SKB CPNS Personel Perawatan Peralatan Kalibrasi Penerbangan 2026: Materi, Soal & Tryout Lengkap

Fakta: Lebih dari 80% peserta gagal di tahap SKB bukan karena tidak pintar, tapi karena salah fokus belajar.

Kalau kamu sedang mempersiapkan SKB CPNS untuk jabatan Personel Perawatan Peralatan Kalibrasi Penerbangan, halaman ini akan jadi senjata utama kamu. 🔥

Banyak peserta CPNS gugur di tahap SKB karena kurang memahami materi jabatan yang diujikan. Untuk membantu kamu lebih siap, halaman ini menyajikan materi, contoh soal, dan tryout SKB CPNS khusus untuk jabatan Personel Perawatan Peralatan Kalibrasi Penerbangan, agar proses belajar jadi lebih fokus dan peluang lulus semakin besar.

Materi Pokok SKB CPNS Personel Perawatan Peralatan Kalibrasi Penerbangan

Materi pokok SKB CPNS untuk jabatan Personel Perawatan Peralatan Kalibrasi Penerbangan berikut merangkum ruang lingkup kompetensi, pengetahuan teknis, dan tugas jabatan yang menjadi fokus penilaian dalam seleksi SKB CPNS. Pelajari setiap bagian secara bertahap agar pemahaman lebih menyeluruh.

  • Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2009 tentang Penerbangan
  • Tugas dan Fungsi Balai Besar Kalibrasi Fasilitas Penerbangan (BBKFP)
  • Pengetahuan dasar mengenai ICAO Annex 10 (Aeronautical Telecommunications)
  • Regulasi Navigasi Penerbangan dan Keselamatan Penerbangan Sipil
  • Etika Profesi ASN dan Nilai-Nilai Dasar BerAKHLAK
  • Prinsip kerja Flight Inspection System (FIS) dan peralatan sensor kalibrasi di pesawat
  • Pemeliharaan sistem Navigasi Udara: ILS (Instrument Landing System), VOR, dan DME
  • Teknik Kalibrasi dan Verifikasi Peralatan Elektronika serta Instrumentasi Presisi
  • Teori dan Praktik Pengukuran Radio Frequency (RF) dan Spektrum Frekuensi
  • Manajemen Perawatan Peralatan Laboratorium Kalibrasi (Preventive & Corrective)
  • Pemahaman ICAO Doc 8071 (Manual on Testing of Radio Navigation Aids)
  • Sistem Akuisisi Data (Data Acquisition) dan Pengolahan Sinyal Hasil Kalibrasi
  • Standar Metrologi, Ketertelusuran (Traceability), dan Ketidakpastian Pengukuran
  • Prosedur Kelaikan Peralatan Kalibrasi sesuai standar Direktorat Jenderal Perhubungan Udara
  • Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) pada Laboratorium Teknik dan Area Sisi Udara

Simulasi Tryout SKB CPNS Personel Perawatan Peralatan Kalibrasi Penerbangan

Melalui simulasi tryout SKB CPNS untuk jabatan Personel Perawatan Peralatan Kalibrasi Penerbangan, kamu bisa berlatih soal yang mendekati ujian sebenarnya sekaligus mengevaluasi kesiapan sebelum menghadapi tes SKB.

Tryout
Tryout untuk jabatan ini akan tersedia

Kami sedang menyiapkan paket tryout SKB khusus untuk Personel Perawatan Peralatan Kalibrasi Penerbangan. Nantinya kamu bisa latihan soal sesuai kisi-kisi resmi dan dapat pembahasan lengkap.

  • Soal sesuai materi pokok jabatan
  • Pembahasan detail & indikator kompetensi
  • Skor otomatis + pembanding nasional
Coming soon

Contoh Soal SKB CPNS Personel Perawatan Peralatan Kalibrasi Penerbangan

Berikut contoh soal SKB CPNS untuk jabatan Personel Perawatan Peralatan Kalibrasi Penerbangan.

Soal 1
Menurut UU Nomor 1 Tahun 2009, apa yang dimaksud dengan Keselamatan Penerbangan?
A. Suatu keadaan yang terwujud dari penyelenggaraan penerbangan yang bebas dari gangguan melawan hukum.
B. Keadaan di mana risiko cedera atau kerusakan properti dikurangi dan dipertahankan pada tingkat yang dapat diterima.
C. Ketersediaan fasilitas navigasi penerbangan yang berfungsi 24 jam penuh.
D. Kondisi teknis pesawat udara yang memenuhi standar kelaikan udara.
E. Ketepatan waktu keberangkatan dan kedatangan pesawat udara.
Jawaban: B
Berdasarkan UU No. 1 Tahun 2009 tentang Penerbangan, Keselamatan Penerbangan adalah suatu keadaan yang terwujud dari penyelenggaraan penerbangan yang bebas dari bahaya dan risiko bagi jiwa dan harta benda.
Soal 2
Manakah yang merupakan tugas pokok Balai Besar Kalibrasi Fasilitas Penerbangan (BBKFP) berdasarkan regulasi yang berlaku?
A. Menyelenggarakan pendidikan formal bagi teknisi navigasi udara.
B. Memberikan izin rute penerbangan bagi maskapai nasional dan asing.
C. Mengatur lalu lintas udara di seluruh wilayah kedaulatan udara Indonesia.
D. Melaksanakan pengadaan suku cadang pesawat komersial di Indonesia.
E. Melaksanakan inspeksi, kalibrasi, verifikasi, dan pengujian fasilitas navigasi penerbangan serta fasilitas bandar udara.
Jawaban: E
Tugas utama BBKFP adalah melaksanakan inspeksi terbang, kalibrasi, verifikasi, serta pengujian terhadap fasilitas navigasi penerbangan, alat bantu pendaratan, dan fasilitas bandar udara lainnya untuk memastikan akurasinya.
Soal 3
Dalam standar ICAO Annex 10, Volume berapakah yang secara spesifik membahas mengenai Radio Navigation Aids?
A. Volume III
B. Volume II
C. Volume V
D. Volume I
E. Volume IV
Jawaban: D
ICAO Annex 10 Volume I secara khusus membahas tentang Radio Navigation Aids (Alat Bantu Navigasi Radio) seperti ILS, VOR, dan DME.
Soal 4
Nilai dasar ASN 'BerAKHLAK' merupakan singkatan dari...
A. Bersih, Akuntabel, Kerja keras, Harmonis, Loyal, Adil, Kreatif
B. Beretika, Akuntabel, Komunikatif, Harmonis, Loyal, Adaptif, Kolaboratif
C. Berorientasi Kualitas, Akuntabel, Kompeten, Humanis, Loyal, Aktif, Kolaboratif
D. Berorientasi Pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, Kolaboratif
E. Berorientasi Pelayanan, Adil, Komitmen, Harmonis, Loyal, Adaptif, Kompeten
Jawaban: D
Nilai-Nilai Dasar ASN BerAKHLAK meliputi Berorientasi Pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif sesuai dengan SE Menteri PANRB No. 20 Tahun 2021.
Soal 5
Apa fungsi utama dari komponen 'Localizer' dalam sistem pendaratan instrumen (ILS)?
A. Memberikan informasi sudut pendaratan (vertikal) kepada pesawat.
B. Memberikan informasi panduan arah garis tengah landasan (azimuth/horizontal).
C. Memberikan informasi jarak pesawat ke titik sentuh landasan.
D. Memberikan informasi ketinggian pesawat di atas permukaan laut.
E. Memberikan identitas Morse kode bandara pengirim.
Jawaban: B
Localizer (LOC) dalam sistem ILS berfungsi memberikan panduan arah horizontal agar pesawat tetap sejajar dengan garis tengah landasan pacu (runway centerline).
Soal 6
Dalam teknik kalibrasi, istilah 'Traceability' atau Ketertelusuran berarti...
A. Kemampuan alat untuk bekerja secara terus menerus tanpa henti.
B. Sifat hasil pengukuran yang dapat dihubungkan ke standar yang lebih tinggi melalui rantai perbandingan yang tak terputus.
C. Kecepatan alat ukur dalam merespons perubahan sinyal input.
D. Stabilitas alat ukur terhadap pengaruh suhu dan kelembapan.
E. Perbedaan antara nilai yang terbaca pada alat dengan nilai sebenarnya.
Jawaban: B
Ketertelusuran metrologi (Traceability) adalah sifat hasil pengukuran yang dapat dikaitkan dengan referensi yang dinyatakan, biasanya standar nasional atau internasional, melalui rantai perbandingan terdokumentasi yang tak terputus.
Soal 7
Dokumen ICAO manakah yang menjadi pedoman utama dalam pengujian alat bantu navigasi radio (Manual on Testing of Radio Navigation Aids)?
A. ICAO Doc 9157
B. ICAO Doc 8071
C. ICAO Doc 7300
D. ICAO Doc 4444
E. ICAO Doc 8168
Jawaban: B
ICAO Doc 8071 (Manual on Testing of Radio Navigation Aids) adalah dokumen standar internasional untuk pengujian dan kalibrasi peralatan navigasi radio baik di darat maupun lewat udara.
Soal 8
Peralatan Flight Inspection System (FIS) yang terpasang di pesawat kalibrasi berfungsi untuk...
A. Menggantikan peran pilot dalam mendaratkan pesawat.
B. Mendeteksi cuaca buruk di sekitar landasan pacu.
C. Mengatur komunikasi antara ATC dan pesawat komersial.
D. Mencatat data black box pesawat itu sendiri.
E. Menerima, memproses, dan menganalisis sinyal dari fasilitas navigasi di darat secara real-time.
Jawaban: E
FIS (Flight Inspection System) adalah perangkat sensor dan komputer di pesawat kalibrasi yang digunakan untuk mengukur dan memvalidasi akurasi sinyal navigasi (seperti ILS/VOR) dari perspektif udara.
Soal 9
Satuan standar yang sering digunakan dalam pengukuran daya sinyal Radio Frequency (RF) adalah...
A. Lux (Lx)
B. Newton (N)
C. dBm (decibel-milliwatts)
D. Pascal (Pa)
E. Henry (H)
Jawaban: C
Dalam teknik telekomunikasi dan RF, dBm adalah satuan daya yang umum digunakan untuk menyatakan tingkat daya sinyal terhadap referensi 1 milliwatt.
Soal 10
Jenis perawatan yang dilakukan berdasarkan interval waktu atau kriteria tertentu untuk mencegah terjadinya kerusakan disebut...
A. Corrective Maintenance
B. Preventive Maintenance
C. Reactive Maintenance
D. Breakdown Maintenance
E. Emergency Maintenance
Jawaban: B
Preventive Maintenance (perawatan preventif) adalah perawatan berkala yang dilakukan untuk meminimalkan kemungkinan kegagalan peralatan sebelum kegagalan tersebut benar-benar terjadi.
Soal 11
Apa kegunaan dari alat Spectrum Analyzer dalam pemeliharaan peralatan navigasi?
A. Menghitung jarak pesawat secara akurat.
B. Mengukur resistansi kabel antena.
C. Menentukan arah angin di sekitar antena.
D. Menampilkan amplitudo sinyal dalam domain frekuensi untuk melihat harmonisa dan gangguan.
E. Mengukur tegangan AC pada power supply.
Jawaban: D
Spectrum Analyzer digunakan untuk menganalisis spektrum frekuensi sinyal, mendeteksi interferensi, dan memastikan sinyal pemancar berada pada frekuensi yang tepat tanpa adanya emisi liar (spurious emission).
Soal 12
Sesuai standar K3, APD (Alat Pelindung Diri) wajib yang harus digunakan personel saat berada di area sisi udara (airside) yang bising adalah...
A. Sarung tangan isolasi
B. Pelindung telinga (Ear Muff/Ear Plug)
C. Kacamata pelindung (Safety Goggles)
D. Sabuk pengaman (Safety Belt)
E. Masker respirator
Jawaban: B
Area sisi udara memiliki tingkat kebisingan tinggi akibat mesin pesawat, sehingga pelindung telinga wajib digunakan untuk mencegah gangguan pendengaran.
Soal 13
Proses pengambilan sampel sinyal analog untuk diubah menjadi data digital agar dapat diolah oleh komputer disebut...
A. Demodulasi
B. Modulasi
C. Amplifikasi
D. Transmisi
E. Akuisisi Data (Data Acquisition)
Jawaban: E
Data Acquisition (DAQ) adalah proses pengambilan sinyal dari fenomena fisik dan mengubahnya menjadi format digital yang dapat diproses oleh perangkat komputer.
Soal 14
Dalam konteks etika ASN, perilaku yang menunjukkan kemampuan melaksanakan tugas dengan jujur, bertanggung jawab, dan berintegritas tinggi disebut...
A. Kompeten
B. Kolaboratif
C. Harmonis
D. Adaptif
E. Akuntabel
Jawaban: E
Akuntabel dalam nilai BerAKHLAK berarti kewajiban untuk bertanggung jawab atas tugas yang diberikan, jujur, cermat, disiplin, dan berintegritas tinggi.
Soal 15
Peralatan Distance Measuring Equipment (DME) bekerja pada pita frekuensi...
A. LF (Low Frequency)
B. VHF (Very High Frequency)
C. UHF (Ultra High Frequency)
D. MF (Medium Frequency)
E. HF (High Frequency)
Jawaban: C
DME bekerja pada pita frekuensi UHF, tepatnya di rentang 960 MHz hingga 1215 MHz.
Soal 16
Berapakah nilai perbedaan kedalaman modulasi (Difference in Depth of Modulation - DDM) tepat pada garis tengah (centerline) Localizer ILS?
A. 0.155 DDM
B. 1.000 DDM
C. 0.400 DDM
D. 0.000 DDM
E. 0.091 DDM
Jawaban: D
Pada centerline Localizer ILS, sinyal 90 Hz dan 150 Hz memiliki kedalaman modulasi yang sama, sehingga selisihnya (DDM) adalah nol.
Soal 17
Berdasarkan UU No. 1 Tahun 2009, setiap pesawat udara yang dioperasikan wajib memiliki sertifikat kelaikudaraan. Siapakah otoritas yang berhak mengeluarkan sertifikat tersebut di Indonesia?
A. PT Angkasa Pura
B. Direktur Jenderal Perhubungan Udara
C. Menteri Pertahanan
D. AirNav Indonesia
E. Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT)
Jawaban: B
Berdasarkan regulasi penerbangan Indonesia, sertifikat kelaikudaraan dikeluarkan oleh Direktorat Jenderal Perhubungan Udara melalui Direktorat Kelaikudaraan dan Pengoperasian Pesawat Udara (DKPPU).
Soal 18
Dalam pengukuran, kesalahan yang disebabkan oleh ketidaktelitian pengamat atau kesalahan paralaks pembacaan skala disebut...
A. Kesalahan Acak
B. Kesalahan Sistematis
C. Kesalahan Gross (Gross Error)
D. Kesalahan Lingkungan
E. Kesalahan Instrumen
Jawaban: C
Gross Error adalah kesalahan manusiawi (human error) seperti salah baca, salah catat, atau salah penggunaan instrumen.
Soal 19
Prinsip kerja peralatan VOR (VHF Omnidirectional Range) didasarkan pada perbandingan...
A. Polarisasi antena pengirim.
B. Frekuensi doppler pesawat.
C. Amplitudo dua sinyal radio.
D. Waktu tempuh pulsa radio.
E. Fase antara sinyal referensi dan sinyal variabel.
Jawaban: E
VOR bekerja dengan membandingkan beda fase antara sinyal referensi (fase tetap) dan sinyal variabel (fase berubah sesuai arah/bearing) untuk menentukan posisi pesawat relatif terhadap stasiun.
Soal 20
Apa yang dimaksud dengan 'Corrective Maintenance' dalam pengelolaan laboratorium?
A. Perawatan rutin harian sebelum alat digunakan.
B. Penggantian komponen secara berkala sebelum rusak.
C. Tindakan perbaikan yang dilakukan setelah terjadi kerusakan atau penurunan kinerja alat.
D. Pembersihan debu pada casing peralatan setiap minggu.
E. Penyimpanan alat di ruangan ber-AC untuk menjaga suhu.
Jawaban: C
Corrective Maintenance adalah tindakan perawatan yang dilakukan untuk memperbaiki kegagalan/kerusakan agar peralatan kembali ke kondisi operasional semula.
Soal 21 Premium
Menurut ICAO Doc 8071, apa tujuan dari 'Commissioning Flight Inspection'?
A. Pemeriksaan rutin setiap 6 bulan sekali.
B. Pemeriksaan komprehensif pertama kali untuk menentukan kelaikan operasional fasilitas navigasi yang baru dipasang.
C. Pemeriksaan yang dilakukan setelah adanya laporan gangguan dari pilot.
D. Hanya untuk mengecek jangkauan sinyal terjauh.
E. Pemeriksaan untuk menentukan masa pakai antena.
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 22 Premium
Pada sistem ILS Glide Path, berapakah frekuensi modulasi yang dominan jika pesawat berada di atas jalur luncur (above glide path)?
A. 90 Hz
B. 30 Hz
C. 1020 Hz
D. 150 Hz
E. 75 MHz
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 23 Premium
Dalam perhitungan ketidakpastian pengukuran (Uncertainty), ketidakpastian yang dievaluasi dengan metode statistik dari serangkaian pengamatan disebut...
A. Ketidakpastian Standar Gabungan
B. Ketidakpastian Tipe B
C. Faktor Cakupan (k)
D. Ketidakpastian Tipe A
E. Ketidakpastian Terluas (Expanded)
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 24 Premium
Peralatan sensor pada Flight Inspection System (FIS) memerlukan input posisi referensi yang sangat akurat. Teknologi apa yang biasanya digunakan untuk mendukung akurasi posisi tersebut?
A. Altimeter barometrik biasa
B. Radar cuaca darat
C. Differential GPS (DGPS) atau RTK (Real Time Kinematic)
D. Kompas magnetik
E. Sinyal radio AM/FM
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 25 Premium
Menurut ICAO Annex 10, toleransi maksimum untuk pergeseran sudut (alignment) Localizer pada ILS Kategori I di titik ambang landasan (threshold) adalah...
A. ± 15 meter
B. ± 25 meter
C. ± 10,5 meter
D. ± 50 meter
E. ± 5 meter
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 26 Premium
Sistem akuisisi data kalibrasi sering menggunakan Teorema Nyquist dalam menentukan sampling rate. Berapakah syarat minimal sampling rate tersebut?
A. Minimal dua kali frekuensi sinyal tertinggi yang diukur.
B. Setengah dari frekuensi sinyal tertinggi.
C. Tergantung pada tegangan sinyal.
D. Sama dengan frekuensi sinyal tertinggi.
E. Sepuluh kali frekuensi sinyal tertinggi.
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 27 Premium
Parameter 'Course Width' pada VOR didefinisikan sebagai perpindahan sudut yang menghasilkan perubahan tegangan atau indikasi deviasi tertentu. Berapakah standar Course Width untuk VOR?
A. ± 15°
B. ± 5°
C. ± 20°
D. ± 10°
E. ± 2°
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 28 Premium
Dalam praktik pengukuran RF, apa yang terjadi jika terdapat impedansi mismatch antara pemancar dan antena (VSWR tinggi)?
A. Daya pancar akan meningkat drastis.
B. Terjadi pantulan daya (reflected power) yang dapat merusak transmitter.
C. Frekuensi kerja akan bergeser ke pita yang lebih rendah.
D. Sinyal akan menjadi lebih stabil terhadap cuaca.
E. Bandwidth sinyal akan melebar secara otomatis.
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 29 Premium
Sesuai regulasi Direktorat Jenderal Perhubungan Udara, fasilitas navigasi pendaratan (ILS) wajib melakukan inspeksi terbang (Periodic Inspection) setiap...
A. 5 tahun sekali
B. 3 bulan sekali
C. 6 bulan sekali
D. 24 bulan sekali
E. 12 bulan sekali
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 30 Premium
Pada laboratorium kalibrasi, standar ISO/IEC berapakah yang mengatur tentang Persyaratan Umum Kompetensi Laboratorium Pengujian dan Kalibrasi?
A. ISO 45001
B. ISO/IEC 17025
C. ISO 14001
D. ISO 9001
E. ISO 27001
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 31 Premium
Dalam sistem DME, mengapa digunakan sistem 'Pulse Pair' (sepasang pulsa) daripada pulsa tunggal?
A. Untuk menghemat konsumsi listrik stasiun darat.
B. Untuk membedakan sinyal DME dari interferensi noise/gangguan acak.
C. Untuk mengirim data suara antara pilot dan teknisi.
D. Untuk meningkatkan jangkauan sinyal hingga ribuan mil.
E. Agar sinyal dapat menembus awan tebal.
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 32 Premium
Apa yang dimaksud dengan 'Modulation Depth' (Kedalaman Modulasi) dalam pengujian sinyal navigasi?
A. Jumlah daya yang dipancarkan oleh antena.
B. Kecepatan perambatan gelombang radio di atmosfer.
C. Perbedaan antara frekuensi pembawa dan frekuensi sideband.
D. Sudut fase antara dua sinyal yang berbeda.
E. Rasio antara amplitudo sinyal pemodulasi terhadap amplitudo sinyal pembawa (carrier).
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 33 Premium
Risiko utama kesehatan yang harus diwaspadai oleh personel teknik saat bekerja di dekat antena pemancar radar atau navigasi yang sedang aktif adalah...
A. Keracunan gas karbon monoksida.
B. Infeksi bakteri dari lingkungan udara.
C. Paparan radiasi sinar-X yang tinggi.
D. Gangguan penglihatan akibat cahaya ultraviolet.
E. Paparan radiasi non-pengion (Non-ionizing radiation) RF yang dapat memicu efek termal pada jaringan tubuh.
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 34 Premium
Jika dalam laporan kalibrasi tertulis nilai 'Uncertainty k=2', apa artinya?
A. Data diambil dari 2 instrumen yang berbeda.
B. Nilai rata-rata dibagi dua.
C. Ketidakpastian diperluas dengan tingkat kepercayaan (confidence level) sekitar 95%.
D. Alat ukur harus dikalibrasi 2 kali setahun.
E. Hasil pengukuran memiliki kesalahan 2%.
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 35 Premium
Sesuai ICAO Doc 8071, parameter 'Glide Path Angle' standar untuk pendaratan instrumen biasanya disetel pada sudut...
A. 5.0 derajat
B. 3.0 derajat
C. 45 derajat
D. 1.5 derajat
E. 0.5 derajat
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 36 Premium
Apa fungsi dari 'Signal Conditioning' dalam sistem akuisisi data kalibrasi?
A. Menyimpan data hasil kalibrasi ke dalam cloud server.
B. Mengirimkan sinyal balik ke fasilitas navigasi darat.
C. Mempersiapkan sinyal analog (seperti penguatan, penyaringan, atau isolasi) sebelum masuk ke Analog-to-Digital Converter (ADC).
D. Mengonversi daya AC menjadi DC untuk komputer.
E. Menghapus data yang dianggap salah secara otomatis.
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 37 Premium
Dalam manajemen perawatan, 'Mean Time Between Failures' (MTBF) digunakan sebagai indikator untuk mengukur...
A. Kecepatan teknisi dalam memperbaiki alat.
B. Konsumsi energi bulanan laboratorium.
C. Jumlah personil yang dibutuhkan untuk perawatan.
D. Harga rata-rata suku cadang peralatan.
E. Keandalan (reliability) suatu peralatan.
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 38 Premium
Nilai dasar ASN 'Adaptif' dalam konteks personel perawatan kalibrasi berarti...
A. Menggunakan peralatan lama meskipun sudah tidak akurat demi efisiensi.
B. Selalu setuju dengan semua pendapat rekan kerja tanpa terkecuali.
C. Terus berinovasi dan antusias dalam menggerakkan ataupun menghadapi perubahan teknologi kalibrasi.
D. Menolak menggunakan sistem digital karena sudah terbiasa dengan sistem analog.
E. Bekerja hanya jika ada instruksi langsung dari atasan.
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 39 Premium
Apa yang dimaksud dengan 'Spurious Emission' pada pemancar radio navigasi?
A. Sinyal utama yang membawa informasi navigasi.
B. Perubahan frekuensi akibat efek doppler.
C. Emisi pada frekuensi di luar bandwidth yang diperlukan, yang dapat menyebabkan interferensi.
D. Sinyal pantulan dari gunung atau bangunan di sekitar antena.
E. Sinyal Morse yang digunakan untuk identifikasi stasiun.
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 40 Premium
Pada sistem ILS, sinyal identifikasi (ID) biasanya dikirimkan menggunakan modulasi audio berfrekuensi...
A. 9960 Hz
B. 90 Hz
C. 1020 Hz
D. 150 Hz
E. 30 Hz
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 41 Premium
Berapakah nilai frekuensi 'Reference Phase' pada sistem VOR?
A. 150 Hz
B. 90 Hz
C. 75 MHz
D. 1020 Hz
E. 30 Hz
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 42 Premium
Sesuai regulasi keselamatan, area di sekitar antena ILS yang harus bebas dari objek logam atau kendaraan karena dapat memantulkan sinyal disebut...
A. Safety Area
B. Public Area
C. Critical and Sensitive Areas
D. Restricted Zone
E. Buffer Zone
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 43 Premium
Dalam kalibrasi instrumen presisi, 'Resolution' didefinisikan sebagai...
A. Lama waktu yang dibutuhkan alat untuk menyala.
B. Batas maksimum daya yang dapat diterima alat.
C. Kemampuan instrumen untuk kembali ke angka nol.
D. Perbedaan antara nilai ukur dan nilai standar.
E. Perubahan terkecil pada kuantitas yang diukur yang menyebabkan perubahan yang dapat diamati pada indikasi alat ukur.
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 44 Premium
Manakah pernyataan yang BENAR mengenai perbedaan antara VOR konvensional (CVOR) dan Doppler VOR (DVOR)?
A. CVOR memiliki antena yang jauh lebih banyak daripada DVOR.
B. DVOR bekerja pada pita frekuensi UHF, sedangkan CVOR pada VHF.
C. CVOR lebih tahan terhadap gangguan pantulan bangunan dibandingkan DVOR.
D. DVOR tidak memerlukan kalibrasi terbang.
E. DVOR menggunakan prinsip pergeseran doppler untuk meminimalkan kesalahan akibat multipath/pantulan.
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 45 Premium
Dalam prosedur K3, jika terjadi kebakaran pada peralatan elektronik di laboratorium kalibrasi, jenis APAR (Alat Pemadam Api Ringan) manakah yang paling tepat digunakan?
A. Pasir basah
B. Selimut basah
C. APAR Jenis CO2 atau Powder Kimia Kering (Dry Chemical)
D. APAR Jenis Busa (Foam)
E. APAR Jenis Air
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 46 Premium
Apa yang dimaksud dengan 'Calibration Interval'?
A. Waktu yang dibutuhkan untuk melakukan satu kali kalibrasi.
B. Masa garansi alat dari pabrikan.
C. Periode waktu yang ditetapkan di mana alat ukur harus dikalibrasi ulang untuk menjamin akurasinya.
D. Jarak antara dua titik ukur dalam satu skala alat.
E. Waktu jeda istirahat bagi personel laboratorium.
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 47 Premium
Menurut UU No. 1 Tahun 2009, setiap personel pesawat udara wajib memiliki lisensi. Personel kalibrasi fasilitas penerbangan termasuk dalam kategori personel yang harus memiliki kompetensi khusus karena...
A. Tugasnya hanya bersifat administratif.
B. Tugasnya berdampak langsung pada akurasi alat bantu navigasi yang menjamin keselamatan penerbangan.
C. Hanya mereka yang boleh masuk ke kokpit pesawat.
D. Mereka adalah pimpinan di bandar udara.
E. Mereka bertugas menjual tiket pesawat.
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 48 Premium
Dalam pengolahan sinyal hasil kalibrasi, filter 'Low Pass' digunakan untuk...
A. Meredam sinyal berfrekuensi rendah.
B. Melewatkan sinyal berfrekuensi rendah dan meredam sinyal berfrekuensi tinggi (noise).
C. Mengubah sinyal analog menjadi digital.
D. Melewatkan hanya sinyal berfrekuensi tinggi.
E. Memperkuat semua jenis frekuensi secara merata.
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 49 Premium
Penerapan nilai 'Kolaboratif' ASN di lingkungan BBKFP dapat dicontohkan dengan...
A. Membangun kerja sama yang sinergis antara teknisi darat dan kru pesawat kalibrasi dalam proses pengambilan data.
B. Menyelesaikan semua pekerjaan sendiri tanpa bantuan orang lain agar terlihat kompeten.
C. Menyembunyikan data kerusakan alat dari atasan agar tidak ditegur.
D. Bekerja sama untuk memanipulasi hasil kalibrasi.
E. Hanya bekerja sama dengan rekan satu suku saja.
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 50 Premium
Dokumen ICAO yang mengatur tentang 'Personnel Licensing' adalah...
A. Annex 1
B. Annex 6
C. Annex 14
D. Annex 17
E. Annex 2
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses

Tips Lulus SKB CPNS Personel Perawatan Peralatan Kalibrasi Penerbangan

Agar peluang lulus SKB CPNS untuk jabatan Personel Perawatan Peralatan Kalibrasi Penerbangan semakin besar, peserta perlu memahami karakter soal dan fokus pada kompetensi yang diuji. Berikut beberapa tips yang dapat diterapkan saat persiapan hingga pelaksanaan SKB CPNS.

  • Pahami materi pokok jabatan. Pelajari kompetensi teknis, tugas, dan fungsi jabatan secara menyeluruh agar jawaban tetap relevan.
  • Latihan soal SKB secara rutin. Biasakan menjawab soal esai atau studi kasus untuk melatih alur berpikir dan ketepatan jawaban.
  • Perhatikan konteks instansi. Sesuaikan jawaban dengan peran jabatan di instansi yang dilamar.
  • Susun jawaban secara sistematis. Gunakan poin atau langkah yang jelas agar mudah dipahami oleh penguji.
  • Ikuti tryout SKB. Tryout membantu mengukur kesiapan, mengatur waktu, dan mengenali pola penilaian.

Persiapan yang matang menjadi kunci utama dalam menghadapi SKB CPNS. Dengan mempelajari materi pokok, berlatih soal, dan mengikuti tryout SKB CPNS untuk jabatan Personel Perawatan Peralatan Kalibrasi Penerbangan, peserta dapat meningkatkan pemahaman dan kepercayaan diri sebelum ujian. Semoga panduan ini membantu perjalananmu menuju kelulusan CPNS.

Pertanyaan Seputar SKB CPNS Personel Perawatan Peralatan Kalibrasi Penerbangan

SKB CPNS Personel Perawatan Peralatan Kalibrasi Penerbangan adalah seleksi kompetensi bidang yang menguji kemampuan teknis sesuai jabatan yang dilamar.
Materi SKB CPNS Personel Perawatan Peralatan Kalibrasi Penerbangan meliputi materi teknis jabatan, regulasi terkait, serta tugas dan fungsi jabatan.
Jumlah soal SKB CPNS umumnya berkisar 80 hingga 100 soal dalam bentuk pilihan ganda, dengan durasi pengerjaan 90 menit. Soal berjumlah 100 diberikan jika materi tidak dominan hitungan, sementara 80 soal digunakan jika materi dominan hitungan.
Untuk lulus SKB CPNS Personel Perawatan Peralatan Kalibrasi Penerbangan, pelajari materi jabatan, latihan soal secara rutin, dan ikuti simulasi tryout.
SKB CPNS tidak memiliki passing grade tetap, namun nilai akan digabung dengan SKD dan diranking sesuai formasi.
Soal SKB CPNS Personel Perawatan Peralatan Kalibrasi Penerbangan tidak sama setiap tahun, namun pola materi dan kompetensi yang diujikan relatif serupa sesuai kebutuhan jabatan.
Tingkat kesulitan SKB CPNS Personel Perawatan Peralatan Kalibrasi Penerbangan tergantung pemahaman materi, namun dapat ditingkatkan dengan latihan yang konsisten.