SKB CPNS Penata Kelola Kegiatan Usaha Hulu Migas 2026: Materi, Soal & Tryout Lengkap

Fakta: Lebih dari 80% peserta gagal di tahap SKB bukan karena tidak pintar, tapi karena salah fokus belajar.

Kalau kamu sedang mempersiapkan SKB CPNS untuk jabatan Penata Kelola Kegiatan Usaha Hulu Migas, halaman ini akan jadi senjata utama kamu. 🔥

Banyak peserta CPNS gugur di tahap SKB karena kurang memahami materi jabatan yang diujikan. Untuk membantu kamu lebih siap, halaman ini menyajikan materi, contoh soal, dan tryout SKB CPNS khusus untuk jabatan Penata Kelola Kegiatan Usaha Hulu Migas, agar proses belajar jadi lebih fokus dan peluang lulus semakin besar.

Materi Pokok SKB CPNS Penata Kelola Kegiatan Usaha Hulu Migas

Materi pokok SKB CPNS untuk jabatan Penata Kelola Kegiatan Usaha Hulu Migas berikut merangkum ruang lingkup kompetensi, pengetahuan teknis, dan tugas jabatan yang menjadi fokus penilaian dalam seleksi SKB CPNS. Pelajari setiap bagian secara bertahap agar pemahaman lebih menyeluruh.

  • Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi
  • Peraturan Pemerintah Nomor 35 Tahun 2004 tentang Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi
  • Struktur Organisasi, Tugas, dan Fungsi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (Ditjen Migas)
  • Peran dan Fungsi SKK Migas sebagai pengawas dan pengendali kegiatan usaha hulu
  • Etika ASN dan Nilai-Nilai Dasar BerAKHLAK dalam tata kelola energi nasional
  • Manajemen Kontrak Kerja Sama (KKS): Production Sharing Contract (PSC) Cost Recovery dan Gross Split
  • Prosedur Penyiapan dan Penetapan Wilayah Kerja (WK) Migas serta Mekanisme Lelang
  • Tahapan Kegiatan Hulu Migas: Eksplorasi (G&G, Seismik, Pemboran) dan Eksploitasi
  • Evaluasi Rencana Pengembangan Lapangan (Plan of Development - POD) I dan Selanjutnya
  • Mekanisme Work Program & Budget (WP&B) serta Financial Quarterly Report (FQR) Kontraktor
  • Pengawasan Lifting Migas dan Penghitungan Bagian Negara serta Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP)
  • Kebijakan Peningkatan Penggunaan Produksi Dalam Negeri (P3DN) dan Capaian TKDN di Sektor Hulu
  • Manajemen Cadangan Migas: Klasifikasi Reserve dan Resource berdasarkan standar nasional/internasional
  • Regulasi Keselamatan Kerja, Lindungan Lingkungan (AMDAL), dan Penutupan Lahan (Abandonment and Site Restoration - ASR)
  • Monitoring dan Evaluasi Kinerja Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) dalam pemenuhan komitmen pasti

Simulasi Tryout SKB CPNS Penata Kelola Kegiatan Usaha Hulu Migas

Melalui simulasi tryout SKB CPNS untuk jabatan Penata Kelola Kegiatan Usaha Hulu Migas, kamu bisa berlatih soal yang mendekati ujian sebenarnya sekaligus mengevaluasi kesiapan sebelum menghadapi tes SKB.

Tryout
Tryout untuk jabatan ini akan tersedia

Kami sedang menyiapkan paket tryout SKB khusus untuk Penata Kelola Kegiatan Usaha Hulu Migas. Nantinya kamu bisa latihan soal sesuai kisi-kisi resmi dan dapat pembahasan lengkap.

  • Soal sesuai materi pokok jabatan
  • Pembahasan detail & indikator kompetensi
  • Skor otomatis + pembanding nasional
Coming soon

Contoh Soal SKB CPNS Penata Kelola Kegiatan Usaha Hulu Migas

Berikut contoh soal SKB CPNS untuk jabatan Penata Kelola Kegiatan Usaha Hulu Migas.

Soal 1
Berdasarkan UU Nomor 22 Tahun 2001, kegiatan usaha hulu minyak dan gas bumi mencakup tahapan apa saja?
A. Eksplorasi dan Pengolahan
B. Kilang dan Pemasaran
C. Eksplorasi dan Eksploitasi
D. Pengolahan, Pengangkutan, dan Penyimpanan
E. Distribusi dan Niaga
Jawaban: C
Pasal 1 angka 7 UU No. 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi menyatakan bahwa Kegiatan Usaha Hulu adalah kegiatan usaha yang bertumpu pada kegiatan Eksplorasi dan Eksploitasi.
Soal 2
Manakah di bawah ini yang merupakan bentuk kontrak kerja sama dalam kegiatan usaha hulu migas sesuai PP Nomor 35 Tahun 2004?
A. Kontrak Sewa Lahan dan Kontrak Beli
B. Kontrak Pinjam Pakai dan Kontrak Hibah
C. Kontrak Distribusi dan Kontrak Niaga
D. Kontrak Bagi Hasil dan Kontrak Jasa
E. Kontrak Pembangunan dan Kontrak Operasi
Jawaban: D
PP No. 35 Tahun 2004 menjelaskan bahwa kegiatan usaha hulu dilaksanakan melalui Kontrak Kerja Sama, yang meliputi Kontrak Bagi Hasil (Production Sharing Contract) atau bentuk Kontrak Jasa lainnya.
Soal 3
Unit organisasi di lingkungan Kementerian ESDM yang bertugas menyelenggarakan perumusan dan pelaksanaan kebijakan di bidang pembinaan, pengendalian, dan pengawasan kegiatan minyak dan gas bumi adalah...
A. Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi
B. Badan Geologi
C. Sekretariat Jenderal KESDM
D. Inspektorat Jenderal KESDM
E. Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan
Jawaban: A
Ditjen Migas memiliki tugas menyelenggarakan perumusan kebijakan di bidang pembinaan dan pengawasan kegiatan usaha minyak dan gas bumi.
Soal 4
SKK Migas dibentuk oleh Pemerintah untuk melaksanakan fungsi...
A. Pengelolaan kegiatan usaha hulu berdasarkan Kontrak Kerja Sama
B. Regulator dan Pembuat Kebijakan Nasional
C. Pelaksana penambangan langsung di lapangan
D. Audit keuangan negara secara independen
E. Pemberi izin ekspor migas secara tunggal
Jawaban: A
Sesuai Perpres No. 9 Tahun 2013, SKK Migas bertugas melaksanakan pengelolaan kegiatan usaha hulu minyak dan gas bumi berdasarkan Kontrak Kerja Sama agar memberikan manfaat maksimal bagi negara.
Soal 5
Dalam nilai-nilai dasar BerAKHLAK, sikap ASN yang terus melakukan inovasi dan antusias dalam menggerakkan ataupun menghadapi perubahan disebut...
A. Kolaboratif
B. Adaptif
C. Harmonis
D. Kompeten
E. Akuntabel
Jawaban: B
Nilai Adaptif dalam core values BerAKHLAK menekankan pada inovasi dan antusiasme terhadap perubahan.
Soal 6
Apa perbedaan utama antara PSC Cost Recovery dan PSC Gross Split dalam hal biaya operasi?
A. Cost Recovery biaya ditanggung kontraktor, Gross Split biaya diganti negara
B. Keduanya memberikan penggantian biaya operasi secara penuh
C. Gross Split menggunakan sistem bagi hasil setelah pajak saja
D. Cost Recovery hanya berlaku untuk lapangan gas, Gross Split untuk minyak
E. Cost Recovery biaya diganti negara, Gross Split biaya ditanggung sepenuhnya oleh kontraktor
Jawaban: E
Dalam PSC Cost Recovery, biaya operasi yang dikeluarkan KKKS diganti oleh negara dari hasil produksi. Sedangkan dalam Gross Split, biaya operasi sepenuhnya menjadi beban dan risiko KKKS.
Soal 7
Penyajian data mengenai potensi migas kepada calon investor untuk mendapatkan Wilayah Kerja (WK) melalui mekanisme lelang merupakan tahap dari...
A. Eksploitasi
B. Penyiapan Wilayah Kerja
C. Pemasaran Gas bumi
D. Audit Keuangan
E. Penutupan Lahan
Jawaban: B
Prosedur penyiapan WK melibatkan pengolahan data dan informasi migas untuk ditawarkan kepada kontraktor melalui lelang atau penawaran langsung.
Soal 8
Tahapan eksplorasi hulu migas yang bertujuan untuk mendapatkan gambaran struktur bawah permukaan bumi menggunakan gelombang suara disebut...
A. Penambangan terbuka
B. Survei Seismik
C. Produksi harian
D. Pemboran Eksploitasi
E. Injeksi air
Jawaban: B
Survei seismik adalah metode utama dalam eksplorasi untuk memetakan lapisan batuan di bawah permukaan bumi guna menemukan cekungan hidrokarbon.
Soal 9
Rencana pengembangan lapangan yang pertama kali disusun untuk sebuah Wilayah Kerja (WK) migas disebut dengan...
A. Authorization for Expenditure
B. Work Program & Budget
C. POD II
D. Feasibility Study
E. POD I
Jawaban: E
POD I (Plan of Development I) adalah rencana pengembangan yang diajukan kontraktor untuk pertama kalinya setelah ditemukannya cadangan migas yang komersial di sebuah WK.
Soal 10
Dokumen rencana kerja dan anggaran tahunan yang wajib diajukan oleh KKKS kepada SKK Migas untuk mendapatkan persetujuan operasional adalah...
A. Corporate Social Responsibility (CSR)
B. Environmental Management Plan
C. Master List Impor
D. Work Program & Budget (WP&B)
E. Financial Quarterly Report (FQR)
Jawaban: D
WP&B merupakan instrumen kendali manajemen SKK Migas terhadap rencana operasional dan anggaran tahunan yang diajukan oleh kontraktor.
Soal 11
Penyerahan minyak mentah dan/atau gas bumi dari titik serah (point of sale) yang diperhitungkan sebagai bagian negara dan kontraktor disebut...
A. Lifting
B. Exploration
C. Refining
D. Drilling
E. Processing
Jawaban: A
Lifting adalah sejumlah minyak mentah dan/atau gas bumi yang dijual atau dibagi di titik penyerahan (custody transfer point).
Soal 12
Apa tujuan utama dari kebijakan P3DN di sektor hulu migas?
A. Meningkatkan penggunaan barang, jasa, dan tenaga kerja dalam negeri
B. Mengurangi jumlah kontraktor asing
C. Menurunkan pajak penghasilan kontraktor
D. Meningkatkan ekspor migas mentah
E. Menghapuskan biaya eksplorasi
Jawaban: A
Kebijakan Peningkatan Penggunaan Produksi Dalam Negeri (P3DN) bertujuan untuk menggerakkan industri nasional dengan mewajibkan penggunaan produk dan jasa lokal di industri migas.
Soal 13
Klasifikasi cadangan migas yang memiliki tingkat kepastian tinggi untuk dapat diproduksi secara komersial disebut...
A. Possible Reserves
B. Contingent Resources
C. Prospective Resources
D. Probable Reserves
E. Proved Reserves (Cadangan Terbukti)
Jawaban: E
Cadangan Terbukti (Proved Reserves) adalah jumlah minyak atau gas yang berdasarkan data geologi dan teknik dapat diperkirakan dengan kepastian tinggi untuk diproduksi.
Soal 14
Kegiatan untuk memulihkan fungsi lingkungan hidup pada area bekas penambangan migas setelah kontrak berakhir disebut...
A. Primary Recovery
B. Abandonment and Site Restoration (ASR)
C. Workover
D. Enhanced Oil Recovery
E. Exploitation
Jawaban: B
ASR atau Penutupan Lahan adalah kegiatan pembongkaran peralatan dan pemulihan lingkungan di lokasi bekas kegiatan usaha hulu migas.
Soal 15
Komitmen pasti KKKS dalam 3 tahun pertama masa eksplorasi biasanya mencakup kegiatan...
A. Pemasaran gas ke luar negeri
B. Pembangunan pipa distribusi kota
C. Studi G&G, Survei Seismik, dan Pemboran Eksplorasi
D. Pembangunan kilang LNG
E. Akuisisi perusahaan migas lain
Jawaban: C
Komitmen pasti eksplorasi umumnya terdiri dari kegiatan teknis awal seperti studi Geologi & Geofisika (G&G), survei seismik, dan pemboran sumur eksplorasi.
Soal 16
Berdasarkan UU 22/2001, hak atas Wilayah Kerja (WK) tetap berada di tangan Pemerintah, sedangkan kontraktor hanya memiliki hak untuk...
A. Mengatur perizinan hulu mandiri
B. Memiliki lahan secara permanen
C. Menetapkan harga BBM nasional
D. Menguasai cadangan migas di dalam tanah
E. Melakukan eksplorasi dan eksploitasi
Jawaban: E
Kontraktor hanya mendapatkan hak operasional untuk eksplorasi dan eksploitasi, bukan kepemilikan atas cadangan migas yang tetap menjadi milik negara sampai titik serah.
Soal 17
Siapakah yang berwenang memberikan persetujuan atas Rencana Pengembangan Lapangan (POD) I menurut aturan yang berlaku?
A. Direktur Utama Pertamina
B. Direktur Jenderal Pajak
C. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral
D. Gubernur daerah setempat
E. Kepala Bappenas
Jawaban: C
Persetujuan POD I diberikan oleh Menteri ESDM berdasarkan pertimbangan dari SKK Migas.
Soal 18
Istilah 'First Tranche Petroleum' (FTP) dalam PSC Cost Recovery merujuk pada...
A. Bonus tanda tangan yang dibayar KKKS
B. Pembagian hasil untuk pemerintah daerah
C. Pajak penghasilan yang dibayar di awal
D. Sejumlah volume minyak/gas yang diambil pertama kali sebelum dikurangi biaya
E. Biaya pemboran sumur pertama
Jawaban: D
FTP adalah porsi produksi migas yang diambil dan dibagi antara Pemerintah dan Kontraktor sebelum dikurangi pengembalian biaya operasi (cost recovery).
Soal 19
Salah satu komponen pembentuk angka TKDN adalah...
A. Kandungan material lokal dan tenaga kerja lokal
B. Biaya asuransi pengiriman luar negeri
C. Bunga pinjaman bank luar negeri
D. Jumlah dividen pemegang saham asing
E. Biaya pemasaran internasional
Jawaban: A
Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) dihitung berdasarkan proporsi penggunaan barang dan jasa (termasuk tenaga kerja) yang berasal dari dalam negeri.
Soal 20
Kegiatan G&G dalam eksplorasi migas merupakan singkatan dari...
A. Gas and Gasoline
B. Geothermal and Gravity
C. Ground and Grid
D. Geology and Geophysics
E. General and Global
Jawaban: D
G&G adalah studi Geologi dan Geofisika yang dilakukan pada tahap awal eksplorasi untuk mengidentifikasi potensi reservoir.
Soal 21 Premium
Berdasarkan UU Nomor 22 Tahun 2001, Kuasa Pertambangan migas berada pada Pemerintah yang pelaksanaannya diberikan kepada...
A. Kepala Daerah
B. Perusahaan swasta nasional
C. Menteri Keuangan
D. Badan Usaha Milik Negara secara monopoli
E. Badan Pelaksana (SKK Migas)
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 22 Premium
Dalam PP 35/2004, Kontraktor wajib menyisihkan porsi produksi minyak bumi bagiannya untuk kebutuhan dalam negeri, yang dikenal dengan istilah...
A. Domestic Market Obligation (DMO)
B. Export Levy
C. Corporate Social Responsibility
D. Signature Bonus
E. Value Added Tax
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 23 Premium
Direktorat Pembinaan Program Migas di bawah Ditjen Migas memiliki fungsi utama dalam hal...
A. Pemberian izin tinggal tenaga kerja asing
B. Pelaksanaan audit teknis keselamatan kerja
C. Penjualan langsung gas ke industri
D. Penyusunan rencana pengelolaan dan penyiapan wilayah kerja
E. Penanganan sengketa lahan di daerah
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 24 Premium
Dalam pengawasan keuangan KKKS, SKK Migas melakukan verifikasi terhadap laporan pengeluaran aktual per tiga bulan yang disebut...
A. Annual Balance Sheet
B. Tax Return
C. Financial Quarterly Report (FQR)
D. WP&B
E. Internal Audit Report
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 25 Premium
Penerapan nilai 'Kolaboratif' oleh Penata Kelola Kegiatan Usaha Hulu Migas dicontohkan dengan...
A. Menghindari koordinasi dengan SKK Migas
B. Menolak saran dari pemangku kepentingan daerah
C. Bekerja secara mandiri tanpa bantuan pihak lain
D. Membangun kerja sama yang sinergis dengan instansi terkait untuk penyelesaian AMDAL
E. Menutup informasi publik mengenai data cadangan negara
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 26 Premium
Manakah komponen di bawah ini yang dapat disesuaikan dalam PSC Gross Split melalui 'Variable Split'?
A. Status lapangan (pengembangan I atau selanjutnya)
B. Lokasi lapangan (onshore/offshore)
C. Harga minyak mentah (ICP)
D. Kandungan karbon dioksida (CO2)
E. Tingkat TKDN yang digunakan
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 27 Premium
Penawaran Wilayah Kerja (WK) migas melalui mekanisme Lelang Penawaran Langsung biasanya didahului oleh proses...
A. Pembelian lahan oleh investor
B. Pemboran ilegal
C. Deklarasi komersialitas sepihak
D. Audit lingkungan total
E. Studi Bersama (Joint Study) antara calon investor dan pemerintah
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 28 Premium
Sumur eksplorasi yang dibor pertama kali di suatu area untuk membuktikan adanya keberadaan hidrokarbon disebut sumur...
A. Wildcat Well
B. Development Well
C. Infill Well
D. Service Well
E. Injection Well
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 29 Premium
Evaluasi POD I sangat krusial karena merupakan penentu apakah suatu lapangan migas layak secara...
A. Pemasaran retail
B. Ketersediaan tenaga kerja asing
C. Teknis, ekonomis, dan komersial
D. Hukum pidana saja
E. Politik internasional
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 30 Premium
Dalam siklus WP&B, dokumen AFE (Authorization for Expenditure) diajukan oleh KKKS kepada SKK Migas untuk...
A. Memohon persetujuan biaya rinci untuk proyek tertentu sebelum dimulai
B. Mengajukan cuti karyawan
C. Membayar royalti ke kas negara
D. Melaporkan realisasi pajak tahunan
E. Menetapkan harga jual gas ke pembeli
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 31 Premium
Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) di sektor hulu migas bersumber dari...
A. Pajak Pertambahan Nilai (PPN)
B. Pajak Bumi dan Bangunan (PBB)
C. Iuran Tetap (Landrent) dan Iuran Eksplorasi/Eksploitasi (Royalti/Produksi)
D. Bea Keluar ekspor
E. Cukai hasil tembakau
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 32 Premium
Instrumen verifikasi yang digunakan untuk memastikan capaian nilai TKDN suatu proyek hulu migas sesuai dengan komitmen adalah...
A. Audit oleh Surveyor Independen
B. Laporan berita media massa
C. Self-assessment kontraktor tanpa pengawasan
D. Hasil survei kepuasan pelanggan
E. Surat pernyataan dari distributor asing
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 33 Premium
Dalam standar internasional (SPE-PRMS), hidrokarbon yang diperkirakan ada namun belum dianggap komersial karena kendala teknis atau ekonomi disebut...
A. Contingent Resources
B. Total Petroleum Initially in Place
C. Proved Reserves
D. Prospective Resources
E. Cumulative Production
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 34 Premium
Dokumen yang wajib disusun oleh KKKS sebelum memulai eksploitasi untuk menilai dampak besar dan penting terhadap lingkungan adalah...
A. Log Book Pemboran
B. Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL)
C. Manual Mutu
D. Daftar Inventaris Barang
E. SOP Keuangan
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 35 Premium
Evaluasi kinerja KKKS dalam pemenuhan komitmen pasti dilakukan oleh...
A. Komisi VII DPR RI
B. SKK Migas dan Ditjen Migas
C. Asosiasi Perusahaan Migas (IPA)
D. Menteri Keuangan melalui Dirjen Bea Cukai
E. Badan Pemeriksa Keuangan saja
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 36 Premium
Berdasarkan regulasi hulu migas, kontraktor wajib menawarkan Participating Interest (PI) sebesar 10% kepada...
A. Bank Indonesia
B. Pemerintah Pusat melalui BUMN
C. Masyarakat sekitar secara langsung
D. Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) setempat
E. Perusahaan modal ventura asing
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 37 Premium
Penyisihan dana ASR (Abandonment and Site Restoration) oleh KKKS wajib dilakukan ke dalam...
A. Rekening pribadi direktur KKKS
B. Rekening bersama (Joint Account) SKK Migas dan KKKS di Bank Pemerintah
C. Kas daerah pemerintah provinsi
D. Biaya operasional bulanan
E. Investasi saham luar negeri
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 38 Premium
Dalam manajemen cadangan, metode yang menggunakan data penurunan produksi seiring waktu untuk mengestimasi cadangan sisa disebut...
A. Reservoir Simulation
B. Decline Curve Analysis (DCA)
C. Volumetric Method
D. Material Balance
E. Analogy Method
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 39 Premium
Apa konsekuensi bagi KKKS jika tidak berhasil memenuhi Komitmen Pasti pada masa eksplorasi?
A. Masa kontrak otomatis diperpanjang
B. Diberikan bonus tambahan wilayah kerja
C. Pajak diturunkan oleh kementerian keuangan
D. Wajib membayar kompensasi nilai komitmen yang tidak dilaksanakan kepada Pemerintah
E. Hanya diberikan teguran lisan
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 40 Premium
Dalam skema Gross Split, 'Progressive Split' dipengaruhi oleh salah satu faktor berikut, yaitu...
A. Jenis kontrak jasa
B. Keanggotaan serikat pekerja
C. Jumlah karyawan lokal
D. Luas wilayah kerja
E. Harga Gas Bumi dan Harga Minyak Mentah (ICP)
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 41 Premium
Pengawasan terhadap volume minyak yang mengalir melalui meter arus di titik serah sebelum dikapalkan merupakan bagian dari pengawasan...
A. Hukum perdata
B. Eksplorasi seismik
C. Pengadaan barang
D. Pemasaran domestik
E. Lifting Migas
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 42 Premium
Salah satu syarat pengembalian Wilayah Kerja (Relinquishment) menurut PP 35/2004 adalah...
A. Kontraktor tidak boleh mengembalikan wilayah
B. Kontraktor wajib mengembalikan sebagian wilayahnya secara bertahap atau seluruhnya kepada Menteri
C. Pengembalian hanya berlaku untuk sumur gas
D. Hanya dikembalikan jika cadangan sudah habis total
E. Wilayah kerja dijual ke perusahaan asing lain tanpa izin
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 43 Premium
Kementerian ESDM (Ditjen Migas) memiliki wewenang dalam menetapkan standar keselamatan kerja migas yang meliputi...
A. Hanya standar gaji karyawan
B. Keselamatan instalasi, keselamatan pekerja, dan keselamatan umum/lingkungan
C. Hanya keselamatan pekerja saja
D. Standar asuransi jiwa luar negeri
E. Standar kualitas ekspor ke Eropa
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 44 Premium
Dalam tahapan Eksploitasi, kegiatan pengeboran yang dilakukan untuk menambah titik kuras pada reservoir yang sudah ada disebut pengeboran...
A. Wildcat
B. Infill drilling
C. Delineation drilling
D. Stratigraphic drilling
E. Exploration drilling
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 45 Premium
Manakah pernyataan yang BENAR mengenai sistem Gross Split?
A. Negara mengganti seluruh biaya operasional KKKS
B. Kontraktor tidak membayar pajak penghasilan
C. Biaya operasional diaudit untuk tujuan pengembalian biaya
D. SKK Migas menyetujui setiap detail pengadaan barang KKKS
E. Pembagian hasil produksi ditentukan di awal dan disesuaikan dengan komponen variabel/progresif
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 46 Premium
Penyiapan Wilayah Kerja Migas Non-Konvensional (MNK) memiliki prosedur yang berbeda terutama pada aspek...
A. Tidak memerlukan kontrak kerja sama
B. Bebas dari aturan AMDAL
C. Hasil produksinya hanya boleh dikonsumsi kontraktor
D. Lokasi yang harus selalu di tengah kota
E. Karakteristik reservoir yang membutuhkan teknologi khusus seperti hydraulic fracturing
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 47 Premium
Prinsip 'Loyal' dalam BerAKHLAK bagi seorang penata kelola migas berarti...
A. Menolak kerja lembur untuk kepentingan nasional
B. Mendahulukan kepentingan perusahaan KKKS asing
C. Membocorkan rahasia negara kepada investor
D. Memegang teguh ideologi Pancasila dan menjaga nama baik negara dalam negosiasi energi
E. Setia kepada pimpinan meskipun melanggar regulasi
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 48 Premium
POD II atau selanjutnya biasanya diajukan jika KKKS ingin...
A. Mengubah kewarganegaraan karyawan
B. Menghentikan survei seismik
C. Menjual seluruh aset ke perusahaan lain
D. Mengembangkan struktur atau lapisan baru di dalam satu Wilayah Kerja
E. Menutup lapangan yang masih produktif
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 49 Premium
Penetapan harga gas bumi untuk kebutuhan domestik (seperti pembangkit listrik) dilakukan oleh...
A. Direktur Utama PLN
B. Duta Besar negara pembeli
C. Kepala Desa setempat
D. Menteri ESDM
E. Kontraktor secara sepihak
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 50 Premium
Kegiatan 'Workover' dalam operasional migas bertujuan untuk...
A. Membayar pajak bumi dan bangunan
B. Melakukan perbaikan atau perawatan pada sumur yang sudah ada untuk mempertahankan/meningkatkan produksi
C. Membangun pelabuhan khusus migas
D. Mengukur kedalaman laut sebelum seismik
E. Mencari struktur reservoir baru di wilayah terpencil
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses

Tips Lulus SKB CPNS Penata Kelola Kegiatan Usaha Hulu Migas

Agar peluang lulus SKB CPNS untuk jabatan Penata Kelola Kegiatan Usaha Hulu Migas semakin besar, peserta perlu memahami karakter soal dan fokus pada kompetensi yang diuji. Berikut beberapa tips yang dapat diterapkan saat persiapan hingga pelaksanaan SKB CPNS.

  • Pahami materi pokok jabatan. Pelajari kompetensi teknis, tugas, dan fungsi jabatan secara menyeluruh agar jawaban tetap relevan.
  • Latihan soal SKB secara rutin. Biasakan menjawab soal esai atau studi kasus untuk melatih alur berpikir dan ketepatan jawaban.
  • Perhatikan konteks instansi. Sesuaikan jawaban dengan peran jabatan di instansi yang dilamar.
  • Susun jawaban secara sistematis. Gunakan poin atau langkah yang jelas agar mudah dipahami oleh penguji.
  • Ikuti tryout SKB. Tryout membantu mengukur kesiapan, mengatur waktu, dan mengenali pola penilaian.

Persiapan yang matang menjadi kunci utama dalam menghadapi SKB CPNS. Dengan mempelajari materi pokok, berlatih soal, dan mengikuti tryout SKB CPNS untuk jabatan Penata Kelola Kegiatan Usaha Hulu Migas, peserta dapat meningkatkan pemahaman dan kepercayaan diri sebelum ujian. Semoga panduan ini membantu perjalananmu menuju kelulusan CPNS.

Pertanyaan Seputar SKB CPNS Penata Kelola Kegiatan Usaha Hulu Migas

SKB CPNS Penata Kelola Kegiatan Usaha Hulu Migas adalah seleksi kompetensi bidang yang menguji kemampuan teknis sesuai jabatan yang dilamar.
Materi SKB CPNS Penata Kelola Kegiatan Usaha Hulu Migas meliputi materi teknis jabatan, regulasi terkait, serta tugas dan fungsi jabatan.
Jumlah soal SKB CPNS umumnya berkisar 80 hingga 100 soal dalam bentuk pilihan ganda, dengan durasi pengerjaan 90 menit. Soal berjumlah 100 diberikan jika materi tidak dominan hitungan, sementara 80 soal digunakan jika materi dominan hitungan.
Untuk lulus SKB CPNS Penata Kelola Kegiatan Usaha Hulu Migas, pelajari materi jabatan, latihan soal secara rutin, dan ikuti simulasi tryout.
SKB CPNS tidak memiliki passing grade tetap, namun nilai akan digabung dengan SKD dan diranking sesuai formasi.
Soal SKB CPNS Penata Kelola Kegiatan Usaha Hulu Migas tidak sama setiap tahun, namun pola materi dan kompetensi yang diujikan relatif serupa sesuai kebutuhan jabatan.
Tingkat kesulitan SKB CPNS Penata Kelola Kegiatan Usaha Hulu Migas tergantung pemahaman materi, namun dapat ditingkatkan dengan latihan yang konsisten.