Fakta: Lebih dari 80% peserta gagal di tahap SKB bukan karena tidak pintar, tapi karena salah fokus belajar.
Kalau kamu sedang mempersiapkan SKB CPNS untuk jabatan Penguji Kendaraan Bermotor, halaman ini akan jadi senjata utama kamu. 🔥
Banyak peserta CPNS gugur di tahap SKB karena kurang memahami materi jabatan yang diujikan. Untuk membantu kamu lebih siap, halaman ini menyajikan materi, contoh soal, dan tryout SKB CPNS khusus untuk jabatan Penguji Kendaraan Bermotor, agar proses belajar jadi lebih fokus dan peluang lulus semakin besar.
Materi Pokok SKB CPNS Penguji Kendaraan Bermotor
Materi pokok SKB CPNS untuk jabatan Penguji Kendaraan Bermotor berikut merangkum ruang lingkup kompetensi, pengetahuan teknis, dan tugas jabatan yang menjadi fokus penilaian dalam seleksi SKB CPNS. Pelajari setiap bagian secara bertahap agar pemahaman lebih menyeluruh.
Penguji Kendaraan Bermotor Pemula
Peraturan Perundang-Undangan tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan
Peraturan Perundang-Undangan tentang Pengujian Berkala Kendaraan Bermotor
Peraturan Perundang-Undangan tentang Pengujian Tipe Kendaraan Bermotor
Peraturan Perundang-Undangan tentang Kompetensi Penguji Kendaraan Bermotor
Peraturan Perundang-Undangan tentang Akreditasi Pengujian Kendaraan Bermotor
Peraturan Perundang-Undangan tentang Kalibrasi Peralatan Uji Kendaraan Bermotor
Peraturan Perundang-Undangan tentang Bukti Lulus Uji Elektronik (BLUe) pengujian kendaraan bermotor
Etika Profesi Penguji Kendaraan Bermotor
Teknik pemeriksaan persyaratan teknis kendaraan bermotor
Teknik pengujian laik jalan kendaraan bermotor
Sistem kendaraan bermotor
Rancang bangun dan rekayasa kendaraan bermotor
Fasilitas dan peralatan pengujian kendaraan bermotor
Sistem informasi pengujian kendaraan bermotor
SDM pengujian kendaraan bermotor
Teknik pengukuran dimensi dan daya angkut kendaraan bermotor
Penguji Kendaraan Bermotor Terampil
Peraturan Perundang-Undangan tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan
Peraturan Perundang-Undangan tentang Pengujian Berkala Kendaraan Bermotor
Peraturan Perundang-Undangan tentang Pengujian Tipe Kendaraan Bermotor
Peraturan Perundang-Undangan tentang Kompetensi Penguji Kendaraan Bermotor
Peraturan Perundang-Undangan tentang Akreditasi Pengujian Kendaraan Bermotor
Peraturan Perundang-Undangan tentang Kalibrasi Peralatan Uji Kendaraan Bermotor
Peraturan Perundang-Undangan tentang Bukti Lulus Uji Elektronik (BLUe) pengujian kendaraan bermotor
Etika Profesi Penguji Kendaraan Bermotor
Teknik pemeriksaan persyaratan teknis kendaraan bermotor
Teknik pengujian laik jalan kendaraan bermotor
Sistem kendaraan bermotor
Rancang bangun dan rekayasa kendaraan bermotor
Fasilitas dan peralatan pengujian kendaraan bermotor
Sistem informasi pengujian kendaraan bermotor
SDM pengujian kendaraan bermotor
Teknik pengukuran dimensi dan daya angkut kendaraan bermotor
Melalui simulasi tryout SKB CPNS untuk jabatan Penguji Kendaraan Bermotor, kamu bisa berlatih soal yang mendekati ujian sebenarnya sekaligus mengevaluasi kesiapan sebelum menghadapi tes SKB.
Tryout
Tryout untuk jabatan ini akan tersedia
Kami sedang menyiapkan paket tryout SKB khusus untuk
Penguji Kendaraan Bermotor.
Nantinya kamu bisa latihan soal sesuai kisi-kisi resmi dan dapat pembahasan lengkap.
Soal sesuai materi pokok jabatan
Pembahasan detail & indikator kompetensi
Skor otomatis + pembanding nasional
Coming soon
Contoh Soal SKB CPNS Penguji Kendaraan Bermotor
Berikut contoh soal SKB CPNS untuk jabatan Penguji Kendaraan Bermotor.
Soal 1
Pemula
Berdasarkan UU No. 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, setiap kendaraan bermotor yang dioperasikan di jalan wajib memenuhi persyaratan teknis dan laik jalan. Pengujian berkala kendaraan bermotor dilakukan oleh...
A. Unit Pelaksana Pengujian Kendaraan Bermotor (UPPKB) Pemerintah Daerah
B. Perusahaan Karoseri
C. Agen Pemegang Merek (APM) secara mandiri tanpa pengawasan
D. Bengkel umum yang tidak terakreditasi
E. Kepolisian Negara Republik Indonesia
Jawaban: A
Sesuai Pasal 53 UU No. 22 Tahun 2009, pengujian berkala dilakukan oleh unit pelaksana pengujian pemerintah kabupaten/kota atau unit pelaksana pengujian swasta yang terakreditasi.
Materi:Peraturan Perundang-Undangan tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan
Soal 2
Pemula
Dalam pemeriksaan teknis kendaraan, batas maksimal penyimpangan kuncup roda depan (side slip) yang diizinkan agar kendaraan dinyatakan laik jalan adalah...
A. 1 mm per meter
B. 5 mm per meter
C. 10 mm per meter
D. 15 mm per meter
E. 20 mm per meter
Jawaban: B
Berdasarkan PP No. 55 Tahun 2012 Pasal 68, batas maksimal penyimpangan kuncup roda depan (side slip) yang diizinkan adalah tidak melebihi 5 mm per meter ke arah dalam atau luar.
Materi:Teknik pengujian laik jalan kendaraan bermotor
Soal 3
Pemula
Kartu uji, tanda uji, dan tanda samping pada pengujian berkala kini telah digantikan dengan sistem elektronik yang dikenal sebagai...
A. RFID Transport
B. Smart Card Driver
C. BLUe (Bukti Lulus Uji Elektronik)
D. E-KIR
E. Digital Vehicle Test
Jawaban: C
Sesuai regulasi terbaru Kemenhub, Bukti Lulus Uji Elektronik (BLUe) terdiri atas kartu uji pintar, stiker rfid, dan sertifikat uji.
Materi:Peraturan Perundang-Undangan tentang Bukti Lulus Uji Elektronik (BLUe) pengujian kendaraan bermotor
Soal 4
Pemula
Peralatan uji yang digunakan untuk mengukur efisiensi sistem pengereman utama pada kendaraan bermotor adalah...
A. Speedometer Tester
B. Axle Load Meter
C. Side Slip Tester
D. Play Detector
E. Brake Tester
Jawaban: E
Brake tester digunakan untuk mengukur gaya rem pada masing-masing roda dan menghitung efisiensi pengereman total.
Materi:Fasilitas dan peralatan pengujian kendaraan bermotor
Soal 5
Pemula
Menurut PM No. 156 Tahun 2016, jenjang kompetensi Penguji Kendaraan Bermotor dibagi menjadi beberapa tingkatan. Jenjang kompetensi penguji yang paling rendah adalah...
A. Penguji Pelaksana Dasar
B. Penguji Tingkat Satu
C. Penguji Tingkat Dua
D. Asisten Penguji
E. Penguji Pemula
Jawaban: D
Berdasarkan PM No. 156 Tahun 2016 Pasal 12, jenjang kompetensi Penguji Kendaraan Bermotor secara berurutan dari yang paling rendah dimulai dari Asisten Penguji, Penguji Pemula, hingga Master Penguji.
Materi:Peraturan Perundang-Undangan tentang Kompetensi Penguji Kendaraan Bermotor
Soal 6
Pemula
Pada pemeriksaan sistem kemudi, jumlah gerak bebas (free play) kemudi yang diizinkan untuk kendaraan bermotor secara umum tidak boleh melebihi...
A. 15% dari diameter kemudi
B. 10% dari diameter kemudi
C. 20% dari diameter kemudi
D. 5% dari diameter kemudi
E. 25% dari diameter kemudi
Jawaban: C
Menurut teori teknik kendaraan dan standar pemeriksaan, gerak bebas kemudi maksimal adalah 20% agar pengendalian tetap responsif.
Materi:Sistem kendaraan bermotor
Soal 7
Pemula
Sertifikat Registrasi Uji Tipe (SRUT) diterbitkan untuk setiap kendaraan bermotor sebagai bukti telah lulus...
A. Uji Emisi Gas Buang di bengkel umum
B. Uji Berkala
C. Uji Tipe Kendaraan Bermotor
D. Uji Keaslian Dokumen
E. Uji Dimensi Karoseri
Jawaban: C
SRUT merupakan dokumen yang diterbitkan setelah unit kendaraan lulus uji tipe (fisik) dan pengesahan rancang bangun.
Materi:Peraturan Perundang-Undangan tentang Pengujian Tipe Kendaraan Bermotor
Soal 8
Pemula
Alat uji 'Opacimeter' digunakan khusus untuk memeriksa kadar polusi pada kendaraan dengan mesin...
A. Diesel (Compression Ignition)
B. Bensin Injeksi
C. Bensin (Spark Ignition)
D. Listrik Murni
E. Hybrid Elpiji
Jawaban: A
Opacimeter digunakan untuk mengukur tingkat kepekatan (opasitas) asap pada mesin diesel.
Materi:Teknik pengujian laik jalan kendaraan bermotor
Soal 9
Pemula
Dalam etika profesi, seorang penguji dilarang menerima imbalan dalam bentuk apapun dari pemohon uji. Hal ini berkaitan dengan prinsip...
A. Integritas dan Objektivitas
B. Kreativitas
C. Keramah-tamahan
D. Efisiensi
E. Kecepatan Pelayanan
Jawaban: A
Penguji harus objektif dan berintegritas dalam menentukan hasil uji demi keselamatan pengguna jalan tanpa dipengaruhi gratifikasi.
Materi:Etika Profesi Penguji Kendaraan Bermotor
Soal 10
Pemula
Fasilitas pengujian kendaraan bermotor yang dilakukan di lokasi luar gedung uji menggunakan kendaraan khusus disebut...
A. Sistem Uji Door to Door
B. Unit Pengujian Keliling (Mobile Test)
C. Sistem Informasi Uji
D. Drive Thru Testing
E. Uji Petik Jalan
Jawaban: B
Mobile test unit adalah fasilitas pengujian yang dapat berpindah tempat untuk menjangkau lokasi yang jauh dari gedung uji tetap.
Materi:Fasilitas dan peralatan pengujian kendaraan bermotor
Soal 11
Pemula
Jarak antara sumbu roda paling depan dengan sumbu roda paling belakang pada kendaraan bermotor disebut...
A. Ground Clearance
B. Tread Width
C. Front Overhang
D. Rear Overhang
E. Wheelbase (Jarak Sumbu)
Jawaban: E
Wheelbase atau jarak sumbu adalah dimensi panjang antara titik pusat sumbu roda depan dan sumbu roda belakang.
Materi:Teknik pengukuran dimensi dan daya angkut kendaraan bermotor
Soal 12
Pemula
Kalibrasi peralatan uji kendaraan bermotor secara berkala bertujuan untuk...
A. Mempercepat durasi pengujian
B. Mempercantik tampilan alat uji
C. Menambah daya listrik alat uji
D. Mengurangi biaya pajak gedung
E. Menjamin keakuratan hasil pengukuran alat uji
Jawaban: E
Berdasarkan PM No. 19 Tahun 2021, kalibrasi dilakukan untuk memastikan alat ukur tetap akurat sesuai standar metrologi.
Materi:Peraturan Perundang-Undangan tentang Kalibrasi Peralatan Uji Kendaraan Bermotor
Soal 13
Pemula
Jumlah Berat Bruto (JBB) adalah berat maksimum kendaraan bermotor berikut muatannya yang diperbolehkan menurut...
A. Rancang bangun dari pabrikan atau karoseri
B. Hasil timbangan saat uji petik
C. Kapasitas gudang pemilik
D. Luas ban yang menapak di aspal
E. Keinginan pemilik kendaraan
Jawaban: A
JBB ditentukan berdasarkan kekuatan teknis rancang bangun kendaraan sesuai PP No. 55 Tahun 2012.
Materi:Rancang bangun dan rekayasa kendaraan bermotor
Soal 14
Pemula
Pemeriksaan teknis visual pada bagian bawah kendaraan (under carriage) dilakukan untuk mengecek kondisi...
A. Kenyamanan kursi penumpang
B. Kekeruhan kaca depan
C. Warna cat body
D. Kebersihan dashboard
E. Kebocoran sistem knalpot dan keausan sistem kemudi
Akreditasi unit pelaksana pengujian berkala kendaraan bermotor diberikan dalam beberapa klasifikasi. Klasifikasi tertinggi adalah...
A. Akreditasi Utama
B. Akreditasi B
C. Akreditasi C
D. Akreditasi Paripurna
E. Akreditasi A
Jawaban: E
PM No. 19 Tahun 2021 membagi akreditasi menjadi kelas A, B, dan C berdasarkan kelengkapan alat dan SDM.
Materi:Peraturan Perundang-Undangan tentang Akreditasi Pengujian Kendaraan Bermotor
Soal 16
Pemula
Alat yang digunakan untuk mendeteksi adanya celah atau kekenduran pada sambungan sistem kemudi dan suspensi adalah...
A. Sound Level Meter
B. Manometer
C. Multimeter
D. Tire Pressure Gauge
E. Play Detector
Jawaban: E
Play detector bekerja dengan menggerakkan roda kendaraan secara horizontal/vertikal untuk melihat kekendoran sendi-sendi (joints).
Materi:Fasilitas dan peralatan pengujian kendaraan bermotor
Soal 17
Pemula
Berapa frekuensi minimal kalibrasi peralatan uji kendaraan bermotor dilakukan menurut regulasi?
A. Setiap 6 bulan
B. Setiap 5 tahun
C. Setiap 3 bulan
D. Setiap 1 tahun
E. Setiap 2 tahun
Jawaban: D
Berdasarkan PM No. 19 Tahun 2021, peralatan uji berkala wajib dikalibrasi paling sedikit 1 (satu) kali dalam 1 (satu) tahun.
Materi:Peraturan Perundang-Undangan tentang Kalibrasi Peralatan Uji Kendaraan Bermotor
Soal 18
Pemula
Data hasil pengujian kendaraan harus diintegrasikan ke dalam sistem informasi pusat. Nama sistem database nasional pengujian kendaraan bermotor di Indonesia adalah...
A. Sistem Informasi Uji Berkala (SIUB)
B. Hubdat-Next
C. Blue-Central
D. Sikara
E. E-Transport Nasional
Jawaban: A
SIUB atau sistem integrasi database nasional digunakan untuk memantau kelulusan uji secara real-time di seluruh Indonesia.
Materi:Sistem informasi pengujian kendaraan bermotor
Soal 19
Pemula
Penilaian laik jalan pada lampu utama mencakup dua kriteria, yaitu...
A. Ketinggian lampu dan harga lampu
B. Konsumsi daya listrik dan suhu lampu
C. Warna lampu dan bentuk mika
D. Jumlah bohlam dan merek lampu
E. Kekuatan pancar dan penyimpangan arah sinar
Jawaban: E
Lampu utama harus memiliki intensitas cahaya (candela) yang cukup dan arah sinar yang tidak menyilaukan pengemudi lawan arah.
Materi:Teknik pengujian laik jalan kendaraan bermotor
Soal 20
Pemula
Sesuai PP No. 55 Tahun 2012, komponen yang termasuk dalam sistem pembuangan kendaraan bermotor adalah...
A. Manifold, Muffler, dan Pipa Pembuangan
B. Radiator dan Water pump
C. Piston dan Ring Piston
D. Karburator dan Filter Udara
E. Alternator dan Aki
Jawaban: A
Sistem pembuangan terdiri dari exhaust manifold, peredam suara (muffler), dan pipa pelepas gas buang.
Materi:Sistem kendaraan bermotor
Soal 21
Terampil
Berdasarkan UU No. 22 Tahun 2009, setiap kendaraan bermotor yang dioperasikan di jalan wajib memenuhi persyaratan teknis dan laik jalan. Yang dimaksud dengan laik jalan adalah...
A. Kondisi kendaraan yang mesinnya baru saja diservis
B. Kondisi kendaraan yang memiliki aksesoris lengkap
C. Kondisi kendaraan yang sesuai dengan keinginan pemilik
D. Kondisi minimal kendaraan yang memenuhi persyaratan keselamatan untuk dioperasikan di jalan
E. Kondisi kendaraan yang telah membayar pajak tahunan
Jawaban: D
Berdasarkan UU Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, laik jalan adalah kriteria minimum kondisi suatu kendaraan yang dinyatakan telah memenuhi persyaratan keselamatan untuk dioperasikan di jalan.
Materi:Peraturan Perundang-Undangan tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan
Soal 22
Terampil
Masa berlaku uji berkala kendaraan bermotor menurut Peraturan Menteri Perhubungan yang berlaku adalah...
A. 5 tahun sekali
B. 6 bulan sekali
C. 2 tahun sekali
D. 3 bulan sekali
E. 1 tahun sekali
Jawaban: B
Sesuai dengan UU No. 22 Tahun 2009 Pasal 53 ayat (1) dan PM Perhubungan Nomor PM 19 Tahun 2021, uji berkala wajib dilakukan setiap 6 (enam) bulan sekali.
Materi:Peraturan Perundang-Undangan tentang Pengujian Berkala Kendaraan Bermotor
Soal 23
Terampil
Bukti Lulus Uji Elektronik (BLUe) terdiri atas beberapa komponen utama. Manakah yang termasuk di dalamnya?
A. STNK, kartu uji, dan buku kir
B. Buku uji, plat uji, dan stiker
C. Kartu uji, stiker hologram, dan sertifikat uji
D. Kuitansi pembayaran, buku uji, dan kartu kendali
E. Kartu uji, tanda uji (stiker), dan sertifikat hasil uji berkala
Jawaban: E
Berdasarkan PM Perhubungan No. PM 24 Tahun 2021, BLUe menggantikan buku uji fisik dengan komponen berupa Kartu Uji, Tanda Uji (stiker), dan Sertifikat Hasil Uji Berkala.
Materi:Peraturan Perundang-Undangan tentang Bukti Lulus Uji Elektronik (BLUe) pengujian kendaraan bermotor
Soal 24
Terampil
Pada pengujian kincup roda depan (side slip), batas penyimpangan maksimal yang diizinkan untuk dinyatakan lulus adalah...
A. 1 mm per meter
B. 10 mm per meter
C. 5 mm per meter
D. 2 mm per meter
E. 15 mm per meter
Jawaban: C
Sesuai Keputusan Menteri Perhubungan Nomor KM 63 Tahun 1993 dan standar teknis pengujian, kincup roda depan (side slip) tidak boleh melebihi 5 mm per meter.
Materi:Teknik pengujian laik jalan kendaraan bermotor
Soal 25
Terampil
Berapakah nilai minimal efisiensi rem utama (brake efficiency) untuk kendaraan bermotor kategori M, N, O, atau L agar dinyatakan memenuhi persyaratan laik jalan?
A. 100% dari berat kendaraan
B. 70% dari berat kendaraan
C. 50% dari berat kendaraan
D. 40% dari berat kendaraan
E. 25% dari berat kendaraan
Jawaban: C
Berdasarkan PP No. 55 Tahun 2012, efisiensi pengereman total untuk rem utama paling sedikit adalah 50% dari berat total kendaraan atau berat sumbu yang diuji.
Seorang Penguji Kendaraan Bermotor harus menjunjung tinggi integritas. Jika ada pemilik kendaraan menawarkan imbalan agar kendaraannya diluluskan meskipun rusak, tindakan yang sesuai etika profesi adalah...
A. Melaporkan pemilik kendaraan ke polisi segera
B. Menolak dengan tegas dan menjelaskan bagian yang harus diperbaiki demi keselamatan
C. Membantu memperbaiki kendaraan di tempat uji dengan biaya tambahan
D. Menerima imbalan karena gaji kecil
E. Menerima imbalan dan menyuruh pemilik memperbaiki besok
Jawaban: B
Sesuai prinsip etika profesi penguji, integritas dan keselamatan publik adalah prioritas utama. Memberikan edukasi teknis lebih tepat daripada menerima suap.
Materi:Etika Profesi Penguji Kendaraan Bermotor
Soal 27
Terampil
Kompetensi Penguji Kendaraan Bermotor dibagi menjadi beberapa jenjang. Jenjang yang paling rendah atau awal adalah...
A. Penguji Tingkat Pelaksana
B. Penguji Tingkat Satu
C. Pembantu Penguji
D. Penguji Tingkat Dua
E. Penguji Tingkat Lima
Jawaban: C
Berdasarkan PM Perhubungan No. PM 156 Tahun 2016, jenjang kompetensi penguji terdiri dari 8 tingkat, dimulai dari jenjang terendah yaitu Pembantu Penguji hingga tertinggi Master Penguji.
Materi:Peraturan Perundang-Undangan tentang Kompetensi Penguji Kendaraan Bermotor
Soal 28
Terampil
Peralatan uji berkala kendaraan bermotor wajib dilakukan kalibrasi secara rutin. Instansi atau pihak manakah yang berwenang melakukan kalibrasi tersebut?
A. Kepala Regu Penguji
B. Unit pelaksana yang terakreditasi atau instansi yang membidangi metrologi
C. Penguji tingkat lima secara mandiri
D. Kepala Dinas Perhubungan setempat
E. Teknisi bengkel resmi terdekat
Jawaban: B
Berdasarkan peraturan tentang kalibrasi peralatan uji, kalibrasi harus dilakukan oleh instansi yang memiliki wewenang di bidang metrologi atau laboratorium kalibrasi yang terakreditasi oleh KAN.
Materi:Peraturan Perundang-Undangan tentang Kalibrasi Peralatan Uji Kendaraan Bermotor
Soal 29
Terampil
Akreditasi Unit Pelaksana Pengujian Kendaraan Bermotor (UPPKB) diberikan dalam beberapa klasifikasi. Klasifikasi tertinggi yang menunjukkan fasilitas paling lengkap adalah...
A. Klasifikasi A
B. Klasifikasi C
C. Klasifikasi Unggul
D. Klasifikasi Utama
E. Klasifikasi B
Jawaban: A
Sesuai PM No. 19 Tahun 2021 dan PM No. 15 Tahun 2019, akreditasi UPPKB dibagi menjadi kelas A, B, dan C, di mana kelas A adalah klasifikasi tertinggi.
Materi:Peraturan Perundang-Undangan tentang Akreditasi Pengujian Kendaraan Bermotor
Soal 30
Terampil
Alat yang digunakan untuk mengukur intensitas cahaya lampu utama dan penyimpangannya disebut...
A. Side Slip Tester
B. Gas Analyzer
C. Headlight Tester
D. Smoke Meter
E. Sound Level Meter
Jawaban: C
Headlight tester adalah peralatan uji yang berfungsi mengukur kekuatan cahaya (candela) dan arah/penyimpangan sinar lampu utama kendaraan.
Materi:Fasilitas dan peralatan pengujian kendaraan bermotor
Soal 31
Terampil
Apa yang dimaksud dengan JBB (Jumlah Berat yang Diperbolehkan)?
A. Berat kendaraan saat dilakukan penimbangan di jembatan timbang
B. Berat sumbu paling belakang
C. Berat maksimum kendaraan bermotor berikut muatannya yang diperbolehkan berdasarkan rancangannya
D. Berat muatan saja yang boleh diangkut
E. Berat kosong kendaraan ditambah berat pengemudi
Jawaban: C
Sesuai PP No. 55 Tahun 2012, JBB adalah berat maksimum kendaraan bermotor berikut muatannya yang diperbolehkan berdasarkan rancangan teknis pabrikan.
Materi:Teknik pengukuran dimensi dan daya angkut kendaraan bermotor
Soal 32
Terampil
Pengujian tipe kendaraan bermotor dilakukan terhadap prototipe kendaraan baru. Sertifikat yang diterbitkan setelah lulus uji tipe adalah...
A. Sertifikat Kompetensi Penguji
B. STNK
C. Sertifikat Registrasi Uji Tipe (SRUT)
D. Sertifikat Uji Tipe (SUT)
E. Buku Uji Berkala
Jawaban: D
Berdasarkan PM No. 33 Tahun 2018, hasil pengujian tipe terhadap prototipe kendaraan bermotor adalah diterbitkannya SUT (Sertifikat Uji Tipe).
Materi:Peraturan Perundang-Undangan tentang Pengujian Tipe Kendaraan Bermotor
Soal 33
Terampil
Sistem pada kendaraan yang berfungsi untuk memutuskan dan menghubungkan putaran mesin ke transmisi adalah...
A. Sistem Kopling
B. Sistem Rem
C. Sistem Kemudi
D. Sistem Diferensial
E. Sistem Suspensi
Jawaban: A
Kopling (clutch) adalah komponen dalam sistem pemindah tenaga yang berfungsi menghubungkan dan memutus aliran tenaga dari mesin ke transmisi.
Materi:Sistem kendaraan bermotor
Soal 34
Terampil
Dalam pemeriksaan visual di bawah kendaraan (pit), komponen yang diperiksa untuk memastikan tidak ada kebocoran atau keausan berlebih adalah...
A. Dashboard
B. Warna cat kendaraan
C. Sistem suspensi dan king pin
D. Lampu indikator panel instrumen
E. Kaca spion
Jawaban: C
Pemeriksaan kolong kendaraan (pit) bertujuan mengecek kondisi fisik rangka, kebocoran oli, sistem suspensi, serta kebebasan gerak komponen kemudi seperti king pin.
Penyajian data hasil pengujian yang terintegrasi secara nasional merupakan bagian dari pengembangan...
A. Sistem Informasi Pengujian Kendaraan Bermotor
B. Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap
C. Sistem Navigasi Kendaraan
D. Sistem Perizinan Berusaha Terintegrasi
E. Sistem Logistik Nasional
Jawaban: A
Sesuai amanat PM No. 19 Tahun 2021, integrasi data hasil uji secara daring (online) adalah bagian dari pengembangan Sistem Informasi Pengujian Kendaraan Bermotor.
Materi:Sistem informasi pengujian kendaraan bermotor
Soal 36
Terampil
Pada kendaraan bermotor dengan bahan bakar solar (diesel), alat yang digunakan untuk mengukur tingkat kepekatan asap gas buang adalah...
A. Barometer
B. Gas Analyzer
C. Smoke Meter (Opacimeter)
D. CO/HC Meter
E. Sound Level Meter
Jawaban: C
Smoke meter atau opacimeter digunakan khusus untuk mengukur opasitas atau kepekatan asap pada kendaraan mesin diesel.
Materi:Fasilitas dan peralatan pengujian kendaraan bermotor
Soal 37
Terampil
Rancang bangun kendaraan bermotor yang meliputi modifikasi jarak sumbu dan penambahan sumbu wajib mendapatkan persetujuan dari...
A. Agen Pemegang Merek (APM)
B. Kepala Desa
C. Menteri yang membidangi sarana dan prasarana transportasi jalan
D. Samsat
E. Bengkel modifikasi biasa
Jawaban: C
Berdasarkan PM No. 33 Tahun 2018, setiap perubahan rancang bangun dan rekayasa kendaraan bermotor wajib mendapatkan pengesahan dari Kementerian Perhubungan.
Materi:Rancang bangun dan rekayasa kendaraan bermotor
Soal 38
Terampil
Manakah yang merupakan syarat teknis utama pada sistem kemudi kendaraan bermotor?
A. Setir harus bisa dilepas dengan mudah
B. Warna setir harus hitam
C. Gerak bebas (play) kemudi tidak melebihi batas yang ditentukan
D. Setir harus berbentuk bulat sempurna
E. Setir harus dilapisi kulit
Jawaban: C
Pemeriksaan sistem kemudi mencakup pengecekan gerak bebas (free play) setir. Jika terlalu besar, hal tersebut membahayakan keselamatan pengendalian.
Materi:Sistem kendaraan bermotor
Soal 39
Terampil
Batas kebisingan suara klakson yang diizinkan menurut peraturan adalah...
A. Paling rendah 100 dB dan paling tinggi 150 dB
B. Paling rendah 83 dB dan paling tinggi 118 dB
C. Paling rendah 50 dB dan paling tinggi 70 dB
D. Tidak ada batas asalkan terdengar
E. Harus di bawah 40 dB
Jawaban: B
Sesuai PP No. 55 Tahun 2012 Pasal 69, suara klakson paling rendah adalah 83 desibel (dB) dan paling tinggi 118 desibel (dB).
Berdasarkan Keputusan Menteri Perhubungan No. 63 Tahun 1993, batas ambang penyimpangan hasil pengukuran kecepatan pada speedometer tester yang diizinkan untuk kecepatan 40 km/jam adalah...
A. Antara 36 km/jam sampai 46 km/jam
B. Antara 38 km/jam sampai 42 km/jam
C. Antara 36 km/jam sampai 44,4 km/jam
D. Maksimal selisih 10 km/jam dari kecepatan sebenarnya
Gas Analyzer digunakan untuk mengukur emisi gas buang mesin bensin. Parameter yang menunjukkan adanya pembakaran yang tidak sempurna (bahan bakar tidak terbakar) adalah...
Pengujian tipe kendaraan bermotor dilakukan terhadap prototipe kendaraan sebelum diproduksi massal. Lembaga yang berwenang melakukan uji tipe fisik di Indonesia adalah...
A. Dinas Perindustrian
B. Balai Pengujian Laik Jalan dan Sertifikasi Kendaraan Bermotor (BPLJSKB)
Berapa batas maksimal 'Difference' (selisih gaya rem) antara roda kiri dan kanan pada sumbu yang sama dalam hasil uji rem agar kendaraan dinyatakan laik jalan?
Ketentuan mengenai 'Under Run Protection' (perisai kolong) belakang wajib dipasang pada kendaraan bermotor kategori N2, N3, O3, dan O4. Hal ini diatur dalam...
Sebuah mobil barang memiliki JBB 8.000 kg dan berat kosong 3.000 kg. Jika berat pengemudi dan pembantu masing-masing 60 kg, berapakah Daya Angkut Barang maksimalnya?
Kalibrasi internal peralatan pengujian dilakukan secara mandiri oleh UPPKB, sedangkan kalibrasi eksternal dilakukan oleh instansi berwenang. Berapa frekuensi kalibrasi eksternal minimal?
Persyaratan teknis rumah-rumah (karoseri) mobil bus mengatur tentang jumlah pintu keluar darurat. Untuk bus dengan kapasitas lebih dari 50 penumpang, jumlah pintu/jendela darurat minimal adalah...
Pemeriksaan ambang batas emisi gas buang kendaraan bermotor diatur berdasarkan tahun pembuatan dan jenis bahan bakar. Peraturan terbaru yang mengatur ambang batas emisi gas buang adalah...
Ambang batas emisi CO (Karbon Monoksida) untuk mobil penumpang bensin pembuatan tahun 2007 ke atas menurut standar lama (PM 5/2006) adalah 1.5%. Jika hasil uji menunjukkan 3.0%, maka kendaraan dinyatakan...
Agar peluang lulus SKB CPNS untuk jabatan Penguji Kendaraan Bermotor semakin besar, peserta perlu memahami karakter soal dan fokus pada kompetensi yang diuji. Berikut beberapa tips yang dapat diterapkan saat persiapan hingga pelaksanaan SKB CPNS.
Pahami materi pokok jabatan. Pelajari kompetensi teknis, tugas, dan fungsi jabatan secara menyeluruh agar jawaban tetap relevan.
Latihan soal SKB secara rutin. Biasakan menjawab soal esai atau studi kasus untuk melatih alur berpikir dan ketepatan jawaban.
Perhatikan konteks instansi. Sesuaikan jawaban dengan peran jabatan di instansi yang dilamar.
Susun jawaban secara sistematis. Gunakan poin atau langkah yang jelas agar mudah dipahami oleh penguji.
Ikuti tryout SKB. Tryout membantu mengukur kesiapan, mengatur waktu, dan mengenali pola penilaian.
Persiapan yang matang menjadi kunci utama dalam menghadapi SKB CPNS. Dengan mempelajari materi pokok, berlatih soal, dan mengikuti tryout SKB CPNS untuk jabatan Penguji Kendaraan Bermotor, peserta dapat meningkatkan pemahaman dan kepercayaan diri sebelum ujian. Semoga panduan ini membantu perjalananmu menuju kelulusan CPNS.
SKB CPNS Penguji Kendaraan Bermotor adalah seleksi kompetensi bidang yang menguji kemampuan teknis sesuai jabatan yang dilamar.
Materi SKB CPNS Penguji Kendaraan Bermotor meliputi materi teknis jabatan, regulasi terkait, serta tugas dan fungsi jabatan.
Jumlah soal SKB CPNS umumnya berkisar 80 hingga 100 soal dalam bentuk pilihan ganda, dengan durasi pengerjaan 90 menit. Soal berjumlah 100 diberikan jika materi tidak dominan hitungan, sementara 80 soal digunakan jika materi dominan hitungan.
Untuk lulus SKB CPNS Penguji Kendaraan Bermotor, pelajari materi jabatan, latihan soal secara rutin, dan ikuti simulasi tryout.
SKB CPNS tidak memiliki passing grade tetap, namun nilai akan digabung dengan SKD dan diranking sesuai formasi.
Soal SKB CPNS Penguji Kendaraan Bermotor tidak sama setiap tahun, namun pola materi dan kompetensi yang diujikan relatif serupa sesuai kebutuhan jabatan.
Tingkat kesulitan SKB CPNS Penguji Kendaraan Bermotor tergantung pemahaman materi, namun dapat ditingkatkan dengan latihan yang konsisten.