SKB CPNS Pemeriksa Pajak 2026: Materi, Soal & Tryout Lengkap

Fakta: Lebih dari 80% peserta gagal di tahap SKB bukan karena tidak pintar, tapi karena salah fokus belajar.

Kalau kamu sedang mempersiapkan SKB CPNS untuk jabatan Pemeriksa Pajak, halaman ini akan jadi senjata utama kamu. 🔥

Banyak peserta CPNS gugur di tahap SKB karena kurang memahami materi jabatan yang diujikan. Untuk membantu kamu lebih siap, halaman ini menyajikan materi, contoh soal, dan tryout SKB CPNS khusus untuk jabatan Pemeriksa Pajak, agar proses belajar jadi lebih fokus dan peluang lulus semakin besar.

Materi Pokok SKB CPNS Pemeriksa Pajak

Materi pokok SKB CPNS untuk jabatan Pemeriksa Pajak berikut merangkum ruang lingkup kompetensi, pengetahuan teknis, dan tugas jabatan yang menjadi fokus penilaian dalam seleksi SKB CPNS. Pelajari setiap bagian secara bertahap agar pemahaman lebih menyeluruh.

Pemeriksa Pajak Ahli Pertama

  • Ketentuan Umum Perpajakan
  • Akuntansi
  • Teknik Audit Berbantuan Komputer
  • Pajak Penghasilan
  • Akuntansi
  • Pajak Pertambahan Nilai
  • Ketentuan Umum Perpajakan
  • Bea Materai dan Pajak Bumi dan Bangunan
  • Teknik Audit Berbantuan Komputer

Pemeriksa Pajak Terampil

  • Ketentuan Umum Perpajakan
  • Akuntansi
  • Teknik Audit Berbantuan Komputer
  • Pajak Penghasilan
  • Akuntansi
  • Pajak Pertambahan Nilai
  • Ketentuan Umum Perpajakan
  • Bea Materai dan Pajak Bumi dan Bangunan
  • Teknik Audit Berbantuan Komputer

Simulasi Tryout SKB CPNS Pemeriksa Pajak

Melalui simulasi tryout SKB CPNS untuk jabatan Pemeriksa Pajak, kamu bisa berlatih soal yang mendekati ujian sebenarnya sekaligus mengevaluasi kesiapan sebelum menghadapi tes SKB.

Tryout
Tryout untuk jabatan ini akan tersedia

Kami sedang menyiapkan paket tryout SKB khusus untuk Pemeriksa Pajak. Nantinya kamu bisa latihan soal sesuai kisi-kisi resmi dan dapat pembahasan lengkap.

  • Soal sesuai materi pokok jabatan
  • Pembahasan detail & indikator kompetensi
  • Skor otomatis + pembanding nasional
Coming soon

Contoh Soal SKB CPNS Pemeriksa Pajak

Berikut contoh soal SKB CPNS untuk jabatan Pemeriksa Pajak.

Soal 1
Berdasarkan Undang-Undang KUP, batas waktu penyampaian Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan Pajak Penghasilan bagi Wajib Pajak Badan adalah...
A. Paling lama 3 (tiga) bulan setelah akhir Tahun Pajak
B. Paling lama 6 (enam) bulan setelah akhir Tahun Pajak
C. Paling lama 4 (empat) bulan setelah akhir Tahun Pajak
D. Paling lambat tanggal 20 bulan berikutnya setelah akhir Tahun Pajak
E. Akhir bulan ketiga setelah berakhirnya Tahun Pajak
Jawaban: C
Menurut UU KUP Pasal 3 ayat (3) huruf c, batas waktu penyampaian SPT Tahunan PPh Wajib Pajak Badan adalah paling lama 4 (empat) bulan setelah akhir Tahun Pajak.
Soal 2
Sanksi administrasi berupa denda bagi Wajib Pajak yang terlambat menyampaikan Surat Pemberitahuan (SPT) Masa Pajak Pertambahan Nilai adalah sebesar...
A. Rp 500.000,00
B. Rp 1.000.000,00
C. Rp 250.000,00
D. Rp 100.000,00
E. 2% per bulan dari dasar pengenaan pajak
Jawaban: A
Menurut UU KUP Pasal 7 ayat (1), sanksi administrasi denda untuk keterlambatan pelaporan SPT Masa PPN adalah sebesar Rp 500.000,00.
Soal 3
Syarat utama bagi Wajib Pajak yang ingin mengajukan keberatan atas Surat Ketetapan Pajak Kurang Bayar (SKPKB) sesuai ketentuan KUP adalah...
A. Membayar sejumlah pajak yang disetujui Wajib Pajak dalam pembahasan akhir hasil pemeriksaan
B. Menyerahkan jaminan berupa aset tetap senilai pajak yang disengketakan
C. Membayar minimal 50% dari total nilai pajak yang terutang pada SKPKB
D. Melampirkan surat jaminan dari bank atas nilai sengketa pajak
E. Membayar seluruh tagihan pajak yang tertuang dalam SKPKB sebelum keberatan diajukan
Jawaban: A
Berdasarkan UU KUP Pasal 25 ayat (3a), Wajib Pajak yang mengajukan keberatan wajib melunasi pajak yang masih harus dibayar paling sedikit sejumlah yang telah disetujui dalam pembahasan akhir hasil pemeriksaan.
Soal 4
Dalam siklus akuntansi, jurnal penyesuaian yang dibuat untuk mencatat penyusutan aset tetap akan memengaruhi akun-akun berikut...
A. Aset Tetap di sebelah debit dan Beban Penyusutan di sebelah kredit
B. Akumulasi Penyusutan di sebelah debit dan Beban Penyusutan di sebelah kredit
C. Beban Penyusutan di sebelah debit dan Aset Tetap di sebelah kredit
D. Beban Penyusutan di sebelah debit dan Akumulasi Penyusutan di sebelah kredit
E. Beban Penyusutan di sebelah debit dan Kas di sebelah kredit
Jawaban: D
Pencatatan penyusutan aset tetap yang benar adalah dengan mendebit akun Beban Penyusutan (menambah beban) dan mengkredit akun Akumulasi Penyusutan (akun kontra dari aset tetap).
Soal 5
Karakteristik kualitatif laporan keuangan yang memastikan bahwa informasi akuntansi dapat memengaruhi keputusan ekonomi pengguna dengan membantu mereka mengevaluasi peristiwa masa lalu, masa kini, atau masa depan adalah...
A. Dapat Dipahami (Understandability)
B. Dapat Dibandingkan (Comparability)
C. Materialitas (Materiality)
D. Keandalan (Reliability)
E. Relevan (Relevance)
Jawaban: E
Berdasarkan Standar Akuntansi Keuangan (SAK), informasi dikatakan relevan jika memiliki nilai prediktif dan/atau nilai konfirmatori sehingga dapat memengaruhi pengambilan keputusan ekonomi.
Soal 6
Dalam pengujian menggunakan Teknik Audit Berbantuan Komputer (TABK) dengan spreadsheet, fungsi VLOOKUP sering digunakan oleh pemeriksa pajak untuk...
A. Menghasilkan angka acak untuk keperluan sampling audit
B. Mencocokkan dan mengambil data antar tabel berdasarkan nilai kunci (key value) tertentu
C. Menyaring (filter) baris yang memiliki nilai anomali secara otomatis
D. Membuat pivot tabel untuk menganalisis penyebaran data populasi
E. Menghitung total nilai transaksi berdasarkan kriteria ganda
Jawaban: B
VLOOKUP (Vertical Lookup) adalah fungsi dalam spreadsheet yang digunakan untuk mencari suatu nilai pada kolom pertama rentang tabel, lalu mengembalikan nilai di baris yang sama dari kolom lain yang ditentukan (pencocokan data antartabel).
Soal 7
Aplikasi ACL (Audit Command Language) merupakan salah satu Generalized Audit Software (GAS). Keunggulan utamanya dalam pelaksanaan audit pajak adalah...
A. Secara otomatis membuat Surat Ketetapan Pajak tanpa campur tangan manusia
B. Memperbaiki kesalahan (error) pada jurnal akuntansi Wajib Pajak secara langsung di database
C. Menggantikan peran auditor dalam memberikan opini kewajaran laporan pajak
D. Memproses data dalam volume sangat besar tanpa mengubah integritas data asli (read-only)
E. Melakukan enkripsi file database milik Wajib Pajak untuk mencegah pencurian data
Jawaban: D
Keunggulan utama GAS seperti ACL adalah kemampuannya memproses (join, ekstrak, filter) jutaan baris data secara cepat dengan status read-only, sehingga data historis (evidence) tetap otentik dan tidak termodifikasi.
Soal 8
Besaran Penghasilan Tidak Kena Pajak (PTKP) yang berlaku bagi Wajib Pajak Orang Pribadi berstatus tidak kawin dan tidak memiliki tanggungan (TK/0) adalah...
A. Rp 63.000.000,00 setahun
B. Rp 54.000.000,00 setahun
C. Rp 72.000.000,00 setahun
D. Rp 58.500.000,00 setahun
E. Rp 36.000.000,00 setahun
Jawaban: B
Berdasarkan Pasal 7 UU Nomor 7 Tahun 2021 (UU HPP) jo. PMK Nomor 101/PMK.010/2016, besarnya PTKP untuk diri Wajib Pajak Orang Pribadi TK/0 adalah Rp 54.000.000,00 per tahun.
Soal 9
Berikut ini yang merupakan objek pemotongan Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 21 yang bersifat Final adalah...
A. Imbalan kepada distributor perusahaan MLM
B. Upah harian pekerja lepas yang dibayarkan bulanan
C. Gaji bulanan pegawai tetap
D. Honorarium tenaga ahli yang melakukan pekerjaan bebas
E. Uang pesangon yang dibayarkan sekaligus
Jawaban: E
Berdasarkan PP Nomor 68 Tahun 2009, penghasilan berupa uang pesangon, uang manfaat pensiun, tunjangan hari tua, dan jaminan hari tua yang dibayarkan sekaligus dikenakan pemotongan PPh Pasal 21 bersifat final.
Soal 10
Sesuai dengan Undang-Undang Harmonisasi Peraturan Perpajakan (UU HPP), tarif Pajak Penghasilan (PPh) bagi Wajib Pajak Badan dalam negeri yang berlaku efektif mulai tahun pajak 2022 adalah...
A. 20%
B. 22%
C. 28%
D. 11%
E. 25%
Jawaban: B
Berdasarkan UU No 7 Tahun 2021 tentang Harmonisasi Peraturan Perpajakan (UU HPP), tarif PPh Wajib Pajak Badan dalam negeri ditetapkan menjadi 22% mulai tahun pajak 2022 dan seterusnya.
Soal 11
Berdasarkan UU Harmonisasi Peraturan Perpajakan (HPP), tarif Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dinaikkan secara bertahap. Berapa tarif PPN yang mulai berlaku secara efektif pada tanggal 1 April 2022?
A. 12%
B. 15%
C. 10%
D. 10,5%
E. 11%
Jawaban: E
Menurut Pasal 7 ayat (1) UU HPP (UU No 7 Tahun 2021), tarif PPN dinaikkan dari 10% menjadi 11% yang mulai berlaku pada tanggal 1 April 2022, dan akan menjadi 12% paling lambat 1 Januari 2025.
Soal 12
Kapan batas waktu pembuatan Faktur Pajak bagi Pengusaha Kena Pajak (PKP) atas penyerahan Barang Kena Pajak berwujud?
A. Pada saat penyerahan Barang Kena Pajak
B. Paling lambat akhir bulan berikutnya setelah bulan penyerahan
C. Saat pelaporan SPT Masa PPN di akhir bulan berjalan
D. Pada saat dilakukannya audit oleh Pemeriksa Pajak
E. Paling lambat tanggal 15 bulan berikutnya
Jawaban: A
Berdasarkan Pasal 13 ayat (1a) UU PPN, Faktur Pajak harus dibuat pada saat penyerahan BKP/JKP, saat penerimaan pembayaran (jika pembayaran mendahului penyerahan), atau saat penerimaan termin.
Soal 13
Sesuai dengan UU Nomor 10 Tahun 2020 tentang Bea Meterai, tarif bea meterai yang berlaku efektif mulai 1 Januari 2021 adalah berupa tarif tetap sebesar...
A. Rp 15.000,00
B. Rp 3.000,00
C. Rp 6.000,00
D. Rp 5.000,00
E. Rp 10.000,00
Jawaban: E
Menurut UU No. 10 Tahun 2020 tentang Bea Meterai Pasal 5, dokumen dikenai Bea Meterai dengan tarif tetap sebesar Rp 10.000,00.
Soal 14
Berdasarkan ketentuan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), objek pajak yang TIDAK dikenakan PBB antara lain adalah objek yang digunakan untuk...
A. Lahan kosong yang direncanakan untuk dibangun pusat perbelanjaan
B. Kantor kedutaan besar negara asing yang tidak menerapkan asas timbal balik
C. Hutan produksi yang dikelola oleh perusahaan swasta
D. Fasilitas olahraga komersial seperti lapangan golf
E. Melayani kepentingan umum di bidang ibadah, sosial, dan kesehatan tanpa mencari keuntungan
Jawaban: E
Berdasarkan Pasal 3 ayat (1) UU No 12 Tahun 1985 jo. UU No 12 Tahun 1994, objek pajak yang dikecualikan dari PBB adalah yang digunakan semata-mata untuk melayani kepentingan umum (ibadah, sosial, kesehatan, dsb) dan tidak dimaksudkan memperoleh keuntungan.
Soal 15
Berdasarkan Pasal 13 ayat (1) Undang-Undang KUP, Direktur Jenderal Pajak dapat menerbitkan Surat Ketetapan Pajak Kurang Bayar (SKPKB) dalam jangka waktu...
A. Tanpa batas waktu apabila ditemukan indikasi kecurangan
B. Dalam jangka waktu 5 tahun setelah saat terutangnya pajak atau berakhirnya Masa/Tahun Pajak
C. Paling cepat 1 tahun setelah akhir Tahun Pajak
D. Paling lama 10 tahun setelah akhir Tahun Pajak
E. Paling lama 3 tahun setelah saat terutangnya pajak
Jawaban: B
Sesuai Pasal 13 ayat (1) UU KUP, SKPKB dapat diterbitkan dalam jangka waktu 5 (lima) tahun setelah saat terutangnya pajak atau berakhirnya Masa Pajak, bagian Tahun Pajak, atau Tahun Pajak.
Soal 16
Sistem pemungutan pajak di mana Wajib Pajak diberikan kepercayaan penuh untuk menghitung, memperhitungkan, menyetor, dan melaporkan sendiri besarnya pajak yang terutang disebut...
A. Tax Deduction System
B. Self Assessment System
C. Third Party Assessment System
D. Withholding Tax System
E. Official Assessment System
Jawaban: B
Self Assessment System adalah sistem perpajakan di Indonesia di mana Wajib Pajak menghitung, memperhitungkan, menyetor, dan melaporkan pajaknya sendiri tanpa menunggu ketetapan dari otoritas pajak.
Soal 17
Prinsip persamaan dasar akuntansi yang secara konsisten mencerminkan keseimbangan posisi keuangan sebuah entitas digambarkan melalui rumus...
A. Modal = Aset + Pendapatan
B. Aset = Modal - Kewajiban
C. Kas = Aset - Kewajiban
D. Pendapatan = Beban + Laba Bersih
E. Aset = Liabilitas + Ekuitas
Jawaban: E
Persamaan dasar akuntansi yang menjadi dasar pencatatan pembukuan entitas (double-entry bookkeeping) adalah Aset (Harta) = Liabilitas (Kewajiban) + Ekuitas (Modal).
Soal 18
Dalam penerapan Teknik Audit Berbantuan Komputer (TABK), apa manfaat utama dari penggunaan perangkat lunak Generalized Audit Software (GAS) bagi seorang pemeriksa pajak?
A. Mampu menguji 100% populasi data elektronik WP daripada sekadar metode uji petik (sampling)
B. Dapat memanipulasi bukti digital secara legal untuk memudahkan perhitungan tunggakan pajak
C. Melakukan bypass terhadap password database ERP yang terkunci milik WP
D. Menghapus jurnal-jurnal ganda secara otomatis dari server internal Wajib Pajak
E. Menciptakan faktur pajak otomatis untuk dibandingkan dengan pelaporan WP
Jawaban: A
Manfaat utama dari GAS seperti ACL atau IDEA adalah memungkinkan auditor (pemeriksa pajak) untuk menganalisis 100% populasi data elektronik Wajib Pajak dalam waktu singkat, sehingga tidak lagi bergantung murni pada metode uji petik (sampling).
Soal 19
Berdasarkan PMK terkait PPh Pasal 22, tarif pungutan PPh Pasal 22 atas impor barang (selain barang tertentu) bagi Wajib Pajak yang menggunakan Angka Pengenal Impor (API) adalah sebesar...
A. 10% dari nilai impor
B. 2,5% dari nilai impor
C. 7,5% dari nilai impor
D. 0,5% dari nilai impor
E. 1,5% dari nilai impor
Jawaban: B
Berdasarkan PMK Nomor 34/PMK.010/2017 jo. PMK-41/PMK.010/2022, impor barang tertentu yang menggunakan API dikenai tarif 2,5% dari nilai impor (dengan beberapa pengecualian tarif pada komoditas tertentu).
Soal 20
Pajak Masukan yang dibayar oleh Pengusaha Kena Pajak (PKP) dapat dikreditkan asalkan memenuhi syarat material dan formal. Salah satu syarat material pengkreditan Pajak Masukan adalah...
A. Faktur Pajak telah dicap dan ditandatangani oleh pejabat Kantor Pelayanan Pajak
B. Pajak Masukan dicetak menggunakan kertas standar khusus yang ditetapkan DJP
C. Pajak Masukan dilaporkan paling lambat di akhir tahun buku perusahaan
D. Transaksi dibayar menggunakan metode non-tunai melalui bank pemerintah
E. Perolehan Barang/Jasa Kena Pajak berhubungan langsung dengan kegiatan usaha untuk melakukan penyerahan kena pajak
Jawaban: E
Berdasarkan Pasal 9 ayat (8) UU PPN, Pajak Masukan dapat dikreditkan asalkan pengeluarannya mempunyai hubungan langsung dengan kegiatan usaha yang melakukan penyerahan kena PPN (syarat material).
Soal 21
Berdasarkan Undang-Undang Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan (KUP) terbaru yang diubah dengan UU HPP, batas waktu penyampaian Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan Pajak Penghasilan bagi Wajib Pajak Badan adalah...
A. Paling lama 2 bulan setelah akhir Tahun Pajak
B. Paling lama 6 bulan setelah akhir Tahun Pajak
C. Paling lama 5 bulan setelah akhir Tahun Pajak
D. Paling lama 4 bulan setelah akhir Tahun Pajak
E. Paling lama 3 bulan setelah akhir Tahun Pajak
Jawaban: D
Berdasarkan Pasal 3 ayat (3) UU KUP yang terakhir diubah dengan UU No. 7 Tahun 2021 tentang Harmonisasi Peraturan Perpajakan (HPP), batas waktu penyampaian SPT Tahunan PPh Wajib Pajak Badan adalah paling lama 4 (empat) bulan setelah akhir Tahun Pajak.
Soal 22
Sanksi administrasi berupa denda bagi Wajib Pajak yang terlambat menyampaikan Surat Pemberitahuan (SPT) Masa Pajak Pertambahan Nilai adalah sebesar...
A. 2% dari dasar pengenaan pajak
B. Rp500.000,00
C. Rp50.000,00
D. Rp1.000.000,00
E. Rp100.000,00
Jawaban: B
Sesuai dengan Pasal 7 ayat (1) UU KUP, apabila SPT tidak disampaikan dalam jangka waktu yang ditentukan, dikenai sanksi administrasi berupa denda sebesar Rp500.000,00 untuk SPT Masa Pajak Pertambahan Nilai.
Soal 23
Hak mendahulu utang pajak atas barang-barang milik Penanggung Pajak tidak berlaku terhadap hal-hal berikut, kecuali...
A. Biaya promosi barang tersebut sebelum disita
B. Biaya perkara lelang yang dilaksanakan oleh institusi selain negara
C. Biaya perkara yang semata-mata disebabkan oleh suatu penghukuman untuk lelang suatu barang bergerak/tidak bergerak
D. Biaya sewa gedung yang digunakan untuk operasional perusahaan penanggung pajak
E. Biaya yang telah dikeluarkan untuk menyelamatkan barang dimaksud
Jawaban: D
Berdasarkan Pasal 21 ayat (3) UU KUP, hak mendahulu utang pajak tidak berlaku terhadap: 1. Biaya perkara lelang; 2. Biaya yang dikeluarkan untuk menyelamatkan barang; 3. Biaya perkara lelang. Biaya sewa gedung (opsi C) tidak termasuk dalam pengecualian hak mendahulu utang pajak, sehingga hak mendahulu utang pajak mengalahkan utang sewa gedung tersebut.
Soal 24
Dalam proses pengajuan keberatan pajak, jangka waktu penyelesaian keberatan yang diajukan oleh Wajib Pajak harus diputus oleh Direktur Jenderal Pajak paling lama...
A. 24 bulan sejak surat keberatan diterima
B. 12 bulan sejak surat keberatan diterima
C. 6 bulan sejak surat keberatan diterima
D. 3 bulan sejak surat keberatan diterima
E. 1 bulan sejak surat keberatan diterima
Jawaban: B
Berdasarkan Pasal 26 ayat (1) UU KUP, Direktur Jenderal Pajak harus memberikan keputusan atas keberatan yang diajukan dalam jangka waktu paling lama 12 (dua belas) bulan sejak tanggal surat keberatan diterima.
Soal 25
Dalam standar akuntansi keuangan, asumsi dasar yang menganggap bahwa suatu entitas akan terus beroperasi di masa depan yang dapat diperkirakan dan tidak ada niat untuk melikuidasi disebut...
A. Accrual basis
B. Historical cost
C. Matching principle
D. Materiality
E. Going concern
Jawaban: E
Going concern (Kelangsungan Usaha) adalah asumsi dasar dalam penyusunan laporan keuangan berdasarkan PSAK, yang mengasumsikan bahwa entitas tidak memiliki niat atau keinginan untuk melikuidasi atau memotong secara material skala operasinya.
Soal 26
Berdasarkan PSAK 1 (Penyajian Laporan Keuangan), berikut adalah komponen laporan keuangan yang lengkap, kecuali...
A. Catatan atas Laporan Keuangan
B. Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain
C. Laporan Manajemen dan Prospek Bisnis
D. Laporan Posisi Keuangan pada akhir periode
E. Laporan Perubahan Ekuitas
Jawaban: C
Berdasarkan PSAK 1, laporan keuangan yang lengkap meliputi Laporan Posisi Keuangan, Laporan Laba Rugi Komprehensif, Laporan Perubahan Ekuitas, Laporan Arus Kas, dan Catatan atas Laporan Keuangan. Laporan Manajemen (opsi C) bukan merupakan komponen laporan keuangan.
Soal 27
Suatu perusahaan membeli mesin pabrik seharga Rp100.000.000 dengan estimasi nilai sisa Rp10.000.000 dan masa manfaat 5 tahun. Jika menggunakan metode penyusutan garis lurus, berapakah beban penyusutan tahun kedua?
A. Rp36.000.000
B. Rp20.000.000
C. Rp10.000.000
D. Rp18.000.000
E. Rp15.000.000
Jawaban: D
Metode Garis Lurus: (Harga Perolehan - Nilai Sisa) / Masa Manfaat = (100.000.000 - 10.000.000) / 5 = 90.000.000 / 5 = Rp18.000.000 per tahun. Beban konstan setiap tahun, sehingga tahun kedua juga Rp18.000.000.
Soal 28
Perusahaan menerima pelunasan piutang dari pelanggan atas transaksi penjualan bulan lalu. Jurnal yang tepat untuk mencatat transaksi ini adalah...
A. Kas (D) ; Piutang Usaha (K)
B. Kas (D) ; Penjualan (K)
C. Kas (D) ; Utang Usaha (K)
D. Pendapatan (D) ; Piutang Usaha (K)
E. Piutang Usaha (D) ; Kas (K)
Jawaban: A
Pelunasan piutang oleh pelanggan akan meningkatkan aset berupa Kas di sebelah Debit (D) dan menurunkan aset berupa Piutang Usaha di sebelah Kredit (K).
Soal 29
Dalam Teknik Audit Berbantuan Komputer (TABK), perangkat lunak yang dirancang khusus untuk memfasilitasi auditor dalam mengekstraksi, memanipulasi, dan menganalisis data dalam jumlah besar disebut...
A. Customer Relationship Management (CRM)
B. Generalized Audit Software (GAS)
C. Utility Software Tools
D. Enterprise Resource Planning (ERP)
E. Database Management System (DBMS)
Jawaban: B
Generalized Audit Software (GAS) seperti ACL atau IDEA adalah perangkat lunak audit yang paling umum digunakan oleh auditor untuk melakukan ekstraksi dan analisis data massal dari sistem klien.
Soal 30
Salah satu teknik dalam TABK yang digunakan auditor untuk memasukkan data fiktif ke dalam sistem aplikasi klien guna menguji kontrol kebenaran pemrosesan data disebut...
A. Parallel Simulation
B. Embedded Audit Module
C. Integrated Test Facility
D. Test Data Approach
E. Data Mining
Jawaban: D
Test Data Approach (Pendekatan Data Uji) adalah teknik dimana auditor memproses data simulasi atau data uji ke dalam aplikasi sistem komputer klien untuk memverifikasi apakah logika dan kontrol pemrosesan aplikasi beroperasi secara tepat.
Soal 31
Berdasarkan Undang-Undang HPP No. 7 Tahun 2021, lapisan tarif terendah (5%) untuk Wajib Pajak Orang Pribadi dalam negeri dikenakan atas Penghasilan Kena Pajak (PKP) sebesar...
A. Rp0 sampai dengan Rp100.000.000
B. Di atas Rp50.000.000 sampai dengan Rp250.000.000
C. Rp0 sampai dengan Rp60.000.000
D. Rp0 sampai dengan Rp50.000.000
E. Di atas Rp60.000.000 sampai dengan Rp250.000.000
Jawaban: C
Berdasarkan Pasal 17 ayat (1) huruf a UU PPh yang telah diubah dengan UU No. 7 Tahun 2021 tentang HPP, lapisan tarif progresif 5% diberlakukan untuk rentang Penghasilan Kena Pajak sampai dengan Rp60.000.000.
Soal 32
Berapakah tarif Pajak Penghasilan (PPh) untuk Wajib Pajak Badan dalam negeri dan bentuk usaha tetap sesuai dengan UU HPP?
A. 12%
B. 25%
C. 20%
D. 22%
E. 11%
Jawaban: D
Berdasarkan Pasal 17 ayat (1) huruf b UU HPP No. 7 Tahun 2021, tarif Pajak Penghasilan yang diterapkan atas Penghasilan Kena Pajak bagi Wajib Pajak badan dalam negeri dan bentuk usaha tetap adalah sebesar 22%.
Soal 33
Seorang Wajib Pajak Orang Pribadi berstatus tidak kawin dan tidak memiliki tanggungan (TK/0). Besaran Penghasilan Tidak Kena Pajak (PTKP) setahun yang berlaku adalah...
A. Rp58.500.000
B. Rp63.000.000
C. Rp48.000.000
D. Rp54.000.000
E. Rp36.000.000
Jawaban: D
Sesuai dengan ketentuan PTKP terbaru (PMK No. 101/PMK.010/2016 yang ditegaskan kembali di UU HPP), PTKP untuk diri Wajib Pajak orang pribadi berstatus TK/0 adalah sebesar Rp54.000.000 per tahun.
Soal 34
Tarif pemotongan PPh Pasal 23 atas imbalan sehubungan dengan jasa teknik, jasa manajemen, jasa konstruksi, dan jasa konsultan adalah sebesar...
A. 2% dari jumlah bruto
B. 20% dari jumlah bruto
C. 15% dari jumlah bruto
D. 0,5% dari jumlah bruto
E. 10% dari jumlah bruto
Jawaban: A
Berdasarkan Pasal 23 UU PPh, atas imbalan sehubungan dengan jasa teknik, jasa manajemen, jasa konstruksi, jasa konsultan, dan jasa lain selain jasa yang telah dipotong PPh Pasal 21, dikenai pemotongan pajak sebesar 2% dari jumlah bruto tidak termasuk PPN.
Soal 35
Berdasarkan ketentuan Undang-Undang HPP No. 7 Tahun 2021, tarif umum Pajak Pertambahan Nilai (PPN) yang berlaku terhitung sejak 1 Januari 2025 dan seterusnya (termasuk pada tahun 2026) adalah sebesar...
A. 12%
B. 11%
C. 11,5%
D. 12,5%
E. 10%
Jawaban: A
Pasal 7 ayat (1) huruf b UU No. 7 Tahun 2021 tentang HPP secara tegas menyatakan bahwa tarif Pajak Pertambahan Nilai yaitu sebesar 12% yang mulai berlaku paling lambat tanggal 1 Januari 2025. Dengan demikian, di tahun 2026 tarif PPN adalah 12%.
Soal 36
Faktur Pajak sebagai bukti pungutan pajak harus dibuat oleh Pengusaha Kena Pajak (PKP). Kapan Faktur Pajak umumnya wajib dibuat?
A. Saat penyerahan Barang Kena Pajak atau Jasa Kena Pajak
B. Pada tanggal 15 bulan berjalan
C. Saat barang tiba di gudang pembeli
D. Saat menerima Surat Ketetapan Pajak
E. Pada akhir bulan berikutnya setelah penyerahan
Jawaban: A
Berdasarkan Pasal 13 ayat (1a) UU PPN, Faktur Pajak wajib dibuat pada saat penyerahan Barang Kena Pajak (BKP), penyerahan Jasa Kena Pajak (JKP), atau saat penerimaan pembayaran apabila pembayaran diterima mendahului penyerahan.
Soal 37
Seorang pengusaha wajib melaporkan usahanya untuk dikukuhkan sebagai Pengusaha Kena Pajak (PKP) apabila peredaran bruto/omzet usahanya dalam satu tahun buku telah melebihi...
A. Rp2.400.000.000
B. Rp1.800.000.000
C. Rp4.800.000.000
D. Rp600.000.000
E. Rp5.000.000.000
Jawaban: C
Berdasarkan PMK No. 197/PMK.03/2013, pengusaha wajib melaporkan usahanya untuk dikukuhkan sebagai PKP apabila memiliki peredaran bruto lebih dari Rp4.800.000.000 (4,8 Miliar Rupiah) dalam satu tahun buku.
Soal 38
Sesuai dengan Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2020 tentang Bea Meterai, tarif Bea Meterai yang berlaku efektif mulai 1 Januari 2021 adalah tarif tetap tunggal sebesar...
A. Rp6.000
B. Rp3.000
C. Rp10.000
D. Rp15.000
E. Rp5.000
Jawaban: C
Menurut UU No. 10 Tahun 2020 tentang Bea Meterai Pasal 5, dokumen dikenai Bea Meterai dengan tarif tetap sebesar Rp10.000,00 (sepuluh ribu rupiah).
Soal 39
Surat Pemberitahuan Pajak Terutang (SPPT) PBB wajib dilunasi oleh Wajib Pajak paling lama...
A. 6 bulan sejak tanggal diterimanya SPPT oleh Wajib Pajak
B. 1 bulan sejak tanggal diterima SPPT oleh Wajib Pajak
C. 3 bulan sejak tanggal dikeluarkannya SPPT oleh DJP
D. 12 bulan sejak tanggal penerbitan
E. Pada akhir tahun kalender
Jawaban: A
Sesuai dengan ketentuan Pasal 11 ayat (1) UU PBB (UU No. 12 Tahun 1985 yang diubah dengan UU No. 12 Tahun 1994) atau Perda P2 terkait, pajak yang terutang berdasarkan SPPT harus dilunasi paling lama 6 (enam) bulan sejak tanggal diterimanya SPPT oleh Wajib Pajak.
Soal 40
Berdasarkan Undang-Undang, berikut ini adalah objek pajak yang TIDAK dikenakan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), kecuali...
A. Digunakan semata-mata untuk melayani kepentingan umum di bidang ibadah
B. Gedung kedutaan besar berdasar asas timbal balik
C. Hutan lindung dan taman nasional
D. Rumah sakit swasta yang berorientasi laba komersial
E. Digunakan untuk kuburan atau peninggalan purbakala
Jawaban: D
Berdasarkan Pasal 3 ayat (1) UU PBB, objek pajak yang tidak dikenakan PBB adalah objek yang digunakan semata-mata untuk melayani kepentingan umum (ibadah, sosial, kesehatan, dsb) dan tidak dimaksudkan untuk memperoleh keuntungan. Rumah sakit komersial memperoleh laba, sehingga merupakan objek yang dikenakan PBB.
Soal 41 Premium
Berdasarkan tujuannya, pemeriksaan yang dilakukan oleh Direktorat Jenderal Pajak untuk menguji kepatuhan pemenuhan kewajiban perpajakan harus dilakukan dengan jenis pemeriksaan...
A. Pemeriksaan Bukti Permulaan
B. Pemeriksaan Lapangan atau Pemeriksaan Kantor
C. Pemeriksaan Rutin dan Pemeriksaan Kasus
D. Pemeriksaan Tujuan Lain
E. Pemeriksaan Tindak Pidana Korupsi
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 42 Premium
Wajib Pajak yang karena kealpaannya tidak menyampaikan SPT atau menyampaikan SPT tetapi isinya tidak benar, dan perbuatan tersebut adalah pertama kali dilakukan, maka sanksi yang dikenakan berupa...
A. Tidak dikenai sanksi pidana, namun dikenai sanksi administrasi kenaikan 100% (berdasarkan UU HPP menjadi 100%)
B. Sanksi administrasi denda sebesar 400% dari jumlah pajak terutang
C. Sita lelang seluruh aset perusahaan secara paksa
D. Pidana penjara minimal 1 tahun
E. Pencabutan Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP)
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 43 Premium
Dalam kondisi harga pembelian persediaan barang dagang mengalami kecenderungan meningkat (inflasi), penggunaan metode penilaian persediaan FIFO (First In First Out) akan menghasilkan indikator keuangan berupa...
A. Nilai Persediaan Akhir yang lebih tinggi dan Harga Pokok Penjualan yang lebih rendah
B. Harga Pokok Penjualan yang lebih tinggi dari metode LIFO
C. Laba Bersih yang lebih rendah sehingga beban PPh Badan menjadi lebih kecil
D. Nilai Laba Kotor yang lebih rendah dibanding metode Average
E. Nilai Persediaan Akhir yang mencerminkan harga-harga pembelian terlama
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 44 Premium
Proses penyesuaian saldo kas menurut catatan perusahaan dengan saldo kas menurut rekening koran bank disebut...
A. Amortisasi
B. Trial Balance
C. Kompensasi Kerugian
D. Rekonsiliasi Bank
E. Konsolidasi Laporan Keuangan
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 45 Premium
Salah satu risiko yang harus diwaspadai pemeriksa pajak saat menggunakan Teknik Audit Berbantuan Komputer (TABK) tanpa pengendalian (general & application control) yang memadai di pihak entitas adalah...
A. Hardware komputer pemeriksa cepat rusak
B. Data elektronik yang diolah (dumping) tidak mencerminkan data aktual atau telah dimanipulasi/garbage-in garbage-out
C. Waktu audit akan menjadi lebih lama daripada audit konvensional
D. Kurangnya kepatuhan terhadap kode etik pemeriksa pajak
E. Peningkatan biaya perjalanan dinas akibat volume data besar
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 46 Premium
Saat seorang pemeriksa pajak ingin melakukan uji validitas terhadap data NPWP pada format CSV yang diberikan Wajib Pajak menggunakan ACL/Excel, pengecekan yang paling tepat untuk dilakukan secara sistematis adalah...
A. Melihat kecocokan font karakter angka pada kolom NPWP
B. Memastikan panjang karakter string NPWP persis 15 digit (atau 16 digit sesuai NIK) tanpa karakter alfabet
C. Menghitung total penjumlahan angka dari seluruh baris NPWP
D. Menyortir NPWP berdasarkan abjad nama perusahaan
E. Menghapus kolom NPWP yang memiliki akhiran angka 000
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 47 Premium
Berdasarkan Pasal 9 UU Pajak Penghasilan, komponen berikut yang tidak boleh dikurangkan dari penghasilan bruto (non-deductible expense) untuk menentukan besarnya Penghasilan Kena Pajak Wajib Pajak Badan adalah...
A. Pembagian laba dengan nama dan dalam bentuk apa pun seperti dividen
B. Iuran jaminan kesehatan pegawai yang dibayar oleh pemberi kerja
C. Penyusutan aset tetap berwujud yang digunakan untuk produksi
D. Kerugian karena penjualan piutang (piutang tak tertagih yang memenuhi syarat)
E. Biaya bunga pinjaman modal kerja
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 48 Premium
Berdasarkan ketentuan penyusutan aset tetap UU PPh, tarif penyusutan untuk aset berwujud bukan bangunan Kelompok I (masa manfaat 4 tahun) jika menggunakan metode garis lurus adalah...
A. 50% per tahun
B. 20% per tahun
C. 25% per tahun
D. 10% per tahun
E. 12,5% per tahun
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 49 Premium
Pajak Pertambahan Nilai (PPN) di Indonesia memiliki berbagai karakteristik. Berikut ini yang BUKAN merupakan karakteristik PPN di Indonesia adalah...
A. Bersifat kumulatif (menimbulkan dampak pajak berganda)
B. Menggunakan metode pengkreditan pajak (Credit Method / Invoice Method)
C. Pajak atas konsumsi dalam negeri
D. Pajak Tidak Langsung
E. Pajak Objektif
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 50 Premium
Faktur Pajak Pengganti harus diterbitkan oleh Pengusaha Kena Pajak (PKP) dalam hal...
A. Faktur Pajak hilang karena musibah kebanjiran
B. Terdapat kesalahan pengisian pada Faktur Pajak awal (kecuali NPWP) sehingga isinya menjadi tidak benar
C. Pihak pembeli mengubah status hukum dari CV menjadi PT
D. Pembeli belum membayar lunas tagihan sesuai termin yang disepakati
E. Barang Kena Pajak diretur oleh pembeli sepenuhnya
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 51 Premium
Berdasarkan Pasal 7 Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2020, terdapat dokumen yang dikecualikan dari pengenaan Bea Meterai. Dokumen berikut yang TIDAK dikenakan Bea Meterai adalah...
A. Surat perjanjian pinjam meminjam antar perusahaan
B. Tanda terima gaji, uang tunggu, pensiun, uang tunjangan, dan pembayaran lainnya yang berkaitan dengan hubungan kerja
C. Dokumen transaksi surat berharga melalui bursa efek senilai Rp 20.000.000
D. Akta Notaris beserta grosse, salinan, dan kutipannya
E. Surat berharga berupa saham dengan nominal Rp 15.000.000
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 52 Premium
Subjek Pajak dari Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) adalah orang atau badan yang secara nyata...
A. Mewarisi aset dari garis keturunan pertama
B. Mempunyai suatu hak atas bumi, memperoleh manfaat atas bumi, atau memiliki/menguasai bangunan
C. Mendaftarkan izin mendirikan bangunan di atas tanah tersebut
D. Menjadi warga negara Indonesia dan berdomisili di wilayah objek PBB tersebut
E. Menjadi penyewa sah atas tanah dan bangunan komersial
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 53 Premium
Berdasarkan Pasal 17C UU KUP, bagi Wajib Pajak dengan Kriteria Tertentu (WP Patuh), jangka waktu pengembalian pendahuluan kelebihan pembayaran pajak (restitusi) untuk PPh adalah paling lama...
A. 1 bulan sejak permohonan diterima lengkap
B. 3 bulan sejak permohonan diterima secara lengkap
C. 4 bulan sejak jatuh tempo penyampaian SPT
D. 12 bulan setelah pemeriksaan dilakukan
E. 6 bulan sejak SPT Masa PPN dilaporkan
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 54 Premium
Dalam klasifikasi kelompok akun (chart of accounts), akun-akun yang saldo normalnya berada di posisi kredit adalah...
A. Aset dan Ekuitas
B. Liabilitas, Ekuitas (Modal), dan Pendapatan
C. Pendapatan dan Prive (Penarikan Modal)
D. Beban dan Modal
E. Aset dan Beban
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 55 Premium
Dalam penerapan TABK tingkat lanjut, pemeriksa pajak dapat menggunakan perangkat lunak analitik untuk melakukan 'Analisis Regresi'. Tujuan utama dari metode ini adalah untuk...
A. Menyortir jutaan data transaksi secara alfabetis dari Z ke A
B. Mendeteksi secara otomatis password pengguna database akutansi
C. Mengevaluasi hubungan atau korelasi antara variabel independen dan variabel dependen (misal: rasio bahan baku terhadap penjualan)
D. Mencari data terduplikasi pada database faktur keluaran
E. Mengkonversi data berformat PDF menjadi data text file
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 56 Premium
Atas imbalan jasa konsultan manajemen yang dibayarkan oleh sebuah PT kepada CV ABC (badan usaha dalam negeri), PPh Pasal 23 yang wajib dipotong oleh PT tersebut adalah sebesar...
A. 10% dari jumlah bruto
B. 15% dari jumlah bruto
C. 2,5% dari jumlah tagihan bruto
D. 2% dari jumlah bruto tidak termasuk PPN
E. 5% dari perkiraan penghasilan neto
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 57 Premium
Penghasilan dari bunga deposito yang diterima oleh Wajib Pajak Orang Pribadi dalam negeri akan dipotong Pajak Penghasilan Pasal 4 ayat (2) Final dengan tarif...
A. 10%
B. 15%
C. 25%
D. 5%
E. 20%
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 58 Premium
Berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan yang berlaku saat ini, pengusaha kecil dibebaskan dari kewajiban melaporkan usahanya untuk dikukuhkan sebagai Pengusaha Kena Pajak (PKP) apabila peredaran bruto/omset setahunnya tidak melebihi...
A. Rp 600.000.000,00
B. Rp 50.000.000.000,00
C. Rp 4.800.000.000,00
D. Rp 1.800.000.000,00
E. Rp 2.400.000.000,00
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 59 Premium
Retur penjualan yang dilakukan karena pembeli (PKP) mengembalikan sebagian Barang Kena Pajak yang rusak, bagi pihak Penjual akan berakibat pada...
A. Pengurangan Pajak Keluaran pada Masa Pajak diterimanya Nota Retur
B. Penambahan Pajak Keluaran di masa pajak diterimanya nota retur
C. Penambahan Pajak Masukan senilai retur di masa pajak berjalan
D. Penerbitan ulang Faktur Pajak dari tanggal awal secara paksa
E. Tidak ada pengaruh pajak karena retur adalah kerugian operasional murni
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 60 Premium
Sesuai dengan Pasal 14 ayat (5) dan Pasal 15 UU KUP, Direktur Jenderal Pajak berhak menetapkan besarnya pajak terutang secara jabatan menggunakan norma penghitungan penghasilan netto apabila Wajib Pajak...
A. Tidak mau memberikan bukti setor pajaknya ke petugas TPT di KPP
B. Tidak menyelenggarakan pembukuan atau pencatatan sebagaimana mestinya, sehingga tidak dapat diketahui besarnya pajak yang terutang
C. Terlambat melaporkan SPT Tahunan lebih dari 2 kali
D. Mengajukan restitusi lebih bayar pajak penghasilan badan
E. Sedang dalam status Pemeriksaan Bukti Permulaan
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 61 Premium
Tindakan penagihan pajak secara paksa dapat melibatkan tindakan pencegahan maupun penyanderaan (gijzeling). Berdasarkan UU Penagihan Pajak dengan Surat Paksa, masa penyanderaan terhadap Penanggung Pajak paling lama adalah...
A. 6 bulan dan dapat diperpanjang untuk paling lama 6 bulan
B. 3 bulan dan dapat diperpanjang maksimal 3 bulan
C. 5 tahun sesuai masa daluwarsa penagihan pajak
D. 1 bulan dan dapat diperpanjang selama pajak belum lunas
E. 1 tahun dan tidak dapat diperpanjang
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 62 Premium
Standar akuntansi di Indonesia yang disusun khusus untuk memenuhi kebutuhan entitas bisnis yang tidak memiliki akuntabilitas publik signifikan dan menerbitkan laporan keuangan untuk tujuan umum adalah...
A. Standar Akuntansi Pemerintahan (SAP)
B. SAK EMKM (Entitas Mikro, Kecil, dan Menengah)
C. PSAK Internasional (IFRS)
D. SAK Syariah
E. SAK ETAP (atau kini menjadi SAK EP / Entitas Privat)
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 63 Premium
Dalam penerapan TABK untuk mengambil data dari server SQL, query atau sintaks dasar yang benar untuk menarik seluruh kolom transaksi dari tabel 'PajakKeluaran' di mana nilai nominalnya (Kolom_Nilai) lebih dari Rp 100.000.000 adalah...
A. FILTER * FROM PajakKeluaran HAVING Kolom_Nilai > 100000000
B. JOIN PajakKeluaran WHERE Kolom_Nilai > 100.000.000
C. GET ALL FROM PajakKeluaran WHERE Kolom_Nilai HIGHER 100000000
D. SELECT * FROM PajakKeluaran WHERE Kolom_Nilai > 100000000
E. EXTRACT PajakKeluaran SELECT Kolom_Nilai = 100000000
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 64 Premium
Berdasarkan perubahan dalam UU Nomor 7 Tahun 2021 (UU HPP), natura dan/atau kenikmatan yang diberikan oleh pemberi kerja kepada pegawai kini secara umum diperlakukan sebagai...
A. Objek Pajak Penghasilan yang dapat dikenakan pajak (Taxable) dan dapat dibiayakan oleh pemberi kerja (Deductible)
B. Pajak Final bagi penerima
C. Hanya diakui dalam laporan akuntansi komersial, bukan secara fiskal
D. Non-Deductible Expense bagi perusahaan dan Non-Taxable bagi pegawai
E. Bukan Objek Pajak Penghasilan (Non-Taxable)
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 65 Premium
Berdasarkan Pasal 4 ayat (3) UU PPh, bantuan atau sumbangan yang diterima Wajib Pajak dikecualikan sebagai objek Pajak Penghasilan, asalkan memenuhi syarat utama berupa...
A. Tidak ada hubungan dengan usaha, pekerjaan, kepemilikan, atau penguasaan antara pihak-pihak yang bersangkutan
B. Harus disalurkan dalam bentuk natura, bukan uang tunai
C. Jumlah nilai nominal sumbangan tidak melebihi PTKP dalam setahun
D. Dilaporkan kepada KPK sebagai bentuk transparansi gratifikasi
E. Hanya diberikan pada masa darurat bencana alam nasional yang diakui BNPB
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 66 Premium
Berdasarkan Undang-Undang PPN yang berlaku, atas ekspor Barang Kena Pajak Berwujud oleh Pengusaha Kena Pajak dikenai Pajak Pertambahan Nilai dengan tarif sebesar...
A. 12%
B. 11%
C. 0%
D. 10%
E. 5%
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 67 Premium
Saat yang menentukan pajak terutang atas dokumen yang dikenai Bea Meterai untuk jenis dokumen berupa Surat Perjanjian beserta rangkapnya adalah pada saat...
A. Dokumen tersebut dibubuhi tanda tangan oleh pihak-pihak yang bersangkutan
B. Bulan berikutnya setelah tanggal dokumen dicetak
C. Surat perjanjian dibayar seluruh transaksinya oleh pihak kedua
D. Dokumen tersebut diserahkan kepada pihak yang mendapat manfaat
E. Dokumen tersebut diajukan ke pengadilan sebagai alat bukti
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 68 Premium
Pasal 21 Undang-Undang KUP mengatur mengenai Hak Mendahulu (Hak Preferen) atas hutang pajak. Artinya, Negara memiliki hak mendahulu atas barang milik penanggung pajak dibandingkan kreditur lain. Namun, Hak Mendahulu ini dikecualikan (dikalahkan) terhadap...
A. Hutang kepada pemegang saham mayoritas perusahaan
B. Gaji karyawan level direksi dan komisaris yang tertunda
C. Tagihan rekening listrik korporat dan tagihan PAM
D. Biaya perkara pengadilan atas suatu barang dan biaya penyelamatan barang tersebut
E. Cicilan kredit perbankan tanpa agunan yang jatuh tempo
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 69 Premium
Dalam perlakuan akuntansi, jika sebuah perusahaan membangun gedung sendiri menggunakan pinjaman bank, maka biaya bunga pinjaman selama masa konstruksi gedung tersebut secara prinsip harus...
A. Dikapitalisasi sebagai bagian dari harga perolehan aset tetap bangunan
B. Ditangguhkan hingga gedung tersebut dijual kembali
C. Diakui sebagai Pendapatan Ditangguhkan (Deferred Income)
D. Dibebankan seketika sebagai beban bunga administratif di laporan laba rugi
E. Dihapusbukukan dari neraca agar tidak mengganggu arus kas operasional
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 70 Premium
Salah satu analisis audit menggunakan alat TABK untuk mendeteksi fraud adalah dengan menerapkan *Benford's Law*. Prinsip utama dalam hukum matematika ini pada audit pajak adalah menyatakan bahwa...
A. Setiap file excel yang korup pasti disebabkan oleh penempatan rumus array bersarang yang melebihi kapasitas memori
B. Tidak ada data pajak yang dapat dimanipulasi jika dienkripsi dengan standar hash RSA 256
C. Frekuensi pelaporan SPT cenderung memusat pada hari terakhir masa perpanjangan
D. Data wajib pajak memiliki siklus transaksi 5 tahunan berbanding lurus dengan kurva inflasi
E. Kemunculan digit angka pertama pada data alami tidak terdistribusi merata (angka 1 muncul lebih dominan daripada angka 9)
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 71 Premium
Penghapusan Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) dapat dilakukan oleh Direktur Jenderal Pajak apabila memenuhi syarat tertentu. Kondisi manakah di bawah ini yang paling tepat untuk dilakukannya penghapusan NPWP atas Wajib Pajak Badan?
A. Wajib Pajak Badan dilikuidasi karena penghentian atau penggabungan usaha
B. Wajib Pajak Badan berpindah alamat kantor domisili
C. Wajib Pajak Badan tidak memiliki kegiatan usaha selama 1 bulan
D. Wajib Pajak Badan mengganti jajaran direksinya
E. Wajib Pajak Badan mengalami kerugian selama 3 tahun berturut-turut
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 72 Premium
Tujuan utama dilakukannya Pemeriksaan Bukti Permulaan oleh Direktorat Jenderal Pajak adalah untuk...
A. Menguji kepatuhan pemenuhan kewajiban perpajakan dalam rangka restitusi
B. Menetapkan besarnya Pajak Bumi dan Bangunan
C. Melakukan pemeriksaan rutin tahunan Wajib Pajak Orang Pribadi
D. Membantu Wajib Pajak menyusun pembukuan yang sesuai standar
E. Mencari bukti dan dugaan kuat adanya indikasi tindak pidana di bidang perpajakan
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 73 Premium
Surat ketetapan pajak yang menentukan besarnya jumlah pokok pajak, jumlah kredit pajak, jumlah kekurangan pembayaran pokok pajak, besarnya sanksi administrasi, dan jumlah pajak yang masih harus dibayar adalah pengertian dari...
A. Surat Ketetapan Pajak Nihil (SKPN)
B. Surat Tagihan Pajak (STP)
C. Surat Ketetapan Pajak Kurang Bayar (SKPKB)
D. Surat Ketetapan Pajak Lebih Bayar (SKPLB)
E. Surat Ketetapan Pajak Kurang Bayar Tambahan (SKPKBT)
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 74 Premium
Berdasarkan UU HPP, jika Wajib Pajak membetulkan sendiri SPT Tahunan yang mengakibatkan utang pajak menjadi lebih besar, maka akan dikenakan sanksi administrasi berupa bunga. Bagaimana penentuan tarif bunga tersebut?
A. Tarif bunga per bulan yang ditetapkan oleh Menteri Keuangan yang dihitung berdasarkan suku bunga acuan ditambah uplift factor 5% dibagi 12
B. Tarif tetap 48% dari total nilai kekurangan pajak
C. Denda administrasi flat sebesar Rp1.000.000
D. Sanksi kenaikan sebesar 100% dari jumlah pajak yang kurang dibayar
E. Tarif tetap 2% per bulan dihitung dari jumlah pajak yang kurang dibayar
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 75 Premium
Penetapan kriteria Wajib Pajak Patuh (Wajib Pajak Kriteria Tertentu) memberikan keuntungan berupa pengembalian pendahuluan kelebihan pembayaran pajak. Salah satu persyaratannya adalah...
A. Telah melunasi seluruh kewajiban pajak dengan fasilitas cicilan
B. Memiliki lebih dari 50 orang pegawai tetap
C. Mempunyai peredaran bruto kurang dari Rp4.800.000.000 setahun
D. Telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik dengan opini minimal Wajar Dengan Pengecualian (WDP)
E. Tepat waktu dalam menyampaikan SPT dalam 3 tahun terakhir
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 76 Premium
Siapakah yang memiliki wewenang untuk melakukan penyidikan tindak pidana di bidang perpajakan menurut UU KUP?
A. Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) tertentu di lingkungan Direktorat Jenderal Pajak
B. Penyidik Polri tingkat Reserse Kriminal Khusus saja
C. Hakim Pengadilan Pajak
D. Auditor Investigasi dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK)
E. Jaksa Penuntut Umum pada Kejaksaan Negeri
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 77 Premium
Berdasarkan PSAK 14, metode penentuan biaya persediaan yang berasumsi bahwa barang yang terakhir masuk adalah yang pertama keluar (LIFO) perlakuannya adalah...
A. Hanya diizinkan untuk industri manufaktur alat berat
B. Diizinkan sebagai alternatif kedua setelah metode Rata-Rata
C. Direkomendasikan dalam masa inflasi tinggi
D. Diwajibkan bagi entitas yang go public
E. Dilarang atau tidak diperkenankan lagi untuk digunakan
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 78 Premium
Koreksi fiskal yang menyebabkan Laba Kena Pajak menjadi lebih besar daripada Laba Komersial disebut sebagai...
A. Koreksi Fiskal Negatif
B. Koreksi Fiskal Beda Waktu
C. Koreksi Fiskal Laba Ditahan
D. Koreksi Fiskal Positif
E. Koreksi Fiskal Beda Tetap
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 79 Premium
Perusahaan mencatat beban representasi dan entertainmen secara komersial sebesar Rp50.000.000, namun tidak dapat membuat dan melampirkan Daftar Nominatif. Dalam penyusunan SPT Tahunan, tindakan akuntansi yang harus dilakukan adalah...
A. Melakukan amortisasi secara pro-rata selama 5 tahun
B. Tidak ada tindakan yang dilakukan karena diakui UU PPh secara otomatis
C. Melakukan koreksi fiskal negatif sebesar Rp50.000.000
D. Melakukan koreksi fiskal positif sebesar Rp50.000.000
E. Membentuk cadangan kerugian atas entertainmen
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 80 Premium
Sewa guna usaha (leasing) yang menurut PSAK 73 diklasifikasikan dengan mengakui Aset Hak Guna dan Liabilitas Sewa sejak awal masa sewa untuk hampir semua jenis sewa, merupakan perlakuan akuntansi dari sisi...
A. Penyewa (Lessee)
B. Pesewa (Lessor)
C. Pemerintah Daerah
D. Kreditur
E. Pemegang Saham
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 81 Premium
Dalam penyusunan neraca (Laporan Posisi Keuangan), apabila Pajak Keluaran suatu PKP lebih besar dibandingkan Pajak Masukannya pada akhir masa, selisihnya dicatat pada akun...
A. Pendapatan PPN
B. Piutang PPN
C. Utang PPN
D. Aset Tetap
E. Modal Saham
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 82 Premium
Bagaimana pencatatan jurnal komersial yang tepat atas penyetoran angsuran PPh Pasal 25 oleh perusahaan setiap bulannya?
A. Beban Lain-Lain (D) ; Kas (K)
B. Beban Pajak Penghasilan (D) ; Kas (K)
C. Kas (D) ; Uang Muka Pajak (K)
D. Utang Pajak PPh 25 (D) ; Kas (K)
E. Uang Muka Pajak / Pajak Dibayar di Muka PPh 25 (D) ; Kas (K)
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 83 Premium
Dalam aplikasi Generalized Audit Software (GAS), auditor menggunakan Hukum Benford (Benford's Law) untuk...
A. Menghubungkan dua tabel database yang berbeda secara otomatis
B. Memverifikasi apakah umur penyusutan komputer telah melebihi batas standar ekonomis
C. Menguji anomali distribusi probabilitas digit pertama dari kumpulan data numerik alami
D. Mengenkripsi data laporan keuangan agar tidak dapat diretas
E. Memeriksa kelengkapan urutan faktur menggunakan sistem pre-numbered
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 84 Premium
Saat auditor melakukan ekstraksi data untuk menguji kewajaran nilai total persediaan barang dagangan, fungsi perintah TABK (seperti di ACL) yang paling tepat untuk mengakumulasikan nilai sub-kategori barang adalah...
A. Summarize
B. Aging
C. Join
D. Stratify
E. Extract
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 85 Premium
Fungsi 'Join' dalam perangkat lunak TABK digunakan untuk keperluan...
A. Menggabungkan dua tabel data yang memiliki kesamaan field (key field) untuk analisis lebih lanjut
B. Melakukan perhitungan umur piutang (Account Receivable Aging)
C. Mendeteksi nomor seri faktur pajak yang hilang secara otomatis
D. Mengkonversi file PDF menjadi file teks
E. Menghapus duplikasi nomor jurnal pada tabel master
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 86 Premium
Pemeriksa pajak menggunakan TABK untuk memeriksa kemungkinan adanya faktur penjualan yang dihilangkan oleh wajib pajak guna menurunkan peredaran bruto. Teknik atau fungsi spesifik apakah yang dilakukan?
A. Gap detection pada nomor urut faktur
B. Duplicates detection pada nama pelanggan
C. Exporting data ke spreadsheet
D. Benford's Law pada diskon faktur
E. Stratification pada nominal faktur
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 87 Premium
Pemotongan PPh Pasal 4 ayat (2) yang bersifat final atas penghasilan berupa bunga deposito, tabungan, dan diskonto SBI dikenakan tarif sebesar...
A. 0,5%
B. 25%
C. 10%
D. 20%
E. 15%
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 88 Premium
Perlakuan perpajakan atas imbalan dalam bentuk natura dan/atau kenikmatan menurut UU HPP No. 7 Tahun 2021 memuat prinsip baru, yaitu...
A. Natura dapat dibiayakan (deductible) oleh pemberi kerja dan menjadi objek pajak (taxable) bagi pegawai penerima
B. Natura mutlak tidak dapat menjadi objek pajak bagi penerima
C. Natura hanya dapat dibiayakan jika diberikan dalam bentuk uang tunai
D. Natura tetap menjadi non-deductible expense bagi semua badan usaha
E. Natura dipotong PPh Pasal 23 bukan PPh Pasal 21
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 89 Premium
Kredit pajak luar negeri (PPh Pasal 24) memperbolehkan Wajib Pajak Dalam Negeri untuk mengkreditkan pajak yang telah dibayar di luar negeri. Tujuan utama dari kebijakan ini adalah...
A. Mengalihkan tanggung jawab pelaporan pajak kepada negara sumber
B. Meningkatkan cadangan devisa negara
C. Menurunkan tarif pajak domestik secara tidak langsung
D. Menghindari terjadinya pajak berganda (double taxation) atas penghasilan global
E. Mempermudah masuknya investasi asing ke dalam negeri
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 90 Premium
Untuk tujuan penyusutan fiskal, aktiva tetap berwujud non-bangunan kelompok 1 yang disusutkan dengan menggunakan metode Garis Lurus (Straight Line Method) memiliki masa manfaat dan tarif penyusutan sebesar...
A. 8 tahun dan 12,5%
B. 4 tahun dan 50%
C. 8 tahun dan 25%
D. 4 tahun dan 25%
E. 4 tahun dan 12,5%
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 91 Premium
Dalam skema PPh Pasal 21, siapa yang memikul kewajiban sebagai pemotong, penyetor, dan pelapor PPh atas penghasilan sehubungan dengan pekerjaan pegawai?
A. Bank umum tempat pembayaran gaji
B. Direktorat Jenderal Pajak secara sepihak
C. Kantor Pelayanan Pajak Pratama setempat
D. Pegawai bersangkutan secara mandiri
E. Pemberi kerja (majikan)
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 92 Premium
Wajib Pajak Orang Pribadi yang diperbolehkan untuk menghitung penghasilan neto dengan menggunakan Norma Penghitungan Penghasilan Neto (NPPN) adalah yang menjalankan usaha atau pekerjaan bebas dengan syarat peredaran brutonya...
A. Tepat Rp50.000.000.000 setahun
B. Kurang dari Rp500.000.000 setahun
C. Lebih dari Rp4.800.000.000 setahun
D. Berapapun nilainya asalkan menyelenggarakan pembukuan
E. Kurang dari Rp4.800.000.000 setahun
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 93 Premium
Berdasarkan UU HPP No. 7 Tahun 2021 tentang PPN, bagaimana perlakuan Pajak Masukan atas perolehan BKP/JKP yang dilakukan sebelum pengusaha dikukuhkan sebagai Pengusaha Kena Pajak (PKP)?
A. Dapat dimintakan restitusi ganda oleh pengusaha
B. Dapat dikreditkan sebesar 80% (delapan puluh persen) dari Pajak Keluaran yang seharusnya dipungut
C. Sama sekali tidak dapat dikreditkan karena cacat material
D. Dapat dikreditkan seluruhnya sesuai bukti pembayaran
E. Dapat dikreditkan setelah 5 tahun menjadi PKP
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 94 Premium
Dalam transaksi yang dikenakan PPN, apabila terjadi retur (pengembalian) Barang Kena Pajak oleh pihak Pembeli, maka dampak bagi pihak Penjual (PKP) adalah...
A. Mewajibkan penjual untuk mendaftar NPWP baru
B. Mengurangi Pajak Masukan pada masa pajak terjadinya retur
C. Menambah Pajak Keluaran pada masa pajak terjadinya retur
D. Tidak ada pengaruh pada pelaporan PPN
E. Mengurangi Pajak Keluaran pada masa pajak terjadinya retur
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 95 Premium
Atas ekspor yang dilakukan oleh Pengusaha Kena Pajak, dikenakan tarif Pajak Pertambahan Nilai (PPN) sebesar 0%. Kriteria objek ekspor yang mendapat fasilitas tarif 0% ini meliputi...
A. Hanya ekspor Barang Kena Pajak Tidak Berwujud
B. Hanya barang strategis yang ditentukan pemerintah
C. Hanya ekspor Jasa Kena Pajak
D. Ekspor BKP Berwujud, BKP Tidak Berwujud, dan JKP tertentu
E. Hanya ekspor Barang Kena Pajak Berwujud
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 96 Premium
Diketahui tarif PPN pada tahun 2026 adalah 12%. Kegiatan Membangun Sendiri (KMS) dikenakan PPN dengan besaran tertentu. Berapakah tarif efektif PPN KMS yang terutang dari Dasar Pengenaan Pajak berupa total biaya pembangunan?
A. 2,4%
B. 12%
C. 2%
D. 2,2%
E. 1,1%
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 97 Premium
Salah satu karakteristik utama Pajak Pertambahan Nilai (PPN) adalah bersifat 'Pajak Objektif'. Makna dari sifat pajak objektif tersebut adalah...
A. Timbulnya kewajiban pajak ditentukan semata-mata oleh adanya objek pajak tanpa memperhatikan keadaan subjektif WP
B. Pemungutan dilakukan secara mutlak oleh pemerintah pusat tanpa campur tangan daerah
C. Hanya dikenakan terhadap objek yang masuk wilayah kepabeanan laut
D. Besaran pajak sangat dipengaruhi oleh jumlah tanggungan dan kondisi subjek pajaknya
E. Pajak dikenakan berlapis untuk satu barang yang sama tanpa mekanisme kredit pajak
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 98 Premium
Berdasarkan Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2020 tentang Bea Meterai, berikut adalah dokumen yang dikecualikan (tidak dikenai) dari pengenaan Bea Meterai, yaitu...
A. Akta Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT)
B. Dokumen lelang dalam bentuk risalah lelang
C. Kuitansi penerimaan uang sebesar Rp10.000.000
D. Surat perjanjian kerja sama bermaterai
E. Ijazah, tanda kelulusan, dan surat keterangan sejenisnya
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 99 Premium
Dalam penghitungan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), Dasar Pengenaan Pajak (DPP) yang digunakan untuk menghitung besaran pajak terutang adalah...
A. Nilai Jual Kena Pajak (NJKP)
B. Nilai Buku Aset
C. Harga Pasar Riil
D. Nilai Jual Objek Pajak (NJOP)
E. Nilai Perolehan Objek Pajak (NPOP)
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 100 Premium
Menurut peraturan turunan UU PBB (sektor P3: Perkebunan, Perhutanan, Pertambangan), Nilai Jual Kena Pajak (NJKP) sebagai persentase tertentu dari NJOP ditetapkan untuk objek pajak sektor perkebunan sebesar...
A. 50%
B. 40%
C. 10%
D. 100%
E. 20%
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses

Tips Lulus SKB CPNS Pemeriksa Pajak

Agar peluang lulus SKB CPNS untuk jabatan Pemeriksa Pajak semakin besar, peserta perlu memahami karakter soal dan fokus pada kompetensi yang diuji. Berikut beberapa tips yang dapat diterapkan saat persiapan hingga pelaksanaan SKB CPNS.

  • Pahami materi pokok jabatan. Pelajari kompetensi teknis, tugas, dan fungsi jabatan secara menyeluruh agar jawaban tetap relevan.
  • Latihan soal SKB secara rutin. Biasakan menjawab soal esai atau studi kasus untuk melatih alur berpikir dan ketepatan jawaban.
  • Perhatikan konteks instansi. Sesuaikan jawaban dengan peran jabatan di instansi yang dilamar.
  • Susun jawaban secara sistematis. Gunakan poin atau langkah yang jelas agar mudah dipahami oleh penguji.
  • Ikuti tryout SKB. Tryout membantu mengukur kesiapan, mengatur waktu, dan mengenali pola penilaian.

Persiapan yang matang menjadi kunci utama dalam menghadapi SKB CPNS. Dengan mempelajari materi pokok, berlatih soal, dan mengikuti tryout SKB CPNS untuk jabatan Pemeriksa Pajak, peserta dapat meningkatkan pemahaman dan kepercayaan diri sebelum ujian. Semoga panduan ini membantu perjalananmu menuju kelulusan CPNS.

Pertanyaan Seputar SKB CPNS Pemeriksa Pajak

SKB CPNS Pemeriksa Pajak adalah seleksi kompetensi bidang yang menguji kemampuan teknis sesuai jabatan yang dilamar.
Materi SKB CPNS Pemeriksa Pajak meliputi materi teknis jabatan, regulasi terkait, serta tugas dan fungsi jabatan.
Jumlah soal SKB CPNS umumnya berkisar 80 hingga 100 soal dalam bentuk pilihan ganda, dengan durasi pengerjaan 90 menit. Soal berjumlah 100 diberikan jika materi tidak dominan hitungan, sementara 80 soal digunakan jika materi dominan hitungan.
Untuk lulus SKB CPNS Pemeriksa Pajak, pelajari materi jabatan, latihan soal secara rutin, dan ikuti simulasi tryout.
SKB CPNS tidak memiliki passing grade tetap, namun nilai akan digabung dengan SKD dan diranking sesuai formasi.
Soal SKB CPNS Pemeriksa Pajak tidak sama setiap tahun, namun pola materi dan kompetensi yang diujikan relatif serupa sesuai kebutuhan jabatan.
Tingkat kesulitan SKB CPNS Pemeriksa Pajak tergantung pemahaman materi, namun dapat ditingkatkan dengan latihan yang konsisten.