Fakta: Lebih dari 80% peserta gagal di tahap SKB bukan karena tidak pintar, tapi karena salah fokus belajar.
Kalau kamu sedang mempersiapkan SKB CPNS untuk jabatan Pengelola Administrasi Pemasyarakatan, halaman ini akan jadi senjata utama kamu. 🔥
Banyak peserta CPNS gugur di tahap SKB karena kurang memahami materi jabatan yang diujikan. Untuk membantu kamu lebih siap, halaman ini menyajikan materi, contoh soal, dan tryout SKB CPNS khusus untuk jabatan Pengelola Administrasi Pemasyarakatan, agar proses belajar jadi lebih fokus dan peluang lulus semakin besar.
Materi Pokok SKB CPNS Pengelola Administrasi Pemasyarakatan
Materi pokok SKB CPNS untuk jabatan Pengelola Administrasi Pemasyarakatan berikut merangkum ruang lingkup kompetensi, pengetahuan teknis, dan tugas jabatan yang menjadi fokus penilaian dalam seleksi SKB CPNS. Pelajari setiap bagian secara bertahap agar pemahaman lebih menyeluruh.
Manajemen ASN Berdasarkan UU No. 20 Tahun 2023
Prinsip Dasar Good Governance dan Pelayanan Publik (UU No. 25 Tahun 2009)
Etika Profesi dan Integritas Aparatur Sipil Negara
Asas-Asas Umum Pemerintahan yang Baik (AAUPB)
Konsep Dasar Administrasi Perkantoran Modern
Wawasan Kebangsaan dan Sistem Administrasi Negara Kesatuan Republik Indonesia
UU No. 22 Tahun 2022 tentang Pemasyarakatan
Konsep Dasar Sistem Pemasyarakatan dan Tujuan Reintegrasi Sosial
Manajemen Registrasi, Klasifikasi, dan Mutasi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP)
Sistem Database Pemasyarakatan (SDP) dan Pengelolaan Data Digital
Prosedur dan Regulasi Hak-Hak Bersyarat (Remisi, Asimilasi, PB, CB, CMB)
Standard Minimum Rules for the Treatment of Prisoners (Nelson Mandela Rules)
Manajemen Kearsipan dan Tata Naskah Dinas di Lingkungan Pemasyarakatan
Teknik Penyusunan Laporan Administrasi dan Dokumentasi Pemasyarakatan
UU No. 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik (KIP)
Pengawasan dan Evaluasi Administrasi Layanan Kunjungan serta Pengaduan
Struktur Organisasi dan Tata Kerja Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan
Sistem Perlindungan dan Pemenuhan Hak-Hak Kelompok Rentan dalam Lapas/Rutan
Melalui simulasi tryout SKB CPNS untuk jabatan Pengelola Administrasi Pemasyarakatan, kamu bisa berlatih soal yang mendekati ujian sebenarnya sekaligus mengevaluasi kesiapan sebelum menghadapi tes SKB.
Tryout
Tryout untuk jabatan ini akan tersedia
Kami sedang menyiapkan paket tryout SKB khusus untuk
Pengelola Administrasi Pemasyarakatan.
Nantinya kamu bisa latihan soal sesuai kisi-kisi resmi dan dapat pembahasan lengkap.
Berikut contoh soal SKB CPNS untuk jabatan Pengelola Administrasi Pemasyarakatan.
Soal 1
Berdasarkan UU No. 20 Tahun 2023 tentang Aparatur Sipil Negara, salah satu prinsip dasar dalam manajemen ASN adalah sistem merit. Apa yang dimaksud dengan sistem merit dalam konteks ini?
A. Pengelolaan kepegawaian yang menitikberatkan pada pemerataan hak dan kewajiban ASN di seluruh wilayah Indonesia.
B. Kebijakan dan manajemen ASN yang didasarkan pada senioritas dan lama masa pengabdian tanpa melihat kualifikasi pendidikan.
C. Pemberian penghargaan kepada ASN berdasarkan rekomendasi langsung dari pejabat pembina kepegawaian di instansi tersebut.
D. Kebijakan dan manajemen ASN yang didasarkan pada kualifikasi, kompetensi, dan kinerja secara adil dan wajar dengan tanpa diskriminasi.
E. Sistem rekrutmen ASN yang mengutamakan putra daerah untuk mengisi jabatan strategis di lingkungan instansi pemerintah.
Jawaban: D
Berdasarkan UU No. 20 Tahun 2023, Sistem Merit adalah kebijakan dan manajemen ASN yang didasarkan pada kualifikasi, kompetensi, dan kinerja secara adil dan wajar dengan tanpa membedakan latar belakang politik, ras, warna kulit, agama, asal usul, jenis kelamin, status pernikahan, umur, atau kondisi kecacatan.
Soal 2
Sesuai dengan amanat UU No. 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik, setiap penyelenggara pelayanan publik wajib menyusun, menetapkan, dan mempublikasikan Maklumat Pelayanan. Makna dari Maklumat Pelayanan tersebut adalah...
A. Surat keputusan kepala daerah tentang pengangkatan petugas pelayanan.
B. Laporan tahunan instansi mengenai kepuasan masyarakat terhadap layanan publik.
C. Prosedur operasional standar (SOP) yang digunakan petugas untuk menangani keluhan masyarakat.
D. Dokumen internal instansi yang berisi rincian anggaran penyelenggaraan layanan.
E. Pernyataan tertulis yang berisi kesanggupan penyelenggara untuk melaksanakan pelayanan sesuai dengan standar pelayanan.
Jawaban: E
Berdasarkan UU No. 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik Pasal 22, Maklumat Pelayanan adalah pernyataan tertulis yang berisi keseluruhan rincian kewajiban dan janji yang terdapat dalam standar pelayanan. Ini merupakan bentuk kesanggupan penyelenggara dalam memberikan layanan yang dijanjikan.
Soal 3
Dalam penerapan nilai-nilai dasar (Core Values) ASN 'BerAKHLAK', perilaku seorang Pengelola Administrasi Pemasyarakatan yang menolak suap dari keluarga WBP untuk memalsukan data registrasi mencerminkan nilai...
A. Adaptif
B. Akuntabel
C. Kolaboratif
D. Kompeten
E. Harmonis
Jawaban: B
Menolak suap dan menjaga integritas data registrasi WBP merupakan wujud dari nilai 'Akuntabel' dalam BerAKHLAK. ASN dituntut untuk melaksanakan tugas dengan jujur, bertanggung jawab, cermat, disiplin, dan berintegritas tinggi, serta tidak menyalahgunakan kewenangan jabatan.
Soal 4
Salah satu Asas Umum Pemerintahan yang Baik (AAUPB) adalah asas ketidakberpihakan. Implementasi asas ini oleh petugas administrasi pemasyarakatan adalah...
A. Menolak memberikan informasi terkait prosedur layanan kepada keluarga WBP yang tidak memiliki dokumen lengkap.
B. Menerapkan aturan hukum dengan memperhatikan permintaan khusus dari atasan langsung.
C. Memastikan semua WBP mendapatkan pembebasan bersyarat dalam waktu yang sama.
D. Mengutamakan layanan kepada aparat penegak hukum lainnya daripada masyarakat umum.
E. Memberikan pelayanan kunjungan kepada keluarga Warga Binaan secara adil tanpa memandang status sosial dan ekonomi mereka.
Jawaban: E
Asas Ketidakberpihakan dalam AAUPB mewajibkan Badan/Pejabat Pemerintahan dalam menetapkan keputusan atau tindakan dengan mempertimbangkan kepentingan para pihak secara keseluruhan, tidak diskriminatif, dan tidak memihak. Memberikan pelayanan yang sama tanpa memandang status sosial adalah bentuk penerapannya.
Soal 5
Di era digital, administrasi perkantoran modern ditandai dengan penggunaan sistem otomatisasi. Keuntungan utama penerapan administrasi perkantoran modern di lingkungan lembaga pemasyarakatan adalah...
A. Mempercepat akses informasi, pelacakan dokumen, serta meminimalisasi human error dalam pengelolaan data WBP.
B. Meningkatkan birokrasi dan tahapan persetujuan dokumen berjenjang.
C. Menghilangkan seluruh peran staf tata usaha dan menggantinya dengan kecerdasan buatan.
D. Menghapus kebutuhan anggaran untuk pemeliharaan teknologi informasi.
E. Meningkatkan penggunaan kertas untuk cadangan data secara fisik dalam jumlah besar.
Jawaban: A
Administrasi perkantoran modern bertumpu pada efisiensi dan efektivitas melalui teknologi informasi (otomatisasi). Keuntungan utamanya adalah akses data yang cepat, keamanan dokumen melalui digitalisasi, dan pengurangan kesalahan manusia (human error) dalam mengelola data administrasi.
Soal 6
Sistem Administrasi Negara Kesatuan Republik Indonesia (SANKRI) berlandaskan pada Pancasila dan UUD 1945. Dalam konteks pemasyarakatan, peran SANKRI adalah...
A. Membatasi kewenangan kementerian dalam memberikan hak kepada warga binaan agar tidak terjadi konflik sosial.
B. Menjamin instansi pemasyarakatan bertindak secara independen dan otonom terpisah dari kebijakan kementerian hukum.
C. Mengubah bentuk negara menjadi negara hukum murni tanpa intervensi administrasi dari eksekutif.
D. Menjadikan kepolisian sebagai satu-satunya penentu kebijakan pidana dan pemasyarakatan.
E. Menyelaraskan penyelenggaraan negara di bidang pemasyarakatan dengan tujuan nasional yaitu melindungi segenap bangsa dan memajukan kesejahteraan umum.
Jawaban: E
SANKRI pada hakikatnya adalah sistem penyelenggaraan pemerintahan negara untuk mencapai cita-cita dan tujuan nasional yang diamanatkan UUD 1945. Dalam bidang pemasyarakatan, perannya adalah menyelaraskan tugas pembinaan narapidana dengan tujuan nasional, seperti melindungi HAM dan mengayomi masyarakat.
Soal 7
UU No. 22 Tahun 2022 mengatur bahwa Pemasyarakatan merupakan bagian dari sistem peradilan pidana terpadu. Berdasarkan undang-undang tersebut, asas penyelenggaraan sistem pemasyarakatan yang menekankan perlindungan dari tindakan sewenang-wenang adalah asas...
A. Persamaan kedudukan di mata hukum
B. Pengayoman
C. Gotong royong
D. Kerahasiaan
E. Proporsionalitas
Jawaban: B
Berdasarkan Pasal 2 UU No. 22 Tahun 2022 tentang Pemasyarakatan, Sistem Pemasyarakatan diselenggarakan berdasarkan asas pengayoman, non-diskriminasi, kemanusiaan, gotong royong, kemandirian, proporsionalitas, dll. Asas 'pengayoman' bermakna bahwa perlakuan terhadap Tahanan dan Anak serta pembinaan WBP bertujuan melindungi dan mengayomi mereka dari perlakuan sewenang-wenang.
Soal 8
Tujuan akhir dari Sistem Pemasyarakatan di Indonesia bukan hanya pemenjaraan (retributif), melainkan reintegrasi sosial. Apa indikator utama keberhasilan reintegrasi sosial tersebut?
A. Menurunnya biaya perawatan WBP di dalam Lapas.
B. WBP berhasil dipekerjakan sebagai staf administrasi tetap di Lapas.
C. Pemulihan kesatuan hubungan hidup, kehidupan, dan penghidupan antara WBP dengan masyarakat.
D. WBP bersedia dihukum lebih lama sebagai bentuk pertobatan.
E. Seluruh WBP dapat dibebaskan tanpa syarat setelah menjalani setengah masa pidana.
Jawaban: C
Konsep Sistem Pemasyarakatan menitikberatkan pada reintegrasi sosial, yaitu pemulihan kesatuan hubungan yang utuh, kehidupan, dan penghidupan Tahanan dan Warga Binaan Pemasyarakatan dengan masyarakat (Pasal 1 angka 2 UU No. 22 Tahun 2022). Indikatornya adalah mereka dapat diterima kembali, berperan aktif, dan tidak mengulangi tindak pidana.
Soal 9
Pada saat penerimaan WBP baru di Lembaga Pemasyarakatan, proses administrasi awal yang sangat krusial adalah registrasi. Langkah pertama yang harus dilakukan oleh Pengelola Administrasi Pemasyarakatan pada tahap ini adalah...
A. Membagikan perlengkapan mandi dan pakaian seragam WBP.
B. Memeriksa keabsahan dan kelengkapan dokumen penahanan atau putusan pengadilan (eksekusi).
C. Menyusun usulan pemberian remisi untuk WBP tersebut.
D. Menempatkan WBP ke sel karantina selama 14 hari.
E. Mencatat latar belakang ekonomi keluarga WBP.
Jawaban: B
Dalam manajemen registrasi, sebelum dilakukan pencatatan data identitas, pengambilan sidik jari, atau penempatan di blok, petugas registrasi wajib memeriksa keabsahan dan kelengkapan surat penahanan atau putusan pengadilan (Surat Eksekusi dari Kejaksaan) yang sah secara hukum sebagai legalitas penahanan/pembinaan.
Soal 10
Sistem Database Pemasyarakatan (SDP) merupakan instrumen penting di Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan. Fungsi utama dari fitur integrasi dalam SDP adalah...
A. Mendata jumlah staf administrasi yang hadir di kantor setiap harinya.
B. Memantau jumlah makanan harian yang dikonsumsi oleh WBP.
C. Melakukan deteksi dini terhadap ancaman gangguan keamanan fisik Lapas.
D. Mengolah dan menghitung secara otomatis masa pidana serta syarat waktu pengusulan hak integrasi (Remisi, PB, CB).
E. Mencatat lalu lintas warga masyarakat sekitar di luar tembok Lapas.
Jawaban: D
Sistem Database Pemasyarakatan (SDP) memiliki berbagai fitur, salah satu yang terpenting adalah fitur integrasi dan remisi. Fitur ini berfungsi untuk menghitung secara sistematis dan otomatis masa pidana WBP untuk menentukan kelayakan tanggal pemberian hak bersyarat seperti Remisi, Pembebasan Bersyarat (PB), Cuti Bersyarat (CB), dll.
Soal 11
Remisi merupakan salah satu hak bersyarat yang diberikan kepada Warga Binaan Pemasyarakatan. Berdasarkan peraturan perundang-undangan, yang dimaksud dengan Remisi Umum adalah...
A. Pengurangan masa pidana karena WBP mendonorkan organ tubuhnya.
B. Pengurangan masa pidana yang diberikan pada peringatan Hari Ulang Tahun Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia setiap tanggal 17 Agustus.
C. Pengurangan masa pidana karena WBP melakukan tindakan bermanfaat bagi negara.
D. Pelepasan WBP yang menderita sakit berkepanjangan.
E. Pengurangan masa pidana yang diberikan pada hari besar keagamaan yang dianut oleh WBP bersangkutan.
Jawaban: B
Dalam sistem pemasyarakatan, Remisi Umum adalah pengurangan masa menjalani pidana yang diberikan pada hari peringatan Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia (17 Agustus). Sedangkan Remisi Khusus diberikan pada hari besar keagamaan yang dianut oleh WBP.
Soal 12
Menurut The Nelson Mandela Rules (Standard Minimum Rules for the Treatment of Prisoners), kategori tahanan/narapidana harus dipisahkan berdasarkan penggolongan tertentu. Pemisahan yang BUKAN merupakan standar minimum tersebut adalah...
A. Tahanan yang belum diadili dipisahkan dari narapidana yang sudah diputus pidana.
B. Narapidana berstatus ekonomi menengah ke bawah dipisahkan dari ekonomi atas.
C. Narapidana perkara perdata (misal hutang) dipisahkan dari narapidana perkara pidana.
D. Narapidana dewasa dipisahkan dari narapidana anak-anak.
E. Laki-laki dipisahkan dari perempuan.
Jawaban: B
Menurut Nelson Mandela Rules (Rule 11), prinsip pemisahan kategori narapidana mencakup jenis kelamin (pria/wanita), usia (anak/dewasa), status hukum (tahanan/narapidana), dan jenis perkara (pidana/perdata). Pemisahan berdasarkan status ekonomi dilarang keras karena melanggar prinsip non-diskriminasi.
Soal 13
Dalam manajemen kearsipan di lingkungan pemasyarakatan, dokumen registrasi (berkas perkara) WBP yang sudah bebas/meninggal dunia tidak boleh langsung dimusnahkan. Acuan yang digunakan untuk menentukan berapa lama arsip tersebut harus disimpan adalah...
A. Daftar Pencarian Orang (DPO).
B. Buku Induk Registrasi.
C. Peraturan Presiden tentang Tata Naskah Dinas.
D. Jadwal Retensi Arsip (JRA).
E. Standar Operasional Prosedur Pengamanan.
Jawaban: D
Jadwal Retensi Arsip (JRA) adalah daftar yang berisi sekurang-kurangnya jangka waktu penyimpanan atau retensi, jenis arsip, dan keterangan yang berisi rekomendasi tentang penetapan suatu jenis arsip dimusnahkan, dinilai kembali, atau dipermanenkan yang dipergunakan sebagai pedoman penyusutan dan penyelamatan arsip.
Soal 14
Laporan yang disusun oleh Pengelola Administrasi Pemasyarakatan secara harian, mingguan, atau bulanan mengenai jumlah penghuni dan mutasi WBP disebut sebagai...
A. Laporan Berkala
B. Laporan Pertanggungjawaban Mutlak
C. Laporan Insidental
D. Laporan Analitik
E. Laporan Khusus
Jawaban: A
Dalam teknik penyusunan laporan administrasi, laporan yang dibuat secara rutin dalam periode waktu tertentu (harian, mingguan, bulanan, triwulanan, tahunan) untuk memantau perkembangan dan memberikan data mutakhir kepada pimpinan disebut sebagai Laporan Berkala (Periodik).
Soal 15
Merujuk pada UU No. 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik, informasi mengenai rekam medis warga binaan di dalam Lapas termasuk dalam kategori...
A. Informasi umum tata laksana pemasyarakatan.
B. Informasi yang wajib tersedia setiap saat.
C. Informasi yang wajib diumumkan secara berkala.
D. Informasi yang diumumkan serta-merta.
E. Informasi publik yang dikecualikan (rahasia).
Jawaban: E
Berdasarkan Pasal 17 UU No. 14 Tahun 2008, informasi yang mengungkap rahasia pribadi, termasuk riwayat, kondisi dan perawatan, pengobatan kesehatan fisik, dan psikis seseorang (rekam medis) merupakan Informasi Publik yang Dikecualikan dan tidak dapat dibuka kepada publik secara sembarangan.
Soal 16
Pengawasan layanan kunjungan di Lapas/Rutan wajib dilengkapi dengan layanan pengaduan. Apabila terdapat aduan pungutan liar dalam layanan kunjungan, tindakan administratif pertama yang harus dilakukan oleh unit pelayanan adalah...
A. Menutup sementara seluruh layanan kunjungan keluarga WBP.
B. Memberhentikan langsung petugas jaga yang dituduh tanpa konfirmasi.
C. Melaporkan pengadu kepada pihak kepolisian atas pencemaran nama baik.
D. Mencatat dan memverifikasi aduan melalui sistem atau formulir resmi untuk ditindaklanjuti atasan/tim pengawas internal.
E. Memindahkan WBP yang keluarganya mengadu ke ruang isolasi (straff cell).
Jawaban: D
Sesuai prosedur manajemen layanan dan prinsip Good Governance, setiap pengaduan masyarakat harus dikelola secara profesional. Langkah pertama adalah mencatat (mendokumentasikan) dan memverifikasi laporan tersebut ke dalam sistem pengaduan untuk diinvestigasi oleh unit kepatuhan internal/atasan, bukan langsung menghukum atau mengambil tindakan gegabah.
Soal 17
Berdasarkan perubahan nomenklatur terbaru, urusan pemasyarakatan diselenggarakan oleh Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan. Unit Eselon I yang memiliki tugas pokok merumuskan dan melaksanakan kebijakan di bidang pemasyarakatan adalah...
A. Badan Strategi Kebijakan Hukum
B. Inspektorat Jenderal Imigrasi
C. Direktorat Jenderal Peraturan Perundang-undangan
D. Direktorat Jenderal HAM
E. Direktorat Jenderal Pemasyarakatan
Jawaban: E
Tugas dan fungsi merumuskan serta melaksanakan kebijakan teknis di bidang pembinaan, keamanan, kesehatan, dan pelayanan terhadap tahanan dan narapidana dijalankan oleh Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas), yang kini bernaung di bawah Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan.
Soal 18
Dalam memenuhi hak-hak kelompok rentan di Lapas, seorang narapidana perempuan yang hamil memiliki hak-hak spesifik. Berdasarkan UU Pemasyarakatan, hak manakah yang dijamin oleh negara terkait kondisi tersebut?
A. Hak untuk mendapatkan makanan tambahan dan membawa serta merawat anaknya di dalam Lapas hingga anak berusia 3 (tiga) tahun.
B. Dibebaskan dari masa pidana tanpa syarat demi keselamatan anak.
C. Ditempatkan di sel yang sama dengan suaminya yang juga merupakan narapidana.
D. Hak untuk tidak mengikuti program pembinaan kepribadian selamanya.
E. Dipindahkan secara paksa ke rumah sakit jiwa.
Jawaban: A
Menurut UU No. 22 Tahun 2022 tentang Pemasyarakatan dan regulasi turunannya, anak dari tahanan/narapidana perempuan dapat dibawa dan dirawat oleh ibunya di dalam Lapas paling lama hingga anak berusia 3 (tiga) tahun (menurut PP 32/1999 dan aturan terkait, dengan pembaruan pada UU Pemasyarakatan yang mengakomodir pemenuhan gizi dan makanan tambahan bagi wanita hamil/menyusui).
Soal 19
Manajemen mutasi WBP antar Lapas dilakukan atas beberapa pertimbangan, kecuali...
A. Pembinaan lanjutan
B. Overkapasitas
C. Keamanan dan ketertiban Lapas
D. Permintaan pribadi WBP karena tidak menyukai menu makanan di Lapas
E. Proses peradilan (sidang)
Jawaban: D
Mutasi atau pemindahan WBP diatur ketat berdasarkan alasan pembinaan, keamanan, ketertiban, overkapasitas (kepadatan hunian), kesehatan, atau kebutuhan proses peradilan hukum. Permintaan pribadi karena ketidaksukaan pada fasilitas standar seperti makanan bukan alasan sah secara administratif.
Soal 20
Pengamanan akun pengguna Sistem Database Pemasyarakatan (SDP) bagi Pengelola Administrasi sangat penting untuk menjaga kerahasiaan data. Praktik pengamanan yang TIDAK boleh dilakukan adalah...
A. Menggunakan otentikasi ganda jika tersedia.
B. Mengganti password secara berkala.
C. Melaporkan jika ada aktivitas akun yang mencurigakan kepada atasan/administrator IT.
D. Membagikan username dan password kepada sesama petugas beda shift agar pekerjaan administrasi lebih cepat selesai.
E. Log-out dari komputer segera setelah menyelesaikan input data.
Jawaban: D
Dalam pengelolaan Sistem Database Pemasyarakatan (SDP), pembagian kredensial akun (username dan password) kepada orang lain sangat dilarang karena melanggar prinsip akuntabilitas dan jejak digital (audit trail), berisiko pada manipulasi data yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.
Soal 21 Premium
Menurut UU No. 20 Tahun 2023, seorang ASN dapat diberhentikan dengan tidak hormat apabila...
A. Dihukum penjara berdasarkan putusan pengadilan yang telah memiliki kekuatan hukum tetap karena melakukan tindak pidana kejahatan jabatan atau tindak pidana kejahatan yang ada hubungannya dengan jabatan.
B. Mengalami sakit yang membutuhkan perawatan inap lebih dari 2 minggu.
UU No. 20 Tahun 2023 menghapus pembagian jenis ASN menjadi PNS dan PPPK yang kaku dalam aspek tertentu. Apa terobosan utama terkait manajemen kepegawaian dalam UU terbaru ini?
A. PPPK tidak memiliki kewajiban menaati core values ASN.
B. PPPK diangkat menjadi PNS secara otomatis setelah 1 tahun bekerja.
C. Kesetaraan hak antara PNS dan PPPK, termasuk dalam hal jaminan pensiun dan jaminan hari tua.
D. PNS tidak lagi digaji dari APBN melainkan dari pendapatan asli daerah.
E. Penghapusan pangkat dan golongan bagi seluruh PNS.
Tindakan indisipliner seorang pegawai tata usaha Lapas yang sengaja membocorkan draf usulan pembebasan bersyarat sebelum disetujui atasan merupakan pelanggaran etika dan dapat dikenai sanksi. Integritas dasar yang dilanggar pegawai tersebut adalah...
A. Mematuhi jam kerja kantor.
B. Menjaga kerahasiaan informasi instansi yang belum menjadi hak publik.
Terdapat perubahan fundamental dalam UU No. 22 Tahun 2022 tentang Pemasyarakatan dibandingkan UU No. 12 Tahun 1995 terkait subjek pemasyarakatan. Siapa saja yang termasuk menjadi subjek/sasaran sistem pemasyarakatan menurut UU terbaru?
A. Petugas lapas, polisi, dan jaksa.
B. Hanya Narapidana yang sudah divonis di atas 5 tahun penjara.
C. Hanya Narapidana yang menjalani masa percobaan.
Pendekatan dalam penanganan kejahatan yang tidak lagi berfokus pada penghukuman pelaku semata, tetapi memulihkan kerugian pada korban dan memperbaiki hubungan masyarakat, sejalan dengan prinsip dasar pemasyarakatan. Konsep ini dikenal dengan istilah...
Dalam melakukan klasifikasi narapidana di lapas, digunakan instrumen asessment risiko. Terdapat klasifikasi Lapas Minimum Security, Medium Security, Maximum Security, dan Super Maximum Security. Narapidana kasus terorisme kategori 'high risk' atau belum mengucap ikrar NKRI biasanya ditempatkan pada...
Asimilasi adalah salah satu program pembinaan yang mengintegrasikan WBP ke dalam kehidupan masyarakat. Syarat substantif administratif utama agar narapidana umum dapat diberikan Asimilasi adalah telah menjalani...
A. Seluruh masa pidana (ekspirasi).
B. Setidaknya 1/3 (satu per tiga) masa pidana.
C. Setidaknya 1/2 (satu per dua) masa pidana.
D. Bebas dari sanksi hukuman disiplin selama 3 bulan terakhir.
Menurut Nelson Mandela Rules, setiap penjara harus dilengkapi dengan layanan kesehatan. Prinsip utama yang ditekankan dalam pelayanan kesehatan di penjara adalah prinsip 'Equivalence of Care'. Makna prinsip ini adalah...
A. Semua pengobatan harus menggunakan metode tradisional (herbal).
B. Standar pelayanan kesehatan di penjara harus setara dan tidak lebih rendah dari layanan kesehatan yang tersedia di masyarakat umum.
C. Narapidana tidak berhak mendapatkan obat-obatan khusus tanpa membayar sendiri.
D. Pelayanan medis dikelola sepenuhnya oleh sesama narapidana agar biaya lebih efisien.
E. Kesehatan hanya dijamin untuk narapidana dengan hukuman di bawah 5 tahun.
Terdapat instrumen yang digunakan untuk mengusulkan Remisi, Asimilasi, dan Integrasi secara elektronik yang terkoneksi antara UPT Pemasyarakatan, Kanwil, dan Ditjenpas. Fitur dalam SDP yang mengelola tahapan verifikasi ini dikenal dengan...
Penyusunan naskah dinas di lingkungan pemerintah harus memperhatikan asas kebakuan. Jika seorang Pengelola Administrasi menyusun Surat Edaran Kepala Lapas, bagian yang berfungsi memberikan legalitas formal di awal surat adalah...
Dokumentasi administrasi pemasyarakatan membutuhkan penyajian data yang akurat. Jika ada perbedaan antara data jumlah WBP fisik pada apel pagi dengan data penghuni di Sistem Database Pemasyarakatan (SDP), tindakan pengelola administrasi yang benar adalah...
A. Menyalahkan petugas pengamanan shift malam.
B. Melaporkan kepada atasan dan Karupam (Kepala Regu Pengamanan) untuk melakukan penghitungan ulang secara manual (cross-check).
C. Membunyikan lonceng pelarian/darurat seketika itu juga ke seluruh blok.
D. Mengabaikan selisih jika jumlahnya kurang dari 5 orang.
E. Langsung mengubah angka di SDP agar sama dengan laporan penjagaan tanpa mengecek rincian.
Berdasarkan UU KIP, jika masyarakat memohon informasi publik yang tidak dikecualikan kepada Lapas, Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) wajib merespon permohonan tersebut paling lambat dalam waktu...
A. 30 hari kalender.
B. 1 jam setelah dokumen diterima.
C. 3 bulan.
D. 10 hari kerja, dengan kemungkinan perpanjangan waktu 7 hari kerja.
Dalam tata laksana pengawasan kunjungan, penggeledahan barang bawaan pembesuk dilakukan untuk mencegah masuknya barang terlarang (handphone, pungli, narkoba/Halinar). Standar penggeledahan barang kunjungan yang tepat adalah...
A. Membongkar dan memindahkan seluruh barang pengunjung untuk menjadi milik negara.
B. Memeriksa secara teliti setiap barang, membuka kemasan makanan, menggunakan X-Ray jika ada, dan diawasi langsung oleh pengunjung bersangkutan.
C. Melakukan penggeledahan barang secara kasat mata tanpa membuka bungkus makanan/barang bawaan demi menjaga higienitas.
D. Meminta WBP untuk memeriksa barang bawaan dari keluarganya sendiri.
E. Hanya memeriksa barang dari pengunjung laki-laki, pengunjung perempuan dikecualikan.
Peran Direktorat Teknologi Informasi dan Kekayaan Intelektual dalam sistem birokrasi kementerian, jika dikaitkan dengan Sistem Database Pemasyarakatan adalah...
A. Mengeksekusi langsung pidana mati.
B. Memberikan remisi harian secara manual.
C. Menangkap narapidana yang kabur.
D. Membangun, memelihara, dan menyediakan infrastruktur serta pengembangan perangkat lunak (termasuk jaringan untuk SDP) agar terintegrasi secara nasional.
E. Hanya mengelola pendaftaran paten, tidak terkait dengan SDP.
Penyandang disabilitas di dalam Lapas berhak mendapatkan fasilitas aksesibilitas. Contoh konkret pemenuhan hak administrasi dan pelayanan bagi kelompok rentan ini adalah...
A. Mengharuskan disabilitas fisik diangkat oleh petugas jaga setiap harinya tanpa menyediakan fasilitas khusus.
B. Memisahkan mereka di ruangan bawah tanah yang sepi agar tidak diganggu.
C. Membebaskan penyandang disabilitas dari hukuman pidana secara otomatis.
D. Membebankan biaya perbaikan fasilitas kepada keluarga WBP penyandang disabilitas.
E. Menyediakan jalur kursi roda (ramp), toilet difabel, dan menempatkan mereka di sel lantai dasar untuk memudahkan evakuasi.
Penilaian kinerja ASN saat ini tidak hanya berdasarkan DP3 (Daftar Penilaian Pelaksanaan Pekerjaan) namun diatur menjadi SKP (Sasaran Kinerja Pegawai). Menurut regulasi manajemen ASN, bobot penilaian SKP berfokus pada...
A. Hasil kerja terukur (kinerja utama/tambahan) dan Perilaku Kerja yang mencerminkan core values BerAKHLAK.
B. Tingkat pendidikan terakhir ASN yang diunggah ke sistem kepegawaian.
C. Hanya jumlah absensi kehadiran menggunakan fingerprint/biometrik.
D. Seberapa sering ASN melakukan perjalanan dinas keluar kota.
E. Status keluarga dan jumlah tanggungan anak ASN.
Surat izin sakit atau cuti yang diajukan oleh petugas administrasi pemasyarakatan kepada atasannya, dalam tata naskah dinas diklasifikasikan sebagai...
Setiap tanggal 10 di bulan berikutnya, seorang Pengelola Administrasi Pemasyarakatan wajib menyusun pelaporan bulanan terkait Laporan SMS (Sistem Manajemen Surat). Prinsip penyusunan pelaporan administrasi yang baik adalah...
A. Akurat, objektif, tepat waktu, dan disajikan dengan format yang baku.
B. Disusun secara acak tanpa bukti dukung (evidence) fisik/digital.
C. Fiktif, agar terlihat kinerjanya sangat baik di mata atasan.
D. Subjektif, rahasia, dan berdasarkan opini publik.
E. Panjang, menggunakan majas, dan tidak terikat waktu.
Seorang pengunjung meminta daftar nama seluruh saksi yang melindungi narapidana kasus korupsi (Justice Collaborator) di Lapas. Bagaimana seharusnya respon PPID Lapas berdasarkan UU KIP?
A. Meminta uang tebusan dari pengunjung untuk mencetak daftar nama tersebut.
B. Mengirimkan data melalui email tidak resmi agar tidak terlacak instansi.
C. Memberikan data tersebut secara gratis karena bagian dari pelayanan prima.
D. Mempublikasikan nama tersebut di papan pengumuman Lapas.
E. Menolak memberikan data tersebut karena identitas saksi pelapor dan perlindungan keamanan merupakan informasi yang dikecualikan (rahasia negara/membahayakan keselamatan).
Penempatan WBP Lanjut Usia (Lansia) di dalam Lapas perlu pertimbangan khusus. Sesuai prinsip pelindungan kelompok rentan, manakah dari tindakan berikut yang tepat dilakukan oleh administrasi pemasyarakatan?
A. Memisahkan Lansia di blok khusus yang mudah dijangkau dari poliklinik dan memantau nutrisi gizi mereka secara berkala.
B. Memberikan porsi makanan setengah dari WBP normal.
C. Mencabut hak kunjungan karena Lansia dianggap berisiko tinggi menularkan penyakit.
D. Mempekerjakan Lansia di lahan pertanian Lapas seharian tanpa upah.
E. Memberikan ruang tahanan di lantai paling atas agar mereka lebih banyak berolahraga naik-turun tangga.
Wawasan kebangsaan menempatkan kepentingan bangsa di atas kepentingan pribadi/golongan. Jika terjadi insiden kerusuhan di dalam Lapas akibat perselisihan antarsuku, langkah awal manajemen Lapas yang berwawasan kebangsaan adalah...
A. Meredam konflik dengan pendekatan mediasi tanpa keberpihakan, menegakkan aturan disiplin yang adil, serta mengadakan program pembinaan wawasan kebangsaan dan toleransi.
B. Membiarkan mereka menyelesaikan masalah dengan hukum rimba.
C. Membela WBP yang bersuku sama dengan Kepala Lapas.
D. Memisahkan blok hunian selamanya berdasarkan suku agar tidak pernah bertemu.
Asas 'Kepastian Hukum' dalam Administrasi Pemerintahan dan AAUPB mengharuskan setiap tindakan pejabat tata usaha negara, termasuk Pengelola Administrasi Pemasyarakatan, untuk...
A. Didasarkan pada peraturan perundang-undangan yang berlaku secara tegas dan mengikat.
B. Menerbitkan surat keputusan tanpa tanggal berlaku.
C. Mempertimbangkan kemampuan finansial WBP saat menjatuhkan hukuman disiplin.
D. Merubah peraturan setiap minggu sesuai kehendak atasan.
E. Mengutamakan kebijakan lokal yang bertentangan dengan hukum nasional.
Dalam proses mutasi/pemindahan WBP antar wilayah (antar provinsi), proses administrasi yang harus disiapkan oleh Lapas asal untuk diajukan mendapatkan persetujuan adalah...
A. Mendapatkan persetujuan lisan dari keluarga narapidana.
B. Menyusun rekam medis, berita acara sidang TPP, dan surat permohonan mutasi untuk dimintakan persetujuan ke Direktorat Jenderal Pemasyarakatan melalui Kanwil.
C. Meminta rekomendasi langsung dari Presiden Republik Indonesia.
D. Menerbitkan surat pelepasan langsung tanpa izin Kanwil.
E. Mengirimkan data mutasi hanya lewat pesan WhatsApp ke Kepala Lapas tujuan.
Dalam penerapan Good Governance (Tata Kelola Pemerintahan yang Baik), salah satu prinsip utama adalah 'Transparansi'. Bentuk penerapan prinsip transparansi oleh Pengelola Administrasi Pemasyarakatan adalah...
A. Mengutip biaya admin yang tidak ada resinya kepada pembesuk.
B. Menyerahkan semua keputusan kepada opini media massa sosial (viral).
C. Memasang papan informasi publik atau menyediakan sistem layar sentuh/website mengenai syarat, biaya (Rp 0), dan prosedur layanan kunjungan bagi keluarga WBP.
D. Menyembunyikan informasi jumlah napi yang kabur ke publik selamanya.
E. Mengganti jadwal kunjungan secara mendadak tanpa pemberitahuan.
Agar peluang lulus SKB CPNS untuk jabatan Pengelola Administrasi Pemasyarakatan semakin besar, peserta perlu memahami karakter soal dan fokus pada kompetensi yang diuji. Berikut beberapa tips yang dapat diterapkan saat persiapan hingga pelaksanaan SKB CPNS.
Pahami materi pokok jabatan. Pelajari kompetensi teknis, tugas, dan fungsi jabatan secara menyeluruh agar jawaban tetap relevan.
Latihan soal SKB secara rutin. Biasakan menjawab soal esai atau studi kasus untuk melatih alur berpikir dan ketepatan jawaban.
Perhatikan konteks instansi. Sesuaikan jawaban dengan peran jabatan di instansi yang dilamar.
Susun jawaban secara sistematis. Gunakan poin atau langkah yang jelas agar mudah dipahami oleh penguji.
Ikuti tryout SKB. Tryout membantu mengukur kesiapan, mengatur waktu, dan mengenali pola penilaian.
Persiapan yang matang menjadi kunci utama dalam menghadapi SKB CPNS. Dengan mempelajari materi pokok, berlatih soal, dan mengikuti tryout SKB CPNS untuk jabatan Pengelola Administrasi Pemasyarakatan, peserta dapat meningkatkan pemahaman dan kepercayaan diri sebelum ujian. Semoga panduan ini membantu perjalananmu menuju kelulusan CPNS.
SKB CPNS Pengelola Administrasi Pemasyarakatan adalah seleksi kompetensi bidang yang menguji kemampuan teknis sesuai jabatan yang dilamar.
Materi SKB CPNS Pengelola Administrasi Pemasyarakatan meliputi materi teknis jabatan, regulasi terkait, serta tugas dan fungsi jabatan.
Jumlah soal SKB CPNS umumnya berkisar 80 hingga 100 soal dalam bentuk pilihan ganda, dengan durasi pengerjaan 90 menit. Soal berjumlah 100 diberikan jika materi tidak dominan hitungan, sementara 80 soal digunakan jika materi dominan hitungan.
Untuk lulus SKB CPNS Pengelola Administrasi Pemasyarakatan, pelajari materi jabatan, latihan soal secara rutin, dan ikuti simulasi tryout.
SKB CPNS tidak memiliki passing grade tetap, namun nilai akan digabung dengan SKD dan diranking sesuai formasi.
Soal SKB CPNS Pengelola Administrasi Pemasyarakatan tidak sama setiap tahun, namun pola materi dan kompetensi yang diujikan relatif serupa sesuai kebutuhan jabatan.
Tingkat kesulitan SKB CPNS Pengelola Administrasi Pemasyarakatan tergantung pemahaman materi, namun dapat ditingkatkan dengan latihan yang konsisten.