SKB CPNS Penyuluh Kesehatan Masyarakat Terampil 2026: Materi, Soal & Tryout Lengkap

Fakta: Lebih dari 80% peserta gagal di tahap SKB bukan karena tidak pintar, tapi karena salah fokus belajar.

Kalau kamu sedang mempersiapkan SKB CPNS untuk jabatan Penyuluh Kesehatan Masyarakat Terampil, halaman ini akan jadi senjata utama kamu. 🔥

Banyak peserta CPNS gugur di tahap SKB karena kurang memahami materi jabatan yang diujikan. Untuk membantu kamu lebih siap, halaman ini menyajikan materi, contoh soal, dan tryout SKB CPNS khusus untuk jabatan Penyuluh Kesehatan Masyarakat Terampil, agar proses belajar jadi lebih fokus dan peluang lulus semakin besar.

Materi Pokok SKB CPNS Penyuluh Kesehatan Masyarakat Terampil

Materi pokok SKB CPNS untuk jabatan Penyuluh Kesehatan Masyarakat Terampil berikut merangkum ruang lingkup kompetensi, pengetahuan teknis, dan tugas jabatan yang menjadi fokus penilaian dalam seleksi SKB CPNS. Pelajari setiap bagian secara bertahap agar pemahaman lebih menyeluruh.

  • Kebijakan Jaminan Kesehatan Nasional, Sustainable Development Goals (SDGs) bidang Kesehatan, Sistem Kesehatan Nasional, Undang-Undang Kesehatan, kebijakan dasar puskesmas, dan standar pelayanan minimal.
  • Perilaku hidup bersih dan sehat, penanggulangan narkoba, imunisasi, program CERDIK, program Keluarga Berencana dan program keselamatan pasien.
  • Kegiatan penyuluhan kesehatan masyarakat
  • Persiapan kegiatan penyuluhan kesehatan masyarakat
  • Advokasi kesehatan
  • Penggalangan dukungan sosial
  • Penyuluhan untuk pemberdayaan masyarakat

Simulasi Tryout SKB CPNS Penyuluh Kesehatan Masyarakat Terampil

Melalui simulasi tryout SKB CPNS untuk jabatan Penyuluh Kesehatan Masyarakat Terampil, kamu bisa berlatih soal yang mendekati ujian sebenarnya sekaligus mengevaluasi kesiapan sebelum menghadapi tes SKB.

Tryout
Tryout untuk jabatan ini akan tersedia

Kami sedang menyiapkan paket tryout SKB khusus untuk Penyuluh Kesehatan Masyarakat Terampil. Nantinya kamu bisa latihan soal sesuai kisi-kisi resmi dan dapat pembahasan lengkap.

  • Soal sesuai materi pokok jabatan
  • Pembahasan detail & indikator kompetensi
  • Skor otomatis + pembanding nasional
Coming soon

Contoh Soal SKB CPNS Penyuluh Kesehatan Masyarakat Terampil

Berikut contoh soal SKB CPNS untuk jabatan Penyuluh Kesehatan Masyarakat Terampil.

Soal 1
Menurut Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan, upaya kesehatan diselenggarakan dalam bentuk...
A. Kuratif dan rehabilitatif saja
B. Promotif, preventif, kuratif, rehabilitatif, dan/atau paliatif
C. Pelayanan kesehatan tingkat pertama dan lanjutan
D. Pengobatan tradisional dan modern
E. Preventif dan promotif berbasis masyarakat
Jawaban: B
Berdasarkan Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan, penyelenggaraan upaya kesehatan dilakukan secara terpadu dan berkesinambungan melalui kegiatan promotif, preventif, kuratif, rehabilitatif, dan/atau paliatif.
Soal 2
Standar Pelayanan Minimal (SPM) Bidang Kesehatan di Kabupaten/Kota tertuang dalam Peraturan Menteri Kesehatan. Salah satu indikator SPM terkait pelayanan kesehatan ibu hamil adalah...
A. Mendapatkan pelayanan ANC minimal 4 kali selama kehamilan
B. Mendapatkan pelayanan kesehatan ibu hamil sesuai standar paling sedikit 6 kali selama masa kehamilan
C. Persalinan yang ditolong oleh tenaga kesehatan dan dukun terlatih
D. Mendapatkan pelayanan USG gratis setiap bulan
E. Pemberian vitamin A dosis tinggi pada trimester pertama
Jawaban: B
Berdasarkan Permenkes Nomor 4 Tahun 2019 tentang Standar Teknis Pemenuhan Mutu Pelayanan Dasar pada SPM Bidang Kesehatan, pelayanan kesehatan ibu hamil (ANC) dilakukan minimal 6 kali selama kehamilan (2 kali trimester I, 1 kali trimester II, dan 3 kali trimester III).
Soal 3
Dalam upaya pencegahan Penyakit Tidak Menular (PTM), pemerintah menggalakkan program CERDIK. Huruf 'R' pada akronim CERDIK kepanjangan dari...
A. Rajin periksa kesehatan
B. Rutin minum obat
C. Rajin aktivitas fisik
D. Rawat kebersihan lingkungan
E. Rencanakan diet sehat
Jawaban: C
CERDIK merupakan akronim kampanye pencegahan PTM yang terdiri dari: Cek kesehatan secara berkala, Enyahkan asap rokok, Rajin aktivitas fisik, Diet sehat dan seimbang, Istirahat cukup, dan Kelola stres.
Soal 4
Salah satu indikator Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di tatanan rumah tangga adalah...
A. Memberi bayi ASI eksklusif
B. Membuang sampah pada tempatnya
C. Menjaga jarak fisik dengan orang sakit
D. Menggunakan masker saat keluar rumah
E. Mencuci tangan dengan air mengalir tanpa sabun
Jawaban: A
Indikator PHBS di rumah tangga menurut Pedoman Kemenkes antara lain: persalinan ditolong nakes, memberi ASI eksklusif, menimbang balita, menggunakan air bersih, mencuci tangan pakai sabun, menggunakan jamban sehat, memberantas jentik di rumah, makan sayur dan buah, melakukan aktivitas fisik, serta tidak merokok di dalam rumah.
Soal 5
Metode penyuluhan kesehatan yang paling tepat digunakan untuk mengubah keterampilan seseorang secara langsung, seperti cara menyikat gigi yang benar, adalah...
A. Ceramah
B. Diskusi kelompok
C. Pameran
D. Simposium
E. Demonstrasi
Jawaban: E
Demonstrasi adalah metode penyuluhan yang ditujukan untuk menunjukkan cara atau keterampilan kerja tertentu, sehingga sasaran dapat melihat, mengamati, dan mempraktikkan keterampilan tersebut secara langsung.
Soal 6
Langkah pertama yang harus dilakukan oleh seorang Penyuluh Kesehatan Masyarakat sebelum menyusun materi dan rencana kegiatan penyuluhan adalah...
A. Menentukan besaran anggaran biaya operasional
B. Mengidentifikasi masalah kesehatan dan karakteristik sasaran
C. Menyusun jadwal pelaksanaan
D. Menyiapkan media penyuluhan secara instan
E. Menentukan metode penyuluhan yang paling murah
Jawaban: B
Langkah awal yang paling fundamental dalam persiapan penyuluhan adalah identifikasi masalah kesehatan di komunitas (needs assessment) dan pengenalan karakteristik sasaran agar materi yang disampaikan relevan dan efektif.
Soal 7
Sasaran utama dari kegiatan advokasi kesehatan dalam strategi promosi kesehatan adalah...
A. Penentu kebijakan atau pembuat keputusan (decision maker)
B. Kader posyandu dan tokoh agama
C. Kelompok rentan dan penderita penyakit menular
D. Masyarakat umum di pedesaan
E. Pasien rawat inap di rumah sakit
Jawaban: A
Menurut teori Promosi Kesehatan WHO, sasaran advokasi adalah para pembuat kebijakan (decision makers/stakeholders) agar mengeluarkan kebijakan publik, peraturan, atau dukungan sumber daya yang berwawasan kesehatan.
Soal 8
Tujuan utama dari penggalangan dukungan sosial (bina suasana) dalam program promosi kesehatan adalah...
A. Mengganti peran tenaga kesehatan dengan figur masyarakat
B. Membangun kemitraan dengan tokoh masyarakat untuk menciptakan opini publik dan lingkungan sosial yang mendukung perilaku sehat
C. Menghukum masyarakat yang tidak mematuhi protokol kesehatan
D. Mengurangi anggaran operasional Dinas Kesehatan
E. Menjadikan tokoh agama sebagai satu-satunya tenaga medis desa
Jawaban: B
Dukungan sosial (social support/bina suasana) ditujukan kepada tokoh masyarakat, tokoh agama, atau publik figur untuk menciptakan lingkungan dan opini publik yang kondusif sehingga masyarakat termotivasi melakukan perilaku sehat.
Soal 9
Hasil akhir (output utama) yang diharapkan dari kegiatan penyuluhan untuk pemberdayaan masyarakat di bidang kesehatan adalah...
A. Masyarakat sangat bergantung pada bantuan obat dari tenaga kesehatan
B. Meningkatnya kunjungan orang sakit ke rumah sakit secara drastis
C. Terbentuknya hierarki kelas yang ketat dalam organisasi desa
D. Masyarakat sekadar mengetahui informasi penyakit menular terbaru
E. Masyarakat memandiri, mampu memelihara serta meningkatkan kesehatan mereka sendiri
Jawaban: E
Pemberdayaan kesehatan (empowerment) bertujuan memandirikan masyarakat agar mereka tahu, mau, dan mampu mencegah serta mengatasi masalah kesehatan secara swadaya dan partisipatif.
Soal 10
Sustainable Development Goals (SDGs) memiliki 17 tujuan global. Tujuan yang secara khusus berfokus pada 'Menjamin kehidupan yang sehat dan meningkatkan kesejahteraan seluruh penduduk semua usia' berada pada...
A. Tujuan 5
B. Tujuan 3
C. Tujuan 2
D. Tujuan 4
E. Tujuan 1
Jawaban: B
Tujuan 3 (Goal 3) dari SDGs adalah 'Good Health and Well-being' (Kehidupan Sehat dan Sejahtera), yang menargetkan penurunan AKI, AKB, epidemi HIV/AIDS, tuberkulosis, dan pencegahan penyakit tidak menular.
Soal 11
Vaksin yang diberikan pertama kali kepada bayi baru lahir dengan rentang waktu terbaik kurang dari 24 jam untuk mencegah infeksi hati menular adalah...
A. Vaksin BCG
B. Vaksin DPT-HB-Hib
C. Vaksin Hepatitis B (HB-0)
D. Vaksin MR (Measles Rubella)
E. Vaksin Polio Tetes
Jawaban: C
Menurut pedoman imunisasi dasar Kemenkes, vaksin Hepatitis B dosis awal (HB-0) diberikan pada bayi baru lahir dengan waktu optimal kurang dari 24 jam setelah kelahiran untuk mencegah transmisi vertikal hepatitis B dari ibu ke bayi.
Soal 12
Berdasarkan Peraturan Menteri Kesehatan tentang Pusat Kesehatan Masyarakat, yang BUKAN merupakan prinsip penyelenggaraan Puskesmas adalah...
A. Kemandirian masyarakat
B. Keterpaduan dan kesinambungan
C. Pelayanan yang berorientasi pada keuntungan finansial (profit oriented)
D. Pertanggungjawaban wilayah
E. Paradigma sehat
Jawaban: C
Menurut Permenkes No. 43 Tahun 2019 tentang Puskesmas, prinsip penyelenggaraannya meliputi: paradigma sehat, pertanggungjawaban wilayah, kemandirian masyarakat, ketersediaan akses, teknologi tepat guna, serta keterpaduan dan kesinambungan. Puskesmas berorientasi sosial (pelayanan publik), bukan mencari keuntungan.
Soal 13
Salah satu media cetak yang efektif digunakan dalam penyuluhan kesehatan berupa selembar kertas yang dilipat menjadi 2 atau 3 lipatan dan berisi informasi edukatif ringkas disebut...
A. Booklet
B. Poster
C. Leaflet
D. Baliho
E. Flipchart (Lembar balik)
Jawaban: C
Leaflet (brosur) adalah media cetak berupa selembar kertas berukuran kecil yang dilipat menjadi beberapa bagian, berisi tulisan padat dan gambar untuk dibaca secara mandiri oleh sasaran.
Soal 14
Dalam menyusun Satuan Acara Penyuluhan (SAP), komponen yang berisi uraian spesifik dan terukur mengenai target perilaku sasaran setelah penyuluhan selesai disebut...
A. Tujuan Instruksional Umum (TIU)
B. Pokok Bahasan
C. Evaluasi Pembelajaran
D. Metode Pembelajaran
E. Tujuan Instruksional Khusus (TIK)
Jawaban: E
Tujuan Instruksional Khusus (TIK) atau Tujuan Pembelajaran Khusus menguraikan target perilaku, kognitif, atau afektif yang terukur dan spesifik yang harus dicapai sasaran di akhir intervensi penyuluhan.
Soal 15
Teknik pendekatan yang sering digunakan dalam advokasi kesehatan untuk meyakinkan pejabat daerah melalui dialog langsung, penyajian fakta, dan negosiasi informal maupun formal disebut...
A. Koersi (Pemaksaan)
B. Demonstrasi massa besar-besaran
C. Lobi politik (Lobbying)
D. Manipulasi data statistik
E. Penggalangan dana (Fundraising)
Jawaban: C
Lobbying (lobi politik) adalah pendekatan personal dan strategis kepada pembuat kebijakan dengan memberikan informasi, persuasi, dan argumen berbasis data agar mereka mendukung program kesehatan.
Soal 16
Proses penggalangan dukungan sosial sering diwujudkan dengan menciptakan opini publik yang positif di masyarakat. Dalam strategi promosi kesehatan WHO, pendekatan ini disebut sebagai...
A. Bina Suasana (Social Support)
B. Pemberdayaan individu
C. Pemasaran komersial
D. Advokasi murni
E. Kuratif berjenjang
Jawaban: A
Bina suasana (social support) adalah strategi promosi kesehatan yang bertujuan menciptakan opini publik, iklim, dan lingkungan sosial yang mendorong dan mendukung individu untuk mempraktikkan perilaku sehat.
Soal 17
Bentuk nyata dari pemberdayaan masyarakat di bidang kesehatan tingkat desa yang dikelola oleh, dari, untuk, dan bersama masyarakat dalam pelayanan dasar adalah...
A. Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD)
B. Klinik Pratama Rawat Inap
C. Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu)
D. Apotek Swasta
E. Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Kecamatan
Jawaban: C
Posyandu merupakan bentuk Upaya Kesehatan Bersumberdaya Masyarakat (UKBM) yang paling luas dikenal sebagai wujud nyata pemberdayaan masyarakat, karena kader pelaksananya adalah warga desa setempat.
Soal 18
Menurut Peraturan Menteri Kesehatan tentang Keselamatan Pasien, salah satu dari Enam Sasaran Keselamatan Pasien (SKP) di fasilitas pelayanan kesehatan adalah...
A. Penambahan jam istirahat untuk perawat jaga
B. Penyediaan fasilitas kamar kelas VIP
C. Pengurangan waktu tunggu dokter spesialis
D. Pemberian diskon obat bagi pasien miskin
E. Ketepatan identifikasi pasien
Jawaban: E
Berdasarkan Permenkes Nomor 11 Tahun 2017 tentang Keselamatan Pasien, Sasaran 1 adalah Ketepatan Identifikasi Pasien (menggunakan minimal 2 identitas seperti nama lengkap dan tanggal lahir).
Soal 19
Prinsip utama yang mendasari penyelenggaraan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di Indonesia, di mana peserta yang sehat ikut membiayai pengobatan peserta yang sakit, disebut prinsip...
A. Keterbukaan proaktif
B. Gotong royong
C. Nirlaba
D. Portabilitas
E. Kehati-hatian dalam investasi
Jawaban: B
Sistem JKN didasarkan pada prinsip kegotongroyongan. Artinya, iuran dari peserta yang sehat digunakan untuk membantu peserta yang sakit, yang mampu membantu yang kurang mampu.
Soal 20
Metode kontrasepsi jangka panjang (MKJP) yang bekerja efektif mencegah kehamilan dengan cara memasukkan alat kecil fleksibel, umumnya berbentuk huruf T, ke dalam rahim adalah...
A. Vasektomi
B. Implan (Susuk) KB
C. Pil KB Kombinasi
D. IUD (Intrauterine Device) / AKDR
E. Suntik KB 3 bulan
Jawaban: D
IUD (Intrauterine Device) atau Alat Kontrasepsi Dalam Rahim (AKDR) adalah alat kecil berbentuk T yang dimasukkan dokter/bidan ke dalam rongga rahim untuk menghalangi pembuahan dan nidasi.
Soal 21 Premium
Penyampaian informasi kesehatan menggunakan saluran media massa (broadcasting) seperti stasiun televisi nasional sangat cocok digunakan dengan tujuan untuk...
A. Meningkatkan kesadaran (awareness) isu kesehatan pada khalayak yang sangat luas dalam waktu cepat
B. Memberikan pelayanan konsultasi psikologi yang sangat rahasia
C. Menyelesaikan konflik internal keluarga mengenai gizi anak
D. Mengubah kebiasaan merokok secara seketika dan permanen
E. Mengajarkan keterampilan menjahit luka pada bidan desa
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 22 Premium
Saat menyusun media slide presentasi (misalnya PowerPoint) untuk penyuluhan kelompok, prinsip visualisasi yang paling tepat agar pesan tersampaikan secara efektif adalah...
A. Menggunakan gambar latar (background) yang berkedip dan warna teks yang kontrasnya menyilaukan
B. Memasukkan seluruh narasi dan paragraf panjang ke dalam setiap slide
C. Menggunakan lebih dari 7 jenis huruf (font) dalam satu slide agar terkesan artistik
D. Menggunakan teks ringkas berupa poin-poin utama yang didukung visual (gambar/grafik) yang relevan
E. Menghindari penggunaan gambar sama sekali agar sasaran hanya membaca teks
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 23 Premium
Indikator keberhasilan yang paling tepat dan terukur dari dilaksanakannya kegiatan advokasi kesehatan di suatu pemerintah daerah adalah...
A. Peningkatan kunjungan pasien rawat jalan poli gigi di RSUD
B. Kader puskesmas berhasil melakukan pencatatan KMS tanpa kesalahan
C. Ibu rumah tangga rajin memasak sayuran untuk keluarga
D. Diterbitkan dan disahkannya Peraturan Daerah (Perda) tentang Kawasan Tanpa Rokok
E. Menurunnya angka kejadian infeksi menular seksual secara magis dalam 1 hari
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 24 Premium
Dalam klasifikasi sasaran promosi kesehatan, Bina Suasana difokuskan pada sasaran sekunder. Kelompok mana yang merupakan sasaran sekunder tersebut?
A. Remaja yang mengalami kecanduan gawai
B. Tokoh masyarakat, tokoh adat, pimpinan agama, dan ketua organisasi pemuda
C. Balita yang mengalami kekurangan gizi kronis (stunting)
D. Bupati dan Walikota beserta jajaran eselon
E. Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD)
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 25 Premium
Siklus pemecahan masalah dalam penggerakan pemberdayaan masyarakat desa memiliki tahapan SMD. Apa yang dimaksud dengan SMD dalam konteks kesehatan masyarakat?
A. Sistem Manajemen Desa
B. Survei Masyarakat Daerah
C. Survei Mawas Diri
D. Strategi Menghadapi Dampak
E. Standar Mutu Dasar
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 26 Premium
Merujuk pada Sistem Kesehatan Nasional dan UU Kesehatan terkini, salah satu fokus penguatan ketahanan sistem kesehatan (resiliensi) adalah...
A. Membebaskan dokter asing untuk membuka praktik tanpa lisensi kolegium nasional
B. Kemandirian sediaan farmasi dan alat kesehatan dari produksi dalam negeri
C. Menolak masuknya teknologi kedokteran dari luar negeri sepenuhnya
D. Penghapusan total produksi alat kesehatan di dalam negeri
E. Privatisasi mutlak semua rumah sakit pemerintah pusat
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 27 Premium
Program sosialisasi bahaya NAPZA (Narkotika, Psikotropika, dan Zat Adiktif lainnya) kepada kelompok pemuda karang taruna bertujuan mencegah munculnya pengguna baru. Upaya ini dikategorikan ke dalam tingkat pencegahan...
A. Tindakan represif
B. Rehabilitasi fisik dan mental
C. Penegakan hukum (Law Enforcement)
D. Preventif
E. Kuratif medis
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 28 Premium
Pengelolaan Sistem Kesehatan Nasional (SKN) merupakan tanggung jawab terintegrasi yang diselenggarakan oleh...
A. Kementerian Kesehatan secara eksklusif
B. Hanya pihak rumah sakit swasta
C. Seluruh komponen bangsa (Pemerintah, Pemerintah Daerah, badan hukum, dan masyarakat)
D. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO)
E. Ikatan Dokter Indonesia (IDI) sebagai pelaksana tunggal
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 29 Premium
Salah satu vaksin wajib dalam program imunisasi dasar anak bertujuan mencegah infeksi saluran pernapasan akut akibat bakteri Corynebacterium diphtheriae, pertusis, dan tetanus. Vaksin gabungan tersebut adalah...
A. Vaksin Polio Bivalent
B. Vaksin Campak-Rubella
C. Vaksin DPT (dalam pentavalen DPT-HB-Hib)
D. Vaksin PCV
E. Vaksin Rotavirus
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 30 Premium
Tantangan fisiologis sering menjadi *barrier* komunikasi saat penyuluh menghadapi sasaran usia lanjut (lansia). Tindakan antisipasi yang paling tepat dilakukan penyuluh adalah...
A. Hanya menugaskan lansia untuk mengakses materi dari tautan web internet
B. Menggunakan istilah teknis medis berbahasa Inggris agar terlihat kompeten
C. Membatalkan sesi tanya jawab karena memakan terlalu banyak waktu
D. Membagikan materi bacaan dengan ukuran huruf 10 pt yang padat paragraf
E. Menggunakan artikulasi suara yang jelas, ritme perlahan, serta media visual dengan ukuran huruf besar
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 31 Premium
Tujuan dari dilakukannya analisis *stakeholder* (pemangku kepentingan) pada tahap persiapan promosi kesehatan komunitas adalah...
A. Memastikan anggaran dibagikan merata ke semua rekening pribadi petugas
B. Menilai kesalahan kader pada program tahun sebelumnya
C. Mengidentifikasi pihak-pihak yang berpotensi mendukung atau menolak program berdasarkan kekuatan dan kepentingannya
D. Mendata jumlah penderita penyakit kronis di wilayah kerja secara klinis
E. Mencari distributor alat kesehatan termurah untuk puskesmas
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 32 Premium
Dalam praktik advokasi, penyuluh sering membekali diri dengan dokumen netral namun persuasif yang merangkum masalah kesehatan dan rekomendasi tindakan kebijakan spesifik. Dokumen ini lazim disebut...
A. Buku Register Pasien
B. Satuan Acara Penyuluhan (SAP)
C. Policy Brief (Ringkasan Kebijakan)
D. Sertifikat Hak Milik (SHM) Tanah Fasilitas
E. Laporan Keuangan Triwulanan
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 33 Premium
Strategi bina suasana di lingkungan tempat kerja (perkantoran) dapat berhasil jika ada teladan dan dukungan pengelola regulasi kerja. Contoh penerapan bina suasana yang tepat adalah...
A. Pimpinan perusahaan menerbitkan edaran dan memberi contoh langsung melakukan peregangan tubuh setiap jam 10 pagi
B. Petugas kebersihan memotong gaji karyawan yang membuang sampah sembarangan
C. Menutup klinik perusahaan untuk menghemat anggaran bulanan
D. HRD mengharuskan pegawai bekerja lembur setiap hari agar target tercapai
E. Satpam memeriksa tas bawaan karyawan setiap pagi tanpa alasan jelas
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 34 Premium
Dalam rangkaian upaya penggerakan dan pemberdayaan masyarakat desa (UKBM), hasil yang diperoleh dari pelaksanaan Survei Mawas Diri (SMD) kemudian akan dipaparkan dan didiskusikan solusinya pada forum...
A. Musyawarah Masyarakat Desa (MMD)
B. Simposium Medis Nasional
C. Audit Maternal Perinatal (AMP)
D. Rapat Dengar Pendapat DPR
E. Bimbingan Teknis Tenaga Medis Provinsi
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 35 Premium
Upaya Kesehatan Masyarakat (UKM) esensial adalah pelayanan minimal wajib yang harus diselenggarakan oleh setiap Puskesmas di Indonesia. Yang termasuk dalam komponen UKM Esensial adalah...
A. Pembedahan plastik estetik wajah
B. Tindakan kemoterapi kanker serviks
C. Rehabilitasi narkotika tingkat lanjut secara tertutup
D. Pelayanan promosi kesehatan, kesehatan lingkungan, KIA-KB, gizi, serta pencegahan dan pengendalian penyakit
E. Pelayanan rawat inap ICU berstandar internasional
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 36 Premium
Penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dilaksanakan di beberapa tatanan, salah satunya tatanan institusi pendidikan (sekolah). Indikator kunci PHBS di sekolah adalah...
A. Mencuci tangan pakai sabun, jajan di kantin sehat, memberantas jentik, dan kawasan tanpa rokok
B. Setiap siswa wajib membawa laptop
C. Membayar asuransi kesehatan siswa dengan premi tinggi
D. Wajib memiliki asrama mahasiswa
E. Memiliki poliklinik spesialis bedah
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 37 Premium
Evaluasi sumatif dalam sebuah program promosi kesehatan umumnya dilakukan untuk menilai...
A. Kualitas pencetakan brosur secara estetika teknis desain grafis
B. Pengetahuan peserta tepat sesaat sebelum pre-test dimulai
C. Kelengkapan perizinan sebelum kegiatan dilaksanakan di lapangan
D. Daftar hadir narasumber dan panitia dari dinas kesehatan terkait
E. Dampak akhir atau *outcome* program, seperti perubahan perilaku nyata dan penurunan insiden penyakit setelah intervensi selesai
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 38 Premium
Untuk khalayak sasaran massal dalam skala publik luas dan tidak spesifik, metode penyuluhan interaktif bermain peran (role play) menjadi kurang efektif karena...
A. Masyarakat umum dilarang memainkan peran tenaga kesehatan oleh undang-undang
B. Sulit menjamin partisipasi aktif seluruh individu, observasi sulit dikontrol, dan dinamika audiens tidak terjangkau
C. Membutuhkan teknologi *virtual reality* yang sangat mahal
D. Hanya cocok diterapkan pada kelompok balita prasekolah secara eksklusif
E. Materi yang disajikan terlampau teoretis dan dogmatis
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 39 Premium
Salah satu keahlian penyuluh dalam advokasi adalah *Elevator Pitch*. Definisi teknis dari konsep pendekatan ini adalah...
A. Mempresentasikan gagasan utama dan daya tarik solusi secara singkat, terstruktur, dan persuasif dalam waktu beberapa detik/menit saja (waktu sejenak di lift)
B. Menjebak narasumber dalam debat terbuka berskala nasional
C. Mengumpulkan massa demonstrasi untuk menuntut perbaikan fasilitas lift rumah sakit
D. Mengalokasikan dana hibah untuk pembangunan infrastruktur bangunan vertikal
E. Membuat laporan audit investigasi setebal ratusan halaman
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 40 Premium
Dalam kampanye kesehatan modern, pemanfaatan platform media sosial menawarkan keunggulan berupa viralitas dan interaksi metrik. Indikator kuantitatif yang paling umum mengukur tingkat interaksi (*engagement*) dalam dukungan sosial digital adalah...
A. Kecepatan mobil ambulans tiba di lokasi bencana alam regional
B. Total tagihan listrik server dinas komunikasi dan informatika daerah
C. Jumlah komentar, *likes*, *shares*, dan penggunaan tagar (hashtag) terkait pesan kampanye
D. Durasi waktu antrean loket registrasi pendaftaran pasien harian
E. Jumlah lembar brosur fisik yang masih tersisa di gudang puskesmas
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 41 Premium
Puskesmas merekrut kader kesehatan sebagai perpanjangan tangan program pemberdayaan masyarakat. Syarat mutlak dan karakteristik ideal seorang kader desa adalah...
A. Wajib berstatus Aparatur Sipil Negara (ASN) minimal golongan III
B. Harus seorang dokter umum yang telah lulus Uji Kompetensi Mahasiswa Program Profesi Dokter
C. Mendapat upah bulanan setara Upah Minimum Regional (UMR) provinsi terbaru
D. Individu asing dari luar pulau yang memiliki objektivitas penilaian sangat netral
E. Berasal dari warga masyarakat setempat, sukarela, dan dihormati/diterima oleh lingkungannya
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 42 Premium
Penurunan Angka Kematian Ibu (AKI) adalah mandat krusial dalam agenda SDGs (Tujuan Pembangunan Berkelanjutan). Target global untuk indikator ini pada tahun 2030 yang dicanangkan WHO dan PBB adalah menurunkan AKI hingga...
A. Meniadakan sepenuhnya kematian tanpa pengecualian rasio klinis
B. Menyamakan rasio antara pria dan wanita saat proses rujukan rumah sakit
C. Kurang dari 70 per 100.000 kelahiran hidup
D. Lebih dari 1.000 per 100.000 kelahiran hidup
E. Sama persis dengan angka insiden tuberkulosis paru kronis wilayah tersebut
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 43 Premium
Dalam manajemen keselamatan pasien di rumah sakit dan puskesmas, sebuah insiden di mana terjadi kesalahan medis namun belum sampai terpapar pada pasien (misalnya petugas farmasi menyadari salah ambil obat dan menggantinya sebelum obat diserahkan), diklasifikasikan sebagai...
A. Risiko Klinis Bawaan Genetik
B. Kejadian Tidak Diharapkan (KTD)
C. Kejadian Nyaris Cedera (KNC / Near Miss)
D. Kejadian Tidak Cedera (KTC)
E. Kejadian Sentinel (Sentinel Event)
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 44 Premium
Jika seorang penyuluh merujuk pada teori Kerucut Pengalaman (Cone of Experience) dari Edgar Dale, metode manakah yang akan menghasilkan tingkat retensi (daya ingat) tertinggi bagi audiens?
A. Menyaksikan demonstrasi penggunaan alat dari kejauhan
B. Membaca teks dari leaflet hitam-putih
C. Melihat pameran lukisan anatomi dua dimensi
D. Terlibat langsung melakukan simulasi atau pengalaman nyata (Doing the real thing)
E. Hanya mendengarkan siaran radio secara pasif di rumah
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 45 Premium
Seorang petugas promosi kesehatan melakukan interaksi langsung dengan klien hipertensi. Ketika petugas mulai mendiskusikan kerangka waktu konsultasi dan menjelaskan pokok-pokok edukasi hari itu, petugas berada dalam fase...
A. Terminasi (Termination)
B. Orientasi (Orientation)
C. Evaluasi pascakerja
D. Kerja (Working Phase)
E. Prainteraksi (Pre-interaction)
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 46 Premium
Pesan advokasi (*message*) sering kali menentukan apakah gagasan ditolak atau didengar oleh politisi. Menurut kaidah komunikasi advokasi efektif, isi pesan hendaknya...
A. Sederhana (simple), akurat berdasarkan bukti (evidence-based), dan menawarkan solusi rasional
B. Menutupi data kerugian finansial negara dan berbohong mengenai dampak nyata
C. Disampaikan dengan gaya bahasa gaul dan singkatan membingungkan
D. Mengandung puluhan tabel statistik teknis tanpa kesimpulan deskriptif
E. Berisi ancaman halus mengenai penurunan elektabilitas bupati di pilkada
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 47 Premium
Penolakan masyarakat desa terhadap lokasi imunisasi terjadi karena beredarnya mitos. Langkah penggalangan dukungan sosial yang paling strategis untuk mengatasi penolakan *grassroot* ini adalah...
A. Membiarkan mitos tersebut berlalu sampai tenggelam oleh isu politik daerah
B. Melaporkan masyarakat ke kejaksaan atas dasar penghinaan tenaga kesehatan
C. Menghentikan total layanan kesehatan kuratif bagi desa yang bersangkutan
D. Melakukan silaturahmi pendekatan kepada pemuka agama dan tokoh masyarakat kunci (Key Person) untuk menyampaikan kebenaran medis agar mereka membantu meredam mitos
E. Memaksa polisi menyita seluruh kendaraan operasional puskesmas
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 48 Premium
Metodologi pemberdayaan masyarakat sering menggunakan pendekatan *Participatory Rural Appraisal* (PRA). Nilai utama dari pendekatan PRA dibandingkan riset akademis biasa adalah...
A. Fokus pada pelaporan indeks pembangunan wilayah kepada gubernur provinsi
B. Pengambilan data 100% tersentralisasi oleh komputer ahli dari luar negeri
C. Menggunakan laboratorium kimia modern untuk mengecek kualitas air minum seluruh warga
D. Masyarakat desa difasilitasi menjadi pelaku utama dalam memetakan, menganalisis, dan merencanakan tindak lanjut penyelesaian masalah wilayahnya sendiri
E. Warga dilarang berbicara kecuali jika dipanggil oleh aparat kepolisian sektor
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 49 Premium
Menurut Undang-Undang Kesehatan dan regulasi turunan tentang Kesehatan Jiwa, terminologi yang digunakan bagi individu yang mengalami tekanan sosial, fisik, maupun psikis sehingga berisiko tinggi terganggu keseimbangan jiwanya, namun belum didiagnosis klinis mengalami gangguan perasaan dominan, adalah...
A. ODGJ (Orang Dengan Gangguan Jiwa) Berat
B. ODMK (Orang Dengan Masalah Kejiwaan)
C. Klien dengan retardasi mental primer
D. Pasien neuro-degeneratif
E. Psikopat kriminal akut
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 50 Premium
Dalam upaya edukasi dan pelayanan Program Keluarga Berencana, BKKBN mengembangkan wadah promosi kesehatan terpadu tingkat desa untuk melayani pasangan usia subur, bina keluarga, serta menyebarkan alat kontrasepsi ringan. Forum ini dikelola dari dan oleh masyarakat, yaitu...
A. Badan Narkotika Nasional Kota madya (BNNK)
B. Intensive Care Unit (ICU) level 1 puskesmas kecamatan
C. Gudang farmasi obat paten rumah sakit swasta tipe B
D. Posyandu terintegrasi kelompok BKB (Bina Keluarga Balita) dan Institusi Masyarakat Pedesaan (PPKBD/Sub PPKBD)
E. Kantin Sekolah Sehat Kementerian Pendidikan
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses

Tips Lulus SKB CPNS Penyuluh Kesehatan Masyarakat Terampil

Agar peluang lulus SKB CPNS untuk jabatan Penyuluh Kesehatan Masyarakat Terampil semakin besar, peserta perlu memahami karakter soal dan fokus pada kompetensi yang diuji. Berikut beberapa tips yang dapat diterapkan saat persiapan hingga pelaksanaan SKB CPNS.

  • Pahami materi pokok jabatan. Pelajari kompetensi teknis, tugas, dan fungsi jabatan secara menyeluruh agar jawaban tetap relevan.
  • Latihan soal SKB secara rutin. Biasakan menjawab soal esai atau studi kasus untuk melatih alur berpikir dan ketepatan jawaban.
  • Perhatikan konteks instansi. Sesuaikan jawaban dengan peran jabatan di instansi yang dilamar.
  • Susun jawaban secara sistematis. Gunakan poin atau langkah yang jelas agar mudah dipahami oleh penguji.
  • Ikuti tryout SKB. Tryout membantu mengukur kesiapan, mengatur waktu, dan mengenali pola penilaian.

Persiapan yang matang menjadi kunci utama dalam menghadapi SKB CPNS. Dengan mempelajari materi pokok, berlatih soal, dan mengikuti tryout SKB CPNS untuk jabatan Penyuluh Kesehatan Masyarakat Terampil, peserta dapat meningkatkan pemahaman dan kepercayaan diri sebelum ujian. Semoga panduan ini membantu perjalananmu menuju kelulusan CPNS.

Pertanyaan Seputar SKB CPNS Penyuluh Kesehatan Masyarakat Terampil

SKB CPNS Penyuluh Kesehatan Masyarakat Terampil adalah seleksi kompetensi bidang yang menguji kemampuan teknis sesuai jabatan yang dilamar.
Materi SKB CPNS Penyuluh Kesehatan Masyarakat Terampil meliputi materi teknis jabatan, regulasi terkait, serta tugas dan fungsi jabatan.
Jumlah soal SKB CPNS umumnya berkisar 80 hingga 100 soal dalam bentuk pilihan ganda, dengan durasi pengerjaan 90 menit. Soal berjumlah 100 diberikan jika materi tidak dominan hitungan, sementara 80 soal digunakan jika materi dominan hitungan.
Untuk lulus SKB CPNS Penyuluh Kesehatan Masyarakat Terampil, pelajari materi jabatan, latihan soal secara rutin, dan ikuti simulasi tryout.
SKB CPNS tidak memiliki passing grade tetap, namun nilai akan digabung dengan SKD dan diranking sesuai formasi.
Soal SKB CPNS Penyuluh Kesehatan Masyarakat Terampil tidak sama setiap tahun, namun pola materi dan kompetensi yang diujikan relatif serupa sesuai kebutuhan jabatan.
Tingkat kesulitan SKB CPNS Penyuluh Kesehatan Masyarakat Terampil tergantung pemahaman materi, namun dapat ditingkatkan dengan latihan yang konsisten.