SKB CPNS Penyuluh Perikanan Terampil 2026: Materi, Soal & Tryout Lengkap

Fakta: Lebih dari 80% peserta gagal di tahap SKB bukan karena tidak pintar, tapi karena salah fokus belajar.

Kalau kamu sedang mempersiapkan SKB CPNS untuk jabatan Penyuluh Perikanan Terampil, halaman ini akan jadi senjata utama kamu. 🔥

Banyak peserta CPNS gugur di tahap SKB karena kurang memahami materi jabatan yang diujikan. Untuk membantu kamu lebih siap, halaman ini menyajikan materi, contoh soal, dan tryout SKB CPNS khusus untuk jabatan Penyuluh Perikanan Terampil, agar proses belajar jadi lebih fokus dan peluang lulus semakin besar.

Materi Pokok SKB CPNS Penyuluh Perikanan Terampil

Materi pokok SKB CPNS untuk jabatan Penyuluh Perikanan Terampil berikut merangkum ruang lingkup kompetensi, pengetahuan teknis, dan tugas jabatan yang menjadi fokus penilaian dalam seleksi SKB CPNS. Pelajari setiap bagian secara bertahap agar pemahaman lebih menyeluruh.

  • Perikanan, sistem penyuluhan, bantuan pemerintah, kebijakan dan strategi penyuluhan perikanan
  • Kelembagaan sektor kelautan dan perikanan, pengumpulan data, pengolahan data, potensi wilayah, ekosistem perairan, atau permasalahan individu, kelompok, masyarakat perikanan
  • Kelembagaan sektor kelautan dan perikanan
  • Penumbuhan dan pengembangan kelembagaan
  • Materi penyuluhan dalam berbagai media (poster/booklet/TV/radio/film/video/tayangan slide)
  • Pengolahan data dan informasi, penerapan metoda dan materi penyuluhan
  • Kemitraan usaha kelompok dengan swasta, wirausaha
  • Kemitraan usaha kelompok dengan swasta, wirausaha, pemasaran
  • Kemitraan usaha kelompok dengan swasta, wirausaha, pendampingan

Simulasi Tryout SKB CPNS Penyuluh Perikanan Terampil

Melalui simulasi tryout SKB CPNS untuk jabatan Penyuluh Perikanan Terampil, kamu bisa berlatih soal yang mendekati ujian sebenarnya sekaligus mengevaluasi kesiapan sebelum menghadapi tes SKB.

Tryout
Tryout untuk jabatan ini akan tersedia

Kami sedang menyiapkan paket tryout SKB khusus untuk Penyuluh Perikanan Terampil. Nantinya kamu bisa latihan soal sesuai kisi-kisi resmi dan dapat pembahasan lengkap.

  • Soal sesuai materi pokok jabatan
  • Pembahasan detail & indikator kompetensi
  • Skor otomatis + pembanding nasional
Coming soon

Contoh Soal SKB CPNS Penyuluh Perikanan Terampil

Berikut contoh soal SKB CPNS untuk jabatan Penyuluh Perikanan Terampil.

Soal 1
Berdasarkan Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2006 tentang Sistem Penyuluhan Pertanian, Perikanan, dan Kehutanan, penyelenggaraan penyuluhan harus berlandaskan pada asas keterpaduan. Makna dari asas keterpaduan dalam konteks ini adalah...
A. Materi penyuluhan hanya difokuskan pada satu komoditas unggulan daerah secara terpusat
B. Penyelenggaraan penyuluhan dilaksanakan secara terpadu antar subsistem, antar program, dan antar sektor terkait
C. Penyuluhan dilakukan oleh satu instansi tunggal agar tidak terjadi tumpang tindih kebijakan
D. Dana penyuluhan dipadukan seluruhnya di tingkat pusat tanpa melibatkan anggaran daerah
E. Semua kelompok sasaran harus digabung menjadi satu kelompok besar agar efisien
Jawaban: B
Dalam UU No. 16 Tahun 2006, asas keterpaduan berarti penyelenggaraan penyuluhan dilaksanakan secara terpadu antar subsistem penyuluhan, antar sektor, antar program, dan antar instansi pemerintah baik pusat maupun daerah.
Soal 2
Sebagai identitas tunggal bagi pelaku usaha kelautan dan perikanan, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) meluncurkan program Kartu KUSUKA. Berdasarkan Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan yang berlaku, salah satu tujuan utama dari program ini adalah...
A. Membatasi jumlah tangkapan ikan di wilayah pengelolaan perikanan tertentu
B. Memudahkan akses pembiayaan dan perlindungan asuransi serta menjadi basis data tunggal perlindungan sosial
C. Menghapus peran penyuluh perikanan di lapangan dalam mendata nelayan
D. Menggantikan seluruh dokumen kapal penangkap ikan dengan satu kartu
E. Memberikan sanksi hukum kepada nelayan yang tidak taat aturan
Jawaban: B
Menurut Permen KP Nomor 39 Tahun 2017 tentang Kartu Pelaku Usaha Kelautan dan Perikanan (KUSUKA), tujuannya adalah sebagai identitas tunggal, basis data untuk perlindungan dan pemberdayaan, serta memudahkan akses pembiayaan, asuransi, dan bantuan pemerintah.
Soal 3
Metode Participatory Rural Appraisal (PRA) sering digunakan oleh penyuluh dalam mengidentifikasi potensi wilayah dan permasalahan masyarakat perikanan. Salah satu karakteristik utama dari metode PRA adalah...
A. Data dikumpulkan sepenuhnya secara diam-diam oleh penyuluh tanpa diketahui masyarakat
B. Penyuluh menjadi pembuat keputusan utama terkait program yang akan dijalankan
C. Prosesnya ditekankan pada pengujian hipotesis akademis yang telah dirumuskan sebelumnya
D. Masyarakat hanya bertindak sebagai objek penelitian yang pasif dalam memberikan jawaban
E. Masyarakat dilibatkan secara aktif sebagai subjek dalam menganalisis kondisi dan merencanakan kegiatan mereka sendiri
Jawaban: E
PRA (Participatory Rural Appraisal) adalah metode pendekatan kajian keadaan pedesaan yang bersifat partisipatif, di mana masyarakat perikanan dilibatkan aktif sebagai subjek untuk menganalisis kondisi mereka, mengidentifikasi potensi dan masalah, serta merencanakan solusi secara mandiri.
Soal 4
Dalam ekosistem pesisir, terdapat area di mana air tawar dari sungai bertemu dan bercampur dengan air laut, menciptakan lingkungan yang sangat produktif namun rentan terhadap perubahan salinitas. Ekosistem ini dikenal sebagai...
A. Padang lamun
B. Laguna
C. Estuari
D. Zona pelagik
E. Terumbu karang
Jawaban: C
Estuari adalah ekosistem perairan pesisir yang semi-tertutup yang memiliki hubungan bebas dengan laut terbuka, di mana air laut bercampur dengan air tawar yang berasal dari drainase daratan (sungai). Ekosistem ini merupakan tempat pemijahan dan asuhan bagi banyak biota perairan.
Soal 5
Kelembagaan pelaku utama di sektor kelautan dan perikanan umumnya dikelompokkan berdasarkan jenis usahanya. Kelompok yang anggotanya terdiri dari para pembudidaya ikan disebut dengan...
A. Koperasi Perikanan
B. Pokdakan
C. Pokwasmas
D. Poklahsar
E. KUB
Jawaban: B
Berdasarkan nomenklatur kelembagaan pelaku utama sektor KP, Pokdakan adalah Kelompok Pembudidaya Ikan. KUB (Kelompok Usaha Bersama) untuk nelayan tangkap, Poklahsar untuk pengolah dan pemasar, dan Pokwasmas adalah Kelompok Masyarakat Pengawas.
Soal 6
Salah satu bentuk kelembagaan dalam sektor kelautan dan perikanan yang dibentuk oleh masyarakat secara sukarela untuk membantu pemerintah dalam melakukan pengawasan dan pencegahan pelanggaran di bidang perikanan adalah...
A. HNSI (Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia)
B. KUD (Koperasi Unit Desa) Mina
C. Pokwasmas (Kelompok Masyarakat Pengawas)
D. PPL (Petugas Penyuluh Lapangan)
E. Gapokkan (Gabungan Kelompok Perikanan)
Jawaban: C
Sesuai Keputusan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor KEP.58/MEN/2001, Pokwasmas (Kelompok Masyarakat Pengawas) adalah kelembagaan pengawasan di tingkat masyarakat yang dibentuk atas inisiatif masyarakat secara sukarela untuk turut menjaga kelestarian sumber daya kelautan dan perikanan.
Soal 7
Dalam proses penumbuhan dan pengembangan kelembagaan perikanan, penilaian kelas kemampuan kelompok dibagi menjadi empat tingkatan. Urutan kelas kelompok dari yang terendah hingga yang tertinggi yang benar adalah...
A. Pemula - Lanjut - Utama - Madya
B. Pemula - Madya - Lanjut - Utama
C. Dasar - Lanjut - Terampil - Ahli
D. Pemula - Lanjut - Madya - Utama
E. Perintis - Berkembang - Maju - Mandiri
Jawaban: D
Berdasarkan Keputusan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 14 Tahun 2012 tentang Pedoman Umum Penumbuhan dan Pengembangan Kelembagaan Pelaku Utama Perikanan, klasifikasi kemampuan kelompok berurutan adalah: Kelas Pemula, Kelas Lanjut, Kelas Madya, dan Kelas Utama.
Soal 8
Dalam mendirikan sebuah KUB (Kelompok Usaha Bersama) nelayan, tahap penumbuhan kelembagaan membutuhkan syarat minimal anggota. Secara umum, jumlah minimal anggota dalam membentuk satu kelompok perikanan (KUB) adalah...
A. 10 orang
B. 20 orang
C. 25 orang
D. 15 orang
E. 5 orang
Jawaban: A
Berdasarkan pedoman penumbuhan kelembagaan pelaku utama (Kepmen KP 14/2012), untuk membentuk suatu kelompok (seperti KUB, Pokdakan, Poklahsar), jumlah anggota kelompok sekurang-kurangnya adalah 10 orang yang memiliki kepentingan dan wilayah yang relatif sama.
Soal 9
Indikator bahwa sebuah kelompok perikanan telah mengalami perkembangan kelembagaan dan siap menuju kemandirian ekonomi adalah dengan menyusun aturan internal kelompok. Aturan tertulis yang disepakati bersama oleh anggota kelompok disebut...
A. Surat Perjanjian Kerjasama
B. Programa Kelompok
C. Akta Pendirian
D. Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART)
E. Rencana Definitif Kelompok (RDK)
Jawaban: D
Dalam pengembangan kelembagaan, kelompok yang semakin maju (terutama kelas Madya dan Utama) diwajibkan memiliki aturan hukum internal yang mengatur hak, kewajiban, tata kerja, dan aturan lainnya, yang dituangkan secara formal dalam Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART).
Soal 10
Penyuluh perikanan ingin menyampaikan informasi tentang larangan alat tangkap pukat harimau (trawl) kepada masyarakat pesisir melalui media yang dapat ditempel di tempat umum, memuat pesan singkat yang persuasif, dan gambar yang mencolok. Media penyuluhan yang paling tepat adalah...
A. Jurnal Ilmiah
B. Leaflet
C. Booklet
D. Poster
E. Brosur
Jawaban: D
Poster adalah media cetak berbentuk satu lembar kertas yang berisi pesan singkat, padat, persuasif, didominasi oleh gambar dan warna mencolok, dan ditempel di tempat umum agar mudah dibaca masyarakat sambil lalu.
Soal 11
Media penyuluhan berbentuk buku kecil yang umumnya terdiri dari beberapa halaman, dijilid, dan berisi penjelasan lengkap tentang suatu teknologi perikanan (misal: cara pembenihan ikan lele), sangat cocok dibagikan kepada kelompok sasaran agar dapat dibaca di rumah. Media ini disebut...
A. Poster
B. Folder
C. Booklet
D. Flyer
E. Baliho
Jawaban: C
Booklet adalah media cetak berupa buku kecil yang biasanya memiliki beberapa halaman (dijilid), berisi informasi yang lebih rinci dan mendalam mengenai suatu topik penyuluhan, sehingga dapat menjadi bahan bacaan rujukan bagi sasaran di rumah.
Soal 12
Dalam tahap pengolahan data hasil identifikasi potensi wilayah perikanan, seorang penyuluh meringkas data mentah hasil kuesioner ke dalam bentuk tabel matriks agar mudah dianalisis. Proses meringkas data ke dalam tabel ini disebut...
A. Penyuntingan (Editing)
B. Pengkodean (Coding)
C. Penarikan kesimpulan
D. Pengumpulan data
E. Tabulasi (Tabulating)
Jawaban: E
Tabulasi data (Tabulating) adalah suatu proses pengolahan data dengan cara memasukkan atau menyusun data yang telah dikumpulkan (dan telah melewati tahap editing serta coding) ke dalam bentuk tabel, sehingga lebih mudah dibaca dan dianalisis.
Soal 13
Seorang penyuluh perikanan melakukan penerapan metode penyuluhan dengan cara memperlihatkan secara langsung tahap demi tahap proses pembuatan pakan ikan mandiri berbahan baku lokal di depan anggota Pokdakan. Metode penyuluhan ini disebut...
A. Anjangsana
B. Demonstrasi Cara (Demcara)
C. Temu Wicara
D. Demonstrasi Hasil (Demhasil)
E. Kaji Terap
Jawaban: B
Demonstrasi Cara (Demcara) adalah metode penyuluhan di mana penyuluh menunjukkan secara langsung proses, cara kerja, atau langkah-langkah dalam menerapkan suatu teknologi atau keterampilan baru kepada sasaran (seperti cara membuat pakan ikan).
Soal 14
Dalam rangka menumbuhkan jiwa wirausaha di Poklahsar, penyuluh membantu menyusun sebuah dokumen yang berisi rincian modal, rencana produksi, strategi pemasaran, dan proyeksi keuntungan. Dokumen ini diajukan kepada pihak swasta untuk bermitra. Dokumen tersebut adalah...
A. Laporan Tahunan Kelompok
B. Buku Kas Umum
C. Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP)
D. Anggaran Dasar Kelompok
E. Rencana Usaha (Business Plan)
Jawaban: E
Rencana Usaha atau Business Plan adalah dokumen tertulis yang menjelaskan rencana kerja sebuah usaha secara komprehensif, mencakup aspek produksi, pasar, finansial (modal dan proyeksi keuntungan), yang sangat penting untuk meyakinkan mitra atau investor swasta dalam skema wirausaha.
Soal 15
Sebuah perusahaan pengolahan ikan bertindak sebagai penampung hasil panen udang vaname dari kelompok pembudidaya ikan, sekaligus memberikan bantuan pakan, bibit, dan bimbingan teknis. Skema kemitraan yang menempatkan perusahaan sebagai pembina dan kelompok sebagai plasma disebut pola kemitraan...
A. Waralaba (Franchise)
B. Subkontrak
C. Kerjasama Operasional (KSO)
D. Keagenan
E. Inti Plasma
Jawaban: E
Pola kemitraan Inti Plasma adalah hubungan kemitraan di mana pihak perusahaan bertindak sebagai 'Inti' yang menyediakan sarana produksi, bimbingan teknis, dan menampung hasil produksi, sedangkan kelompok pembudidaya bertindak sebagai 'Plasma' yang menjalankan proses produksi.
Soal 16
Dalam mendukung wirausaha dan pemasaran produk olahan hasil perikanan, kelompok diajarkan konsep bauran pemasaran (Marketing Mix). Unsur 4P dalam bauran pemasaran yang berfokus pada penentuan lokasi penjualan dan jalur distribusi adalah...
A. Promotion (Promosi)
B. Product (Produk)
C. Place (Tempat/Distribusi)
D. People (Orang)
E. Price (Harga)
Jawaban: C
Bauran pemasaran 4P terdiri dari Product, Price, Place, dan Promotion. 'Place' mengacu pada strategi penempatan produk, lokasi penjualan, saluran distribusi, atau bagaimana produk tersebut dapat sampai dari produsen ke tangan konsumen.
Soal 17
Poklahsar 'Mina Makmur' bekerja sama dengan sebuah minimarket swasta lokal. Minimarket tersebut menjualkan produk abon ikan tanpa membelinya putus di awal, namun baru membayar setelah produk terjual (sistem titip jual). Model kerja sama pemasaran ini dikenal dengan sistem...
A. Konsinyasi
B. Monopoli
C. Dropship
D. Lelang
E. Grosir
Jawaban: A
Konsinyasi adalah suatu perjanjian dimana pihak pemilik barang (consignor/Poklahsar) menitipkan barang dagangannya kepada pihak lain (consignee/minimarket) untuk dijualkan, dan pembayaran dilakukan berdasarkan jumlah barang yang terjual. Jika tidak laku, barang dapat dikembalikan.
Soal 18
Sebagai seorang penyuluh yang melakukan pendampingan kepada kelompok usaha nelayan yang sedang menjalin kemitraan dengan pihak perbankan swasta, peran utama yang paling tepat bagi penyuluh adalah sebagai...
A. Penentu besaran bunga pinjaman bank
B. Pemegang kekuasaan penuh atas dana pinjaman
C. Penjamin kredit dengan mengagunkan aset pribadi
D. Fasilitator dan jembatan penghubung informasi
E. Pihak yang membelanjakan seluruh dana pinjaman bagi nelayan
Jawaban: D
Dalam proses pendampingan kemitraan, penyuluh berperan sebagai fasilitator (memfasilitasi pertemuan/proses), dinamisator, dan mediator yang menjembatani informasi antara kelompok nelayan dengan pihak perbankan atau swasta, tanpa mengambil alih kewenangan manajerial atau finansial kelompok.
Soal 19
Dalam tahap awal pendampingan terhadap kelompok wirausaha perikanan yang mengalami kemunduran omzet, penyuluh bersama anggota kelompok memetakan sebab-akibat dari masalah tersebut secara visual. Metode partisipatif ini dikenal dengan istilah...
A. Pohon Masalah (Problem Tree)
B. Pemetaan Sosial
C. Focus Group Discussion (FGD)
D. Transek
E. Studi Banding
Jawaban: A
Pohon Masalah (Problem Tree) adalah alat analisis yang digunakan dalam pendampingan partisipatif untuk memetakan anatomi sebab dan akibat dari suatu permasalahan utama, memvisualisasikan masalah secara logis menyerupai struktur pohon (akar sebagai sebab, batang sebagai masalah utama, daun sebagai akibat).
Soal 20
Sebuah program pendampingan wirausaha Poklahsar oleh penyuluh bertujuan untuk memandirikan kelompok dalam mengelola kemitraan. Indikator keberhasilan dari pendampingan ini adalah...
A. Penyuluh mengambil alih fungsi manajer pemasaran di dalam kelompok
B. Terjadi konflik antara kelompok dengan perusahaan mitra karena provokasi pihak luar
C. Kelompok mampu bernegosiasi secara mandiri dengan mitra swasta dan mengelola administrasi keuangannya
D. Kelompok terus-menerus bergantung pada penyuluh dalam setiap pengambilan keputusan
E. Kelompok membubarkan diri setelah menerima dana CSR dari pihak swasta
Jawaban: C
Tujuan akhir dari pendampingan (empowerment) adalah kemandirian. Indikator keberhasilan pendampingan tercapai jika kelompok sasaran (Poklahsar) telah mampu mengurus dirinya sendiri, memecahkan masalahnya, melakukan negosiasi, dan menjalankan administrasi usahanya tanpa harus selalu dibantu penyuluh.
Soal 21 Premium
Berdasarkan Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2006, rencana tertulis yang disusun secara sistematis untuk memberikan arah dan pedoman sebagai alat pengendali pencapaian tujuan penyuluhan disebut...
A. Rencana Kerja Operasional
B. Rencana Strategis Penyuluhan
C. Silabus Penyuluhan
D. Evaluasi Penyuluhan Terpadu
E. Programa Penyuluhan
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 22 Premium
Kementerian Kelautan dan Perikanan menetapkan kebijakan Penangkapan Ikan Terukur (PIT) yang berbasis kuota di Wilayah Pengelolaan Perikanan Negara Republik Indonesia (WPPNRI). Tujuan strategis yang selaras dengan penyuluhan perikanan terhadap kebijakan ini adalah...
A. Mendorong nelayan kecil bermigrasi menjadi nelayan industri
B. Mengedukasi nelayan mengenai pentingnya pencatatan tangkapan dan keseimbangan ekologi laut
C. Mewajibkan seluruh nelayan menggunakan kapal di atas 30 GT
D. Meningkatkan ekspor ikan ke luar negeri dengan metode pukat hela
E. Menghapus sepenuhnya kuota penangkapan bagi nelayan lokal
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 23 Premium
Dalam mekanisme pemberian Bantuan Pemerintah di Kementerian Kelautan dan Perikanan, kelompok yang berhak menerima bantuan (seperti bantuan benih atau kapal) harus memenuhi persyaratan administratif utama, yaitu...
A. Telah didampingi penyuluh perikanan dan terdaftar di dalam Sistem Informasi Manajemen Penyuluhan (Simluhtan/KUSUKA)
B. Membayar uang muka sebesar 10% dari nilai bantuan kepada panitia
C. Kelompok baru dibentuk 1 minggu sebelum pencairan bantuan
D. Menandatangani surat pernyataan untuk mengembalikan bantuan 100% jika gagal panen
E. Memiliki afiliasi dengan partai politik tertentu di daerah
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 24 Premium
Penyuluh ditugaskan mengumpulkan data sosial ekonomi seluruh kepala keluarga nelayan di sebuah desa tanpa kecuali. Metode pengumpulan data populasi secara menyeluruh tanpa menggunakan penarikan sampel ini disebut...
A. Observasi Partisipatif
B. Random Sampling
C. Purposive Sampling
D. Sensus
E. Survei
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 25 Premium
Ekosistem hutan mangrove memiliki fungsi fisik dan ekologis yang vital bagi masyarakat pesisir. Salah satu fungsi fisik hutan mangrove bagi wilayah pesisir adalah...
A. Sebagai bahan baku utama pembuatan kapal nelayan berukuran besar
B. Menjadi tempat pemijahan (spawning ground) ikan karang
C. Meningkatkan salinitas air sungai yang menuju laut
D. Mempercepat arus gelombang tsunami ke daratan
E. Mencegah terjadinya abrasi pantai dan intrusi air laut
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 26 Premium
Dalam pengolahan data hasil survei adopsi inovasi teknologi perikanan, penyuluh menggunakan teknik statistik sederhana berupa nilai rata-rata, persentase, dan diagram batang tanpa menguji hipotesis korelasional. Teknik analisis ini dikenal sebagai...
A. Analisis Multivariat
B. Uji Validitas Eksternal
C. Uji Regresi Linier Berganda
D. Analisis Statistik Inferensial
E. Analisis Statistik Deskriptif
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 27 Premium
Selain kelompok pada tingkatan primer seperti KUB atau Pokdakan, terdapat kelembagaan pelaku utama pada tingkatan gabungan. Tujuan utama pembentukan Gabungan Kelompok (Gapokkan) adalah...
A. Menggantikan peran koperasi secara hukum komersial di tingkat provinsi
B. Sebagai wadah pemersatu antar kelompok untuk meningkatkan efisiensi usaha skala ekonomi yang lebih besar
C. Untuk membubarkan kelompok-kelompok kecil yang tidak aktif
D. Memisahkan anggota yang miskin dan yang kaya di desa
E. Hanya sebagai syarat pencairan dana hibah pemerintah pusat
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 28 Premium
Kebijakan Kementerian Kelautan dan Perikanan mengarahkan pengembangan kelembagaan nelayan tidak hanya berhenti pada Gapokkan, melainkan didorong menuju bentuk usaha berbadan hukum yang memiliki manajemen profesional. Entitas kelembagaan tingkat lanjut ini disebut...
A. Yayasan Sosial Nelayan
B. Korporasi Nelayan (Koperasi Berbadan Hukum/PT)
C. Serikat Buruh Nelayan
D. Karang Taruna Nelayan
E. Badan Eksekutif Mahasiswa Perikanan
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 29 Premium
Pada fase dinamika kelompok menurut Tuckman (1965), terdapat tahapan di mana anggota kelompok mulai terjadi konflik peran, perbedaan pendapat, dan perdebatan mengenai kepemimpinan. Tahapan ini disebut...
A. Storming
B. Norming
C. Performing
D. Adjourning
E. Forming
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 30 Premium
Langkah pertama yang paling krusial dan mendasar yang harus dilakukan oleh penyuluh perikanan dalam memfasilitasi penumbuhan kelembagaan kelompok perikanan (Pokdakan/KUB) di suatu desa adalah...
A. Pembuatan Akta Notaris langsung di kecamatan
B. Membentuk susunan pengurus secara sepihak oleh kepala desa
C. Membuka rekening bank atas nama kelompok
D. Membagikan bantuan benih secara tunai kepada seluruh warga desa
E. Mengidentifikasi potensi wilayah dan merintis pertemuan/musyawarah kesepakatan calon anggota
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 31 Premium
Dalam penyusunan Rencana Definitif Kelompok (RDK) bagi kelompok pembudidaya ikan (Pokdakan), cakupan utama dari dokumen RDK tersebut berisi tentang...
A. Dokumen perizinan lingkungan dari instansi pemerintah terkait
B. Surat perjanjian kerja sama pembagian hasil panen dengan tengkulak
C. Rencana kebutuhan sarana produksi, jenis kegiatan, dan jadwal pelaksanaan usaha kelompok untuk satu siklus atau satu tahun
D. Laporan pertanggungjawaban keuangan tahunan
E. Daftar susunan pengurus lengkap dengan riwayat hidupnya
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 32 Premium
Penggunaan media penyuluhan berupa siaran radio memiliki karakteristik tertentu. Salah satu keunggulan utama dari media radio dalam penyuluhan perikanan adalah...
A. Daya jangkaunya luas, murah, dan dapat menjangkau sasaran yang sedang bekerja (misal: di laut)
B. Mudah direproduksi dalam bentuk dokumen tertulis di lokasi siaran
C. Dapat menampilkan visualisasi gerakan ikan berenang secara detail
D. Sangat bergantung pada ketersediaan aliran listrik tinggi dan sinyal internet
E. Jangkauan sasaran sangat sempit dan spesifik untuk satu ruangan
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 33 Premium
Ketika menyusun materi presentasi penyuluhan menggunakan tayangan slide (seperti PowerPoint) agar efektif bagi pembudidaya ikan, prinsip desain yang harus diterapkan oleh penyuluh adalah...
A. Menggunakan huruf dengan ukuran di bawah 12 pt agar muat banyak informasi
B. Memasukkan seluruh narasi dan paragraf panjang ke dalam slide agar lengkap
C. Memakai banyak efek animasi dan suara yang berlebihan di setiap pergantian kata
D. Menggunakan latar belakang gambar yang sangat kontras dengan warna teks yang gelap
E. Prinsip kesederhanaan (simplicity), satu slide berisi satu gagasan utama dengan poin penting dan visual yang jelas
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 34 Premium
Selain poster dan leaflet, media video menjadi sangat digemari saat ini. Karakteristik utama dari media video dalam penyuluhan perikanan yang tidak dimiliki oleh media cetak adalah...
A. Mudah dibawa ke mana-mana dan tidak memerlukan alat pemutar (device)
B. Biaya produksinya paling murah dibandingkan poster
C. Tidak memerlukan persiapan script (naskah) sama sekali dalam pembuatannya
D. Sifatnya statis dan tidak berubah bentuk
E. Kemampuannya menampilkan proses atau demonstrasi nyata yang bergerak dilengkapi unsur audio
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 35 Premium
Siklus pengolahan data menjadi informasi dalam kegiatan penyuluhan meliputi beberapa tahapan yang berkesinambungan. Urutan siklus informasi yang tepat adalah...
A. Proses – Data – Output – Input – Evaluasi
B. Informasi – Pengolahan – Keputusan – Data
C. Data – Pengumpulan – Keputusan – Informasi
D. Data – Input – Proses – Output (Informasi) – Penggunaan (Action)
E. Input – Data – Informasi – Proses – Output
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 36 Premium
Penyuluh perikanan mengaplikasikan sebuah teknologi baru yang direkomendasikan peneliti, namun dilakukan penyesuaian (uji coba lokal) di kolam milik salah satu anggota kelompok pembudidaya untuk melihat apakah teknologi tersebut sesuai dengan kondisi iklim setempat. Metode ini disebut...
A. Pameran
B. Studi Banding (Widya Wisata)
C. Kaji Terap (Adaptive Research)
D. Mimbar Sarasehan
E. Kursus Tani/Nelayan
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 37 Premium
Metode Anjangsana merupakan salah satu metode komunikasi interpersonal dalam penyuluhan. Penerapan metode Anjangsana yang dilakukan oleh penyuluh bermaksud untuk...
A. Melakukan rapat akbar dengan pejabat daerah
B. Membagikan ratusan brosur di pasar ikan tanpa komunikasi verbal
C. Mengadakan demonstrasi masal di lapangan terbuka
D. Melakukan kunjungan dialogis secara tatap muka ke rumah, tambak, atau kapal milik nelayan/pembudidaya
E. Menayangkan film dokumenter di balai desa
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 38 Premium
Dalam penyusunan studi kelayakan wirausaha bagi kelompok pengolah ikan, penyuluh melakukan analisis SWOT. Manakah dari pernyataan di bawah ini yang merupakan komponen 'Threats' (Ancaman) dalam analisis tersebut?
A. Munculnya pesaing baru dari luar daerah yang memproduksi produk sejenis dengan harga lebih murah
B. Tingkat pendidikan anggota kelompok yang mayoritas lulusan SD
C. Letak sentra pengolahan yang strategis di pinggir jalan raya utama
D. Fasilitas peralatan produksi kelompok yang sudah usang
E. Ditemukannya resep bumbu rahasia olahan yang unik oleh anggota kelompok
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 39 Premium
Analisis finansial sederhana yang diperkenalkan oleh penyuluh untuk mengetahui pada volume produksi dan tingkat harga berapakah Poklahsar mencapai Titik Impas (tidak untung namun tidak rugi) dikenal dengan sebutan...
A. Break Even Point (BEP)
B. Internal Rate of Return (IRR)
C. Return on Investment (ROI)
D. Benefit Cost Ratio (B/C Ratio)
E. Net Present Value (NPV)
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 40 Premium
Kelompok Pembudidaya Ikan menjalin kemitraan dengan sebuah pabrik pengolahan pakan. Kelompok bertugas memproduksi bahan baku tepung ikan berkualitas sesuai standar pabrik. Pabrik membeli secara berkelanjutan tanpa ikut campur mengatur urusan teknis internal kolam. Pola kemitraan ini paling mendekati konsep...
A. Inti Plasma
B. Join Venture
C. Sewa menyewa
D. Subkontrak / Pemasok
E. Franchise
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 41 Premium
Dalam memformulasikan strategi pemasaran bandeng presto, penyuluh menyarankan kelompok untuk membagi pasar ke dalam kelompok konsumen berdasarkan pendapatan, usia, dan gaya hidup. Tindakan mengklasifikasikan pasar ini disebut...
A. Positioning
B. Penetrasi Pasar
C. Targeting
D. Branding
E. Segmentasi Pasar (Market Segmentation)
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 42 Premium
Perjalanan ikan tuna tangkapan nelayan berawal dari kapal, kemudian dibawa ke pelabuhan, masuk ke pengepul besar, lalu ke pabrik pengolahan (pembekuan), hingga akhirnya diekspor dan tiba di restoran luar negeri. Alur fisik barang dan informasi ini dalam ilmu ekonomi bisnis dikenal dengan...
A. Pasar Persaingan Sempurna
B. Siklus Biologi Ikan
C. Rantai Pasok (Supply Chain)
D. Rantai Ekologi
E. Value Proposition
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 43 Premium
Salah satu inovasi pemasaran yang diajarkan penyuluh adalah strategi diversifikasi produk dan 'Value Added' (Peningkatan Nilai Tambah). Contoh penerapan Value Added pada produk perikanan adalah...
A. Mengurangi jatah pakan ikan agar biaya operasional budidaya menurun drastis
B. Membiarkan tambak garam mengkristal dengan sendirinya akibat sinar matahari
C. Mengolah daging ikan gabus yang harganya murah menjadi ekstrak albumin kesehatan dalam kapsul bernilai tinggi
D. Mencampur hasil tangkapan udang kualitas A dengan udang rusak agar berat total timbangan bertambah
E. Menjual ikan mas segar hasil panen langsung di pinggir kolam dengan harga diskon
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 44 Premium
Pendampingan penyuluh dalam membina kemitraan usaha nelayan menggunakan prinsip PDCA untuk menjamin perbaikan berkelanjutan. Akronim PDCA dalam manajemen kualitas singkatan dari...
A. Program - Design - Check - Arrange
B. Plan - Do - Check - Act
C. Process - Develop - Control - Analyze
D. Plan - Develop - Concept - Act
E. Project - Doing - Controlling - Assessing
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 45 Premium
Konsep dasar dari kegiatan pendampingan masyarakat perikanan oleh penyuluh bertumpu pada filosofi 'Pemberdayaan' (Empowerment). Makna inti dari pemberdayaan masyarakat adalah...
A. Memusatkan seluruh aset permodalan di desa kepada segelintir elit tokoh masyarakat
B. Membentuk ketergantungan yang kuat antara masyarakat terhadap bantuan pemerintah
C. Menghapuskan sistem nilai adat dan budaya lokal yang dianggap kolot tanpa kompromi
D. Meningkatkan kemampuan, kemandirian, dan peran serta masyarakat dalam pengambilan keputusan atas pembangunan yang menyangkut diri mereka
E. Memberikan semua pekerjaan teknis lapangan untuk dikerjakan langsung oleh penyuluh
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 46 Premium
Proses pengumpulan informasi secara terus menerus dan teratur oleh penyuluh untuk mengetahui tingkat kemajuan pelaksanaan program wirausaha kelompok mitra, sekaligus mengidentifikasi kendala yang muncul secara dini, disebut kegiatan...
A. Audit Keuangan
B. Perencanaan Strategis
C. Evaluasi Akhir (Sumatif)
D. Monitoring (Pemantauan)
E. Uji Klinis
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 47 Premium
Berdasarkan pedoman kerja penyuluhan perikanan, evaluasi yang dilakukan pada akhir suatu periode program untuk mengukur tingkat keberhasilan pencapaian tujuan pendampingan kelompok disebut...
A. Evaluasi Proses
B. Monitoring Rutin
C. Pra-Evaluasi
D. Evaluasi Formatif
E. Evaluasi Sumatif
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 48 Premium
Kelembagaan KUB nelayan dan Poklahsar perlu didorong untuk mengakses fasilitas pendanaan wirausaha berbunga rendah yang dicanangkan oleh pemerintah pusat bagi sektor UMKM. Fasilitas kredit yang disubsidi bunganya oleh pemerintah tersebut dikenal dengan...
A. Kredit Kendaraan Bermotor
B. Kredit Usaha Rakyat (KUR)
C. Kredit Modal Kerja Sindikasi
D. Obligasi Ritel Negara
E. Kredit Pemilikan Rumah (KPR)
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 49 Premium
Dalam mendampingi kemitraan usaha nelayan yang akan memasarkan hasil tangkapan ekspor, penyuluh wajib menekankan pentingnya sertifikat yang menjamin bahwa ikan ditangkap tanpa melanggar regulasi penangkapan (tidak IUU Fishing). Dokumen ini disebut...
A. Surat Izin Mengemudi (SIM) Laut
B. Surat Keterangan Asal Ikan (SKAI) / Catch Certificate
C. Akta Jual Beli (AJB)
D. Sertifikat Hak Milik (SHM)
E. Paspor Nelayan
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 50 Premium
Untuk menjaga kelancaran usaha dan menghindari sengketa di kemudian hari dengan pihak perusahaan mitra (swasta), penyuluh mendampingi kelompok agar setiap poin kerja sama (kewajiban, bagi hasil, dan risiko) dituangkan dalam dokumen legal yang disebut...
A. Proposal Bisnis
B. Laporan Laba Rugi
C. Anggaran Dasar Kelompok
D. Kuitansi Pembayaran
E. Memorandum of Understanding (MoU) / Perjanjian Kerja Sama (PKS)
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses

Tips Lulus SKB CPNS Penyuluh Perikanan Terampil

Agar peluang lulus SKB CPNS untuk jabatan Penyuluh Perikanan Terampil semakin besar, peserta perlu memahami karakter soal dan fokus pada kompetensi yang diuji. Berikut beberapa tips yang dapat diterapkan saat persiapan hingga pelaksanaan SKB CPNS.

  • Pahami materi pokok jabatan. Pelajari kompetensi teknis, tugas, dan fungsi jabatan secara menyeluruh agar jawaban tetap relevan.
  • Latihan soal SKB secara rutin. Biasakan menjawab soal esai atau studi kasus untuk melatih alur berpikir dan ketepatan jawaban.
  • Perhatikan konteks instansi. Sesuaikan jawaban dengan peran jabatan di instansi yang dilamar.
  • Susun jawaban secara sistematis. Gunakan poin atau langkah yang jelas agar mudah dipahami oleh penguji.
  • Ikuti tryout SKB. Tryout membantu mengukur kesiapan, mengatur waktu, dan mengenali pola penilaian.

Persiapan yang matang menjadi kunci utama dalam menghadapi SKB CPNS. Dengan mempelajari materi pokok, berlatih soal, dan mengikuti tryout SKB CPNS untuk jabatan Penyuluh Perikanan Terampil, peserta dapat meningkatkan pemahaman dan kepercayaan diri sebelum ujian. Semoga panduan ini membantu perjalananmu menuju kelulusan CPNS.

Pertanyaan Seputar SKB CPNS Penyuluh Perikanan Terampil

SKB CPNS Penyuluh Perikanan Terampil adalah seleksi kompetensi bidang yang menguji kemampuan teknis sesuai jabatan yang dilamar.
Materi SKB CPNS Penyuluh Perikanan Terampil meliputi materi teknis jabatan, regulasi terkait, serta tugas dan fungsi jabatan.
Jumlah soal SKB CPNS umumnya berkisar 80 hingga 100 soal dalam bentuk pilihan ganda, dengan durasi pengerjaan 90 menit. Soal berjumlah 100 diberikan jika materi tidak dominan hitungan, sementara 80 soal digunakan jika materi dominan hitungan.
Untuk lulus SKB CPNS Penyuluh Perikanan Terampil, pelajari materi jabatan, latihan soal secara rutin, dan ikuti simulasi tryout.
SKB CPNS tidak memiliki passing grade tetap, namun nilai akan digabung dengan SKD dan diranking sesuai formasi.
Soal SKB CPNS Penyuluh Perikanan Terampil tidak sama setiap tahun, namun pola materi dan kompetensi yang diujikan relatif serupa sesuai kebutuhan jabatan.
Tingkat kesulitan SKB CPNS Penyuluh Perikanan Terampil tergantung pemahaman materi, namun dapat ditingkatkan dengan latihan yang konsisten.