SKB CPNS Penata Kelola Perusahaan Negara Ahli Pertama 2026: Materi, Soal & Tryout Lengkap
Fakta: Lebih dari 80% peserta gagal di tahap SKB bukan karena tidak pintar, tapi karena salah fokus belajar.
Kalau kamu sedang mempersiapkan SKB CPNS untuk jabatan Penata Kelola Perusahaan Negara Ahli Pertama, halaman ini akan jadi senjata utama kamu. 🔥
Banyak peserta CPNS gugur di tahap SKB karena kurang memahami materi jabatan yang diujikan. Untuk membantu kamu lebih siap, halaman ini menyajikan materi, contoh soal, dan tryout SKB CPNS khusus untuk jabatan Penata Kelola Perusahaan Negara Ahli Pertama, agar proses belajar jadi lebih fokus dan peluang lulus semakin besar.
Materi Pokok SKB CPNS Penata Kelola Perusahaan Negara Ahli Pertama
Materi pokok SKB CPNS untuk jabatan Penata Kelola Perusahaan Negara Ahli Pertama berikut merangkum ruang lingkup kompetensi, pengetahuan teknis, dan tugas jabatan yang menjadi fokus penilaian dalam seleksi SKB CPNS. Pelajari setiap bagian secara bertahap agar pemahaman lebih menyeluruh.
Kebijakan dan peraturan tentang pengelolaan perusahaan negara dan perusahaan perseroan
Kebijakan dan peraturan tentang Jabatan Fungsional Penata Kelola Perusahaan Negara
Strategi korporasi dan portofolio
Pengembangan bisnis korporasi
Penelitian dan pengembangan korporasi
Perencanaan dan sinergi portofolio
Strategi pendanaan
Penggalangan dana dan investasi
Optimalisasi bisnis korporasi
Persetujuan pemegang saham
Restrukturisasi korporasi
Strategi akhir korporasi (exit strategy)
Manajemen kinerja portofolio
Asesmen portofolio perusahaan negara
Tanggung jawab korporasi (corporate social responsibility)
Penilaian kinerka korporasi
Hukum korporasi
Hukum regulasi
Litigasi korporasi
Internal audit korporasi
Manajemen risiko korporasi
GCG dan kepatuhan korporasi
SDM strategis
Simulasi Tryout SKB CPNS Penata Kelola Perusahaan Negara Ahli Pertama
Melalui simulasi tryout SKB CPNS untuk jabatan Penata Kelola Perusahaan Negara Ahli Pertama, kamu bisa berlatih soal yang mendekati ujian sebenarnya sekaligus mengevaluasi kesiapan sebelum menghadapi tes SKB.
Tryout
Tryout untuk jabatan ini akan tersedia
Kami sedang menyiapkan paket tryout SKB khusus untuk
Penata Kelola Perusahaan Negara Ahli Pertama.
Nantinya kamu bisa latihan soal sesuai kisi-kisi resmi dan dapat pembahasan lengkap.
Soal sesuai materi pokok jabatan
Pembahasan detail & indikator kompetensi
Skor otomatis + pembanding nasional
Coming soon
Contoh Soal SKB CPNS Penata Kelola Perusahaan Negara Ahli Pertama
Berikut contoh soal SKB CPNS untuk jabatan Penata Kelola Perusahaan Negara Ahli Pertama.
Soal 1
Berdasarkan Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2003 tentang Badan Usaha Milik Negara, salah satu maksud dan tujuan pendirian BUMN adalah...
A. Menjadi satu-satunya sumber pendanaan utama Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN)
B. Memonopoli seluruh pangsa pasar domestik untuk melindungi pengusaha lokal
C. Mencari keuntungan sebesar-besarnya tanpa memperhatikan fungsi sosial
D. Meniadakan persaingan usaha dengan pihak swasta
E. Turut aktif memberikan bimbingan dan bantuan kepada pengusaha golongan ekonomi lemah, koperasi, dan masyarakat
Jawaban: E
Berdasarkan Pasal 2 UU No. 19 Tahun 2003 tentang BUMN, salah satu maksud dan tujuan pendirian BUMN adalah turut aktif memberikan bimbingan dan bantuan kepada pengusaha golongan ekonomi lemah, koperasi, dan masyarakat.
Soal 2
Dalam penerapan Tata Kelola Perusahaan yang Baik (Good Corporate Governance), prinsip yang mengharuskan perusahaan memberikan informasi secara tepat waktu, memadai, jelas, akurat, serta mudah diakses oleh Pemangku Kepentingan adalah...
A. Accountability
B. Transparency
C. Independency
D. Fairness
E. Responsibility
Jawaban: B
Dalam pedoman umum GCG (TARIF), Transparency (Transparansi) adalah prinsip keterbukaan dalam melaksanakan proses pengambilan keputusan dan mengemukakan informasi material serta relevan mengenai perusahaan secara akurat dan tepat waktu.
Soal 3
Menurut Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas, pemegang saham Perseroan tidak bertanggung jawab secara pribadi atas perikatan yang dibuat atas nama Perseroan. Namun, hal ini bisa gugur dan pemegang saham bertanggung jawab hingga harta pribadi apabila...
A. Pemegang saham menolak menyetorkan modal tambahan
B. Perseroan belum membagikan dividen selama 3 tahun berturut-turut
C. Perseroan melakukan ekspansi bisnis ke luar negeri
D. Perseroan mengalami kerugian akibat fluktuasi ekonomi makro
E. Pemegang saham terlibat langsung atau dengan itikad buruk menggunakan Perseroan untuk kepentingan pribadi
Jawaban: E
Berdasarkan Pasal 3 ayat (2) UU No. 40 Tahun 2007, tanggung jawab terbatas pemegang saham dapat gugur (Piercing the Corporate Veil) jika pemegang saham yang bersangkutan baik langsung maupun tidak langsung dengan itikad buruk memanfaatkan Perseroan semata-mata untuk kepentingan pribadi.
Soal 4
Dalam analisis portofolio bisnis menggunakan Matriks BCG (Boston Consulting Group), sebuah unit bisnis yang memiliki pangsa pasar tinggi namun berada di industri dengan tingkat pertumbuhan yang rendah diklasifikasikan sebagai...
A. Question Mark
B. Dog
C. Cash Cow
D. Star
E. Rising Star
Jawaban: C
Dalam Matriks BCG, Cash Cow (Sapi Perah) adalah kategori untuk unit bisnis dengan pangsa pasar relatif tinggi di industri yang tingkat pertumbuhannya rendah. Unit ini biasanya menghasilkan kas yang stabil dan besar.
Soal 5
Pembentukan Holding BUMN bertujuan untuk menciptakan nilai tambah melalui konsolidasi. Manfaat utama dari sinergi portofolio melalui Holding Company adalah...
A. Menjadikan anak perusahaan sebagai perusahaan monopoli tanpa batas
B. Menghindari pembayaran pajak dan kewajiban hukum
C. Menciptakan efisiensi operasional dan optimalisasi struktur permodalan antar anak perusahaan
D. Meningkatkan persaingan antar anak perusahaan BUMN dalam holding yang sama
E. Menghilangkan seluruh peran Kementerian BUMN dalam pengawasan
Jawaban: C
Tujuan utama pembentukan Holding BUMN adalah value creation (penciptaan nilai) melalui sinergi portofolio, yang mencakup efisiensi operasional, optimalisasi struktur permodalan, transfer pengetahuan, dan skala ekonomi (economies of scale).
Soal 6
Dalam mengevaluasi strategi pendanaan perusahaan, penata kelola harus memperhatikan biaya modal. Metrik yang paling tepat digunakan untuk menghitung rata-rata tertimbang dari seluruh sumber pendanaan (ekuitas dan utang) adalah...
A. Economic Value Added (EVA)
B. Net Present Value (NPV)
C. Internal Rate of Return (IRR)
D. Return on Investment (ROI)
E. Weighted Average Cost of Capital (WACC)
Jawaban: E
Weighted Average Cost of Capital (WACC) adalah biaya modal rata-rata tertimbang yang menghitung tingkat biaya dari seluruh sumber pendanaan perusahaan, baik utang maupun ekuitas, yang digunakan untuk mengukur efisiensi strategi pendanaan.
Soal 7
Manakah di bawah ini yang merupakan bentuk strategi akhir korporasi (exit strategy) di mana perusahaan induk melepaskan kepemilikan sahamnya secara keseluruhan pada suatu unit bisnis atau anak perusahaan kepada pihak lain?
A. Right Issue
B. Divestasi
C. Konsolidasi
D. Akuisisi
E. Merger
Jawaban: B
Divestasi adalah strategi akhir korporasi (exit strategy) berupa pengurangan aset, pelepasan, atau penjualan kepemilikan saham sebuah perusahaan, sering kali untuk fokus pada bisnis inti atau menyelamatkan arus kas.
Soal 8
Berdasarkan regulasi Kementerian BUMN terkait Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), pelaksanaan TJSL BUMN diarahkan pada pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB/SDGs) yang berfokus pada pilar berikut, KECUALI...
A. Pilar Politik dan Militer
B. Pilar Sosial
C. Pilar Ekonomi
D. Pilar Hukum dan Tata Kelola
E. Pilar Lingkungan
Jawaban: A
Berdasarkan Peraturan Menteri BUMN tentang TJSL, fokus program TJSL BUMN berpedoman pada ISO 26000 dan pencapaian TPB (SDGs) yang terbagi menjadi 4 pilar: pilar sosial, pilar ekonomi, pilar lingkungan, dan pilar hukum serta tata kelola. Pilar politik dan militer tidak termasuk.
Soal 9
Sesuai Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas, Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) memiliki wewenang eksklusif yang tidak diserahkan kepada Direksi maupun Dewan Komisaris. Salah satu wewenang tersebut adalah...
A. Mengangkat manajer operasional cabang
B. Melakukan inspeksi mendadak ke pabrik
C. Mengubah Anggaran Dasar Perseroan
D. Menandatangani kontrak pengadaan barang harian
E. Memberikan persetujuan cuti tahunan Direktur Utama
Jawaban: C
Berdasarkan UU No. 40 Tahun 2007 tentang PT, wewenang eksklusif RUPS antara lain mengubah Anggaran Dasar, mengangkat dan memberhentikan anggota Direksi/Dewan Komisaris, serta menyetujui penggabungan, peleburan, atau pembubaran perseroan.
Soal 10
Dalam restrukturisasi korporasi, suatu perbuatan hukum yang dilakukan oleh perseroan untuk memisahkan usaha yang mengakibatkan sebagian aktiva dan pasiva perseroan beralih karena hukum kepada perseroan lain disebut...
A. Pemisahan tidak murni (Spin-off)
B. Peleburan (Konsolidasi)
C. Pengambilalihan (Akuisisi)
D. Likuidasi
E. Penggabungan (Merger)
Jawaban: A
Menurut UUPT, Pemisahan tidak murni (Spin-off) adalah pemisahan sebagian aktiva dan pasiva perseroan yang dialihkan kepada perseroan lain, namun perseroan awal yang melakukan pemisahan tetap eksis/berdiri.
Soal 11
Pendekatan manajemen risiko korporasi modern secara luas mengacu pada kerangka ISO 31000. Komponen utama dalam kerangka kerja ISO 31000 terdiri dari prinsip, kerangka kerja, dan...
A. Sistem pengendalian internal
B. Audit operasional
C. Kebijakan asuransi
D. Proses manajemen risiko
E. Rencana kesinambungan bisnis
Jawaban: D
Berdasarkan ISO 31000, struktur utama manajemen risiko terdiri dari tiga elemen pokok: Prinsip (Principles), Kerangka Kerja (Framework), dan Proses Manajemen Risiko (Risk Management Process).
Soal 12
Dalam model Three Lines of Defense pada manajemen risiko dan kontrol, fungsi Internal Audit menempati posisi sebagai...
A. Dewan Komisaris
B. Lini pertahanan pertama
C. Lini pertahanan kedua
D. Badan pelaksana operasional
E. Lini pertahanan ketiga
Jawaban: E
Dalam Three Lines of Defense, lini pertama adalah manajemen operasional (business units), lini kedua adalah fungsi manajemen risiko dan kepatuhan (risk & compliance), dan lini ketiga adalah Internal Audit yang memberikan asurans independen.
Soal 13
Pada bidang SDM strategis, perusahaan negara kerap menggunakan 9-Box Matrix untuk manajemen talenta. Dua dimensi utama yang diukur dalam matriks ini adalah...
A. Loyalitas dan kedisiplinan
B. Kinerja (Performance) dan Potensi (Potential)
C. Senioritas dan tingkat pendidikan
D. Gaji dan produktivitas
E. Kepemimpinan dan keterampilan teknis
Jawaban: B
Matriks 9-Box adalah alat manajemen talenta yang memetakan karyawan berdasarkan dua dimensi utama: Kinerja di masa lalu/sekarang (Performance) dan Potensi untuk berkembang di masa depan (Potential).
Soal 14
Pendekatan manajemen kinerja korporasi menggunakan Balanced Scorecard mengukur performa dari empat perspektif. Apabila perusahaan fokus pada penurunan tingkat defect (cacat) produksi dan waktu siklus proses, hal tersebut merupakan evaluasi pada perspektif...
A. Pelanggan
B. Proses Bisnis Internal
C. Keuangan
D. Inovasi Produk
E. Pembelajaran dan Pertumbuhan
Jawaban: B
Dalam Balanced Scorecard (Kaplan & Norton), perbaikan kualitas produksi, penurunan defect, dan percepatan waktu siklus termasuk ke dalam pengukuran efisiensi Perspektif Proses Bisnis Internal (Internal Business Process Perspective).
Soal 15
Sebagai seorang Pejabat Fungsional Penata Kelola Perusahaan Negara, salah satu tugas pokok yang diampu sesuai regulasi kepegawaian adalah...
A. Menerbitkan surat utang negara secara mandiri
B. Melakukan analisis, evaluasi, dan penyusunan rekomendasi terkait tata kelola dan kinerja BUMN
C. Menetapkan besaran dividen yang harus disetor BUMN
D. Mengadili sengketa hukum antar BUMN di Pengadilan Niaga
E. Mengambil alih tugas Direktur Utama apabila terjadi kekosongan jabatan
Jawaban: B
Jabatan Fungsional Penata Kelola Perusahaan Negara memiliki tugas dan ruang lingkup untuk melakukan kegiatan analisis, evaluasi, perumusan, dan rekomendasi kebijakan di bidang tata kelola dan pembinaan BUMN/Perusahaan Negara.
Soal 16
Strategi pengembangan bisnis korporasi dengan cara mendirikan entitas bisnis baru yang kepemilikan modalnya ditanggung bersama oleh dua perusahaan atau lebih disebut...
A. Merger
B. Joint Venture (Usaha Patungan)
C. Akuisisi
D. Franchise
E. Strategic Alliance tanpa ekuitas
Jawaban: B
Joint Venture (Usaha Patungan) adalah bentuk kerja sama bisnis di mana dua atau lebih pihak sepakat untuk menyatukan sumber daya mereka dengan membentuk entitas hukum yang terpisah (baru) untuk mencapai tujuan tertentu.
Soal 17
Dalam melakukan asesmen portofolio, korporasi dapat menggunakan Matriks GE-McKinsey. Matriks ini lebih kompleks dari Matriks BCG karena mengukur posisi unit bisnis berdasarkan dua sumbu utama, yaitu...
A. Risiko Keuangan dan Tingkat Bunga
B. Pangsa Pasar dan Pertumbuhan Pasar
C. Tingkat Inovasi dan Kapasitas Produksi
D. Laba Bersih dan Total Aset
E. Daya Tarik Industri (Industry Attractiveness) dan Kekuatan Bisnis (Business Strength)
Jawaban: E
Matriks GE-McKinsey menggunakan dua variabel komposit untuk menilai unit bisnis, yaitu Daya Tarik Industri (Industry Attractiveness) pada sumbu Y dan Kekuatan Bisnis/Daya Saing (Business Strength) pada sumbu X.
Soal 18
Terkait hukum regulasi, undang-undang yang menjadi dasar pengawasan iklim persaingan usaha agar BUMN tidak menyalahgunakan posisi dominannya di pasar adalah...
A. Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1995
B. Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1999
C. Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2007
D. Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003
E. Undang-Undang Nomor 37 Tahun 2004
Jawaban: B
Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1999 adalah peraturan tentang Larangan Praktek Monopoli dan Persaingan Usaha Tidak Sehat, yang diawasi pelaksanaannya oleh KPPU (Komisi Pengawas Persaingan Usaha).
Soal 19
Salah satu upaya optimalisasi bisnis korporasi pada aset negara atau BUMN adalah dengan mengelola aset yang menganggur (idle). Bentuk optimalisasi yang dapat dilakukan agar aset idle tersebut menghasilkan recurring income tanpa kehilangan status kepemilikan adalah...
A. Menghibahkan aset kepada pemerintah daerah
B. Meninggalkan aset hingga nilainya menyusut 100%
C. Melakukan skema Kerjasama Pemanfaatan (KSP) atau Build Operate Transfer (BOT)
D. Menjual putus aset (Sales of Asset)
E. Menghapusbukukan (Write-off) aset tersebut
Jawaban: C
Untuk menghasilkan recurring income (pendapatan berulang) tanpa kehilangan hak milik atas aset, BUMN dapat mengoptimalisasi aset idle melalui skema sewa, Kerjasama Pemanfaatan (KSP), BOT (Bangun Guna Serah), atau BTO (Bangun Serah Guna).
Soal 20
Dalam mitigasi sengketa komersial (litigasi korporasi), banyak kontrak BUMN memuat klausul penyelesaian sengketa melalui arbitrase (misal: BANI) dibandingkan pengadilan umum. Keunggulan utama arbitrase adalah...
A. Proses dilakukan oleh hakim negara setempat
B. Putusan bersifat final, mengikat (final and binding), dan sidangnya tertutup (rahasia)
C. Sidang terbuka untuk umum dan diliput media
D. Biaya pasti gratis tanpa honorarium
E. Bisa diajukan banding dan kasasi berkali-kali ke Mahkamah Agung
Jawaban: B
Keunggulan arbitrase dalam sengketa komersial adalah prosesnya yang rahasia (tertutup untuk umum), diperiksa oleh arbiter yang ahli di bidangnya, dan putusannya bersifat final and binding (tidak ada banding atau kasasi substansial).
Soal 21 Premium
Berdasarkan UU No. 19 Tahun 2003, terdapat perbedaan fundamental antara Perusahaan Perseroan (Persero) dan Perusahaan Umum (Perum). Perbedaan utama tersebut terletak pada...
A. Persero dipimpin oleh Menteri, sedangkan Perum dipimpin oleh Gubernur
B. Persero bertujuan memupuk keuntungan, sedangkan Perum bertujuan untuk kemanfaatan umum sekaligus memupuk keuntungan
C. Pegawai Persero adalah PNS, sedangkan pegawai Perum adalah pegawai swasta
D. Persero tidak berbadan hukum, sedangkan Perum berbadan hukum
E. Modal Persero tidak terbagi dalam saham, sedangkan modal Perum terbagi dalam saham
Sesuai dengan praktik GCG di BUMN, salah satu organ dewan komisaris adalah Komisaris Independen. Syarat mutlak bagi seorang Komisaris Independen adalah...
A. Tidak memiliki hubungan afiliasi dengan pemegang saham utama, anggota direksi, atau dewan komisaris lainnya
B. Wajib berstatus sebagai Pegawai Negeri Sipil aktif
C. Diangkat langsung oleh Presiden tanpa melalui RUPS
D. Harus merupakan mantan Direksi dari BUMN yang bersangkutan
E. Harus memiliki saham mayoritas pada BUMN tersebut
Doktrin dalam hukum korporasi di mana pengadilan dapat mengabaikan pemisahan aset antara perusahaan dan pemegang sahamnya, sehingga pemegang saham dapat dimintai pertanggungjawaban atas hutang perusahaan, dikenal dengan istilah...
BUMN yang beroperasi di sektor energi tiba-tiba melakukan investasi strategis untuk mengakuisisi rumah sakit. Strategi korporasi yang memasuki bisnis baru yang sama sekali tidak terkait dengan bisnis intinya disebut...
Strategi sinergi portofolio di mana sebuah BUMN hulu (contoh: tambang bauksit) melakukan akuisisi atau merger dengan BUMN hilir (contoh: pabrik peleburan aluminium) disebut sebagai strategi...
BUMN yang telah go public ingin menambah modal melalui penerbitan saham baru. Untuk melindungi pemegang saham lama dari efek dilusi, instrumen pendanaan yang memberikan hak kepada pemegang saham lama untuk membeli saham baru terlebih dahulu adalah...
A. Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) / Right Issue
Dalam proses penggalangan dana melalui Initial Public Offering (IPO), dokumen resmi yang memuat rincian informasi bisnis, keuangan, dan risiko perusahaan yang diwajibkan oleh OJK untuk ditawarkan kepada calon investor disebut...
Salah satu bentuk restrukturisasi keuangan yang diizinkan menurut standar akuntansi keuangan ketika perusahaan mengalami defisit saldo laba yang sangat material, dengan tujuan menghilangkan defisit tersebut melalui revaluasi aset dan liabilitas (reset awal) disebut...
Perbedaan fundamental antara Penggabungan (Merger) dan Peleburan (Konsolidasi) menurut UU Perseroan Terbatas adalah...
A. Merger hanya untuk BUMN, sedangkan konsolidasi untuk swasta
B. Merger dilakukan oleh pengadilan, konsolidasi oleh notaris
C. Merger tidak memerlukan persetujuan KPPU, konsolidasi wajib lapor
D. Pada merger, satu perseroan tetap berdiri dan yang lain bubar, sedangkan pada konsolidasi semua perseroan yang melebur bubar demi hukum dan membentuk perseroan baru
E. Merger membentuk perusahaan baru yang besar, sedangkan konsolidasi membagi perusahaan menjadi dua
Dalam manajemen risiko, dokumen atau pangkalan data utama yang digunakan untuk mencatat dan melacak secara sistematis semua identifikasi risiko, penilaian dampaknya, dan rencana mitigasi disebut...
Proses proaktif di dalam SDM strategis korporasi untuk mengidentifikasi dan mengembangkan calon pemimpin masa depan agar selalu siap mengisi posisi-posisi kunci (key positions) yang sewaktu-waktu kosong disebut...
Dalam manajemen kinerja SDM, proses menjabarkan Key Performance Indicator (KPI) dari level direksi ke level divisi, lalu ke manajer, hingga akhirnya menjadi KPI individu disebut...
Evolusi dari pendekatan Corporate Social Responsibility (CSR) di mana perusahaan tidak sekadar memberikan bantuan sosial, tetapi menyelaraskan inisiatif sosial tersebut menjadi bagian dari strategi model bisnis utama yang turut menghasilkan keuntungan ekonomis, dikenal dengan konsep...
Berdasarkan Peraturan Menteri BUMN terbaru, Program Kemitraan dan Bina Lingkungan (PKBL) telah bertransformasi terminologinya dan diselaraskan menjadi program...
A. Kredit Usaha Rakyat (KUR)
B. Corporate Social Responsibility Universal (CSR-U)
Dalam skenario terburuk di mana perusahaan tidak lagi viable secara ekonomis dan diputuskan untuk dibubarkan melalui penjualan seluruh aset, pembayaran kewajiban, dan pembagian sisa kas kepada pemegang saham, proses ini disebut...
Strategi *exit strategy* di mana tim eksekutif perusahaan (manajemen yang sedang menjabat) membeli seluruh atau sebagian besar saham/kendali perusahaan dari perusahaan induknya disebut...
Dalam melakukan asesmen kapabilitas internal, korporasi dapat menggunakan analisis VRIO berbasis Resource-Based View (RBV). Komponen 'I' pada analisis VRIO merupakan singkatan dari...
Sesuai Undang-Undang Nomor 37 Tahun 2004 tentang Kepailitan dan PKPU, syarat utama suatu perseroan dapat dinyatakan pailit oleh Pengadilan Niaga adalah...
A. Perusahaan mengalami kerugian selama 5 tahun berturut-turut
B. Dewan Komisaris meminta pengadilan untuk mempailitkan perusahaan
C. Ekuitas perseroan bernilai negatif (negative equity)
D. Mempunyai dua atau lebih kreditur dan tidak membayar lunas sedikitnya satu utang yang telah jatuh waktu dan dapat ditagih
E. Sebagian besar pekerja mengajukan PHK massal kepada manajemen
Dalam konteks litigasi kepailitan, upaya hukum oleh kurator untuk membatalkan perbuatan hukum debitor yang dilakukan sebelum putusan pernyataan pailit, yang merugikan kepentingan kreditur (misal: hibah aset secara sepihak), disebut...
Sesuai regulasi anti-monopoli (UU No 5/1999 dan peraturannya), suatu korporasi wajib memberitahukan (notifikasi) transaksi Penggabungan, Peleburan, atau Pengambilalihan Saham kepada KPPU paling lambat...
A. 30 hari sebelum transaksi dilakukan (pre-merger notification)
B. 60 hari kalender setelah transaksi efektif secara yuridis
C. Satu tahun setelah laporan keuangan konsolidasi diterbitkan
D. 30 hari kerja sejak tanggal transaksi berlaku efektif secara yuridis (post-merger notification)
Paradigma dalam manajemen Research & Development (R&D) di mana korporasi tidak hanya mengandalkan riset internal, melainkan berkolaborasi, melisensi paten eksternal, atau menggandeng start-up di luar perusahaan untuk menciptakan inovasi disebut...
Untuk menilai sejauh mana sebuah teknologi hasil riset R&D korporasi siap diimplementasikan secara komersial di industri, indikator standar internasional yang sering digunakan adalah...
A. Gross Domestic Product (GDP)
B. Technology Readiness Level (TRL / Tingkat Kesiapterapan Teknologi)
Strategi optimalisasi bisnis yang menata ulang (redesain) proses bisnis inti secara radikal dari awal (fundamental) dengan tujuan untuk mencapai perbaikan dramatis dalam kinerja (biaya, kualitas, kecepatan) disebut...
Berdasarkan UU Nomor 19 Tahun 2003, terdapat jenis BUMN yang mutlak tidak dapat diprivatisasi (dijual sahamnya). Kriteria BUMN yang TIDAK Boleh diprivatisasi adalah...
A. BUMN yang bidang usahanya berdasarkan peraturan perundang-undangan hanya boleh dikelola oleh BUMN/Pemerintah
B. BUMN yang sudah tercatat (listing) di bursa efek luar negeri
C. BUMN yang menghasilkan produk kompetitif di pasar global
D. BUMN yang terus menerus mencetak laba bersih
E. BUMN yang seluruh sahamnya masih dimiliki negara
Tips Lulus SKB CPNS Penata Kelola Perusahaan Negara Ahli Pertama
Agar peluang lulus SKB CPNS untuk jabatan Penata Kelola Perusahaan Negara Ahli Pertama semakin besar, peserta perlu memahami karakter soal dan fokus pada kompetensi yang diuji. Berikut beberapa tips yang dapat diterapkan saat persiapan hingga pelaksanaan SKB CPNS.
Pahami materi pokok jabatan. Pelajari kompetensi teknis, tugas, dan fungsi jabatan secara menyeluruh agar jawaban tetap relevan.
Latihan soal SKB secara rutin. Biasakan menjawab soal esai atau studi kasus untuk melatih alur berpikir dan ketepatan jawaban.
Perhatikan konteks instansi. Sesuaikan jawaban dengan peran jabatan di instansi yang dilamar.
Susun jawaban secara sistematis. Gunakan poin atau langkah yang jelas agar mudah dipahami oleh penguji.
Ikuti tryout SKB. Tryout membantu mengukur kesiapan, mengatur waktu, dan mengenali pola penilaian.
Persiapan yang matang menjadi kunci utama dalam menghadapi SKB CPNS. Dengan mempelajari materi pokok, berlatih soal, dan mengikuti tryout SKB CPNS untuk jabatan Penata Kelola Perusahaan Negara Ahli Pertama, peserta dapat meningkatkan pemahaman dan kepercayaan diri sebelum ujian. Semoga panduan ini membantu perjalananmu menuju kelulusan CPNS.
Pertanyaan Seputar SKB CPNS Penata Kelola Perusahaan Negara Ahli Pertama
SKB CPNS Penata Kelola Perusahaan Negara Ahli Pertama adalah seleksi kompetensi bidang yang menguji kemampuan teknis sesuai jabatan yang dilamar.
Materi SKB CPNS Penata Kelola Perusahaan Negara Ahli Pertama meliputi materi teknis jabatan, regulasi terkait, serta tugas dan fungsi jabatan.
Jumlah soal SKB CPNS umumnya berkisar 80 hingga 100 soal dalam bentuk pilihan ganda, dengan durasi pengerjaan 90 menit. Soal berjumlah 100 diberikan jika materi tidak dominan hitungan, sementara 80 soal digunakan jika materi dominan hitungan.
Untuk lulus SKB CPNS Penata Kelola Perusahaan Negara Ahli Pertama, pelajari materi jabatan, latihan soal secara rutin, dan ikuti simulasi tryout.
SKB CPNS tidak memiliki passing grade tetap, namun nilai akan digabung dengan SKD dan diranking sesuai formasi.
Soal SKB CPNS Penata Kelola Perusahaan Negara Ahli Pertama tidak sama setiap tahun, namun pola materi dan kompetensi yang diujikan relatif serupa sesuai kebutuhan jabatan.
Tingkat kesulitan SKB CPNS Penata Kelola Perusahaan Negara Ahli Pertama tergantung pemahaman materi, namun dapat ditingkatkan dengan latihan yang konsisten.