Fakta: Lebih dari 80% peserta gagal di tahap SKB bukan karena tidak pintar, tapi karena salah fokus belajar.
Kalau kamu sedang mempersiapkan SKB CPNS untuk jabatan Pengelola Siaran, halaman ini akan jadi senjata utama kamu. 🔥
Banyak peserta CPNS gugur di tahap SKB karena kurang memahami materi jabatan yang diujikan. Untuk membantu kamu lebih siap, halaman ini menyajikan materi, contoh soal, dan tryout SKB CPNS khusus untuk jabatan Pengelola Siaran, agar proses belajar jadi lebih fokus dan peluang lulus semakin besar.
Materi Pokok SKB CPNS Pengelola Siaran
Materi pokok SKB CPNS untuk jabatan Pengelola Siaran berikut merangkum ruang lingkup kompetensi, pengetahuan teknis, dan tugas jabatan yang menjadi fokus penilaian dalam seleksi SKB CPNS. Pelajari setiap bagian secara bertahap agar pemahaman lebih menyeluruh.
Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2014 tentang MD3 (MPR, DPR, DPD, dan DPRD) serta perubahannya
Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2002 tentang Penyiaran
Pedoman Perilaku Penyiaran dan Standar Program Siaran (P3SPS) Komisi Penyiaran Indonesia
Tugas, Fungsi, dan Struktur Organisasi Sekretariat Jenderal DPR RI
Etika ASN dan Nilai-Nilai Dasar BerAKHLAK dalam pelayanan informasi publik
Perencanaan dan Strategi Program Siaran (TVR Parlemen): Kreatif, Edukatif, dan Informatif
Manajemen Produksi Siaran Langsung (Live Broadcast) Sidang Paripurna dan Rapat Alat Kelengkapan Dewan
Teknik Penulisan Naskah (Scriptwriting) untuk Berita, Feature, dan Talkshow Parlemen
Manajemen Traffic Siaran: Pengaturan jadwal tayang, durasi, dan kesinambungan program
Teknik Reportase, Wawancara, dan Public Speaking dalam konteks jurnalistik parlemen
Manajemen Aset Media (Media Asset Management): Pengarsipan dan dokumentasi hasil siaran
Strategi Distribusi Konten melalui Platform Digital, Live Streaming, dan Media Sosial
Monitoring dan Evaluasi Kualitas Isi Siaran berdasarkan umpan balik publik dan regulasi
Etika Jurnalistik dan Pemahaman terhadap Kode Etik Penyiaran di Lingkungan Pemerintahan
Koordinasi Protokoler Siaran: Sinkronisasi agenda kedewanan dengan alur kerja penyiaran
Simulasi Tryout SKB CPNS Pengelola Siaran
Melalui simulasi tryout SKB CPNS untuk jabatan Pengelola Siaran, kamu bisa berlatih soal yang mendekati ujian sebenarnya sekaligus mengevaluasi kesiapan sebelum menghadapi tes SKB.
Tryout
Tryout untuk jabatan ini akan tersedia
Kami sedang menyiapkan paket tryout SKB khusus untuk
Pengelola Siaran.
Nantinya kamu bisa latihan soal sesuai kisi-kisi resmi dan dapat pembahasan lengkap.
Soal sesuai materi pokok jabatan
Pembahasan detail & indikator kompetensi
Skor otomatis + pembanding nasional
Coming soon
Contoh Soal SKB CPNS Pengelola Siaran
Berikut contoh soal SKB CPNS untuk jabatan Pengelola Siaran.
Soal 1
Berdasarkan UU Nomor 32 Tahun 2002 tentang Penyiaran, spektrum frekuensi radio merupakan sumber daya alam terbatas yang dikuasai oleh negara dan dipergunakan untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat. Siapakah yang berwenang memberikan izin penyelenggaraan penyiaran?
A. Menteri Komunikasi dan Digital atas nama negara
B. Negara melalui Pemerintah setelah mendapatkan masukan dari KPI
C. Komisi Penyiaran Indonesia secara mandiri
D. Dewan Pers
E. Sekretariat Jenderal DPR RI
Jawaban: B
Berdasarkan UU Nomor 32 Tahun 2002 Pasal 33, izin penyelenggaraan penyiaran diberikan oleh Negara melalui Pemerintah setelah mendapatkan masukan dan kesepakatan dari Komisi Penyiaran Indonesia (KPI).
Soal 2
Dalam Pedoman Perilaku Penyiaran (P3), lembaga penyiaran wajib menghormati hak privasi dalam kehidupan pribadi subjek berita. Pengecualian terhadap hak privasi dapat dilakukan apabila...
A. Terdapat kepentingan publik yang lebih besar dan mendesak
B. Subjek berita adalah pejabat publik yang sedang bertugas
C. Subjek berita setuju secara lisan untuk dipublikasikan
D. Berita tersebut diperkirakan akan menaikkan rating siaran
E. Subjek berita sedang dalam proses hukum pidana
Jawaban: A
Berdasarkan P3 KPI Pasal 13, lembaga penyiaran wajib menghormati hak privasi kehidupan pribadi, kecuali jika hal tersebut dimaksudkan untuk kepentingan publik.
Soal 3
Berdasarkan UU Nomor 17 Tahun 2014, salah satu tugas dan wewenang DPR RI adalah menyerap, menghimpun, menampung, dan menindaklanjuti aspirasi masyarakat. Sebagai pengelola siaran di parlemen, fungsi siaran manakah yang paling menonjol dalam mendukung tugas ini?
A. Fungsi hiburan rakyat
B. Fungsi jembatan komunikasi dan transparansi publik
C. Fungsi internalisasi birokrasi
D. Fungsi komersial media
E. Fungsi propaganda kebijakan
Jawaban: B
Dalam konteks UU MD3, keterbukaan informasi adalah kunci. Pengelola siaran berperan menjalankan fungsi jembatan komunikasi antara DPR dan konstituennya demi transparansi.
Soal 4
Di lingkungan Sekretariat Jenderal DPR RI, unit kerja yang secara spesifik menangani pengelolaan konten penyiaran TV dan Radio Parlemen berada di bawah koordinasi...
A. Pusat Data dan Informasi
B. Biro Kerja Sama Antar-Parlemen
C. Biro Umum
D. Sekretariat Komisi I
E. Biro Pemberitaan Parlemen
Jawaban: E
Berdasarkan Peraturan Setjen DPR RI tentang Organisasi dan Tata Kerja, pengelolaan media penyiaran TVR Parlemen berada di bawah Biro Pemberitaan Parlemen.
Soal 5
Nilai dasar ASN 'BerAKHLAK' yang menekankan pada kemampuan melaksanakan tugas dengan jujur, bertanggung jawab, cermat, disiplin dan berintegritas tinggi dalam pelayanan informasi adalah...
A. Berorientasi Pelayanan
B. Akuntabel
C. Loyal
D. Harmonis
E. Kompeten
Jawaban: B
Nilai Akuntabel dalam BerAKHLAK mencakup pelaksanaan tugas dengan jujur, bertanggung jawab, cermat, serta disiplin dan berintegritas tinggi.
Soal 6
Dalam perencanaan program siaran TVR Parlemen yang bersifat edukatif, elemen manakah yang paling penting untuk disertakan?
A. Iklan produk komersial yang masif
B. Penggunaan bahasa gaul yang berlebihan
C. Efek suara yang mendramatisir keadaan
D. Debat kusir antar narasumber tanpa moderator
E. Penjelasan mengenai mekanisme perundang-undangan yang mudah dipahami
Jawaban: E
Program edukatif parlemen harus mampu menerjemahkan proses legislasi yang rumit menjadi informasi yang mendidik dan mudah dipahami oleh masyarakat umum.
Soal 7
Pada manajemen produksi siaran langsung (live broadcast) Sidang Paripurna, 'Director' atau Pengarah Acara bertanggung jawab untuk...
A. Menentukan hasil keputusan sidang
B. Memastikan logistik konsumsi rapat tersedia
C. Menulis naskah pidato Ketua DPR
D. Memilih gambar (switching) dari berbagai sudut kamera untuk ditayangkan ke publik
E. Mengatur tempat duduk anggota dewan
Jawaban: D
Dalam produksi live broadcast, Pengarah Acara (Director) bertugas mengoordinasikan aspek teknis dan kreatif, termasuk memilih input visual dari juru kamera untuk disiarkan.
Soal 8
Format penulisan naskah berita televisi yang memisahkan antara kolom visual dan kolom audio disebut dengan format...
A. Storyboard
B. Runsheet
C. Single Column
D. Two Column (Double Column)
E. Step Outline
Jawaban: D
Format Two Column (kolom kiri untuk visual/video, kolom kanan untuk audio/naskah) adalah standar penulisan naskah berita televisi agar mudah dipahami oleh tim produksi.
Soal 9
Pengelola Traffic Siaran bertugas untuk memastikan 'continuity' atau kesinambungan program. Jika terjadi keterlambatan mulainya Sidang Paripurna dari jadwal yang ditentukan, tindakan traffic yang paling tepat adalah...
A. Memutar 'filler' atau materi promosi program lain (promo bumper) sebagai pengisi durasi
B. Mengakhiri siaran hari itu juga
C. Membiarkan layar hitam (black) sampai sidang dimulai
D. Menghapus jadwal sidang dari sistem
E. Memaksa pimpinan sidang untuk segera memulai
Jawaban: A
Dalam manajemen traffic, kesinambungan (continuity) dijaga dengan menggunakan filler, bumper, atau materi cadangan jika ada pergeseran waktu siaran langsung.
Soal 10
Seorang reporter parlemen harus memiliki teknik wawancara yang baik. Manakah jenis pertanyaan yang paling efektif untuk mendapatkan penjelasan mendalam dari seorang anggota dewan mengenai RUU?
A. Pertanyaan yang menghakimi
B. Pertanyaan terbuka (Apa/Mengapa/Bagaimana)
C. Pertanyaan tertutup (Ya/Tidak)
D. Pertanyaan sugestif (Mengarahkan)
E. Pertanyaan retoris
Jawaban: B
Pertanyaan terbuka (Open-ended questions) memungkinkan narasumber memberikan penjelasan rinci, alasan, dan konteks yang diperlukan dalam peliputan berita.
Soal 11
Pengarsipan hasil siaran dalam Media Asset Management (MAM) bertujuan untuk memudahkan 'retrieval' atau temu kembali data. Metadata minimal yang harus dicatat dalam setiap klip hasil sidang adalah...
A. Nama editor yang memotong video
B. Warna baju peserta sidang
C. Merek kamera yang digunakan
D. Judul agenda, tanggal, dan daftar narasumber/pembicara
E. Jumlah penonton di media sosial saat itu
Jawaban: D
Metadata inti (Core metadata) seperti agenda, waktu/tanggal, dan subjek sangat krusial dalam sistem pengarsipan media untuk pencarian di masa depan.
Soal 12
Dalam mendistribusikan konten melalui media sosial, strategi 'cross-platform' yang efektif bagi TVR Parlemen adalah...
A. Hanya menggunakan satu platform saja agar fokus
B. Menghapus semua komentar publik agar tidak ada kritik
C. Mengunggah konten yang tidak relevan dengan tugas kedewanan
D. Membuat potongan klip (highlight) menarik berdurasi pendek untuk TikTok/Reels yang mengarah ke link YouTube penuh
E. Mengunggah video durasi 2 jam penuh langsung ke Instagram Feed
Jawaban: D
Strategi distribusi digital yang baik melibatkan penyesuaian format konten (repurposing) untuk setiap platform guna menjangkau audiens yang berbeda.
Soal 13
Lembaga penyiaran wajib melakukan evaluasi kualitas isi siaran. Salah satu instrumen eksternal yang sah menurut regulasi di Indonesia untuk memonitor isi siaran adalah...
A. Jumlah sponsor yang masuk
B. Hasil voting di grup WhatsApp kantor
C. Apresiasi dari partai politik tertentu
D. Survei internal pegawai
E. Aduan masyarakat dan hasil pemantauan KPI
Jawaban: E
UU Penyiaran dan P3SPS menegaskan bahwa publik berhak memberikan masukan dan aduan, serta KPI bertugas melakukan pemantauan rutin terhadap isi siaran.
Soal 14
Kode Etik Jurnalistik mengharuskan wartawan/pengelola siaran untuk selalu melakukan 'check and re-check'. Hal ini berkaitan dengan prinsip...
A. Akurasi dan keberimbangan (Accuracy and Balance)
B. Eksklusivitas
C. Subjektivitas
D. Kecepatan berita (Speed)
E. Sensasionalisme
Jawaban: A
Check and re-check adalah bagian dari verifikasi untuk menjamin akurasi dan keberimbangan informasi sebelum disiarkan kepada publik.
Soal 15
Dalam koordinasi protokoler siaran, jika ada perubahan mendadak pada urutan acara Sidang Paripurna, langkah koordinasi utama tim siaran adalah berkomunikasi dengan...
A. Petugas kebersihan ruang sidang
B. Keluarga Anggota Dewan
C. Bagian Protokol dan Persidangan
D. Masyarakat di luar gedung
E. Vendor penyedia sound system
Jawaban: C
Tim penyiaran harus bersinkronisasi dengan unit Protokol dan Persidangan untuk menyesuaikan 'rundown' siaran dengan dinamika acara di lapangan.
Soal 16
Menurut UU Penyiaran, isi siaran wajib dijaga agar tidak menonjolkan unsur kekerasan, cabul, perjudian, penyalahgunaan narkotika dan obat terlarang. Pelanggaran terhadap hal ini dapat dikenai sanksi administratif berupa...
A. Teguran tertulis hingga penghentian sementara mata acara
B. Penambahan durasi iklan
C. Pujian di media cetak
D. Pemberian bonus insentif
E. Kenaikan pangkat bagi kru
Jawaban: A
Pasal 55 UU Nomor 32 Tahun 2002 menyebutkan sanksi administratif dapat berupa teguran tertulis, penghentian sementara mata acara, hingga pencabutan izin penyelenggaraan penyiaran.
Soal 17
Standar Program Siaran (SPS) mengatur tentang klasifikasi program berdasarkan usia. Kode 'P' dalam klasifikasi tersebut ditujukan untuk...
A. Dewasa (Adult)
B. Semua Umur (General)
C. Prasekolah (Preschool)
D. Remaja (Teen)
E. Bimbingan Orang Tua
Jawaban: C
Sesuai Standar Program Siaran KPI, kode klasifikasi P adalah untuk penonton usia prasekolah (2-6 tahun).
Soal 18
Salah satu nilai BerAKHLAK adalah 'Harmonis'. Contoh penerapan nilai ini bagi seorang Pengelola Siaran di lingkungan parlemen adalah...
A. Membangun lingkungan kerja yang kondusif dan menghargai setiap perbedaan latar belakang rekan sejawat
B. Bekerja sendiri tanpa mempedulikan rekan tim
C. Memaksakan pendapat pribadi dalam rapat produksi
D. Hanya membantu rekan yang berasal dari daerah yang sama
E. Menolak bekerja sama dengan unit kerja lain
Jawaban: A
Nilai Harmonis mencakup menghargai setiap orang apa pun latar belakangnya dan membangun lingkungan kerja yang kondusif.
Soal 19
Teknik penulisan naskah feature berbeda dengan berita (news). Karakteristik utama naskah feature parlemen adalah...
A. Hanya berisi data statistik yang kaku
B. Lebih menonjolkan sisi human interest dan narasi yang kreatif/mengalir
C. Tidak memerlukan riset lapangan
D. Isinya hanya berupa opini penulis tanpa fakta
E. Wajib dibacakan secepat mungkin (fast-paced)
Jawaban: B
Feature bersifat lebih luwes, mendalam, dan menekankan sisi kemanusiaan (human interest) untuk memberikan wawasan lebih dari sekadar berita harian.
Soal 20
Fungsi Sekretariat Jenderal DPR RI dalam mendukung pelaksanaan tugas DPR yang berkaitan dengan bidang persidangan dan riset disebut sebagai...
A. Dukungan keamanan
B. Dukungan administratif
C. Dukungan operasional
D. Dukungan politik
E. Dukungan keahlian
Jawaban: E
Setjen DPR RI memberikan dukungan administratif dan dukungan keahlian (expertise support) kepada DPR RI dalam menjalankan tugas fungsinya.
Soal 21 Premium
Dalam UU MD3, MPR terdiri atas anggota DPR dan anggota DPD yang dipilih melalui pemilihan umum. Berdasarkan UU 17/2014, manakah dari pernyataan berikut yang benar mengenai hubungan struktural Setjen DPR terhadap DPR?
A. Setjen DPR adalah atasan langsung anggota DPR
B. Setjen DPR berwenang membubarkan DPR
C. Setjen DPR dipimpin oleh Sekretaris Jenderal yang bertanggung jawab kepada Pimpinan DPR
D. Setjen DPR dipilih oleh rakyat melalui Pemilu
E. Setjen DPR bersifat mandiri dan tidak bertanggung jawab kepada pimpinan DPR
Sistem penyimpanan media digital yang menggunakan metode pengkodean untuk memperkecil ukuran file tanpa menghilangkan kualitas secara signifikan disebut...
Dalam distribusi konten melalui platform digital, 'Search Engine Optimization' (SEO) sangat penting. Manakah tindakan yang mendukung SEO pada video YouTube TVR Parlemen?
A. Menonaktifkan semua fitur berbagi
B. Memberikan judul yang tidak nyambung dengan isi video (clickbait)
C. Mengisi deskripsi video dengan kata kunci relevan dan tagar yang sesuai
Monitoring isi siaran dilakukan untuk memitigasi potensi pelanggaran P3SPS. Jika suatu siaran menampilkan adegan kekerasan yang sangat detail, regulasi manakah yang dilanggar?
A. SPS Pasal 23 mengenai Pelarangan dan Pembatasan Adegan Kekerasan
Dalam UU MD3 Nomor 17 Tahun 2014, Alat Kelengkapan Dewan (AKD) terdiri atas Pimpinan, Bamus, Komisi, Baleg, Banggar, BAKN, BKSAP, MKD, BURT, dan Panitia Khusus. Rapat AKD manakah yang secara umum bersifat terbuka dan sering menjadi materi siaran utama?
A. Rapat rahasia mengenai pertahanan negara yang bersifat sensitif
B. Rapat koordinasi antar keluarga anggota dewan
C. Rapat internal tertutup mengenai anggaran pribadi
D. Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Pemerintah atau mitra kerja
Menurut UU Penyiaran, Lembaga Penyiaran Publik (LPP) adalah lembaga penyiaran yang berbentuk badan hukum yang didirikan oleh negara, bersifat independen, objektif, tidak komersial, dan berfungsi memberikan layanan untuk kepentingan masyarakat. TVR Parlemen dalam hal ini bertindak sebagai...
A. Lembaga Penyiaran Swasta
B. Unit penyiaran di bawah instansi pemerintah yang menjalankan fungsi informasi publik
P3SPS melarang penyiaran yang merendahkan martabat kelompok masyarakat tertentu. Jika seorang host talkshow tanpa sengaja mengeluarkan kata-kata yang mengandung unsur SARA, tindakan korektif segera yang harus dilakukan pengelola siaran adalah...
A. Memberikan klarifikasi dan permintaan maaf pada kesempatan pertama siaran
B. Menaikkan volume suara agar kata-kata tersebut tidak terdengar
C. Mendukung pernyataan host tersebut di media sosial
D. Menghapus rekaman tersebut dan pura-pura tidak tahu
Dalam struktur organisasi Setjen DPR RI, Pusat Pengkajian Strategis Manajemen Proyek (Pusaka) mendukung pengolahan data. Namun untuk penyebarluasan informasi melalui audio visual, tanggung jawab utama ada pada...
A. Bagian Media Digital dan TVR Parlemen (Biro Pemberitaan)
Koordinasi protokol penyiaran mencakup pengaturan 'Standing Position' bagi reporter. Mengapa posisi berdiri reporter saat live report di gedung parlemen diatur ketat?
A. Karena keterbatasan kabel mikrofon
B. Untuk menjaga estetika visual, keamanan, dan tidak mengganggu alur lalu lintas anggota dewan/tamu negara
Agar peluang lulus SKB CPNS untuk jabatan Pengelola Siaran semakin besar, peserta perlu memahami karakter soal dan fokus pada kompetensi yang diuji. Berikut beberapa tips yang dapat diterapkan saat persiapan hingga pelaksanaan SKB CPNS.
Pahami materi pokok jabatan. Pelajari kompetensi teknis, tugas, dan fungsi jabatan secara menyeluruh agar jawaban tetap relevan.
Latihan soal SKB secara rutin. Biasakan menjawab soal esai atau studi kasus untuk melatih alur berpikir dan ketepatan jawaban.
Perhatikan konteks instansi. Sesuaikan jawaban dengan peran jabatan di instansi yang dilamar.
Susun jawaban secara sistematis. Gunakan poin atau langkah yang jelas agar mudah dipahami oleh penguji.
Ikuti tryout SKB. Tryout membantu mengukur kesiapan, mengatur waktu, dan mengenali pola penilaian.
Persiapan yang matang menjadi kunci utama dalam menghadapi SKB CPNS. Dengan mempelajari materi pokok, berlatih soal, dan mengikuti tryout SKB CPNS untuk jabatan Pengelola Siaran, peserta dapat meningkatkan pemahaman dan kepercayaan diri sebelum ujian. Semoga panduan ini membantu perjalananmu menuju kelulusan CPNS.
Pertanyaan Seputar SKB CPNS Pengelola Siaran
SKB CPNS Pengelola Siaran adalah seleksi kompetensi bidang yang menguji kemampuan teknis sesuai jabatan yang dilamar.
Materi SKB CPNS Pengelola Siaran meliputi materi teknis jabatan, regulasi terkait, serta tugas dan fungsi jabatan.
Jumlah soal SKB CPNS umumnya berkisar 80 hingga 100 soal dalam bentuk pilihan ganda, dengan durasi pengerjaan 90 menit. Soal berjumlah 100 diberikan jika materi tidak dominan hitungan, sementara 80 soal digunakan jika materi dominan hitungan.
Untuk lulus SKB CPNS Pengelola Siaran, pelajari materi jabatan, latihan soal secara rutin, dan ikuti simulasi tryout.
SKB CPNS tidak memiliki passing grade tetap, namun nilai akan digabung dengan SKD dan diranking sesuai formasi.
Soal SKB CPNS Pengelola Siaran tidak sama setiap tahun, namun pola materi dan kompetensi yang diujikan relatif serupa sesuai kebutuhan jabatan.
Tingkat kesulitan SKB CPNS Pengelola Siaran tergantung pemahaman materi, namun dapat ditingkatkan dengan latihan yang konsisten.