Fakta: Lebih dari 80% peserta gagal di tahap SKB bukan karena tidak pintar, tapi karena salah fokus belajar.
Kalau kamu sedang mempersiapkan SKB CPNS untuk jabatan Pengawas Mutu Pakan, halaman ini akan jadi senjata utama kamu. 🔥
Banyak peserta CPNS gugur di tahap SKB karena kurang memahami materi jabatan yang diujikan. Untuk membantu kamu lebih siap, halaman ini menyajikan materi, contoh soal, dan tryout SKB CPNS khusus untuk jabatan Pengawas Mutu Pakan, agar proses belajar jadi lebih fokus dan peluang lulus semakin besar.
Materi Pokok SKB CPNS Pengawas Mutu Pakan
Materi pokok SKB CPNS untuk jabatan Pengawas Mutu Pakan berikut merangkum ruang lingkup kompetensi, pengetahuan teknis, dan tugas jabatan yang menjadi fokus penilaian dalam seleksi SKB CPNS. Pelajari setiap bagian secara bertahap agar pemahaman lebih menyeluruh.
Pengawas Mutu Pakan Ahli Pertama
Regulasi Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan
Pengetahuan Bidang Pakan Ternak
Regulasi Bidang Pakan
Pengawasan Mutu dan Keamanan Pakan (Produksi, Pendaftaran, Peredaran, Pengujian, Bahan Pakan, Pakan Hijauan, Pakan Olahan)
Pengawas Mutu Pakan Pemula
Regulasi Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan
Pengetahuan Bidang Pakan Ternak
Regulasi Bidang Pakan
Pengawasan Mutu dan Keamanan Pakan (Produksi, Pendaftaran, Peredaran, Pengujian, Bahan Pakan, Pakan Hijauan, Pakan Olahan)
Pengawas Mutu Pakan Terampil
Regulasi Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan
Pengetahuan Bidang Pakan Ternak
Regulasi Bidang Pakan
Pengawasan Mutu dan Keamanan Pakan (Produksi, Pendaftaran, Peredaran, Pengujian, Bahan Pakan, Pakan Hijauan, Pakan Olahan)
Simulasi Tryout SKB CPNS Pengawas Mutu Pakan
Melalui simulasi tryout SKB CPNS untuk jabatan Pengawas Mutu Pakan, kamu bisa berlatih soal yang mendekati ujian sebenarnya sekaligus mengevaluasi kesiapan sebelum menghadapi tes SKB.
Tryout
Tryout untuk jabatan ini akan tersedia
Kami sedang menyiapkan paket tryout SKB khusus untuk
Pengawas Mutu Pakan.
Nantinya kamu bisa latihan soal sesuai kisi-kisi resmi dan dapat pembahasan lengkap.
Soal sesuai materi pokok jabatan
Pembahasan detail & indikator kompetensi
Skor otomatis + pembanding nasional
Coming soon
Contoh Soal SKB CPNS Pengawas Mutu Pakan
Berikut contoh soal SKB CPNS untuk jabatan Pengawas Mutu Pakan.
Soal 1
Berdasarkan Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2009 jo. UU Nomor 41 Tahun 2014, bahan makanan tunggal atau campuran, baik yang diolah maupun yang tidak diolah, yang diberikan kepada hewan untuk kelangsungan hidup, berproduksi, dan berkembang biak disebut...
A. Imbuhan pakan
B. Pelengkap pakan
C. Konsentrat
D. Pakan
E. Bahan pakan
Jawaban: D
Sesuai dengan Pasal 1 angka 21 UU No. 18 Tahun 2009 tentang Peternakan dan Kesehatan Hewan, Pakan adalah bahan makanan tunggal atau campuran, baik yang diolah maupun yang tidak diolah, yang diberikan kepada hewan untuk kelangsungan hidup, berproduksi, dan berkembang biak.
Soal 2
Setiap orang dilarang menggunakan pakan yang dicampur hormon tertentu dan/atau antibiotik sebagai imbuhan pakan. Hal ini diatur secara tegas dalam...
A. Permentan No. 16 Tahun 2020
B. Pasal 22 ayat (4) UU No. 41 Tahun 2014
C. UU No. 31 Tahun 2004
D. Pasal 10 UU No. 18 Tahun 2009
E. Pasal 5 PP No. 6 Tahun 2013
Jawaban: B
Larangan penggunaan hormon tertentu dan/atau antibiotik sebagai imbuhan pakan (feed additive) diatur dalam Pasal 22 ayat (4) Undang-Undang Nomor 41 Tahun 2014 tentang Perubahan atas UU No. 18 Tahun 2009.
Soal 3
Manakah di bawah ini yang merupakan bahan pakan sumber protein nabati dengan kandungan asam amino lisin yang relatif tinggi?
A. Tepung gaplek
B. Bungkil kedelai
C. Pollard
D. Dedak padi
E. Jagung kuning
Jawaban: B
Bungkil kedelai merupakan bahan pakan sumber protein nabati yang paling umum digunakan karena memiliki profil asam amino yang lengkap, terutama lisin, dibandingkan sumber nabati lainnya.
Soal 4
Berapakah batasan kandungan serat kasar pada bahan pakan agar dapat dikategorikan sebagai pakan hijauan atau kasar (roughage)?
A. Maksimal 15% dalam bahan kering
B. Kurang dari 10% dalam bahan kering
C. Lebih dari 30% dalam bahan kering
D. Antara 5% sampai 10% dalam bahan kering
E. Lebih dari 18% dalam bahan kering
Jawaban: E
Secara teori nutrisi ternak, pakan hijauan atau roughage adalah bahan pakan yang mengandung serat kasar lebih dari 18% dalam bahan kering.
Soal 5
Berdasarkan Permentan No. 22 Tahun 2017, pakan yang diedarkan di wilayah Indonesia wajib memiliki...
A. Label dari Dinas Kehutanan
B. Rekomendasi dari asosiasi peternak
C. Sertifikat Halal saja
D. Nomor Pendaftaran Pakan (NPP)
E. Surat Izin Usaha Perdagangan
Jawaban: D
Peraturan Menteri Pertanian Nomor 22 Tahun 2017 tentang Pendaftaran dan Peredaran Pakan mewajibkan setiap pakan yang diproduksi untuk diedarkan memiliki NPP (Nomor Pendaftaran Pakan).
Soal 6
Pakan imbuhan (feed additive) yang berfungsi untuk meningkatkan efisiensi pakan dengan cara memperbaiki populasi mikroba di saluran pencernaan berupa mikroba hidup disebut...
A. Prebiotik
B. Probiotik
C. Enzim
D. Antibiotik
E. Antioksidan
Jawaban: B
Probiotik adalah imbuhan pakan berupa mikroorganisme hidup yang diberikan kepada ternak untuk memberikan efek menguntungkan pada saluran pencernaan.
Soal 7
Dalam pengawasan mutu pakan, parameter uji proksimat yang digunakan untuk menentukan kadar mineral total dalam suatu bahan pakan adalah...
A. Kadar air
B. Serat kasar
C. Kadar abu
D. Protein kasar
E. Lemak kasar
Jawaban: C
Kadar abu merupakan sisa pembakaran bahan organik pada suhu tinggi (sekitar 550-600 derajat Celsius) yang merepresentasikan kandungan mineral total dalam bahan pakan tersebut.
Soal 8
Sesuai Permentan No. 16 Tahun 2020, pengawasan pakan dilakukan terhadap pakan yang diproduksi dan diedarkan. Siapakah pejabat fungsional yang bertugas melakukan pengawasan tersebut?
A. Pemeriksa Varietas Tanaman
B. Penyuluh Pertanian
C. Pengawas Bibit Ternak
D. Pengawas Mutu Pakan
E. Dokter Hewan Karantina
Jawaban: D
Berdasarkan Permentan No. 16 Tahun 2020 tentang Penyelenggaraan Pakan, pengawasan mutu dan keamanan pakan dilakukan oleh pejabat fungsional Pengawas Mutu Pakan.
Soal 9
Salah satu bentuk pencemaran biologis pada pakan yang sering dihasilkan oleh jamur Aspergillus flavus dan sangat berbahaya bagi ternak adalah...
A. Salmonella
B. Antraks
C. Brucella
D. E. coli
E. Aflatoksin
Jawaban: E
Aflatoksin adalah mikotoksin (racun jamur) yang dihasilkan oleh Aspergillus flavus. Keberadaannya dalam pakan dipantau ketat karena bersifat karsinogenik dan toksik bagi ternak dan manusia.
Soal 10
Metode sampling pakan yang dilakukan dengan cara mengambil sampel di beberapa titik secara acak untuk kemudian dicampur merata disebut...
A. Sampel komposit
B. Sampel primer
C. Sampel tunggal
D. Sampel laboratorium
E. Sampel representatif
Jawaban: A
Sampel komposit adalah sampel yang diperoleh dengan mencampurkan beberapa sampel primer (sub-sampel) dari berbagai titik untuk mewakili satu lot pakan.
Soal 11
Berapakah jangka waktu masa berlaku Nomor Pendaftaran Pakan (NPP) yang diberikan untuk pakan yang diproduksi dalam negeri atau pakan impor?
A. 5 tahun
B. 10 tahun
C. Seumur hidup
D. 2 tahun
E. 3 tahun
Jawaban: A
Berdasarkan Permentan No. 22 Tahun 2017, NPP berlaku untuk jangka waktu 5 tahun dan dapat diperpanjang.
Soal 12
Hijauan pakan ternak yang diawetkan dalam kondisi kadar air tinggi (60-70%) melalui proses fermentasi anaerob disebut...
A. Pelet hijauan
B. Wafer hijauan
C. Ammoniasi
D. Silase
E. Hay
Jawaban: D
Silase adalah pakan hijauan yang diawetkan melalui fermentasi asam laktat dalam kondisi anaerob di dalam silo.
Soal 13
Pakan olahan yang berbentuk butiran kecil hasil pengepresan melalui cetakan (die) disebut pakan bentuk...
A. Block
B. Crumble
C. Pelet
D. Flake
E. Mash
Jawaban: C
Pelet adalah bentuk pakan olahan yang dibuat dengan menekan campuran bahan pakan melalui die mesin pelleting sehingga berbentuk silinder kecil.
Soal 14
Berdasarkan peraturan, setiap kemasan pakan wajib mencantumkan label. Hal minimal yang harus ada pada label pakan adalah, kecuali...
A. Berat bersih
B. Nama produsen
C. Daftar harga eceran tertinggi
D. Nama pakan
E. Komposisi nutrien
Jawaban: C
Sesuai Permentan No. 22 Tahun 2017, label pakan harus memuat nama pakan, jenis pakan, berat bersih, nama/alamat produsen, tanggal kedaluwarsa, kode produksi, dan NPP. Harga eceran tidak wajib dicantumkan dalam regulasi teknis label pakan.
Soal 15
Tanaman hijauan pakan dari keluarga leguminosa memiliki keunggulan dibandingkan rumput-rumputan karena umumnya memiliki kandungan...
A. Karbohidrat non-struktural lebih tinggi
B. Protein kasar lebih tinggi
C. Energi metabolis lebih tinggi
D. Serat kasar lebih tinggi
E. Kadar air lebih rendah
Jawaban: B
Leguminosa (kacang-kacangan) dikenal sebagai sumber protein yang baik untuk ternak dibandingkan rumput karena kemampuannya memfiksasi nitrogen.
Soal 16
Kegiatan pengambilan contoh pakan untuk pengujian mutu di laboratorium harus dilakukan oleh...
A. Supir pengangkut pakan
B. Petugas administrasi kantor
C. Petugas Pengambil Contoh (PPC) atau Pengawas Mutu Pakan
D. Pemilik perusahaan pakan
E. Petugas keamanan pabrik
Jawaban: C
Pengambilan contoh pakan dalam rangka pengawasan resmi harus dilakukan oleh personil yang kompeten dan memiliki kewenangan, yaitu PPC atau Pengawas Mutu Pakan.
Soal 17
Pakan yang digunakan khusus untuk tahap awal pertumbuhan ayam ras pedaging (starter) biasanya memiliki kadar protein minimal sebesar...
A. 21-23%
B. 25-28%
C. 18%
D. 15%
E. 12%
Jawaban: A
Berdasarkan standar SNI Pakan Ayam Ras Pedaging (Starter), kandungan protein kasar minimal biasanya berada pada kisaran 21-23% untuk mendukung pertumbuhan jaringan tubuh yang cepat.
Soal 18
Dokumen resmi yang menyatakan bahwa suatu unit produksi pakan telah menerapkan sistem jaminan mutu pakan sesuai standar adalah...
A. Surat Izin Tempat Usaha (SITU)
B. Izin Mendirikan Bangunan (IMB)
C. Sertifikat Cara Pembuatan Pakan yang Baik (CPPB)
D. Sertifikat Amdal
E. Nomor Pendaftaran Pakan (NPP)
Jawaban: C
CPPB atau Good Manufacturing Practices (GMP) adalah standar sistem jaminan mutu dalam proses produksi pakan.
Soal 19
Apa yang dimaksud dengan bahan pakan konsentrat?
A. Pakan yang memiliki kandungan serat kasar rendah dan nutrisi padat
B. Pakan yang sudah kedaluwarsa
C. Pakan sisa industri perkebunan yang tidak diolah
D. Pakan yang hanya mengandung mineral
E. Pakan yang hanya terdiri dari rumput-rumputan
Jawaban: A
Konsentrat adalah pakan yang memiliki kandungan serat kasar rendah (kurang dari 18%) dan kaya akan protein atau energi.
Soal 20
Penyimpanan bahan pakan di gudang harus memperhatikan sistem FIFO. Apa kepanjangan dari FIFO?
A. First In Final Out
B. Fixed In Fixed Out
C. Fast In Fast Out
D. First In First Out
E. First In Fast Out
Jawaban: D
FIFO (First In First Out) artinya barang yang pertama kali masuk gudang harus pertama kali dikeluarkan atau digunakan untuk menjaga kualitas pakan dari kerusakan akibat penyimpanan terlalu lama.
Soal 21
Berdasarkan UU No. 18 Tahun 2009 jo UU No. 41 Tahun 2014, bahan makanan tunggal atau campuran, baik yang diolah maupun yang tidak diolah, yang diberikan kepada hewan untuk kelangsungan hidup, berproduksi, dan berkembang biak disebut...
A. Imbuhan Pakan
B. Bahan Pakan
C. Pakan Olahan
D. Konsentrat
E. Pakan
Jawaban: E
Dalam Pasal 1 angka 20 UU No. 18 Tahun 2009, Pakan adalah bahan makanan tunggal atau campuran, baik yang diolah maupun yang tidak diolah, yang diberikan kepada hewan untuk kelangsungan hidup, berproduksi, dan berkembang biak.
Soal 22
Bahan pakan yang secara alami memiliki kandungan serat kasar (SK) lebih dari 18% dikategorikan sebagai...
A. Bahan pakan sumber energi
B. Bahan pakan sumber mineral
C. Pakan pelengkap
D. Bahan pakan sumber protein
E. Pakan kasar/hijauan
Jawaban: E
Secara teori nutrisi, pakan kasar atau hijauan adalah bahan pakan yang memiliki kandungan serat kasar lebih dari 18% dan merupakan sumber serat utama bagi ternak ruminansia.
Soal 23
Peraturan Menteri Pertanian yang mengatur tentang Pendaftaran dan Peredaran Pakan adalah...
A. Permentan No. 38 Tahun 2014
B. Permentan No. 22 Tahun 2017
C. Permentan No. 16 Tahun 2021
D. Permentan No. 46 Tahun 2014
E. Permentan No. 15 Tahun 2021
Jawaban: B
Permentan No. 22 Tahun 2017 tentang Pendaftaran dan Peredaran Pakan merupakan regulasi utama yang mengatur tata cara pendaftaran pakan sebelum diedarkan di wilayah Indonesia.
Soal 24
Metode analisis laboratorium yang digunakan untuk menentukan kandungan Nitrogen (N) total guna mengestimasi kadar Protein Kasar pada pakan adalah...
A. Metode Van Soest
B. Metode Tanur
C. Metode Oven
D. Metode Kjeldahl
E. Metode Soxhlet
Jawaban: D
Metode Kjeldahl adalah metode standar laboratorium untuk mengukur kandungan Nitrogen dalam pakan, yang kemudian dikalikan faktor 6,25 untuk mendapatkan nilai Protein Kasar.
Soal 25
Hasil pengawetan hijauan pakan secara anaerob (tanpa udara) melalui proses fermentasi asam laktat disebut...
A. Pellet
B. Hay
C. Straw
D. Wafer
E. Silase
Jawaban: E
Silase merupakan produk hasil pengawetan hijauan dengan kadar air tinggi melalui proses fermentasi dalam kondisi anaerob di dalam silo.
Soal 26
Setiap pakan yang diedarkan secara komersial wajib memiliki nomor pendaftaran yang dikeluarkan oleh...
A. Kepala Balai Pengujian Mutu Pakan
B. Bupati/Walikota setempat
C. Menteri Pertanian melalui Direktur Jenderal PKH
D. Presiden
E. Kepala Dinas Peternakan Daerah
Jawaban: C
Berdasarkan Permentan No. 22 Tahun 2017, pendaftaran pakan dilakukan melalui sistem OSS dan diproses oleh Kementerian Pertanian melalui Ditjen Peternakan dan Kesehatan Hewan.
Soal 27
Bahan tambahan yang dicampurkan ke dalam pakan untuk meningkatkan performa atau kesehatan hewan, namun bukan merupakan zat nutrisi disebut...
A. Premix
B. Feed Supplement
C. Feed Additive
D. Mineral Block
E. Bahan Baku Pakan
Jawaban: C
Feed Additive (imbuhan pakan) adalah bahan pakan yang tidak mengandung zat gizi/nutrisi yang tujuan pemberiannya untuk maksud tertentu, seperti pengawet atau pewarna pakan.
Soal 28
Analisis proksimat yang mengukur sisa pembakaran sempurna pada suhu 500-600 derajat Celsius untuk menentukan kandungan mineral total adalah...
A. BETN
B. Lemak Kasar
C. Abu
D. Kadar Air
E. Serat Kasar
Jawaban: C
Kadar abu diperoleh dari proses pengabuan di dalam tanur (muffle furnace) yang merepresentasikan jumlah mineral dalam suatu bahan pakan.
Soal 29
Cemaran biologis yang berupa racun hasil metabolisme jamur (seperti Aspergillus flavus) yang sangat diawasi keamanannya dalam pakan adalah...
A. Mikotoksin (Aflatoksin)
B. Brucellosis
C. E. coli
D. Salmonella
E. Antraks
Jawaban: A
Aflatoksin merupakan salah satu jenis mikotoksin yang sangat berbahaya dan memiliki batas maksimum dalam pakan karena bersifat karsinogenik.
Soal 30
Hijauan pakan yang dikeringkan secara alami maupun buatan hingga kadar air mencapai 12-15% disebut...
A. Silase
B. Crumble
C. Mash
D. Hay
E. Wafer
Jawaban: D
Hay adalah hijauan makanan ternak yang sengaja dipotong dan dikeringkan agar dapat disimpan untuk jangka waktu lama tanpa mengalami kerusakan.
Soal 31
Berikut adalah keterangan yang wajib dicantumkan pada label pakan menurut regulasi, KECUALI...
A. Nama Pakan
B. Nama dan Alamat Produsen
C. Nama dan Foto Pemilik Pabrik
D. Komposisi Nutrisi
E. Tanggal Kadaluwarsa
Jawaban: C
Menurut Permentan No. 22 Tahun 2017, label pakan wajib memuat nama pakan, berat bersih, nomor pendaftaran, komposisi zat pakan, kode produksi, dan masa berlaku, namun tidak mewajibkan foto pemilik.
Soal 32
Zat antinutrisi yang sering ditemukan pada tanaman lamtoro dan dapat menyebabkan kerontokan bulu pada ternak adalah...
A. Saponin
B. Gosipol
C. Tanin
D. Mimosin
E. Asam Sianida (HCN)
Jawaban: D
Mimosin adalah asam amino non-protein yang ditemukan pada tanaman Leucaena leucocephala (lamtoro) yang bersifat toksik jika dikonsumsi dalam jumlah berlebihan.
Soal 33
Tindakan mengambil sebagian kecil pakan dari populasi yang besar untuk mewakili seluruh populasi guna pengujian mutu disebut...
A. Sampling (Pengambilan Contoh)
B. Sertifikasi
C. Auditing
D. Verifikasi
E. Monitoring
Jawaban: A
Sampling pakan harus dilakukan sesuai prosedur standar (SNI) agar contoh yang diuji benar-benar representatif terhadap lot pakan yang diawasi.
Soal 34
Bahan pakan sumber protein hewani yang dilarang diberikan kepada ternak ruminansia karena risiko penyakit BSE (Mad Cow) adalah...
A. Susu Skim
B. Tepung Darah
C. Tepung Ikan
D. Tepung Bulu
E. Tepung Daging dan Tulang (MBM) asal ruminansia
Jawaban: E
Larangan penggunaan MBM (Meat and Bone Meal) asal ruminansia untuk pakan ruminansia diatur secara ketat untuk mencegah penularan Bovine Spongiform Encephalopathy (BSE).
Soal 35
Pakan yang bentuknya menyerupai butiran silinder kecil hasil dari proses penekanan melalui mesin disebut...
A. Wafer
B. Pellet
C. Crumble
D. Briket
E. Mash
Jawaban: B
Pellet adalah bentuk pakan olahan yang dipadatkan melalui die (cetakan) untuk meminimalkan pemilihan pakan oleh ternak dan meningkatkan efisiensi.
Soal 36
Dalam sistem pendaftaran pakan, istilah 'NPP' merupakan singkatan dari...
A. Nomor Pengawasan Pakan
B. Nomor Pokok Pakan
C. Nomor Pokok Peternak
D. Nomor Pendaftaran Pakan
E. Nomor Peredaran Pakan
Jawaban: D
NPP atau Nomor Pendaftaran Pakan adalah kode unik yang diberikan oleh kementerian terkait sebagai tanda pakan tersebut telah legal untuk diedarkan.
Soal 37
Serat kasar pada analisis proksimat terdiri dari komponen berikut, KECUALI...
A. Selulosa
B. Lignin
C. Pati
D. Kutin
E. Silika
Jawaban: C
Pati termasuk dalam karbohidrat yang mudah larut (BETN/NFE), sedangkan serat kasar merupakan fraksi karbohidrat yang sulit larut (residu) seperti selulosa dan lignin setelah proses hidrolisis asam dan basa.
Soal 38
Berikut merupakan kriteria pakan yang dinyatakan rusak, KECUALI...
A. Ditumbuhi jamur
B. Mengandung debu halus
C. Berubah warna dan bau
D. Menggumpal
E. Kemasan robek dan pakan berhamburan
Jawaban: B
Debu halus seringkali merupakan bagian dari tekstur pakan tertentu (mash). Kriteria pakan rusak biasanya dilihat dari perubahan fisik organoleptik dan integritas kemasan.
Soal 39
Asam amino pembatas yang seringkali kurang dalam bahan pakan jagung namun tinggi pada bungkil kedelai adalah...
A. Metionin
B. Valin
C. Lisin
D. Glisin
E. Leusin
Jawaban: C
Lisin adalah asam amino esensial yang biasanya menjadi pembatas pada pakan berbasis serealia, sehingga bungkil kedelai digunakan untuk menyeimbangkannya.
Soal 40
Penanggung jawab utama dalam pengawasan pakan di tingkat pusat adalah...
A. Kepala BPOM
B. Gubernur
C. Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan
D. Menteri Perdagangan
E. Kepala Badan Karantina Pertanian
Jawaban: C
Berdasarkan tata kerja Kementerian Pertanian, pengawasan pakan secara teknis di bawah komando Ditjen PKH.
Soal 41
Berdasarkan Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2009 jo. UU Nomor 41 Tahun 2014 tentang Peternakan dan Kesehatan Hewan, bahan makanan tunggal atau campuran, baik yang diolah maupun yang tidak diolah, yang diberikan kepada hewan untuk kelangsungan hidup, berproduksi, dan berkembang biak disebut sebagai...
A. Ransum
B. Pakan
C. Bahan pakan
D. Konsentrat
E. Imbuhan pakan
Jawaban: B
Berdasarkan UU No. 18 Tahun 2009 dan perubahannya UU No. 41 Tahun 2014, definisi Pakan adalah tunggal atau campuran bahan makanan, baik yang diolah maupun yang tidak diolah, yang diberikan kepada hewan untuk kelangsungan hidup, berproduksi, dan berkembang biak.
Soal 42
Dalam upaya menjaga keamanan pakan dan kesehatan hewan, pemerintah secara tegas melarang pencampuran hormon tertentu maupun antibiotik pada pakan yang bertujuan sebagai pemacu pertumbuhan. Aturan larangan penggunaan Antibiotic Growth Promoter (AGP) dalam pakan diatur dalam regulasi...
A. Permentan No 14 Tahun 2017
B. Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2009 Pasal 10
C. Peraturan Pemerintah Nomor 4 Tahun 2016
D. Peraturan Menteri Perdagangan No 21 Tahun 2018
E. Undang-Undang Nomor 41 Tahun 2014 Pasal 22
Jawaban: E
Undang-Undang Nomor 41 Tahun 2014 tentang Perubahan atas UU No 18 Tahun 2009 mengatur larangan penggunaan hormon sintetik dan antibiotik imbuhan pakan (AGP) untuk memacu pertumbuhan hewan, yang ditegaskan pada Pasal 22 ayat (4).
Soal 43
Penambahan bahan tertentu ke dalam pakan yang bertujuan untuk meningkatkan nilai nutrisi, seperti asam amino sintetik, vitamin, dan mineral disebut sebagai...
A. Feed additive (Imbuhan pakan)
B. Pakan konsentrat
C. Feed supplement (Pelengkap pakan)
D. Zat aditif
E. Bahan pakan makro
Jawaban: C
Pelengkap pakan (Feed supplement) adalah zat yang secara alami sudah terkandung dalam pakan tetapi jumlahnya perlu ditingkatkan (seperti vitamin, mineral, asam amino). Sedangkan imbuhan pakan (feed additive) biasanya tidak mengandung nutrisi langsung (contoh: enzim, pengikat toksin).
Soal 44
Proses evaluasi mutu pakan di laboratorium salah satunya dilakukan melalui Analisis Proksimat. Metode yang standar digunakan untuk menguji kadar protein kasar (Crude Protein) dalam suatu sampel pakan adalah...
A. Metode Soxhlet
B. Metode Bom Kalorimeter
C. Metode Gravimetri
D. Metode Kjeldahl
E. Metode Van Soest
Jawaban: D
Metode Kjeldahl merupakan metode standar yang digunakan untuk mengukur kadar nitrogen total dalam pakan, yang kemudian dikalikan dengan faktor konversi (umumnya 6,25) untuk mendapatkan nilai kadar protein kasar (Crude Protein).
Soal 45
Pengawasan mutu pada tahapan pengolahan hijauan pakan ternak dapat dilakukan dengan proses silase. Prinsip utama yang harus dijaga dalam pembuatan silase yang baik adalah...
A. Suhu penyimpanan harus selalu di bawah 0 derajat Celcius
B. Pencampuran hijauan dengan air dalam jumlah banyak
C. Sirkulasi udara (aerob) yang lancar pada wadah silase
D. Paparan sinar matahari langsung selama fermentasi
E. Kondisi fermentasi harus berlangsung secara anaerob
Jawaban: E
Silase adalah awetan hijauan pakan ternak yang dibuat melalui proses fermentasi oleh bakteri asam laktat. Prinsip utamanya adalah harus dilakukan dalam kondisi hampa udara (anaerob) agar bakteri pembusuk tidak berkembang.
Soal 46
Pengambilan sampel (sampling) merupakan tahapan kritis dalam pengawasan mutu pakan. Apabila pakan yang akan diuji berada dalam kemasan karung berjumlah 100 karung, berapakah jumlah sampel karung minimal yang harus diambil menurut standar umum (akar pangkat dua dari N)?
A. 50 karung
B. 20 karung
C. 100 karung
D. 10 karung
E. 5 karung
Jawaban: D
Berdasarkan standar pengambilan sampel (seperti SNI 19-0428-1998), untuk populasi atau lot kemasan yang kurang dari atau sama dengan 100, jumlah sampel karung yang diambil umumnya adalah akar pangkat dua dari total kemasan. Akar pangkat dua dari 100 adalah 10 karung.
Soal 47
Setiap pakan olahan komersial yang diproduksi dan diedarkan di Indonesia wajib memiliki Nomor Pendaftaran Pakan (NPP). Peraturan Menteri Pertanian yang secara spesifik mengatur tentang Pendaftaran Pakan adalah...
A. Permentan Nomor 22/Permentan/PK.110/6/2017
B. Permentan Nomor 15/Permentan/PK.240/4/2018
C. Permentan Nomor 41/Permentan/PK.210/11/2014
D. Permentan Nomor 14/Permentan/PK.320/5/2013
E. Permentan Nomor 02/Permentan/PK.310/1/2019
Jawaban: A
Pendaftaran pakan di Indonesia diatur dengan rinci melalui Peraturan Menteri Pertanian Nomor 22/Permentan/PK.110/6/2017 tentang Pendaftaran Pakan. Regulasi ini mewajibkan setiap pakan campuran yang diedarkan untuk memiliki NPP.
Soal 48
Bahan pakan sumber energi merupakan komponen terbesar dalam penyusunan ransum unggas. Salah satu bahan pakan sumber energi yang paling umum digunakan dan memiliki kandungan pati tinggi adalah...
A. Tepung ikan
B. Jagung kuning
C. Bungkil kelapa sawit
D. Tepung tulang
E. Bungkil kedelai
Jawaban: B
Jagung kuning adalah bahan pakan sumber energi utama (basal feed) dalam ransum unggas karena kandungan patinya yang tinggi (energi metabolis tinggi) dan serat kasarnya yang rendah. Bungkil kedelai dan tepung ikan adalah sumber protein.
Soal 49
Dalam prosedur pemeriksaan mutu bahan pakan secara fisik (organoleptik), pengawas mutu pakan melakukan identifikasi parameter berikut ini, KECUALI...
A. Tekstur
B. Warna
C. Aroma atau bau
D. Keberadaan kutu atau jamur
E. Kadar abu
Jawaban: E
Pemeriksaan secara fisik atau organoleptik mengandalkan panca indera, meliputi pengamatan warna, bau/aroma, tekstur, rasa, dan kontaminasi fisik (kutu, jamur). Kadar abu merupakan parameter uji kimia yang memerlukan pengabuan dalam tanur (furnace).
Soal 50
Pakan ternak ruminansia sangat bergantung pada ketersediaan hijauan. Hijauan dari jenis leguminosa (kacang-kacangan) memiliki keunggulan dibandingkan rumput-rumputan terutama dalam hal...
A. Kandungan serat kasar yang jauh lebih tinggi
B. Kandungan protein kasar yang lebih tinggi
C. Kandungan air yang selalu di bawah 10%
D. Tidak mengandung antinutrisi sama sekali
E. Daya cerna yang sangat rendah
Jawaban: B
Hijauan pakan dari famili Leguminosae (kacang-kacangan) seperti lamtoro, kaliandra, dan gamal, diketahui memiliki kandungan protein kasar yang lebih tinggi dibandingkan dengan hijauan dari famili Gramineae (rumput-rumputan).
Soal 51
Keamanan pakan olahan diawasi ketat terkait cemaran mikotoksin, yang utamanya dihasilkan oleh kapang Aspergillus flavus. Senyawa toksik yang sering mengontaminasi pakan berbasis jagung dan kacang-kacangan adalah...
A. Asam fitat
B. Zearalenon
C. Aflatoksin
D. Fumonisin
E. Ochratoksin
Jawaban: C
Aspergillus flavus menghasilkan metabolit sekunder beracun yang disebut Aflatoksin. Aflatoksin (terutama B1) sangat berbahaya dan sering mencemari bahan pakan komoditas pertanian seperti jagung dan kacang tanah pada kondisi penyimpanan yang lembab.
Soal 52
Berdasarkan pedoman Cara Pembuatan Pakan yang Baik (CPPB), tahap pencampuran (mixing) adalah proses krusial. Parameter yang digunakan untuk menguji keberhasilan alat mixer dalam mencampur pakan secara merata adalah...
A. Nilai kecernaan in-vitro
B. Gross Energy (GE)
C. Kadar air residu
D. Koefisien variasi (CV) atau homogenitas
E. Derajat keasaman (pH)
Jawaban: D
Keberhasilan dan efisiensi proses pencampuran (mixing) pakan dievaluasi dengan mengukur nilai Koefisien Variasi (Coefficient of Variation / CV) dari sampel yang diambil di berbagai titik mixer. CV yang rendah menunjukkan homogenitas pakan yang baik.
Soal 53
Sesuai regulasi Bidang Pakan, apabila dalam pengawasan peredaran ditemukan pakan komersial yang tidak memiliki Nomor Pendaftaran Pakan (NPP), tindakan pertama yang berwenang dilakukan oleh Pengawas Mutu Pakan adalah...
A. Menyita seluruh aset perusahaan produsen tanpa surat perintah
B. Membakar pakan tersebut di lokasi distribusi secara langsung
C. Membagikan pakan tersebut secara gratis kepada peternak lokal
D. Membuatkan NPP sementara di tempat kejadian
E. Melakukan penahanan barang, membuat Berita Acara Pemeriksaan (BAP), dan menghentikan peredaran
Jawaban: E
Berdasarkan SOP Pengawasan Peredaran Pakan, jika ditemukan pakan tanpa izin/NPP, Pengawas berwenang melakukan penghentian peredaran, penahanan/penyegelan barang bukti, dan menyusun Berita Acara Pemeriksaan (BAP) sebagai proses penegakan hukum.
Soal 54
Dalam metode analisis serat kasar (Crude Fiber) menurut analisis proksimat, prinsip utama yang digunakan untuk melarutkan komponen non-serat dari sampel pakan adalah...
A. Perebusan dalam larutan asam kuat encer diikuti basa kuat encer secara berurutan
B. Titrasi dengan larutan perak nitrat hingga warna berubah kemerahan
C. Ekstraksi menggunakan pelarut eter secara berulang
D. Sentrifugasi kecepatan tinggi pada suhu sangat rendah
E. Pembakaran pada suhu 600 derajat Celcius selama 4 jam
Jawaban: A
Metode analisis serat kasar melibatkan proses pelarutan sampel pakan (hidrolisis) secara berurutan menggunakan asam kuat encer (misalnya H2SO4 1,25%) kemudian basa kuat encer (misalnya NaOH 1,25%) pada kondisi mendidih untuk melarutkan protein, lemak, dan karbohidrat yang mudah larut, menyisakan serat kasar.
Soal 55
Pakan unggas bentuk butiran (pellet) sering kali dinilai kualitas fisiknya untuk melihat daya tahan agar tidak mudah hancur menjadi debu selama transportasi. Alat dan uji yang digunakan untuk mengukur hal ini adalah...
A. Near Infrared Reflectance (Uji NIR)
B. Soxhlet Extractor
C. Pellet Durability Tester (Uji PDI)
D. Bomb Calorimeter
E. Kjeldahl Apparatus
Jawaban: C
Kualitas fisik pellet pakan unggas diukur dengan Pellet Durability Index (PDI) menggunakan Pellet Durability Tester. Uji ini mensimulasikan benturan selama penanganan dan transportasi untuk mengetahui persentase pellet yang tetap utuh.
Soal 56
Komponen nutrisi pakan yang berperan penting sebagai zat pengatur metabolisme tubuh dan tidak menghasilkan kalori, serta sering ditambahkan dalam bentuk premiks adalah...
A. Lemak kasar
B. Karbohidrat
C. Vitamin dan Mineral
D. Serat kasar
E. Protein
Jawaban: C
Vitamin dan mineral adalah nutrisi esensial yang tidak memberikan energi (non-kalori) tetapi berfungsi krusial sebagai kofaktor dan pengatur berbagai reaksi biokimia/metabolisme tubuh hewan. Biasanya ditambahkan dalam bentuk premiks.
Soal 57
Penyediaan pakan hijauan seringkali berhadapan dengan masalah musim kemarau. Salah satu teknologi pengolahan hijauan dengan cara pengeringan hingga kadar air mencapai 15-20% untuk disimpan dalam waktu lama disebut...
A. Silase
B. Amoniasi
C. Peletisasi
D. Hay
E. Fermentasi anaerob
Jawaban: D
Hay adalah hijauan pakan ternak (seperti rumput atau legum) yang sengaja dikeringkan dengan bantuan sinar matahari atau pengering buatan hingga kadar airnya berkisar 15-20%, sehingga tahan disimpan lama tanpa mengalami pembusukan.
Soal 58
Di dalam Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2009, terdapat kewajiban bagi pemerintah dan pemerintah daerah dalam pembinaan pakan. Kebijakan teknis mengenai penyediaan pakan harus memenuhi kriteria kelayakan...
A. Mutu, keamanan, dan ketersediaan bahan lokal
B. Gizi, mutu, keamanan pakan, serta bebas dari penyakit hewan
C. Kemasan plastik berlapis aluminium dan diuji secara in-vivo saja
D. Terdaftar secara internasional di FAO
E. Kualitas ekspor, bentuk fisik menarik, dan harga mahal
Jawaban: B
Dalam UU No 18 Tahun 2009 Pasal 16, Pemerintah mengatur dan membina pengadaan, penyediaan, dan peredaran pakan untuk menjamin pemenuhan kebutuhan dasar gizi, mutu, dan keamanan pakan ternak serta mencegah penularan penyakit hewan.
Soal 59
Penambahan enzim fitase pada pakan unggas komersial memiliki fungsi utama untuk...
A. Memperbaiki warna kuning pada kuning telur
B. Mengikat aflatoksin agar tidak masuk ke aliran darah
C. Mengurangi populasi lalat pada kotoran ternak
D. Meningkatkan penyerapan kalsium dari tepung tulang
E. Memecah ikatan asam fitat sehingga membebaskan fosfor yang dapat diserap
Jawaban: E
Fitase adalah enzim (feed additive) yang ditambahkan dalam pakan unggas (seperti jagung dan bungkil kedelai) untuk memecah molekul asam fitat (fitat) sehingga membebaskan unsur fosfor (P) agar dapat dicerna dan diserap oleh unggas.
Soal 60
Dalam analisis serat pakan ruminansia, metode Van Soest lebih representatif memisahkan komponen dinding sel tanaman dibandingkan analisis proksimat. Komponen yang termasuk dalam Neutral Detergent Fiber (NDF) adalah...
A. Protein dan lemak kasar
B. Hanya selulosa
C. Selulosa dan lignin tanpa hemiselulosa
D. Glukosa dan sukrosa
E. Hemiselulosa, selulosa, dan lignin
Jawaban: E
Dalam analisis sistem Van Soest, Neutral Detergent Fiber (NDF) mencerminkan total dinding sel tanaman yang terdiri dari hemiselulosa, selulosa, dan lignin. Sedangkan Acid Detergent Fiber (ADF) hanya mencakup selulosa dan lignin.
Soal 61
Premium
Menurut Permentan No. 22 Tahun 2017, pakan yang diproduksi untuk keperluan penelitian atau penggunaan sendiri oleh peternak dalam jumlah terbatas...
Berdasarkan UU No. 18 Tahun 2009, setiap pakan yang dilarang diedarkan harus ditarik dari peredaran. Penarikan pakan tersebut menjadi tanggung jawab...
Bahan pakan hijauan pohon yang memiliki kandungan protein tinggi namun mengandung senyawa mimosin yang dapat menyebabkan kerontokan bulu jika berlebihan adalah...
Salah satu persyaratan pendaftaran pakan adalah hasil uji laboratorium. Berapa lama masa berlaku hasil uji laboratorium tersebut untuk keperluan pendaftaran?
Bahan pakan yang merupakan sumber mineral makro namun penggunaannya harus dibatasi karena dapat mengandung kadar klorida yang tinggi dan mengganggu keseimbangan elektrolit adalah...
Berdasarkan Peraturan Menteri Pertanian Nomor 13/Permentan/PK.240/5/2017 tentang Kemitraan Usaha Peternakan, kemitraan pada industri perunggasan mewajibkan perusahaan inti untuk menjamin sarana produksi. Dalam hal penyediaan pakan untuk plasma, pakan tersebut harus...
A. Mempunyai mutu yang terjamin sesuai Standar Nasional Indonesia (SNI) dan terdaftar di Kementerian Pertanian
B. Diimpor langsung dari negara bebas penyakit
C. Disubsidi sepenuhnya oleh anggaran pemerintah daerah
D. Diproduksi secara mandiri oleh peternak plasma dengan bimbingan inti
E. Merupakan pakan sisa (afkir) dari produksi unggas pembibit
Pemalsuan bahan pakan merupakan tindakan yang dilarang dan diawasi ketat. Pengujian pemalsuan dedak padi dengan sekam giling secara sederhana di lapangan dapat dilakukan melalui uji...
Pakan ternak dibedakan berdasarkan peruntukan umur (fase pemeliharaan). Pakan untuk ayam ras pedaging (broiler) fase finisher secara umum memiliki spesifikasi nutrisi dibandingkan fase starter berupa...
A. Kadar serat kasar harus di atas 15%
B. Kadar protein kasar lebih rendah, namun energi metabolis lebih tinggi
C. Kadar protein kasar lebih tinggi untuk membentuk otot yang dominan
D. Kadar protein kasar yang sama tinggi, energi metabolis jauh lebih rendah
E. Kadar air diperbolehkan mencapai 25% karena ayam sudah besar
Amoniasi merupakan salah satu teknologi pengolahan limbah pertanian berserat tinggi seperti jerami padi. Tujuan utama dari proses amoniasi menggunakan urea adalah...
A. Mensterilkan jerami dari virus flu burung
B. Membunuh bakteri rumen pada saat dikonsumsi sapi
C. Mengubah warna jerami menjadi hijau segar seperti rumput
D. Meningkatkan kandungan air pada jerami agar mudah dikunyah
E. Memecah ikatan lignoselulosa dan meningkatkan kadar protein kasar (NPN)
Kementerian Pertanian melalui Peraturan Menteri mengatur pengenaan sanksi terhadap produsen pakan yang melanggar ketentuan pendaftaran pakan. Sanksi administratif terberat bagi pemegang izin usaha yang secara berulang memalsukan komposisi pakan adalah...
A. Teguran tertulis
B. Pembinaan intensif
C. Teguran lisan
D. Pencabutan Nomor Pendaftaran Pakan (NPP) dan Izin Usaha
E. Denda administratif sebesar sepuluh kali lipat harga jual
Untuk menjamin mutu dan keamanan bahan pakan hewani seperti Meat and Bone Meal (MBM), salah satu hal yang sangat dilarang berdasarkan regulasi kesehatan hewan internasional (OIE) dan nasional adalah memberikannya kepada ternak...
Kualitas bungkil kedelai (SBM) sebagai bahan pakan unggas diuji antara lain melalui uji aktivitas urease. Tujuan dari uji aktivitas urease ini adalah untuk mengetahui...
A. Tingkat kontaminasi kapang Aspergillus
B. Kadar serat kasar residu kulit kedelai
C. Kecukupan proses pemanasan dalam menginaktivasi zat antinutrisi antitripsin
Bahan pakan alternatif sering digunakan untuk menekan biaya ransum. Namun, penggunaan daun singkong segar sebagai pakan ruminansia harus dilakukan secara hati-hati karena mengandung senyawa antinutrisi beracun yaitu...
Laboratorium pengujian pakan yang melakukan analisis mutu dan mengeluarkan Certificate of Analysis (CoA) yang diakui secara nasional maupun internasional harus sudah terakreditasi oleh Komite Akreditasi Nasional (KAN) berdasarkan standar...
Produksi pakan obat (Medicated Feed) memiliki regulasi yang sangat ketat untuk mencegah residu pada produk hewan. Proses pembuatan pakan obat wajib mengikuti prosedur terpisah atau dilakukan...
A. Penambahan air dalam jumlah besar untuk melarutkan obat
B. Pencampuran secara manual dengan tangan agar lebih aman
C. Peningkatan suhu peletizer hingga pakan terbakar
D. Penyemprotan disinfektan pada pakan setelah dikemas
E. Flushing (pembilasan mixer) setelah produksi selesai
Penamaan (pelabelan) pada kemasan pakan komersial diwajibkan sesuai Permentan tentang Pendaftaran Pakan. Informasi esensial yang TIDAK wajib dicantumkan dalam label pakan adalah...
A. Nama dan alamat pabrik/importir
B. Komposisi nutrisi (kadar air, protein, lemak, serat, dll)
Pengawasan bahan pakan hasil ikutan (by-product) industri pertanian, seperti bungkil inti sawit (Palm Kernel Meal/PKM), perlu memperhatikan kualitasnya. Salah satu kelemahan penggunaan PKM dalam jumlah besar pada ransum unggas adalah tingginya kandungan...
Salah satu pelengkap pakan (feed supplement) yang diberikan secara khusus untuk ternak sapi perah untuk mencegah kejadian 'Milk Fever' pasca melahirkan adalah asupan optimal dari mineral...
Penyelenggaraan pengawasan peredaran pakan melibatkan petugas Pengawas Mutu Pakan yang mengambil spesimen sampel. Alat standar berbahan logam dengan rongga yang digunakan untuk menusuk karung guna mengambil sampel bahan pakan bentuk tepung secara representatif disebut...
Undang-Undang Nomor 41 Tahun 2014 mengatur ketentuan pidana. Setiap orang yang memproduksi dan/atau mengedarkan pakan yang tidak sesuai dengan standar mutu yang ditetapkan dapat dipidana. Ancaman sanksi pidana ini bertujuan untuk melindungi...
A. Anggaran pemerintah daerah dalam pengadaan pakan
B. Keamanan pangan asal hewan, kesehatan masyarakat, dan kesehatan ternak itu sendiri
Pakan ternak ruminansia membutuhkan keseimbangan rasio energi dan protein di dalam rumen. Konsep perhitungan protein ransum ruminansia yang mempertimbangkan degradabilitas protein oleh mikroba rumen disebut...
A. Biological Value (BV)
B. Metabolizable Energy (ME)
C. Crude Protein Equivalent
D. True Digestibility
E. Rumen Degradable Protein (RDP) dan Undegradable Protein (UDP)
Pengawasan bahan pakan impor merupakan tugas krusial. Salah satu persyaratan administratif dan teknis untuk bahan pakan hewani yang diimpor dari luar negeri wajib disertai dengan sertifikat yang menjamin bebas dari penyakit tertentu dari negara asal, yang dikeluarkan oleh otoritas veteriner negara pengekspor. Sertifikat ini disebut...
A. Surat Izin Usaha Perdagangan
B. Health Certificate (Sertifikat Kesehatan Hewan)
C. Sertifikat Halal
D. Certificate of Origin (COO) tanpa dokumen teknis
Peraturan Pemerintah Nomor 15 Tahun 1977 mengatur tentang Penolakan, Pencegahan, Pemberantasan, dan Pengobatan Penyakit Hewan. Meskipun regulasi lama, prinsip biosekuriti pakan teraplikasi hingga kini. Kontaminasi silang agen bakteri Salmonella pada pakan unggas di pabrik paling sering dicegah melalui proses...
A. Penyemprotan parfum pada pakan
B. Pengemasan di luar ruangan
C. Menurunkan kecepatan putaran mixer
D. Penambahan air dalam jumlah sangat besar pada bahan baku
E. Conditioning dan Pelleting dengan suhu tinggi (Thermal treatment)
Penilaian mutu pakan hijauan meliputi kualitas silase yang dihasilkan. Secara organoleptik, karakteristik silase yang memiliki kualitas sangat baik (berhasil) adalah...
A. Berbau busuk menyengat amonia dan banyak jamur
B. Berbau tengik dengan warna abu-abu memudar
C. Tekstur sangat basah seperti bubur dan suhu sangat panas
D. Berwarna hitam pekat dan berlendir
E. Berwarna hijau kecoklatan/kekuningan, bau asam wangi segar (seperti tape), dan tekstur daun masih jelas
Penyimpanan bahan pakan berupa biji-bijian (seperti jagung) di gudang logistik sangat dipengaruhi oleh suhu dan kelembaban (RH). Kondisi yang paling ideal untuk mencegah pertumbuhan Aspergillus flavus di gudang pakan adalah...
A. Menutup ventilasi udara agar kondisi gudang pengap dan gelap
B. Suhu ruang di atas 35 Celcius dan RH di atas 85%
C. Menyimpan karung menempel langsung pada dinding dan lantai tanah
D. Suhu ruang terkontrol (relatif sejuk) dan RH ruang serendah mungkin (kering, <65%), serta sirkulasi udara lancar
Metode analisis kadar abu (Ash) dalam proksimat digunakan untuk menentukan total materi inorganik dalam pakan. Namun, jika ingin mengetahui indikasi adanya kontaminasi tanah atau pasir secara spesifik (abu yang tak larut asam), maka metode kelanjutannya adalah...
A. Mengekstraksi abu dengan heksana
B. Menambahkan enzim pepsin pada suhu tubuh
C. Melarutkan abu sisa pengabuan menggunakan asam klorida (HCl) pekat dan memijarkannya kembali
D. Merebus sampel pakan dengan larutan basa kuat hingga mendidih
E. Membakar sampel dengan menggunakan gas nitrogen
Pada proses formulasi ransum (feed formulation), sering kali peternak mandiri menggunakan metode matematis sederhana untuk mencari perbandingan dua bahan pakan guna mencapai target persentase protein tertentu. Metode klasik yang menggunakan bentuk bujur sangkar ini dikenal dengan nama...
Kementerian Pertanian memiliki sistem pelaporan dan sertifikasi elektronik di bidang peredaran produk hewan dan sarana prasarana peternakan. Jika suatu perusahaan akan mengurus rekomendasi pemasukan (impor) feed additive, maka aplikasi online terintegrasi dari Kementan yang digunakan adalah...
A. SIMREK PKH (Sistem Informasi Rekomendasi Peternakan dan Kesehatan Hewan)
Pengawasan pakan hijauan padang penggembalaan (pasture) sering memperhitungkan daya dukung padang penggembalaan tersebut. Satuan standar yang digunakan untuk mengkonversi berbagai jenis ternak (sapi, domba, kuda) ke dalam satu unit hitung terkait konsumsi pakan adalah...
Zat antinutrisi pada bahan pakan alternatif sering membatasi penggunaannya. Bungkil biji jarak (Ricinus communis) memiliki kandungan protein yang cukup baik, namun jarang digunakan sebagai pakan karena memiliki toksin mematikan berupa...
Salah satu bentuk pakan olahan komersial adalah 'Crumble' (butiran pecah). Tahapan proses produksi pakan bentuk crumble di pabrik yang membedakannya dengan pakan bentuk tepung (mash) adalah...
A. Pakan tepung langsung dipecah menggunakan mesin hammer mill sebelum pencampuran
B. Diekstrusi menggunakan suhu sangat tinggi hingga mengembang (floating)
C. Hanya dijemur matahari tanpa proses pencampuran
D. Pencampuran tepung pakan secara basah dengan air 50% kemudian dikeringkan
E. Melalui proses pelleting (pencetakan pellet) terlebih dahulu, baru dipecah kasar dengan mesin roller mill (crumbler)
Badan Standardisasi Nasional (BSN) menerbitkan SNI terkait batas maksimum cemaran logam berat pada pakan, guna mencegah terakumulasinya logam di jaringan tubuh hewan yang membahayakan manusia. Salah satu unsur logam berat sangat toksik yang batas toleransinya selalu dipantau adalah...
Penamaan 'Bahan Pakan Pilihan' pada produk unggas (ayam ras) komersial saat ini difokuskan pada nilai Feed Conversion Ratio (FCR). Apa arti dari nilai FCR 1,5 pada pemeliharaan broiler?
A. Ayam mengkonsumsi 1,5 kg air untuk setiap 1 kg pakan yang dimakan
B. Dibutuhkan 1 kg pakan untuk menghasilkan 1,5 kg pertambahan berat badan
C. Dibutuhkan 1,5 kg pakan untuk menghasilkan 1 kg pertambahan berat badan hidup
D. Tingkat kematian ayam broiler mencapai 1,5 persen selama masa pemeliharaan
E. Dibutuhkan 1,5 kg pakan untuk menghasilkan 1,5 kg pertambahan berat badan
Agar peluang lulus SKB CPNS untuk jabatan Pengawas Mutu Pakan semakin besar, peserta perlu memahami karakter soal dan fokus pada kompetensi yang diuji. Berikut beberapa tips yang dapat diterapkan saat persiapan hingga pelaksanaan SKB CPNS.
Pahami materi pokok jabatan. Pelajari kompetensi teknis, tugas, dan fungsi jabatan secara menyeluruh agar jawaban tetap relevan.
Latihan soal SKB secara rutin. Biasakan menjawab soal esai atau studi kasus untuk melatih alur berpikir dan ketepatan jawaban.
Perhatikan konteks instansi. Sesuaikan jawaban dengan peran jabatan di instansi yang dilamar.
Susun jawaban secara sistematis. Gunakan poin atau langkah yang jelas agar mudah dipahami oleh penguji.
Ikuti tryout SKB. Tryout membantu mengukur kesiapan, mengatur waktu, dan mengenali pola penilaian.
Persiapan yang matang menjadi kunci utama dalam menghadapi SKB CPNS. Dengan mempelajari materi pokok, berlatih soal, dan mengikuti tryout SKB CPNS untuk jabatan Pengawas Mutu Pakan, peserta dapat meningkatkan pemahaman dan kepercayaan diri sebelum ujian. Semoga panduan ini membantu perjalananmu menuju kelulusan CPNS.
Pertanyaan Seputar SKB CPNS Pengawas Mutu Pakan
SKB CPNS Pengawas Mutu Pakan adalah seleksi kompetensi bidang yang menguji kemampuan teknis sesuai jabatan yang dilamar.
Materi SKB CPNS Pengawas Mutu Pakan meliputi materi teknis jabatan, regulasi terkait, serta tugas dan fungsi jabatan.
Jumlah soal SKB CPNS umumnya berkisar 80 hingga 100 soal dalam bentuk pilihan ganda, dengan durasi pengerjaan 90 menit. Soal berjumlah 100 diberikan jika materi tidak dominan hitungan, sementara 80 soal digunakan jika materi dominan hitungan.
Untuk lulus SKB CPNS Pengawas Mutu Pakan, pelajari materi jabatan, latihan soal secara rutin, dan ikuti simulasi tryout.
SKB CPNS tidak memiliki passing grade tetap, namun nilai akan digabung dengan SKD dan diranking sesuai formasi.
Soal SKB CPNS Pengawas Mutu Pakan tidak sama setiap tahun, namun pola materi dan kompetensi yang diujikan relatif serupa sesuai kebutuhan jabatan.
Tingkat kesulitan SKB CPNS Pengawas Mutu Pakan tergantung pemahaman materi, namun dapat ditingkatkan dengan latihan yang konsisten.