Kisi-Kisi Resmi PermenPAN-RB 2026

SKB CPNS Ortotis Prostetis

Panduan komprehensif seleksi kompetensi bidang untuk formasi Ortotis Prostetis. Merangkum materi pokok teknis, indikator penilaian CAT BKN, bank soal studi kasus, serta simulasi tryout lengkap.

Instansi Pembina
K/L Terkait
Silabus Materi
1 Jenjang / Sub-bidang
Durasi Ujian
90 Menit CAT BKN

Materi Pokok SKB CPNS Ortotis Prostetis

Materi pokok SKB CPNS untuk jabatan Ortotis Prostetis berikut merangkum ruang lingkup kompetensi, pengetahuan teknis, dan tugas jabatan yang menjadi fokus penilaian dalam seleksi SKB CPNS. Pelajari setiap bagian secara bertahap agar pemahaman lebih menyeluruh.

Ortotis Prostetis Terampil

Terampil

Kemampuan Umum

18 Indikator
Pengetahuan tentang patologi Cerebral Palsy
Pengetahuan tentang patologi Stroke
Pengetahuan tentang patologi Polio, CTEV dan congenital disease lainnya
Pengetahuan tentang patologi Diabetes
Patologi pada spinal ortotik
Pengetahuan terkait amputasi pada ekstremitas bawah
Pengetahuan terkait amputasi pada ekstremitas atas
Pengetahuan dasar terkait material dan bahan pembuatan prostesis ortosis
Pengetahuan dasar komponen ortosis
Pengetahuan dasar komponen prostesis
Pengetahuan anatomi tulang ekstremitas atas
Pengetahuan anatomi tulang ekstremitas bawah
Pengetahuan anatomi tulang area spinal/tulang belakang
Pengetahuan anatomi otot ekstremitas atas
Pengetahuan anatomi otot ekstremitas bawah
Pengetahuan anatomi persendian pada tubuh manusia
Pengetahuan mengenai peralatan, mesin, dan prinsip K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja)
Pengetahuan konsep dasar Biomekanik

Kemampuan Khusus

62 Indikator
Asesmen (subjektif dan objektif) FO
Penentuan Preskripsi FO
Pengukuran dan pencetakan (measurement & casting) FO
Proses rektifikasi FO
Proses fabrikasi FO
Fitting (pengepasan alat bantu, static fitting, dynamic fitting) FO
Asesmen (subjektif dan objektif) AFO
Penentuan Preskripsi AFO
Pengukuran dan pencetakan (measurement & casting) AFO
Proses rektifikasi AFO
Proses fabrikasi AFO
Fitting (pengepasan alat bantu, static fitting, dynamic fitting) AFO
Asesmen (subjektif dan objektif) KO/HO/KAFO/HKAFO
Penentuan Preskripsi KO/HO/KAFO/HKAFO
Pengukuran dan pencetakan (measurement & casting) KO/HO/KAFO/HKAFO
Proses rektifikasi KO/HO/KAFO/HKAFO
Proses fabrikasi KO/HO/KAFO/HKAFO
Fitting (pengepasan alat bantu, static fitting, dynamic fitting) KO/HO/KAFO/HKAFO
Asesmen (subjektif dan objektif) ULO
Penentuan Preskripsi ULO
Pengukuran dan pencetakan (measurement & casting) ULO
Proses rektifikasi ULO
Proses fabrikasi ULO
Fitting (pengepasan alat bantu, static fitting, dynamic fitting) ULO
Asesmen (subjektif dan objektif) SO
Penentuan Preskripsi SO
Pengukuran dan pencetakan (measurement & casting) SO
Proses fabrikasi SO
Fitting (pengepasan alat bantu, static fitting, dynamic fitting) SO
Asesmen (subjektif dan objektif) HDP
Penentuan Preskripsi HDP
Pengukuran dan pencetakan (measurement & casting) HDP
Asesmen (subjektif dan objektif) ADP
Penentuan Preskripsi ADP
Pengukuran dan pencetakan (measurement & casting) ADP
Proses rektifikasi ADP
Proses fabrikasi ADP
Fitting (pengepasan alat bantu, static fitting, dynamic fitting) ADP
Asesmen (subjektif dan objektif) TTP
Penentuan Preskripsi TTP
Pengukuran dan pencetakan (measurement & casting) TTP
Proses rektifikasi TTP
Proses fabrikasi TTP
Fitting (pengepasan alat bantu, static fitting, dynamic fitting) TTP
Asesmen (subjektif dan objektif) KDP
Penentuan Preskripsi KDP
Pengukuran dan pencetakan (measurement & casting) KDP
Proses rektifikasi KDP
Proses fabrikasi KDP
Fitting (pengepasan alat bantu, static fitting, dynamic fitting) KDP
Asesmen (subjektif dan objektif) TFP
Penentuan Preskripsi TFP
Pengukuran dan pencetakan (measurement & casting) TFP
Proses rektifikasi TFP
Proses fabrikasi TFP
Fitting (pengepasan alat bantu, static fitting, dynamic fitting) TFP
Asesmen (subjektif dan objektif) ULP
Penentuan Preskripsi ULP
Pengukuran dan pencetakan (measurement & casting) ULP
Proses rektifikasi ULP
Proses fabrikasi ULP
Fitting (pengepasan alat bantu, static fitting, dynamic fitting) ULP

Simulasi Tryout SKB CAT Ortotis Prostetis

Melalui simulasi tryout SKB CPNS untuk jabatan Ortotis Prostetis, kamu bisa berlatih soal yang mendekati ujian sebenarnya sekaligus mengevaluasi kesiapan sebelum menghadapi tes SKB.

Katalog Semua Tryout
Sedang Disusun Tim Ahli

Tryout CAT SKB Ortotis Prostetis Sedang Disiapkan

Tim akademik Belajarbro sedang menyusun paket simulasi ujian CAT resmi untuk formasi Ortotis Prostetis berdasarkan kisi-kisi dan materi pokok KemenPAN-RB terbaru. Paket ini akan dilengkapi timer sistem CAT standar BKN 90 menit, passing grade, kunci jawaban, dan pembahasan komprehensif.

Sistem CAT BKN
Durasi 90 menit & skema CAT resmi
Kisi-Kisi Terbaru
Sesuai materi pokok & tupoksi jabatan
Pembahasan Lengkap
Analisis jawaban & referensi regulasi
Ranking Nasional
Bandingkan skor se-Indonesia

Contoh Soal SKB Ortotis Prostetis & Pembahasan

Kerjakan soal di bawah, lalu lihat kunci dan pembahasan lengkap.

50 Soal
Benar: 0
Salah: 0
Dijawab: 0/50
0%
Soal 1
Seorang pasien anak dengan diagnosis Cerebral Palsy (CP) tipe spastik diplegia menunjukkan pola jalan 'scissoring gait'. Prinsip biomekanik utama pada pemberian ortosis untuk mengoreksi adduksi berlebih pada panggul adalah...
Kunci Jawaban: C
Prinsip dasar ortosis untuk mengoreksi deformitas atau mengontrol gerakan adalah sistem tekanan 3 titik (3-point pressure system), di mana satu gaya utama berlawanan dengan dua gaya penyeimbang untuk menstabilkan segmen tubuh.
Materi Terkait: Pengetahuan tentang patologi Cerebral Palsy
Soal 2
Kondisi patologis pada pasien stroke yang menyebabkan kaki jatuh saat fase ayun (swing phase) karena kelemahan otot dorsifleksor disebut...
Kunci Jawaban: E
Foot drop adalah ketidakmampuan untuk mengangkat bagian depan kaki (dorsifleksi) yang sering terjadi pada pasien stroke akibat kelumpuhan saraf atau kelemahan otot tibialis anterior.
Materi Terkait: Pengetahuan tentang patologi Stroke
Soal 3
Pada patologi Congenital Talipes Equino Varus (CTEV), komponen deformitas yang paling pertama harus dikoreksi menurut metode Ponseti adalah...
Kunci Jawaban: C
Metode Ponseti mengikuti urutan koreksi C-A-V-E. Kavus dikoreksi terlebih dahulu dengan memposisikan forefoot terhadap hindfoot untuk menyeimbangkan lengkungan kaki.
Materi Terkait: Pengetahuan tentang patologi Polio, CTEV dan congenital disease lainnya
Soal 4
Pasien dengan Diabetes Mellitus sering mengalami neuropati perifer yang berisiko menimbulkan ulkus. Area pada kaki yang paling sering menerima tekanan puncak (peak pressure) dan berisiko ulkus adalah...
Kunci Jawaban: A
Akibat hilangnya sensasi dan perubahan struktur kaki pada pasien diabetes, area kaput metatarsal sering mengalami tekanan mekanik yang tinggi saat berjalan, menjadikannya lokasi paling umum untuk ulkus neuropatik.
Materi Terkait: Pengetahuan tentang patologi Diabetes
Soal 5
Landasan anatomi yang digunakan sebagai referensi pengukuran panjang tungkai bawah pada asesmen objektif ortosis adalah...
Kunci Jawaban: B
Pengukuran panjang tungkai sebenarnya (true leg length) diukur dari SIAS ke malleolus medialis untuk mengidentifikasi adanya diskrepansi panjang tungkai.
Materi Terkait: Pengetahuan anatomi tulang ekstremitas bawah
Soal 6
Tulang yang membentuk persendian bahu (glenohumeral joint) adalah...
Kunci Jawaban: C
Sendi glenohumeral dibentuk oleh kepala humerus yang bersendi dengan kavitas glenoidalis pada tulang scapula.
Materi Terkait: Pengetahuan anatomi tulang ekstremitas atas
Soal 7
Berapakah jumlah ruas tulang belakang pada area lumbal manusia normal?
Kunci Jawaban: A
Tulang belakang terdiri dari 7 servikal, 12 torakal, 5 lumbal, 5 sakral (menyatu), dan 4 koksigeus (menyatu).
Materi Terkait: Pengetahuan anatomi tulang area spinal/tulang belakang
Soal 8
Otot utama yang berfungsi sebagai ekstensor sendi lutut (knee joint) adalah...
Kunci Jawaban: D
Kelompok otot quadriceps femoris (rectus femoris, vastus lateralis, vastus medialis, dan vastus intermedius) berfungsi utama untuk mengekstensikan lutut.
Materi Terkait: Pengetahuan anatomi otot ekstremitas bawah
Soal 9
Jenis material termoplastik yang sering digunakan untuk pembuatan socket prostesis atau body jacket karena sifatnya yang kaku dan tahan lama adalah...
Kunci Jawaban: E
Polypropylene adalah polimer termoplastik yang kaku, memiliki kekuatan mekanik tinggi, dan tahan terhadap kelelahan (fatigue resistance), sehingga ideal untuk komponen struktural ortosis/prostesis.
Materi Terkait: Pengetahuan dasar terkait material dan bahan pembuatan prostesis ortosis
Soal 10
Alat pelindung diri (APD) minimal yang wajib digunakan saat melakukan proses pengamplasan (grinding) komponen prostesis untuk melindungi pernapasan adalah...
Kunci Jawaban: B
Sesuai prinsip K3, masker debu atau respirator sangat penting untuk mencegah masuknya partikel halus material (seperti fiber atau plastik) ke dalam saluran pernapasan saat proses grinding.
Materi Terkait: Pengetahuan mengenai peralatan, mesin, dan prinsip K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja)
Soal 11
Amputasi yang dilakukan tepat pada sendi pergelangan kaki disebut...
Kunci Jawaban: B
Syme's amputation adalah prosedur disartikulasi pergelangan kaki yang melibatkan pengangkatan malleolus untuk menciptakan stump yang kuat untuk menumpu beban (end-bearing).
Materi Terkait: Pengetahuan terkait amputasi pada ekstremitas bawah
Soal 12
Dalam terminologi biomekanik, gaya yang diberikan oleh lantai terhadap kaki saat menumpu berat badan disebut...
Kunci Jawaban: B
Ground Reaction Force (GRF) adalah gaya reaksi yang diberikan bumi/lantai terhadap tubuh yang bersentuhan dengannya, sesuai Hukum Newton ke-3.
Materi Terkait: Pengetahuan konsep dasar Biomekanik
Soal 13
Tujuan utama dari proses rektifikasi pada model gips positif AFO adalah...
Kunci Jawaban: A
Rektifikasi dilakukan dengan mengurangi (carving) gips pada area yang mampu menerima tekanan dan menambah (padding/plastering) pada area tulang yang menonjol (bony prominence) untuk mencegah luka tekan.
Materi Terkait: Proses rektifikasi AFO
Soal 14
Pengepasan alat bantu saat pasien berdiri diam tanpa berjalan untuk memeriksa kenyamanan dan tinggi alat disebut...
Kunci Jawaban: C
Static fitting adalah tahap pengepasan di mana pasien berdiri untuk mengevaluasi alignment, stabilitas, tinggi alat, dan kenyamanan socket sebelum dilakukan uji jalan.
Materi Terkait: Fitting (pengepasan alat bantu, static fitting, dynamic fitting) AFO
Soal 15
Komponen utama pada prostesis bawah lutut yang berfungsi menghubungkan socket dengan kaki buatan (foot) adalah...
Kunci Jawaban: A
Pylon atau shank adalah komponen berbentuk pipa (endoskeletal) yang menghubungkan socket ke foot dan berfungsi sebagai penyangga berat badan.
Materi Terkait: Pengetahuan dasar komponen prostesis
Soal 16
Kondisi tulang belakang yang melengkung ke arah lateral (samping) disebut...
Kunci Jawaban: D
Scoliosis adalah kelainan pada rangka tubuh berupa kelengkungan tulang belakang ke arah samping/lateral yang biasanya diukur dengan sudut Cobb.
Materi Terkait: Patologi pada spinal ortotik
Soal 17
Landasan anatomi yang penting untuk relief pada proses rektifikasi AFO agar tidak menekan saraf peroneal adalah...
Kunci Jawaban: E
Saraf peroneal komunis melintas di dekat leher fibula (di bawah kaput fibula). Tekanan berlebih di area ini dapat menyebabkan kelumpuhan saraf, sehingga perlu diberikan relief saat rektifikasi.
Materi Terkait: Proses rektifikasi AFO
Soal 18
Material busa yang bersifat lembut dan sering digunakan sebagai pelapis dalam (soft insert) pada ortosis adalah...
Kunci Jawaban: E
Plastazote atau busa polyethylene (PE) memiliki sifat hypoallergenic dan lembut, sehingga sangat baik digunakan sebagai bantalan (padding) untuk area sensitif atau pasien diabetes.
Materi Terkait: Pengetahuan dasar terkait material dan bahan pembuatan prostesis ortosis
Soal 19
Pada pemeriksaan subjektif asesmen FO (Foot Orthosis), informasi apa yang paling krusial untuk ditanyakan kepada pasien?
Kunci Jawaban: B
Informasi mengenai keluhan utama, terutama lokasi nyeri dan kapan nyeri tersebut muncul, sangat menentukan desain dan preskripsi foot orthosis yang akan dibuat.
Materi Terkait: Asesmen (subjektif dan objektif) FO
Soal 20
Mesin yang digunakan untuk menghaluskan permukaan plastik atau busa pada tahap fabrikasi ortosis disebut...
Kunci Jawaban: E
Mesin grinding atau router digunakan untuk memotong kelebihan material dan menghaluskan tepi serta permukaan alat agar nyaman dipakai pasien.
Materi Terkait: Pengetahuan mengenai peralatan, mesin, dan prinsip K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja)
Soal 21
PRO
Seorang pasien pasca stroke mengalami spastisitas berat pada otot plantarfleksor sehingga posisi kaki menetap dalam posisi equinus. Preskripsi AFO yang paling tepat untuk mengontrol kondisi ini adalah...
Kunci Jawaban: E
Solid AFO memberikan stabilitas maksimal dan mencegah gerakan plantarfleksi yang tidak diinginkan pada pasien dengan spastisitas berat, menjaga kaki tetap dalam posisi netral.
Materi Terkait: Penentuan Preskripsi AFO

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 22
PRO
Pada amputasi Trans-tibial (bawah lutut), area yang termasuk 'pressure tolerant' (mampu menerima tekanan) di mana socket harus memberikan kontak erat adalah...
Kunci Jawaban: C
Patellar tendon adalah area utama penerima beban (load bearing) pada desain socket PTB (Patellar Tendon Bearing). Area lain seperti krista tibia dan kaput fibula adalah pressure sensitive.
Materi Terkait: Pengetahuan terkait amputasi pada ekstremitas bawah

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 23
PRO
Saat melakukan 'casting' (pencetakan) untuk pembuatan KAFO, posisi sendi lutut idealnya dipertahankan dalam posisi...
Kunci Jawaban: B
Untuk KAFO yang bertujuan stabilisasi saat berdiri, pencetakan dilakukan dalam posisi lutut ekstensi penuh untuk memastikan alignment yang benar saat fase menumpu (stance phase).
Materi Terkait: Pengukuran dan pencetakan (measurement & casting) KO/HO/KAFO/HKAFO

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 24
PRO
Gaya gesek yang terjadi antara kulit stump dan bagian dalam socket prostesis yang dapat menyebabkan luka disebut...
Kunci Jawaban: C
Shear force atau gaya geser terjadi ketika dua permukaan bergesekan secara paralel, yang dalam prostetik dapat merusak jaringan lunak jika socket tidak fit dengan benar.
Materi Terkait: Pengetahuan konsep dasar Biomekanik

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 25
PRO
Pada asesmen objektif pasien Scoliosis, pemeriksaan 'Adam’s Forward Bending Test' dilakukan untuk mengamati adanya...
Kunci Jawaban: E
Adam's Forward Bending Test mengharuskan pasien membungkuk ke depan; jika terlihat tonjolan pada satu sisi punggung (rib hump), itu mengindikasikan adanya rotasi tulang belakang yang khas pada scoliosis struktural.
Materi Terkait: Asesmen (subjektif dan objektif) SO

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 26
PRO
Dalam proses fabrikasi prostesis dengan teknik laminasi, fungsi dari penambahan 'hardener' pada resin adalah...
Kunci Jawaban: C
Hardener atau katalis ditambahkan ke resin cair untuk memicu reaksi polimerisasi yang mengubah resin menjadi plastik keras yang membungkus serat penguat (glass/carbon fiber).
Materi Terkait: Proses fabrikasi ADP

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 27
PRO
Komponen prostesis tangan yang berfungsi sebagai pengganti telapak tangan dan dapat digerakkan secara pasif atau aktif disebut...
Kunci Jawaban: B
Terminal Device (TD) adalah komponen fungsional paling ujung pada prostesis ekstremitas atas, bisa berupa tangan kosmetik, hook, atau tangan mioelektrik.
Materi Terkait: Pengetahuan dasar komponen prostesis

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 28
PRO
Seorang pasien dengan amputasi Trans-femoral (di atas lutut) menunjukkan pola jalan 'Lateral Trunk Lean' ke sisi prostesis saat fase stance. Apa kemungkinan penyebab dari sisi alignment prostesis?
Kunci Jawaban: A
Kaki (foot) yang terlalu ke lateral (outset) mengurangi dasar dukungan ke arah medial, memaksa pasien memiringkan badan ke sisi prostesis untuk menjaga keseimbangan.
Materi Terkait: Fitting (pengepasan alat bantu, static fitting, dynamic fitting) TFP

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 29
PRO
Pada asesmen pasien dengan kelainan saraf perifer (seperti pada Polio), pemeriksaan MMT (Manual Muscle Testing) dilakukan. Nilai MMT '2' berarti...
Kunci Jawaban: C
Skala MMT: 0=No contraction, 1=Flicker, 2=Full ROM gravity eliminated, 3=Full ROM against gravity, 4=Against gravity with resistance, 5=Normal.
Materi Terkait: Asesmen (subjektif dan objektif) KO/HO/KAFO/HKAFO

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 30
PRO
Lengkungan anatomis tulang belakang ke arah posterior (cembung ke belakang) yang normal terdapat pada area torakal disebut...
Kunci Jawaban: B
Kyphosis secara fisiologis normal ada di torakal dan sakral, sedangkan lordosis normal ada di servikal dan lumbal. Namun jika berlebihan disebut patologis.
Materi Terkait: Pengetahuan anatomi tulang area spinal/tulang belakang

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 31
PRO
Pada proses rektifikasi gips positif untuk prostesis Trans-tibial tipe PTB, area manakah yang harus ditambah gips (relief) untuk menghindari nyeri?
Kunci Jawaban: C
Krista tibia (anterior crest of tibia) adalah tulang yang sangat menonjol dengan jaringan lunak tipis, sehingga harus diberi relief (penambahan gips) agar socket tidak menekan langsung area tersebut.
Materi Terkait: Proses rektifikasi TTP

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 32
PRO
Apa fungsi utama dari 'Milwaukee Brace' pada penanganan spinal?
Kunci Jawaban: D
Milwaukee brace adalah CTLSO (Cervico-Thoraco-Lumbo-Sacral Orthosis) yang digunakan untuk scoliosis dengan kurva torakal tinggi (apex di atas vertebra torakal ke-8).
Materi Terkait: Penentuan Preskripsi SO

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 33
PRO
Pada amputasi ekstremitas atas level Trans-radial, gerakan tubuh apa yang biasanya digunakan untuk menarik kabel penggerak pada prostesis tipe 'body-powered'?
Kunci Jawaban: B
Gerakan protaksi scapula (menjauhkan belikat) atau fleksi humerus akan menarik kabel harness yang kemudian membuka atau menutup terminal device.
Materi Terkait: Pengetahuan terkait amputasi pada ekstremitas atas

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 34
PRO
Jenis persendian pada manusia yang memungkinkan gerakan paling bebas ke segala arah (seperti sendi bahu dan panggul) disebut...
Kunci Jawaban: A
Ball and socket joint memungkinkan gerakan multiaxial, yaitu fleksi, ekstensi, adduksi, abduksi, dan rotasi.
Materi Terkait: Pengetahuan anatomi persendian pada tubuh manusia

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 35
PRO
Dalam pembuatan Foot Orthosis (FO) untuk kondisi 'Flat Foot' (Pes Planus), modifikasi apa yang paling umum dilakukan pada desainnya?
Kunci Jawaban: D
Flat foot ditandai dengan runtuhnya arkus longitudinal medial, sehingga diperlukan arch support pada sisi medial untuk menyangga dan mendistribusikan beban.
Materi Terkait: Penentuan Preskripsi FO

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 36
PRO
Pemeriksaan 'piston action' pada prostesis dilakukan saat dynamic fitting untuk mengevaluasi...
Kunci Jawaban: B
Piston action adalah gerakan naik turun stump di dalam socket saat fase ayun; jika gerakannya berlebih, berarti sistem suspensi tidak adekuat.
Materi Terkait: Fitting (pengepasan alat bantu, static fitting, dynamic fitting) TTP

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 37
PRO
Komponen prostesis atas lutut yang berfungsi memberikan stabilitas pada fase stance dan kemampuan ayun yang lancar adalah...
Kunci Jawaban: E
Knee unit pada TFP (Trans-femoral Prosthesis) sangat krusial untuk mencegah lutut menekuk secara tiba-tiba saat menumpu (stabilitas) dan memungkinkan ayunan kaki.
Materi Terkait: Pengetahuan dasar komponen prostesis

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 38
PRO
Pada proses rektifikasi model gips positif KAFO, penambahan gips dilakukan pada area tulang yang menonjol. Manakah area berikut yang sensitif terhadap tekanan di area lutut?
Kunci Jawaban: C
Epicondylus femur adalah tonjolan tulang yang hanya dilapisi sedikit jaringan lunak, sehingga sangat rentan terhadap lecet jika tertekan oleh komponen logam atau plastik ortosis.
Materi Terkait: Proses rektifikasi KO/HO/KAFO/HKAFO

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 39
PRO
Berapakah sudut posisi pergelangan kaki (ankle) yang biasanya diatur saat pencetakan AFO untuk pasien umum agar alat fungsional saat berjalan?
Kunci Jawaban: C
Posisi netral (90 derajat) adalah posisi dasar yang memungkinkan stabilitas saat berdiri dan efisiensi saat fase mid-stance jalan.
Materi Terkait: Pengukuran dan pencetakan (measurement & casting) AFO

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 40
PRO
Dalam prinsip K3 di bengkel Ortotik Prostetik, penggunaan cairan kimia seperti resin dan katalis harus dilakukan di ruangan yang memiliki...
Kunci Jawaban: D
Uap dari resin dan katalis bersifat toksik; oleh karena itu, sirkulasi udara yang baik atau penggunaan lemari asam (fume hood) sangat diperlukan untuk melindungi kesehatan pekerja.
Materi Terkait: Pengetahuan mengenai peralatan, mesin, dan prinsip K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja)

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 41
PRO
Seorang pasien dengan kelumpuhan otot-otot ekstremitas atas memerlukan ortosis untuk menyangga pergelangan tangan dan jari agar tidak terjadi kontraktur. Nama ortosis tersebut adalah...
Kunci Jawaban: E
Wrist Hand Orthosis (WHO) dirancang untuk menstabilkan pergelangan tangan dan tangan, sering digunakan pada kondisi radial nerve palsy atau stroke.
Materi Terkait: Pengetahuan dasar komponen ortosis

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 42
PRO
Pada asesmen subjektif pasien amputasi, fenomena di mana pasien masih merasakan keberadaan atau nyeri pada bagian tubuh yang sudah hilang disebut...
Kunci Jawaban: A
Phantom limb sensation adalah sensasi subjektif bahwa anggota gerak yang diamputasi masih ada, yang jika terasa sakit disebut phantom limb pain.
Materi Terkait: Asesmen (subjektif dan objektif) TTP

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 43
PRO
Dalam biomekanik jalan, fase saat kaki menyentuh lantai pertama kali dengan tumit disebut...
Kunci Jawaban: D
Heel strike adalah awal dari stance phase dalam siklus berjalan manusia normal.
Materi Terkait: Pengetahuan konsep dasar Biomekanik

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 44
PRO
Landasan anatomi yang digunakan untuk menentukan pusat sendi lutut (knee joint center) secara eksternal pada ortosis paha adalah...
Kunci Jawaban: C
Pusat sendi lutut mekanik harus sejajar dengan pusat sendi anatomis yang berada di garis midpoint epicondylus femur untuk mencegah gesekan.
Materi Terkait: Pengukuran dan pencetakan (measurement & casting) KO/HO/KAFO/HKAFO

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 45
PRO
Pada fabrikasi prostesis, material 'Carbon Fiber' dipilih karena memiliki keunggulan utama dibandingkan fiberglass, yaitu...
Kunci Jawaban: E
Carbon fiber sangat ringan namun memiliki kekuatan mekanik yang luar biasa, sehingga sering digunakan untuk prostesis high-activity.
Materi Terkait: Proses fabrikasi TTP

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 46
PRO
Penyakit yang disebabkan oleh virus dan menyerang sel saraf motorik di medula spinalis sehingga menyebabkan kelumpuhan tipe LMN (Lower Motor Neuron) adalah...
Kunci Jawaban: E
Polio menyerang horn anterior medula spinalis, menyebabkan kelumpuhan otot yang bersifat flaccid (lemas) dan atrofi otot.
Materi Terkait: Pengetahuan tentang patologi Polio, CTEV dan congenital disease lainnya

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 47
PRO
Tujuan dari 'dynamic fitting' pada pemakaian prostesis adalah untuk...
Kunci Jawaban: A
Dynamic fitting melibatkan pengamatan gait (pola jalan) untuk mengidentifikasi adanya gait deviation dan melakukan koreksi alignment pada alat.
Materi Terkait: Fitting (pengepasan alat bantu, static fitting, dynamic fitting) ADP

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 48
PRO
Landasan anatomi yang menjadi batas proksimal untuk pengukuran keliling paha pada KAFO adalah...
Kunci Jawaban: A
Keliling paha tertinggi diukur di dekat perineum atau ischial tuberosity untuk menentukan lebar brim ortosis.
Materi Terkait: Pengukuran dan pencetakan (measurement & casting) KO/HO/KAFO/HKAFO

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 49
PRO
Material gips (Plaster of Paris) mengeras melalui reaksi kimia yang menghasilkan panas. Reaksi ini disebut...
Kunci Jawaban: E
Reaksi eksotermik adalah reaksi kimia yang melepaskan kalor/panas ke lingkungan, yang terasa saat gips mulai mengeras (setting).
Materi Terkait: Pengetahuan dasar terkait material dan bahan pembuatan prostesis ortosis

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 50
PRO
Sebuah alat bantu yang dipasang pada bagian luar tubuh untuk menggantikan anggota gerak yang hilang disebut...
Kunci Jawaban: C
Prostesis adalah alat ganti anggota gerak, sedangkan ortosis adalah alat bantu penyangga anggota gerak yang masih ada namun fungsinya terganggu.
Materi Terkait: Pengetahuan dasar komponen prostesis

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh

Dasar Hukum & Regulasi Jabatan

Informasi mengenai jabatan Ortotis Prostetis pada halaman ini disusun dengan mengacu pada peraturan dan ketentuan resmi pemerintah yang berlaku sebagai referensi utama.

PermenPANRB Nomor 1 Tahun 2023 tentang Jabatan Fungsional
Dasar Acuan Sah
Peraturan Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara Nomor PER/122/M.PAN/12/2005 tentang Jabatan Fungsional Ortotis Prostesis dan Angka Kreditnya
Dasar Acuan Sah
Surat Menteri PANRB Nomor B/5457/M.SM.01.00/2024
Dasar Acuan Sah

Tips & Strategi Lolos SKB Ortotis Prostetis

Agar peluang lulus SKB CPNS untuk jabatan Ortotis Prostetis semakin besar, peserta perlu memahami karakter soal dan fokus pada kompetensi yang diuji. Berikut beberapa tips yang dapat diterapkan saat persiapan hingga pelaksanaan SKB CPNS.

1

Kuasai Regulasi Pokok

Minimal 20-30% soal SKB menguji pemahaman peraturan perundangan dan tusi instansi pembina.

2

Simulasi Berbasis Studi Kasus

Soal SKB masa kini berbasis analisis kasus terapan, bukan lagi hafalan definisi teoritis belaka.

3

Manajemen Waktu CAT

Waktu 90 menit untuk 100 soal berarti Anda hanya memiliki kurang dari 54 detik per butir soal.

4

Evaluasi Melalui Tryout Rutin

Uji akurasi dan ketahanan fokus melalui simulasi tryout berkala agar terbiasa dengan ritme CAT.

Persiapan yang matang menjadi kunci utama dalam menghadapi SKB CPNS. Dengan mempelajari materi pokok, berlatih soal, dan mengikuti tryout SKB CPNS untuk jabatan Ortotis Prostetis, peserta dapat meningkatkan pemahaman dan kepercayaan diri sebelum ujian. Semoga panduan ini membantu perjalananmu menuju kelulusan CPNS.

Pertanyaan Seputar SKB Ortotis Prostetis

Jawaban resmi atas hal yang paling sering ditanyakan para pejuang CPNS.

Materi SKB CPNS Ortotis Prostetis menguji kompetensi teknis jabatan dan kemampuan umum sesuai Keputusan MenPAN-RB, meliputi penguasaan regulasi, tugas pokok fungsi, etika profesi, serta studi kasus teknis sesuai bidang.
Ujian CAT BKN SKB umumnya berjumlah 80 hingga 100 soal pilihan ganda dengan durasi waktu 90 menit (soal 80 jika dominan hitungan teknis, 100 jika dominan analisis teks dan konsep).
SKB CAT CPNS tidak menerapkan nilai ambang batas (passing grade) mutlak seperti SKD, melainkan dinilai murni dengan bobot 60% dalam penentuan kelulusan akhir integrasi nilai SKD (40%) + SKB (60%).
Pelajari kisi-kisi resmi kompetensi umum & khusus jabatan, pahami regulasi dan dasar hukum terbaru yang mengatur formasi ini, serta lakukan latihan drill soal CAT secara konsisten di Belajarbro.
Pola soal dan kisi-kisi kompetensi mengacu pada standar jabatan yang sama, namun narasi studi kasus dan konteks kebijakan selalu disesuaikan dengan peraturan terkini pemerintah.

Kisi-Kisi Formasi SKB Terkait

Eksplorasi materi pokok jabatan serumpun atau formasi instansi lainnya untuk persiapan seleksi CPNS.