Kisi-Kisi Resmi PermenPAN-RB 2026

SKB CPNS Penguji Keselamatan dan Kesehatan Kerja

Panduan komprehensif seleksi kompetensi bidang untuk formasi Penguji Keselamatan dan Kesehatan Kerja. Merangkum materi pokok teknis, indikator penilaian CAT BKN, bank soal studi kasus, serta simulasi tryout lengkap.

Instansi Pembina
K/L Terkait
Silabus Materi
1 Jenjang / Sub-bidang
Durasi Ujian
90 Menit CAT BKN

Materi Pokok SKB CPNS Penguji Keselamatan dan Kesehatan Kerja

Materi pokok SKB CPNS untuk jabatan Penguji Keselamatan dan Kesehatan Kerja berikut merangkum ruang lingkup kompetensi, pengetahuan teknis, dan tugas jabatan yang menjadi fokus penilaian dalam seleksi SKB CPNS. Pelajari setiap bagian secara bertahap agar pemahaman lebih menyeluruh.

Penguji Keselamatan dan Kesehatan Kerja Ahli Pertama

Ahli Pertama

Kemampuan Umum

6 Indikator
Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang Aparatur Sipil Negara
Peraturan Pemerintah Nomor 11 tahun 2017 tentang Manajemen Pegawai Negeri Sipil
Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 95 Tahun 2020 tentang Kementerian Ketenagakerjaan
Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2021 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kementerian Ketenagakerjaan
Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2024 tentang Perubahan Atas Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Nomor 1 Tahun 2022 tentang Organisasi dan Tata Kerja Unit Pelaksana teknis di Kementerian Ketenagakerjaan
Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia Nomor 9 Tahun 2023 tentang Peta Proses Bisnis Kementerian Ketenagakerjaan

Kemampuan Khusus

6 Indikator
Perencanaan kegiatan K3
Pengujian K3
Pengujian kompetensi K3
Pengendalian K3
Pengkajian K3
Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan

Simulasi Tryout SKB CAT Penguji Keselamatan dan Kesehatan Kerja

Melalui simulasi tryout SKB CPNS untuk jabatan Penguji Keselamatan dan Kesehatan Kerja, kamu bisa berlatih soal yang mendekati ujian sebenarnya sekaligus mengevaluasi kesiapan sebelum menghadapi tes SKB.

Katalog Semua Tryout
Sedang Disusun Tim Ahli

Tryout CAT SKB Penguji Keselamatan dan Kesehatan Kerja Sedang Disiapkan

Tim akademik Belajarbro sedang menyusun paket simulasi ujian CAT resmi untuk formasi Penguji Keselamatan dan Kesehatan Kerja berdasarkan kisi-kisi dan materi pokok KemenPAN-RB terbaru. Paket ini akan dilengkapi timer sistem CAT standar BKN 90 menit, passing grade, kunci jawaban, dan pembahasan komprehensif.

Sistem CAT BKN
Durasi 90 menit & skema CAT resmi
Kisi-Kisi Terbaru
Sesuai materi pokok & tupoksi jabatan
Pembahasan Lengkap
Analisis jawaban & referensi regulasi
Ranking Nasional
Bandingkan skor se-Indonesia

Contoh Soal SKB Penguji Keselamatan dan Kesehatan Kerja & Pembahasan

Kerjakan soal di bawah, lalu lihat kunci dan pembahasan lengkap.

50 Soal
Benar: 0
Salah: 0
Dijawab: 0/50
0%
Soal 1
Berdasarkan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang Aparatur Sipil Negara, salah satu fungsi Pegawai ASN adalah sebagai pelaksana kebijakan publik. Tindakan manakah yang paling mencerminkan fungsi tersebut bagi seorang Penguji K3?
Kunci Jawaban: A
Berdasarkan UU No. 20 Tahun 2023, ASN berfungsi sebagai pelaksana kebijakan publik, pelayan publik, serta perekat dan pemersatu bangsa. Melakukan pengujian lingkungan kerja sesuai standar pemerintah merupakan wujud nyata pelaksanaan kebijakan publik di bidang K3.
Materi Terkait: Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang Aparatur Sipil Negara
Soal 2
Dalam Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2017 tentang Manajemen PNS, disebutkan bahwa PNS berhak memperoleh cuti. Apabila seorang Penguji K3 mengalami kecelakaan kerja saat melakukan pengujian di pabrik dan memerlukan perawatan intensif selama 6 bulan, jenis cuti apakah yang paling tepat diberikan?
Kunci Jawaban: C
Menurut PP No. 11 Tahun 2017, PNS yang menderita sakit atau kecelakaan dalam dan oleh karena menjalankan tugas kewajibannya berhak mendapatkan cuti sakit sampai ia sembuh dari penyakitnya.
Materi Terkait: Peraturan Pemerintah Nomor 11 tahun 2017 tentang Manajemen Pegawai Negeri Sipil
Soal 3
Sesuai dengan Peraturan Presiden Nomor 95 Tahun 2020, Kementerian Ketenagakerjaan mempunyai tugas menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang ketenagakerjaan. Untuk melaksanakan tugas tersebut, fungsi kementerian yang membawahi pembinaan pengujian K3 adalah...
Kunci Jawaban: E
Berdasarkan Perpres No. 95 Tahun 2020 Pasal 3, salah satu fungsi Kementerian Ketenagakerjaan adalah perumusan dan pelaksanaan kebijakan di bidang pembinaan pengawasan ketenagakerjaan serta keselamatan dan kesehatan kerja (K3), yang diemban oleh Direktorat Jenderal Pembinaan Pengawasan Ketenagakerjaan dan K3.
Materi Terkait: Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 95 Tahun 2020 tentang Kementerian Ketenagakerjaan
Soal 4
Menurut Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Nomor 1 Tahun 2021 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kementerian Ketenagakerjaan, direktorat yang memiliki tugas melaksanakan perumusan dan pelaksanaan kebijakan di bidang pembinaan pengujian keselamatan dan kesehatan kerja adalah...
Kunci Jawaban: E
Dalam Permenaker No. 1 Tahun 2021, Direktorat Bina Pengujian Keselamatan dan Kesehatan Kerja berada di bawah Ditjen Binwasnaker & K3 dan bertugas merumuskan serta melaksanakan kebijakan di bidang pembinaan pengujian K3.
Materi Terkait: Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2021 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kementerian Ketenagakerjaan
Soal 5
Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Nomor 1 Tahun 2024 mengubah beberapa ketentuan tentang Organisasi dan Tata Kerja Unit Pelaksana Teknis (UPT). UPT yang mempunyai tugas melaksanakan pengembangan, pengujian, dan penilaian K3 di lingkungan Kemenaker disebut...
Kunci Jawaban: D
Berdasarkan Permenaker No. 1 Tahun 2024 (perubahan dari Permenaker 1/2022), Balai Keselamatan dan Kesehatan Kerja (Balai K3) merupakan UPT yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Direktur Jenderal Binwasnaker & K3 untuk pelaksanaan pelayanan pengujian K3.
Materi Terkait: Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2024 tentang Perubahan Atas Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Nomor 1 Tahun 2022
Soal 6
Berdasarkan Permenaker Nomor 9 Tahun 2023 tentang Peta Proses Bisnis Kementerian Ketenagakerjaan, penyusunan peta proses bisnis bertujuan untuk...
Kunci Jawaban: E
Peta Proses Bisnis disusun berdasarkan pedoman reformasi birokrasi, salah satunya bertujuan menjadi acuan dalam penyusunan standar operasional prosedur, penataan struktur organisasi, dan perancangan arsitektur sistem informasi pemerintahan agar tata kelola lebih efektif dan efisien.
Materi Terkait: Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia Nomor 9 Tahun 2023 tentang Peta Proses Bisnis Kementerian Ketenagakerjaan
Soal 7
Pasal 86 Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan menegaskan bahwa setiap pekerja/buruh mempunyai hak untuk memperoleh perlindungan atas...
Kunci Jawaban: C
UU No. 13 Tahun 2003 Pasal 86 ayat (1) menyatakan bahwa setiap pekerja/buruh mempunyai hak untuk memperoleh perlindungan atas keselamatan dan kesehatan kerja, moral dan kesusilaan, serta perlakuan yang sesuai dengan harkat dan martabat manusia serta nilai-nilai agama.
Materi Terkait: Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan
Soal 8
Dalam tahap perencanaan kegiatan K3, sebuah perusahaan harus menyusun identifikasi bahaya dan penilaian risiko. Alat/metode yang paling sering digunakan oleh profesional K3 untuk menganalisis risiko dari setiap langkah pekerjaan secara detail adalah...
Kunci Jawaban: D
Job Safety Analysis (JSA) adalah sebuah teknik manajemen keselamatan yang berfokus pada identifikasi bahaya dan pengendalian risiko yang terkait dengan serangkaian langkah-langkah tugas pekerjaan tertentu.
Materi Terkait: Perencanaan kegiatan K3
Soal 9
Sebagai Penguji K3 Lingkungan Kerja, Anda melakukan pengukuran kebisingan di suatu area produksi. Menurut standar keselamatan yang berlaku di Indonesia (Permenaker No. 5 Tahun 2018), Nilai Ambang Batas (NAB) kebisingan untuk waktu pemaparan 8 jam per hari adalah...
Kunci Jawaban: A
Sesuai dengan Permenaker No. 5 Tahun 2018 tentang Keselamatan dan Kesehatan Kerja Lingkungan Kerja, Nilai Ambang Batas (NAB) kebisingan yang diperkenankan untuk pemaparan selama 8 jam kerja per hari adalah 85 dBA.
Materi Terkait: Pengujian K3
Soal 10
Dalam melakukan pengujian intensitas pencahayaan di tempat kerja, alat instrumen yang wajib digunakan oleh seorang Penguji K3 adalah...
Kunci Jawaban: C
Lux Meter (Illuminance Meter) adalah instrumen pengujian yang digunakan untuk mengukur intensitas cahaya atau tingkat pencahayaan (iluminasi) pada suatu area kerja, yang dinyatakan dalam satuan lux.
Materi Terkait: Pengujian K3
Soal 11
Pengujian kompetensi K3 bagi personel seperti Ahli K3 Umum, Operator Forklift, maupun Teknisi Listrik diatur pelaksanaannya melalui skema sertifikasi. Dokumen resmi yang menjadi rujukan standar unit kompetensi secara nasional di Indonesia adalah...
Kunci Jawaban: E
Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) adalah rumusan kemampuan kerja yang mencakup aspek pengetahuan, keterampilan, dan/atau keahlian serta sikap kerja yang relevan dengan pelaksanaan tugas dan syarat jabatan yang ditetapkan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
Materi Terkait: Pengujian kompetensi K3
Soal 12
Pada hierarki pengendalian risiko K3, tindakan untuk mengganti bahan yang berbahaya dengan bahan yang memiliki tingkat bahaya lebih rendah disebut...
Kunci Jawaban: D
Substitusi adalah langkah dalam hierarki pengendalian risiko di mana material, alat, atau proses kerja yang berbahaya diganti dengan yang lebih aman atau tingkat bahayanya lebih rendah.
Materi Terkait: Pengendalian K3
Soal 13
Dalam melakukan pengkajian K3 pasca terjadinya insiden kebocoran gas di pabrik, metode yang berfokus pada pencarian akar masalah (penyebab paling mendasar) agar kejadian serupa tidak terulang adalah...
Kunci Jawaban: B
Root Cause Analysis (RCA) adalah suatu metode investigasi terstruktur yang bertujuan untuk mengidentifikasi penyebab dasar atau akar masalah (root cause) dari suatu insiden/kecelakaan, agar tindakan perbaikan dapat diimplementasikan untuk mencegah kejadian serupa terulang kembali.
Materi Terkait: Pengkajian K3
Soal 14
Menurut UU Nomor 20 Tahun 2023, batas usia pensiun untuk Pejabat Fungsional Ahli Madya adalah...
Kunci Jawaban: D
Berdasarkan Pasal 55 UU No. 20 Tahun 2023, batas usia pensiun bagi Pejabat Fungsional Ahli Madya dan Ahli Utama diatur sesuai peraturan perundang-undangan terkait, yang merujuk pada regulasi sebelumnya batas usia pensiun untuk Ahli Madya adalah 60 (enam puluh) tahun.
Materi Terkait: Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang Aparatur Sipil Negara
Soal 15
Berdasarkan PP Nomor 11 Tahun 2017, penilaian kinerja PNS bertujuan untuk menjamin objektivitas pembinaan PNS yang didasarkan sistem prestasi dan sistem karier. Penilaian kinerja tersebut didasarkan pada...
Kunci Jawaban: D
Berdasarkan PP No. 11 Tahun 2017 juncto peraturan perundang-undangan mengenai penilaian kinerja PNS, penilaian kinerja PNS dilakukan secara objektif, terukur, akuntabel, partisipatif, dan transparan, yang unsur penilaiannya terdiri dari Sasaran Kinerja Pegawai (SKP) dan Perilaku Kerja.
Materi Terkait: Peraturan Pemerintah Nomor 11 tahun 2017 tentang Manajemen Pegawai Negeri Sipil
Soal 16
Menurut Pasal 77 UU Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan, waktu kerja standar bagi pekerja/buruh yang bekerja dalam sistem 5 hari kerja dalam 1 minggu adalah...
Kunci Jawaban: A
Pasal 77 ayat (2) UU No. 13 Tahun 2003 menetapkan waktu kerja yaitu: a. 7 jam 1 hari dan 40 jam 1 minggu untuk 6 hari kerja; atau b. 8 jam 1 hari dan 40 jam 1 minggu untuk 5 hari kerja dalam 1 minggu.
Materi Terkait: Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan
Soal 17
Untuk menguji kadar debu yang terhirup secara langsung oleh pekerja (debu respirabel) selama jam kerja, alat yang paling tepat dipasangkan pada area pernapasan (breathing zone) pekerja adalah...
Kunci Jawaban: A
Personal Dust Sampler (Personal Air Sampler) dirancang untuk dibawa oleh pekerja (biasanya ditempatkan di sekitar kerah/breathing zone) untuk mengukur paparan debu spesifik secara individual selama shift kerjanya.
Materi Terkait: Pengujian K3
Soal 18
Penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) seringkali dianggap sebagai langkah perlindungan yang paling rendah tingkat keandalannya dalam pengendalian K3 karena...
Kunci Jawaban: C
Dalam hierarki pengendalian, APD adalah garis pertahanan terakhir karena tidak menghilangkan, mengganti, atau mengisolasi sumber bahaya. APD hanya melindungi pekerja yang mengenakannya, sangat bergantung pada tingkat kedisiplinan pemakai, serta rentan gagal jika tidak dipakai dengan benar.
Materi Terkait: Pengendalian K3
Soal 19
Kegiatan penetapan kebijakan K3, perencanaan K3, pelaksanaan rencana K3, pemantauan dan evaluasi kinerja K3, serta peninjauan dan peningkatan kinerja SMK3 merupakan implementasi dari konsep...
Kunci Jawaban: D
Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) di Indonesia (PP 50/2012) dan ISO 45001 dibangun berdasarkan metodologi Siklus Deming atau PDCA (Plan-Do-Check-Act) untuk memastikan perbaikan yang berkelanjutan (continual improvement).
Materi Terkait: Perencanaan kegiatan K3
Soal 20
Dalam pengkajian dokumen SMK3 di suatu perusahaan manufaktur, Penguji K3 mengevaluasi keandalan sistem tanggap darurat perusahaan. Unsur utama yang wajib dikaji dalam prosedur tanggap darurat (emergency response) meliputi hal berikut, KECUALI...
Kunci Jawaban: D
Sistem tanggap darurat fokus pada penyelamatan jiwa, perlindungan aset, dan pembatasan kerusakan saat kejadian darurat. Peningkatan profit perusahaan (aspek komersial/bisnis) bukan menjadi ruang lingkup utama dari dokumen Sistem Tanggap Darurat K3.
Materi Terkait: Pengkajian K3
Soal 21
PRO
Menurut UU Nomor 20 Tahun 2023, pengembangan kompetensi bagi Pegawai ASN bukanlah sekadar hak, melainkan kewajiban. Pemenuhan kebutuhan pengembangan kompetensi ini diselenggarakan melalui...
Kunci Jawaban: B
Berdasarkan UU No. 20 Tahun 2023 tentang ASN, pengembangan kompetensi merupakan kewajiban bagi setiap ASN. Instansi pemerintah wajib menyelenggarakan pengembangan kompetensi melalui sistem pembelajaran terintegrasi (seperti metode corporate university).
Materi Terkait: Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang Aparatur Sipil Negara

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 22
PRO
Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 menegaskan prinsip kesetaraan bagi PNS dan PPPK. Perbedaan mendasar antara PNS dan PPPK menurut peraturan ini terletak pada...
Kunci Jawaban: E
Perbedaan utama berdasarkan definisi di UU ASN adalah Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) diangkat berdasarkan perjanjian kerja untuk jangka waktu tertentu dalam rangka melaksanakan tugas pemerintahan, sedangkan PNS diangkat sebagai pegawai tetap.
Materi Terkait: Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang Aparatur Sipil Negara

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 23
PRO
Berdasarkan PP Nomor 11 Tahun 2017, seorang PNS dapat diberhentikan dengan hormat tidak atas permintaan sendiri apabila mengalami kondisi...
Kunci Jawaban: C
Pemberhentian 'dengan hormat tidak atas permintaan sendiri' antara lain disebabkan karena perampingan organisasi atau kebijakan pemerintah yang mengakibatkan pensiun dini, atau kondisi yang sah seperti tidak cakap jasmani/rohani. Sedangkan korupsi, makar, atau masuk partai politik berujung pada pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH).
Materi Terkait: Peraturan Pemerintah Nomor 11 tahun 2017 tentang Manajemen Pegawai Negeri Sipil

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 24
PRO
Dalam manajemen PNS (PP No. 11 Tahun 2017), Jabatan Fungsional dikelompokkan ke dalam kategori keahlian dan keterampilan. Jabatan Penguji K3 Ahli Pertama termasuk ke dalam...
Kunci Jawaban: A
Jabatan Fungsional (JF) Ahli (Pertama, Muda, Madya, Utama) mensyaratkan kualifikasi profesional tingkat sarjana ke atas dan digolongkan ke dalam JF Kategori Keahlian.
Materi Terkait: Peraturan Pemerintah Nomor 11 tahun 2017 tentang Manajemen Pegawai Negeri Sipil

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 25
PRO
Sesuai Perpres Nomor 95 Tahun 2020, unsur pengawas di Kementerian Ketenagakerjaan yang bertugas melaksanakan pengawasan intern di lingkungan Kementerian Ketenagakerjaan adalah...
Kunci Jawaban: A
Inspektorat Jenderal merupakan unsur pengawas di dalam kementerian yang bertugas melaksanakan pengawasan intern atas pelaksanaan tugas di lingkungan Kementerian Ketenagakerjaan.
Materi Terkait: Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 95 Tahun 2020 tentang Kementerian Ketenagakerjaan

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 26
PRO
Berdasarkan Permenaker Nomor 1 Tahun 2021, Direktorat Bina Pengujian K3 melaksanakan fungsi standardisasi sarana dan prasarana pengujian K3. Bentuk konkret pelaksanaan fungsi ini adalah...
Kunci Jawaban: E
Direktorat Bina Pengujian K3 bertugas dalam penyiapan perumusan dan pelaksanaan kebijakan, penyusunan norma, standar, prosedur, dan kriteria, serta pemberian bimbingan teknis di bidang sarana prasarana pengujian, higiene perusahaan, dan ergonomi.
Materi Terkait: Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2021 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kementerian Ketenagakerjaan

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 27
PRO
Dalam Permenaker Nomor 1 Tahun 2024 tentang perubahan struktur UPT Kemenaker, Balai K3 sebagai UPT di bidang keselamatan dan kesehatan kerja dipimpin oleh seorang...
Kunci Jawaban: A
Setiap UPT (Unit Pelaksana Teknis) di lingkungan kementerian, termasuk Balai Keselamatan dan Kesehatan Kerja (Balai K3), secara struktural dipimpin oleh seorang Kepala Balai.
Materi Terkait: Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2024 tentang Perubahan Atas Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Nomor 1 Tahun 2022

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 28
PRO
Tugas Balai Keselamatan dan Kesehatan Kerja (Balai K3) menurut regulasi tata kerja UPT (Permenaker 1/2024) mencakup kegiatan di bawah ini, KECUALI...
Kunci Jawaban: C
Membuat putusan pengadilan hubungan industrial adalah wewenang Pengadilan Hubungan Industrial (PHI) di bawah Mahkamah Agung, bukan wewenang dan tugas Balai K3 (UPT Kemenaker) yang fokus pada teknis layanan pengujian dan pengembangan K3.
Materi Terkait: Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2024 tentang Perubahan Atas Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Nomor 1 Tahun 2022

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 29
PRO
Menurut Permenaker Nomor 9 Tahun 2023, Peta Proses Bisnis membagi proses menjadi beberapa kelompok. Proses yang mencerminkan fungsi utama/tugas pokok organisasi Kementerian Ketenagakerjaan (seperti pembinaan hubungan industrial atau pengawasan ketenagakerjaan) termasuk ke dalam kelompok...
Kunci Jawaban: C
Dalam peta proses bisnis, kegiatan yang berkaitan langsung dengan penciptaan nilai (value creation) sesuai mandat dan tugas fungsi utama instansi (seperti pengawasan ketenagakerjaan) diklasifikasikan sebagai Proses Inti (Core Process).
Materi Terkait: Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia Nomor 9 Tahun 2023 tentang Peta Proses Bisnis Kementerian Ketenagakerjaan

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 30
PRO
UU Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan memberikan perlindungan khusus bagi pekerja perempuan hamil yang bekerja di malam hari. Ketentuannya adalah...
Kunci Jawaban: A
Pasal 76 ayat (2) UU No. 13 Tahun 2003 melarang pengusaha mempekerjakan pekerja/buruh perempuan hamil yang menurut keterangan dokter berbahaya bagi kesehatan dan keselamatan kandungannya maupun dirinya apabila bekerja antara pukul 23.00 sampai dengan pukul 07.00.
Materi Terkait: Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 31
PRO
Berdasarkan peraturan perundangan terkait, pengusaha wajib melaporkan setiap kecelakaan kerja atau Penyakit Akibat Kerja (PAK). Batas waktu pelaporan tertulis secara formil untuk tahap I setelah kecelakaan/PAK didiagnosis adalah...
Kunci Jawaban: E
Merujuk pada PP No. 44 Tahun 2015 dan Permenaker 5/2021, pengusaha wajib melaporkan kecelakaan kerja (Laporan Tahap I) kepada BPJS Ketenagakerjaan dan Dinas Tenaga Kerja paling lambat 2x24 jam sejak terjadinya kecelakaan atau terdiagnosisnya penyakit akibat kerja.
Materi Terkait: Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 32
PRO
Menurut UU Nomor 13 Tahun 2003, pada prinsipnya pengusaha dilarang mempekerjakan anak. Namun terdapat pengecualian bagi anak berumur 13 sampai dengan 15 tahun untuk melakukan pekerjaan ringan sepanjang...
Kunci Jawaban: C
Pasal 69 UU Ketenagakerjaan memperbolehkan anak umur 13-15 tahun melakukan pekerjaan ringan asalkan ada izin tertulis ortu/wali, perjanjian kerja dengan ortu/wali, max kerja 3 jam sehari, siang hari, tidak mengganggu sekolah, dan syarat pelindungan K3/kesehatan fisik mental terpenuhi.
Materi Terkait: Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 33
PRO
Dalam perencanaan sistem K3, dokumen yang paling utama sebagai bentuk perwujudan komitmen manajemen puncak terhadap pelaksanaan keselamatan dan kesehatan kerja di perusahaan adalah...
Kunci Jawaban: A
Kebijakan K3 (OH&S Policy) adalah pernyataan tertulis yang ditandatangani oleh pucuk pimpinan perusahaan, yang menunjukkan komitmen kuat dan arah strategi perusahaan dalam menjamin keselamatan dan kesehatan tenaga kerjanya.
Materi Terkait: Perencanaan kegiatan K3

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 34
PRO
Perencanaan K3 yang baik akan menentukan indikator kinerja. Pengukuran kinerja K3 menggunakan 'Lagging Indicator' (indikator reaktif) contohnya adalah...
Kunci Jawaban: C
Lagging indicator adalah indikator yang mengukur hasil/konsekuensi dari peristiwa yang sudah terjadi (bersifat reaktif), seperti tingkat kecelakaan kerja (LTI, incident rate), frekuensi kecelakaan, dan penyakit akibat kerja. Opsi lain adalah leading indicators (proaktif).
Materi Terkait: Perencanaan kegiatan K3

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 35
PRO
Sebagai Penguji K3, Anda ditugaskan menguji Kualitas Udara Dalam Ruang (Indoor Air Quality) di sebuah gedung perkantoran bersirkulasi AC tertutup. Parameter fisika dan kimia utama yang sering diukur untuk memastikan ventilasi cukup dan pekerja tidak mengalami 'Sick Building Syndrome' adalah...
Kunci Jawaban: B
Dalam IAQ (Indoor Air Quality), indikator kecukupan ventilasi dan kenyamanan termal biasanya diukur melalui konsentrasi Karbon Dioksida (CO2) agar tidak melebihi 1000 ppm, ketersediaan Oksigen (O2), serta kontrol suhu (Suhu Nyaman 23-26°C) dan kelembaban relatif (RH 40-60%).
Materi Terkait: Pengujian K3

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 36
PRO
Pada pengujian lingkungan kerja, paparan getaran dibedakan menjadi Hand-Arm Vibration (HAV) dan Whole-Body Vibration (WBV). Berdasarkan Permenaker 5/2018, Nilai Ambang Batas untuk paparan getaran lengan dan tangan (HAV) pada alat kerja selama 8 jam sehari adalah...
Kunci Jawaban: B
Sesuai Permenaker No. 5 Tahun 2018 Lampiran NAB Getaran, Nilai Ambang Batas untuk getaran yang mengenai lengan dan tangan (Hand-Arm Vibration) bagi pekerja yang terpapar selama 6 hingga 8 jam per hari adalah 5 m/s².
Materi Terkait: Pengujian K3

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 37
PRO
Iklim kerja panas (Heat Stress) di industri pabrik peleburan baja diuji menggunakan indeks ISBB (Indeks Suhu Basah dan Bola). Variabel pengujian yang digunakan untuk menghitung ISBB pada lingkungan dalam ruang (tanpa paparan sinar matahari langsung) adalah...
Kunci Jawaban: B
Rumus penghitungan ISBB (Indeks Suhu Basah dan Bola) di dalam ruangan (tanpa beban matahari) adalah: ISBB = 0,7 x Suhu Basah Alami (NWB) + 0,3 x Suhu Bola (GT). Jika di luar ruang, baru ditambahkan komponen Suhu Kering (DB).
Materi Terkait: Pengujian K3

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 38
PRO
Pengkaji K3 menggunakan metode Rapid Entire Body Assessment (REBA) untuk menganalisis risiko postur pekerja saat mengangkat beban berat di gudang logistik. Keluaran akhir (output) dari metode REBA adalah...
Kunci Jawaban: B
Metode ergonomi REBA menghasilkan skor risiko akhir (Final REBA Score) yang berkisar antara 1 hingga 15. Skor ini memetakan Action Level (tingkat tindakan) mulai dari 'risiko dapat diabaikan' hingga 'risiko sangat tinggi, perlu perbaikan segera'.
Materi Terkait: Pengujian K3

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 39
PRO
Pelaksanaan uji kompetensi Ahli K3 dilaksanakan oleh Tempat Uji Kompetensi (TUK) di bawah koordinasi Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP). Profesi penilai kompetensi yang bertugas mengumpulkan bukti kompetensi peserta sertifikasi disebut...
Kunci Jawaban: A
Asesor kompetensi adalah seseorang yang memiliki kompetensi dan memenuhi persyaratan kelayakan BNSP untuk melakukan penilaian kompetensi/asesmen terhadap peserta uji sertifikasi (asesi).
Materi Terkait: Pengujian kompetensi K3

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 40
PRO
Sebagai acuan dalam pengujian kompetensi K3, materi pengujian difokuskan pada tiga dimensi kompetensi kerja. Tiga dimensi pokok kompetensi menurut sistem sertifikasi SKKNI terdiri dari...
Kunci Jawaban: E
Kompetensi kerja dalam standar SKKNI mencakup penguasaan dan penerapan pengetahuan (knowledge), keterampilan atau keahlian (skill), serta sikap kerja (attitude) yang diperlukan dalam pekerjaan.
Materi Terkait: Pengujian kompetensi K3

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 41
PRO
Sebuah prosedur kritis dalam pengendalian energi K3 saat melakukan maintenance atau pemeliharaan mesin adalah memastikan energi sumber mesin diputuskan dan alat isolasinya dikunci agar tidak dinyalakan secara tak sengaja. Prosedur ini dikenal sebagai...
Kunci Jawaban: A
LOTO (Lock Out Tag Out) adalah prosedur keselamatan untuk mematikan suplai energi ke mesin/peralatan, menguncinya agar tidak bisa dihidupkan, dan memasang label peringatan selama pekerjaan maintenance atau perbaikan sedang berlangsung.
Materi Terkait: Pengendalian K3

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 42
PRO
Pengendalian bahan kimia berbahaya di tempat kerja mewajibkan perusahaan menyertakan Lembar Data Keselamatan Bahan (LDKB) atau Material Safety Data Sheet (MSDS). Fungsi utama dari LDKB/MSDS dalam K3 adalah...
Kunci Jawaban: E
Berdasarkan Kepmenaker No 187/1999 tentang Pengendalian Bahan Kimia Berbahaya di Tempat Kerja, LDKB/MSDS wajib disediakan untuk memberikan informasi rinci tentang identitas, bahaya, cara penanganan aman, APD, dan pertolongan pertama dari bahan kimia tersebut.
Materi Terkait: Pengendalian K3

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 43
PRO
Pengendalian administratif dalam pelaksanaan pekerjaan yang berisiko tinggi (seperti pekerjaan ruang terbatas, kerja di ketinggian, dan pengelasan dekat bahan mudah terbakar) mewajibkan penerbitan...
Kunci Jawaban: D
Permit to Work (PTW) atau Surat Izin Kerja Aman adalah bentuk pengendalian administratif berupa dokumen resmi tertulis yang melegitimasi bahwa pekerjaan risiko tinggi telah diinspeksi, bahayanya dikenali, dan tindakan pencegahan telah disiapkan sebelum pekerjaan dimulai.
Materi Terkait: Pengendalian K3

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 44
PRO
Dalam tahap pengkajian risiko, dilakukan identifikasi urutan langkah kerja, analisis potensi bahaya pada tiap langkah, dan usulan cara mengatasinya. Proses spesifik yang sesuai dengan deskripsi tersebut adalah...
Kunci Jawaban: B
Tiga komponen utama dalam pembuatan Job Safety Analysis (JSA) adalah: 1) Merinci urutan tugas/langkah kerja, 2) Mengidentifikasi potensi bahaya/kecelakaan dari masing-masing langkah, dan 3) Menentukan tindakan pengendalian/pencegahannya.
Materi Terkait: Pengkajian K3

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 45
PRO
Saat mengkaji desain proses pada industri kimia/migas yang sangat kompleks, teknik analisis bahaya terstruktur yang menggunakan sistem 'guide words' (misal: NO, MORE, LESS) untuk mengidentifikasi penyimpangan desain operasional disebut...
Kunci Jawaban: B
HAZOP (Hazard and Operability Study) adalah metode yang sistematis dan kritis untuk mengeksplorasi potensi deviasi (penyimpangan) dari desain operasional proses industri dengan menggunakan parameter dan 'guide words' (No, More, Less, As Well As, dll).
Materi Terkait: Pengkajian K3

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 46
PRO
Seorang Penguji K3 sedang melakukan pengkajian data kesehatan pekerja (epidemiologi K3). Data menunjukkan bahwa insidensi gangguan pernapasan meningkat pesat pada pekerja di pabrik pemotongan batu dalam 5 tahun terakhir. Penyakit okupasional paru-paru yang paling spesifik diakibatkan oleh paparan kronis debu silika disebut...
Kunci Jawaban: B
Silikosis adalah penyakit paru-paru akibat kerja (pneumoconiosis) yang disebabkan oleh paparan inhalasi debu silika kristalin bebas (SiO2) yang berkepanjangan, umum terjadi di sektor konstruksi, tambang, atau pemotongan batu.
Materi Terkait: Pengkajian K3

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 47
PRO
Sebagai bagian dari pengujian teknis, pengujian pesawat angkat dan pesawat angkut (seperti forklift dan crane) harus dilakukan secara berkala. Berdasarkan Permenaker No. 8 Tahun 2020, pengujian berkala pada pesawat angkat dan angkut dilakukan selambat-lambatnya...
Kunci Jawaban: E
Berdasarkan Permenaker No. 8 Tahun 2020 tentang K3 Pesawat Angkat dan Pesawat Angkut, pemeriksaan dan pengujian berkala terhadap Pesawat Angkat dan Pesawat Angkut wajib dilakukan secara berkala selambat-lambatnya setiap 1 (satu) tahun sekali.
Materi Terkait: Pengujian K3

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 48
PRO
Pengujian kekuatan instalasi bejana tekan yang memiliki risiko ledakan mewajibkan dilakukannya Hydrostatic Test (uji padat air). Tujuan utama menggunakan air (bukan gas/udara) dalam pengujian tekanan ini adalah...
Kunci Jawaban: B
Hydrostatic test memakai media cair (air) karena air bersifat inkompresibel (sulit dimampatkan). Bila bejana pecah saat uji tekanan lebih (overpressure), tekanan akan turun drastis tanpa adanya ekspansi volume secara tiba-tiba/ledakan, sehingga lebih aman bagi penguji ketimbang uji pneumatik (gas/udara).
Materi Terkait: Pengujian K3

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 49
PRO
Core Values ASN BerAKHLAK yang digariskan oleh Presiden RI meliputi Berorientasi Pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, Kolaboratif (diakomodasi spiritnya dalam UU 20/2023). Perilaku menjaga rahasia hasil pengujian laboratorium K3 perusahaan yang bersifat sensitif mencerminkan nilai dasar...
Kunci Jawaban: D
Panduan perilaku (kode etik) nilai Loyal antara lain: 1) Memegang teguh ideologi Pancasila dan UUD 1945, 2) Setia kepada NKRI serta pemerintahan yang sah, dan 3) Menjaga nama baik sesama ASN, Pimpinan, Instansi, Negara, serta menjaga rahasia jabatan dan negara (termasuk rahasia hasil uji K3 perusahaan).
Materi Terkait: Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang Aparatur Sipil Negara

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 50
PRO
Sesuai PP Nomor 11 Tahun 2017 tentang Manajemen PNS, pengangkatan pertama ke dalam Jabatan Fungsional keahlian (termasuk Penguji K3) dilakukan dengan syarat salah satunya adalah batas usia paling tinggi. Batas usia maksimal untuk pengangkatan pertama Jabatan Fungsional formasi CPNS pada umumnya adalah...
Kunci Jawaban: C
Berdasarkan persyaratan pengangkatan CPNS dan pengangkatan pertama kali dalam Jabatan Fungsional (selain jalur tertentu/dokter spesialis yang bisa sampai 40 tahun), syarat batas usia maksimal bagi pelamar formasi umum adalah 35 tahun pada saat melamar.
Materi Terkait: Peraturan Pemerintah Nomor 11 tahun 2017 tentang Manajemen Pegawai Negeri Sipil

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh

Dasar Hukum & Regulasi Jabatan

Informasi mengenai jabatan Penguji Keselamatan dan Kesehatan Kerja pada halaman ini disusun dengan mengacu pada peraturan dan ketentuan resmi pemerintah yang berlaku sebagai referensi utama.

PermenPANRB Nomor 1 Tahun 2023 tentang Jabatan Fungsional
Dasar Acuan Sah
Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 31 Tahun 2020 tentang Jabatan Fungsional Penguji Keselamatan dan Kesehatan Kerja
Dasar Acuan Sah
Surat Menteri PANRB Nomor B/5457/M.SM.01.00/2024
Dasar Acuan Sah

Tips & Strategi Lolos SKB Penguji Keselamatan dan Kesehatan Kerja

Agar peluang lulus SKB CPNS untuk jabatan Penguji Keselamatan dan Kesehatan Kerja semakin besar, peserta perlu memahami karakter soal dan fokus pada kompetensi yang diuji. Berikut beberapa tips yang dapat diterapkan saat persiapan hingga pelaksanaan SKB CPNS.

1

Kuasai Regulasi Pokok

Minimal 20-30% soal SKB menguji pemahaman peraturan perundangan dan tusi instansi pembina.

2

Simulasi Berbasis Studi Kasus

Soal SKB masa kini berbasis analisis kasus terapan, bukan lagi hafalan definisi teoritis belaka.

3

Manajemen Waktu CAT

Waktu 90 menit untuk 100 soal berarti Anda hanya memiliki kurang dari 54 detik per butir soal.

4

Evaluasi Melalui Tryout Rutin

Uji akurasi dan ketahanan fokus melalui simulasi tryout berkala agar terbiasa dengan ritme CAT.

Persiapan yang matang menjadi kunci utama dalam menghadapi SKB CPNS. Dengan mempelajari materi pokok, berlatih soal, dan mengikuti tryout SKB CPNS untuk jabatan Penguji Keselamatan dan Kesehatan Kerja, peserta dapat meningkatkan pemahaman dan kepercayaan diri sebelum ujian. Semoga panduan ini membantu perjalananmu menuju kelulusan CPNS.

Pertanyaan Seputar SKB Penguji Keselamatan dan Kesehatan Kerja

Jawaban resmi atas hal yang paling sering ditanyakan para pejuang CPNS.

Materi SKB CPNS Penguji Keselamatan dan Kesehatan Kerja menguji kompetensi teknis jabatan dan kemampuan umum sesuai Keputusan MenPAN-RB, meliputi penguasaan regulasi, tugas pokok fungsi, etika profesi, serta studi kasus teknis sesuai bidang.
Ujian CAT BKN SKB umumnya berjumlah 80 hingga 100 soal pilihan ganda dengan durasi waktu 90 menit (soal 80 jika dominan hitungan teknis, 100 jika dominan analisis teks dan konsep).
SKB CAT CPNS tidak menerapkan nilai ambang batas (passing grade) mutlak seperti SKD, melainkan dinilai murni dengan bobot 60% dalam penentuan kelulusan akhir integrasi nilai SKD (40%) + SKB (60%).
Pelajari kisi-kisi resmi kompetensi umum & khusus jabatan, pahami regulasi dan dasar hukum terbaru yang mengatur formasi ini, serta lakukan latihan drill soal CAT secara konsisten di Belajarbro.
Pola soal dan kisi-kisi kompetensi mengacu pada standar jabatan yang sama, namun narasi studi kasus dan konteks kebijakan selalu disesuaikan dengan peraturan terkini pemerintah.

Kisi-Kisi Formasi SKB Terkait

Eksplorasi materi pokok jabatan serumpun atau formasi instansi lainnya untuk persiapan seleksi CPNS.