Panduan komprehensif seleksi kompetensi bidang untuk formasi Pemeriksa Pajak. Merangkum materi pokok teknis, indikator penilaian CAT BKN, bank soal studi kasus, serta simulasi tryout lengkap.
Materi pokok SKB CPNS untuk jabatan Pemeriksa Pajak berikut merangkum ruang lingkup kompetensi, pengetahuan teknis, dan tugas jabatan yang menjadi fokus penilaian dalam seleksi SKB CPNS. Pelajari setiap bagian secara bertahap agar pemahaman lebih menyeluruh.
PILIH FORMASI JABATAN / JENJANG:
Kompetensi Umum
3 Indikator
Ketentuan Umum Perpajakan
Akuntansi
Teknik Audit Berbantuan Komputer
Kemampuan Khusus
6 Indikator
Pajak Penghasilan
Akuntansi
Pajak Pertambahan Nilai
Ketentuan Umum Perpajakan
Bea Materai dan Pajak Bumi dan Bangunan
Teknik Audit Berbantuan Komputer
Kompetensi Umum
3 Indikator
Ketentuan Umum Perpajakan
Akuntansi
Teknik Audit Berbantuan Komputer
Kemampuan Khusus
6 Indikator
Pajak Penghasilan
Akuntansi
Pajak Pertambahan Nilai
Ketentuan Umum Perpajakan
Bea Materai dan Pajak Bumi dan Bangunan
Teknik Audit Berbantuan Komputer
Simulasi Tryout SKB CAT Pemeriksa Pajak
Melalui simulasi tryout SKB CPNS untuk jabatan Pemeriksa Pajak, kamu bisa berlatih soal yang mendekati ujian sebenarnya sekaligus mengevaluasi kesiapan sebelum menghadapi tes SKB.
Tim akademik Belajarbro sedang menyusun paket simulasi ujian CAT resmi untuk formasi Pemeriksa Pajak berdasarkan kisi-kisi dan materi pokok KemenPAN-RB terbaru. Paket ini akan dilengkapi timer sistem CAT standar BKN 90 menit, passing grade, kunci jawaban, dan pembahasan komprehensif.
Sistem CAT BKN
Durasi 90 menit & skema CAT resmi
Kisi-Kisi Terbaru
Sesuai materi pokok & tupoksi jabatan
Pembahasan Lengkap
Analisis jawaban & referensi regulasi
Ranking Nasional
Bandingkan skor se-Indonesia
Bank Soal Drill SKB 2026
Akses 362 Soal SKB Pemeriksa Pajak Lengkap
Drill ratusan soal kompetensi bidang teknis lengkap dengan analisis pembahasan komprehensif untuk memaksimalkan peluang lulus ranking 1 di formasi Anda.
✓ Sesuai Kisi-kisi CAT BKN✓ Pembahasan Analisis Mendalam✓ Update Soal Rutin✓ Akses Aktif 1 Tahun
Kerjakan soal di bawah, lalu lihat kunci dan pembahasan lengkap.
100 Soal
Benar: 0
Salah: 0
Dijawab: 0/100
0%
Soal 1
Berdasarkan Undang-Undang KUP, batas waktu penyampaian Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan Pajak Penghasilan bagi Wajib Pajak Badan adalah...
Kunci Jawaban: C
Menurut UU KUP Pasal 3 ayat (3) huruf c, batas waktu penyampaian SPT Tahunan PPh Wajib Pajak Badan adalah paling lama 4 (empat) bulan setelah akhir Tahun Pajak.
Materi Terkait: Ketentuan Umum Perpajakan
Soal 2
Sanksi administrasi berupa denda bagi Wajib Pajak yang terlambat menyampaikan Surat Pemberitahuan (SPT) Masa Pajak Pertambahan Nilai adalah sebesar...
Kunci Jawaban: A
Menurut UU KUP Pasal 7 ayat (1), sanksi administrasi denda untuk keterlambatan pelaporan SPT Masa PPN adalah sebesar Rp 500.000,00.
Materi Terkait: Ketentuan Umum Perpajakan
Soal 3
Syarat utama bagi Wajib Pajak yang ingin mengajukan keberatan atas Surat Ketetapan Pajak Kurang Bayar (SKPKB) sesuai ketentuan KUP adalah...
Kunci Jawaban: A
Berdasarkan UU KUP Pasal 25 ayat (3a), Wajib Pajak yang mengajukan keberatan wajib melunasi pajak yang masih harus dibayar paling sedikit sejumlah yang telah disetujui dalam pembahasan akhir hasil pemeriksaan.
Materi Terkait: Ketentuan Umum Perpajakan
Soal 4
Dalam siklus akuntansi, jurnal penyesuaian yang dibuat untuk mencatat penyusutan aset tetap akan memengaruhi akun-akun berikut...
Kunci Jawaban: D
Pencatatan penyusutan aset tetap yang benar adalah dengan mendebit akun Beban Penyusutan (menambah beban) dan mengkredit akun Akumulasi Penyusutan (akun kontra dari aset tetap).
Materi Terkait: Akuntansi
Soal 5
Karakteristik kualitatif laporan keuangan yang memastikan bahwa informasi akuntansi dapat memengaruhi keputusan ekonomi pengguna dengan membantu mereka mengevaluasi peristiwa masa lalu, masa kini, atau masa depan adalah...
Kunci Jawaban: E
Berdasarkan Standar Akuntansi Keuangan (SAK), informasi dikatakan relevan jika memiliki nilai prediktif dan/atau nilai konfirmatori sehingga dapat memengaruhi pengambilan keputusan ekonomi.
Materi Terkait: Akuntansi
Soal 6
Dalam pengujian menggunakan Teknik Audit Berbantuan Komputer (TABK) dengan spreadsheet, fungsi VLOOKUP sering digunakan oleh pemeriksa pajak untuk...
Kunci Jawaban: B
VLOOKUP (Vertical Lookup) adalah fungsi dalam spreadsheet yang digunakan untuk mencari suatu nilai pada kolom pertama rentang tabel, lalu mengembalikan nilai di baris yang sama dari kolom lain yang ditentukan (pencocokan data antartabel).
Materi Terkait: Teknik Audit Berbantuan Komputer
Soal 7
Aplikasi ACL (Audit Command Language) merupakan salah satu Generalized Audit Software (GAS). Keunggulan utamanya dalam pelaksanaan audit pajak adalah...
Kunci Jawaban: D
Keunggulan utama GAS seperti ACL adalah kemampuannya memproses (join, ekstrak, filter) jutaan baris data secara cepat dengan status read-only, sehingga data historis (evidence) tetap otentik dan tidak termodifikasi.
Materi Terkait: Teknik Audit Berbantuan Komputer
Soal 8
Besaran Penghasilan Tidak Kena Pajak (PTKP) yang berlaku bagi Wajib Pajak Orang Pribadi berstatus tidak kawin dan tidak memiliki tanggungan (TK/0) adalah...
Kunci Jawaban: B
Berdasarkan Pasal 7 UU Nomor 7 Tahun 2021 (UU HPP) jo. PMK Nomor 101/PMK.010/2016, besarnya PTKP untuk diri Wajib Pajak Orang Pribadi TK/0 adalah Rp 54.000.000,00 per tahun.
Materi Terkait: Pajak Penghasilan
Soal 9
Berikut ini yang merupakan objek pemotongan Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 21 yang bersifat Final adalah...
Kunci Jawaban: E
Berdasarkan PP Nomor 68 Tahun 2009, penghasilan berupa uang pesangon, uang manfaat pensiun, tunjangan hari tua, dan jaminan hari tua yang dibayarkan sekaligus dikenakan pemotongan PPh Pasal 21 bersifat final.
Materi Terkait: Pajak Penghasilan
Soal 10
Sesuai dengan Undang-Undang Harmonisasi Peraturan Perpajakan (UU HPP), tarif Pajak Penghasilan (PPh) bagi Wajib Pajak Badan dalam negeri yang berlaku efektif mulai tahun pajak 2022 adalah...
Kunci Jawaban: B
Berdasarkan UU No 7 Tahun 2021 tentang Harmonisasi Peraturan Perpajakan (UU HPP), tarif PPh Wajib Pajak Badan dalam negeri ditetapkan menjadi 22% mulai tahun pajak 2022 dan seterusnya.
Materi Terkait: Pajak Penghasilan
Soal 11
Berdasarkan UU Harmonisasi Peraturan Perpajakan (HPP), tarif Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dinaikkan secara bertahap. Berapa tarif PPN yang mulai berlaku secara efektif pada tanggal 1 April 2022?
Kunci Jawaban: E
Menurut Pasal 7 ayat (1) UU HPP (UU No 7 Tahun 2021), tarif PPN dinaikkan dari 10% menjadi 11% yang mulai berlaku pada tanggal 1 April 2022, dan akan menjadi 12% paling lambat 1 Januari 2025.
Materi Terkait: Pajak Pertambahan Nilai
Soal 12
Kapan batas waktu pembuatan Faktur Pajak bagi Pengusaha Kena Pajak (PKP) atas penyerahan Barang Kena Pajak berwujud?
Kunci Jawaban: A
Berdasarkan Pasal 13 ayat (1a) UU PPN, Faktur Pajak harus dibuat pada saat penyerahan BKP/JKP, saat penerimaan pembayaran (jika pembayaran mendahului penyerahan), atau saat penerimaan termin.
Materi Terkait: Pajak Pertambahan Nilai
Soal 13
Sesuai dengan UU Nomor 10 Tahun 2020 tentang Bea Meterai, tarif bea meterai yang berlaku efektif mulai 1 Januari 2021 adalah berupa tarif tetap sebesar...
Kunci Jawaban: E
Menurut UU No. 10 Tahun 2020 tentang Bea Meterai Pasal 5, dokumen dikenai Bea Meterai dengan tarif tetap sebesar Rp 10.000,00.
Materi Terkait: Bea Materai dan Pajak Bumi dan Bangunan
Soal 14
Berdasarkan ketentuan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), objek pajak yang TIDAK dikenakan PBB antara lain adalah objek yang digunakan untuk...
Kunci Jawaban: E
Berdasarkan Pasal 3 ayat (1) UU No 12 Tahun 1985 jo. UU No 12 Tahun 1994, objek pajak yang dikecualikan dari PBB adalah yang digunakan semata-mata untuk melayani kepentingan umum (ibadah, sosial, kesehatan, dsb) dan tidak dimaksudkan memperoleh keuntungan.
Materi Terkait: Bea Materai dan Pajak Bumi dan Bangunan
Soal 15
Berdasarkan Pasal 13 ayat (1) Undang-Undang KUP, Direktur Jenderal Pajak dapat menerbitkan Surat Ketetapan Pajak Kurang Bayar (SKPKB) dalam jangka waktu...
Kunci Jawaban: B
Sesuai Pasal 13 ayat (1) UU KUP, SKPKB dapat diterbitkan dalam jangka waktu 5 (lima) tahun setelah saat terutangnya pajak atau berakhirnya Masa Pajak, bagian Tahun Pajak, atau Tahun Pajak.
Materi Terkait: Ketentuan Umum Perpajakan
Soal 16
Sistem pemungutan pajak di mana Wajib Pajak diberikan kepercayaan penuh untuk menghitung, memperhitungkan, menyetor, dan melaporkan sendiri besarnya pajak yang terutang disebut...
Kunci Jawaban: B
Self Assessment System adalah sistem perpajakan di Indonesia di mana Wajib Pajak menghitung, memperhitungkan, menyetor, dan melaporkan pajaknya sendiri tanpa menunggu ketetapan dari otoritas pajak.
Materi Terkait: Ketentuan Umum Perpajakan
Soal 17
Prinsip persamaan dasar akuntansi yang secara konsisten mencerminkan keseimbangan posisi keuangan sebuah entitas digambarkan melalui rumus...
Kunci Jawaban: E
Persamaan dasar akuntansi yang menjadi dasar pencatatan pembukuan entitas (double-entry bookkeeping) adalah Aset (Harta) = Liabilitas (Kewajiban) + Ekuitas (Modal).
Materi Terkait: Akuntansi
Soal 18
Dalam penerapan Teknik Audit Berbantuan Komputer (TABK), apa manfaat utama dari penggunaan perangkat lunak Generalized Audit Software (GAS) bagi seorang pemeriksa pajak?
Kunci Jawaban: A
Manfaat utama dari GAS seperti ACL atau IDEA adalah memungkinkan auditor (pemeriksa pajak) untuk menganalisis 100% populasi data elektronik Wajib Pajak dalam waktu singkat, sehingga tidak lagi bergantung murni pada metode uji petik (sampling).
Materi Terkait: Teknik Audit Berbantuan Komputer
Soal 19
Berdasarkan PMK terkait PPh Pasal 22, tarif pungutan PPh Pasal 22 atas impor barang (selain barang tertentu) bagi Wajib Pajak yang menggunakan Angka Pengenal Impor (API) adalah sebesar...
Kunci Jawaban: B
Berdasarkan PMK Nomor 34/PMK.010/2017 jo. PMK-41/PMK.010/2022, impor barang tertentu yang menggunakan API dikenai tarif 2,5% dari nilai impor (dengan beberapa pengecualian tarif pada komoditas tertentu).
Materi Terkait: Pajak Penghasilan
Soal 20
Pajak Masukan yang dibayar oleh Pengusaha Kena Pajak (PKP) dapat dikreditkan asalkan memenuhi syarat material dan formal. Salah satu syarat material pengkreditan Pajak Masukan adalah...
Kunci Jawaban: E
Berdasarkan Pasal 9 ayat (8) UU PPN, Pajak Masukan dapat dikreditkan asalkan pengeluarannya mempunyai hubungan langsung dengan kegiatan usaha yang melakukan penyerahan kena PPN (syarat material).
Materi Terkait: Pajak Pertambahan Nilai
Soal 21
Berdasarkan Undang-Undang Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan (KUP) terbaru yang diubah dengan UU HPP, batas waktu penyampaian Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan Pajak Penghasilan bagi Wajib Pajak Badan adalah...
Kunci Jawaban: D
Berdasarkan Pasal 3 ayat (3) UU KUP yang terakhir diubah dengan UU No. 7 Tahun 2021 tentang Harmonisasi Peraturan Perpajakan (HPP), batas waktu penyampaian SPT Tahunan PPh Wajib Pajak Badan adalah paling lama 4 (empat) bulan setelah akhir Tahun Pajak.
Materi Terkait: Ketentuan Umum Perpajakan
Soal 22
Sanksi administrasi berupa denda bagi Wajib Pajak yang terlambat menyampaikan Surat Pemberitahuan (SPT) Masa Pajak Pertambahan Nilai adalah sebesar...
Kunci Jawaban: B
Sesuai dengan Pasal 7 ayat (1) UU KUP, apabila SPT tidak disampaikan dalam jangka waktu yang ditentukan, dikenai sanksi administrasi berupa denda sebesar Rp500.000,00 untuk SPT Masa Pajak Pertambahan Nilai.
Materi Terkait: Ketentuan Umum Perpajakan
Soal 23
Hak mendahulu utang pajak atas barang-barang milik Penanggung Pajak tidak berlaku terhadap hal-hal berikut, kecuali...
Kunci Jawaban: D
Berdasarkan Pasal 21 ayat (3) UU KUP, hak mendahulu utang pajak tidak berlaku terhadap: 1. Biaya perkara lelang; 2. Biaya yang dikeluarkan untuk menyelamatkan barang; 3. Biaya perkara lelang. Biaya sewa gedung (opsi C) tidak termasuk dalam pengecualian hak mendahulu utang pajak, sehingga hak mendahulu utang pajak mengalahkan utang sewa gedung tersebut.
Materi Terkait: Ketentuan Umum Perpajakan
Soal 24
Dalam proses pengajuan keberatan pajak, jangka waktu penyelesaian keberatan yang diajukan oleh Wajib Pajak harus diputus oleh Direktur Jenderal Pajak paling lama...
Kunci Jawaban: B
Berdasarkan Pasal 26 ayat (1) UU KUP, Direktur Jenderal Pajak harus memberikan keputusan atas keberatan yang diajukan dalam jangka waktu paling lama 12 (dua belas) bulan sejak tanggal surat keberatan diterima.
Materi Terkait: Ketentuan Umum Perpajakan
Soal 25
Dalam standar akuntansi keuangan, asumsi dasar yang menganggap bahwa suatu entitas akan terus beroperasi di masa depan yang dapat diperkirakan dan tidak ada niat untuk melikuidasi disebut...
Kunci Jawaban: E
Going concern (Kelangsungan Usaha) adalah asumsi dasar dalam penyusunan laporan keuangan berdasarkan PSAK, yang mengasumsikan bahwa entitas tidak memiliki niat atau keinginan untuk melikuidasi atau memotong secara material skala operasinya.
Materi Terkait: Akuntansi
Soal 26
Berdasarkan PSAK 1 (Penyajian Laporan Keuangan), berikut adalah komponen laporan keuangan yang lengkap, kecuali...
Kunci Jawaban: C
Berdasarkan PSAK 1, laporan keuangan yang lengkap meliputi Laporan Posisi Keuangan, Laporan Laba Rugi Komprehensif, Laporan Perubahan Ekuitas, Laporan Arus Kas, dan Catatan atas Laporan Keuangan. Laporan Manajemen (opsi C) bukan merupakan komponen laporan keuangan.
Materi Terkait: Akuntansi
Soal 27
Suatu perusahaan membeli mesin pabrik seharga Rp100.000.000 dengan estimasi nilai sisa Rp10.000.000 dan masa manfaat 5 tahun. Jika menggunakan metode penyusutan garis lurus, berapakah beban penyusutan tahun kedua?
Kunci Jawaban: D
Metode Garis Lurus: (Harga Perolehan - Nilai Sisa) / Masa Manfaat = (100.000.000 - 10.000.000) / 5 = 90.000.000 / 5 = Rp18.000.000 per tahun. Beban konstan setiap tahun, sehingga tahun kedua juga Rp18.000.000.
Materi Terkait: Akuntansi
Soal 28
Perusahaan menerima pelunasan piutang dari pelanggan atas transaksi penjualan bulan lalu. Jurnal yang tepat untuk mencatat transaksi ini adalah...
Kunci Jawaban: A
Pelunasan piutang oleh pelanggan akan meningkatkan aset berupa Kas di sebelah Debit (D) dan menurunkan aset berupa Piutang Usaha di sebelah Kredit (K).
Materi Terkait: Akuntansi
Soal 29
Dalam Teknik Audit Berbantuan Komputer (TABK), perangkat lunak yang dirancang khusus untuk memfasilitasi auditor dalam mengekstraksi, memanipulasi, dan menganalisis data dalam jumlah besar disebut...
Kunci Jawaban: B
Generalized Audit Software (GAS) seperti ACL atau IDEA adalah perangkat lunak audit yang paling umum digunakan oleh auditor untuk melakukan ekstraksi dan analisis data massal dari sistem klien.
Materi Terkait: Teknik Audit Berbantuan Komputer
Soal 30
Salah satu teknik dalam TABK yang digunakan auditor untuk memasukkan data fiktif ke dalam sistem aplikasi klien guna menguji kontrol kebenaran pemrosesan data disebut...
Kunci Jawaban: D
Test Data Approach (Pendekatan Data Uji) adalah teknik dimana auditor memproses data simulasi atau data uji ke dalam aplikasi sistem komputer klien untuk memverifikasi apakah logika dan kontrol pemrosesan aplikasi beroperasi secara tepat.
Materi Terkait: Teknik Audit Berbantuan Komputer
Soal 31
Berdasarkan Undang-Undang HPP No. 7 Tahun 2021, lapisan tarif terendah (5%) untuk Wajib Pajak Orang Pribadi dalam negeri dikenakan atas Penghasilan Kena Pajak (PKP) sebesar...
Kunci Jawaban: C
Berdasarkan Pasal 17 ayat (1) huruf a UU PPh yang telah diubah dengan UU No. 7 Tahun 2021 tentang HPP, lapisan tarif progresif 5% diberlakukan untuk rentang Penghasilan Kena Pajak sampai dengan Rp60.000.000.
Materi Terkait: Pajak Penghasilan
Soal 32
Berapakah tarif Pajak Penghasilan (PPh) untuk Wajib Pajak Badan dalam negeri dan bentuk usaha tetap sesuai dengan UU HPP?
Kunci Jawaban: D
Berdasarkan Pasal 17 ayat (1) huruf b UU HPP No. 7 Tahun 2021, tarif Pajak Penghasilan yang diterapkan atas Penghasilan Kena Pajak bagi Wajib Pajak badan dalam negeri dan bentuk usaha tetap adalah sebesar 22%.
Materi Terkait: Pajak Penghasilan
Soal 33
Seorang Wajib Pajak Orang Pribadi berstatus tidak kawin dan tidak memiliki tanggungan (TK/0). Besaran Penghasilan Tidak Kena Pajak (PTKP) setahun yang berlaku adalah...
Kunci Jawaban: D
Sesuai dengan ketentuan PTKP terbaru (PMK No. 101/PMK.010/2016 yang ditegaskan kembali di UU HPP), PTKP untuk diri Wajib Pajak orang pribadi berstatus TK/0 adalah sebesar Rp54.000.000 per tahun.
Materi Terkait: Pajak Penghasilan
Soal 34
Tarif pemotongan PPh Pasal 23 atas imbalan sehubungan dengan jasa teknik, jasa manajemen, jasa konstruksi, dan jasa konsultan adalah sebesar...
Kunci Jawaban: A
Berdasarkan Pasal 23 UU PPh, atas imbalan sehubungan dengan jasa teknik, jasa manajemen, jasa konstruksi, jasa konsultan, dan jasa lain selain jasa yang telah dipotong PPh Pasal 21, dikenai pemotongan pajak sebesar 2% dari jumlah bruto tidak termasuk PPN.
Materi Terkait: Pajak Penghasilan
Soal 35
Berdasarkan ketentuan Undang-Undang HPP No. 7 Tahun 2021, tarif umum Pajak Pertambahan Nilai (PPN) yang berlaku terhitung sejak 1 Januari 2025 dan seterusnya (termasuk pada tahun 2026) adalah sebesar...
Kunci Jawaban: A
Pasal 7 ayat (1) huruf b UU No. 7 Tahun 2021 tentang HPP secara tegas menyatakan bahwa tarif Pajak Pertambahan Nilai yaitu sebesar 12% yang mulai berlaku paling lambat tanggal 1 Januari 2025. Dengan demikian, di tahun 2026 tarif PPN adalah 12%.
Materi Terkait: Pajak Pertambahan Nilai
Soal 36
Faktur Pajak sebagai bukti pungutan pajak harus dibuat oleh Pengusaha Kena Pajak (PKP). Kapan Faktur Pajak umumnya wajib dibuat?
Kunci Jawaban: A
Berdasarkan Pasal 13 ayat (1a) UU PPN, Faktur Pajak wajib dibuat pada saat penyerahan Barang Kena Pajak (BKP), penyerahan Jasa Kena Pajak (JKP), atau saat penerimaan pembayaran apabila pembayaran diterima mendahului penyerahan.
Materi Terkait: Pajak Pertambahan Nilai
Soal 37
Seorang pengusaha wajib melaporkan usahanya untuk dikukuhkan sebagai Pengusaha Kena Pajak (PKP) apabila peredaran bruto/omzet usahanya dalam satu tahun buku telah melebihi...
Kunci Jawaban: C
Berdasarkan PMK No. 197/PMK.03/2013, pengusaha wajib melaporkan usahanya untuk dikukuhkan sebagai PKP apabila memiliki peredaran bruto lebih dari Rp4.800.000.000 (4,8 Miliar Rupiah) dalam satu tahun buku.
Materi Terkait: Pajak Pertambahan Nilai
Soal 38
Sesuai dengan Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2020 tentang Bea Meterai, tarif Bea Meterai yang berlaku efektif mulai 1 Januari 2021 adalah tarif tetap tunggal sebesar...
Kunci Jawaban: C
Menurut UU No. 10 Tahun 2020 tentang Bea Meterai Pasal 5, dokumen dikenai Bea Meterai dengan tarif tetap sebesar Rp10.000,00 (sepuluh ribu rupiah).
Materi Terkait: Bea Materai dan Pajak Bumi dan Bangunan
Soal 39
Surat Pemberitahuan Pajak Terutang (SPPT) PBB wajib dilunasi oleh Wajib Pajak paling lama...
Kunci Jawaban: A
Sesuai dengan ketentuan Pasal 11 ayat (1) UU PBB (UU No. 12 Tahun 1985 yang diubah dengan UU No. 12 Tahun 1994) atau Perda P2 terkait, pajak yang terutang berdasarkan SPPT harus dilunasi paling lama 6 (enam) bulan sejak tanggal diterimanya SPPT oleh Wajib Pajak.
Materi Terkait: Bea Materai dan Pajak Bumi dan Bangunan
Soal 40
Berdasarkan Undang-Undang, berikut ini adalah objek pajak yang TIDAK dikenakan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), kecuali...
Kunci Jawaban: D
Berdasarkan Pasal 3 ayat (1) UU PBB, objek pajak yang tidak dikenakan PBB adalah objek yang digunakan semata-mata untuk melayani kepentingan umum (ibadah, sosial, kesehatan, dsb) dan tidak dimaksudkan untuk memperoleh keuntungan. Rumah sakit komersial memperoleh laba, sehingga merupakan objek yang dikenakan PBB.
Materi Terkait: Bea Materai dan Pajak Bumi dan Bangunan
Soal 41
PRO
Berdasarkan tujuannya, pemeriksaan yang dilakukan oleh Direktorat Jenderal Pajak untuk menguji kepatuhan pemenuhan kewajiban perpajakan harus dilakukan dengan jenis pemeriksaan...
Kunci Jawaban: B
Berdasarkan PMK No 17/PMK.03/2013 stdtd PMK No 18/PMK.03/2021, pemeriksaan untuk menguji kepatuhan pemenuhan kewajiban perpajakan dapat dilakukan dengan jenis Pemeriksaan Kantor atau Pemeriksaan Lapangan.
Materi Terkait: Ketentuan Umum Perpajakan
Soal Khusus Member Bromax
Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.
Wajib Pajak yang karena kealpaannya tidak menyampaikan SPT atau menyampaikan SPT tetapi isinya tidak benar, dan perbuatan tersebut adalah pertama kali dilakukan, maka sanksi yang dikenakan berupa...
Kunci Jawaban: A
Berdasarkan Pasal 13A UU KUP (yang diubah melalui UU HPP), WP yang karena kealpaannya pertama kali tidak menyampaikan SPT tidak dikenai sanksi pidana, namun wajib melunasi kekurangan pajak dan sanksi administrasi kenaikan berupa denda sebesar 100%.
Materi Terkait: Ketentuan Umum Perpajakan
Soal Khusus Member Bromax
Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.
Dalam kondisi harga pembelian persediaan barang dagang mengalami kecenderungan meningkat (inflasi), penggunaan metode penilaian persediaan FIFO (First In First Out) akan menghasilkan indikator keuangan berupa...
Kunci Jawaban: A
Pada kondisi inflasi, FIFO mengasumsikan barang yang dijual adalah harga lama (lebih murah) sehingga HPP menjadi rendah. Barang sisa (Persediaan Akhir) menggunakan harga baru (lebih mahal). Hasilnya Laba Kotor dan Persediaan Akhir menjadi lebih tinggi.
Materi Terkait: Akuntansi
Soal Khusus Member Bromax
Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.
Proses penyesuaian saldo kas menurut catatan perusahaan dengan saldo kas menurut rekening koran bank disebut...
Kunci Jawaban: D
Rekonsiliasi Bank adalah proses mencocokkan saldo dalam catatan pembukuan entitas (jurnal kas) dengan informasi saldo rekening bank secara periodik (rekening koran).
Materi Terkait: Akuntansi
Soal Khusus Member Bromax
Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.
Salah satu risiko yang harus diwaspadai pemeriksa pajak saat menggunakan Teknik Audit Berbantuan Komputer (TABK) tanpa pengendalian (general & application control) yang memadai di pihak entitas adalah...
Kunci Jawaban: B
Risiko terbesar pengolahan data menggunakan TABK jika tanpa memahami kontrol IT entitas adalah auditor memperoleh data yang sudah dimodifikasi atau cacat (garbage in), sehingga kesimpulan (garbage out) audit menjadi salah (Audit Risk).
Materi Terkait: Teknik Audit Berbantuan Komputer
Soal Khusus Member Bromax
Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.
Saat seorang pemeriksa pajak ingin melakukan uji validitas terhadap data NPWP pada format CSV yang diberikan Wajib Pajak menggunakan ACL/Excel, pengecekan yang paling tepat untuk dilakukan secara sistematis adalah...
Kunci Jawaban: B
Uji validitas format data khusus seperti NPWP melibatkan pengecekan panjang karakter yang valid (15 digit standar lama atau 16 digit berbasis NIK terbaru) dan memastikan datanya berjenis numerik, bukan teks acak atau simbol.
Materi Terkait: Teknik Audit Berbantuan Komputer
Soal Khusus Member Bromax
Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.
Berdasarkan Pasal 9 UU Pajak Penghasilan, komponen berikut yang tidak boleh dikurangkan dari penghasilan bruto (non-deductible expense) untuk menentukan besarnya Penghasilan Kena Pajak Wajib Pajak Badan adalah...
Kunci Jawaban: A
Berdasarkan Pasal 9 ayat (1) huruf a UU PPh, pembagian laba dengan nama dan dalam bentuk apa pun seperti dividen, termasuk dividen yang dibayarkan oleh perusahaan asuransi kepada pemegang polis, tidak boleh dikurangkan dari penghasilan bruto.
Materi Terkait: Pajak Penghasilan
Soal Khusus Member Bromax
Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.
Berdasarkan ketentuan penyusutan aset tetap UU PPh, tarif penyusutan untuk aset berwujud bukan bangunan Kelompok I (masa manfaat 4 tahun) jika menggunakan metode garis lurus adalah...
Kunci Jawaban: C
Berdasarkan Pasal 11 ayat (6) UU PPh, aset berwujud bukan bangunan Kelompok I memiliki masa manfaat 4 tahun. Dengan metode garis lurus (100% / 4 tahun), tarif penyusutannya adalah 25%.
Materi Terkait: Pajak Penghasilan
Soal Khusus Member Bromax
Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.
Pajak Pertambahan Nilai (PPN) di Indonesia memiliki berbagai karakteristik. Berikut ini yang BUKAN merupakan karakteristik PPN di Indonesia adalah...
Kunci Jawaban: A
PPN adalah pajak yang bersifat non-kumulatif karena menganut sistem pengkreditan Pajak Masukan dan Pajak Keluaran, sehingga menghindari pengenaan pajak berganda. Karakteristik lainnya (Objektif, Tidak Langsung, Konsumsi Dalam Negeri) adalah benar.
Materi Terkait: Pajak Pertambahan Nilai
Soal Khusus Member Bromax
Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.
Faktur Pajak Pengganti harus diterbitkan oleh Pengusaha Kena Pajak (PKP) dalam hal...
Kunci Jawaban: B
Berdasarkan Peraturan Dirjen Pajak Nomor PER-03/PJ/2022, Faktur Pajak Pengganti dibuat jika terdapat kesalahan pengisian Faktur Pajak yang diterbitkan sebelumnya, sehingga perlu diperbaiki agar data menjadi benar (contoh: salah harga atau kuantitas).
Materi Terkait: Pajak Pertambahan Nilai
Soal Khusus Member Bromax
Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.
Berdasarkan Pasal 7 Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2020, terdapat dokumen yang dikecualikan dari pengenaan Bea Meterai. Dokumen berikut yang TIDAK dikenakan Bea Meterai adalah...
Kunci Jawaban: B
Berdasarkan Pasal 7 UU No. 10 Tahun 2020 tentang Bea Meterai, tanda terima gaji, pensiun, tunjangan, dan pembayaran lain yang berkaitan dengan hubungan kerja secara tegas dikecualikan dari pengenaan Bea Meterai.
Materi Terkait: Bea Materai dan Pajak Bumi dan Bangunan
Soal Khusus Member Bromax
Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.
Subjek Pajak dari Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) adalah orang atau badan yang secara nyata...
Kunci Jawaban: B
Sesuai Pasal 4 ayat (1) UU No 12 Tahun 1985 jo. UU No 12 Tahun 1994 tentang PBB, subjek pajaknya adalah orang atau badan yang secara nyata memiliki hak atas bumi, memperoleh manfaat bumi, memiliki/menguasai bangunan, dan/atau memperoleh manfaat bangunan.
Materi Terkait: Bea Materai dan Pajak Bumi dan Bangunan
Soal Khusus Member Bromax
Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.
Berdasarkan Pasal 17C UU KUP, bagi Wajib Pajak dengan Kriteria Tertentu (WP Patuh), jangka waktu pengembalian pendahuluan kelebihan pembayaran pajak (restitusi) untuk PPh adalah paling lama...
Kunci Jawaban: B
Menurut UU KUP Pasal 17C ayat (1), Dirjen Pajak menerbitkan Surat Keputusan Pengembalian Pendahuluan Kelebihan Pajak bagi WP Kriteria Tertentu paling lama 3 (tiga) bulan untuk PPh, dan 1 (satu) bulan untuk PPN sejak permohonan diterima lengkap.
Materi Terkait: Ketentuan Umum Perpajakan
Soal Khusus Member Bromax
Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.
Dalam klasifikasi kelompok akun (chart of accounts), akun-akun yang saldo normalnya berada di posisi kredit adalah...
Kunci Jawaban: B
Berdasarkan aturan debit-kredit dalam akuntansi, akun Liabilitas (Hutang), Ekuitas (Modal), dan Pendapatan akan bertambah di sisi Kredit, sehingga saldo normalnya adalah Kredit.
Materi Terkait: Akuntansi
Soal Khusus Member Bromax
Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.
Dalam penerapan TABK tingkat lanjut, pemeriksa pajak dapat menggunakan perangkat lunak analitik untuk melakukan 'Analisis Regresi'. Tujuan utama dari metode ini adalah untuk...
Kunci Jawaban: C
Analisis Regresi dalam audit digunakan untuk mengukur hubungan matematis antara satu variabel dependen dengan variabel independen, sehingga auditor bisa memprediksi/menguji kewajaran nilai berdasarkan pola historis (misal: estimasi penjualan dari konsumsi listrik/bahan baku).
Materi Terkait: Teknik Audit Berbantuan Komputer
Soal Khusus Member Bromax
Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.
Atas imbalan jasa konsultan manajemen yang dibayarkan oleh sebuah PT kepada CV ABC (badan usaha dalam negeri), PPh Pasal 23 yang wajib dipotong oleh PT tersebut adalah sebesar...
Kunci Jawaban: D
Berdasarkan Pasal 23 ayat (1) huruf c UU PPh jo. PMK-141/PMK.03/2015, imbalan sehubungan dengan jasa teknis, jasa manajemen, jasa konsultan, dan jasa lain dipotong PPh Pasal 23 sebesar 2% dari jumlah bruto tidak termasuk PPN.
Materi Terkait: Pajak Penghasilan
Soal Khusus Member Bromax
Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.
Penghasilan dari bunga deposito yang diterima oleh Wajib Pajak Orang Pribadi dalam negeri akan dipotong Pajak Penghasilan Pasal 4 ayat (2) Final dengan tarif...
Kunci Jawaban: E
Berdasarkan PP No 131 Tahun 2000 jo. KMK-51/KMK.04/2001, penghasilan berupa bunga deposito dan tabungan dikenai pemotongan PPh Pasal 4 ayat (2) bersifat final dengan tarif sebesar 20% dari jumlah bruto.
Materi Terkait: Pajak Penghasilan
Soal Khusus Member Bromax
Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.
Berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan yang berlaku saat ini, pengusaha kecil dibebaskan dari kewajiban melaporkan usahanya untuk dikukuhkan sebagai Pengusaha Kena Pajak (PKP) apabila peredaran bruto/omset setahunnya tidak melebihi...
Kunci Jawaban: C
Sesuai dengan PMK Nomor 197/PMK.03/2013, batasan Pengusaha Kecil yang tidak wajib dikukuhkan sebagai Pengusaha Kena Pajak (PKP) adalah pengusaha yang memiliki peredaran bruto atau penerimaan bruto tidak lebih dari Rp 4.800.000.000,00 setahun.
Materi Terkait: Pajak Pertambahan Nilai
Soal Khusus Member Bromax
Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.
Retur penjualan yang dilakukan karena pembeli (PKP) mengembalikan sebagian Barang Kena Pajak yang rusak, bagi pihak Penjual akan berakibat pada...
Kunci Jawaban: A
Berdasarkan PMK Nomor 65/PMK.03/2010, pengembalian BKP dibuktikan dengan Nota Retur. Bagi PKP Penjual, adanya Nota Retur akan menjadi pengurang Pajak Keluaran dalam masa pajak diterimanya nota retur tersebut.
Materi Terkait: Pajak Pertambahan Nilai
Soal Khusus Member Bromax
Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.
Sesuai dengan Pasal 14 ayat (5) dan Pasal 15 UU KUP, Direktur Jenderal Pajak berhak menetapkan besarnya pajak terutang secara jabatan menggunakan norma penghitungan penghasilan netto apabila Wajib Pajak...
Kunci Jawaban: B
Penetapan pajak secara jabatan menggunakan norma penghitungan dilakukan apabila Wajib Pajak yang wajib menyelenggarakan pembukuan ternyata tidak menyelenggarakannya atau tidak bersedia memperlihatkan dokumen (Pasal 13 ayat 1 huruf d, dan diatur lebih rinci sebagai dasar penetapan secara jabatan).
Materi Terkait: Ketentuan Umum Perpajakan
Soal Khusus Member Bromax
Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.
Tindakan penagihan pajak secara paksa dapat melibatkan tindakan pencegahan maupun penyanderaan (gijzeling). Berdasarkan UU Penagihan Pajak dengan Surat Paksa, masa penyanderaan terhadap Penanggung Pajak paling lama adalah...
Kunci Jawaban: A
Berdasarkan Pasal 33 ayat (2) UU No 19 Tahun 1997 jo. UU No 19 Tahun 2000 tentang PPSP, jangka waktu penyanderaan (gijzeling) paling lama 6 (enam) bulan dan dapat diperpanjang untuk selama-lamanya 6 (enam) bulan.
Materi Terkait: Ketentuan Umum Perpajakan
Soal Khusus Member Bromax
Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.
Standar akuntansi di Indonesia yang disusun khusus untuk memenuhi kebutuhan entitas bisnis yang tidak memiliki akuntabilitas publik signifikan dan menerbitkan laporan keuangan untuk tujuan umum adalah...
Kunci Jawaban: E
SAK ETAP (Entitas Tanpa Akuntabilitas Publik), yang belakangan bertransformasi menjadi SAK Entitas Privat (SAK EP), diperuntukkan bagi entitas bisnis yang tidak memiliki akuntabilitas publik signifikan.
Materi Terkait: Akuntansi
Soal Khusus Member Bromax
Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.
Dalam penerapan TABK untuk mengambil data dari server SQL, query atau sintaks dasar yang benar untuk menarik seluruh kolom transaksi dari tabel 'PajakKeluaran' di mana nilai nominalnya (Kolom_Nilai) lebih dari Rp 100.000.000 adalah...
Kunci Jawaban: D
Sintaks dasar SQL yang digunakan untuk mengambil seluruh kolom (*) dari sebuah tabel dengan syarat (filter kondisi) tertentu adalah SELECT * FROM [Nama_Tabel] WHERE [Kondisi].
Materi Terkait: Teknik Audit Berbantuan Komputer
Soal Khusus Member Bromax
Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.
Berdasarkan perubahan dalam UU Nomor 7 Tahun 2021 (UU HPP), natura dan/atau kenikmatan yang diberikan oleh pemberi kerja kepada pegawai kini secara umum diperlakukan sebagai...
Kunci Jawaban: A
Sejak berlakunya UU HPP Pasal 4 ayat (1) huruf a dan Pasal 9, perlakuan natura/kenikmatan diubah. Natura yang diterima karyawan menjadi Objek PPh (Taxable), dan biaya penyediaannya boleh dikurangkan oleh Perusahaan (Deductible Expense), kecuali untuk beberapa jenis natura tertentu.
Materi Terkait: Pajak Penghasilan
Soal Khusus Member Bromax
Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.
Berdasarkan Pasal 4 ayat (3) UU PPh, bantuan atau sumbangan yang diterima Wajib Pajak dikecualikan sebagai objek Pajak Penghasilan, asalkan memenuhi syarat utama berupa...
Kunci Jawaban: A
Menurut UU PPh Pasal 4 ayat (3) huruf a angka 1, syarat agar bantuan atau sumbangan bebas dari pajak adalah antara pihak pemberi dan penerima tidak boleh memiliki hubungan dengan usaha, pekerjaan, kepemilikan, atau penguasaan.
Materi Terkait: Pajak Penghasilan
Soal Khusus Member Bromax
Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.
Berdasarkan Undang-Undang PPN yang berlaku, atas ekspor Barang Kena Pajak Berwujud oleh Pengusaha Kena Pajak dikenai Pajak Pertambahan Nilai dengan tarif sebesar...
Kunci Jawaban: C
Sesuai Pasal 7 ayat (2) UU PPN jo. UU HPP, tarif PPN sebesar 0% (nol persen) diterapkan atas ekspor Barang Kena Pajak Berwujud, ekspor Barang Kena Pajak Tidak Berwujud, dan ekspor Jasa Kena Pajak.
Materi Terkait: Pajak Pertambahan Nilai
Soal Khusus Member Bromax
Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.
Saat yang menentukan pajak terutang atas dokumen yang dikenai Bea Meterai untuk jenis dokumen berupa Surat Perjanjian beserta rangkapnya adalah pada saat...
Kunci Jawaban: A
Menurut Pasal 8 UU No 10 Tahun 2020, Bea Meterai terutang pada saat dokumen dibubuhi tanda tangan untuk surat perjanjian beserta rangkapnya, akta notaris, maupun akta PPAT.
Materi Terkait: Bea Materai dan Pajak Bumi dan Bangunan
Soal Khusus Member Bromax
Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.
Pasal 21 Undang-Undang KUP mengatur mengenai Hak Mendahulu (Hak Preferen) atas hutang pajak. Artinya, Negara memiliki hak mendahulu atas barang milik penanggung pajak dibandingkan kreditur lain. Namun, Hak Mendahulu ini dikecualikan (dikalahkan) terhadap...
Kunci Jawaban: D
Berdasarkan Pasal 21 ayat (3) UU KUP, Hak mendahulu untuk utang pajak dikecualikan (dikalahkan) dari biaya perkara (pengadilan) semata-mata suatu penghukuman untuk melelang barang bergerak/tidak bergerak, biaya penyelamatan barang itu, dan/atau biaya perkara yang diakibatkan pelelangan tersebut.
Materi Terkait: Ketentuan Umum Perpajakan
Soal Khusus Member Bromax
Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.
Dalam perlakuan akuntansi, jika sebuah perusahaan membangun gedung sendiri menggunakan pinjaman bank, maka biaya bunga pinjaman selama masa konstruksi gedung tersebut secara prinsip harus...
Kunci Jawaban: A
Berdasarkan PSAK (misal: PSAK 26 Biaya Pinjaman), biaya bunga yang secara langsung dapat diatribusikan pada perolehan, konstruksi, atau produksi aset kualifikasian (aset yang butuh waktu lama untuk siap), harus dikapitalisasi sebagai bagian dari biaya perolehan aset tersebut.
Materi Terkait: Akuntansi
Soal Khusus Member Bromax
Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.
Salah satu analisis audit menggunakan alat TABK untuk mendeteksi fraud adalah dengan menerapkan *Benford's Law*. Prinsip utama dalam hukum matematika ini pada audit pajak adalah menyatakan bahwa...
Kunci Jawaban: E
Benford's Law (Hukum Digit Pertama) dalam analitik data audit menyatakan bahwa pada kumpulan data kuantitatif yang terjadi secara alami (seperti nilai faktur, jurnal), frekuensi munculnya angka awal 1 jauh lebih besar (~30%) dibanding angka-angka setelahnya secara logaritmik. Data yang dikarang manusia cenderung tidak mengikuti pola tersebut, sehingga digunakan untuk deteksi anomali/fraud.
Materi Terkait: Teknik Audit Berbantuan Komputer
Soal Khusus Member Bromax
Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.
Penghapusan Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) dapat dilakukan oleh Direktur Jenderal Pajak apabila memenuhi syarat tertentu. Kondisi manakah di bawah ini yang paling tepat untuk dilakukannya penghapusan NPWP atas Wajib Pajak Badan?
Kunci Jawaban: A
Pasal 2 ayat (6) UU KUP menyatakan bahwa penghapusan NPWP Wajib Pajak Badan dilakukan salah satunya apabila Wajib Pajak badan dilikuidasi karena penghentian atau penggabungan usaha, sehingga tidak lagi memenuhi persyaratan subjektif dan objektif.
Materi Terkait: Ketentuan Umum Perpajakan
Soal Khusus Member Bromax
Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.
Tujuan utama dilakukannya Pemeriksaan Bukti Permulaan oleh Direktorat Jenderal Pajak adalah untuk...
Kunci Jawaban: E
Sesuai dengan Pasal 1 angka 27 dan Pasal 43A UU KUP, pemeriksaan bukti permulaan dilakukan untuk mendapatkan petunjuk adanya dugaan kuat bahwa sedang atau telah terjadi tindak pidana di bidang perpajakan.
Materi Terkait: Ketentuan Umum Perpajakan
Soal Khusus Member Bromax
Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.
Surat ketetapan pajak yang menentukan besarnya jumlah pokok pajak, jumlah kredit pajak, jumlah kekurangan pembayaran pokok pajak, besarnya sanksi administrasi, dan jumlah pajak yang masih harus dibayar adalah pengertian dari...
Kunci Jawaban: C
Pasal 1 angka 16 UU KUP mendefinisikan Surat Ketetapan Pajak Kurang Bayar (SKPKB) sebagai surat ketetapan pajak yang menentukan besarnya jumlah pokok pajak, jumlah kredit pajak, jumlah kekurangan pembayaran pokok pajak, besarnya sanksi administrasi, dan jumlah pajak yang masih harus dibayar.
Materi Terkait: Ketentuan Umum Perpajakan
Soal Khusus Member Bromax
Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.
Berdasarkan UU HPP, jika Wajib Pajak membetulkan sendiri SPT Tahunan yang mengakibatkan utang pajak menjadi lebih besar, maka akan dikenakan sanksi administrasi berupa bunga. Bagaimana penentuan tarif bunga tersebut?
Kunci Jawaban: A
Sesuai Pasal 8 ayat (2) UU KUP yang diubah dengan UU Cipta Kerja dan UU HPP, sanksi bunga atas pembetulan SPT dihitung berdasarkan tarif bunga per bulan yang ditetapkan oleh Menteri Keuangan (suku bunga acuan ditambah uplift factor sebesar 5% dibagi 12), berlaku sejak saat terutangnya pajak sampai pembayaran.
Materi Terkait: Ketentuan Umum Perpajakan
Soal Khusus Member Bromax
Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.
Penetapan kriteria Wajib Pajak Patuh (Wajib Pajak Kriteria Tertentu) memberikan keuntungan berupa pengembalian pendahuluan kelebihan pembayaran pajak. Salah satu persyaratannya adalah...
Kunci Jawaban: E
Sesuai dengan Pasal 17C UU KUP jo. PMK 39/PMK.03/2018, syarat WP Kriteria Tertentu antara lain: tepat waktu lapor SPT, tidak punya tunggakan pajak, pembukuan diaudit KAP dengan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) selama 3 tahun berturut-turut, dan tidak pernah dipidana pajak dalam 5 tahun terakhir.
Materi Terkait: Ketentuan Umum Perpajakan
Soal Khusus Member Bromax
Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.
Siapakah yang memiliki wewenang untuk melakukan penyidikan tindak pidana di bidang perpajakan menurut UU KUP?
Kunci Jawaban: A
Berdasarkan Pasal 44 ayat (1) UU KUP, penyidikan tindak pidana di bidang perpajakan hanya dapat dilakukan oleh Pejabat Pegawai Negeri Sipil tertentu di lingkungan Direktorat Jenderal Pajak yang diberi wewenang khusus sebagai penyidik.
Materi Terkait: Ketentuan Umum Perpajakan
Soal Khusus Member Bromax
Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.
Berdasarkan PSAK 14, metode penentuan biaya persediaan yang berasumsi bahwa barang yang terakhir masuk adalah yang pertama keluar (LIFO) perlakuannya adalah...
Kunci Jawaban: E
Berdasarkan PSAK 14 tentang Persediaan (yang mengadopsi IAS 2), metode LIFO (Last-In, First-Out) sudah tidak diperkenankan lagi untuk digunakan karena kurang merepresentasikan arus barang fisik yang sebenarnya. Yang diizinkan hanya metode FIFO dan Rata-rata Tertimbang.
Materi Terkait: Akuntansi
Soal Khusus Member Bromax
Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.
Koreksi fiskal yang menyebabkan Laba Kena Pajak menjadi lebih besar daripada Laba Komersial disebut sebagai...
Kunci Jawaban: D
Koreksi fiskal positif adalah penyesuaian terhadap laba komersial yang dilakukan wajib pajak karena adanya biaya yang tidak diakui oleh pajak (non-deductible expense) sehingga mengakibatkan penghasilan kena pajak menjadi lebih besar.
Materi Terkait: Akuntansi
Soal Khusus Member Bromax
Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.
Perusahaan mencatat beban representasi dan entertainmen secara komersial sebesar Rp50.000.000, namun tidak dapat membuat dan melampirkan Daftar Nominatif. Dalam penyusunan SPT Tahunan, tindakan akuntansi yang harus dilakukan adalah...
Kunci Jawaban: D
Sesuai SE-27/PJ.22/1986 tentang Biaya Entertainment, Representasi dan sejenisnya, biaya tersebut hanya dapat dibiayakan (deductible) jika dilampiri dengan Daftar Nominatif. Jika tidak ada daftar nominatif, biaya tersebut tidak diakui secara fiskal sehingga harus dikoreksi positif seluruhnya.
Materi Terkait: Akuntansi
Soal Khusus Member Bromax
Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.
Sewa guna usaha (leasing) yang menurut PSAK 73 diklasifikasikan dengan mengakui Aset Hak Guna dan Liabilitas Sewa sejak awal masa sewa untuk hampir semua jenis sewa, merupakan perlakuan akuntansi dari sisi...
Kunci Jawaban: A
Berdasarkan PSAK 73 tentang Sewa, dari sudut pandang penyewa (Lessee), secara umum tidak ada lagi pembedaan antara sewa operasi dan pembiayaan. Lessee diharuskan mengakui 'aset hak guna' (right-of-use asset) dan 'liabilitas sewa' (lease liability) di neraca.
Materi Terkait: Akuntansi
Soal Khusus Member Bromax
Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.
Dalam penyusunan neraca (Laporan Posisi Keuangan), apabila Pajak Keluaran suatu PKP lebih besar dibandingkan Pajak Masukannya pada akhir masa, selisihnya dicatat pada akun...
Kunci Jawaban: C
Pajak Keluaran (PK) yang lebih besar dari Pajak Masukan (PM) menandakan bahwa PKP memungut PPN lebih banyak dari yang dibayarkan, sehingga terdapat selisih kurang bayar yang harus disetorkan ke Kas Negara. Secara akuntansi, selisih kurang bayar ini disajikan sebagai Utang PPN dalam kelompok kewajiban lancar.
Materi Terkait: Akuntansi
Soal Khusus Member Bromax
Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.
Bagaimana pencatatan jurnal komersial yang tepat atas penyetoran angsuran PPh Pasal 25 oleh perusahaan setiap bulannya?
Kunci Jawaban: E
PPh Pasal 25 adalah angsuran pajak untuk tahun berjalan yang dapat dikreditkan pada akhir tahun pajak. Secara komersial, setoran ini diakui sebagai aset (prepaid tax) dengan jurnal: Uang Muka Pajak / PPh 25 Dibayar di Muka (D) dan Kas/Bank (K).
Materi Terkait: Akuntansi
Soal Khusus Member Bromax
Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.
Dalam aplikasi Generalized Audit Software (GAS), auditor menggunakan Hukum Benford (Benford's Law) untuk...
Kunci Jawaban: C
Hukum Benford (Benford's Law) adalah observasi statistik bahwa dalam kumpulan data numerik alami, digit pertama memiliki distribusi frekuensi tertentu (angka 1 muncul paling sering sekitar 30%, angka 9 paling jarang). Dalam audit (termasuk TABK), penyimpangan dari hukum ini sering mengindikasikan manipulasi data atau fraud.
Materi Terkait: Teknik Audit Berbantuan Komputer
Soal Khusus Member Bromax
Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.
Saat auditor melakukan ekstraksi data untuk menguji kewajaran nilai total persediaan barang dagangan, fungsi perintah TABK (seperti di ACL) yang paling tepat untuk mengakumulasikan nilai sub-kategori barang adalah...
Kunci Jawaban: A
Fungsi 'Summarize' (meringkas) dalam software audit seperti ACL digunakan untuk menggabungkan (mengakumulasikan) records yang memiliki nilai kunci (key field) yang sama, misal menjumlahkan total nilai berdasarkan sub-kategori produk.
Materi Terkait: Teknik Audit Berbantuan Komputer
Soal Khusus Member Bromax
Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.
Fungsi 'Join' dalam perangkat lunak TABK digunakan untuk keperluan...
Kunci Jawaban: A
Perintah 'Join' (menggabungkan) digunakan dalam manajemen database dan software audit untuk merelasikan dan menggabungkan data dari dua tabel yang berbeda berdasarkan key field yang sama (misal, tabel faktur dengan tabel pelanggan melalui field ID_Pelanggan).
Materi Terkait: Teknik Audit Berbantuan Komputer
Soal Khusus Member Bromax
Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.
Pemeriksa pajak menggunakan TABK untuk memeriksa kemungkinan adanya faktur penjualan yang dihilangkan oleh wajib pajak guna menurunkan peredaran bruto. Teknik atau fungsi spesifik apakah yang dilakukan?
Kunci Jawaban: A
Untuk menemukan faktur yang hilang atau disembunyikan dalam sistem yang menggunakan pre-numbered sequence, auditor melakukan 'Gap detection' atau identifikasi nomor urut yang melompat/kosong guna menguji asersi kelengkapan (completeness).
Materi Terkait: Teknik Audit Berbantuan Komputer
Soal Khusus Member Bromax
Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.
Pemotongan PPh Pasal 4 ayat (2) yang bersifat final atas penghasilan berupa bunga deposito, tabungan, dan diskonto SBI dikenakan tarif sebesar...
Kunci Jawaban: D
Berdasarkan PP Nomor 131 Tahun 2000 jo. KMK-51/KMK.04/2001, penghasilan berupa bunga dari deposito dan tabungan serta diskonto Sertifikat Bank Indonesia (SBI) dipotong PPh Final Pasal 4 ayat (2) dengan tarif sebesar 20%.
Materi Terkait: Pajak Penghasilan
Soal Khusus Member Bromax
Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.
Perlakuan perpajakan atas imbalan dalam bentuk natura dan/atau kenikmatan menurut UU HPP No. 7 Tahun 2021 memuat prinsip baru, yaitu...
Kunci Jawaban: A
Salah satu perubahan mendasar di UU HPP Pasal 4 ayat (1) huruf a dan Pasal 9 ayat (1) UU PPh adalah perlakuan natura/kenikmatan kini bersifat deductible-taxable. Artinya, biaya natura dapat dibebankan sebagai pengurang penghasilan bruto (deductible) bagi perusahaan, namun diakui sebagai penghasilan objek pajak bagi pegawai (taxable).
Materi Terkait: Pajak Penghasilan
Soal Khusus Member Bromax
Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.
Kredit pajak luar negeri (PPh Pasal 24) memperbolehkan Wajib Pajak Dalam Negeri untuk mengkreditkan pajak yang telah dibayar di luar negeri. Tujuan utama dari kebijakan ini adalah...
Kunci Jawaban: D
Tujuan pengkreditan PPh Pasal 24 (Kredit Pajak Luar Negeri) adalah untuk meringankan beban pajak ganda (double taxation) karena Indonesia menganut sistem 'worldwide income' di mana penghasilan dari dalam dan luar negeri dikenakan pajak.
Materi Terkait: Pajak Penghasilan
Soal Khusus Member Bromax
Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.
Untuk tujuan penyusutan fiskal, aktiva tetap berwujud non-bangunan kelompok 1 yang disusutkan dengan menggunakan metode Garis Lurus (Straight Line Method) memiliki masa manfaat dan tarif penyusutan sebesar...
Kunci Jawaban: D
Berdasarkan Pasal 11 ayat (6) UU PPh, aktiva tetap Kelompok 1 memiliki masa manfaat 4 tahun. Jika disusutkan menggunakan metode Garis Lurus, tarif penyusutannya adalah 100% dibagi 4 tahun = 25%.
Materi Terkait: Pajak Penghasilan
Soal Khusus Member Bromax
Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.
Dalam skema PPh Pasal 21, siapa yang memikul kewajiban sebagai pemotong, penyetor, dan pelapor PPh atas penghasilan sehubungan dengan pekerjaan pegawai?
Kunci Jawaban: E
Berdasarkan UU PPh Pasal 21, sistem pemungutan yang diterapkan adalah withholding tax system. Oleh karena itu, pihak yang wajib melakukan pemotongan, penyetoran, dan pelaporan adalah pihak pemberi kerja atas penghasilan yang dibayarkan kepada pegawai.
Materi Terkait: Pajak Penghasilan
Soal Khusus Member Bromax
Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.
Wajib Pajak Orang Pribadi yang diperbolehkan untuk menghitung penghasilan neto dengan menggunakan Norma Penghitungan Penghasilan Neto (NPPN) adalah yang menjalankan usaha atau pekerjaan bebas dengan syarat peredaran brutonya...
Kunci Jawaban: E
Sesuai Pasal 14 ayat (2) UU PPh, Wajib Pajak Orang Pribadi yang menjalankan usaha atau pekerjaan bebas dengan peredaran bruto dalam 1 tahun kurang dari Rp4.800.000.000 dapat menghitung penghasilan neto menggunakan NPPN, dengan syarat memberitahukan kepada Dirjen Pajak paling lambat 3 bulan pertama dari tahun pajak yang bersangkutan.
Materi Terkait: Pajak Penghasilan
Soal Khusus Member Bromax
Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.
Berdasarkan UU HPP No. 7 Tahun 2021 tentang PPN, bagaimana perlakuan Pajak Masukan atas perolehan BKP/JKP yang dilakukan sebelum pengusaha dikukuhkan sebagai Pengusaha Kena Pajak (PKP)?
Kunci Jawaban: B
Berdasarkan Pasal 9 ayat (9a) UU PPN yang diubah dengan UU HPP (dan UU Cipta Kerja), Pajak Masukan atas perolehan BKP/JKP yang dilakukan sebelum pengusaha dikukuhkan sebagai PKP kini dapat dikreditkan menggunakan pedoman pengkreditan Pajak Masukan sebesar 80% dari Pajak Keluaran yang seharusnya dipungut.
Materi Terkait: Pajak Pertambahan Nilai
Soal Khusus Member Bromax
Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.
Dalam transaksi yang dikenakan PPN, apabila terjadi retur (pengembalian) Barang Kena Pajak oleh pihak Pembeli, maka dampak bagi pihak Penjual (PKP) adalah...
Kunci Jawaban: E
Berdasarkan Pasal 5A UU PPN jo. PMK 65/PMK.03/2010, retur penjualan akan mengurangi Dasar Pengenaan Pajak dan Pajak Keluaran bagi Penjual (PKP yang menyerahkan BKP) pada masa pajak saat Nota Retur diterima.
Materi Terkait: Pajak Pertambahan Nilai
Soal Khusus Member Bromax
Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.
Atas ekspor yang dilakukan oleh Pengusaha Kena Pajak, dikenakan tarif Pajak Pertambahan Nilai (PPN) sebesar 0%. Kriteria objek ekspor yang mendapat fasilitas tarif 0% ini meliputi...
Kunci Jawaban: D
Berdasarkan Pasal 7 ayat (2) UU PPN, tarif PPN sebesar 0% (nol persen) diterapkan atas ekspor Barang Kena Pajak Berwujud, ekspor Barang Kena Pajak Tidak Berwujud, dan ekspor Jasa Kena Pajak.
Materi Terkait: Pajak Pertambahan Nilai
Soal Khusus Member Bromax
Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.
Diketahui tarif PPN pada tahun 2026 adalah 12%. Kegiatan Membangun Sendiri (KMS) dikenakan PPN dengan besaran tertentu. Berapakah tarif efektif PPN KMS yang terutang dari Dasar Pengenaan Pajak berupa total biaya pembangunan?
Kunci Jawaban: A
Sesuai Pasal 16G UU PPN jo. PMK 61/PMK.03/2022, besaran PPN KMS dihitung dengan mengalikan 20% x tarif PPN x Dasar Pengenaan Pajak. Jika tarif PPN adalah 12% (berlaku tahun 2026), maka tarif efektifnya adalah 20% x 12% = 2,4%.
Materi Terkait: Pajak Pertambahan Nilai
Soal Khusus Member Bromax
Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.
Salah satu karakteristik utama Pajak Pertambahan Nilai (PPN) adalah bersifat 'Pajak Objektif'. Makna dari sifat pajak objektif tersebut adalah...
Kunci Jawaban: A
Pajak Objektif berarti timbulnya kewajiban membayar pajak didasarkan pada keberadaan Objek Pajak, baik berupa keadaan, peristiwa, atau perbuatan (seperti transaksi penyerahan barang). Kondisi pribadi/subjektif dari Wajib Pajak (misal, kaya/miskin, kawin/belum) tidak menjadi pertimbangan dalam pengenaan PPN.
Materi Terkait: Pajak Pertambahan Nilai
Soal Khusus Member Bromax
Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.
Berdasarkan Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2020 tentang Bea Meterai, berikut adalah dokumen yang dikecualikan (tidak dikenai) dari pengenaan Bea Meterai, yaitu...
Kunci Jawaban: E
Berdasarkan Pasal 7 UU Nomor 10 Tahun 2020, beberapa dokumen yang tidak dikenai Bea Meterai di antaranya adalah ijazah (tanda lulus, surat keterangan), dokumen terkait pajak negara, tanda terima gaji, serta kuitansi penerimaan uang yang jumlahnya tidak melebihi Rp5.000.000.
Materi Terkait: Bea Materai dan Pajak Bumi dan Bangunan
Soal Khusus Member Bromax
Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.
Dalam penghitungan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), Dasar Pengenaan Pajak (DPP) yang digunakan untuk menghitung besaran pajak terutang adalah...
Kunci Jawaban: D
Berdasarkan ketentuan Pasal 6 ayat (1) UU PBB No. 12 Tahun 1985 s.t.d.d. UU No. 12 Tahun 1994, Dasar Pengenaan Pajak Bumi dan Bangunan adalah Nilai Jual Objek Pajak (NJOP).
Materi Terkait: Bea Materai dan Pajak Bumi dan Bangunan
Soal Khusus Member Bromax
Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.
Menurut peraturan turunan UU PBB (sektor P3: Perkebunan, Perhutanan, Pertambangan), Nilai Jual Kena Pajak (NJKP) sebagai persentase tertentu dari NJOP ditetapkan untuk objek pajak sektor perkebunan sebesar...
Kunci Jawaban: B
Sesuai dengan PP No. 25 Tahun 2002 tentang Penetapan Besarnya NJKP untuk PBB, besarnya NJKP untuk objek pajak sektor Perkebunan, Kehutanan, dan Pertambangan adalah 40% (empat puluh persen) dari NJOP.
Materi Terkait: Bea Materai dan Pajak Bumi dan Bangunan
Soal Khusus Member Bromax
Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.
Informasi mengenai jabatan Pemeriksa Pajak pada halaman ini disusun dengan mengacu pada peraturan dan ketentuan resmi pemerintah yang berlaku sebagai referensi utama.
PermenPANRB Nomor 1 Tahun 2023 tentang Jabatan Fungsional
Dasar Acuan Sah
Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 66 Tahun 2021 tentang Jabatan Fungsional Pemeriksa Pajak
Dasar Acuan Sah
Tips & Strategi Lolos SKB Pemeriksa Pajak
Agar peluang lulus SKB CPNS untuk jabatan Pemeriksa Pajak semakin besar, peserta perlu memahami karakter soal dan fokus pada kompetensi yang diuji. Berikut beberapa tips yang dapat diterapkan saat persiapan hingga pelaksanaan SKB CPNS.
Soal SKB masa kini berbasis analisis kasus terapan, bukan lagi hafalan definisi teoritis belaka.
3
Manajemen Waktu CAT
Waktu 90 menit untuk 100 soal berarti Anda hanya memiliki kurang dari 54 detik per butir soal.
4
Evaluasi Melalui Tryout Rutin
Uji akurasi dan ketahanan fokus melalui simulasi tryout berkala agar terbiasa dengan ritme CAT.
Persiapan yang matang menjadi kunci utama dalam menghadapi SKB CPNS. Dengan mempelajari materi pokok, berlatih soal, dan mengikuti tryout SKB CPNS untuk jabatan Pemeriksa Pajak, peserta dapat meningkatkan pemahaman dan kepercayaan diri sebelum ujian. Semoga panduan ini membantu perjalananmu menuju kelulusan CPNS.
Pertanyaan Seputar SKB Pemeriksa Pajak
Jawaban resmi atas hal yang paling sering ditanyakan para pejuang CPNS.
Materi SKB CPNS Pemeriksa Pajak menguji kompetensi teknis jabatan dan kemampuan umum sesuai Keputusan MenPAN-RB, meliputi penguasaan regulasi, tugas pokok fungsi, etika profesi, serta studi kasus teknis sesuai bidang.
Ujian CAT BKN SKB umumnya berjumlah 80 hingga 100 soal pilihan ganda dengan durasi waktu 90 menit (soal 80 jika dominan hitungan teknis, 100 jika dominan analisis teks dan konsep).
SKB CAT CPNS tidak menerapkan nilai ambang batas (passing grade) mutlak seperti SKD, melainkan dinilai murni dengan bobot 60% dalam penentuan kelulusan akhir integrasi nilai SKD (40%) + SKB (60%).
Pelajari kisi-kisi resmi kompetensi umum & khusus jabatan, pahami regulasi dan dasar hukum terbaru yang mengatur formasi ini, serta lakukan latihan drill soal CAT secara konsisten di Belajarbro.
Pola soal dan kisi-kisi kompetensi mengacu pada standar jabatan yang sama, namun narasi studi kasus dan konteks kebijakan selalu disesuaikan dengan peraturan terkini pemerintah.
Kisi-Kisi Formasi SKB Terkait
Eksplorasi materi pokok jabatan serumpun atau formasi instansi lainnya untuk persiapan seleksi CPNS.