerah di Indonesia mengadopsi Peraturan Presiden Nomor 72 Tahun 2021 ke dalam kebijakan spesifik daerahnya. Kebijakan ini berfokus pada permasalahan gizi yaitu...
Kunci Jawaban: C
Perpres No 72 Tahun 2021 mengatur tentang Percepatan Penurunan Stunting yang menjadi indikator prioritas daerah dalam upaya meningkatkan kualitas SDM dan kesehatan masyarakat.
Materi Terkait: Kebijakan kesehatan spesifik yang merupakan prioritas daerah masing-masing di Indonesia
Soal 26
Dalam pengelolaan masalah gizi, pemerintah memprogramkan suplementasi Tablet Tambah Darah (TTD) untuk mencegah anemia. Sasaran utama dari program prioritas ini selain ibu hamil adalah...
Kunci Jawaban: A
Program pemberian TTD pemerintah tidak hanya menyasar ibu hamil, melainkan juga remaja putri (Rematri) usia 12-18 tahun sebagai langkah intervensi hulu mencegah anemia saat memasuki usia subur dan kehamilan kelak.
Materi Terkait: Pengelolaan masalah gizi
Soal 27
Aplikasi berbasis web yang digunakan oleh Kementerian Kesehatan untuk melakukan surveilans gizi melalui pencatatan pelaporan data sasaran, penimbangan, dan pengukuran secara elektronik disebut...
Kunci Jawaban: E
e-PPGBM (Pencatatan dan Pelaporan Gizi Berbasis Masyarakat secara elektronik) merupakan instrumen utama dalam surveilans gizi di Indonesia untuk memantau status gizi sasaran hingga level individu by name by address.
Materi Terkait: Pemantauan/surveilans gizi
Soal 28
Peran serta masyarakat dalam memantau pertumbuhan dan perkembangan anak secara rutin dilakukan di Posyandu. Salah satu bentuk pemberdayaan masyarakat yang paling krusial di posyandu dijalankan oleh...
Kunci Jawaban: A
Kader kesehatan adalah ujung tombak pemberdayaan masyarakat di Posyandu yang bertugas menggerakkan masyarakat, melakukan penimbangan, pencatatan (Sistem 5 Meja), dan penyuluhan gizi dasar.
Materi Terkait: Pemberdayaan dan kolaborasi dengan masyarakat dalam upaya meningkatkan derajat gizi dan kesehatan
Soal 29
Proses Asuhan Gizi Terstandar (PAGT) pada individu terdiri dari 4 langkah berurutan. Langkah pertama yang harus dilakukan oleh nutrisionis adalah...
Kunci Jawaban: B
PAGT (Nutrition Care Process/NCP) terdiri dari 4 langkah: Asesmen Gizi (A), Diagnosis Gizi (D), Intervensi Gizi (I), serta Monitoring dan Evaluasi (ME). Skrining dilakukan sebelum PAGT dimulai.
Materi Terkait: Asuhan gizi individu, kelompok dan masyarakat
Soal 30
Dalam pengelolaan sistem penyelenggaraan makanan rumah sakit, sistem analisis bahaya dan titik kendali kritis digunakan untuk memastikan keamanan makanan. Sistem ini secara internasional dikenal dengan singkatan...
Kunci Jawaban: A
HACCP (Hazard Analysis and Critical Control Point) adalah sistem manajemen keamanan pangan yang fokus pada identifikasi, evaluasi, dan pengendalian bahaya spesifik dalam rantai makanan.
Materi Terkait: Pengelolaan sistem penyelenggaraan makanan (food service)
Soal 31
Pengembangan produk makanan lokal bergizi tinggi bernilai jual, seperti biskuit dari tepung daun kelor dan tepung ikan gabus, merupakan penerapan kompetensi nutrisionis dalam bidang...
Kunci Jawaban: B
Nutripreneurship (kewirausahaan gizi) melibatkan pemanfaatan dan pengelolaan sumber daya pangan lokal menjadi produk gizi yang komersial, sehat, dan berdampak pada kesehatan masyarakat.
Materi Terkait: Pengelolaan sumber daya lokal, bisnis gizi (nutripreneurship)
Soal 32
Merujuk pada Permenkes No. 26 Tahun 2013, dalam memberikan pelayanan gizi, seorang nutrisionis dilarang...
Kunci Jawaban: D
Berdasarkan batasan kewenangan dan etika profesi Permenkes No 26/2013, Tenaga Gizi tidak memiliki kewenangan untuk meresepkan maupun menjual obat-obatan medis/keras yang merupakan wewenang tenaga medis dan farmasi.
Materi Terkait: Keputusan Menkes RI No. HK.01.07/Menkes/1910/2022 tentang Standar Profesi Dietisien dan Permenkes No. 26 Tahun 2013 tentang Penyelenggaraan Pekerjaan dan Praktik Tenaga Gizi
Soal 33
Pemberian nutrisi yang diberikan kepada pasien melalui pembuluh darah vena karena saluran pencernaannya tidak berfungsi dengan baik disebut...
Kunci Jawaban: E
Nutrisi parenteral diberikan melalui jalur intravena (pembuluh darah), mengabaikan saluran pencernaan. Digunakan ketika saluran GI tidak dapat menyerap nutrisi atau membutuhkan istirahat usus (bowel rest).
Materi Terkait: Asuhan gizi klinik (clinical nutrition)
Soal 34
Penanganan balita gizi buruk fase stabilisasi mengacu pada pedoman tata laksana anak gizi buruk. Formula makanan khusus yang digunakan pada fase ini adalah...
Kunci Jawaban: B
Pada fase stabilisasi gizi buruk, kapasitas organ pencernaan sangat terbatas sehingga diberikan Formula F-75 (mengandung energi 75 kkal/100ml) untuk mencegah sindrom refeeding dan menstabilkan metabolisme.
Materi Terkait: Pengelolaan masalah gizi
Soal 35
Dalam kegiatan pemantauan status gizi (surveilans), indeks antropometri yang paling sensitif untuk menilai masalah gizi akut atau kejadian wasting (kurus) pada balita adalah...
Kunci Jawaban: A
Indeks BB/TB sangat sensitif terhadap perubahan berat badan dalam waktu singkat (akut), sehingga digunakan untuk menentukan status wasting (kurus/gizi kurang atau gizi buruk).
Materi Terkait: Pemantauan/surveilans gizi
Soal 36
Sebagai bagian dari pemberdayaan masyarakat, pendekatan STBM dicanangkan oleh Kemenkes karena berkaitan erat dengan status gizi. Kepanjangan dari STBM adalah...
Kunci Jawaban: E
STBM adalah Sanitasi Total Berbasis Masyarakat. Pilar pertama STBM (Stop BAB Sembarangan) terbukti memiliki korelasi kuat dengan penurunan kejadian diare dan infeksi yang berdampak pada pencegahan stunting.
Materi Terkait: Pemberdayaan dan kolaborasi dengan masyarakat dalam upaya meningkatkan derajat gizi dan kesehatan
Soal 37
Alat skrining gizi yang divalidasi khusus dan paling sering direkomendasikan untuk digunakan pada populasi lanjut usia (lansia) di komunitas maupun rumah sakit adalah...
Kunci Jawaban: B
Mini Nutritional Assessment (MNA) dirancang dan divalidasi secara spesifik untuk mengidentifikasi risiko malnutrisi pada individu lanjut usia (usia 65 tahun ke atas).
Materi Terkait: Asuhan gizi individu, kelompok dan masyarakat
Soal 38
Di gudang penyimpanan bahan makanan instalasi gizi diterapkan sistem rotasi barang agar bahan yang masa kedaluwarsanya lebih cepat akan dikeluarkan lebih dahulu. Sistem ini disebut...
Kunci Jawaban: B
FEFO (First Expired First Out) menitikberatkan pada tanggal kedaluwarsa barang, sehingga makanan yang hampir expired akan digunakan terlebih dahulu untuk mencegah kerusakan dan kerugian finansial.
Materi Terkait: Pengelolaan sistem penyelenggaraan makanan (food service)
Soal 39
Seorang nutrisionis membangun bisnis catering diet khusus pasien kanker. Dalam merancang rencana bisnis (business model canvas), dokter onkologi dan rumah sakit kanker dikategorikan sebagai...
Kunci Jawaban: D
Dalam BMC (Business Model Canvas), mitra utama yang bekerja sama mensukseskan model bisnis (seperti dokter rujukan atau RS mitra) ditempatkan pada blok Key Partnerships.
Materi Terkait: Pengelolaan sumber daya lokal, bisnis gizi (nutripreneurship)
Soal 40
Kebijakan pemberian kapsul Vitamin A secara nasional dilakukan pada Bulan Februari dan Agustus. Dosis kapsul merah (200.000 IU) ditujukan untuk...
Kunci Jawaban: C
Kapsul Vitamin A merah (200.000 IU) diberikan pada anak balita usia 12-59 bulan serta pada ibu nifas. Bayi usia 6-11 bulan diberikan kapsul biru (100.000 IU).
Materi Terkait: Pengelolaan masalah gizi
Soal 41
PRO
Seorang pasien didiagnosis menderita hipertensi derajat II. Berdasarkan pedoman diet, jumlah natrium yang disarankan untuk diet Rendah Garam I adalah...
Kunci Jawaban: B
Diet Rendah Garam I (RG I) diberikan kepada pasien dengan edema/hipertensi berat, dengan asupan natrium yang sangat terbatas (200-400 mg Na).
Materi Terkait: Pengelolaan asuhan gizi sesuai pedoman kerja/petunjuk teknis

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 42
PRO
Dalam penyusunan menu rumah sakit, 'Siklus Menu' biasanya dibuat untuk periode tertentu. Manakah periode siklus menu yang paling umum digunakan di RS di Indonesia?
Kunci Jawaban: E
Siklus menu 10 hari sering digunakan di rumah sakit agar variasi makanan tetap terjaga dan memudahkan dalam pengadaan serta evaluasi.
Materi Terkait: Penyelenggaraan dan pembimbingan penyelenggaraan makanan atau penyusunan, pemanfaatan, atau penggunaan peta jalan

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 43
PRO
Sasaran intervensi gizi spesifik dalam percepatan penurunan stunting adalah...
Kunci Jawaban: D
Intervensi spesifik adalah intervensi yang langsung menyasar penyebab masalah gizi, utamanya pada kelompok sasaran 1000 HPK (ibu hamil hingga anak usia 2 tahun).
Materi Terkait: Penyelenggaraan dan pembimbingan pelaksanaan gizi masyarakat atau penyusunan, pemanfaatan, atau penggunaan peta jalan

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 44
PRO
Penilaian status gizi secara tidak langsung melalui statistik vital dapat dilakukan dengan melihat data...
Kunci Jawaban: E
Statistik vital seperti AKB, angka morbiditas, dan angka harapan hidup digunakan sebagai indikator tidak langsung dalam menilai status gizi masyarakat suatu wilayah.
Materi Terkait: Konsep dasar, teknik, metode, peraturan dan mekanisme, serta tata cara prosedur pengelolaan gizi masyarakat

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 45
PRO
Standar kelayakan fisik dapur instalasi gizi rumah sakit harus memenuhi prinsip 'Flow of Food' yang searah untuk...
Kunci Jawaban: B
Alur kerja yang searah dari penerimaan hingga distribusi mencegah pertemuan antara bahan mentah dan makanan matang, sehingga meminimalkan risiko kontaminasi silang.
Materi Terkait: Konsep dasar, teknik metode, peraturan dan mekanisme, tata cara prosedur penyelenggaraan makanan

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 46
PRO
Terminologi 'Inadequate energy intake' (NI-1.2) dalam Diagnosis Gizi masuk ke dalam domain...
Kunci Jawaban: A
Masalah yang berkaitan dengan jumlah asupan energi, zat gizi, cairan, atau zat bioaktif dikategorikan ke dalam Domain Intake (NI).
Materi Terkait: Konsep dasar, teknik metode, peraturan dan mekanisme, tata cara prosedur pengelolaan asuhan gizi

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 47
PRO
Langkah pemantauan konsumsi makanan di tingkat rumah tangga yang paling akurat namun membutuhkan biaya besar dan waktu lama adalah...
Kunci Jawaban: C
Food weighing adalah metode yang paling akurat (Gold Standard) dalam survei konsumsi individu atau rumah tangga karena melibatkan penimbangan langsung bahan makanan.
Materi Terkait: Konsep dasar, teknik, metode, peraturan dan mekanisme, serta tata cara prosedur pengelolaan gizi masyarakat

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 48
PRO
Syarat diet bagi pasien Pasca-Bedah dengan kondisi saluran cerna yang sudah berfungsi kembali secara bertahap adalah...
Kunci Jawaban: B
Pemberian makan pasca-bedah dilakukan secara bertahap (step-wise) menyesuaikan kemampuan toleransi saluran cerna pasien.
Materi Terkait: Pengelolaan asuhan gizi sesuai pedoman kerja/petunjuk teknis

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 49
PRO
Berapakah suhu minimal (Core temperature) saat memasak daging unggas untuk memastikan bakteri Salmonella mati?
Kunci Jawaban: D
Menurut standar keamanan pangan, suhu internal minimal untuk memasak unggas adalah 74°C (165°F) guna mengeliminasi mikroorganisme patogen.
Materi Terkait: Konsep dasar, teknik metode, peraturan dan mekanisme, tata cara prosedur penyelenggaraan makanan

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 50
PRO
Dalam pemanfaatan peta jalan (roadmap) gizi masyarakat, monitoring program PMT-Lokal harus dilakukan setiap...
Kunci Jawaban: A
Pemantauan rutin pertumbuhan anak yang mendapat PMT dilakukan setiap bulan di Posyandu untuk melihat efektivitas intervensi.
Materi Terkait: Penyelenggaraan dan pembimbingan pelaksanaan gizi masyarakat atau penyusunan, pemanfaatan, atau penggunaan peta jalan

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 51
PRO
Nutrisionis yang bertugas melakukan konseling gizi di Puskesmas harus merujuk pada standar pelayanan asuhan gizi yang diatur dalam...
Kunci Jawaban: E
PMK No. 43 Tahun 2019 tentang Pusat Kesehatan Masyarakat mengatur standar pelayanan kesehatan di Puskesmas, termasuk pelayanan gizi di dalamnya.
Materi Terkait: Konsep dasar, teknik metode, peraturan dan mekanisme, tata cara prosedur pengelolaan asuhan gizi

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 52
PRO
Salah satu indikator keberhasilan program Gizi Masyarakat adalah N/D. Apa arti dari indikator tersebut?
Kunci Jawaban: B
N/D adalah indikator partisipasi dan keberhasilan pertumbuhan, yaitu jumlah balita yang naik berat badannya (N) dibagi dengan jumlah balita yang ditimbang (D).
Materi Terkait: Konsep dasar, teknik, metode, peraturan dan mekanisme, serta tata cara prosedur pengelolaan gizi masyarakat

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 53
PRO
Dalam manajemen logistik makanan, persentase bagian bahan makanan yang dapat dikonsumsi setelah dibuang bagian yang tidak dapat dimakan disebut...
Kunci Jawaban: E
BDD (Berat Dapat Dimakan) adalah persentase bagian bahan makanan yang dapat dikonsumsi setelah dibuang bagian yang tidak dapat dimakan seperti kulit atau tulang.
Materi Terkait: Konsep dasar, teknik metode, peraturan dan mekanisme, tata cara prosedur penyelenggaraan makanan

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 54
PRO
Seorang pasien menderita penyakit ginjal kronik (PGK) belum dialisis. Prinsip diet yang paling tepat adalah...
Kunci Jawaban: D
Pasien PGK predialisis memerlukan pembatasan asupan protein (Rendah Protein) untuk meringankan beban kerja ginjal, namun tetap memerlukan kalori yang cukup.
Materi Terkait: Pengelolaan asuhan gizi sesuai pedoman kerja/petunjuk teknis

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 55
PRO
Dokumen tertulis yang berisi langkah-langkah sistematis dalam menangani keracunan makanan di instalasi gizi disebut...
Kunci Jawaban: E
Standar Operasional Prosedur (SOP) atau Prosedur Tetap digunakan untuk menjamin setiap kegiatan dilakukan sesuai mekanisme yang benar dan aman.
Materi Terkait: Penyelenggaraan dan pembimbingan penyelenggaraan makanan atau penyusunan, pemanfaatan, atau penggunaan peta jalan

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 56
PRO
Penilaian konsumsi pangan dengan cara mencatat jumlah bahan makanan yang masuk dan keluar dari gudang penyimpanan institusi disebut...
Kunci Jawaban: E
Metode inventaris (Inventory method) menghitung konsumsi makanan berdasarkan sisa stok awal ditambah pembelian dikurangi sisa stok akhir gudang.
Materi Terkait: Konsep dasar, teknik metode, peraturan dan mekanisme, tata cara prosedur penyelenggaraan makanan

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 57
PRO
Diagnosis Gizi 'Kelebihan asupan karbohidrat' ditandai dengan data pendukung berikut, kecuali...
Kunci Jawaban: C
Kelebihan asupan karbohidrat biasanya menyebabkan kenaikan berat badan atau hiperglikemia, bukan penurunan berat badan drastis.
Materi Terkait: Pengelolaan asuhan gizi sesuai pedoman kerja/petunjuk teknis

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 58
PRO
Program 'Isi Piringku' yang dikampanyekan Kemenkes RI sebagai pengganti '4 Sehat 5 Sempurna' menekankan pada...
Kunci Jawaban: C
Isi Piringku adalah panduan porsi makan sehat yang terdiri dari 1/3 piring makanan pokok, 1/3 sayuran, 1/6 buah, dan 1/6 lauk pauk.
Materi Terkait: Konsep dasar, teknik, metode, peraturan dan mekanisme, serta tata cara prosedur pengelolaan gizi masyarakat

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 59
PRO
Berapakah kadar hemoglobin (Hb) minimal untuk remaja putri agar tidak dikategorikan anemia?
Kunci Jawaban: E
Menurut standar WHO dan Kemenkes, batas minimal Hb untuk remaja putri (usia 12-15 tahun ke atas) adalah 12 g/dL.
Materi Terkait: Konsep dasar, teknik, metode, peraturan dan mekanisme, serta tata cara prosedur pengelolaan gizi masyarakat

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 60
PRO
Penyimpanan makanan matang yang mudah rusak (perishable) pada suhu ruang maksimal boleh dibiarkan selama...
Kunci Jawaban: B
Berdasarkan prinsip keamanan pangan, makanan matang tidak boleh berada di zona suhu bahaya (Danger Zone) lebih dari 2 jam untuk mencegah pertumbuhan bakteri.
Materi Terkait: Konsep dasar, teknik metode, peraturan dan mekanisme, tata cara prosedur penyelenggaraan makanan

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 61
PRO
Skrining gizi 'MUST' (Malnutrition Universal Screening Tool) umumnya digunakan untuk populasi...
Kunci Jawaban: A
MUST adalah alat skrining gizi yang valid digunakan untuk mengidentifikasi risiko malnutrisi pada orang dewasa di berbagai setting pelayanan kesehatan.
Materi Terkait: Konsep dasar, teknik metode, peraturan dan mekanisme, tata cara prosedur pengelolaan asuhan gizi

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 62
PRO
Kegiatan pembimbingan pelaksanaan gizi masyarakat di tingkat desa dikoordinasikan oleh Nutrisionis bersama dengan...
Kunci Jawaban: C
Nutrisionis di Puskesmas bekerja sama dengan kader dan tokoh masyarakat dalam menggerakkan program gizi di tingkat desa/masyarakat.
Materi Terkait: Penyelenggaraan dan pembimbingan pelaksanaan gizi masyarakat atau penyusunan, pemanfaatan, atau penggunaan peta jalan

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 63
PRO
Formula WHO yang digunakan untuk fase stabilisasi pada balita gizi buruk adalah...
Kunci Jawaban: C
Fase stabilisasi dalam tata laksana gizi buruk menggunakan formula F-75 karena kandungan energi dan proteinnya disesuaikan dengan kondisi metabolisme anak yang belum stabil.
Materi Terkait: Pengelolaan asuhan gizi sesuai pedoman kerja/petunjuk teknis

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 64
PRO
Dalam audit internal penyelenggaraan makanan, pemeriksaan sisa makanan pasien menggunakan skala visual sering disebut sebagai...
Kunci Jawaban: E
Metode Comstock adalah penilaian sisa makanan secara visual dengan estimasi porsi (misal 0%, 25%, 50%, 75%, atau 100%).
Materi Terkait: Konsep dasar, teknik metode, peraturan dan mekanisme, tata cara prosedur penyelenggaraan makanan

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 65
PRO
Peraturan Menteri Kesehatan yang mengatur tentang Angka Kecukupan Gizi (AKG) yang dianjurkan bagi bangsa Indonesia adalah...
Kunci Jawaban: E
PMK No. 28 Tahun 2019 merupakan regulasi terbaru yang menetapkan Angka Kecukupan Gizi untuk berbagai kelompok umur dan jenis kelamin.
Materi Terkait: Konsep dasar, teknik, metode, peraturan dan mekanisme, serta tata cara prosedur pengelolaan gizi masyarakat

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 66
PRO
Tujuan utama dari penentuan 'Peta Jalan' (Roadmap) dalam pelayanan gizi adalah...
Kunci Jawaban: A
Roadmap berfungsi sebagai panduan strategis yang memuat langkah-langkah detail untuk mencapai visi atau target tertentu dalam kurun waktu tertentu.
Materi Terkait: Penyelenggaraan, pembimbingan pelaksanaan atau penyusunan peta jalan penyusunan/pemanfaatan/penggunaan

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 67
PRO
Berikut adalah prinsip diet pada penderita Diabetes Melitus, kecuali...
Kunci Jawaban: E
Prinsip diet DM adalah 3J (Jumlah, Jadwal, Jenis). Gula murni harus dibatasi karena dapat menyebabkan lonjakan glukosa darah secara cepat.
Materi Terkait: Pengelolaan asuhan gizi sesuai pedoman kerja/petunjuk teknis

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 68
PRO
Kegiatan penimbangan balita secara rutin di Posyandu merupakan bentuk dari...
Kunci Jawaban: D
Penimbangan rutin bertujuan memantau pertumbuhan individu balita agar gangguan pertumbuhan dapat dideteksi secara dini.
Materi Terkait: Konsep dasar, teknik, metode, peraturan dan mekanisme, serta tata cara prosedur pengelolaan gizi masyarakat

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 69
PRO
Manakah yang termasuk dalam kategori limbah medis padat di instalasi gizi rumah sakit?
Kunci Jawaban: A
Sisa makanan dan kemasan dari pasien penyakit menular (ruang isolasi) harus diperlakukan sebagai limbah medis/infeksius demi keamanan.
Materi Terkait: Konsep dasar, teknik metode, peraturan dan mekanisme, tata cara prosedur penyelenggaraan makanan

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 70
PRO
Dalam manajemen asuhan gizi, jika seorang pasien tidak mampu menelan namun saluran cernanya masih berfungsi, jalur pemberian nutrisi yang dipilih adalah...
Kunci Jawaban: A
Prinsip asuhan gizi adalah 'If the gut works, use it'. Jika saluran cerna berfungsi namun ada kendala menelan, nutrisi enteral adalah pilihan utama.
Materi Terkait: Pengelolaan asuhan gizi sesuai pedoman kerja/petunjuk teknis

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 71
PRO
Dalam menjalankan praktiknya sesuai Permenkes No. 26 Tahun 2013, Nutrisionis yang telah memiliki SIPGZ berwenang melakukan praktik pelayanan gizi secara mandiri, namun HANYA terbatas pada...
Kunci Jawaban: D
Permenkes 26/2013 mengatur bahwa praktik mandiri nutrisionis lebih difokuskan pada asuhan gizi promotif, preventif, serta konseling gizi pada klien sehat atau kondisi penyakit tanpa komplikasi. Kondisi kompleks di RS menjadi kewenangan Dietisien/Tim Medis.
Materi Terkait: Keputusan Menkes RI No. HK.01.07/Menkes/1910/2022 tentang Standar Profesi Dietisien dan Permenkes No. 26 Tahun 2013 tentang Penyelenggaraan Pekerjaan dan Praktik Tenaga Gizi

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 72
PRO
Diet yang sering direkomendasikan secara global dalam asuhan gizi klinik untuk pasien hipertensi dengan menekan asupan natrium serta meningkatkan kalium, kalsium, dan magnesium dari sayur serta buah adalah...
Kunci Jawaban: A
Diet DASH dirancang khusus untuk menurunkan tekanan darah dengan komposisi tinggi buah, sayur, produk susu rendah lemak, dan membatasi asupan natrium, lemak jenuh, dan gula.
Materi Terkait: Asuhan gizi klinik (clinical nutrition)

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 73
PRO
Pemerintah daerah menginisiasi Peraturan Daerah tentang Kawasan Tanpa Rokok (KTR). Hubungan logis kebijakan KTR ini dengan prioritas perbaikan gizi masyarakat (stunting) adalah...
Kunci Jawaban: E
Paparan asap rokok (nikotin dan karbon monoksida) selama kehamilan dapat mengurangi aliran darah dan suplai oksigen ke plasenta, meningkatkan risiko Bayi Berat Lahir Rendah (BBLR) dan Intrauterine Growth Restriction (IUGR), yang merupakan prediktor kuat terjadinya stunting.
Materi Terkait: Kebijakan kesehatan spesifik yang merupakan prioritas daerah masing-masing di Indonesia

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 74
PRO
Dalam tata laksana penderita obesitas, pengurangan asupan kalori direkomendasikan secara bertahap agar tidak menurunkan BMR (Basal Metabolic Rate) terlalu ekstrim. Penurunan asupan kalori yang disarankan adalah...
Kunci Jawaban: E
Pedoman pengelolaan obesitas menyarankan pengurangan asupan energi sebesar 500-1000 kkal/hari dari kebiasaan makan/asupan aktual untuk mencapai penurunan berat badan yang aman sebesar 0,5 - 1 kg per minggu.
Materi Terkait: Pengelolaan masalah gizi

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 75
PRO
Indikator SKDN merupakan data balok yang dievaluasi dalam surveilans gizi di Posyandu. Huruf 'N' dalam indikator SKDN mempresentasikan...
Kunci Jawaban: E
SKDN: S (Seluruh balita), K (balita ber-KMS), D (balita yang Ditimbang), N (balita yang Naik berat badannya sesuai dengan kurva pertumbuhan pada KMS).
Materi Terkait: Pemantauan/surveilans gizi

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 76
PRO
Salah satu indikator Keluarga Sadar Gizi (Kadarzi) dalam upaya pemberdayaan masyarakat untuk mencapai gizi optimal di tingkat keluarga adalah...
Kunci Jawaban: E
Lima indikator KADARZI meliputi: 1) Menimbang BB balita secara teratur, 2) Memberikan ASI eksklusif, 3) Makan beraneka ragam, 4) Menggunakan garam beryodium, 5) Minum suplemen gizi (seperti vitamin A atau TTD) sesuai anjuran.
Materi Terkait: Pemberdayaan dan kolaborasi dengan masyarakat dalam upaya meningkatkan derajat gizi dan kesehatan

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 77
PRO
Pada asesmen antropometri untuk mendeteksi risiko Kurang Energi Kronis (KEK) pada ibu hamil maupun Wanita Usia Subur (WUS), digunakan pengukuran Lingkar Lengan Atas (LiLA). Cut-off point yang mengindikasikan risiko KEK adalah...
Kunci Jawaban: D
Berdasarkan pedoman gizi Kementerian Kesehatan, WUS dan ibu hamil dikategorikan berisiko KEK apabila ukuran Lingkar Lengan Atas (LiLA) kurang dari 23,5 cm.
Materi Terkait: Asuhan gizi individu, kelompok dan masyarakat

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 78
PRO
Untuk mencegah perkembangbiakan bakteri patogen dalam penyelenggaraan makanan, makanan tidak boleh dibiarkan terlalu lama pada rentang suhu Danger Zone (Zona Bahaya). Rentang suhu Danger Zone adalah...
Kunci Jawaban: D
Temperature Danger Zone atau Zona Bahaya Suhu adalah antara 5°C hingga 60°C (beberapa literatur 4°C - 60°C). Pada rentang suhu ini, bakteri penyebab penyakit asal makanan (foodborne illness) dapat berkembang biak dengan sangat cepat.
Materi Terkait: Pengelolaan sistem penyelenggaraan makanan (food service)

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 79
PRO
Dalam manajemen bisnis gizi (nutripreneurship), Food Cost Percentage dihitung untuk menetapkan harga jual suatu produk makanan. Formula dasar dari Food Cost Percentage adalah...
Kunci Jawaban: B
Persentase biaya makanan (Food Cost Percentage) dihitung dengan membagi total biaya bahan baku (Cost of Goods Sold/COGS) dengan total pendapatan (Harga Jual/Sales), lalu dikalikan 100%.
Materi Terkait: Pengelolaan sumber daya lokal, bisnis gizi (nutripreneurship)

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 80
PRO
Berdasarkan Permenkes No. 26 Tahun 2013, SIPGZ dan SIKGZ seorang tenaga gizi dapat dicabut oleh Pemerintah Daerah/Dinas Kesehatan setempat apabila terjadi hal berikut, KECUALI...
Kunci Jawaban: C
Permintaan pasien secara sepihak tanpa adanya bukti pelanggaran etika, disiplin, atau hukum bukan merupakan dasar hukum bagi Dinkes untuk mencabut izin praktik tenaga kesehatan menurut regulasi terkait.
Materi Terkait: Keputusan Menkes RI No. HK.01.07/Menkes/1910/2022 tentang Standar Profesi Dietisien dan Permenkes No. 26 Tahun 2013 tentang Penyelenggaraan Pekerjaan dan Praktik Tenaga Gizi

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 81
PRO
Pasien ensefalopati hepatik (komplikasi dari sirosis hati) sering mengalami peningkatan kadar amonia dalam darah. Modifikasi diet protein yang tepat untuk kasus ini adalah...
Kunci Jawaban: D
Pada ensefalopati hepatik, hati gagal memetabolisme asam amino aromatik (AAA), sehingga amonia menumpuk di otak. Diet difokuskan dengan membatasi protein total secara toleran dan memberikan suplementasi Branched Chain Amino Acids (BCAA) yang dimetabolisme di otot, bukan di hati.
Materi Terkait: Asuhan gizi klinik (clinical nutrition)

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 82
PRO
Fortifikasi pangan adalah salah satu kebijakan spesifik di Indonesia untuk mengatasi kelaparan tersembunyi (hidden hunger). Komoditas pangan yang saat ini WAJIB difortifikasi dengan zat besi, zinc, asam folat, vitamin B1, dan B2 sesuai SNI adalah...
Kunci Jawaban: C
Pemerintah mewajibkan fortifikasi pada tepung terigu (SNI) dengan penambahan zat besi, seng (zinc), asam folat, vitamin B1, dan B2 untuk mencegah anemia dan defisiensi mikronutrien lainnya. Minyak goreng difortifikasi Vitamin A, Garam difortifikasi Yodium.
Materi Terkait: Kebijakan kesehatan spesifik yang merupakan prioritas daerah masing-masing di Indonesia

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 83
PRO
Tahapan tata laksana anak gizi buruk terdiri dari Fase Stabilisasi, Transisi, dan Rehabilitasi. Pada Fase Rehabilitasi, target penambahan berat badan anak balita dipacu dengan memberikan formula...
Kunci Jawaban: C
Fase Rehabilitasi (Catch-up growth) pada anak gizi buruk bertujuan memacu pertumbuhan dengan asupan energi tinggi. Formula yang digunakan adalah F-100 (100 kkal per 100 ml) atau RUTF (Ready to Use Therapeutic Food).
Materi Terkait: Pengelolaan masalah gizi

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 84
PRO
Sistem Kewaspadaan Dini (SKD) gizi dilakukan dengan melihat tren data pengukuran antropometri bulanan. Jika dalam suatu posyandu terdapat persentase balita BGM (Bawah Garis Merah) yang meningkat secara signifikan (KLB Gizi), tindakan surveilans lanjutan yang tepat adalah...
Kunci Jawaban: C
Bila sinyal SKD menunjukkan tren perburukan (seperti peningkatan BGM/gizi kurang akut), tindakan preventif dan kuratif yang benar menurut standar surveilans adalah investigasi lapangan, memvalidasi data by name by address, dan memastikan intervensi pada kasus yang ditemukan.
Materi Terkait: Pemantauan/surveilans gizi

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 85
PRO
Konseling Pemberian Makanan Bayi dan Anak (PMBA) merupakan strategi pemberdayaan ibu. Pesan inti terkait konsistensi/tekstur MP-ASI untuk bayi berusia 6-8 bulan yang direkomendasikan adalah...
Kunci Jawaban: D
Menurut pedoman PMBA Kemenkes/WHO, tekstur MP-ASI untuk anak usia 6-8 bulan dimulai dari makanan yang disaring lumat (mashed/pureed) dan kental, yang dapat menempel di sendok tanpa mudah menetes jatuh.
Materi Terkait: Pemberdayaan dan kolaborasi dengan masyarakat dalam upaya meningkatkan derajat gizi dan kesehatan

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 86
PRO
Pemeriksaan biokimia sangat penting dalam asesmen gizi klinis. Penurunan kadar Albumin serum (< 3,5 g/dL) sering kali digunakan sebagai indikator...
Kunci Jawaban: B
Albumin merupakan protein viseral utama. Hipoalbuminemia sering mengindikasikan adanya stres metabolik, peradangan akut/kronis (inflamasi), penyakit hati, nefropati, atau deplesi protein jangka panjang akibat malnutrisi.
Materi Terkait: Asuhan gizi individu, kelompok dan masyarakat

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 87
PRO
Dalam perancangan menu di institusi penyelenggara makanan yang berskala besar, metode perhitungan kebutuhan bahan makanan untuk siklus menu bulan depan yang didasarkan pada pemakaian bahan makanan historis/bulan sebelumnya disebut metode...
Kunci Jawaban: C
Metode time series atau Moving Average sering dipakai dalam 'forecasting' penyelenggaraan makanan untuk memprediksi volume bahan yang dibutuhkan berdasarkan rata-rata penggunaan masa lalu secara historis.
Materi Terkait: Pengelolaan sistem penyelenggaraan makanan (food service)

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 88
PRO
Dalam pengembangan produk makanan sehat (nutripreneurship), uji sensoris yang digunakan untuk mengetahui tingkat kesukaan konsumen (panelis) terhadap atribut produk (rasa, warna, aroma, tekstur) disebut...
Kunci Jawaban: D
Uji Hedonik (Hedonic Scale Test) adalah uji organoleptik yang mengukur tingkat kesukaan atau ketidaksukaan panelis terhadap suatu produk (misal: skala sangat suka hingga sangat tidak suka).
Materi Terkait: Pengelolaan sumber daya lokal, bisnis gizi (nutripreneurship)

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 89
PRO
Kode Etik Profesi Gizi mengatur hubungan antara ahli gizi dengan kliennya. Salah satu prinsip etika utama adalah menghargai kerahasiaan informasi pasien yang diperoleh saat proses asuhan gizi. Prinsip bioetika ini dikenal dengan...
Kunci Jawaban: A
Confidentiality atau kerahasiaan adalah prinsip etika profesional yang mengharuskan tenaga kesehatan untuk merahasiakan data pribadi, diagnosis medis, dan informasi asuhan pasien dari pihak yang tidak berkepentingan.
Materi Terkait: Keputusan Menkes RI No. HK.01.07/Menkes/1910/2022 tentang Standar Profesi Dietisien dan Permenkes No. 26 Tahun 2013 tentang Penyelenggaraan Pekerjaan dan Praktik Tenaga Gizi

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 90
PRO
Diet Gluten-Free, Casein-Free (GFCF) banyak diterapkan pada pasien dengan Celiac Disease atau direkomendasikan secara selektif pada spektrum autisme. Bahan makanan sumber karbohidrat lokal yang AMAN (bebas gluten) untuk diet ini adalah...
Kunci Jawaban: E
Gluten adalah protein yang ditemukan secara alami pada gandum (wheat), rye (gandum hitam), dan barley. Bahan substitusi bebas gluten (gluten-free) yang dapat digunakan adalah singkong (termasuk mocaf), beras, jagung, sagu, dan kentang.
Materi Terkait: Asuhan gizi klinik (clinical nutrition)

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 91
PRO
Dalam manajemen pasien hiperurisemia (Asam Urat tinggi), selain memperbanyak minum air putih, pasien dianjurkan diet rendah purin. Jenis makanan yang berisiko meningkatkan kadar asam urat secara signifikan dan sebaiknya dihindari adalah...
Kunci Jawaban: C
Jeroan, ekstrak daging/kaldu kental, makanan laut tertentu (sarden, makarel, kerang), ragi, dan alkohol tergolong bahan makanan dengan kandungan purin tinggi (kelompok I) yang wajib dihindari penderita asam urat tinggi.
Materi Terkait: Asuhan gizi klinik (clinical nutrition)

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 92
PRO
Pengetesan kualitas garam beryodium di tingkat rumah tangga yang sering dilakukan kader posyandu menggunakan alat reagen kimia sederhana. Jika diteteskan pada garam yang mengandung yodium cukup (KIO3), garam akan berubah warna menjadi...
Kunci Jawaban: C
Pengujian garam beryodium secara kualitatif dilakukan dengan Iodina test. Garam yang mengandung kalium iodat (KIO3) akan bereaksi dengan amilum pada larutan uji menghasilkan kompleks warna ungu tua hingga biru pekat.
Materi Terkait: Pengelolaan masalah gizi

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 93
PRO
Surveilans gizi modern berfokus kuat pada jendela kritis pertumbuhan manusia, yaitu 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK). Periode 1000 HPK tersebut terhitung sejak...
Kunci Jawaban: D
1000 Hari Pertama Kehidupan terdiri dari masa kehamilan (sekitar 270 hari) ditambah masa sejak lahir hingga anak genap berusia 2 tahun (730 hari). Ini adalah golden period perkembangan otak dan pertumbuhan linear.
Materi Terkait: Pemantauan/surveilans gizi

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 94
PRO
Pembinaan kesejahteraan keluarga tingkat desa dilakukan melalui kolaborasi dengan TP-PKK (Tim Penggerak PKK). Kelompok kerja (Pokja) PKK yang membidangi khusus program Pangan, Sandang, serta Perumahan dan Tata Laksana Rumah Tangga (sering bersinggungan langsung dengan upaya keanekaragaman pangan gizi) adalah...
Kunci Jawaban: A
Dalam struktur PKK, Pokja III membidangi Sandang, Pangan (pemanfaatan pekarangan Hatinya PKK untuk gizi keluarga), Perumahan, dan Tata Laksana Rumah Tangga. Pokja IV membidangi Kesehatan (Posyandu). Nutrisionis berkolaborasi dengan keduanya.
Materi Terkait: Pemberdayaan dan kolaborasi dengan masyarakat dalam upaya meningkatkan derajat gizi dan kesehatan

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 95
PRO
Metode asesmen asupan makan individu secara retrospektif yang meminta pasien mengingat kembali semua jenis dan jumlah makanan serta minuman yang dikonsumsi selama 24 jam terakhir disebut metode...
Kunci Jawaban: C
Metode Recall 24 Jam adalah metode survei konsumsi pangan retrospektif (mengingat masa lalu) yang mewawancarai responden untuk merekam semua makanan/minuman yang dihabiskan 24 jam terakhir.
Materi Terkait: Asuhan gizi individu, kelompok dan masyarakat

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 96
PRO
Sistem distribusi makanan di Rumah Sakit dimana proses porsi makanan dilakukan secara terpusat (plating langsung ke alat makan pasien) di instalasi gizi, lalu didistribusikan ke bangsal menggunakan kereta makan disebut...
Kunci Jawaban: C
Dalam sistem distribusi sentralisasi, semua porsi makanan (pemorsian) pasien dilakukan di dapur pusat/instalasi gizi rumah sakit sehingga kontrol diet, porsi, dan keamanan makanan lebih mudah diawasi.
Materi Terkait: Pengelolaan sistem penyelenggaraan makanan (food service)

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 97
PRO
Seorang nutrisionis berencana memproduksi cemilan diet dari bahan pangan lokal yang akan dijual ke supermarket dan dapat bertahan lebih dari 7 hari di suhu ruang. Untuk legalitas keamanan pangan tingkat industri rumah tangga, ia perlu mengurus izin...
Kunci Jawaban: E
Produk pangan olahan industri berskala rumah tangga yang memiliki masa simpan lebih dari 7 hari wajib memiliki Izin PIRT (Pangan Industri Rumah Tangga) yang diterbitkan oleh Dinas Kesehatan/Pemda setempat (kini via OSS). MD dari BPOM untuk industri menengah-besar.
Materi Terkait: Pengelolaan sumber daya lokal, bisnis gizi (nutripreneurship)

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 98
PRO
Dalam praktik klinis, Subjective Global Assessment (SGA) menilai status malnutrisi berdasarkan riwayat medis dan pemeriksaan fisik. Salah satu komponen yang dinilai pada pemeriksaan fisik SGA adalah...
Kunci Jawaban: C
SGA adalah alat asesmen gizi yang bersifat klinis subyektif. Pemeriksaan fisiknya fokus mengamati tanda-tanda malnutrisi secara visual/palpasi, seperti deplesi (kehilangan) lemak subkutan di trisep/mata, kehilangan massa otot (atrofi) di pelipis/kuadrisep, edema, dan asites.
Materi Terkait: Asuhan gizi individu, kelompok dan masyarakat

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 99
PRO
Suplementasi gizi yang diwajibkan oleh panduan MTBS (Manajemen Terpadu Balita Sakit) pada balita yang mengalami diare cair akut, untuk membantu regenerasi epitel usus dan mencegah diare berulang, adalah pemberian...
Kunci Jawaban: D
Zinc memiliki peran penting dalam proliferasi sel dan fungsi imun. Pemberian suplemen zinc selama 10 hari berturut-turut (meskipun diare sudah berhenti) terbukti efektif menurunkan durasi dan keparahan diare serta mencegah kekambuhan pada balita.
Materi Terkait: Pengelolaan masalah gizi

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 100
PRO
Sesuai Standar Profesi Dietisien (Kepmenkes No 1910/2022), tenaga dietisien wajib menjunjung kompetensi terkait mawas diri dan pengembangan diri. Praktik profesional yang menunjukkan kompetensi tersebut adalah...
Kunci Jawaban: C
Mawas diri dan pengembangan diri (long-life learning) adalah area kompetensi yang diwujudkan salah satunya dengan senantiasa mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi terkini melalui CPD / Continuing Professional Development profesi gizi.
Materi Terkait: Keputusan Menkes RI No. HK.01.07/Menkes/1910/2022 tentang Standar Profesi Dietisien dan Permenkes No. 26 Tahun 2013 tentang Penyelenggaraan Pekerjaan dan Praktik Tenaga Gizi

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh

Dasar Hukum & Regulasi Jabatan

Informasi mengenai jabatan Nutrisionis pada halaman ini disusun dengan mengacu pada peraturan dan ketentuan resmi pemerintah yang berlaku sebagai referensi utama.

PermenPANRB Nomor 1 Tahun 2023 tentang Jabatan Fungsional
Dasar Acuan Sah
Keputusan Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara Nomor 23/KEP/M.PAN/4/2001 tentang Jabatan Fungsional Nutrisionis dan Angka Kreditnya
Dasar Acuan Sah
Surat Menteri PANRB Nomor B/5457/M.SM.01.00/2024
Dasar Acuan Sah

Tips & Strategi Lolos SKB Nutrisionis

Agar peluang lulus SKB CPNS untuk jabatan Nutrisionis semakin besar, peserta perlu memahami karakter soal dan fokus pada kompetensi yang diuji. Berikut beberapa tips yang dapat diterapkan saat persiapan hingga pelaksanaan SKB CPNS.

1

Kuasai Regulasi Pokok

Minimal 20-30% soal SKB menguji pemahaman peraturan perundangan dan tusi instansi pembina.

2

Simulasi Berbasis Studi Kasus

Soal SKB masa kini berbasis analisis kasus terapan, bukan lagi hafalan definisi teoritis belaka.

3

Manajemen Waktu CAT

Waktu 90 menit untuk 100 soal berarti Anda hanya memiliki kurang dari 54 detik per butir soal.

4

Evaluasi Melalui Tryout Rutin

Uji akurasi dan ketahanan fokus melalui simulasi tryout berkala agar terbiasa dengan ritme CAT.

Persiapan yang matang menjadi kunci utama dalam menghadapi SKB CPNS. Dengan mempelajari materi pokok, berlatih soal, dan mengikuti tryout SKB CPNS untuk jabatan Nutrisionis, peserta dapat meningkatkan pemahaman dan kepercayaan diri sebelum ujian. Semoga panduan ini membantu perjalananmu menuju kelulusan CPNS.

Pertanyaan Seputar SKB Nutrisionis

Jawaban resmi atas hal yang paling sering ditanyakan para pejuang CPNS.

Materi SKB CPNS Nutrisionis menguji kompetensi teknis jabatan dan kemampuan umum sesuai Keputusan MenPAN-RB, meliputi penguasaan regulasi, tugas pokok fungsi, etika profesi, serta studi kasus teknis sesuai bidang.
Ujian CAT BKN SKB umumnya berjumlah 80 hingga 100 soal pilihan ganda dengan durasi waktu 90 menit (soal 80 jika dominan hitungan teknis, 100 jika dominan analisis teks dan konsep).
SKB CAT CPNS tidak menerapkan nilai ambang batas (passing grade) mutlak seperti SKD, melainkan dinilai murni dengan bobot 60% dalam penentuan kelulusan akhir integrasi nilai SKD (40%) + SKB (60%).
Pelajari kisi-kisi resmi kompetensi umum & khusus jabatan, pahami regulasi dan dasar hukum terbaru yang mengatur formasi ini, serta lakukan latihan drill soal CAT secara konsisten di Belajarbro.
Pola soal dan kisi-kisi kompetensi mengacu pada standar jabatan yang sama, namun narasi studi kasus dan konteks kebijakan selalu disesuaikan dengan peraturan terkini pemerintah.

Kisi-Kisi Formasi SKB Terkait

Eksplorasi materi pokok jabatan serumpun atau formasi instansi lainnya untuk persiapan seleksi CPNS.