Fakta: Lebih dari 80% peserta gagal di tahap SKB bukan karena tidak pintar, tapi karena salah fokus belajar.
Kalau kamu sedang mempersiapkan SKB CPNS untuk jabatan Manager VTS (Vessel Traffic Services), halaman ini akan jadi senjata utama kamu. 🔥
Banyak peserta CPNS gugur di tahap SKB karena kurang memahami materi jabatan yang diujikan. Untuk membantu kamu lebih siap, halaman ini menyajikan materi, contoh soal, dan tryout SKB CPNS khusus untuk jabatan Manager VTS (Vessel Traffic Services), agar proses belajar jadi lebih fokus dan peluang lulus semakin besar.
Materi Pokok SKB CPNS Manager VTS (Vessel Traffic Services)
Materi pokok SKB CPNS untuk jabatan Manager VTS (Vessel Traffic Services) berikut merangkum ruang lingkup kompetensi, pengetahuan teknis, dan tugas jabatan yang menjadi fokus penilaian dalam seleksi SKB CPNS. Pelajari setiap bagian secara bertahap agar pemahaman lebih menyeluruh.
Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2008 tentang Pelayaran
Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 26 Tahun 2011 tentang Telekomunikasi Pelayaran
Konvensi Internasional SOLAS (Safety of Life at Sea) Chapter V tentang Safety of Navigation
Tugas Pokok dan Fungsi Direktorat Jenderal Perhubungan Laut
Etika Profesi ASN dan Nilai-Nilai Dasar BerAKHLAK
Standar IALA (International Association of Marine Aids to Navigation and Lighthouse Authorities) terkait VTS (Rekomendasi V-128)
Manajemen Lalu Lintas Kapal: Prosedur INS (Information Service), TOS (Traffic Organization Service), dan NAS (Navigational Assistance Service)
Pengoperasian dan Pengawasan Peralatan VTS: Radar, AIS, VHF Radio, dan RDF (Radio Direction Finder)
Prosedur Komunikasi Maritim Menggunakan IMO Standard Marine Communication Phrases (SMCP)
Manajemen Keadaan Darurat: Koordinasi SAR (Search and Rescue) dan Penanggulangan Musibah di Laut
Analisis Data Lalu Lintas Kapal dan Ship Reporting System (SRS)
Pengetahuan Mengenai Alur-Pelayaran, Sistem Rute, dan Tata Cara Berlalu Lintas di Laut (COLREGs 1972)
Pengawasan Operasional dan Manajemen Shift Personel Operator VTS
Monitoring dan Evaluasi Kinerja Peralatan serta Fasilitas VTS (Maintenance Oversight)
Penyusunan Laporan Operasional, Statistik Kunjungan Kapal, dan Kejadian Luar Biasa di Area VTS
Melalui simulasi tryout SKB CPNS untuk jabatan Manager VTS (Vessel Traffic Services), kamu bisa berlatih soal yang mendekati ujian sebenarnya sekaligus mengevaluasi kesiapan sebelum menghadapi tes SKB.
Tryout
Tryout untuk jabatan ini akan tersedia
Kami sedang menyiapkan paket tryout SKB khusus untuk
Manager VTS (Vessel Traffic Services).
Nantinya kamu bisa latihan soal sesuai kisi-kisi resmi dan dapat pembahasan lengkap.
Berikut contoh soal SKB CPNS untuk jabatan Manager VTS (Vessel Traffic Services).
Soal 1
Berdasarkan Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2008 tentang Pelayaran, apa fungsi utama dari penyelenggaraan Telekomunikasi Pelayaran, termasuk di dalamnya layanan VTS?
A. Menjamin keselamatan jiwa di laut, keamanan pelayaran, dan perlindungan lingkungan maritim
B. Menyediakan sarana hiburan bagi awak kapal yang sedang berlayar
C. Mengatur jadwal keberangkatan kapal penumpang antar pulau
D. Mempercepat proses bongkar muat barang di dermaga
E. Meningkatkan pendapatan negara melalui tarif jasa pelabuhan
Jawaban: A
Dalam UU No. 17 Tahun 2008 tentang Pelayaran, Pasal 164 menyatakan bahwa Telekomunikasi Pelayaran (termasuk VTS) diselenggarakan untuk kepentingan keselamatan jiwa manusia di laut, keselamatan kapal, keamanan pelayaran, dan perlindungan lingkungan maritim.
Soal 2
Sesuai dengan Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 26 Tahun 2011, instansi manakah yang bertanggung jawab atas pengawasan operasional VTS secara nasional?
A. Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (BASARNAS)
B. PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo)
C. Direktorat Jenderal Perhubungan Laut
D. Badan Keamanan Laut (Bakamla)
E. TNI Angkatan Laut
Jawaban: C
Berdasarkan PM 26 Tahun 2011 tentang Telekomunikasi Pelayaran, penyelenggaraan dan pengawasan teknis operasional telekomunikasi pelayaran, termasuk VTS, berada di bawah wewenang Direktorat Jenderal Perhubungan Laut.
Soal 3
Konvensi Internasional SOLAS Chapter V Regulation 12 secara spesifik mengatur mengenai Vessel Traffic Services. Apa kewajiban Pemerintah penandatangan konvensi (Contracting Governments) terkait regulasi ini?
A. Wajib melarang kapal asing masuk ke area VTS tanpa izin diplomatik
B. Wajib memungut biaya VTS dari semua kapal yang melintas
C. Wajib menyediakan layanan VTS jika volume lalu lintas atau tingkat risiko memerlukan layanan tersebut
D. Wajib membangun VTS di setiap pelabuhan kecil tanpa pengecualian
E. Wajib mengganti nahkoda kapal dengan operator VTS saat memasuki alur
Jawaban: C
SOLAS Chapter V Regulation 12 menyatakan bahwa Contracting Governments berkomitmen untuk menyelenggarakan VTS jika volume lalu lintas atau tingkat risiko di suatu area dianggap memerlukan layanan tersebut demi keselamatan navigasi dan perlindungan lingkungan.
Soal 4
Dalam standar IALA Rekomendasi V-128, layanan VTS dikategorikan menjadi tiga. Manakah yang termasuk dalam kategori layanan yang memberikan saran navigasi pada saat yang kritis?
A. Traffic Organization Service (TOS)
B. Information Service (INS)
C. Administrative Support Service (ASS)
D. Search and Rescue Service (SRS)
E. Navigational Assistance Service (NAS)
Jawaban: E
Sesuai Standar IALA (Rekomendasi V-128), Navigational Assistance Service (NAS) adalah layanan yang diberikan untuk membantu proses pengambilan keputusan navigasi di kapal dan untuk memantau efeknya, terutama dalam situasi navigasi yang sulit atau cuaca buruk.
Soal 5
Seorang Manager VTS harus memastikan stafnya menerapkan nilai 'Berorientasi Pelayanan' dalam core values ASN BerAKHLAK. Apa wujud nyata penerapan nilai ini di stasiun VTS?
A. Memberikan informasi navigasi yang cepat, tepat, dan ramah demi keselamatan kapal
B. Bekerja hanya saat ada pengawasan dari pimpinan
C. Mengutamakan kapal milik rekan sejawat dalam antrean masuk pelabuhan
D. Menunda laporan kerusakan alat untuk menghindari teguran atasan
E. Menerima gratifikasi dari agen kapal agar prioritas sandar dipermudah
Jawaban: A
Nilai 'Berorientasi Pelayanan' dalam BerAKHLAK berarti komitmen memberikan pelayanan prima demi kepuasan masyarakat (dalam hal ini pengguna jasa pelayaran). Memberikan informasi navigasi yang akurat dan responsif adalah implementasi nilai tersebut.
Soal 6
Layanan VTS yang melibatkan pengelolaan pergerakan kapal untuk mencegah kemacetan dan menjaga kelancaran arus lalu lintas di area VTS disebut...
A. Traffic Organization Service (TOS)
B. Information Service (INS)
C. Logistics Management Service (LMS)
D. Navigational Assistance Service (NAS)
E. Vessel Tracking System (VTS)
Jawaban: A
Traffic Organization Service (TOS) adalah layanan VTS yang berkaitan dengan perencanaan operasional pergerakan lalu lintas dan pencegahan situasi berbahaya melalui pengelolaan ruang dan waktu.
Soal 7
Peralatan VTS yang berfungsi untuk mendeteksi posisi kapal secara aktif melalui pengiriman data identitas, posisi, dan kecepatan kapal secara otomatis adalah...
A. RDF (Radio Direction Finder)
B. Radar (Radio Detection and Ranging)
C. Echo Sounder
D. AIS (Automatic Identification System)
E. VHF Radio (Very High Frequency)
Jawaban: D
AIS (Automatic Identification System) adalah sistem pelacakan otomatis yang digunakan pada kapal dan oleh layanan lalu lintas kapal (VTS) untuk mengidentifikasi dan melacak kapal dengan cara pertukaran data elektronik.
Soal 8
Dalam penggunaan IMO Standard Marine Communication Phrases (SMCP), apa fungsi dari 'Message Markers'?
A. Untuk membedakan jenis pesan yang disampaikan (seperti Instruction, Advice, Warning, Information)
B. Untuk memberikan kode rahasia antar operator VTS
C. Untuk menandai akhir dari sebuah percakapan
D. Untuk menentukan frekuensi radio yang digunakan
E. Untuk mencatat durasi panggilan radio
Jawaban: A
Message Markers dalam IMO SMCP digunakan untuk memperjelas maksud dari pesan yang dikirimkan melalui radio (misalnya: INFORMATION, WARNING, ADVICE, INSTRUCTION, QUESTION, ANSWER, REQUEST, INTENTION).
Soal 9
Manakah pernyataan yang BENAR mengenai tanggung jawab navigasi kapal saat menerima layanan Navigational Assistance Service (NAS) dari VTS?
A. Tanggung jawab navigasi dibagi dua antara nahkoda dan manajer VTS
B. Tanggung jawab navigasi berpindah sepenuhnya ke operator VTS
C. Tanggung jawab navigasi tetap berada di tangan nahkoda atau perwira jaga kapal
D. Tanggung jawab navigasi otomatis menjadi tanggung jawab asuransi kapal
E. Tanggung jawab navigasi diambil alih oleh otoritas pelabuhan setempat
Jawaban: C
Meskipun VTS memberikan saran atau instruksi, tanggung jawab utama atas navigasi aman kapal tetap berada pada nahkoda atau perwira jaga kapal (OOW) sesuai dengan prinsip COLREGs dan IALA.
Soal 10
Sebagai seorang Manager VTS, Anda harus melakukan analisis data lalu lintas melalui Ship Reporting System (SRS). Apa kegunaan utama dari SRS tersebut?
A. Untuk mengatur jadwal makan awak kapal di pelabuhan
B. Untuk memantau kapal-kapal tertentu dan memfasilitasi pertukaran informasi keselamatan
C. Untuk membatasi jumlah kapal yang boleh beroperasi di perairan Indonesia
D. Untuk menjual data rute kapal ke perusahaan kompetitor
E. Untuk memungut pajak penghasilan dari awak kapal
Jawaban: B
Ship Reporting System (SRS) digunakan untuk mengumpulkan data tentang pergerakan kapal guna meningkatkan keselamatan navigasi, efisiensi lalu lintas, dan perlindungan lingkungan.
Soal 11
Apa tindakan pertama yang harus dilakukan oleh pusat VTS ketika menerima sinyal distress (darurat) dari sebuah kapal sesuai prosedur manajemen keadaan darurat?
A. Segera melakukan koordinasi dengan instansi SAR terkait (RCC/MRCC)
B. Menginstruksikan kapal lain untuk menjauh tanpa memberikan bantuan
C. Meminta kapal tersebut menunggu sampai jam operasional kantor dimulai
D. Menghitung biaya penyelamatan kapal
E. Menghubungi agen kapal untuk menanyakan status asuransi
Jawaban: A
Dalam manajemen keadaan darurat, VTS berperan sebagai penghubung informasi. Tindakan pertama yang krusial adalah berkoordinasi dengan Rescue Coordination Centre (RCC) atau MRCC untuk memulai operasi SAR.
Soal 12
Salah satu tugas Manager VTS adalah menyusun laporan statistik kunjungan kapal. Data ini paling bermanfaat bagi Direktorat Jenderal Perhubungan Laut untuk...
A. Menentukan warna cat gedung kantor VTS
B. Mengatur jadwal cuti pegawai administrasi
C. Perencanaan pengembangan infrastruktur pelabuhan dan evaluasi keselamatan alur
D. Menentukan pemenang lomba pelabuhan terbersih
E. Menghitung jumlah ikan di perairan sekitar VTS
Jawaban: C
Laporan operasional dan statistik kunjungan kapal digunakan sebagai bahan analisis untuk perencanaan kebijakan, pengembangan fasilitas pelayaran, dan peningkatan keselamatan di alur-pelayaran.
Soal 13
Peralatan RDF (Radio Direction Finder) di stasiun VTS digunakan untuk...
A. Menyambungkan panggilan telepon ke darat
B. Menentukan arah datangnya pancaran sinyal radio dari kapal
C. Mengetahui jenis muatan yang dibawa oleh kapal
D. Mengukur kedalaman laut di bawah kapal
E. Mengirimkan pesan teks ke kapal
Jawaban: B
RDF (Radio Direction Finder) berfungsi untuk menentukan baringan atau arah asal transmisi radio, yang sangat berguna untuk verifikasi posisi kapal atau membantu pencarian kapal dalam keadaan darurat.
Soal 14
Dalam manajemen shift personel VTS, aspek 'Maintenance Oversight' mencakup pengawasan terhadap...
A. Kebersihan seragam personel
B. Kualitas makanan di kantin stasiun VTS
C. Kinerja dan kondisi teknis peralatan operasional secara rutin
D. Jumlah kendaraan pribadi yang diparkir
E. Kecepatan internet untuk penggunaan pribadi personel
Jawaban: C
Maintenance Oversight adalah fungsi pengawasan untuk memastikan semua peralatan operasional (Radar, AIS, Radio, dll) berada dalam kondisi optimal melalui monitoring rutin dan koordinasi teknisi.
Soal 15
Berdasarkan COLREGs 1972, kapal yang sedang mengikuti skema pemisahan lalu lintas (Traffic Separation Scheme/TSS) yang dipantau VTS harus...
A. Memasuki atau meninggalkan jalur pada ujung jalur dengan sudut sekecil mungkin terhadap arah lalu lintas
B. Berhenti di tengah jalur pemisahan untuk memancing
C. Berlayar melawan arus jika ingin lebih cepat
D. Selalu meminta izin VTS untuk mengubah kecepatan setiap 5 menit
E. Mematikan AIS agar tidak terlihat di Radar VTS
Jawaban: A
Aturan 10 COLREGs 1972 mengatur bahwa kapal yang menggunakan TSS harus memasuki atau meninggalkan jalur lalu lintas pada ujung jalur, dan bila dilakukan dari samping, harus dilakukan dengan sudut sekecil mungkin terhadap arah umum lalu lintas.
Soal 16
Manakah yang merupakan tugas pokok Direktorat Jenderal Perhubungan Laut terkait pengelolaan VTS?
A. Pembangunan gedung-gedung perkantoran swasta di pesisir
B. Pengawasan harga tiket pesawat domestik
C. Perumusan dan pelaksanaan kebijakan di bidang keselamatan, keamanan, dan perlindungan lingkungan maritim
D. Penyediaan layanan perbankan bagi nelayan
E. Pengaturan ekspor impor komoditas pertanian
Jawaban: C
Ditjen Perhubungan Laut bertanggung jawab merumuskan serta melaksanakan kebijakan dan standar teknis di bidang lalu lintas, angkutan laut, keselamatan, keamanan pelayaran, dan perlindungan lingkungan maritim.
Soal 17
Nilai 'Kompeten' dalam BerAKHLAK menuntut Manager VTS untuk...
A. Terus belajar dan mengembangkan kapabilitas, termasuk mengikuti perkembangan teknologi maritim terbaru
B. Menolak perubahan sistem karena sudah nyaman dengan cara lama
C. Hanya mengerjakan tugas yang disukai saja
D. Membocorkan rahasia negara demi keuntungan pribadi
E. Menyuruh bawahan mengerjakan semua tugas pribadinya
Jawaban: A
Kompeten berarti terus meningkatkan kompetensi diri untuk menjawab tantangan yang selalu berubah dan membantu orang lain belajar.
Soal 18
Apa yang dimaksud dengan 'Information Service' (INS) dalam operasional VTS?
A. Penyediaan informasi penting bagi kapal untuk pengambilan keputusan navigasi (seperti cuaca, posisi kapal lain, atau bahaya navigasi)
B. Instruksi wajib yang harus diikuti kapal untuk menghindari tabrakan
C. Pengumuman hasil rapat internal kantor VTS
D. Penyiaran iklan komersial kepada kapal-kapal yang melintas
E. Layanan pemesanan makanan untuk kru kapal melalui radio VHF
Jawaban: A
Information Service (INS) adalah layanan yang memastikan bahwa informasi penting tersedia tepat waktu untuk membantu pengambilan keputusan navigasi di atas kapal.
Soal 19
Monitoring kinerja peralatan VTS dilakukan untuk mencapai target 'Availability' (Ketersediaan). Apa arti dari ketersediaan 99,9% pada Radar VTS?
A. Radar diganti baru setiap setahun sekali
B. Radar hanya bekerja jika ada kapal besar
C. Radar harus beroperasi hampir sepanjang waktu dengan downtime yang sangat minimal
D. Radar hanya digunakan saat cuaca buruk
E. Radar boleh mati setiap akhir pekan
Jawaban: C
Ketersediaan (Availability) adalah persentase waktu peralatan dapat berfungsi secara normal. Angka 99,9% menunjukkan standar keandalan tinggi yang diwajibkan untuk peralatan keselamatan pelayaran.
Soal 20
Kejadian Luar Biasa (KLB) yang wajib dilaporkan oleh Manager VTS meliputi hal-hal berikut, KECUALI...
A. Tumpahan minyak dalam jumlah besar
B. Kapal kandas di alur-pelayaran
C. Gangguan total sistem Radar yang berlangsung lama
D. Tabrakan kapal di dalam area VTS
E. Pergantian menu makan siang di kantin VTS
Jawaban: E
KLB adalah kejadian yang berdampak signifikan pada keselamatan, keamanan, dan lingkungan maritim. Menu makanan kantin bukan merupakan bagian dari laporan operasional maritim.
Soal 21 Premium
Berdasarkan IALA Recommendation V-128, personil VTS harus memiliki sertifikasi tertentu. Apa kualifikasi minimum internasional untuk seorang VTS Operator?
Dalam prosedur TOS (Traffic Organization Service), Manager VTS dapat memberikan instruksi 'Space Management'. Apa contoh implementasi dari hal tersebut?
A. Menjual slot parkir kapal di pelabuhan
B. Membersihkan sampah di area dermaga
C. Membatasi jumlah kru kapal yang turun ke darat
D. Mengharuskan kapal menjaga jarak aman (separation) antar kapal di alur sempit
E. Mengatur tata letak meja di ruang operasional VTS
Penggunaan frekuensi radio VHF untuk komunikasi VTS diatur secara ketat. Manakah kanal VHF yang secara internasional ditetapkan sebagai kanal panggilan dan marabahaya (Distress and Calling)?
Jika terjadi perbedaan target antara data Radar (Echo) dan data AIS (Synthetic) pada layar VTS, kondisi ini disebut dengan 'target swap' atau 'mismatch'. Sebagai Manager, Anda harus memahami bahwa keunggulan utama Radar dibanding AIS adalah...
A. Radar menggunakan sinyal satelit GPS untuk mendeteksi kapal
B. Radar memiliki jangkauan hingga ribuan mil laut
C. Radar memberikan nama kapal secara otomatis
D. Radar tidak terpengaruh oleh cuaca hujan lebat
E. Radar dapat mendeteksi objek (non-cooperative targets) yang tidak memasang AIS
Sesuai UU No. 17 Tahun 2008, alur-pelayaran di laut ditetapkan oleh Menteri. Apa parameter utama dalam penentuan alur-pelayaran yang harus dipantau VTS?
A. Warna air laut pada siang hari
B. Jumlah ikan dan terumbu karang
C. Kedalaman air, lebar alur, dan hambatan navigasi
IALA Guideline 1018 membahas tentang Risk Management. Dalam konteks VTS, metode analisis risiko yang umum digunakan untuk menentukan kebutuhan layanan VTS adalah...
Berdasarkan PM 26 Tahun 2011, setiap stasiun radio pantai (termasuk VTS) wajib menyelenggarakan dinas jaga pendengaran (listening watch) pada frekuensi marabahaya selama...
Seorang Manager VTS mendeteksi adanya pelanggaran aturan COLREGs oleh sebuah kapal (misalnya memotong jalur TSS). Langkah administratif yang harus diambil adalah...
A. Mengabaikan kejadian tersebut jika tidak terjadi tabrakan
B. Mencatat detail kejadian, melakukan identifikasi, dan melaporkan secara resmi kepada Syahbandar/Otoritas Penegak Hukum
C. Meminta uang denda langsung melalui radio radio
D. Mematikan sistem Radar agar tidak perlu membuat laporan
Penanganan musibah tumpahan minyak di laut di lingkungan pelabuhan yang dipantau VTS melibatkan koordinasi lintas instansi. Siapa yang bertindak sebagai Mission Coordinator dalam penanggulangan tier 1 di pelabuhan?
Data statistik 'Vessel Traffic Volume' yang disusun Manager VTS digunakan untuk menghitung 'Collision Probability'. Apa kegunaan utama perhitungan ini?
A. Menentukan besarnya asuransi pegawai VTS
B. Menghitung jumlah bahan bakar yang dihabiskan kapal
C. Menilai tingkat risiko kecelakaan dan menentukan apakah perlu dilakukan perubahan tata rute laut
Dalam manajemen shift, Manager VTS harus memastikan adanya 'Handover' (serah terima jabatan) yang jelas. Apa informasi paling krusial yang harus disampaikan saat handover?
A. Alamat rumah masing-masing operator
B. Rencana menu makan malam
C. Hasil skor pertandingan sepak bola semalam
D. Cerita lucu dari rekan kerja
E. Daftar kapal yang sedang dalam pantauan, kondisi cuaca terkini, dan status peralatan yang rusak
Agar peluang lulus SKB CPNS untuk jabatan Manager VTS (Vessel Traffic Services) semakin besar, peserta perlu memahami karakter soal dan fokus pada kompetensi yang diuji. Berikut beberapa tips yang dapat diterapkan saat persiapan hingga pelaksanaan SKB CPNS.
Pahami materi pokok jabatan. Pelajari kompetensi teknis, tugas, dan fungsi jabatan secara menyeluruh agar jawaban tetap relevan.
Latihan soal SKB secara rutin. Biasakan menjawab soal esai atau studi kasus untuk melatih alur berpikir dan ketepatan jawaban.
Perhatikan konteks instansi. Sesuaikan jawaban dengan peran jabatan di instansi yang dilamar.
Susun jawaban secara sistematis. Gunakan poin atau langkah yang jelas agar mudah dipahami oleh penguji.
Ikuti tryout SKB. Tryout membantu mengukur kesiapan, mengatur waktu, dan mengenali pola penilaian.
Persiapan yang matang menjadi kunci utama dalam menghadapi SKB CPNS. Dengan mempelajari materi pokok, berlatih soal, dan mengikuti tryout SKB CPNS untuk jabatan Manager VTS (Vessel Traffic Services), peserta dapat meningkatkan pemahaman dan kepercayaan diri sebelum ujian. Semoga panduan ini membantu perjalananmu menuju kelulusan CPNS.
SKB CPNS Manager VTS (Vessel Traffic Services) adalah seleksi kompetensi bidang yang menguji kemampuan teknis sesuai jabatan yang dilamar.
Materi SKB CPNS Manager VTS (Vessel Traffic Services) meliputi materi teknis jabatan, regulasi terkait, serta tugas dan fungsi jabatan.
Jumlah soal SKB CPNS umumnya berkisar 80 hingga 100 soal dalam bentuk pilihan ganda, dengan durasi pengerjaan 90 menit. Soal berjumlah 100 diberikan jika materi tidak dominan hitungan, sementara 80 soal digunakan jika materi dominan hitungan.
Untuk lulus SKB CPNS Manager VTS (Vessel Traffic Services), pelajari materi jabatan, latihan soal secara rutin, dan ikuti simulasi tryout.
SKB CPNS tidak memiliki passing grade tetap, namun nilai akan digabung dengan SKD dan diranking sesuai formasi.
Soal SKB CPNS Manager VTS (Vessel Traffic Services) tidak sama setiap tahun, namun pola materi dan kompetensi yang diujikan relatif serupa sesuai kebutuhan jabatan.
Tingkat kesulitan SKB CPNS Manager VTS (Vessel Traffic Services) tergantung pemahaman materi, namun dapat ditingkatkan dengan latihan yang konsisten.