SKB CPNS Pengawas Lembaga Ibadah Haji dan Umrah 2026: Materi, Soal & Tryout Lengkap

Fakta: Lebih dari 80% peserta gagal di tahap SKB bukan karena tidak pintar, tapi karena salah fokus belajar.

Kalau kamu sedang mempersiapkan SKB CPNS untuk jabatan Pengawas Lembaga Ibadah Haji dan Umrah, halaman ini akan jadi senjata utama kamu. 🔥

Banyak peserta CPNS gugur di tahap SKB karena kurang memahami materi jabatan yang diujikan. Untuk membantu kamu lebih siap, halaman ini menyajikan materi, contoh soal, dan tryout SKB CPNS khusus untuk jabatan Pengawas Lembaga Ibadah Haji dan Umrah, agar proses belajar jadi lebih fokus dan peluang lulus semakin besar.

Materi Pokok SKB CPNS Pengawas Lembaga Ibadah Haji dan Umrah

Materi pokok SKB CPNS untuk jabatan Pengawas Lembaga Ibadah Haji dan Umrah berikut merangkum ruang lingkup kompetensi, pengetahuan teknis, dan tugas jabatan yang menjadi fokus penilaian dalam seleksi SKB CPNS. Pelajari setiap bagian secara bertahap agar pemahaman lebih menyeluruh.

  • Manajemen ASN Berdasarkan UU No. 20 Tahun 2023
  • Prinsip Dasar Pelayanan Publik Berdasarkan UU No. 25 Tahun 2009
  • Konsep Moderasi Beragama dan Harmoni Sosial
  • Etika Birokrasi, Integritas, dan Nilai-Nilai Anti-Korupsi
  • Asas-Asas Umum Pemerintahan yang Baik (AAUPB)
  • Tugas, Fungsi, dan Struktur Organisasi Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU)
  • UU No. 8 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umrah
  • Teori dan Konsep Dasar Pengawasan (Monitoring, Evaluasi, dan Audit Kepatuhan)
  • PP No. 5 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Perizinan Berusaha Berbasis Risiko (Konteks PPIU dan PIHK)
  • Standar Pelayanan Minimal (SPM) Penyelenggaraan Ibadah Haji Khusus dan Umrah
  • Prosedur Perizinan, Akreditasi, dan Sertifikasi PPIU (Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah) dan PIHK
  • Manajemen Perlindungan Jemaah Haji dan Umrah di Dalam dan Luar Negeri
  • Sistem Informasi Pengawasan Terpadu (SISKOPATUH) dan Digitalisasi Layanan Haji/Umrah
  • Mekanisme Penanganan Pengaduan dan Penyelesaian Sengketa Jemaah
  • Regulasi Mengenai Tata Cara Penjatuhan Sanksi Administratif bagi PPIU dan PIHK
  • Teori Manajemen Risiko dalam Operasional Penyelenggaraan Ibadah Haji/Umrah
  • Konsep Istitha'ah Kesehatan dan Standar Layanan Transportasi, Akomodasi, serta Konsumsi
  • Audit Syariah dan Kepatuhan Hukum atas Pengelolaan Dana Titipan Jemaah

Simulasi Tryout SKB CPNS Pengawas Lembaga Ibadah Haji dan Umrah

Melalui simulasi tryout SKB CPNS untuk jabatan Pengawas Lembaga Ibadah Haji dan Umrah, kamu bisa berlatih soal yang mendekati ujian sebenarnya sekaligus mengevaluasi kesiapan sebelum menghadapi tes SKB.

Tryout
Tryout untuk jabatan ini akan tersedia

Kami sedang menyiapkan paket tryout SKB khusus untuk Pengawas Lembaga Ibadah Haji dan Umrah. Nantinya kamu bisa latihan soal sesuai kisi-kisi resmi dan dapat pembahasan lengkap.

  • Soal sesuai materi pokok jabatan
  • Pembahasan detail & indikator kompetensi
  • Skor otomatis + pembanding nasional
Coming soon

Contoh Soal SKB CPNS Pengawas Lembaga Ibadah Haji dan Umrah

Berikut contoh soal SKB CPNS untuk jabatan Pengawas Lembaga Ibadah Haji dan Umrah.

Soal 1
Berdasarkan UU No. 20 Tahun 2023 tentang Aparatur Sipil Negara, manakah yang termasuk dalam klasifikasi jenis Pegawai ASN?
A. Pegawai Tetap dan Pegawai Kontrak
B. PNS Pusat dan PNS Daerah
C. PNS dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK)
D. PNS dan Tenaga Honorer
E. PNS, PPPK, dan Anggota TNI/Polri yang diperbantukan
Jawaban: C
Menurut Pasal 5 UU No. 20 Tahun 2023, Pegawai ASN terdiri atas Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).
Soal 2
Sesuai UU No. 25 Tahun 2009, salah satu prinsip dasar pelayanan publik yang mengharuskan setiap pemberi pelayanan membuka akses seluas-luasnya bagi masyarakat adalah...
A. Akuntabilitas
B. Ketepatan Waktu
C. Kondisional
D. Transparansi
E. Partisipatif
Jawaban: D
Prinsip transparansi dalam UU No. 25 Tahun 2009 menekankan pada kemudahan akses informasi bagi masyarakat terkait prosedur, biaya, dan persyaratan layanan.
Soal 3
Indikator utama moderasi beragama yang menekankan pada sikap menghargai perbedaan keyakinan dan memberikan ruang bagi orang lain untuk beribadah disebut...
A. Keadilan Sosial
B. Anti-Kekerasan
C. Komitmen Kebangsaan
D. Toleransi
E. Penerimaan terhadap Tradisi
Jawaban: D
Toleransi adalah salah satu dari empat pilar moderasi beragama yang mencakup pemberian ruang dan penghargaan atas perbedaan.
Soal 4
Asas Umum Pemerintahan yang Baik (AAUPB) yang mewajibkan pemerintah untuk bertindak secara proporsional dan tidak berlebihan dalam mengambil tindakan disebut asas...
A. Keseimbangan
B. Kepastian Hukum
C. Keterbukaan
D. Kecermatan
E. Kemanfaatan
Jawaban: A
Asas Keseimbangan menuntut adanya keseimbangan antara hak dan kewajiban serta tindakan pemerintah yang proporsional terhadap tujuan yang hendak dicapai.
Soal 5
Berdasarkan UU No. 8 Tahun 2019, Penyelenggara Ibadah Haji Khusus (PIHK) adalah...
A. Organisasi Massa Islam yang terakreditasi
B. Biro perjalanan wisata yang memiliki izin untuk menyelenggarakan Ibadah Haji Khusus
C. Kementerian Agama
D. Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH)
E. Lembaga sosial keagamaan yang ditunjuk Presiden
Jawaban: B
Pasal 1 angka 12 UU No. 8 Tahun 2019 menjelaskan bahwa PIHK adalah biro perjalanan wisata yang memiliki izin menteri untuk menyelenggarakan Ibadah Haji Khusus.
Soal 6
Dalam struktur organisasi Kemenag, unit eselon I yang bertanggung jawab langsung atas pengawasan operasional teknis haji dan umrah adalah...
A. Badan Litbang dan Diklat
B. Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU)
C. Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam
D. Inspektorat Jenderal
E. Sekretariat Jenderal
Jawaban: B
Ditjen PHU memiliki tugas merumuskan serta melaksanakan kebijakan di bidang penyelenggaraan haji dan umrah, termasuk fungsi pengawasan teknis.
Soal 7
Aktivitas pengawasan yang dilakukan secara periodik untuk memastikan bahwa realisasi kegiatan sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan disebut...
A. Monitoring
B. Audit
C. Evaluasi
D. Investigasi
E. Review
Jawaban: A
Monitoring (pemantauan) bertujuan untuk mengikuti perkembangan pelaksanaan kegiatan secara rutin dan mendeteksi penyimpangan secara dini.
Soal 8
Menurut PP No. 5 Tahun 2021, kegiatan usaha penyelenggaraan perjalanan ibadah umrah (PPIU) dikategorikan sebagai jenis usaha dengan tingkat risiko...
A. Sangat Rendah
B. Menengah Rendah
C. Tinggi
D. Rendah
E. Menengah Tinggi
Jawaban: C
Karena melibatkan pengelolaan dana masyarakat dalam jumlah besar dan keselamatan jiwa di luar negeri, PPIU/PIHK masuk kategori risiko tinggi dalam perizinan berusaha.
Soal 9
Layanan transportasi jemaah haji selama di Arab Saudi harus memenuhi standar minimal keamanan dan kenyamanan. Hal ini merupakan bagian dari pengawasan terhadap...
A. Standar Layanan Minimal (SPM)
B. Integrasi Data
C. Akreditasi PPIU
D. Audit Syariah
E. Manajemen Risiko
Jawaban: A
Penyediaan transportasi yang layak merupakan elemen kunci dalam Standar Pelayanan Minimal (SPM) untuk memastikan hak jemaah terpenuhi.
Soal 10
Sistem informasi yang digunakan secara terpadu untuk mengawasi pendaftaran, keberangkatan, hingga kepulangan jemaah umrah agar terhindar dari penipuan adalah...
A. Simpu
B. Sipandu
C. Siskopatuh
D. Siskohat
E. Simbi
Jawaban: C
Siskopatuh (Sistem Informasi Pengawasan Terpadu Umrah dan Haji Khusus) digunakan untuk monitoring kepatuhan PPIU dan proteksi jemaah.
Soal 11
Apabila ditemukan PPIU yang tidak memberangkatkan jemaah umrah setelah batas waktu yang dijanjikan, sanksi administratif terberat yang dapat dijatuhkan adalah...
A. Pencabutan izin
B. Teguran tertulis
C. Denda administratif
D. Penurunan nilai akreditasi
E. Pembekuan izin
Jawaban: A
Berdasarkan regulasi teknis turunan UU 8/2019, pelanggaran berat seperti gagal berangkat dapat berujung pada pencabutan izin operasional.
Soal 12
Aspek kesehatan jemaah yang menjadi syarat mutlak untuk diberangkatkan ke tanah suci dalam istilah haji disebut dengan...
A. Muassasah
B. Tawaf
C. Dam
D. Istitha'ah
E. Mabrur
Jawaban: D
Istitha'ah secara syar'i maupun kesehatan (medis) adalah kemampuan jemaah untuk melaksanakan ibadah haji baik fisik maupun finansial.
Soal 13
Audit syariah dalam pengelolaan dana titipan jemaah bertujuan untuk memastikan...
A. Keuntungan investasi yang maksimal
B. Kesesuaian penggunaan dana dengan prinsip syariah dan regulasi
C. Jumlah jemaah yang mendaftar setiap tahun
D. Efisiensi pengeluaran operasional Kemenag
E. Ketersediaan kuota haji tambahan
Jawaban: B
Audit syariah berfokus pada kepatuhan (compliance) terhadap hukum Islam dan aturan perundang-undangan dalam pengelolaan keuangan jemaah.
Soal 14
Manakah di bawah ini yang merupakan perwujudan nilai anti-korupsi 'Integritas' dalam menjalankan fungsi pengawasan?
A. Menerima gratifikasi sebagai tanda terima kasih
B. Menunda laporan audit untuk kepentingan pribadi
C. Membocorkan jadwal sidak kepada lembaga yang diawasi
D. Melaporkan hasil temuan pengawasan apa adanya tanpa intervensi
E. Meminta fasilitas khusus dari PPIU saat bertugas
Jawaban: D
Integritas berarti kesesuaian antara tindakan dan nilai-nilai kejujuran, termasuk melaporkan temuan secara objektif.
Soal 15
Lembaga yang berwenang melakukan pemeriksaan laporan keuangan penyelenggaraan ibadah haji secara eksternal adalah...
A. Badan Pemeriksa Keuangan (BPK)
B. Badan Wakaf Indonesia
C. Inspektorat Jenderal Kemenag
D. MUI
E. Komisi Pengawas Haji Indonesia (KPHI)
Jawaban: A
BPK merupakan lembaga eksternal yang memiliki mandat konstitusional untuk mengaudit pengelolaan keuangan negara, termasuk dana haji.
Soal 16
Berapakah masa berlaku perizinan operasional PPIU menurut ketentuan terbaru setelah terbitnya UU Cipta Kerja dan regulasi turunannya?
A. Setiap tahun dilakukan verifikasi ulang
B. 10 tahun
C. Berlaku sepanjang PPIU menjalankan usaha dan memenuhi persyaratan
D. 3 tahun dan harus diperpanjang
E. 5 tahun dan harus diperpanjang
Jawaban: C
Dalam konsep OSS RBA (PP 5/2021), perizinan berusaha berlaku selama pelaku usaha menjalankan usahanya, namun tetap melalui pengawasan rutin dan sewaktu-waktu.
Soal 17
Salah satu upaya perlindungan jemaah haji di luar negeri dilakukan melalui penyediaan layanan krisis dan pertolongan pertama yang disebut...
A. Tim Pemandu Haji Daerah
B. Crisis Center Haji
C. Pusat Kesehatan Haji
D. Satgas Arafah
E. Perlindungan Jemaah (Linjam)
Jawaban: E
Tim Linjam (Perlindungan Jemaah) bertugas memberikan perlindungan keamanan dan bantuan darurat bagi jemaah di Arab Saudi.
Soal 18
Tahapan pengawasan di mana auditor membandingkan antara kondisi lapangan dengan kriteria/standar yang ditetapkan disebut...
A. Exit conference
B. Entry briefing
C. Perencanaan audit
D. Pelaporan hasil
E. Pengujian kepatuhan
Jawaban: E
Pengujian kepatuhan dilakukan untuk memastikan apakah operasional objek audit sesuai dengan kriteria (regulasi/prosedur).
Soal 19
Dalam manajemen risiko, tindakan yang diambil untuk mengurangi probabilitas terjadinya risiko keterlambatan penerbangan jemaah disebut dengan...
A. Risk Avoidance
B. Risk Mitigation
C. Risk Sharing
D. Risk Acceptance
E. Risk Transfer
Jawaban: B
Mitigasi risiko adalah langkah-langkah untuk mengurangi dampak atau kemungkinan terjadinya risiko.
Soal 20
Penanganan sengketa antara jemaah dengan PPIU terkait kegagalan pemberangkatan umrah pada tahap awal sebaiknya diselesaikan melalui...
A. Pelaporan ke Kepolisian
B. Gugatan ke PTUN
C. Pengadilan Niaga
D. Pengadilan Negeri
E. Mediasi atau Musyawarah
Jawaban: E
Mekanisme penanganan pengaduan mengedepankan musyawarah mufakat atau mediasi sebagai langkah awal penyelesaian sengketa konsumen.
Soal 21 Premium
Berdasarkan Pasal 33 UU No. 20 Tahun 2023, ASN yang melakukan pelanggaran disiplin berat dapat dijatuhi sanksi berupa pemberhentian dengan hormat tidak atas permintaan sendiri. Manakah pelanggaran yang masuk kategori ini?
A. Terlibat dalam organisasi profesi tanpa izin
B. Datang terlambat 3 hari berturut-turut
C. Melakukan penyelewengan terhadap ideologi Pancasila dan UUD 1945
D. Tidak mencapai target kinerja selama 1 bulan
E. Sering meninggalkan jam kerja tanpa alasan
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 22 Premium
Dalam audit kepatuhan PPIU, auditor menemukan penggunaan komponen biaya yang tidak sesuai dengan akad (perjanjian) awal antara PPIU dan jemaah. Prinsip syariah manakah yang dilanggar?
A. Riba
B. Amanah dan Transparansi
C. Zhulm
D. Maysir
E. Gharar
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 23 Premium
Sesuai PP No. 5 Tahun 2021, PPIU wajib memiliki asuransi untuk jemaahnya. Jika dalam pengawasan ditemukan PPIU tidak mengasuransikan jemaah, maka kategori pelanggaran ini dalam sistem OSS RBA berdampak pada...
A. Denda tunai langsung kepada jemaah
B. Penurunan kelas hotel jemaah
C. Notifikasi pelanggaran dan perintah pemenuhan standar melalui sistem pengawasan
D. Penutupan otomatis akun OSS
E. Pembatalan NIB (Nomor Induk Berusaha)
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 24 Premium
Manakah yang merupakan elemen penting dalam Sistem Informasi Pengawasan Terpadu (SISKOPATUH) untuk mendeteksi keberadaan jemaah di Arab Saudi secara real-time?
A. Buku paspor jemaah
B. Sertifikat vaksin
C. ID Card fisik jemaah
D. Sinkronisasi data visa dengan sistem provider di Arab Saudi
E. Laporan manual ketua rombongan
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 25 Premium
Dalam manajemen risiko operasional haji, strategi memindahkan risiko kerugian finansial akibat pembatalan tiket pesawat jemaah karena sakit kepada pihak asuransi disebut...
A. Risk Transfer
B. Risk Avoidance
C. Risk Retention
D. Risk Reduction
E. Risk Mitigation
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 26 Premium
PIHK wajib memberikan pelayanan akomodasi di Arab Saudi dengan standar hotel minimal bintang...
A. 4 (Empat)
B. 5 (Lima)
C. 2 (Dua)
D. Sesuai kesepakatan jemaah
E. 3 (Tiga)
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 27 Premium
Apa yang menjadi fokus utama dalam audit kepatuhan terhadap Dana Abadi Umat (DAU)?
A. Gaji pegawai BPKH
B. Ketepatan peruntukan hasil pengembangan dana untuk kemaslahatan umat
C. Biaya pembangunan kantor Kemenag daerah
D. Kualitas makanan katering di Mina
E. Jumlah pendaftar haji baru
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 28 Premium
Seorang Pengawas Haji menemukan bahwa sebuah PPIU memungut biaya tambahan di luar paket yang telah disepakati tanpa alasan yang jelas. Berdasarkan UU No. 8 Tahun 2019, tindakan ini merupakan pelanggaran terhadap...
A. Aturan visa ziarah
B. Prinsip nirlaba
C. Hak imunitas PPIU
D. Ketentuan kuota nasional
E. Kewajiban memenuhi paket pelayanan sesuai akad
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 29 Premium
Asas 'Kepastian Hukum' dalam AAUPB mewajibkan seorang Pengawas Lembaga Haji untuk...
A. Menunda pengumuman hasil audit tanpa batas waktu
B. Mengambil keputusan berdasarkan perasaan empati semata
C. Memberikan sanksi yang berbeda untuk kasus yang sama
D. Mengutamakan perintah atasan di atas regulasi
E. Bertindak berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku secara konsisten
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 30 Premium
Dalam proses akreditasi PPIU, salah satu kriteria penilaian utama adalah 'Manajemen Organisasi'. Hal ini mencakup pengawasan terhadap...
A. Kelengkapan SOP operasional dan kualifikasi sumber daya manusia
B. Hubungan kekerabatan staf dengan pejabat
C. Popularitas travel di media sosial
D. Jumlah mobil pribadi pemilik travel
E. Luas bangunan kantor cabang
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 31 Premium
Penanganan pengaduan jemaah melalui kanal digital harus segera direspon dalam jangka waktu tertentu sesuai Standar Pelayanan Publik. Siapakah yang berwenang memantau kecepatan respon ini di Ditjen PHU?
A. Bagian Humas saja
B. Duta Haji Indonesia
C. Unit Kerja Penanganan Pengaduan (Whistleblowing System)
D. Asosiasi Travel Umrah
E. Lembaga Sensor Haji
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 32 Premium
Sesuai dengan UU No. 20 Tahun 2023, pengembangan kompetensi bagi ASN bukan lagi sekadar hak, melainkan sebuah...
A. Kewajiban
B. Hadiah
C. Beban
D. Hobi
E. Opsi
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 33 Premium
Moderasi beragama bertujuan untuk menciptakan harmoni sosial. Dalam konteks pelayanan haji, hal ini diimplementasikan melalui...
A. Pelayanan yang adil dan non-diskriminatif terhadap semua jemaah tanpa memandang latar belakang ormas
B. Memberikan prioritas hanya pada jemaah dari organisasi tertentu
C. Menutup akses informasi bagi jemaah lansia
D. Memisahkan rombongan berdasarkan status sosial
E. Mewajibkan satu paham keagamaan saja saat manasik
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 34 Premium
Penyelenggara Ibadah Haji (pemerintah) wajib melakukan asuransi perlindungan jemaah yang mencakup...
A. Asuransi jiwa dan kecelakaan
B. Asuransi keterlambatan belanja
C. Asuransi pendidikan anak jemaah
D. Asuransi kerusakan koper karena pemakaian
E. Asuransi kehilangan barang mewah
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 35 Premium
Istitha'ah kesehatan jemaah haji dievaluasi dalam dua tahap pemeriksaan. Pemeriksaan tahap kedua dilakukan untuk menentukan...
A. Jumlah uang saku yang diterima
B. Pilihan hotel di Arab Saudi
C. Jenis maskapai yang digunakan
D. Kelayakan jemaah untuk melunasi biaya perjalanan ibadah haji (BPIH)
E. Kelompok terbang (Kloter)
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 36 Premium
Dalam struktur Ditjen PHU, direktorat yang menangani khusus mengenai pendaftaran jemaah dan pengelolaan data Siskohat adalah...
A. Direktorat Pelayanan Haji Dalam Negeri
B. Direktorat Pengelolaan Dana Haji
C. Direktorat Bina Haji
D. Direktorat Bina Umrah dan Haji Khusus
E. Direktorat Pelayanan Haji Luar Negeri
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 37 Premium
Sesuai UU 25/2009, maklumat pelayanan adalah...
A. Struktur organisasi kementerian
B. Laporan pertanggungjawaban keuangan
C. Daftar menu makanan untuk jemaah
D. Aturan larangan bagi masyarakat
E. Janji penyelenggara untuk melaksanakan pelayanan sesuai standar
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 38 Premium
Manakah tindakan yang melanggar integritas bagi seorang Pengawas Haji saat bertugas di Arab Saudi?
A. Meminta upgrade kamar hotel pribadi kepada PIHK yang sedang diperiksa
B. Melakukan inspeksi mendadak ke dapur penyedia katering
C. Memberikan teguran lisan kepada petugas yang lalai
D. Mencatat setiap keluhan jemaah dalam buku laporan
E. Menolak tawaran makan malam dari pemilik hotel mitra PPIU
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 39 Premium
Evaluasi terhadap penyelenggaraan ibadah haji oleh Kemenag setiap tahunnya bertujuan untuk...
A. Meningkatkan kualitas layanan dan perbaikan kebijakan tahun berikutnya
B. Menghapus peran swasta (PPIU)
C. Mengurangi jumlah jemaah
D. Menambah anggaran secara sepihak
E. Mencari kesalahan individu petugas
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 40 Premium
Ketentuan mengenai jarak maksimal hotel jemaah haji reguler ke Masjidil Haram di Makkah diatur dalam standar operasional untuk menjamin...
A. Keuntungan pemilik hotel
B. Keseragaman harga sewa
C. Ketepatan waktu belanja
D. Kemudahan akses ibadah dan keselamatan jemaah (mobilisasi)
E. Keindahan pemandangan
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 41 Premium
Sesuai regulasi, dana setoran awal BPIH yang dibayarkan jemaah ke rekening BPKH bersifat...
A. Dana hibah untuk operasional Kemenag
B. Pinjaman tanpa bunga bagi pemerintah
C. Dana titipan yang harus dikelola secara syariah untuk kepentingan jemaah
D. Hak milik negara sepenuhnya
E. Zakat maal jemaah
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 42 Premium
Penjatuhan sanksi pencabutan izin PPIU dilakukan melalui prosedur yang transparan, diawali dengan...
A. Penangkapan pimpinan travel
B. Penyitaan aset kantor
C. Penyampaian Surat Peringatan (SP) 1, 2, dan 3
D. Pengumuman di media massa langsung
E. Pemblokiran rekening bank pemilik
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 43 Premium
Digitalisasi layanan haji melalui aplikasi 'Haji Pintar' bertujuan untuk memenuhi prinsip pelayanan publik yakni...
A. Eksklusivitas
B. Formalitas
C. Kerahasiaan
D. Sentralisasi
E. Aksesibilitas dan Kecepatan Informasi
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 44 Premium
Asas 'Tidak Menyalahgunakan Wewenang' dalam AAUPB berarti seorang pejabat pengawas dilarang untuk...
A. Mengikuti diklat kepemimpinan
B. Menggunakan diskresi untuk kepentingan umum
C. Melakukan pengawasan sesuai jadwal
D. Mengambil keputusan yang melampaui batas wewenang atau untuk tujuan pribadi
E. Menyusun laporan kinerja bulanan
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 45 Premium
PPIU wajib melaporkan keberangkatan dan kepulangan jemaah umrah melalui Siskopatuh. Jika data di Siskopatuh tidak sesuai dengan manifes penerbangan, maka pengawas dapat melakukan...
A. Memberikan hadiah kepada PPIU
B. Menghapus data di sistem
C. Klarifikasi dan audit investigasi terhadap PPIU terkait
D. Pembatalan paspor jemaah
E. Pembiaran karena itu hal teknis
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 46 Premium
Dalam identifikasi risiko penyelenggaraan umrah, risiko 'Penipuan oleh Provider Visa' termasuk dalam kategori risiko...
A. Risiko Politik
B. Risiko Alam
C. Risiko Lingkungan
D. Risiko Reputasi Jemaah
E. Risiko Operasional dan Hukum
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 47 Premium
Manakah yang merupakan wujud dari perlindungan jemaah dalam negeri sebelum keberangkatan?
A. Pemberian vaksin booster secara gratis
B. Pembagian seragam gratis oleh pemerintah
C. Verifikasi keabsahan dokumen dan kontrak layanan antara jemaah dengan PPIU
D. Penyediaan layanan belanja di asrama haji
E. Pemberian pinjaman uang saku
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 48 Premium
Setiap PPIU wajib dilakukan akreditasi secara berkala. Lembaga yang melakukan penilaian akreditasi terhadap PPIU adalah...
A. Bank Penerima Setoran
B. Lembaga Akreditasi Mandiri yang ditunjuk Kemenag
C. Kementerian Luar Negeri
D. Dinas Pariwisata setempat
E. Kepolisian Republik Indonesia
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 49 Premium
Konsep 'Harmoni Sosial' dalam pengawasan lembaga ibadah di Indonesia menekankan pada...
A. Pengaturan jadwal ibadah oleh polisi
B. Dominasi satu kelompok agama
C. Penyeragaman cara berpakaian semua penganut agama
D. Penghapusan ritual keagamaan di tempat publik
E. Keseimbangan antara hak beragama dan ketertiban umum
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 50 Premium
Audit kinerja penyelenggaraan haji dilakukan untuk menilai 3E, yaitu...
A. Ekonomis, Efisiensi, Efektivitas
B. Eksplorasi, Ekstraksi, Edukasi
C. Evaluasi, Edukasi, Eksekusi
D. Egois, Emosional, Efektif
E. Empati, Etika, Estetika
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses

Tips Lulus SKB CPNS Pengawas Lembaga Ibadah Haji dan Umrah

Agar peluang lulus SKB CPNS untuk jabatan Pengawas Lembaga Ibadah Haji dan Umrah semakin besar, peserta perlu memahami karakter soal dan fokus pada kompetensi yang diuji. Berikut beberapa tips yang dapat diterapkan saat persiapan hingga pelaksanaan SKB CPNS.

  • Pahami materi pokok jabatan. Pelajari kompetensi teknis, tugas, dan fungsi jabatan secara menyeluruh agar jawaban tetap relevan.
  • Latihan soal SKB secara rutin. Biasakan menjawab soal esai atau studi kasus untuk melatih alur berpikir dan ketepatan jawaban.
  • Perhatikan konteks instansi. Sesuaikan jawaban dengan peran jabatan di instansi yang dilamar.
  • Susun jawaban secara sistematis. Gunakan poin atau langkah yang jelas agar mudah dipahami oleh penguji.
  • Ikuti tryout SKB. Tryout membantu mengukur kesiapan, mengatur waktu, dan mengenali pola penilaian.

Persiapan yang matang menjadi kunci utama dalam menghadapi SKB CPNS. Dengan mempelajari materi pokok, berlatih soal, dan mengikuti tryout SKB CPNS untuk jabatan Pengawas Lembaga Ibadah Haji dan Umrah, peserta dapat meningkatkan pemahaman dan kepercayaan diri sebelum ujian. Semoga panduan ini membantu perjalananmu menuju kelulusan CPNS.

Pertanyaan Seputar SKB CPNS Pengawas Lembaga Ibadah Haji dan Umrah

SKB CPNS Pengawas Lembaga Ibadah Haji dan Umrah adalah seleksi kompetensi bidang yang menguji kemampuan teknis sesuai jabatan yang dilamar.
Materi SKB CPNS Pengawas Lembaga Ibadah Haji dan Umrah meliputi materi teknis jabatan, regulasi terkait, serta tugas dan fungsi jabatan.
Jumlah soal SKB CPNS umumnya berkisar 80 hingga 100 soal dalam bentuk pilihan ganda, dengan durasi pengerjaan 90 menit. Soal berjumlah 100 diberikan jika materi tidak dominan hitungan, sementara 80 soal digunakan jika materi dominan hitungan.
Untuk lulus SKB CPNS Pengawas Lembaga Ibadah Haji dan Umrah, pelajari materi jabatan, latihan soal secara rutin, dan ikuti simulasi tryout.
SKB CPNS tidak memiliki passing grade tetap, namun nilai akan digabung dengan SKD dan diranking sesuai formasi.
Soal SKB CPNS Pengawas Lembaga Ibadah Haji dan Umrah tidak sama setiap tahun, namun pola materi dan kompetensi yang diujikan relatif serupa sesuai kebutuhan jabatan.
Tingkat kesulitan SKB CPNS Pengawas Lembaga Ibadah Haji dan Umrah tergantung pemahaman materi, namun dapat ditingkatkan dengan latihan yang konsisten.