Panduan komprehensif seleksi kompetensi bidang untuk formasi Penata Laboratorium Narkotika. Merangkum materi pokok teknis, indikator penilaian CAT BKN, bank soal studi kasus, serta simulasi tryout lengkap.
Materi Pokok SKB CPNS Penata Laboratorium Narkotika
Materi pokok SKB CPNS untuk jabatan Penata Laboratorium Narkotika berikut merangkum ruang lingkup kompetensi, pengetahuan teknis, dan tugas jabatan yang menjadi fokus penilaian dalam seleksi SKB CPNS. Pelajari setiap bagian secara bertahap agar pemahaman lebih menyeluruh.
Kompetensi Umum
7 Indikator
Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika
Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1997 tentang Psikotropika
Tugas, Fungsi, dan Struktur Organisasi Badan Narkotika Nasional (BNN)
Peraturan mengenai Prekursor Narkotika dan pengawasannya
Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di Laboratorium Kimia/Biologi
Etika Profesi Laboran dan Prinsip Integritas dalam Pengujian Forensik
Sistem Manajemen Mutu Laboratorium (ISO/IEC 17025)
Kompetensi Khusus
14 Indikator
Teknik Sampling dan Penanganan Barang Bukti Narkotika (Chain of Custody)
Metode Ekstraksi: Cair-Cair (Liquid-Liquid Extraction) dan Fase Padat (Solid Phase Extraction)
Prinsip Analisis Instrumen: Gas Chromatography-Mass Spectrometry (GC-MS) dan HPLC
Teknik Identifikasi Narkotika, Psikotropika, dan Bahan Adiktif Lainnya
Pengenalan New Psychoactive Substances (NPS) dan perkembangannya
Dasar-dasar Toksikologi Forensik dan analisis metabolit dalam sampel biologis
Teori Beer-Lambert dalam Spektrofotometri (Hubungan absorbansi dan konsentrasi)
Hukum Distribusi Nernst dalam proses ekstraksi zat aktif
Teori Kromatografi: Prinsip pemisahan berdasarkan perbedaan afinitas dan koefisien partisi
Konsep Limit of Detection (LOD) dan Limit of Quantitation (LOQ) dalam validasi metode
Reaksi Identifikasi Kimia: Uji warna (Marquis, Simon, Duquenois-Levine) dan kristalografi
Pengelolaan Limbah B3 (Bahan Berbahaya dan Beracun) hasil pengujian laboratorium
Teori Farmakodinamika dan Farmakokinetika dasar terkait efek zat psikoaktif
Dokumentasi dan Administrasi Laboratorium Forensik Narkotika
Melalui simulasi tryout SKB CPNS untuk jabatan Penata Laboratorium Narkotika, kamu bisa berlatih soal yang mendekati ujian sebenarnya sekaligus mengevaluasi kesiapan sebelum menghadapi tes SKB.
Tryout CAT SKB Penata Laboratorium Narkotika Sedang Disiapkan
Tim akademik Belajarbro sedang menyusun paket simulasi ujian CAT resmi untuk formasi Penata Laboratorium Narkotika berdasarkan kisi-kisi dan materi pokok KemenPAN-RB terbaru. Paket ini akan dilengkapi timer sistem CAT standar BKN 90 menit, passing grade, kunci jawaban, dan pembahasan komprehensif.
Kerjakan soal di bawah, lalu lihat kunci dan pembahasan lengkap.
50 Soal
Benar: 0
Salah: 0
Dijawab: 0/50
0%
Soal 1
Berdasarkan Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009, Narkotika yang hanya dapat digunakan untuk tujuan pengembangan ilmu pengetahuan dan tidak digunakan dalam terapi, serta mempunyai potensi sangat tinggi mengakibatkan ketergantungan adalah...
Kunci Jawaban: A
Pasal 6 ayat (1) huruf a UU No. 35 Tahun 2009 menyatakan bahwa Narkotika Golongan I dilarang digunakan untuk kepentingan pelayanan kesehatan dan hanya digunakan untuk pengembangan ilmu pengetahuan.
Materi Terkait: Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika
Soal 2
Menurut UU Nomor 5 Tahun 1997, psikotropika yang mempunyai khasiat pengobatan dan sangat luas digunakan dalam terapi dan/atau untuk tujuan ilmu pengetahuan serta mempunyai potensi ringan mengakibatkan sindrom ketergantungan adalah...
Kunci Jawaban: A
UU No. 5 Tahun 1997 Pasal 2 ayat (2) huruf d mendefinisikan Psikotropika Golongan IV sebagai zat dengan potensi ringan mengakibatkan ketergantungan dan luas digunakan dalam terapi.
Materi Terkait: Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1997 tentang Psikotropika
Soal 3
Dalam struktur organisasi Badan Narkotika Nasional (BNN), laboratorium narkotika berada di bawah koordinasi unit kerja...
Kunci Jawaban: C
Berdasarkan struktur BNN, Pusat Laboratorium Narkotika secara teknis fungsional mendukung tugas pemberantasan dalam hal pengujian barang bukti.
Materi Terkait: Tugas, Fungsi, dan Struktur Organisasi Badan Narkotika Nasional (BNN)
Soal 4
Zat atau bahan pemula atau bahan kimia yang dapat digunakan dalam pembuatan Narkotika yang diawasi secara ketat oleh pemerintah disebut...
Kunci Jawaban: E
Prekursor Narkotika adalah zat atau bahan pemula yang dapat digunakan untuk pembuatan narkotika sebagaimana diatur dalam UU 35/2009 dan PP 44/2010.
Materi Terkait: Peraturan mengenai Prekursor Narkotika dan pengawasannya
Soal 5
Simbol GHS (Globally Harmonized System) berupa gambar tengkorak dan tulang bersilang pada botol reagen di laboratorium menunjukkan bahwa bahan tersebut bersifat...
Kunci Jawaban: E
Dalam standar K3, simbol tengkorak dan tulang bersilang menunjukkan sifat toksisitas akut yang dapat menyebabkan kematian atau efek kesehatan serius.
Materi Terkait: Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di Laboratorium Kimia/Biologi
Soal 6
Seorang Penata Laboratorium Narkotika harus menolak segala bentuk gratifikasi yang dapat mempengaruhi hasil pengujian. Hal ini merupakan penerapan prinsip...
Kunci Jawaban: C
Integritas dalam profesi laboran mencakup kejujuran dan keteguhan prinsip moral, termasuk menolak suap atau gratifikasi yang mempengaruhi hasil kerja.
Materi Terkait: Etika Profesi Laboran dan Prinsip Integritas dalam Pengujian Forensik
Soal 7
Sesuai ISO/IEC 17025, laboratorium harus memastikan bahwa personel yang melakukan pengujian memiliki kompetensi yang dibuktikan melalui...
Kunci Jawaban: D
ISO/IEC 17025 mewajibkan adanya rekaman kompetensi personel, termasuk pelatihan, kualifikasi, dan otorisasi untuk melakukan tugas pengujian tertentu.
Materi Terkait: Sistem Manajemen Mutu Laboratorium (ISO/IEC 17025)
Soal 8
Rangkaian pendokumentasian penanganan barang bukti narkotika dari tempat kejadian perkara hingga ke persidangan guna menjamin keaslian barang bukti disebut...
Kunci Jawaban: A
Chain of Custody (Rantai Simpul/Rantai Penjagaan) adalah prosedur dokumentasi kronologis untuk mempertahankan integritas barang bukti fisik.
Materi Terkait: Teknik Sampling dan Penanganan Barang Bukti Narkotika (Chain of Custody)
Soal 9
Metode pemisahan analit dari matriksnya berdasarkan perbedaan kelarutan dalam dua pelarut yang tidak saling bercampur (immiscible) disebut...
Kunci Jawaban: E
Liquid-Liquid Extraction (LLE) atau ekstraksi cair-cair memanfaatkan perbedaan koefisien partisi analit dalam dua fase cair yang berbeda.
Materi Terkait: Metode Ekstraksi: Cair-Cair (Liquid-Liquid Extraction) dan Fase Padat (Solid Phase Extraction)
Soal 10
Komponen pada instrumen GC-MS yang berfungsi untuk memisahkan komponen sampel berdasarkan perbedaan interaksi dengan fase diam di dalam kolom adalah...
Kunci Jawaban: B
Gas Chromatography (GC) bertanggung jawab atas pemisahan fisik komponen, sedangkan Mass Spectrometry (MS) bertanggung jawab atas identifikasi berdasarkan massa/muatan.
Materi Terkait: Prinsip Analisis Instrumen: Gas Chromatography-Mass Spectrometry (GC-MS) dan HPLC
Soal 11
Zat psikoaktif baru yang muncul di pasar dan belum diatur secara internasional oleh konvensi tunggal narkotika disebut...
Kunci Jawaban: D
NPS adalah zat yang disalahgunakan baik dalam bentuk murni maupun sediaan yang tidak dikontrol oleh Konvensi 1961 atau 1971, namun berisiko bagi kesehatan.
Materi Terkait: Pengenalan New Psychoactive Substances (NPS) dan perkembangannya
Soal 12
Metabolit utama dari kokain yang sering dideteksi dalam sampel urin untuk pembuktian konsumsi adalah...
Kunci Jawaban: C
Dalam toksikologi forensik, Benzoylecgonine adalah metabolit stabil dari kokain yang diekskresikan melalui urin.
Materi Terkait: Dasar-dasar Toksikologi Forensik dan analisis metabolit dalam sampel biologis
Soal 13
Menurut Hukum Beer-Lambert, hubungan antara absorbansi (A) dan konsentrasi (c) adalah...
Kunci Jawaban: C
Hukum Beer-Lambert menyatakan A = εbc, yang berarti absorbansi berbanding lurus dengan konsentrasi dan panjang jalan sinar.
Materi Terkait: Teori Beer-Lambert dalam Spektrofotometri (Hubungan absorbansi dan konsentrasi)
Soal 14
Konsentrasi analit terkecil dalam sampel yang dapat dideteksi tetapi tidak perlu dikuantitasi sebagai nilai yang tepat disebut...
Kunci Jawaban: A
LOD adalah batas deteksi terkecil di mana analit masih memberikan sinyal yang dapat dibedakan dari noise, namun belum tentu dapat diukur secara akurat.
Materi Terkait: Konsep Limit of Detection (LOD) dan Limit of Quantitation (LOQ) dalam validasi metode
Soal 15
Reaksi identifikasi kimia menggunakan reagen Marquis yang menghasilkan warna ungu tua (purple) secara spesifik menunjukkan adanya...
Kunci Jawaban: D
Uji Marquis adalah uji warna awal di mana derivat opium bereaksi memberikan warna ungu/violet.
Materi Terkait: Reaksi Identifikasi Kimia: Uji warna (Marquis, Simon, Duquenois-Levine) dan kristalografi
Soal 16
Limbah laboratorium yang mengandung sisa pelarut organik seperti kloroform atau metanol termasuk dalam kategori...
Kunci Jawaban: C
Pelarut organik laboratorium bersifat mudah terbakar atau toksik sehingga diklasifikasikan sebagai limbah B3 yang pengelolaannya diatur khusus.
Materi Terkait: Pengelolaan Limbah B3 (Bahan Berbahaya dan Beracun) hasil pengujian laboratorium
Soal 17
Proses yang dialami obat/zat di dalam tubuh meliputi absorbsi, distribusi, metabolisme, dan ekskresi (ADME) dipelajari dalam bidang...
Kunci Jawaban: D
Farmakokinetika mempelajari nasib zat di dalam tubuh (apa yang dilakukan tubuh terhadap obat), sedangkan farmakodinamika mempelajari efek zat pada tubuh.
Materi Terkait: Teori Farmakodinamika dan Farmakokinetika dasar terkait efek zat psikoaktif
Soal 18
Setiap tahap pengujian di laboratorium forensik narkotika harus dicatat dalam formulir khusus untuk memastikan...
Kunci Jawaban: D
Dokumentasi laboratorium berfungsi untuk memastikan semua prosedur dapat ditelusuri kembali dan dipertanggungjawabkan secara hukum.
Materi Terkait: Dokumentasi dan Administrasi Laboratorium Forensik Narkotika
Soal 19
Dalam kromatografi, waktu yang dibutuhkan oleh suatu komponen untuk keluar dari kolom sejak penyuntikan sampel disebut...
Kunci Jawaban: E
Waktu retensi ($t_R$) adalah parameter kualitatif utama dalam kromatografi untuk mengidentifikasi suatu zat.
Materi Terkait: Teori Kromatografi: Prinsip pemisahan berdasarkan perbedaan afinitas dan koefisien partisi
Soal 20
Hukum Distribusi Nernst menyatakan bahwa pada suhu tetap, perbandingan konsentrasi zat terlarut di dalam dua pelarut yang tidak saling bercampur adalah...
Kunci Jawaban: E
Hukum Nernst menyatakan $K_d = C_1 / C_2$ adalah nilai yang tetap (konstan) pada kondisi kesetimbangan dan suhu tertentu.
Materi Terkait: Hukum Distribusi Nernst dalam proses ekstraksi zat aktif
Soal 21
PRO
Berdasarkan UU No. 35 Tahun 2009, kewenangan untuk melakukan penyitaan narkotika dan prekursor narkotika berada pada penyidik BNN dan...
Kunci Jawaban: A
UU 35/2009 Pasal 75 memberikan wewenang penyidikan, termasuk penyitaan, kepada penyidik BNN dan penyidik Polri.
Materi Terkait: Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika
Soal Khusus Member Bromax
Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.
Pada analisis menggunakan GC-MS, fragmentasi molekul analit menjadi ion-ion yang lebih kecil terjadi pada bagian...
Kunci Jawaban: D
Ion Source (Sumber Ion), biasanya menggunakan metode Electron Ionization (EI), berfungsi membombardir molekul dengan elektron sehingga pecah menjadi fragmen ion.
Materi Terkait: Prinsip Analisis Instrumen: Gas Chromatography-Mass Spectrometry (GC-MS) dan HPLC
Soal Khusus Member Bromax
Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.
Uji Duquenois-Levine digunakan secara spesifik untuk mengidentifikasi keberadaan senyawa...
Kunci Jawaban: C
Uji Duquenois-Levine adalah uji kimia standar untuk mengidentifikasi marijuana/ganja yang ditandai dengan terbentuknya warna ungu pada lapisan kloroform.
Materi Terkait: Reaksi Identifikasi Kimia: Uji warna (Marquis, Simon, Duquenois-Levine) dan kristalografi
Soal Khusus Member Bromax
Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.
Keuntungan utama dari metode Solid Phase Extraction (SPE) dibandingkan dengan Liquid-Liquid Extraction (LLE) dalam penanganan sampel narkotika adalah...
Kunci Jawaban: D
SPE menawarkan keunggulan berupa selektivitas tinggi, pengurangan penggunaan pelarut organik berbahaya, dan kemampuan otomatisasi.
Materi Terkait: Metode Ekstraksi: Cair-Cair (Liquid-Liquid Extraction) dan Fase Padat (Solid Phase Extraction)
Soal Khusus Member Bromax
Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.
Dalam audit ISO/IEC 17025, jika ditemukan alat timbang yang belum dikalibrasi namun tetap digunakan untuk penimbangan sampel, maka hal ini termasuk dalam kategori...
Kunci Jawaban: E
Penggunaan peralatan tanpa kalibrasi yang valid melanggar persyaratan teknis ISO/IEC 17025 dan dianggap sebagai ketidaksesuaian.
Materi Terkait: Sistem Manajemen Mutu Laboratorium (ISO/IEC 17025)
Soal Khusus Member Bromax
Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.
Penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) yang tepat saat menangani sampel serbuk narkotika yang halus (seperti Fentanyl) untuk mencegah paparan melalui pernapasan adalah...
Kunci Jawaban: E
Narkotika poten seperti Fentanyl memerlukan perlindungan pernapasan tingkat tinggi (N95 ke atas) karena bahaya inhalasi serbuk halus sangat fatal.
Materi Terkait: Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di Laboratorium Kimia/Biologi
Soal Khusus Member Bromax
Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.
Menurut UU No. 35 Tahun 2009, laboratorium yang ditunjuk untuk melakukan pengujian narkotika wajib menyampaikan laporan hasil pengujian kepada penyidik dalam waktu paling lama...
Kunci Jawaban: A
UU 35/2009 Pasal 78 menyebutkan bahwa hasil pengujian laboratorium diserahkan kepada penyidik paling lama 3x24 jam sejak barang bukti diterima.
Materi Terkait: Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika
Soal Khusus Member Bromax
Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.
Identifikasi narkotika melalui pembentukan kristal dengan bentuk geometri yang spesifik di bawah mikroskop setelah penambahan reagen tertentu disebut...
Kunci Jawaban: B
Uji mikrokristal adalah teknik konfirmasi klasik di mana analit direaksikan untuk membentuk kristal yang bentuknya khas untuk zat tertentu.
Materi Terkait: Reaksi Identifikasi Kimia: Uji warna (Marquis, Simon, Duquenois-Levine) dan kristalografi
Soal Khusus Member Bromax
Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.
Penanda (marker) yang membuktikan seseorang baru saja menggunakan heroin adalah ditemukannya senyawa ini dalam sampel biologis...
Kunci Jawaban: B
6-MAM adalah metabolit spesifik heroin yang memiliki waktu paruh pendek, sehingga keberadaannya memastikan penggunaan heroin (bukan morfin atau kodein).
Materi Terkait: Dasar-dasar Toksikologi Forensik dan analisis metabolit dalam sampel biologis
Soal Khusus Member Bromax
Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.
Uji Simon digunakan untuk membedakan antara amfetamin dan metamfetamin. Hasil positif metamfetamin (amina sekunder) ditunjukkan dengan warna...
Kunci Jawaban: B
Reagen Simon bereaksi dengan amina sekunder (metamfetamin/MDMA) menghasilkan warna biru tua, sedangkan amina primer (amfetamin) memberikan warna merah pucat/tidak berwarna.
Materi Terkait: Reaksi Identifikasi Kimia: Uji warna (Marquis, Simon, Duquenois-Levine) dan kristalografi
Soal Khusus Member Bromax
Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.
Dalam spektrofotometri UV-Vis, pelarut yang digunakan harus transparan dan tidak menyerap pada panjang gelombang pengukuran analit. Daerah panjang gelombang UV adalah...
Kunci Jawaban: C
Spektrum UV berkisar antara 200-400 nm, sedangkan spektrum Vis (cahaya tampak) berkisar antara 400-800 nm.
Materi Terkait: Teori Beer-Lambert dalam Spektrofotometri (Hubungan absorbansi dan konsentrasi)
Soal Khusus Member Bromax
Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.
Komponen NPS golongan ganja sintetis (synthetic cannabinoids) seringkali disemprotkan pada bahan herbal dan dikenal di Indonesia dengan nama populer...
Kunci Jawaban: D
Tembakau Gorila mengandung zat NPS jenis kanabinoid sintetis (seperti AB-CHMINACA) yang disemprotkan ke daun tembakau kering.
Materi Terkait: Pengenalan New Psychoactive Substances (NPS) dan perkembangannya
Soal Khusus Member Bromax
Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.
Informasi mengenai jabatan Penata Laboratorium Narkotika pada halaman ini disusun dengan mengacu pada peraturan dan ketentuan resmi pemerintah yang berlaku sebagai referensi utama.
PermenPANRB Nomor 1 Tahun 2023 tentang Jabatan Fungsional
Dasar Acuan Sah
Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 63 Tahun 2020 tentang Jabatan Fungsional Penata Laboratorium Narkotika
Agar peluang lulus SKB CPNS untuk jabatan Penata Laboratorium Narkotika semakin besar, peserta perlu memahami karakter soal dan fokus pada kompetensi yang diuji. Berikut beberapa tips yang dapat diterapkan saat persiapan hingga pelaksanaan SKB CPNS.
Soal SKB masa kini berbasis analisis kasus terapan, bukan lagi hafalan definisi teoritis belaka.
3
Manajemen Waktu CAT
Waktu 90 menit untuk 100 soal berarti Anda hanya memiliki kurang dari 54 detik per butir soal.
4
Evaluasi Melalui Tryout Rutin
Uji akurasi dan ketahanan fokus melalui simulasi tryout berkala agar terbiasa dengan ritme CAT.
Persiapan yang matang menjadi kunci utama dalam menghadapi SKB CPNS. Dengan mempelajari materi pokok, berlatih soal, dan mengikuti tryout SKB CPNS untuk jabatan Penata Laboratorium Narkotika, peserta dapat meningkatkan pemahaman dan kepercayaan diri sebelum ujian. Semoga panduan ini membantu perjalananmu menuju kelulusan CPNS.
Jawaban resmi atas hal yang paling sering ditanyakan para pejuang CPNS.
Materi SKB CPNS Penata Laboratorium Narkotika menguji kompetensi teknis jabatan dan kemampuan umum sesuai Keputusan MenPAN-RB, meliputi penguasaan regulasi, tugas pokok fungsi, etika profesi, serta studi kasus teknis sesuai bidang.
Ujian CAT BKN SKB umumnya berjumlah 80 hingga 100 soal pilihan ganda dengan durasi waktu 90 menit (soal 80 jika dominan hitungan teknis, 100 jika dominan analisis teks dan konsep).
SKB CAT CPNS tidak menerapkan nilai ambang batas (passing grade) mutlak seperti SKD, melainkan dinilai murni dengan bobot 60% dalam penentuan kelulusan akhir integrasi nilai SKD (40%) + SKB (60%).
Pelajari kisi-kisi resmi kompetensi umum & khusus jabatan, pahami regulasi dan dasar hukum terbaru yang mengatur formasi ini, serta lakukan latihan drill soal CAT secara konsisten di Belajarbro.
Pola soal dan kisi-kisi kompetensi mengacu pada standar jabatan yang sama, namun narasi studi kasus dan konteks kebijakan selalu disesuaikan dengan peraturan terkini pemerintah.
Kisi-Kisi Formasi SKB Terkait
Eksplorasi materi pokok jabatan serumpun atau formasi instansi lainnya untuk persiapan seleksi CPNS.