Fakta: Lebih dari 80% peserta gagal di tahap SKB bukan karena tidak pintar, tapi karena salah fokus belajar.
Kalau kamu sedang mempersiapkan SKB CPNS untuk jabatan Rescuer Terampil, halaman ini akan jadi senjata utama kamu. 🔥
Banyak peserta CPNS gugur di tahap SKB karena kurang memahami materi jabatan yang diujikan. Untuk membantu kamu lebih siap, halaman ini menyajikan materi, contoh soal, dan tryout SKB CPNS khusus untuk jabatan Rescuer Terampil, agar proses belajar jadi lebih fokus dan peluang lulus semakin besar.
Materi Pokok SKB CPNS Rescuer Terampil
Materi pokok SKB CPNS untuk jabatan Rescuer Terampil berikut merangkum ruang lingkup kompetensi, pengetahuan teknis, dan tugas jabatan yang menjadi fokus penilaian dalam seleksi SKB CPNS. Pelajari setiap bagian secara bertahap agar pemahaman lebih menyeluruh.
Kebijakan pencarian dan pertolongan
Kesiapsiagaan pencarian dan pertolongan
Operasi pencarian di darat
Operasi pencarian di perairan
Operasi pencarian melalui udara
Operasi pencarian menggunakan hewan dan teknologi
Operasi pertolongan di darat
Operasi pertolongan di perairan
Operasi pertolongan dari udara
Simulasi Tryout SKB CPNS Rescuer Terampil
Melalui simulasi tryout SKB CPNS untuk jabatan Rescuer Terampil, kamu bisa berlatih soal yang mendekati ujian sebenarnya sekaligus mengevaluasi kesiapan sebelum menghadapi tes SKB.
Tryout
Tryout untuk jabatan ini akan tersedia
Kami sedang menyiapkan paket tryout SKB khusus untuk
Rescuer Terampil.
Nantinya kamu bisa latihan soal sesuai kisi-kisi resmi dan dapat pembahasan lengkap.
Soal sesuai materi pokok jabatan
Pembahasan detail & indikator kompetensi
Skor otomatis + pembanding nasional
Coming soon
Contoh Soal SKB CPNS Rescuer Terampil
Berikut contoh soal SKB CPNS untuk jabatan Rescuer Terampil.
Soal 1
Berdasarkan Undang-Undang Nomor 29 Tahun 2014, penyelenggaraan pencarian dan pertolongan bertujuan untuk...
A. Mengatur lalu lintas udara dan laut dalam kondisi darurat
B. Memberikan santunan kepada keluarga korban yang tidak ditemukan
C. Mencari dan menyelamatkan jiwa manusia yang hilang atau menghadapi bahaya
D. Mengurangi kerugian harta benda negara akibat bencana
E. Melakukan rehabilitasi dan rekonstruksi pasca terjadinya bencana alam
Jawaban: C
Menurut UU No. 29 Tahun 2014 tentang Pencarian dan Pertolongan, tujuan utamanya adalah mencari, menolong, menyelamatkan, dan mengevakuasi jiwa manusia yang hilang atau dikhawatirkan hilang atau menghadapi bahaya dalam pelayaran dan/atau penerbangan, serta bencana dan kondisi membahayakan manusia lainnya.
Soal 2
Dalam sistem kesiapsiagaan SAR, kondisi 'Siaga Darurat' ditetapkan apabila...
A. Seluruh personil rescuer sedang melaksanakan pendidikan dan pelatihan
B. Informasi awal mengenai kecelakaan belum dapat dikonfirmasi kebenarannya
C. Adanya ancaman atau potensi terjadinya kecelakaan atau kondisi membahayakan manusia
D. Telah terjadi kecelakaan dengan jumlah korban lebih dari 100 orang
E. Operasi pencarian telah dihentikan karena korban tidak ditemukan dalam 7 hari
Jawaban: C
Kesiapsiagaan mencakup pemantauan terus-menerus. Siaga darurat atau kesiapsiagaan ditingkatkan saat ada potensi atau ancaman nyata yang dapat menimbulkan korban jiwa manusia.
Soal 3
Metode pencarian di darat yang dilakukan dengan cara penyisiran secara linear sepanjang rute yang diduga dilalui korban disebut...
A. Expanding Square Search
B. Parallel Sweep Search
C. Track Crawl Search
D. Contour Search
E. Creeping Line Search
Jawaban: C
Track Crawl Search adalah metode pencarian di darat (atau udara) yang mengikuti jalur atau rute spesifik yang kemungkinan besar dilewati oleh subjek/korban.
Soal 4
Manakah jenis simpul yang paling tepat digunakan untuk menyambung dua utas tali yang diameternya tidak sama besar dalam operasi rescue?
A. Simpul Mati (Reef Knot)
B. Simpul Anyam Berganda (Double Sheet Bend)
C. Simpul Kambing (Bowline)
D. Simpul Pangkal (Clove Hitch)
E. Simpul Delapan (Figure of Eight)
Jawaban: B
Simpul Anyam (Sheet Bend) atau Anyam Berganda dirancang khusus untuk menyambung dua tali dengan diameter atau tekstur yang berbeda agar tetap aman dan tidak slip.
Soal 5
Dalam operasi pencarian di perairan, pola 'Expanding Square Search' paling efektif digunakan ketika...
A. Arus laut sangat kuat sehingga posisi korban bergeser sangat jauh secara linear
B. Lokasi kecelakaan diketahui dengan tingkat akurasi tinggi dan area pencarian kecil
C. Kondisi dasar laut berkarang dan tidak memungkinkan penggunaan sonar
D. Area pencarian sangat luas dan posisi awal korban sama sekali tidak diketahui
E. Pencarian dilakukan oleh lebih dari lima kapal secara bersamaan
Jawaban: B
Expanding Square Search digunakan jika lokasi kemungkinan besar korban berada (datum) diketahui dengan cukup akurat, dimulai dari titik pusat lalu melebar keluar membentuk kotak.
Soal 6
Teknologi yang digunakan untuk mendeteksi sinyal darurat dari perangkat ELT (Emergency Locator Transmitter) adalah...
A. LIDAR
B. Automatic Identification System (AIS)
C. Radar Doppler
D. Satelit COSPAS-SARSAT
E. Echo Sounder
Jawaban: D
Satelit COSPAS-SARSAT adalah sistem internasional berbasis satelit yang dirancang untuk mendeteksi dan menentukan lokasi sinyal marabahaya dari radio beacon (ELT, EPIRB, PLB).
Soal 7
Metode pertolongan di perairan dengan teknik 'Reach' dilakukan dengan cara...
A. Mendekati korban menggunakan jet ski atau perahu karet
B. Menunggu korban berenang mendekati penolong
C. Melemparkan pelampung yang terikat tali ke arah korban
D. Menggunakan galah atau benda panjang untuk menjangkau korban dari darat/perahu
E. Melompat ke air dan menarik korban ke tepian
Jawaban: D
Dalam urutan penyelamatan air (R-T-R-G-T), 'Reach' adalah langkah awal menjangkau korban menggunakan alat bantu seperti galah tanpa penolong harus masuk ke air.
Soal 8
Pada operasi pertolongan melalui udara menggunakan helikopter, teknik menurunkan personil rescuer dengan tali tanpa menyentuh tanah disebut...
A. Rappelling
B. Hoisting
C. Free Fall
D. Water Bombing
E. Sling Load
Jawaban: A
Rappelling adalah teknik turun menggunakan tali dari helikopter ke daratan. Jika menggunakan mesin derek pada heli disebut Hoisting.
Soal 9
Komponen utama dalam perhitungan 'Leeway' pada operasi pencarian di laut adalah...
A. Kecepatan angin dan jenis objek yang terapung
B. Waktu matahari terbit dan terbenam
C. Suhu air dan kadar garam
D. Kedalaman laut dan jenis sedimen dasar laut
E. Jarak pandang (visibility) dan ketinggian gelombang
Jawaban: A
Leeway adalah pergerakan objek di permukaan air yang disebabkan oleh dorongan angin pada bagian objek yang berada di atas permukaan air. Faktor utamanya adalah kecepatan angin dan bentuk objek.
Soal 10
Tanggung jawab koordinasi operasi SAR dalam kecelakaan pesawat udara di wilayah kedaulatan Indonesia berada pada...
A. TNI Angkatan Udara
B. Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (BASARNAS)
C. Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG)
D. Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT)
E. Kementerian Perhubungan
Jawaban: B
Sesuai UU No. 29 Tahun 2014, BASARNAS adalah lembaga pemerintah non-kementerian yang bertugas menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang pencarian dan pertolongan.
Soal 11
Dalam manajemen operasi SAR, fase 'Uncertainty Phase' (Incerfa) ditandai dengan...
A. Ditemukannya puing-puing kendaraan di lokasi kejadian
B. Adanya keraguan mengenai keselamatan jiwa manusia karena tidak adanya laporan
C. Keyakinan bahwa pesawat/kapal dalam keadaan bahaya dan membutuhkan bantuan
D. Penetapan SMC (SAR Mission Coordinator) oleh Kepala Kantor SAR
E. Berakhirnya seluruh kegiatan evakuasi korban
Jawaban: B
Incerfa adalah fase ketidakpastian di mana laporan atau komunikasi dengan subjek terputus, namun belum ada bukti kuat adanya bahaya besar.
Soal 12
Alat pelindung diri (APD) minimal yang wajib digunakan rescuer saat melakukan operasi Vertical Rescue adalah...
A. Helmet, harness, dan sarung tangan
B. Life jacket dan fin
C. Jas hujan dan senter kepala
D. Sepatu boat dan masker medis
E. Baju tahan api dan SCBA
Jawaban: A
Dalam Vertical Rescue (medan vertikal/tebing/bangunan), keselamatan personil bergantung pada helmet (pelindung kepala), harness (penahan tubuh pada tali), dan sarung tangan (pelindung tangan dari gesekan tali).
Soal 13
Pola pencarian 'Creeping Line Search' biasanya dipilih jika...
A. Pencarian dilakukan di dalam gua yang sempit
B. Hanya tersedia satu personil untuk menyisir area seluas 100 hektar
C. Lokasi kemungkinan korban berada di sepanjang garis rute namun bergeser ke satu sisi
D. Pencarian dilakukan di pegunungan dengan lereng yang curam
E. Area pencarian berbentuk persegi panjang dan datum sangat tidak akurat
Jawaban: C
Creeping Line Search digunakan bila area pencarian memanjang dan probabilitas posisi korban cenderung bergeser ke salah satu sisi dari garis jalur utama (misal karena arus atau angin).
Soal 14
Teknologi pencarian bawah air yang bekerja dengan memancarkan gelombang suara untuk memetakan objek di dasar laut disebut...
A. Drone Thermal
B. Side Scan Sonar
C. Global Positioning System
D. Radio Direction Finder
E. Night Vision Device
Jawaban: B
Side Scan Sonar adalah alat yang menggunakan gelombang akustik untuk menciptakan citra visual dari dasar laut, sangat berguna mendeteksi puing kapal atau pesawat.
Soal 15
Apa yang dimaksud dengan 'Self Rescue' dalam konteks keselamatan kerja rescuer?
A. Tindakan mencari bantuan melalui telepon seluler
B. Latihan fisik rutin untuk menjaga kebugaran
C. Penggunaan robot untuk menggantikan peran manusia
D. Prosedur menyelamatkan diri sendiri saat berada dalam situasi darurat
E. Kemampuan menolong orang lain tanpa menggunakan alat
Jawaban: D
Self rescue adalah pengetahuan dan keterampilan yang dimiliki personil untuk menyelamatkan diri sendiri ketika terjepit situasi berbahaya selama operasi.
Soal 16
Dalam pencarian melalui udara, faktor utama yang mempengaruhi 'Probability of Detection' (POD) adalah...
A. Merk kamera yang dibawa oleh kru
B. Jumlah bahan bakar yang tersisa di tangki
C. Ketinggian terbang, kecepatan, dan jarak pandang
D. Pangkat pilot yang bertugas
E. Warna helikopter yang digunakan
Jawaban: C
POD dipengaruhi oleh lebar sapuan (sweep width) yang ditentukan oleh kemampuan deteksi sensor/mata, ketinggian terbang, kecepatan pesawat, dan kondisi cuaca/jarak pandang.
Soal 17
Alat yang digunakan untuk memotong pilar mobil dalam operasi kecelakaan transportasi darat (Extrication) disebut...
A. Spreader
B. Chainsaw
C. Cutter
D. Air Bag
E. Ram
Jawaban: C
Dalam Hydraulic Rescue Tools, Cutter berfungsi khusus untuk memotong logam seperti pilar-pilar pada body mobil untuk akses mengeluarkan korban.
Soal 18
Pada pertolongan korban tenggelam, tindakan 'Medical First Responder' (MFR) yang pertama kali dilakukan setelah korban di darat dan tidak bernapas adalah...
A. Langsung membawa korban ke ambulans tanpa pemeriksaan
B. Menjemur korban di bawah sinar matahari
C. Memberikan bantuan napas dan kompresi dada (RJP/CPR)
D. Menanyakan identitas keluarga korban
E. Memberi minum air hangat
Jawaban: C
Jika korban tidak bernapas dan nadi tidak teraba, tindakan penyelamatan nyawa segera adalah Resusitasi Jantung Paru (RJP).
Soal 19
Keunggulan penggunaan anjing pelacak (K9) dalam operasi pencarian di darat (hutan/gunung) dibandingkan teknologi adalah...
A. Dapat mengirimkan koordinat GPS secara otomatis ke satelit
B. Tidak membutuhkan pawang atau handler
C. Mampu bekerja 24 jam tanpa istirahat
D. Dapat terbang di atas vegetasi yang rapat
E. Memiliki indra penciuman yang sangat sensitif terhadap bau manusia/korban
Jawaban: E
Anjing pelacak memiliki keunggulan pada indra penciuman yang mampu mendeteksi partikel bau manusia (scent) bahkan di medan yang sulit dijangkau visual manusia atau alat.
Soal 20
Dalam struktur organisasi operasi SAR (Mission Command), pejabat yang bertanggung jawab memimpin seluruh operasi di lapangan disebut...
A. Incident Commander (IC)
B. SAR Mission Coordinator (SMC)
C. On Scene Coordinator (OSC)
D. Search Action Plan (SAP)
E. Search and Rescue Unit (SRU)
Jawaban: C
OSC adalah personil yang ditunjuk oleh SMC untuk mengoordinasikan SRU-SRU yang bekerja langsung di lokasi kejadian (On Scene).
Soal 21 Premium
Menurut Peraturan Pemerintah No. 22 Tahun 2017, pembiayaan operasi pencarian dan pertolongan terhadap kecelakaan kapal dan pesawat asing di wilayah RI dibebankan pada...
Agar peluang lulus SKB CPNS untuk jabatan Rescuer Terampil semakin besar, peserta perlu memahami karakter soal dan fokus pada kompetensi yang diuji. Berikut beberapa tips yang dapat diterapkan saat persiapan hingga pelaksanaan SKB CPNS.
Pahami materi pokok jabatan. Pelajari kompetensi teknis, tugas, dan fungsi jabatan secara menyeluruh agar jawaban tetap relevan.
Latihan soal SKB secara rutin. Biasakan menjawab soal esai atau studi kasus untuk melatih alur berpikir dan ketepatan jawaban.
Perhatikan konteks instansi. Sesuaikan jawaban dengan peran jabatan di instansi yang dilamar.
Susun jawaban secara sistematis. Gunakan poin atau langkah yang jelas agar mudah dipahami oleh penguji.
Ikuti tryout SKB. Tryout membantu mengukur kesiapan, mengatur waktu, dan mengenali pola penilaian.
Persiapan yang matang menjadi kunci utama dalam menghadapi SKB CPNS. Dengan mempelajari materi pokok, berlatih soal, dan mengikuti tryout SKB CPNS untuk jabatan Rescuer Terampil, peserta dapat meningkatkan pemahaman dan kepercayaan diri sebelum ujian. Semoga panduan ini membantu perjalananmu menuju kelulusan CPNS.
Pertanyaan Seputar SKB CPNS Rescuer Terampil
SKB CPNS Rescuer Terampil adalah seleksi kompetensi bidang yang menguji kemampuan teknis sesuai jabatan yang dilamar.
Materi SKB CPNS Rescuer Terampil meliputi materi teknis jabatan, regulasi terkait, serta tugas dan fungsi jabatan.
Jumlah soal SKB CPNS umumnya berkisar 80 hingga 100 soal dalam bentuk pilihan ganda, dengan durasi pengerjaan 90 menit. Soal berjumlah 100 diberikan jika materi tidak dominan hitungan, sementara 80 soal digunakan jika materi dominan hitungan.
Untuk lulus SKB CPNS Rescuer Terampil, pelajari materi jabatan, latihan soal secara rutin, dan ikuti simulasi tryout.
SKB CPNS tidak memiliki passing grade tetap, namun nilai akan digabung dengan SKD dan diranking sesuai formasi.
Soal SKB CPNS Rescuer Terampil tidak sama setiap tahun, namun pola materi dan kompetensi yang diujikan relatif serupa sesuai kebutuhan jabatan.
Tingkat kesulitan SKB CPNS Rescuer Terampil tergantung pemahaman materi, namun dapat ditingkatkan dengan latihan yang konsisten.